Tag: led

  • Kenapa Supermarket Pakai Lampu LED?



    Jakarta

    Pencahayaan yang tepat dan efisien adalah kunci bagi kebanyakan bisnis. Salah satu bisnis yang menerapkan pencahayaan dengan baik adalah supermarket. Supermarket tidak memiliki jendela sehingga pencahayaan buatan perlu diterapkan sesuai dengan ukuran dan kebutuhan.

    Dikutip dari Artiview, Kamis (14/12/2023), pencahayaan dapat berperan terhadap produk menjadi lebih menonjol dan menarik konsumen dengan baik. Penerapan ini membutuhkan rasio pada kualitas dan harga terbaik sistem pencahayaan, oleh karena itu energi yang digunakan harus efisien dan dapat menghemat konsumsi daya. Biasanya pilihan pencahayaan untuk supermarket adalah memakai lampu LED.

    Lampu LED untuk Supermarket

    Lampu LED berbeda dari bohlam lainnya dalam beberapa hal. Konsumsi daya yang dihasilkan memakan listrik 80% lebih sedikit dibanding lampu pijar. Selain itu, lampu ini tidak memancarkan panas, UVA, atau sinar inframerah. Ini bisa membuat semua produk tetap awet, terutama buah-buahan, sayuran, daging hingga ikan segar.


    Lampu LED juga menghasilkan pencahayaan yang terang dan jelas sehingga menciptakan pengalaman berbelanja menjadi lebih segar, bersih dan menarik. Apalagi, tujuan utamanya agar pengunjung dapat melihat detail produk dengan jelas seperti harga, label, bahan, nilai gizi, warna dan tampilan. Selain itu, banyaknya warna dan bentuk lampu LED juga mempengaruhi nilai estetika.

    Berapa Lama Ketahanan Lampu LED?

    Lampu LED jauh lebih efisien dalam mengubah energi menjadi cahaya. Ketahanan lampu LED biasanya memiliki durasi sekitar 100 ribu jam, dibanding lampu biasa yang hanya memiliki durasi sekitar 5 ribu jam. Oleh karena itu pilihan memakai lampu LED adalah alasan yang sudah mulai digunakan pada berbagai bisnis dan hunian.

    Manfaat Lampu LED Pada Supermarket

    Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini adalah manfaat dari lampu LED yang memiliki pengaruh pada supermarket.

    Hemat Listrik dan Pemeliharaan

    Selain manfaat lampu LED memiliki daya konsumsi yang rendah serta ketahanan yang tinggi. Manfaat ini membawa pengaruh lain yakni lebih menghemat pemeliharaan dan suku cadang sehingga tagihan listrik tidak besar.

    Menonjolkan Produk

    Sistem pencahayaan ini penting dalam memaksimalkan produk dan memastikan bahwa ini mencerminkan penjualan. Oleh karena itu, penting untuk tidak terlalu banyak mengaplikasikan cahaya.

    Selain itu, pilihan sumber cahaya pastikan tidak keliru. Ini adalah salah satu alasan penting pada kesuksesan supermarket, dengan mengaplikasikan pencahayaan lampu LED yang tepat. Ini dapat meningkatkan citra supermarket dengan membawa cara positif.

    Mempengaruhi Perilaku Berbelanja

    Tahukah kamu bahwa warna pada LED adalah salah satu faktor paling persuasif saat membeli produk segar? Warna pada lampu LED yang digunakan dalam supermarket ini bagus dalam menawarkan gambaran sugestif terhadap perilaku berbelanja sehingga menimbulkan sifat konsumsi dan pengunjung secara spontan berpotensi memasukkan produk ke dalam troli

    Tidak Memancarkan Hawa Panas

    Cahaya buatan pada lampu LED memiliki kualitas yang tinggi dan tidak memancarkan panas sehingga ini bagus untuk dipasang pada lemari es yang dapat membantu pengawetan makanan dan mampu menghindari pembusukan.

    Selain itu, karena lampu LED tidak mengeluarkan hawa panas ini bisa menjadi pengaruh pada ruangan dalam kondisi dingin sehingga jumlah instalasi AC sesuai dengan kedinginan yang diinginkan dan lebih hemat.

    Tidak Mengandung Polusi

    Kandungan pada lampu LED tidak ada polusi tinggi yang kemungkinan sulit dihilangkan, yakni tidak ada unsur seperti merkuri atau tungsten.

    Lampu LED memiliki ketahanan delapan kali lebih lama dibandingkan lampu konvensional, sehingga berperan dalam mengurangi pencemaran lingkungan karena lampu LED menghasilkan lebih sedikit limbah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alat Elektronik yang Bikin Boros Listrik di Rumah


    Jakarta

    Tidak semua peralatan dibuat sama, meskipun setiap peralatan di rumah kamu mengonsumsi listrik. Penggunaan masing-masing peralatan akan berdampak berbeda pada tagihan listrik kamu.

    Mengetahui peralatan mana yang paling banyak menggunakan listrik dan kapan peralatan tersebut menarik daya dari jaringan listrik dapat membantu kamu menghemat tagihan listrik secara signifikan.

    Melansir perchenergy, Jumat (20/09/2024), berikut ini beberapa peralatan rumah tangga yang paling banyak menggunakan listrik.


    Pemanas dan Pendingin Rumah

    Konsumsi listrik terbesar di rumah tangga rata-rata adalah peralatan pemanas dan pendingin rumah sebesar 45-50%.

    AC dan pemanas sentral menggunakan banyak energi untuk menjaga suhu rumah kamu tepat. Meskipun tergantung mana yang lebih banyak kamu gunakan. Pemanas umumnya menggunakan lebih banyak listrik sepanjang tahun, yang mencakup 25% dari penggunaan listrik tahunan.

    Pemanas Air

    Jika kamu menggunakan pemanas air listrik, kemungkinan besar pemanas air tersebut merupakan konsumen energi terbesar kedua di rumah kamu sebesar 12%. Menggunakan pemanas air untuk berbagai keperluan seperti mandi.

    Secara keseluruhan kegiatan yang menggunakan pemanas air menghabiskan banyak energi setiap bulannya.

    Pencahayaan

    Bohlam lampu telah menjadi jauh lebih hemat energi selama bertahun-tahun. Saat ini, teknologi pencahayaan teratas, yaitu LED. LED menggunakan energi yang jauh lebih sedikit daripada pendahulunya (bohlam pijar).

    LED juga bertahan lebih lama sehingga mengurangi pemborosan. Belum lagi biaya operasional yang lebih murah. Meski begitu, pencahayaan menyumbang porsi signifikan sekitar 9-12% penggunaan listrik kamu setip bulan karena besarnya pemakaian.

    Kulkas

    Meskipun lemari es sebenarnya tidak memerlukan banyak energi untuk beroperasi setiap jam, namun kulkas menghabiskan cukup banyak listrik sekitar 8% karena selalu menyala.

    Mesin Cuci

    Penggunaan energi bulanan mesin cuci tentu saja bergantung pada seberapa sering kamu mencuci. Saat kamu menjalankan mesin cuci, cenderung menyedot banyak listrik, terutama jika kamu menjalankan mesin cuci dengan air panas. Rata-rata, mencuci pakaian menghabiskan sekitar 5% dari penggunaan listrik tahunan kamu.

    Itulah beberapa alat elektronik yang bikin boros listrik di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Pilih Lampu Kamar Mandi yang Tepat


    Jakarta

    Kamar mandi cenderung memiliki pencahayaan yang redup. Pencahayaan kamar mandi biasanya cukup untuk kebutuhan mandi, tetapi menambahkan lampu dapat mencerahkan dan membuat kamu dapat melihat dengan jelas.

    Keselamatan, kebersihan, dan desain juga merupakan manfaat dari pencahayaan kamar mandi. Kamar mandi yang terang memberikan keamanan dengan meningkatkan visibilitas saat masuk dan keluar dari ruangan, hal ini mencegah agar tidak terpeleset.

    Saat memasang lampu di dalam kamar mandi, kamu perlu memilih lampu tahan air yang paling cocok untuk kamar mandi kamu. Melansir The Spruce, Jumat (4/10/2024), berikut ini kualitas pencahayaan yang baik dan hal yang dipertimbangkan saat memilik lampu.


    Hal-hal yang Dipertimbangkan saat Memilih Lampu Kamar Mandi

    Ukuran

    Ukuran lampu kamar mandi kamu akan bergantung pada ukuran kamar mandi. Terlalu besar atau terlalu kecil akan terlihat tidak seimbang, Ukuran lampu tersembunyi yang paling umum adalah 4 hingga 7 inci.

    Watt

    Untuk kamar mandi secara umum menggunakan bohlam pijar 60 watt atau LED 7 hingga 9 watt yang memberikan kecerahan paling tinggi namun tetap bagus.

    Watt menunjukkan berapa banyak energi yang akan kamu gunakan untuk menyalakan lampu, bukan tingkat cahaya sebenarnya. Tetapi banyak orang sering menganggap kecerahan dalam hal jumlah watt pijar.

    Warna Lampu

    Warna lampu yang ‘dingin’ dan terang cocok untuk kamar mandi, terutama untuk keperluan seperti merias wajah dan bercukur, tetapi cahaya kuning yang hangat dapat lebih menenangkan untuk mandi dan tidak terlalu menyilaukan untuk kamar mandi.

    Tahan Air

    Perlengkapan lampu kamar mandi harus kedap air demi keamanan. Pastikan perlengkapan tersebut tahan lembap yang dapat bertahan di lingkungan lembap atau tahan basah yang dapat langsung terkena air.

    Kualitas Pencahayaan Kamar Mandi yang Baik

    Ditempatkan dengan Tepat

    Jenis lampu pancuran terbaik terletak di dalam bilik pancuran itu sendiri. Lampu ruangan umum merupakan pelengkap yang baik, tetapi tidak dapat menyinari semua area bilik pancuran.

    Langit-langit juga lebih mudah dialiri listrik daripada sekeliling pancuran. Tempatkan lampu di tengah langit-langit di atas pancuran, tetapi kamu mungkin memerlukan dua hingga tiga lampu di pancuran yang lebih besar.

    Kecerahan

    Lampu kamar mandi harus menciptakan ruangan yang terang, sehingga kamu dapat mandi dan bergerak dengan aman dan melihat semua perlengkapan kamar mandi. Hal ini juga dapat menjaga ruangan tetap bersih tanpa terlalu menyilaukan.

    Desain

    Meskipun pemasangan tersembunyi dan pemasangan permukaan merupakan jenis perlengkapan yang paling praktis untuk lampu pancuran, lampu dinding, dan lampu sorot dapat disertakan dalam rencana desain lampu kamar mandi.

    Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih lampu kamar mandi.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menghemat Listrik Tanpa Mengurangi Kenyamanan


    Jakarta

    Tagihan listrik merupakan pembayaran wajib bagi penghuni rumah per bulannya. Besar tagihan tersebut dapat berbeda-beda. Jika memakai token listrik, batas pemakaian listrik tergantung pada jumlah daya yang dibeli.

    Meskipun pembayaran listrik merupakan kewajiban, pemilik rumah bisa lho menyiasati agar biaya pemakaian listrik tidak begitu mahal. Caranya dengan menghemat pemakaian listrik di rumah

    Dilansir The Times of India, berikut tips menghemat listrik tanpa merusak kenyamanan.


    Tips Hemat Listrik di Rumah

    1. Strategi Pasang AC

    Tidak bisa dipungkiri, saat ini hampir setiap rumah memakai AC sebagai perangkat pendingin udara paling praktis. Pada kenyataannya penggunaan AC ini salah satu penyedot daya terbesar pada listrik rumah.

    Jika pemilik rumah tetap ingin memakai AC, tapi dengan listrik yang hemat coba ikuti trik ini. Atur suhu AC 24 celsius sambil kipas untuk mendinginkan udara di dalam ruangan. Sebab, semakin rendah suhu AC, semakin banyak listrik yang digunakan.

    2. Manfaatkan Pencahayaan Alami

    Salah satu cara menghemat listrik di rumah adalah meminimalisir penggunaan lampu. Buat banyak ventilasi cahaya matahari masuk ke dalam rumah. Bisa dengan membuat jendela yang lebar dan besar, atau skylight yang bisa menerangi baik siang dan malam. Bisa juga mematikan lampu utama, lalu hanya menyalakan lampu tambahan yang wattnya lebih kecil di rumah saat tidak begitu dibutuhkan.

    3. Pakai Bohlam LED

    Untuk lampu utama, pilih yang hemat listrik. Bisa dengan membeli bohlam LED karena jenis lampu satu ini tidak menggunakan begitu banyak listrik. LED bisa menghemat 80 persen energi dan tahan lama. Meski bohlam ini lebih mahal, biaya listrik ke depannya lebih murah.

    4. Cabut Aliran Listrik yang Tak Terpakai

    Perlu diingat setiap perangkat listrik, termasuk kabel, sebaiknya dicabut apabila tidak digunakan. Sebab, listrik tetap akan terpakai apabila tidak dicabut dari stop kontak. Selain itu, membiarkan kabel masih tersambung ke stop kontak juga berbahaya apabila terjadi korsleting listrik.

    5. Pilih Perangkat Hemat Energi

    Selain lampu yang hemat energi, coba pilih perangkat elektronik yang berjenis sama. Harga perangkat tersebut mungkin terasa mahal di awal, tetapi selanjutnya akan menguntungkan karena bisa hemat listrik.

    6. Hemat Penggunaan Mesin Cuci

    Salah satu perangkat yang menyita daya listrik cukup tinggi adalah mesin cuci. Pastikan mesin cuci terisi penuh saat hendak mencuci pakaian. Penggunaan tenaga dan air akan lebih optimal dalam sekali waktu, sehingga tidak perlu buang-buang listrik mencuci terlalu sering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com