Tag: ledakan septic

  • Jangan Lakukan Ini Dekat Septic Tank, Bisa Meledak!



    Jakarta

    Kabar septic tank meledak mungkin sudah tidak asing di telinga para penghuni rumah. Kejadian seperti itu memang bikin ngeri. Siapa sangka alat di bawah tanah yang tidak terlihat itu bisa bikin celaka.

    Septic tank sendiri adalah tempat untuk menampung limbah rumah tangga. Terjadi proses penguraian kotoran di dalamnya sehingga muncul unsur yang dapat menimbulkan ledakan.

    Jika tak ingin septic tank meledak, penghuni harus tahu penyebabnya. Ketahui juga pantangan untuk mencegah ledakan pada septic tank.


    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho pernah menjelaskan ada unsur gas metana di dalam tangki. Gas ini bersifat mudah terbakar sehingga menjadi salah satu pemicu ledakan.

    “Bahan mudah terbakarnya apa? Gas metana. Terus ada oksigen di udara karena terbuka dari manhole,” kata Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Gas metana bisa terakumulasi kalau tidak ada pipa hawa sebagai ventilasi. Model septic tank seperti ini tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

    Endro pun mengungkapkan kalau ledakan yang pernah terjadi sebelumnya disebabkan oleh petugas penyedot septic tank memasukkan benda terbakar ke dalam tangki itu. Hal itu dilakukan untuk membuktikan proses penyedotan sudah selesai. Padahal, seseorang tidak boleh menyalakan api di dalam ataupun sekitar septic tank saat penyedotan.

    “Istilahnya mungkin menunjukkan tadinya (septic tank) ada isi, sekarang sudah berkurang isinya. Dengan caranya adalah salah, dia (petugas) mengambil koran, kemudian koran dibakar, kemudian dilempar ke dalam. Nah, itu salah,” ujarnya.

    Cara mengecek isi tangki dapat dilakukan dengan menyalakan senter ke lubang kontrol. Lalu, bisa juga menggunakan tongkat panjang dimasukkan ke dalam manhole.

    Selain itu, prosedur operasi standar juga tidak memperkenankan ada yang merokok di dekat lokasi penyedotan septic tank. Langkah ini sebagai bentuk kehati-hatian terhadap risiko ledakan.

    Endro menambahkan ledakan dapat terjadi di kamar mandi. Hal itu kemungkinan besar karena septic tank tidak ada pipa hawa sehingga gas metana keluar melalui sela-sela pipa kamar mandi. Ledakan pun terjadi saat unsur pemicu lengkap dengan adanya api, misalnya ketika penghuni merokok di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas Septic Tank Bisa Meledak, Jangan Lakukan Kesalahan Fatal Ini!



    Jakarta

    Septic tank adalah sistem pengolahan limbah yang berada di bawah tanah. Penghuni rumah mesti berhati-hati karena tangki tersembunyi ini ada risiko untuk meledak.

    Proses penguraian kotoran di dalam septic tank menghasilkan unsur yang bisa menimbulkan ledakan. Namun septic tank nggak serta merta akan meledak kok, melainkan ada pemicunya.

    Lalu, apa saja kesalahan yang bikin septic tank meledak? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Septic Tank Meledak

    Inilah beberapa hal yang perlu dihindari agar septic tank tidak meledak menurut ahlinya.

    1. Bikin Septic Tank Tidak Sesuai Standar

    Spesialis Sanitasi Senior dari USAID IUWASH Tangguh, Endro Adinugroho pernah mengatakan ada gas metana di dalam septic tank. Gas tersebut mudah terbakar sehingga berisiko menimbulkan ledakan.

    “Bahan mudah terbakarnya apa? Gas metana. Terus ada oksigen di udara karena terbuka dari manhole,” kata Endro kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

    Gas metana akan terakumulasi di dalam tangki kalau tidak ada pipa hawa sebagai ventilasi. Hal ini biasanya terjadi kalau tangki tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

    2. Menyalakan Api Saat Sedot Septic Tank

    Berkaca dari kasus ledakan yang pernah terjadi, Endro mengatakan hal itu disebabkan oleh petugas penyedot septic tank memasukkan benda terbakar ke dalam tangki. Padahal, seseorang tidak boleh menyalakan api di dalam ataupun sekitar septic tank saat penyedotan.

    Petugas juga tidak dibolehkan merokok ketika proses penyedotan. Langkah ini untuk mencegah risiko ledakan.

    Menurutnya, petugas memasukkan benda terbakar ke tangki untuk membuktikan proses penyedotan sudah selesai. Seharusnya petugas bisa mengecek isi tangki dengan menyorotkan senter ke lubang control atau memasukkan tongkat Panjang ke dalam manhole.

    “Istilahnya mungkin menunjukkan tadinya (septic tank) ada isi, sekarang sudah berkurang isinya. Dengan caranya adalah salah, dia (petugas) mengambil koran, kemudian koran dibakar, kemudian dilempar ke dalam. Nah, itu salah,” ucapnya.

    3. Merokok di Kamar Mandi

    Selain itu, ledakan juga bisa terjadi di kamar mandi. Kejadian ini kemungkinan besar disebabkan oleh septic tank tidak ada pipa hawa sehingga gas metana keluar melalui sela-sela pipa kamar mandi.

    Ledakan akan terjadi saat penghuni rumah menyalakan api di ruangan berisi gas metana. Contoh kejadiannya, ledakan terjadi ketika penghuni merokok di kamar mandi yang ada gas metananya.

    Itulah beberapa hal yang perlu dihindari untuk mencegah ledakan septic tank. Semoga bermanfaat!

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Buang Tisu ke Kloset Bisa Picu Masalah pada Septic Tank


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang terbiasa membuang tisu ke dalam kloset. Padahal, di dalam kamar mandi sudah disediakan tempat sampah untuk membuang tisu bekas pakai.

    Banyak orang yang menilai jika tisu, terutama tisu toilet, mudah hancur jika terkena air. Hal tersebut yang menjadi alasan banyak orang memilih membuang tisu secara langsung ke dalam toilet.

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, memang ada beberapa jenis tisu yang dinilai cepat terurai saat terkena air, yakni tisu toilet daur ulang, tisu dari bambu, tisu satu lapis (1 ply), dan tisu dua lapis (2 ply) yang lembut.


    Meski keempat jenis tisu tersebut dapat dengan mudah hancur ketika terkena air, tapi bukan berarti bisa dibuang langsung ke dalam kloset. Selain kloset jadi terlihat kotor, kebiasaan buruk ini bisa menimbulkan masalah di septic tank.

    Sebagai informasi, air limbah dari dalam rumah akan dibuang ke septic tank. Di dasar septic tank terdapat lapisan lumpur yang mengendap, sedangkan limbah yang lebih ringan akan membentuk lapisan buih yang mengapung di permukaan.

    Lalu, ada bakteri baik di dalam septic tank yang dapat mengurai limbah organik. Sedangkan limbah cair akan mengalir keluar ke saluran pembuangan.

    Bahaya Membuang Tisu ke Kloset

    Tisu toilet yang dibuang ke dalam kloset, terutama jenis tisu yang lapisannya tebal, tidak akan mudah terurai dengan cepat. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyumbatan di saluran pembuangan dan memenuhi kapasitas septic tank.

    Selain itu, tisu yang memiliki bahan kimia tambahan seperti aroma wangi, juga dapat membahayakan sistem pembuangan di septic tank. Zat kimia tambahan ini dapat mengurangi efisiensi bakteri dengan cara membunuh bakteri baik yang berfungsi penting untuk mengurai limbah organik.

    Akibat kebiasaan membuang tisu ke dalam kloset bisa mengganggu fungsi septic tank untuk menampung limbah. Hal ini dapat memicu masalah yang lebih parah di kemudian hari, seperti penyumbatan pipa pembuangan dan potensi terjadinya penumpukan limbah.

    Kapasitas septic tank juga akan berkurang karena terlalu banyak dipenuhi sampah tisu. Jika septic tank di rumah tak pernah disedot dan terus dipenuhi sampah, maka bisa saja memicu ledakan septic tank di kemudian hari.

    Itulah alasan jangan membuang tisu ke dalam kloset karena mengganggu fungsi septic tank. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com