Tag: larutan pembersih

  • 5 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah



    Jakarta

    Kucing merupakan salah satu hewan yang banyak dipelihara oleh sebagian orang di rumah. Tingkah laku kucing yang menggemaskan membuat orang yang menyukainya tak segan untuk tinggal besarsama di dalam rumahnya. Namun, kucing memiliki kebiasaan yang membuat jengkel penghuninya, salah satunya adalah suka pipis sembarangan.

    Pipis kucing menimbulkan bau yang menyengat dan tidak sedap. Dilansir dari situs Homemadesimple, jika mencium bau pipis kucing harus segera dibersihkan karena baunya akan semakin menyengat bila dibiarkan terlalu lama.

    Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena sebetulnya bau pipis kucing dapat hilang. Berikut merupakan cara-cara yang bisa dilakukan pemilik rumah jika mencium bau pipis kucing.


    Bersihkan dengan Air Dingin

    Setelah menemukan area pipis kucing, maka gunakan tisu dapur atau kain lap lama yang sudah dibasahi dengan air dingin. Namun, jangan digosok karena hanya akan membuat nodanya membandel sehingga bau tidak hilang.

    Gunakan Cuka

    Buat larutan pembersih dari cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1. Cuka memiliki sifat asam yang dapat menetralkan bakteri serta menghilangkan bau.

    Gunakan Soda Kue

    Jika noda pipis kucing ditemukan pada karpet, kasur, atau soda maka taburkan soda kue sekitar satu jam sebelum dibersihkan dengan penyedot debu. Hal ini dapat membantu menetralkan bau.

    Pipis Kucing pada Baju

    Jika noda pipis kucing adanya di pakaian, maka tepuk-tepuk area noda pakai air dingin dan jangan digosok. Masukkan pakaian ke dalam ember yang berisi ½ cangkir pemutih oksigen selama 2-3 jam. Kemudian, aAngkat pakaian dan rendam dalam ember berisi cuka dan air dengan perbandingan 1:3. Tambahkan sedikit soda kue langsung ke area noda lalu biarkan di dalam campuran tersebut selama 10-15 menit. Setelah itu, masukkan pakaian ke dalam mesin cuci, atur ke suhu dingin, dan cuci tanpa deterjen. Jemur langsung pada sinar matahari.

    Demikian cara menghilangkan bau pipis kucing yang mengganggu, semoga membantu ya!

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Seberapa Sering Mengepel Lantai Dalam Seminggu? Begini Anjurannya



    Jakarta

    Mengepel lantai merupakan salah satu cara membersihkan rumah yang sering dipraktekkan. Umumnya mengepel lantai dilakukan setelah selesai menyapu.

    Lantai yang sudah bersih dari debu dan kotoran halus akan tambah bersih setelah dipel. Selain itu, larutan pembersih yang biasa dipakai saat mengepel juga mengandung anti bakterial dan bisa membuat lantai lebih wangi. Kondisi lantai setelah dipel akan jauh lebih bersih, kesat, tidak lengket apalagi licin, dan lebih nyaman untuk beraktivitas.

    Meskipun manfaat mengepel lantai benar-benar dapat membuat rumah bersih, beberapa orang terkadang melewatkan bagian ini dan merasa cukup dengan menyapu saja. Sebenarnya apakah mengepel itu kewajiban setiap selesai menyapu atau bisa dilakukan pada periode tertentu?


    Seberapa Sering Mengepel Lantai?

    Dilansir situs Angi, mengepel lantai boleh dilakukan kapan saja terutama saat dibutuhkan. Jadi tidak ada ketentuan khusus dan mengikat untuk melakukannya. Apabila lantai terlihat kotor dan tidak enak diinjak, itu merupakan sinyal jelas jika perlu dipel.

    Sinyal lainnya apabila rumah sedang kedatangan banyak tamu. Orang yang berasal dari luar biasanya membawa kotoran juga ke dalam rumah. Jejak kaki mereka yang sudah berapa jam di dalam sepatu dan sendal juga bisa membawa kotoran, bau, hingga jejak di lantai. Sebaiknya setelah tamu pergi langsung sapu dan pel lantai agar nyaman beraktivitas di dalam rumah.

    Apakah saat sendirian di rumah dan tidak melakukan banyak aktivitas, lantai boleh tidak dipel? Hal ini kembali lagi pada kebutuhan. Apakah penghuninya nyaman dengan kondisi lantai atau tidak. Namun, untuk memastikan rumah selalu bersih, ada baiknya mengepel lantai minimal sehari sekali. Terutama area yang sering kotor seperti dapur, halaman, dan kamar tidur.

    Meskipun lantai terlihat bersih, tidak ada bekas makanan, noda membandel, atau bau, lantai bisa jadi sangat kotor dari debu, kotoran hewan, atau jejak kaki.

    Itulah penjelasan mengenai seberapa sering harus mengepel lantai, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Tips Membersihkan Tempat Sampah di Rumah Biar Nggak Bau Busuk


    Jakarta

    Keberadaan tempat sampah tentunya dibutuhkan di rumah. Meski digunakan untuk menampung sampah, ternyata tempat sampah juga perlu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau busuk.

    Tempat sampah tidak hanya bagian luarnya saja yang perlu dibersihkan, tetapi bagian dalamnya juga. Tempat sampah yang kotor tidak hanya menimbulkan bau busuk, tetapi menarik serangga bahkan tikus.

    Maka dari itu, perlu membersihkan tempat sampah pada bagian dalam dan luarnya. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara membersihkan tempat sampah.


    1. Tempat Sampah di Dapur

    simpan sampah makanan di freezerIlustrasi tempat sampah di dapur. Foto: iStock

    Sebelum membersihkan tempat sampah di dapur, pastikan sampah sudah dibuang terlebih dahulu. Apabila di bagian dalam tempat sampah ada kotoran yang menempel, kamu bisa membersihkannya dan menyemprotkan air ke dalamnya.

    “Kemudian oleskan larutan pembersih serbaguna baik did alam maupun di luar tempat sampah menggunakan kain atau sikat untuk menggosok permukaan secara menyeluruh dengan membersihkan perhatian ekstra pada residu yang lengket,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple, Sabtu (3/8/2024).

    Setelah kotoran hilang, kamu bisa menyemprotkan disinfektan dan diamkan beberapa saat sesuai dengan instruksi yang tertera di botol. Hal ini akan membuatnya ekstra bersih dan dapat menghilangkan sumber bau apapun.

    “Terakhir biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah yang bersih,” ujarnya.

    2. Tempat Sampah di Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Di kamar mandi, biasanya terdapat tempat sampah kecil untuk membuang tisu bekas pakai. Kamu bisa membersihkan tempat sampah di kamar mandi dengan lap basah dan pembersih serbaguna. Apabila ada kotoran yang membandal, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu dengan air hangat.

    Meskipun kecil, akan lebih baik kalau tempat sampah juga disemprotkan disinfektan apalagi kalau di rumah ada orang yang sakit. Setelah disemprotkan disinfektan, kamu bisa biarkan beberapa saat sesuai informasi yang tertera lalu lap menggunakan kain.

    3. Tempat Sampah di Luar Rumah

    Pilah sampah untuk daur ulang.Ilustrasi tempat sampah di luar rumah. Foto: Freepik

    Membersihkan tempat sampah di luar rumah perlu pekerjaan ekstra karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Gunakan larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang sangat ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    “Bilas tempat sampah secara menyeluruh dengan selang taman untuk menghilangkan semua larutan pembersih dan kotoran. Setelah membilas, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan, dan biarkan kering dengan sendirinya,” tutupnya.

    Itulah tips membersihkan tempat sampah di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini Waktu Terbaik untuk Bersihkan Jendela Agar Hasilnya Maksimal



    Jakarta

    Jendela dapat mencerahkan ruangan dan membuat merasa lebih terhubung dengan pemandangan luar ruangan. Namun, jendela mudah terkena noda dan goresan, sehingga membuat jendela terlihat kotor.

    Selain itu, kotoran dan debu serta jamur dapat menumpuk di jendela dari waktu ke waktu yang menyebabkan goresan dan merusak kaca. Penting untuk membersihkan jendela secara rutin.

    Namun, membersihkan jendela tidak bisa asal, ada waktu terbaik untuk membersihkan jendela. Melansir The Spruce, Selasa (19/11/2024), berikut penjelasan tentang membersihkan jendela dengan tepat.


    Waktu Terbaik Membersihkan Jendela

    Kebanyakan orang-orang berasumsi waktu terbaik membersihkan jendela adalah ketika noda dan kotoran sudah terlihat jelas yang mengganggu pandangan. Ada waktu-waktu ideal yang disarankan saat ingin membersihkan jendela.

    “Waktu terbaik untuk membersihkan bagian dalam jendela adalah saat jendela tidak terkena sinar matahari langsung,” kata Hugh Williams, pakar perbaikan rumah.

    Sinar matahari dapat mengeringkan larutan pembersih terlalu cepat, sehingga mengakibatkan munculnya bercak-bercak pada jendela. Kondisi cuaca menjadi lebih penting saat membersihkan bagian luar jendela.

    “Jauhi suhu dingin dan panas yang ekstrim karena suhu tinggi membuat kaca menjadi rapuh dan bahan pembersih tidak berguna,” kata Andriy Neborak, pendiri dan CEO Luxury Cleaning NY.

    Disarankan untuk menunggu hari berawan dengan suhu sedang untuk membersihkan bagian luar jendela.

    Seberapa Sering Harus Membersihkan Jendela?

    Membersihkan jendela bisa dilakukan dua kali setahun. Namun, noda, tetesan air, debu, dan kotoran akan muncul lebih sering terutama jika rumah kamu berada di pinggir jalan atau jendela terkena hujan atau kotoran lain secara berlebihan.

    Disarankan untuk menjaga jendela tetap bersih dan melindunginya dari goresan. Bersihkan jendela sesuai kebutuhan atau saat jendela sudah mulai tidak enak untuk dipandang.

    Tips Membersihkan Jendela

    Pastikan untuk membersihkan debu atau sarang laba-laba dengan kain microfiber sebelum menggunakan pembersih kaca. Oleskan bahan pembersih ke kain microfiber, jangan langsung ke jendela.

    Bersihkan jendela dengan gerakan memutar dan jangan lupa untuk membersihkan sudut serta tepi jendela secara berkala untuk mencegah penumpukan debu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 3 Bahan Ini Bisa Kamu Jadikan Cairan Pembersih Lantai


    Jakarta

    Lantai adalah salah satu bagian rumah yang paling cepat terlihat kotor. Supaya lantai yang bersih dan kesat, kamu bisa mengepel lantai menggunakan cairan pembersih lantai.

    Namun terkadang cairan pembersih di pasaran mengandung bahan kimia atau residu yang sifatnya keras. Tapi tenang, kamu masih bisa bikin cairan sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah kok.

    Lalu, bahan apa saja yang bisa gantikan cairan pembersih lantai? Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan-bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Kamu bisa menggunakan cuka putih suling untuk membersihkan lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Gunakan sabun cuci piring yang lembut sebagai larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air bisa menjadi cairan pembersih lantai yang efektif untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok daya menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan sebagai cairan pembersih lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Perbaiki Kitchen Set Berjamur Gegara Lembap, Mudah!


    Jakarta

    Dapur masa kini banyak yang dilengkapi dengan kitchen set yang berguna sebagai tempat penyimpanan barang di dapur. Bentuknya seperti lemari atau rak dan kitchen island. Lokasinya berada di atas kompor atau di bawahnya.

    Ada yang perlu kamu tahu saat ingin memasang kitchen set, yakni tempat penyimpanan ini berpotensi berjamur. Penyebabnya adalah permukaannya yang mudah lembap sehingga jamur mudah berkembang di sana. Salah satu bahan kitchen set yang biasanya rentan berjamur adalah kayu.

    Penyebab Kitchen Set Berjamur

    Melansir dari laman JMT Kitchens and Bedrooms, kitchen set yang berjamur biasanya disebabkan karena faktor luar seperti tidak adanya ventilasi untuk mengurangi kelembapan di dapur, adanya kebocoran pipa yang menyebabkan sekitar kitchen set lembap dan basah, dan terpapar uap saat memasak.


    Meningkatnya kelembapan di sekitar kitchen memicu pertumbuhan jamur. Tandanya dengan timbulnya noda berwarna, saat dilihat dari dekat terdapat serabut halus di permukaannya. Lama kelamaan warna tersebut menghitam dan makin jelas.

    Apabila didiamkan, jamur ini dapat membuat kualitas kayu menurun, bahayanya jika kitchen set sampai rusak atau ambruk pada saat kamu tengah memasak di dapur.

    Namun, tidak perlu khawatir, tidak semua kitchen set berbahan kayu seperti ini. Biasanya juga dari pihak penjual, permukaannya sudah dilapisi dengan cat khusus anti jamur dan rayap.

    Namun, apabila kamu sudah menemukan tanda pertumbuhan jamur, kamu bisa mengatasinya dengan cara berikut.

    Cara Mengatasi Jamur di Kitchen Set

    1. Bersihkan jamur menggunakan larutan pembersih jamur dan sikat scrub.

    2. Pastikan area yang dibersihkan kering. Kamu bisa menggunakan kipas angin atau dehumidifier.

    3. Perbaiki kebocoran dan tambah ventilasi untuk mencegah pertumbuhan jamur kembali.

    4. Gunakan cat tahan jamur. Cat dinding dan langit-langit dapur dengan cat tahan jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    Bahan Kitchen yang Aman dari Jamur

    Kitchen set memiliki beragam warna, bentuk, dan material yang digunakan. Kamu bisa memiliki material lain yang lebih aman dari jamur dan rayap seperti HPL, Multiplek, Decosheet, Medium Density Fiberboard (MDF), Poly Vinyl Chloride (PVC), dan Blockboard.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Langkah Praktis Bersihkan Cermin Tanpa Sisa Noda Kerak



    Jakarta

    Banyak orang kesulitan saat membersihkan cermin tanpa meninggalkan noda dan debu. Teknik yang salah, alat pembersih yang tidak efektif, dan kurangnya persiapan adalah penyebab yang dapat membuat cermin tampak lebih kotor.

    Namun, dengan beberapa perubahan cepat pada metode pembersihan cermin, akan membuat cermin tampak berkilau tanpa adanya noda.

    Melansir Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkah mudah dalam membersihkan cermin sehingga permukaannya berkilau.


    1. Siapkan Permukaan

    Sebelum memulai, luangkan beberapa detik untuk memeriksa permukaan cermin kamu. Pastikan apakah melihat debu, kotoran, dan sidik jari yang menempel di permukaan. Hal ini perlu membersihkan setiap noda terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembersihan.

    Untuk menghilangkan debu, gunakan kemoceng atau kain microfiber. Untuk membersihkan noda berbasis minyak, gunakan larutan pembersih untuk membersihkan setiap noda tanpa tersisa.

    Untuk mengikis sisa-sisa stiker, selotip, atau label, gunakan pembersih perekat atau alkohol. Saat menggunakan alkohol, oleskan dengan kain untuk menggosok sisa-sisanya. Gunakan alat pengikis atau kain pembersih kecil untuk menghilangkan noda.

    2. Pilih Solusi Pembersih yang Efektif

    Jika kamu membeli produk pembersih di toko, usahakan untuk membeli merek yang ditunjukkan untuk membersihkan cermin dan kaca.

    Kamu dapat membuat campuran dari bahan-bahan dasar rumah, yaitu dengan mencampurkan satu cangkir alkohol, satu gelas air, dan satu sendok makan cuka putih.

    3. Alat Pembersih yang Tepat

    Setelah menyemprotkan pembersih kaca pada cermin, penggunaan alat pembersih yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil akhir yang bersih tanpa noda. Jauhi handuk, tisu dapur, dan koran.

    Handuk cenderung meninggalkan sedikit kain, sementara menggunakan koran akan membuat tinta koran menempel pada permukaan cermin.

    Salah satu alat pembersih terbaik yang harus selalu tersedia adalah kain pembersih microfiber datar dan bebas serabut. Untuk memaksimalkan pembersihan, simpan satu untuk pembersihan basah dan kain kering untuk pemolesan.

    4. Bersihkan dari Atas ke Bawah

    Sebelum mulai mengelap, semprotkan kain langsung dengan larutan pembersih bukan ke cermin. Hal ini mencegah larutan menetes atau meresap ke tepi. Lalu, untuk hasil akhir bebas noda dan serat, bersihkan dari atas ke bawah dengan gerakan zig-zag.

    Selanjutnya, mulai dari atas dan lanjutkan ke bawah secara perlahan. Jangan membersihkan dengan gerakan memutar usahakan selalu membersihkan dari tepi ke tepi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Debu dan Jamur di Dinding Bisa Bikin Alergi, Ini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Dinding juga bisa berdebu, sama seperti perabotan rumah tangga lainnya. Dinding yang berdebu dan kotor bisa terjadi karena faktor cuaca dan kebiasaan dari penghuninya.

    Dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka biasanya akan cepat kotor dan kusam. Begitu pula dengan dinding yang jarang dibersihkan juga membuat debu menumpuk.

    Debu pada dinding dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Selain itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang membuat warna cat juga jadi cepat kusam.


    Nah, kamu bisa membersihkannya untuk menghilangkan debu dan mencegah tumbuhnya jamur. Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya.

    Apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bersihkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Itulah cara membersihkan dinding berdasarkan bahan dasarnya. Semoga bermanfaat detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bau yang Ampuh Bikin Kecoa Kabur dan Nggak Balik Lagi


    Jakarta

    Kecoak adalah salah satu hewan yang kerap ditemui di rumah, tetapi kehadirannya tidak diinginkan. Hewan ini pergerakannya cukup cepat dan memiliki sayap sehingga memungkinkan untuk mereka terbang. Hal ini membuat manusia cukup takut apabila berada di sekitar kecoak.

    Cara pintar untuk mengusir kecoak bukan dengan mengejarnya karena hewan kecil ini terkadang berlari ke arah kita dan tidak ada takutnya. Kamu bisa mencoba dengan meletakkan beberapa wangi-wangian di tempat mereka sering muncul. Sebab, ada beberapa wangi yang tidak disukai oleh kecoak. Apa saja?

    Bau yang Dibenci Kecoak

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa tanaman dan oil alami yang ampuh usir kecoak.


    1. Minyak Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa minyak rosemary dapat membasmi kecoa, bahkan pada konsentrasi yang bebauan yang rendah. Minyak rosemary beraroma kuat dan mengganggu sistem saraf kecoa.

    Cara memakainya dengan meletakkan beberapa tangkai yang telah diberi wewangian dari minyak rosemary. Letakkan di daerah yang kerap dilalui oleh kecoak. Bisa juga kamu langsung menyemprot wewangian tersebut di beberapa area rumah yakni pintu, jendela, lemari, dan di mana pun kecoa mungkin muncul.

    2. Minyak Oregano

    Dry oregano in wooden tea spoon; close up; selective focus;Dry oregano in wooden tea spoon; close up; selective focus; Foto: Istock

    Oregano merupakan tanaman herbal yang memiliki aroma dan rasa yang kuat. Tidak heran jika tanaman kecil ini bisa mengusir kehadiran kecoak.

    Tanaman ini memiliki konsentrasi senyawa yang tinggi dan dihindari oleh kecoak. Cara pemakaian minyak oregano adalah dengan menyemprotkan atau memberikan sedikit minyak Oregano ke bola-bola kapas. Setelah itu letakkan di tempat yang kerap ditemui kecoak.

    3. Eukaliptus atau minyak kayu putih

    Minyak Kayu PutihMinyak Kayu Putih Foto: Getty Images/iStockphoto/ronstik

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan minyak kayu putih. Minyak satu ini memang memiliki bau yang khas dan kuat. Bahkan nyamuk saja kerap enggan mendekat jika bagian di tubuh kita menguarkan bau dari minyak ini. dikenal karena aromanya yang menyegarkan dan herba, yang tidak disukai kecoak.

    Dalam sebuah penelitian mengatakan minyak kayu putih efektif untuk mengusir kecoa. Minyak kayu putih juga mengandung senyawa yang mengganggu kemampuan navigasi saat mencari makan.

    Kamu bisa menggunakan minyak kayu putih sebagai semprotan atau diteteskan ke dalam larutan pembersih.

    4. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Biasanya mint ditemui di makanan. Namun, ternyata mint dapat mengganggu sistem saraf kecoak. Imbasnya menyulitkan mereka untuk beraktivitas dengan normal.

    Cara penggunaannya, kamu bisa dengan menyebarkan beberapa lembar mint di sekitar rumah yang kerap ditemui kecoak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Hilangkan Jamur pada Plafon Kamar Mandi


    Jakarta

    Jamur bisa saja tumbuh di plafon kamar mandi. Hal itu karena kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang memiliki kelembapan yang tinggi sehingga memicu pertumbuhan jamur.

    Adanya jamur di plafon kamar mandi bisa berisiko pada kesehatan dan juga tidak enak dipandang. Maka dari itu, jamur tersebut harus dibersihkan.

    Mengutip dari The Spruce, berikut ada cara menghilangkan jamur di plafon kamar mandi.


    Peralatan dan Bahan yang Dibutuhkan

    • Alat pelindung seperti sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker

    • Kuas berbulu lembut

    • Keranjang plastik

    • Tangga

    • Spons

    • Gelas dan sendok takar

    • Botol semprotan

    • Kain mikrofiber

    • Pemutih klorin

    • Sabun pencuci piring

    Cara Menghilangkan Jamur dari Plafon Kamar Mandi

    Jangan Lupa Gunakan Alat Pelindung

    Saat menghilangkan jamur, sebaiknya kenakan pakaian yang jarang dipakai karena jika terkena noda pemutih dan dapat dicuci dengan air panas untuk menghilangkan spora jamur yang mungkin menyebar pada pakaian. Kenakan masker wajah, kacamata pelindung, dan sarung tangan untuk perlindungan lebih aman.

    Campurkan Larutan Pembersih

    Sebelum membersihkan jamur, kamu harus membuat larutan pembersih dulu. Gunakan ember plastik sebagai wadah untuk mencampurkan.

    Campurkan satu sendok makan sabun pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat ke dalam botol semprot. Sabun pencuci piring ampuh membantu membunuh jamur yang tumbuh di plafon kamar mandi.

    Untuk meningkatkan sirkulasi udara saat membersih jamur di plafon kamar mandi, kamu bisa membuka jendela atau menghidupkan exhaust fan.

    Semprot atau Lap Plafon Menggunakan Larutan Pembersih

    Kemudian, gunakan tangga yang untuk menjangkau plafon yang berjamur. Semprotkan larutan pembersih, atau gunakan spons untuk menyeka area berjamur dengan larutan pembersih. Pastikan permukaan plafon basah, tetapi tidak terlalu berlebihan untuk mencegah kerusakan. Biarkan larutan pembersih mengering di udara.

    Periksa Kembali Noda

    Setelah plafon benar-benar kering, periksa noda jamur. Jika masih terlihat bintik-bintik gelap, kamu bisa ulangi proses pembersihan. Hal itu karena jika tidak benar-benar membunuh jamur pada plafon kamar mandi, jamur tersebut akan tumbuh kembali.

    Cara Mencegah Jamur di Plafon Kamar Mandi

    Setelah dibersihkan, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk mencegah jamur tumbuh kembali.

    – Selalu gunakan kipas kamar mandi (exhaust fan) saat mandi atau berendam untuk membantu mengurangi tingkat kelembapan.

    – Buka jendela atau tambahkan kipas sirkulasi untuk meningkatkan sirkulasi udara.

    – Bersihkan pancuran atau shower dan bak mandi secara teratur.

    – Keringkan shower dengan handuk atau alat pembersih kaca setelah setiap penggunaan.

    – Cuci tirai pancuran, pelapis, handuk, dan keset kamar mandi secara teratur.

    – Gunakan cat antijamur untuk kamar mandi dengan pertumbuhan jamur yang konsisten.

    – Tambahkan pelapis langit-langit, yang tidak berpori; pelapis tersebut tidak menyerap uap dan kelembapan dan tidak akan mendorong pertumbuhan jamur seperti langit-langit gipsum atau plester.

    – Untuk kamar mandi tanpa jendela, pertimbangkan untuk menambahkan unit dehumidifier.

    Demikian cara membasmi jamur membandel pada plafon kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com