Tag: lebah

  • Benarkah Bilang ‘Pahit Pahit’ Bisa Usir Lebah dari Rumah? Ini Faktanya


    Jakarta

    Lebah adalah binatang yang menjengkelkan. Nah, ada banyak cara yang dilakukan untuk mengusir lebah, salah satu yang populer adalah dengan bilang ‘pahit! pahit! pahit!’.

    Konon, saat kita bilang ‘pahit-pahit’, atau pahit-pahit lebah akan menjauh dan pergi. Ternyata, hal itu adalah mitos belaka.

    Sebab, konon katanya lebah tidak memiliki indera pendengaran. Dilansir dari World Birds, Jumat (29/12/2023), lebah tidak memiliki telinga. Alih-alih mendengar suara, lebah merasakan getaran di udara melalui organ spesial pada antena dan kakinya untuk berkomunikasi antar-lebah.


    Sementara itu, dilansir dari detikEdu, lebah memiliki indera penciuman yang tajam sebab setiap lebah memiliki 170 reseptor bau. Hal ini berguna untuk berkomunikasi di dalam sarang dan mengenali berbagai jenis bunga saat mencari makanan.

    Lantas, bagaimana cara mengusir lebah jika ada di rumah? Dilansir dari House Digest, berikut ini caranya.

    1. Serai

    Serai selain bisa untuk mengusir nyamuk ternyata juga bisa digunakan untuk mengusir lebah. Wangi serai dinilai menjijikkan dan mengganggu lebah.

    Kamu bisa menggunakan lilin beraroma serai atau meneteskan minyak esensial ke dalam air dan menyemprotkan ke area yang terdapat lebah. Kamu juga bisa menggunakan tanaman dengan beraroma kuat lainnya, misalnya mint, kayu manis, almond pahit, atau timun.

    2. Semprotan Cuka

    Cuka juga bisa digunakan untuk mengusir lebah, namun jangan gunakan dalam dosis besar karena bisa membahayakan lebah. Untuk mengusirnya, kamu bisa campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama, lalu letakkan wadah berisi campuran tersebut di area yang terdapat lebah.

    Selain itu, kamu bisa menuangkan campuran tersebut ke dalam botol semprot dan menyemprotnya ke sarang atau area yang sering mereka kunjungi.

    3. Bawang Putih

    Bawang putih juga bisa digunakan untuk mengusir lebah. Baunya yang menyengat mengganggu lebah dan membuatnya pindah ke tempat lain.

    Untuk membasmi lebah dengan bawang putih, siapkan 2 siung bawang putih dan sebuah mangkok berisi 1/2 cangkir air mendidih. Kupas bawang putih dan potong halus lalu masukkan ke dalam air panas dan rendam semalaman.

    Keesokan harinya, saring bawang putih dan isi botol semprot dengan cairan tersebut. Semprotkan cairan tersebut ke tanaman yang menjadi sumber makanan lebah atau ke sarang lebah jika benar-benar diperlukan. Sebab, menurut Entomological Society of America, penelitian menunjukkan ekstrak bawang putih beracun bagi larva lebah dan menyebabkan gejala seperti Lesu dan berat badan rendah pada lebah pekerja dewasa.

    4. Asap

    Asap juga bisa kamu gunakan untuk mengusir lebah dari sarangnya. Gunakan asap pengusir nyamuk yang aman untuk memberikan sinyal halus kepada mereka agar meninggalkan sarangnya. Saat mencium aroma asap, lebah akan mengira itu berasal dari kebakaran hutan sehingga memutuskan pindah ke lokasi yang lebih aman.

    5. Panggil Layanan Pengendali Lebah

    Apabila keberadaan lebah sudah tidak terkontrol di rumah atau bahkan ada sarang lebah di rumah, kamu bisa panggil pemadam kebakaran (damkar) atau layanan khusus pengendalian lebah. Damkar bisa membantumu membuang sarang lebah dengan aman dan memberikan solusi jangka panjang. Sarang lebah bisa dibuang tanpa harus membunuh lebah di dalamnya.

    Damkar telah terlatih menggunakan teknik dan produk yang disetujui untuk membebaskan rumah dari gangguan lebah. Hubungi 112 untuk meminta bantuan dari Damkar.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir lebah dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Mengusir Lebah di Rumah Tanpa Membunuhnya!


    Jakarta

    Lebah adalah salah satu hewan yang sering membangun sarangnya di sekitar rumah kita.

    Kehadiran lebah di sekitar rumah bisa mengganggu kenyamanan para penghuni rumah karena adanya kekhawatiran lebah akan menyengat bila merasa sarangnya diganggu.

    Walaupun kehadiran lebah seringkali mengganggu, membunuh lebah bukanlah solusi yang tepat untuk dilakukan. Lebah cenderung hidup berkelompok sehingga membunuhnya hanya akan mengundang kawanan lebah lainnya untuk menyerang.


    Lantas bagaimana cara mengusir lebah dari rumah? Mengutip dari laman How Stuff Works, berikut adalah 5 langkah mengusir lebah tanpa membunuhnya!

    1. Jangan Panik

    Saat melihat lebah berkerumun di sekitar rumah, kamu tidak perlu panik karena biasanya mereka hanya sedang mencari lokasi yang cocok untuk membangun sarang. Lebah umumnya tidak akan menyerang kecuali jika merasa terancam. Jadi, pertama-tama, tetaplah tenang dan hindari gerakan yang mendadak atau mengganggu mereka.

    2. Identifikasi Sarang

    Cari tahu di mana lokasi sarangnya berada. Kamu bisa cek di area-area rumah yang berlubang atau di dekat pohon di sekitar rumah. Biasanya, lebah mencari tempat baru untuk berkoloni, jadi mungkin saja mereka belum membangun sarang permanen.

    Dengan mengidentifikasi dimana tempat yang sekiranya dipakai lebah untuk membangun sarangnya, kamu bisa menentukan langkah selanjutnya agar lebah tidak membuat sarangnya disekitar rumah.

    3. Tutup Celah

    Jika kamu menemukan tempat masuk atau celah ke dalam rumah yang digunakan oleh lebah, penting untuk segera menutup celah atau lubang tersebut.
    Dengan menutup rapat celah tersebut, kita dapat mencegah masuknya lebah ke dalam rumah dan memperkecil kemungkinan mereka untuk mendirikan sarang di dalam bangunan.

    4. Gunakan Air

    Gunakan air untuk mencegah lebah mendekat ke rumah.

    Lebah madu tidak menyukai air, jadi menggunakan selang atau alat penyiram air di sekitar rumah bisa menghalangi mereka untuk mendekat dan membuat sarangnya di rumah.

    5. Hubungi Peternak Lebah

    Jika kehadiran lebah menjadi masalah yang serius, kamu bisa mencari bantuan dari peternak lebah yang akan membantu memindahkan kawanan tersebut tanpa membunuhnya.

    Banyak peternak lebah akan melakukan ini secara gratis atau dengan biaya yang minimal, karena lebah juga akan berguna untuk pekerjaan mereka.

    Itulah langkah-langkah mudah yang bisa kamu lakukan untuk mengusir lebah dari rumah tanpa harus membunuhnya. Semoga membantu, ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Lebah Bersarang di Dalam Rumah


    Jakarta

    Lebah adalah serangga bersayap yang terkadang bisa masuk dan bersarang di area rumah. Kehadiran serangga ini suka bikin penghuni takut karena khawatir bakal disengat.

    Penghuni bisa melakukan pencegahan agar lebah tidak masuk dan bersarang. Sebab, lebih baik mencegah daripada menghadapi kumpulan lebah yang sudah bersarang di rumah.

    Bagaimana cara mencegah sarang lebah di dalam rumah? Simak penjelasannya berikut ini dihimpun dari laman Invasive Species Council, Southeast Bee Removal, University of Florida, Bee Aware, dan Picture Insect.


    Cara Cegah Lebah Bersarang di Rumah

    Inilah beberapa tips untuk mencegah lebah masuk dan bersarang di dalam rumah.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Cara sederhana untuk mencegah lebah masuk rumah adalah menutup pintu dan jendela. Lebah akan mencari tempat yang gelap dan hangat untuk bersarang, termasuk ke dalam rumah.

    Selain itu, penghuni bisa menggunakan jaring atau kawat untuk menutup ventilasi yang mungkin menjadi akses masuk lebah. Pastikan semua celah dan retakan tertutup untuk mengurangi kemungkinan lebah masuk rumah.

    2. Bersihkan Area Sekitar Rumah

    Bersihkan area sekitar rumah untuk mengurangi tempat persembunyian lebah. Misalnya barang-barang tidak terpakai seperti alat berkebun atau perabotan tua.

    Barang-barang itu bisa menjadi tempat persembunyian menarik bagi lebah. Pastikan untuk rutin membersihkan halaman dan menghilangkan barang yang tidak digunakan.

    3. Basmi Sarang yang Sudah Ada

    Segera basmi sarang lebah kalau menemukannya di sekitar rumah. Sarang lebah bisa mengeluarkan feromon yang menarik lebah lainnya. Bersihkan semua bagian sarang sampai tidak tersisa untuk menghindari kedatangan lebah baru.

    Penghuni harus berhati-hati saat memusnahkan sarang lebah. Jika sarang berada di tempat yang sulit dijangkau, sebaiknya panggil layanan profesional untuk menghindari risiko tersengat.

    4. Menanam Tanaman Pengusir Lebah

    Beberapa jenis tanaman bisa membantu mengusir lebah, seperti tanaman mint, eucalyptus, citronella. Penghuni bisa menanam tanaman tersebut di sekitar rumah agar lebah tidak nyaman di lingkungan itu.

    Kalau ingin memiliki bunga berwarna-warni di kebun, pilihlah jenis bunga yang tidak menarik bagi lebah, seperti bunga berbentuk terompet. Cara ini membantu menjaga keindahan taman tanpa menarik perhatian lebah.

    5. Gunakan Pengusir Alami

    Terakhir, gunakan bahan alami seperti minyak esensial untuk mengusir lebah. Coba campurkan minyak pepermin atau lemon dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering dikunjungi lebah. Aroma kuat dari minyak esensial membuat lebah enggan mendekati rumah.

    Selain itu, sebarkan bubuk kayu manis di sekitar sarang lebah. Aroma kayu manis dapat memicu lebah untuk berpindah ke tempat lain dan tidak kembali ke sarangnya.

    Itulah cara untuk mencegah lebah bersarang di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Dinding Lembap dan Bau Aneh Bisa Jadi Tanda Rumah Diserbu Lebah



    Jakarta

    Saat musim kemarau atau cuaca sedang panas, rumah sering menjadi tempat yang menarik bagi lebah untuk bersarang. Celah di dinding, atap, dan ventilasi bisa menjadi lokasi ideal bagi mereka untuk membangun sarang.

    Jika dibiarkan, keberadaan sarang lebah di rumah bukan hanya mengganggu kenyamanan penghuni. Dalam jangka panjang, aktivitas lebah yang terus berlangsung dapat merusak struktur bangunan.

    Dilansir dari ABC Wildlife, Jumat (31/10/2025) lebah cenderung mencari tempat berlindung yang tertutup dan aman dari gangguan luar. Di alam liar, mereka biasanya memilih rongga pohon atau batu. Namun, pada area permukiman, tempat yang mereka jadikan untuk membangun sarang biasanya pada dinding rumah, atap, hingga celah di antara lantai.


    Beberapa Tanda Rumah Menjadi Tempat Favorit Lebah

    Aktivitas Lebah Meningkat di Area Tertentu

    Jika lebah mulai terlihat masuk dan keluar melalui celah-celah kecil di dinding, plafon, atau lubang ventilasi, itu bisa menjadi tanda bahwa koloni lebah sedang membangun sarang di dalam rumah. ABC Wildlife menjelaskan bahwa perilaku ini disebut airport activity, dimana lebah tampak mondar-mandir di satu titik.

    Terdengar Dengungan Terus-menerus

    Suara dengungan samar yang terus terdengar, terutama di malam hari, bisa menjadi tanda adanya koloni lebah yang aktif. Bunyi tersebut biasanya berasal dari balik dinding, atap, atau plafon, tempat lebah membangun sarangnya secara tersembunyi.

    Terlihat Tetesan Madu

    Saat sarang lebah semakin besar, madu lebah bisa merembes ke permukaan dinding atau juga menetes di sekitarnya. Selain merusak cat, cairan manis ini juga bisa mengundang semut dan serangga lain.

    Muncul Kelembapan di Area Tertentu

    Lebah biasanya menjaga suhu dan kelembapan di dalam sarangnya agar tetap stabil. Jika mulai tercium bau aneh dan melihat dinding yang terasa lembap, bisa jadi itu pertanda ada sarang lebah tersembunyi di baliknya.

    Tips agar Rumah Tidak Menjadi Sarang Lebah

    Tutup Celah dan Retakan di Dinding atau Atap

    Gunakan sealant atau busa khusus bangunan untuk menutup lubang-lubang kecil di dinding, atap, atau celah ventilasi. Langkah sederhana ini bisa mencegah lebah masuk dan membuat sarang di area tersembunyi di rumah.

    Periksa Area Lembap dan Jarang Tersentuh

    Bersihkan gudang, loteng, dan area bawah atap secara rutin agar tidak menjadi tempat ideal bagi lebah bersarang. Area yang gelap, hangat, dan jarang tersentuh biasanya menjadi lokasi favorit lebah untuk membangun koloni.

    Gunakan Aroma Pengusir Alami

    Beberapa aroma alami seperti kayu manis, cengkeh, atau serai terbukti tidak disukai oleh lebah. Aroma-aroma tersebut efektif untuk mencegah lebah bersarang di area tertentu di sekitar rumah.

    Hubungi Ahli yang Profesional

    Jika koloni lebah sudah tumbuh besar dan sarangnya melekat kuat pada struktur rumah, hindari mencoba mengusirnya sendiri. Kondisi seperti ini sebaiknya ditangani oleh petugas atau ahli pengendalian hama agar proses pemindahan lebah berlangsung aman dan tidak merusak bangunan. Melalui artikel ABC Wildlife juga menekankan pentingnya memanggil spesialis pengangkut lebah agar koloni bisa dipindahkan dengan aman tanpa membahayakan penghuni rumah maupun lebah itu sendiri.

    Itulah tanda-tanda rumah menjadi tempat lebah membangun sarang dan tips mencegah serta mengatasinya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketika Allah Memberikan Wahyu pada Lebah



    Jakarta

    Surah An-Nahl merupakan surah yang membahas mengenai lebah yang mendapat wahyu dari Allah SWT. Sehingga para lebah bisa hidup berkoloni dan membangun markas.

    Melansir dalam buku Qadha dan Qadar yang ditulis Ibnul Qayyim al-Jauziyyah menceritakan bahwa petunjuk atau insting yang diberikan Allah pada lebah benar-benar sangat menakjubkan. Sekawanan lebah memiliki raja yaitu seekor lebah jantan yang memiliki tubuh besar dibandingkan dengan lebah lainnya.

    Tempat pertama yang dibangun oleh sekelompok lebah adalah singgasana sang raja. Lebah-lebah itu membangun sarangnya dengan ukuran yang sangat seimbang dalam bentuk heksagonal tanpa menggunakan alat ukur.


    Betapa Mahabesar Allah yang telah memberikan insting pada binatang lebah ini untuk mengembara ke tempat jauh tanpa tersesat. Mereka dapat makan sari-sari bunga kemudian kembali ke rumahnya yang masih kosong dan mengisinya dengan madu segar.

    Allah SWT memerintahkan kepada para lebah untuk membuat sarang melalui surah An-Nahl ayat 68:

    وَاَوْحٰى رَبُّكَ اِلَى النَّحْلِ اَنِ اتَّخِذِيْ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوْتًا وَّمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُوْنَۙ ٦٨

    Artinya: “Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di pegunungan, pepohonan, dan bangunan yang dibuat oleh manusia.”

    Serta Surah An-Nahl ayat 69:

    ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًاۗ يَخْرُجُ مِنْۢ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ ۖفِيْهِ شِفَاۤءٌ لِّلنَّاسِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ ٦٩

    Artinya: “Kemudian, makanlah (wahai lebah) dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perutnya itu keluar minuman (madu) yang beraneka warnanya. Di dalamnya terdapat obat bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”

    Surah An-Nahl Artinya Lebah

    Menurut buku Al Qur’an Terjemah dan Tafsir karya Maulana Muhammad Ali, Surah An-Nahl artinya lebah, karena lebah mempunyai naluri yang terpimpin.

    Lebah bisa mengumpulkan madu dari segala macam bunga dengan mengambil kandungan nektar yang terbaik, sehingga lebah bisa menghasilkan minuman (madu) yang amat berkhasiat bagi kesehatan manusia.

    Wahyu Para Lebah

    Menurut tafsir Ibnu Katsir dalam tafsirnya Lubaabut Tafsir min Ibni Katsir terjemahan Abdul Ghoffar, Abdurrahim Mu’thi dan Abu Ihsan Al Ansari, lebah dianugerahkan beberapa kelebihan daripada hewan lainnya.

    1. Ilham Lebah

    Dimaksud wahyu adalah lebah yang mendapatkan ilham, petunjuk, dan bimbingan, supaya mereka menjadikan gunung-gunung, pohon-pohon, dan buatan manusia sebagai sarang/rumah tempat tinggal.

    Para lebah pun menyusun bagian demi bagian rumah dengan penuh ketekunan, sehingga tidak ada satupun yang rusak.

    2. Allah Mengizinkan Lebah Memakan Segala Bunga

    Allah mengizinkan para lebah dalam bentuk qadariyyah (Sunnatullah) dan pengarahan, untuk memakan segala macam buah-buahan, berjalan di berbagai medan yang sudah dimudahkan oleh Allah SWT.

    Kemudian, masing-masing dari lebah yang mencari makanan ini, kembali lagi ke sarang-sarang mereka tanpa ada satupun yang keliru memasuki rumahnya baik sebelah kanan atau kiri.

    Lebah membangun sarang dari bahan yang ada dikedua sayapnya, lalu memuntahkan madu dari dalam mulutnya, dan bertelur dari duburnya.

    3. Lebah Menghasilkan Madu

    (يَخْرُجُ مِنْۢ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ ۖفِيْهِ شِفَاۤءٌ لِّلنَّاسِۗ), artinya, “Dari perutnya itu keluar minuman (madu) yang beraneka warnanya.”

    Madu ada yang berwarna putih, kuning, merah, dan warna-warna lainnya yang indah sesuai dengan makanannya.

    4. Madu Obat Penyakit

    (اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ), artinya, “Di dalamnya terdapat obat bagi manusia.”

    Sebagian orang yang berbicara tentang thibbun Nabawi (ilmu kedokteran Nabi) mengatakan, jika Allah mengatakan, “fubisy-syifa’ linnas”, berarti madu itu menjadi obat bagi segala macam penyakit.

    Dia mengatakan, “fiibi syifa’ linnas”, yang berarti bahwa madu itu bisa dipergunakan untuk obat penyakit kedinginan, karena madu itu panas.

    Dalil yang menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan firman Allah Ta’ala “Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia,” yaitu madu.

    Hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dalam kitab ash Shahihain dari Abu Sa’id al-Khudri, bahwasanya ada seseorang yang datang kepada Rasulullah.

    lalu orang itu berkata, “Sesungguhnya saudaraku sakit perut.”

    Maka beliau bersabda: “Berilah dia minum madu.” Kemudian orang itu pergi dan memberinya minum madu.

    Setelah itu orang tersebut datang dan berkata, “Ya Rasulullah, aku telah memberinya minum madu dan tidak bereaksi kecuali bertambah parah.”

    Maka beliau berkata, “Pergi dan beri dia minum madu lagi.” Kemudian orang itu pun pergi dan memberi- nya minum madu.

    Setelah itu orang tersebut datang lagi dan berkata, “Ya Rasulullah, dia semakin bertambah parah.”

    Maka Rasulullah bersabda, “Maha Benar Allah dan perut saudaramu yang berdusta. Pergi dan berilah dia minum madu.” Kemudian dia pun pergi dan memberinya minum madu hingga akhirnya saudaranya itu sembuh.

    Dalam kitab ash-Shahihain juga disebutkan, dari ‘Aisyah, bahwa Rasulullah pernah tertarik oleh manisan dan madu. Ini adalah lafazh al-Bukhari.

    Dalam kitab Shahih al-Bukhari disebutkan dari Ibnu ‘Abbas, di mana dia bercerita, Rasulullah bersabda:

    ( الشفاء في ثلاثة: فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ، أَو شُربَةِ عَسَلٍ، أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الكَي )

    Artinya: “Kesembuhan itu ada pada tiga hal, yaitu pada pembekaman, pada minum madu, atau pembakaran dengan api. Aku melarang umatku dari kayy (pengobatan dengan cara pembakaran).”

    Hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Muslim dari ‘Ashim bin ‘Umar bin Qatadah dari Jabir.

    Imam Ahmad meriwayatkan, Ali bin Ishaq memberitahu kami, ‘Abdullah memberitahu kami, Sa’id bin Abi Ayyub memberitahu kami, dari ‘Abdullah bin al-Walid, dari Abul Khair, dari ‘Uqbah bin ‘Amir al-Juhni, dia bercerita, Rasulullah bersabda:

    ( ثَلَاثَ إِنْ كَانَ فِي شَيْ شِفَاءُ: فَشَرْطَةُ مِحْجَمٍ، أَوْ شُرْبَةُ عَسَلٍ، أَوْ كَيَّةٌ تُصِيبُ أَلَمًا وَأَنَا أَكْرَهُ الْكَيَّ وَلَا أُحِبُّهُ )

    Artinya: “Ada tiga hal (obat) jika orang terkena sesuatu (penyakit); hijam (pembekaman), minum madu, atau pembakaran pada bagian yang terkena penyakit, dan aku membenci pembakaran dan tidak menyukainya.”

    Demikian pembahasannya, lebah dengan segala keteraturan dan manfaat yang mereka hasilkan, menunjukkan kebesaran Allah SWT melalui wahyu-Nya dalam Surah An-Nahl.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com