Tag Archives: lebaran

Kiat-kiat Mengamankan Rumah dari Maling saat Mudik


Jakarta

Menjelang Lebaran, umat Islam di Indonesia kerap memanfaatkan momen ini buat mudik atau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tak jarang rumah ditinggalkan dalam keadaan tidak berpenghuni selama beberapa hari.

Jika kamu berencana meninggalkan rumah untuk mudik, ada baiknya melakukan sejumlah langkah preventif untuk mengamankan rumah dari maling. Sebab, rumah kosong biasanya merupakan sasaran empuk bagi pencuri untuk beraksi.

Melansir dari laman gvlock, berikut ini kiat-kiat mengamankan rumah kosong dari serangan maling ketika pergi mudik.


1. Kunci Semua Akses Masuk

Pastikan untuk mengunci semua akses masuk dan memeriksanya kembali. Sebagai manusia yang tengah kerepotan mempersiapkan keberangkatan, kamu dapat saja lupa mengunci pintu.

Kamu bisa membuat daftar jendela, pintu, dan pagar mana saja yang harus dikunci supaya tidak ada yang terlewatkan. Akan semakin bagus bila kamu menambahkan kunci ganda untuk mempersulit maling yang hendak masuk.

2. Buat Seakan-akan Ada Orang di Rumah

Pencuri biasanya akan mengobservasi rumah untuk beberapa waktu sebelum mencoba untuk masuk. Mereka ingin memastikan tidak ada orang di rumah.

Oleh karena itu, cara menghalau maling bisa dengan membuat rumah seakan-akan ada penghuni. Hal ini bisa dilakukan menggunakan lampu yang menyala dan mati menggunakan timer.

3. Rapikan Pekarangan

Maling akan mencari tanda-tanda rumah kosong, salah satunya dengan pekarangan yang tampak tidak terurus. Sebelum pergi mudik, pastikan untuk mengatur agar tidak ada paket atau surat yang akan datang selama rumah kosong.

Lalu, rapikan pekarangan dengan menggunting rumput dan semak-semak serta cabut rumput liar. Selain menunjukkan ada orang yang merawat pekarangan rumah. Kamu juga bisa memasang lampu keamanan outdoor untuk mencegah maling bersembunyi.

4. Sembunyikan Barang Berharga

Jangan biarkan barang berharga tergeletak di tempat terbuka di rumah. Sebagai langkah penjagaan, biasanya untuk menyembunyikan benda berharga di tempat persembunyian ataupun brankas.

5. Pasang CCTV dan Sistem Alarm

Pasang kamera pengawas atau sistem pengamanan dengan benar untuk mengumpulkan bukti pencurian ataupun menakuti maling supaya tidak mendekati rumah. Camera ini sangat membantu untuk mengidentifikasi gerakan mencurigakan para maling.

Demikian kiat-kiat meningkatkan keamanan rumah yang ditinggal untuk pergi mudik. Semoga membantu!

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Lakukan 5 Hal Ini untuk Menyambut Tamu yang akan Menginap saat Lebaran


Jakarta

Lebaran merupakan momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta. Banyak orang bahkan kembali ke kampung halaman untuk bertemu kerabat yang sudah lama tak dijumpai.

Apabila kamu bakal kedatangan tamu yang akan menginap di rumah, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal di seputar rumah. Selain menyediakan tempat menginap yang nyaman bagi tamu, hal ini bisa menjadi menunjukkan kamu menyambut kedatangan mereka dengan baik.

Melansir dari C’s home & office management, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut tamu yang akan menginap saat Lebaran.


1. Bersihkan Rumah

Hal terpenting dalam mempersiapkan rumah untuk menyambut kedatangan tamu adalah membersihkan dan merapikan rumah. Langkah ini termasuk membuang sampah, mencuci piring, menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan debu di sekitar rumah. Selain itu, kamu juga bisa mengatur ulang furnitur untuk menciptakan lebih banyak ruang gerak bagi para tamu.

2. Sediakan Bantal dan Kasur

Tergantung pada jumlah tamu yang akan menginap, kamu perlu menyediakan bantal, selimut, dan kasur yang cukup untuk mereka tidur. Atur di mana para tamu akan tidur sebelum mereka datang supaya tidak pusing pada hari H.

3. Siapkan Kebutuhan Kamar Mandi

Tentunya para tamu akan menggunakan kamar mandi untuk mandi maupun buang air. Jadi pastikan sudah menyediakan tisu, sabun, dan handuk untuk mereka gunakan. Sebagai tambahan, sebaiknya menyediakan sikat gigi barangkali mereka tidak membawa dari rumah.

4. Pastikan Persediaan Makanan & Alat Makan

Lalu, pastikan persediaan makanan dan alat makan memadai untuk para tamu. Sebaiknya menyimpan makanan dan camilan lebih agar sewaktu-waktu tidak sampai kehabisan makanan. Jangan lupa juga bahan masakan dan minuman esensial seperti minyak goreng, garam, gula, kopi, dan teh.

5. Tur Keliling Rumah

Ketika tamu sudah sampai di rumah, sempatkan untuk mengajak mereka berkeliling rumah. Hal ini penting agar mereka tahu letak ruangan maupun barang sekaligus mengajarkan mereka cara menggunakan peralatan di sekitar rumah.

Demikian beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut kerabat yang akan menginap di rumah saat Lebaran. Semoga membantu!

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Langkah Bersihkan Ruang Tamu Agar Siap Terima Tamu saat Lebaran


Jakarta

Lebaran biasanya dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga di suatu rumah. Bagi kamu yang kebetulan menjadi tuan rumah yang menyelenggarakan acara silaturahmi dan menyantap hidangan lezat di rumah, tentu sudah melakukan berbagai persiapan di rumah dari jauh-jauh hari.

Salah satu persiapan yang tidak boleh terlewatkan adalah membersihkan rumah agar tamu merasa nyaman berlama-lama. Perlu diingat, kamu tidak perlu membersihkan seluruh rumah, melainkan fokus pada ruangan yang akan sering digunakan seperti ruang tamu dan ruang keluarga.

Selain menyapu dan mengepel lantai, ada beberapa hal yang tidak boleh ketinggalan saat mempersiapkan ruang tamu. Berikut ini langkah-langkah membersihkan ruang tamu dan keluarga agar siap menerima tamu pada saat lebaran, dilansir dari laman Sparkle and Shine.


1. Kumpulkan Sampah

Langkah pertama untuk membersihkan ruang tamu tentunya mengumpulkan sampah dan benda-benda yang tidak digunakan lagi. Siapkan kantong sampah ketika hendak membuang sampah-sampah di ruang tamu.

Selain sampah, kamu juga bisa menyingkirkan benda-benda berlebih atau tidak digunakan lagi untuk memudahkan kamu saat bersih-bersih.

2. Singkirkan Benda-benda yang Berserakan

Ruang tamu yang disesaki barang-barang yang berserakan di mana-mana hanya akan menyulitkan ketika membersihkan ruang tamu. Kamu bisa menyiapkan keranjang pakaian sebagai tempat sementara untuk menampung barang-barang tersebut.

Jadi pastikan untuk mengumpulkan barang-barang yang tidak diperlukan di ruang itu untuk diletakan di tempat lain sebagaimana mestinya.

3. Membersihkan Sofa

Setelah menghilangkan kekacauan di ruang tamu, saatnya fokus membersihkan dan merapikan sofa sebagai furnitur utama pada ruangan. Rapikan permukaan sofa beserta bantal-bantal hiasnya supaya terlihat rapi.

Kemudian, bersihkan tumpahan makanan, rambut, dan kotoran lainnya yang mungkin menumpuk pada sofa. Akan lebih mudah bila kamu menggunakan penyedot debu yang bisa membersihkan sofa hingga ke sela-selanya.

4. Membersihkan Debu

Awali proses bersih-bersih dengan menyapu debu-debu pada setiap sisi ruang tamu atau ruang keluarga menggunakan kemoceng kering, terutama pada perabotan dan dekorasi ruangan. Setelah menyapu debu dengan cara kering, selanjutnya kamu bisa memakai kain mikrofiber yang lembab untuk membersihkan berbagai permukaan.

5. Membersihkan Kaca dan Cermin

Membersihkan jendela dan cermin di ruang tamu sangat penting agar ruangan terlihat kinclong. Kamu bisa menggunakan pembersih kaca pada umumnya ataupun cuka sebagai alternatif murah.

Jangan lupa membersihkan juga semua vas kaca, tatakan gelas, bingkai foto, penutup lampu, dan kaca tungku kayu jika ada. Lalu, untuk membuat cairan pembersih sendiri yang bekerja untuk sebagian permukaan, bisa dengan menggabungkan cuka dengan air dan sedikit sabun cuci piring.

Demikian langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk membersihkan ruang tamu menjelang Lebaran. Semoga membantu!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Lebaran Pasti Numpuk, Ini Tips Cuci Piring Kotor yang Benar dan Cepat


Jakarta

Setelah menghabiskan waktu bersenang-senang saat perayaan lebaran, kini tiba bagian yang kurang mengenakan, yakni berberes rumah. Tentu saja rumah akan berantakan seusai acara, apalagi ada tumpukan cucian piring yang menjadi PR bagi tuan rumah.

Tak heran, lebaran memang hari makan-makan, sehingga wajar saja kalau ada banyak piring kotor yang menunggu untuk dicuci. Tapi tenang saja, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan supaya memudahkan proses pencucian piring. Berikut ini cara mencuci piring dengan efisien, dilansir dari laman The Cut.

1. Bersihkan Dapur

Bersihkan dapur terlebih dulu sebelum melakukan hal lainnya. Langkah ini akan memberikan ruang untuk menampung cucian bersih dan kotor.


Pastikan semua alat masak sudah dicuci dan disimpan sebelum membawa piring-piring kotor baru dari ruangan lainnya. Selanjutnya, buanglah sisa makanan di dalam lubang pembuangan wastafel supaya tidak tersumbat, lalu lap permukaan meja dapur.

2. Kumpulkan Cucian Berdasarkan Jenisnya

Kumpulkan piring atau alat makan kotor sesuai jenisnya dan bawa ke dapur secara bertahap untuk dicuci. Tumpuk piring-piring berdasarkan ukurannya, kelompokkan semua gelas menjadi satu, dan kumpulkan sendok dan garpu sebelum menuju ke dapur. Cara ini akan membantu proses berberesmu menjadi lebih lebih fokus serta berjalan dengan lancar.

3. Rendam Sendok dan Garpu

Kemungkinan besar sendok dan garpu adalah cucian dengan noda atau partikel makanan yang cukup membandel. Maka, rendamlah sendok dan garpu dalam campuran air dan sabun. Hal ini akan memudahkan ketika mencuci alat makan tersebut nantinya.

4. Gelar Handuk pada Meja

Tentu saja jumlah cucian piringmu akan membludak seusai perayaan Lebaran. Oleh karena itu, sediakan ruang tambahan untuk menaruh piring bersih setelah dicuci. Kamu bisa menggelar handuk di atas meja sebagai tempat piring-piring dikeringkan.

Sebagai tambahan, hindari menaruh makanan atau minuman secara terbalik hingga menutup bukaan pada piring ataupun mangkuk. Sebab, hal itu akan membuat bagian dalam cucian tidak kering.

Itulah beberapa tips untuk memudahkan kamu mencuci piring setelah perayaan lebaran. Semoga membantu!

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Tips Hemat Air di Rumah Pas Lebaran


Jakarta

Penggunaan air di rumah memang sangat dibutuhkan. Biasanya, penggunaan air kala Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran meningkat.

Hal itu karena biasanya menjelang Lebaran penghuni rumah kerap membersihkan rumah atau mencuci pakaian sebagai persiapan mudik. Belum lagi menyiram tanaman atau memasak makanan untuk Lebaran nanti.

Nah, agar penggunaan air di rumah tidak boros perlu dilakukan penghematan. Bagaimana caranya?


Dilansir dari Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, berikut ini tips menghemat penggunaan air di rumah saat Lebaran.

Masak dengan Bijak

Untuk menghemat penggunaan air, kamu bisa menggunakan ukuran panci yang tepat saat memasak. Hal ini agar tidak perlu menggunakan terlalu banyak air. Selain itu, kamu juga bisa mengurangi masak makanan yang menggunakan metode memasak yang membutuhkan banyak air, misalnya mengukus atau merebus.

Mandi dan Wudu yang Efisien

Saat mandi dan wudu sebaiknya menggunakan air secukupnya. Hindari membiarkan air mengalir terus saat tidak digunakan. Lalu, tutup keran saat menggosok gigi atau mencuci muka untuk menghindari pemborosan air.

Pakai Toilet dengan Bijaksana

Perbaiki keran atau toilet yang bocor untuk menghindari pemborosan air. Gunakan flush toilet secukupnya. Hindari menggunakan flush toilet untuk membuang sampah non-organik.

Cuci Pakaian dengan Efisien

Kumpulkan cucian sampai mencapai kapasitas penuh sebelum mencuci untuk mengoptimalkan penggunaan air.
Saat mencuci, gunakan siklus pencucian yang sesuai dengan tingkat kotoran pakaian untuk mengurangi jumlah air yang digunakan.

Siram Tanaman dengan Teknik yang Tepat

Berikan air kepada tanaman hanya pada waktu yang optimal, seperti pagi atau sore hari. Hal ini untuk mengurangi penguapan air. Kamu juga perlu menggunakan teknik penyiraman tanaman yang tepat untuk menghemat air.

Perbaiki Kebocoran Keran atau Pipa

Periksa dan perbaiki kebocoran keran, pipa, atau tangki air secara berkala. Hal ini dilakukan untuk mencegah pemborosan air yang tidak terdeteksi.

Gunakan Air Bekas

Manfaatkan air bekas dari cucian atau mandi untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman.

Itulah beberapa tips menghemat air di rumah. Semoga bermanfaat detikers!

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Cepat Bikin Rumah Tampak Baru buat Lebaran Tanpa Renovasi


Jakarta

Lebaran Idul Fitri merupakan momen untuk kumpul bersama keluarga sambil menyantap hidangan lezat. Sering kali ada anggota keluarga yang menggelar ‘Open House’, yakni menjadikan rumahnya tempat merayakan hari kemenangan ini.

Nah, bagi kamu yang berencana mengundang tamu saat lebaran, mungkin akan mempersiapkan berbagai hal dari jauh-jauh hari. Termasuk salah satunya membersihkan dan merapikan rumah agar tamu merasa nyaman.

Selain itu, kamu juga bisa mendekorasi ruangan supaya terlihat seperti rumah baru. Kamu tak perlu menghabiskan uang THR ataupun waktu yang lama. Coba beberapa cara berikut ini untuk mempersiapkan rumah menjelang lebaran, dikutip dari laman Forbes, Kamis (4/4/2024).


1. Mengecat Satu Tembok

Menambahkan warna bisa membuat perubahan yang drastis pada interior ruangan. Meskipun cara ini tidak mengubah ruangan secara struktural, namun bisa mentransformasi ruangan agar tampak beda. Jika tidak ada waktu atau budget yang cukup, kamu bisa mengecat satu sisi ruangan saja, sehingga menjadikannya statement ruangan.

2. Mengganti Benda Berbahan Kain

Benda-benda yang terbuat dari kain seperti gorden, selimut, dan bantal bisa dikatakan sebagai dekorasi pelengkap ruangan. Supaya rumah terlihat baru dan berbeda, kamu bisa menggantinya dengan stock lain ataupun membeli baru. Dengan mengganti benda-benda tersebut, maka akan membantu membuat ruangan terlihat lebih menarik dan berbeda dari biasanya.

3. Tambahkan Karpet

Lalu, tambahkan karpet atau menukar karpet di sebuah ruangan akan memberi kesan berbeda. Kamu bisa menukar karpet antar ruangan untuk mengganti suasana ruangan. Terlebih kalau karpet yang ada sekarang kurang trendy atau sudah usang, pastikan memilih desain yang paling menarik untuk ruang yang akan banyak diisi oleh tamu.

4. Mengecat Kosen

Kamu bisa mengecat bagian-bagian rumah untuk menambah warna baru, salah satunya pada kosen pintu dan jendela sebagai aksen. Menambahkan warna pada ruangan bisa melengkapi penampilan rumah ataupun memberikan kontras yang seru, sehingga dapat memperindah rumah meski dengan perubahan sederhana.

5. Mengganti Hardware

Selanjutnya, mengganti hardware di sekitar rumah dengan yang baru bisa menjadi detail yang bagus. Kamu bisa mengganti gagang pintu, gagang lemari, ataupun keran wastafel dengan yang baru. Dengan begitu, rumah akan tampak baru dan menawan.

Itulah beberapa cara untuk membuat rumah tampak baru yang bisa kamu ikuti menjelang lebaran. Semoga membantu!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

13 Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik, Pastikan Lakukan Hal Ini


Jakarta

Menjelang Lebaran, masyarakat Indonesia punya tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman. Namun, bagi beberapa orang mereka punya akan rumah yang harus ditinggalkan dalam waktu lama.

Supaya rumah tetap aman dan terawat selama mudik, penting untuk melakukan beberapa langkah persiapan. Simak tips meninggalkan rumah saat mudik di bawah ini.

Tips agar Rumah Dapat Ditinggal dengan Nyaman saat Mudik

Hal yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah sebelum mudik adalah dengan memeriksa beberapa titik dan barang yang ada.


Dari catatan detikcom dan mengutip postingan akun resmi NTMC Korlantas Polri, berikut adalah beberapa tips meninggalkan rumah saat ditinggal mudik:

  1. Memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik.
  2. Sistem alarm aktif dan berfungsi (jika ada)
  3. CCTV berfungsi dan merekam dengan baik.
  4. Kran air sudah ditutup.
  5. Matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
  6. Matikan kompor dan gas.
  7. Kran air sudah ditutup.
  8. Nyalakan lampu secukupnya atau lampu otomatis sudah diatur.
  9. Lapor kepada RT/RW setempat bahwa kamu akan meninggalkan rumah selama mudik. Bisa juga memberi tahu tetangga
  10. terpercaya untuk menitip kunci rumah (jika diperlukan).
  11. Tidak meninggalkan barang berharga, jika ada pastikan diletakkan di tempat yang aman.
  12. Periksa atap, dinding, dan pondasi rumah. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa memicu masalah lebih besar saat rumah ditinggal mudik
  13. Jika ada kebocoran, sebaiknya perbaiki kebocoran atau retakan kecil sebelum berangkat.
    Pastikan sudah membuang sampah dan barang-barang yang tidak perlu.

Dengan melakukan persiapan dengan baik dan tepat, kamu dan keluarga akan bisa lebih tenang meninggalkan rumah saat mudik. Jadi, pastikan semua langkah keamanan dan perawatan rumah telah dilakukan ya. Semoga tips di atas bisa bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Mudik Tenang, Rumah Aman! Ini 5 Cara Lindungi Rumah dari Maling



Jakarta

Lebaran tinggal menghitung hari. Beberapa orang bahkan sudah mulai mudik untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar di kampung. Nah sebelum mudik ada baiknya mempersiapkan keamanan rumah.

Rumah yang ditinggalkan dalam keadaan tidak berpenghuni selama beberapa hari bisa memancing maling untuk beraksi. Oleh karena itu penting melakukan sejumlah langkah preventif.

Melansir dari laman gvlock, berikut ini kiat-kiat mengamankan rumah kosong dari serangan maling ketika pergi mudik.


1. Kunci Semua Akses Masuk

Pastikan untuk mengunci semua akses masuk dan memeriksanya kembali. Sebagai manusia yang tengah kerepotan mempersiapkan keberangkatan, kamu dapat saja lupa mengunci pintu.

Kamu bisa membuat daftar jendela, pintu, dan pagar mana saja yang harus dikunci supaya tidak ada yang terlewatkan. Akan semakin bagus bila kamu menambahkan kunci ganda untuk mempersulit maling yang hendak masuk.

2. Buat Seakan-akan Ada Orang di Rumah

Pencuri biasanya akan mengobservasi rumah untuk beberapa waktu sebelum mencoba untuk masuk. Mereka ingin memastikan tidak ada orang di rumah.

Oleh karena itu, cara menghalau maling bisa dengan membuat rumah seakan-akan ada penghuni. Hal ini bisa dilakukan menggunakan lampu yang menyala dan mati menggunakan timer.

3. Rapikan Pekarangan

Maling akan mencari tanda-tanda rumah kosong, salah satunya dengan pekarangan yang tampak tidak terurus. Sebelum pergi mudik, pastikan untuk mengatur agar tidak ada paket atau surat yang akan datang selama rumah kosong.

Lalu, rapikan pekarangan dengan menggunting rumput dan semak-semak serta cabut rumput liar. Selain menunjukkan ada orang yang merawat pekarangan rumah. Kamu juga bisa memasang lampu keamanan outdoor untuk mencegah maling bersembunyi.

4. Sembunyikan Barang Berharga

Jangan biarkan barang berharga tergeletak di tempat terbuka di rumah. Sebagai langkah penjagaan, biasanya untuk menyembunyikan benda berharga di tempat persembunyian ataupun brankas.

5. Pasang CCTV dan Sistem Alarm

Pasang kamera pengawas atau sistem pengamanan dengan benar untuk mengumpulkan bukti pencurian ataupun menakuti maling supaya tidak mendekati rumah. Camera ini sangat membantu untuk mengidentifikasi gerakan mencurigakan para maling.

Demikian kiat-kiat meningkatkan keamanan rumah yang ditinggal untuk pergi mudik. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Biar Mudik Tenang, Lakukan 10 Hal Ini Sebelum Tinggalkan Rumah


Jakarta

Mudik ke kampung halaman merupakan salah satu tradisi yang dilakukan umat Muslim Indonesia menjelang Lebaran. Saat mudik, biasanya para penghuni meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

Meninggalkan rumah yang kosong bisa memiliki beberapa risiko, seperti pencurian, makanan busuk, dan lainnya. Maka dari itu, penghuni perlu melakukan persiapan dan pengecekan menyeluruh sebelum mudik.

Berikut ini ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum pergi mudik meninggalkan rumah. Dikutip dari laman Better Homes & Gardens berikut ini informasinya.


1. Habiskan Makanan

Segera habiskan makanan yang cepat basi supaya tidak menimbulkan bau busuk ketika penghuni kembali ke rumah. Apabila punya makanan berlebih, penghuni bisa membagikannya ke tetangga ataupun orang sekitar rumah.

2. Cuci Peralatan Dapur

Jangan pernah meninggalkan peralatan makan dan masak kotor belum dicuci saat ingin mudik. Sisa makanan pada piring dapat mengundang hama seperti tikus dan lalat. Maka dari itu, pastikan dapur bersih dengan mencuci semua cucian kotor.

3. Buang Sampah

Pastikan untuk membuang sampah sebelum meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama. Sampah yang ditinggalkan terlalu lama bisa menimbulkan bau busuk dan mengundang hama.

4. Cabut Peralatan Elektronik

Untuk mencegah kebakaran akibat korsleting listrik, penting untuk memastikan semua barang elektronik mati dan dicabut dari stopkontak. Selain mengurangi risiko korsleting listrik, langkah ini juga membantu untuk menghemat listrik.

5. Sediakan Kunci Cadangan

Sediakan kunci cadangan untuk keadaan darurat di rumah seperti kebocoran gas dan lain sebagainya. Kamu bisa menitipkan kunci ke tetangga yang dapat dipercaya agar mereka dapat membantu sewaktu-waktu dibutuhkan.

6. Hentikan Pengiriman Paket

Tunda pengiriman paket atau titiplah kepada tetangga selama pergi mudik. Sebab, barang berisiko untuk hilang selama tidak ada orang di rumah, apalagi kalau ternyata merupakan barang penting.

7. Titipkan Hewan Peliharaan

Jika mempunyai hewan peliharaan, jangan sampai meninggalkannya di rumah meski kamu merasa aman dengan meninggalkan makanan. Kamu bisa menitipkan ke tetangga atau orang terdekat untuk merawat hewan peliharaan untuk sementara. Selain itu, akan lebih baik bila menitipkan hewan ke tempat penitipan hewan yang terpercaya.

8. Siram Tanaman

Siramlah tanaman sebelum pergi mudik untuk waktu yang lama. Kemudian, penghuni rumah juga bisa menitipkan agar orang terdekat menyiramnya ataupun coba menggunakan air tampungan.

9. Kunci Pintu dan Jendela

Pastikan untuk mengunci dan memeriksa pintu dan jendela sebelum meninggalkan rumah. Untuk keamanan ekstra, tambahkan sistem keamanan atau menggunakan gembok pintu untuk menghindari kasus pencurian.

10. Tutup Gorden

Jangan lupa untuk menutup gorden supaya isi dalam rumah tidak terlihat dari luar karena bisa menarik perhatian pencuri. Rumah kosong dan jendela terbuka dapat menjadi sasaran empuk bagi maling.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum pergi mudik meninggalkan rumah untuk jangka waktu yang lama. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Penting! Ini Lokasi Teraman untuk Meletakkan Oven Saat Bikin Kue Lebaran



Jakarta

Jelang Lebaran, beberapa di antara kalian pasti ada yang membuat kue lebaran sendiri. Salah satu alat yang pasti dibutuhkan saat membuat kue khas Lebaran adalah oven. Sebab, kebanyakan kue Lebaran adalah kue kering yang proses pembuatannya perlu dipanggang.

Saat memakai oven penggunanya harus berhati-hati karena oven menghasilkan panas. Saat memasukkan dan mengeluarkan kue, tangan harus terlindungi dari panas. Hati-hati pula jika kalian mengajak anak-anak membuat kue, jauhkan oven dari jangkauan mereka.

Untuk memastikan keamanan saat memanggang kue, dilansir Homes and Gardens, berikut tempat yang aman untuk meletakkan oven di dapur.


1. Meja yang Kokoh dan Datar

Konsultan dapur komersial Eva Lorena mengatakan saat adonan kue memiliki massa yang tidak ringan. Untuk menghindari kecelakaan saat memasukkan kue dan mengeluarkannya, pastikan oven diletakkan di tempat yang datar dan kokoh.

Selain itu, di dekat oven disarankan terdapat laci atau tempat khusus untuk menyimpan sarung tangan, loyang, atau hal-hal yang pasti dibutuhkan di dekat oven. Hal ini ditujukan agar proses pemanggangan tidak memakan waktu lama dan lebih aman bagi penghuni rumah karena tidak perlu banyak berpindah tempat.

“Kedekatan oven dengan area persiapan adalah hal terpenting. Ini akan memudahkan saat memindahkan piring ke dalam dan keluar oven, mengurangi risiko kecelakaan atau tumpahan,” jelasnya, seperti dikutip oleh detikcom, Senin (24/3/2025).

2. Sesuaikan Ukuran Oven dengan Dapur

Ini bisa menjadi panduan bagi yang baru ingin membeli oven. Jika dapur di rumah tidak begitu luas, jenis oven yang bisa digunakan adalah oven yang berada di bawah meja dapur yang menyatu dengan kitchen set. Model oven seperti ini lebih hemat tempat.

Sebaliknya, jika ukuran dapur cukup besar, kamu bisa menggunakan berbagai oven sesuai kebutuhan karena tempat yang memadai. Jika sudah membeli oven yang terpisah dengan kitchen set, sebaiknya letakkan pemanggang tersebut di kitchen island yang tempatnya luas.

“Oven yang berada di kitchen set dapat menjadi titik fokus yang mencolok, yang memadukan gaya dan fungsionalitas,” jelas Keely Smith pakar desain interior dan seniman di Home Stratosphere.

3. Letaknya Berada di antara Wastafel dan Kulkas

Dalam rancangan desain terkenal dengan konsep segitiga kerja di dapur yakni kompor atau oven berada di antaranya wastafel dan kulkas. Konsep ini bertujuan untuk mempermudah pergerakan penghuni rumah saat memasak di dapur sehingga tidak terlalu sempit atau terlalu jauh jika ingin ke kompor atau oven, wastafel, dan kulkas.

“Pengaturan ini mengurangi langkah-langkah yang tidak perlu saat memasak, sehingga seluruh proses menjadi lebih efisien dan lancar. Selain itu, pengaturan ini memastikan bahwa beberapa pengguna dapur tidak saling bertabrakan, terutama di lingkungan memasak yang banyak orang,” Kata Adam Crookes, seorang blogger.

4. Jauh dari Area yang Sering Dilalui Orang

Seperti yang dikatakan sebelumnya, oven harus jauh dari jangkauan anak-anak. Hal ini untuk mencegah kecelakaan saat memanggang.

5. Dekat dengan Ventilasi Udara

Oven perlu berada di dekat ventilasi udara. Tujuannya agar panas yang dihasilkan pada proses pemanggangan dapat dibuang keluar. Jika oven tidak bisa membuang panas bahayanya akan terjadi overheat yang membuat kerusakan pada oven hingga matinya aliran listrik di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com