Tag: lemak perut

  • 5 Hal Simpel di Pagi Hari untuk Hempaskan Lemak, Bye-bye Perut Gelambir!

    Jakarta

    Perut buncit bukan hanya mengganggu rasa percaya diri, melainkan juga berisiko mendatangkan beragam penyakit. Namun sayangnya buat beberapa orang, bukan mudah untuk memangkas timbunan lemak di perut. Sudah mencoba cara ini-itu, rasanya ukuran lingkar perut tak kunjung mengecil.

    Perkara buncit ini sebenarnya tak boleh disepelekan. Penumpukan lemak perut lebih berbahaya dibandingkan timbunan lemak di area tubuh lainnya. Sebab, lemak mengelilingi organ dalam dan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan masalah hati.

    Rupanya menurut medis, kunci keberhasilan mengecilkan perut ada di serangkaian kebiasaan di pagi hari setelah baru bangun tidur. Sekaligus, kebiasaan pagi hari ini juga memiliki kaitan erat dengan proses penurunan berat badan.


    “Dalam upaya mendapatkan lingkar pinggang yang lebih ramping, menerapkan ritual pagi yang efektif dapat menentukan keberhasilan hari pembakaran lemak,” kata Dr Harsh Kapoor dari Institut Gastroenterologi, Hepatologi, Bedah GI & Transplantasi Hati, Rumah Sakit Metro dikutip dari Hindustan Times, Jumat (15/12/2023).

    Sembari ia menyebut, sejumlah aktivitas di pagi hari ini dapat meningkatkan metabolisme, meningkatkan tingkat energi, dan mempercepat proses pemangkasan lemak perut yang membandel.

    Lantas, kebiasaan pagi hari seperti apa yang terbukti berhasil menurunkan berat badan dan mengecilkan ukuran perut?

    1. Minum banyak air

    Memulai hari dengan segelas air yang diberi sari lemon adalah cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme. ‘Ramuan’ ini tidak hanya menghidrasi tubuh setelah berpuasa semalaman, tetapi juga membantu melancarkan pencernaan, mendetoksifikasi tubuh secara alami, dan mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    2. Sempatkan bergerak!

    Berolahraga di pagi hari merupakan cara efektif membakar lemak perut. Bisa dengan melakukan jalan cepat, yoga, atau latihan interval intensitas tinggi (HIIT).

    Efek olahraga di pagi hari pun tak main-main. Pasalnya, menggerakkan tubuh di pagi hari membantu meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Usahakan untuk berolahraga intensitas sedang setidaknya 30 menit setiap pagi.

    3. Pilih makanan kaya akan protein

    Mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein di pagi hari bisa membuat rasa kenyang bertahan lama hingga siang hari, sekaligus menstabilkan gula darah dan meningkatkan metabolisme.

    Pilihlah menu sarapan seperti telur, yogurt Yunani, atau smoothie protein untuk memulai hari. Pasalnya, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna, membantu proses pembakaran lemak berlangsung lebih maksimal.

    NEXT: Makan pelan-pelan dan coba bermeditasi!

    4. Makan pelan-pelan

    Yap! Makan dengan penuh kesadaran (mindful) bisa membantu seseorang menjaga berat badan dan memangkas lemak perut. Dengan teknik makan ini, perhatian penuh dialihkan pada makanan, sehingga setiap gigitannya dinikmati sepenuh hati.

    Tekenik ini membuat seseorang menjadi tidak makan berlebihan dan mengurangi penumpukan lemak perut. Biar optimal, hindari kebiasaan makan sambil bermain handphone ya!

    5. Meditasi

    Stres kronis memiliki kaitan erat dengan penambahan berat badan, terutama di daerah perut. Untuk menyeimbangkan hormon dan mengurangi tingkat stres, cobalah sempatkan bermeditasi di pagi hari setelah bangun tidur.

    Latihan meditasi beberapa menit saja dalam sehari bisa berdampak besar terhadap kemampuan tubuh untuk membakar lemak di perut.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Cara Hilangkan Lemak Perut yang Membandel, Bikin Hidup Lebih Sehat

    Jakarta

    Memiliki perut yang ramping tidak hanya membuat penampilan terlihat lebih menarik, tetapi juga sehat secara fisik dan jauh dari penyakit sehingga umur menjadi lebih panjang

    Pasalnya, seseorang dengan lingkar pinggang yang lebih besar kerap dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker. Menurunkan berat badan, khususnya lemak perut, juga meningkatkan fungsi pembuluh darah dan kualitas tidur.

    Dikutip dari Johns Hopkins Medicine, berikut adalah 8 cara menghilangkan lemak perut dan hidup lebih sehat.


    1. Batasi karbohidrat, bukan lemak

    Para peneliti Johns Hopkins membandingkan efek penurunan berat badan melalui diet rendah karbohidrat dengan diet rendah lemak selama enam bulan. Mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat memangkas lebih banyak berat badan. Selain itu, manfaat tambahan dari diet rendah karbohidrat adalah diet ini menghasilkan penurunan berat badan yang lebih berkualitas.

    2. Pikirkan rencana makan, bukan diet

    Pada akhirnya, seseorang harus memilih rencana makan sehat yang dapat dipatuhi. Manfaat dari pendekatan rendah karbohidrat adalah bahwa pendekatan ini tidak menghitung kalori, tetapi hanya melibatkan pembelajaran tentang pilihan makanan yang lebih baik. Misalnya, mengalihkan makanan yang tinggi karbohidrat dan gula ke makanan yang berserat tinggi.

    3. Aktif bergerak

    Aktivitas fisik membantu membakar lemak perut. Olahraga tampaknya bekerja secara khusus pada lemak perut karena mengurangi tingkat sirkulasi insulin, yang sebaliknya akan memberi sinyal kepada tubuh untuk menyimpan lemak, dan menyebabkan hati menggunakan asam lemak, terutama yang berada di sekitar penumpukan lemak perut.

    Jumlah olahraga yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan tergantung pada tujuan kebugaran seseorang. Bagi kebanyakan orang, olahraga ini mencakup 30 hingga 60 menit dengan intensitas sedang hingga berat hampir setiap hari.

    4. Angkat beban

    Menambah latihan kekuatan (strength training) ke dalam latihan aerobik dapat membantu membangun massa otot tanpa lemak. Hal ini membuat seseorang membakar lebih banyak kalori sepanjang hari, baik saat beristirahat maupun saat berolahraga.

    5. Hindari makanan olahan

    Bahan-bahan dalam makanan kemasan dan makanan ringan sering kali mengandung lemak trans, gula tambahan, dan garam atau natrium tambahan. Tika hal tersebut membuat seseorang sulit menurunkan berat badan.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Kebiasaan Pagi Hari Ini Ampuh Hempaskan Lemak Perut, Simpel tapi Efeknya ‘Jos’!

    Jakarta

    Banyak orang sudah mencoba metode diet ini-itu, namun timbunan lemak di perut tak kunjung terpangkas. Nyatanya menurut sejumlah praktisi, keberhasilan diet boleh jadi ditentukan oleh kebiasaan di pagi hari. Lantas agar diet tak berujung sia-sia, apa saja yang harus dilakukan pagi hari setelah bangun tidur?

    “Dalam upaya mendapatkan lingkar pinggang yang lebih ramping, menerapkan ritual pagi yang efektif dapat menentukan keberhasilan hari pembakaran lemak,” kata pakar gastroenterologi, dr Harsh Kapoor Chairman, dikutip dari Hindustan Times, Selasa (16/1/2024).

    Lantas biar berat badan bisa menurun dan timbunan lemak di perut terpangkas, apa saja yang perlu dilakukan pagi hari? Berikut penjelasan dr Kapoor:


    1. Minum air putih yang banyak!

    Menurut dr Kapoor, kebiasaan memulai hari dengan segelas air putih yang diberi potongan jus lemon adalah cara paling baik untuk melancarkan metabolisme tubuh. Tak hanya menyegarkan, ‘ramuan’ ini bisa melancarkan pencernaan, mendetoksifikasi tubuh secara alami, serta mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    2. Sempatkan olahraga tipis-tipis

    Berolahraga di pagi hari juga merupakan cara efektif untuk membakar lemak perut, misalnya dengan berjalan kaki, yoga, atau HIIT.

    Pasalnya, menggerakkan tubuh di pagi hari membantu meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Usahakan untuk melakukan olahraga intensitas ringan sampai sedang setidaknya 30 menit setiap pagi.

    3. Utamakan asupan makanan berprotein

    Makanan yang kaya akan kandungan protein bisa membuat seseorang merasa kenyang dalam waktu lama, sekaligus menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan metabolisme tubuh.

    Pasalnya, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna, membantu proses pembakaran kalori lebih optimal, serta menekan napsu makan sepanjang hari.

    4. Makan pelan-pelan

    Makan dengan penuh kesadaran (mindful eating) bisa membuat seseorang lebih menikmati setiap gigitan. Dengan begitu, tubuh akan lebih ‘terlatih’ untuk mengontrol rasa lapar, porsi makan pun jadi lebih terjaga dan tak berlebih. Dengan begitu, risiko kenaikan berat badan dan lemak tertimbun di bagian perut bisa diminimalkan.

    5. Meditasi

    Sudah banyak yang mengetahui, stres berkepanjangan bisa bikin berat badan bertambah, terutama di bagian perut. Mengatasi risiko itu, cobalah sempatkan bermeditasi di pagi hari setelah bangun tidur agar untuk mengendalikan strs dan menyeimbangkan hormon.

    (vyp/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Minuman buat Hempaskan Lemak Perut, Cocok Diminum Saat Cuaca Dingin Habis Hujan


    Jakarta

    Banyak orang menjajal beragam cara untuk memangkas timbunan lemak di perut, namun tak kunjung berhasil. Misalnya dengan mengurangi asupan makan, atau dibarengi upaya olahraga tertentu.

    Tak perlu berkecil hati, memang diperlukan konsistensi agar upaya tersebut membuahkan hasil. Tidak mudah, tetapi proses tak akan mengkhianati hasil jika upaya kalori defisit tersebut dilakukan denagn tepat!

    Namun di samping itu, ada sejumlah minuman yang diyakini bisa membantu proses pemangkasan timbunan lemak di perut. Tak hanya lezat, beberapa jenis minuman ini juga cocok dikonsumsi ketika malam hari atau cuaca dingin lantaran bisa bikin nyaman badan.


    Apa saja minuman yang dimaksud? Dikutip dari Times of India, berikut penjelasannya:

    1. Teh Jahe

    Selain baunya yang khas, teh jahe juga rupayanya diyakini efektif membantu menghilangkan timbunan lemak di perut. Pasalnya, jahe memiliki sifat termogenik yang dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori.

    Cara pembuatannya pun simpel. Seduh secangkir teh jahe hangat dengan menyeduh irisan jahe segar ke dalam air panas. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu untuk menambah rasa.

    2. Teh Kayu Manis dan Madu

    Minuman satu ini jelas bikin nyaman, bukan karena hangatnya saja melainkan juga karena aroma dan manisnya yang khas. Sebab, kayu manis dapat membantu mengatur kadar gula darah, sekaligus berpotensi mengurangi keinginan ngemil.

    Untuk membuat minuman teh ini, campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis dengan air hangat. Tambahkan satu sendok teh madu dan aduk rata.

    Simak juga Video: KuTips: Pertolongan Pertama pada Sepatu Basah Biar Tak Rusak dan Bau

    [Gambas:Video 20detik]

    3. Teh Hijau

    Sudah banyak yang mengetahui, teh hijau amat kaya akan khasiat. Salah satunya, teh hijau kaya akan antioksidan dan dapat meningkatkan metabolisme.

    Mengolahnya pun super simpel. Caranya, seduh secangkir teh hijau dan biarkan agak dingin. Tambahkan perasan jus lemon dan satu sendok teh madu.

    4. Air Lemon Hangat

    Banyak orang terbiasa meminum infused water, yakni air mineral yang diberi potongan jeruk lemon. Sebab selain bisa menambah sensasi kesegaran, minuman ini juga diyakini efektif meningkatkan metabolisme dan melancarkan pencernaan. Dalam jangka waktu panjang, efek lain dari minuman ini tak lain membantu memangkas timbunan lemak.

    Selain menggunakan potongan jeruk lemon, minuman air lemot juga bisa dibuat dengan cara peras air perasan setengah buah lemon ke dalam secangkir air hangat. Tambahkan satu sendok madu untuk menambah rasa manis.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 7 Ritual Pagi Ampuh ‘Enyahkan’ Lemak Perut Membandel, Jangan Terlewat!


    Jakarta

    Memiliki tubuh ramping dan sehat merupakan impian banyak orang. Dalam banyak kasus, lemak perut yang membandel sulit menghilang sehingga target berat badan impian sulit dicapai.

    Lemak di perut tidak hanya mempengaruhi penampilan, tapi juga dapat memberikan dampak yang serius pada kesehatan. Timbunan lemak di perut bisa lebih berbahaya karena mengelilingi organ dalam dan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga masalah hati.

    Berikut ini adalah beberapa ‘ritual’ pagi yang bisa dilakukan untuk membantu proses menyingkirkan lemak yang ada di perut dikutip dari The Hindustan Times:


    Jaga Hidrasi

    Awali hari setelah bangun tidur dengan segelas besar air putih. Jika suka, kombinasikan air dengan jus lemon untuk menambahkan manfaat di dalamnya. Ramuan ini tidak hanya menghidrasi tubuh, tapi juga membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan melakukan detoksifikasi tubuh.

    Kebiasaan pagi ini dapat mendukung penurunan berat badan dan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    Olahraga Pagi

    Berolahraga merupakan salah satu cara paling efektif untuk membakar lemak di perut. Beberapa olahraga yang bisa dicoba seperti saat pagi yakni jalan cepat, yoga, hingga latihan interval intensitas tinggi.

    Menggerakkan badan di pagi hari dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Coba terapkan kebiasaan ini setidaknya 30 menit setiap pagi.

    Sarapan Tinggi Protein

    Asupan ketika sarapan pagi juga penting diperhatikan dalam proses pembakaran lemak perut. Sarapan tinggi protein penting untuk menjaga rasa kenyang lebih lama, membuat gula darah lebih stabil, dan meningkatkan metabolisme.

    Protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna. Hal ini membantu membakar lebih banyak kalori dan mengurangi nafsu makan sepanjang hari.

    Menerapkan Mindful Eating

    Mindful eating adalah sebuah metode makan dengan kesadaran dan perhatian penuh pada makanan. Metode makan ini dilakukan dengan tidak terburu-buru dan menikmati setiap makanan yang masuk ke mulut.

    Cara ini dapat membantu tubuh menjadi lebih selaras dengan isyarat lapar dan kenyang. Hal ini penting untuk mencegah makan berlebihan dan mengurangi risiko penumpukan lemak di perut.

    Prioritaskan Makanan Tinggi Serat

    Mengonsumsi makanan tinggi serat ketika pagi dapat membantu proses penurunan berat badan dengan lebih mudah. Makanan tinggi serat yang bisa dikonsumsi seperti biji-bijian, buah, sayur, dan kacang-kacangan.

    Serat dapat membantu mengatur rasa lapar dan membuat kenyang menjadi lebih lama. Makanan tinggi serat juga dapat meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan mengurangi masalah penumpukan lemak.

    Kelola Stres

    Stres kronis berkontribusi terhadap penambahan berat badan terutama di bagian perut. Melakukan meditasi di pagi hari bisa menjadi salah satu ritual baik untuk mengurangi tingkat stres, menyeimbangkan hormon, dan meningkatkan kesehatan mental secara utuh.

    Pastikan Tidur Cukup

    Pastikan tubuh mendapatkan tidur yang cukup. Hal ini sangat penting dalam proses pengelolaan berat badan dan kesehatan secara keseluruhan. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan regulasi hormon, meningkatkan nafsu makan, dan meningkatkan penyimpanan lemak terutama di area perut.

    Usahakan mendapat tidur berkualitas selama tujuh sampai sembilan jam setiap malam untuk membantu proses pembakaran lemak tubuh dan membantu mengurangi lemak tubuh.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Deretan Makanan Ini Bisa Bantu Hempaskan Lemak di Perut, Bye Buncit!


    Jakarta

    Lemak perut yang yang ‘membandel’ kerap menjadi masalah besar dalam proses penurunan berat badan. Lemak di perut atau yang dikenal juga dengan lemak visceral melapisi ruang antara organ di dalam perut sehingga berisiko memberikan efek yang membahayakan untuk kesehatan.

    Banyaknya jumlah lemak visceral dikaitkan dengan berbagai macam penyakit seperti diabetes tipe dua, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker. Dikutip dari NY Post, berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat membantu proses penurunan berat badan dan mengurangi lemak di perut:

    Kimchi

    Makanan fermentasi kubis dari Korea Selatan ini rupanya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 116 ribu orang di Korsel, makanan ini dapat mengurangi risiko obesitas hingga 11 persen.


    Orang yang menyukai makan kimchi cenderung memiliki lingkar perut yang lebih kecil menurut penelitian yang diterbitkan oleh BMJ Open tersebut. Hal itu diakibatkan oleh bakteri hidup yang ada di kimchi tersebut.

    “Kimchi rendah kalori, kaya akan serat makanan, bakteri asam laktat, vitamin, dan polifenol,” ucap peneliti.

    Protein Rendah Lemak

    Beberapa jenis sumber protein rendah lemak seperti daging putih, ikan, daging merah tanpa lemak, tahu, dan kacang-kacangan memiliki manfaat yang besar dalam proses penurunan berat badan. Ahli diet di Inggris Priya Tew menuturkan pemilihan jenis protein ini dapat mempermudah jalan menuju berat badan ideal.

    “Saya tidak mengatakan ada makanan tertentu yang dapat mengurangi atau mencegah lemak di perut, melainkan pendekatan gaya hidup. Mengonsumsi makanan ala mediterania terbukti baik untuk tekanan darah, kesehatan jantung, dan kesehatan secara keseluruhan,” kata Priya.

    Diet mediterania memang menjadi salah satu pola diet yang banyak dianjurkan selama proses penurunan berat badan. Pola makan ini menekankan variasi konsumsi buah-buahan, sayuran hijau, lemak sehat seperti minyak zaitun dan kacang-kacangan, serta makanan tinggi omega 3 seperti salmon dan tuna.

    Alpukat

    Sumber lemak sehat juga bisa didapatkan dari buah alpukat. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan, alpukat, dan minyak zaitun dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu melawan perkembangan lemak visceral. Selain itu, lemak sehat ini juga berperan mengatur hormon dan meningkatkan kesehatan metabolisme.

    Greek Yogurt

    Greek yogurt memiliki kandungan probiotik yang tinggi. Probiotik baik untuk meningkatkan mikrobioma usus yang sehat dan dikaitkan dengan pengurangan lemak visceral.

    Selain itu, greek yogurt juga dapat mengatur peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga mampu berkontribusi pada berat badan yang lebih sehat.

    Oatmeal

    Oatmeal merupakan jenis makanan yang memiliki serat larut tinggi. Serat larut memiliki manfaat untuk menurunkan glukosa darah, meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan, dan mengurangi risiko diabetes tipe dua.

    Oatmeal juga membantu menekan nafsu makan dan memperpanjang durasi kenyang untuk membantu mengurangi lemak visceral.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Pakar Ungkap 7 Minuman yang Bisa Bantu Bakar Lemak, Perut Mendadak Auto Rata

    Jakarta

    Tidak ada yang mau memiliki perut buncit. Selain merusak penampilan, perut buncit juga dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit dan membahayakan kesehatan.

    Untungnya, menghilangkan perut buncit tidaklah sesulit yang dibayangkan. Selain dengan rajin berolahraga, mengonsumsi minuman tertentu juga dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan dan menghilangkan perut buncit.

    Pertanyaannya, minuman apa yang bisa membantu proses tersebut? Ahli diet teregistrasi Trista Best, MPH, RD, LD, mengatakan minuman untuk membantu menurunkan berat badan itu umumnya terbuat dari sayur atau buah, dan beberapa jenis teh tertentu.


    Penting diingat, hanya mengonsumsi minuman-minuman ini saja tidak cukup untuk menghilangkan perut buncit. Minuman-minuman ini dapat membantu mempercepat penurunan berat badan apabila dipadukan dengan gaya hidup sehat dan pola makan seimbang.

    Lalu, apa saja jenisnya? Dikutip dari Eat This, berikut daftar minuman yang bisa membantu memangkas lemak dan menghilangkan perut buncit.

    1. Teh hijau

    Teh hijau sejak lama dikenal sebagai salah satu minuman yang bermanfaat untuk kesehatan. Khasiat teh hijau berasal dari kandungan antioksidan bernama katekin yang ada pada minuman tersebut.

    Katekin juga berperan dalam menurunkan berat badan. Antioksidan ini dapat meningkatkan pembakaran lemak, sensitivitas insulin, serta membantu menjaga berat badan tetap ideal.

    “Teh hijau mengandung antioksidan dan senyawa, seperti katekin, yang dapat membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak,” ujar Best.

    2. Air lemon

    Best menuturkan air lemon mengandung vitamin C tinggi yang dapat meningkatkan proses pembakaran lemak dalam tubuh. Air lemon juga dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga membantu menekan nafsu makan dan mencegah overeating.

    “Dia (lemon) juga menambah rasa pada air biasa membuatnya lebih nikmat untuk diminum,” ucap Best.

    3. Air timun

    Selain nikmat sebagai lalapan, timun juga bisa diolah menjadi minuman untuk membantu menghilangkan perut buncit. Best menjelaskan campuran air dan timun dapat membantu mengelola berat badan dan menghidrasi tubuh.

    Tak hanya itu, timun juga rendah kalori dan mengandung senyawa yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan.

    4. Air jahe

    Tak hanya sebagai penyedap masakan, jahe juga kerap diolah menjadi obat alami untuk beragam penyakit. Bahkan, air jahe juga dikonsumsi untuk membantu menghilangkan perut buncit.

    Jahe mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk meredakan berbagai masalah pencernaan. Air jahe juga dapat mengatasi kembung yang membuat perut terlihat buncit sementara.

    “Jahe memiliki sifat anti peradangan dan bisa membantu pencernaan, sehingga berpotensi mengurangi kembung dan membuat perut rata,” tutur Best.

    5. Teh peppermint

    Sama seperti air jahe, teh peppermint dapat membantu mengurangi gas lambung, kembung, dan gangguan pencernaan. Hal ini dapat membuat perut menjadi lebih nyaman dan tampak lebih rata.

    “Teh peppermint dapat meredakan ketidaknyamanan akibat masalah pencernaan dan mengurangi kembung, membuatnya jadi pilihan yang tepat untuk membuat perut lebih rata,” kata Best.

    6. Air kelapa

    Meski tidak secara langsung menyasar lemak perut, air kelapa dapat membantu meningkatkan fungsi metabolisme, mencegah retensi air, mengurangi kembung, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

    “Air kelapa adalah minuman alami yang kaya akan elektrolit dan dapat mencegah dehidrasi, serta menyeimbangkan cairan tubuh,” ucap Best.

    7. Air putih

    Sesimpel air putih saja ternyata juga mampu membantu menghilangkan perut buncit. Best mengatakan memulai hari dengan minum air putih dapat melancarkan metabolisme serta menekan nafsu makan.

    Studi juga mengungkapkan minum air sebelum makan dapat mencegah overeating atau makan secara berlebihan. Adapun jumlah air yang disarankan adalah 8 gelas atau sekitar 2 liter per hari.

    “Tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, dan dapat membantu mengurangi nafsu makan, mencegah makan berlebihan, serta mendukung metabolisme,” tandas Best.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 7 Sayuran Penghancur Lemak di Perut, Bye-bye Buncit!

    Jakarta

    Sekadar mengadopsi pola makan yang sehat dan seimbang tidaklah cukup untuk menghilangkan lemak perut. Faktanya, jenis makanan yang dikonsumsi dapat memberikan dampak yang berbeda-beda terhadap proses penurunan berat badan.

    Begitu pula dengan sayuran. Pasalnya, mengonsumsi sayuran tertentu dapat memberikan dorongan ekstra dan meningkatkan proses pembakaran lemak. Karenanya, menambahkan sayuran-sayuran tersebut ke menu sehari-hari dapat membantu menghilangkan lemak perut dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

    Pertanyaannya, apa saja sih sayuran yang bisa membantu mengurangi lemak di perut? Dikutip dari Times of India, berikut ulasannya.


    1. Bayam

    Bayam merupakan sayuran kaya nutrisi yang bagus untuk diet apapun yang bertujuan mengurangi lemak perut. Sayuran ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Appetite mengungkapkan tilakoid yang terkandung dalam bayam dapat mengurangi rasa lapar hingga 95 persen. Selain itu, kandungan magnesium pada bayam juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang juga berperan penting dalam pengelolaan berat badan.

    2. Labu botol

    Labu botol tidak hanya rendah kalori, tapi juga kaya akan kandungan air. Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition mengungkapkan kandungan air dan serat tinggi dalam labu botol dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, serta mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

    3. Kembang kol

    Sayuran renyah ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu mengurangi lemak perut. Kembang kol mengandung senyawa indole yang terbukti dapat mengatur hormon lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

    Studi yang diterbitkan pada Journal of Nutrition juga menyebut asupan sayuran, seperti kembang kol, yang lebih tinggi dikaitkan dengan lemak visceral yang lebih rendah.

    4. Wortel

    Selain baik untuk penglihatan, wortel juga dapat membantu mengecilkan lingkar pinggang. Wortel termasuk sayuran yang rendah kalori, tinggi serat, serta kaya akan vitamin dan antioksidan.

    Sebuah studi dalam jurnal Nutrition mengungkapkan bahwa mengonsumsi sayuran berserat tinggi seperti wortel dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Wortel mentah dapat dikonsumsi sebagai camilan renyah, sedangkan wortel matang bisa ditambahkan ke berbagai masakan, seperti sup dan salad.

    5. Pare

    Pare mungkin bukan sayuran favorit semua orang karena rasanya yang pahit. Meskipun begitu, manfaat pare dalam menurunkan berat badan tidak bisa disangkal.

    Pare mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur insulin, membuat sayuran ini jadi pilihan yang tepat untuk mengelola kadar gula darah dan mengurangi lemak perut.

    6. Timun

    Kandungan air yang tinggi pada timun tidak hanya membuat sayuran ini menyegarkan, tapi efektif membantu mengurangi lemak perut. Sebuah penelitian di Journal of Human Nutrition and Dietetics menemukan diet tinggi makanan kaya air, seperti timun, dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pengelolaan berat badan.

    7. Brokoli

    Brokoli adalah sayuran padat nutrisi yang dapat membantu menghilangkan lemak perut. Selain kaya akan serat, brokoli juga mengandung sejumlah senyawa lain yang dapat meningkatkan pembakaran lemak di dalam tubuh.

    Sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menemukan konsumsi brokoli dapat menyebabkan penurunan lemak visceral, yaitu lemak yang tersimpan di sekitar perut Anda. Brokoli dapat diolah menjadi aneka masakan, seperti tumisan, salad, atau sup untuk mendapatkan khasiatnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Ternyata Ini Waktu Terbaik Sarapan dan Makan Malam untuk Hilangkan Lemak Perut


    Jakarta

    Peneliti telah menentukan waktu terbaik untuk sarapan dan makan malam jika ingin menghilangkan lemak perut. Sebuah studi baru yang dilakukan oleh peneliti Spanyol menunjukkan bahwa diet seseorang juga dapat membantu menghilangkan lemak perut, semuanya berkaitan dengan waktu makan.

    Sebuah tim ilmuwan yang dipimpin oleh Universitas Granada dan Universitas Negeri Navarra meneliti manfaat puasa intermiten dalam hal mengurangi lemak.

    Puasa intermiten mengacu pada tidak makan untuk jangka waktu yang lama, sering kali dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori pada hari-hari tertentu dalam sepekan atau tidak makan di antara waktu makan malam dan waktu makan pertama pada hari berikutnya.


    Salah satu jenis puasa intermiten yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir melibatkan pengurangan jumlah jam yang dihabiskan untuk makan dan perpanjangan jam puasa-tidak makan-setiap hari. Ini dikenal sebagai makan dengan pembatasan waktu.

    Dalam penelitian tersebut, waktu makan peserta dikurangi menjadi 6-8 jam. Penelitian tersebut melibatkan 197 peserta berusia antara 30 dan 60 tahun yang mencoba tiga metode puasa berbeda selama 12 minggu. Berikut ini pembagiannya.

    Puasa dini: makan antara pukul 9 pagi dan 5 sore (49 peserta)

    Puasa larut: makan antara pukul 2 siang dan 10 malam (52 peserta)

    Puasa yang dipilih sendiri: memilih slot waktu makan yang diinginkan, biasanya antara pukul 12 malam dan 8 malam (47 peserta)

    49 peserta sisanya mengikuti program edukasi gizi tentang diet Mediterania dan gaya hidup sehat.

    Temuan penelitian mengungkapkan bahwa puasa intermiten tidak lebih efektif daripada program nutrisi dalam mengurangi lemak visceral, lapisan lemak yang berada lebih dalam di rongga perut dan mengelilingi organ vital.

    Namun, kelompok yang berpuasa, terlepas dari jenis puasa mereka, kehilangan lebih banyak berat badan (rata-rata 3 hingga 4 kg) dibandingkan dengan peserta yang makan secara normal.

    Kelompok yang berpuasa lebih dini kehilangan lebih banyak lemak subkutan perut dibandingkan kelompok lain yang kehilangan lebih banyak lemak subkutan perut, yakni lemak yang berada tepat di bawah kulit perut. Artinya, sarapan pada pukul 9 pagi dan makan malam sebelum pukul 5 sore bisa jadi cara terbaik, menurut penelitian yang dipublikasikan di Nature Medicine.

    Seorang profesor madya di Fakultas Ilmu Olahraga di Universitas Granada, Jonatan Ruiz, mengatakan kepada Sun Health mengatakan makan dengan batasan waktu, khususnya menyelesaikan makan sebelum pukul 5 sore, bisa menjadi strategi praktis dan efektif untuk mengelola berat badan dan mengurangi lemak perut setelah periode makan berlebihan.

    “Pendekatan ini selaras dengan ritme sirkadian alami, yang meningkatkan kesehatan metabolisme dan pengurangan lemak,” katanya, dikutip dari The Sun.

    “Jika Anda sarapan sekitar pukul 8 pagi dan makan terakhir sekitar pukul 10 malam, ini berarti jendela makan Anda sekitar 14 jam sedangkan jendela puasa Anda adalah 10 jam,”

    Makan pada waktu yang tidak teratur atau larut malam dapat mengganggu ritme biologis tubuh dan meningkatkan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, dan diabetes tipe 2 , klaim tim studi.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Ahli Gizi Spill Minuman yang Bisa Hempaskan Lemak di Perut

    Jakarta

    Lemak tubuh memiliki berbagai fungsi penting dalam tubuh, mulai dari menyimpan vitamin tertentu hingga menjaga tubuh tetap hangat. Tetapi, ada satu jenis lemak tubuh yang kurang baik bagi kesehatan, yaitu lemak visceral atau lemak perut.

    Di dalam rongga perut, bentuk jaringan adiposa atau jaringan lemak ini mengelilingi organ-organ penting, seperti lambung, hati, dan usus. Untungnya, ada satu minuman yang membantu mengurangi lemak di perut, yakni kopi.

    Dikutip dari Eating Well, penelitian telah mengaitkan minum kopi dengan penurunan lemak di tubuh. Misalnya, sebuah studi tahun 2025 yang melibatkan lebih dari 45 ribu orang menemukan bahwa mereka yang minum kopi, rata-rata 1,7 cangkir per hari, memiliki lemak perut yang jauh lebih rendah dibandingkan yang tidak minum.


    Meskipun penting untuk memiliki sedikit lemak visceral melindungi organ-organ, terlalu banyak lemak itu dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

    “Jika seorang peminum kopi rutin, Anda dapat terus melakukannya (dalam jumlah sedang). Atau, jika Anda biasanya tidak menikmati kopi pagi, mungkin ini bisa menjadi alasan untuk mulai meminumnya,” tulis para peneliti.

    Mengapa Kopi dapat Membantu Mengurangi Lemak Visceral?

    Menurut ahli diet Megan Byrd, RD, ada beberapa faktor yang berperan. Berikut deretan manfaat kopi untuk mengurangi lemak di perut.

    1. Kafein dapat mendukung metabolisme

    Kandungan kafein dalam kopi yang terkenal sebagai penambah energi bisa menjadi salah satu kunci penurunan lemak visceral. Byrd mengatakan para ahli telah lama meyakini bahwa kemampuan kafein untuk meningkatkan metabolisme yang membuat kopi dapat mendorong penurunan berat badan.

    Namun, ia menunjukkan bahwa studi terbaru tidak menemukan efek yang sama dari teh hijau, yang juga mengandung kafein.

    “Kopi biasanya mengandung lebih banyak kafein dibandingkan teh hijau, yang dapat meningkatkan laju metabolisme istirahat lebih lanjut. Bahkan, beberapa studi telah menetapkan bahwa kopi dapat meningkatkan metabolisme antara 5-20 persen, setidaknya selama tiga jam setelah dikonsumsi,” jelas Byrd.

    2. Kopi mengandung antioksidan

    Kopi mengandung antioksidan yang tinggi. Setiap cangkir mengandung 200-550 mg antioksidan, yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel.

    Selain itu, memasukkan banyak antioksidan ke dalam pola makan merupakan cara lain untuk berpotensi mengurangi lemak di perut. Sebuah studi tahun 2024 menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak antioksidan dapat dikaitkan dengan berkurangnya jaringan adiposa viseral.

    Di dalam kopi, juga ditemukan kandungan asam klorogenat dan kafestol, yang merupakan antioksidan yang dapat membantu mengurangi lemak visceral. Selain itu, asam klorogenat dapat mengurangi berat badan dan lingkar pinggang.

    Sementara kafestol, telah dikaitkan dengan penurunan berat badan dan volume lemak visceral.

    “Diperkirakan senyawa-senyawa ini dapat mempengaruhi metabolisme dan pemecahan lemak, menawarkan mekanisme potensial di balik efek kopi terhadap lemak visceral,” tulis studi.

    3. Kopi mengurangi nafsu makan

    Manfaat potensial lain dari kafein untuk lemak visceral adalah mengurangi rasa lapar. Ahli gizi Beth Conlon, PhD, RDN, mengatakan kafein dalam kopi dapat merangsang sistem saraf dan berpotensi mengurangi nafsu makan.

    “Dengan demikian, kopi dapat berkontribusi pada penurunan asupan kalori, yang secara tidak langsung mengurangi lemak perut seiring waktu,” beber Conlon.

    Conlon juga mencatat bahwa pengurangan nafsu makan akibat kopi tidak berarti harus mengganti waktu makan dengan kopi saja.

    “Kopi itu sendiri bukanlah makanan. Penting untuk mengonsumsi nutrisi yang cukup dan makanan seimbang sepanjang hari demi nutrisi dan kesehatan yang baik,” tegasnya.

    Cara Minum Kopi untuk Hempaskan Lemak Perut

    Tidak semua minuman kopi merupakan cara ampuh untuk menghilangkan lemak di perut. Hal terpenting adalah apa yang dimasukkan atau dicampurkan ke dalam kopi.

    “Jika Anda menambahkan banyak lemak dan gula ke dalam kopi, manfaat kesehatannya mungkin tidak sesegar hanya dengan minum kopi hitam,” tutur Byrd.

    Namun, jika tidak terbiasa merasakan rasa sepat kopi hitam, ada banyak pilihan sehat lainnya. Bisa dengan menambahkan sedikit susu atau alternatif susu, seperti oat atau almond yang dapat memberikan rasa manis pada kopi tanpa terlalu banyak banyak gula tambahan.

    “Juga, memperhatikan waktu minum itu penting. Nikmati kopi Anda lebih awal agar tidak mengganggu tidur,” pungkas Conlon.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied