Tag: lemari

  • Waspada! Ngengat Kain Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari



    Jakarta

    Sering menemukan lubang-lubang kecil pada pakaian? Bisa jadi itu tanda pakaian digigit oleh ngengat. Walau ada serangga lain yang bisa jadi pelakunya, yakni kumbang karpet, tetapi ia lebih mudah dibasmi daripada ngengat.

    Namun, tidak semua ngengat dapat menggerogoti pakaian karena sebetulnya mereka makan tanaman. Jadi, yang menggerogoti pakaian hanyalah ngengat kain atau clothes moth.

    Dilansir dari situs NY Times, ngengat kain berukuran sekitar 1 cm dan memiliki warna kuning atau keabu-abuan. Ngengat kain akan mencari tempat yang gelap, hangat, dan lembap untuk bertelur, seperti pakaian kotor apalagi jika ada noda keringat dan noda makanan.


    Clothes moths (T. bisselliella )/ngengat kainClothes moths (T. bisselliella )/ngengat kain Foto: via Michigan State University

    Larva ngengat berukuran sangat kecil dan tertutup oleh lapisan perekat. Larva-larva ini yang akan memakan kain. Mereka juga sangat menyukai serat yang berasal dari hewan, seperti wol, bulu halus, dan kasmir. Salah satu mengetahui adanya larva ngengat kain yaitu terdapat jaring seperti ingus kering.

    Hal yang Harus Dilakukan Jika Ada Ngengat Kain di Lemari

    Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

    Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

    Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

    Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

    Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Dikutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

    Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Sering Bersih-Bersih tapi Rumah Tetap Kotor? Coba Cek 5 Hal Ini



    Jakarta

    Rumah sering berdebu dan selalu terasa kotor tentu sangat menjengkelkan. Apalagi itu terjadi meski rumah sudah sering dibersihkan.

    Ternyata itu merupakan hal yang wajar. Ada hal-hal yang menyebabkan rumah kita sering berdebu dan terasa kotor meski sering dibersihkan.

    Nah, ini alasan rumah sering berdebu dan terasa kotor:


    1. Pintu dan Jendela Terbuka

    Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

    Tapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

    Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

    2. AC dan Kipas Kotor

    Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila terhidup akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

    Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

    3. Banyak barang menumpuk

    Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

    Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

    4. Cek barang di atas lemari

    Biasanya kita menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

    Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

    5. Bersihkan lantai dan perabotan secara rutin

    Jangan pernah menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin.

    (das/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas Agar Kinclong Lagi


    Jakarta

    Kulkas wajib dibersihkan secara berkala agar tidak mengeluarkan aroma tak sedap. Namun, jangan hanya membersihkan interior kulkas saja, tetapi bagian luarnya juga perlu diperhatikan.

    Terkadang, bagian luar kulkas sering luput dari perhatian pemiliknya. Padahal, kalau tidak dibersihkan maka eksterior kulkas bisa berdebu, baret, bahkan berjamur.

    Meski tidak berdampak pada makanan dan minuman yang disimpan di dalam kulkas, tetapi lemari es yang kotor dapat mengganggu pemandangan. Lantas, bagaimana cara membersihkan bagian kulkas? Simak tipsnya dalam artikel ini.


    Cara Membersihkan Bagian Luar Kulkas

    Coba kamu perhatikan bagian gagang dan atap lemari es, apakah terlihat kotor dan berdebu? Jika iya, maka sudah saatnya untuk dibersihkan. Dilansir situs Better Homes & Gardens, Kamis (29/5/2025), berikut tips membersihkan bagian luar kulkas:

    1. Cairan Pembersih Serbaguna

    Cara yang pertama adalah dengan menggunakan cairan pembersih serbaguna. Kamu bisa membelinya di minimarket maupun toko online dengan harga terjangkau.

    Untuk cara pakainya, semprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, lalu bersihkan pada area eksterior kulkas yang kotor seperti gagang dan pintu kulkas. Setelah itu, lap dengan kain kering dan pastikan tidak ada lagi kotoran yang menempel.

    Apabila kamu memiliki kulkas baja antikarat di rumah, cara membersihkannya sedikit berbeda. Pertama, bersihkan dulu permukaan kulkas dengan kain microfiber basah, lalu keringkan dengan kain.

    Jika ada noda yang sulit hilang, cobalah digosok menggunakan alkohol. Cara pakainya, tetes 2-3 kali alkohol ke kain microfiber kering, lalu gosok secara perlahan di area yang terdapat noda. Setelah itu, keringkan lagi dengan kain agar tidak ada sisa alkohol yang menempel.

    2. Kemoceng

    Untuk membersihkan bagian atas kulkas, disarankan menggunakan kemoceng yang terbuat dari bulu ayam. Pastikan kamu menggunakan masker agar partikel debu tidak terhirup dan masuk ke dalam tubuh.

    Bersihkan debu secara perlahan sampai bersih. Jika masih ada sisa kotoran yang sulit hilang, bersihkan dengan cairan pembersih dan kain microfiber.

    3. Sabun Cuci Piring

    Bagian karet pintu kulkas juga perlu dibersihkan secara rutin. Soalnya, bagian ini bisa kotor dan berjamur seiring waktu jika tidak dirawat. Selain itu, karet yang sudah kotor bikin pintu kulkas tidak bisa tertutup rapat.

    Untuk cara membersihkannya bisa pakai sabun cuci piring dan air hangat. Lalu, gosok bagian karet pintu kulkas menggunakan spons secara menyeluruh. Setelah bersih dan tak ada noda, keringkan dengan kain microfiber kering.

    Itulah tiga cara membersihkan bagian luar kulkas agar kinclong lagi. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Jurus Jitu Simpan Barang Berharga di Rumah



    Jakarta – Kamu merasa bingung jika harus menyimpan barang berharga di rumah? Menyimpan di dalam lemari terkadang tidak cukup aman, apalagi hanya diletakkan saja secara sembarangan. Sebab, masih ada resiko barang berharga tersebut dicuri oleh para pencuri.

    Nah, agar barang berharga seperti perhiasan, emas, uang atau surat berharga aman, berikut ada 5 tips menyimpan barang berharga di rumah yang aman yang dikutip dari Cekaja, Kamis (11/1/2024), simak penjelasan berikut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Merapikan Pakaian di Laci Lemari dengan Efektif



    Jakarta

    Ada beragam cara untuk menyimpan pakaian. Selain menggantung dan menumpuknya di rak lemari, pakaian juga bisa disimpan di dalam laci. Namun, menyimpan pakaian di dalam laci lemari bisa menjadi tugas yang menantang, terutama jika kita tidak konsisten dalam melakukannya.

    Jangan khawatir, dengan panduan langkah demi langkah yang tepat, kamu bisa menyimpan pakaian di dalam laci dengan rapi dan teratur.

    Melansir Real Simple, Kamis (8/2/2024), berikut cara bagaimana menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci dengan efektif.


    Mengapa Menyimpan Pakaian di Dalam Laci Lemari?

    Menurut Lauren Moyer, seorang profesional pengatur dari Simplified by Lauren, laci adalah solusi yang sangat baik karena mudah diakses dan memberikan penyimpanan tertutup untuk melindungi pakaian dari debu dan sinar matahari.

    “Laci adalah solusi yang bagus ketika Anda menginginkan sesuatu yang mudah diakses, tetapi tetap dalam keadaan tertutup,” tutur Lauren Moyer dilansir dari Real Simple, Kamis (8/2/2024).

    Tak hanya itu, menyimpan pakaian di dalam laci juga bisa memudahkan kita dalam mengkategorikan setiap jenis pakaian, seperti kaus, celana, dan kemeja. Bahkan, kita juga bisa memisahkan laci untuk pakaian dalam dan aksesoris, seperti ikat pinggang dan syal.

    Cara Menyimpan dan Merapikan Pakaian di Dalam Laci

    Nah, setelah mengetahui alasannya, berikut cara menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci yang bisa kamu terapkan di rumah.

    Langkah 1: Bersihkan Gudang dan Ukur Laci

    Sebelum kamu mulai menyimpan dan merapikan pakaian, pastikan untuk membersihkan laci agar pakaian disimpan di ruang yang bersih. Selain itu, kamu juga harus mengukur tinggi, lebar, dan panjang setiap laci. Hal ini akan mempermudah dalam memilih pemisah dan pengatur laci yang sesuai. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi pedoman kita saat melipat pakaian.

    Langkah 2: Seleksi Pakaian

    Sebelum menyusunnya kembali, lakukan seleksi pakaian terlebih dahulu. Buang pakaian yang tidak lagi kamu pakai atau yang sudah rusak, dan prioritaskan pakaian yang sering kamu kenakan. Dengan demikian, akan akan memiliki lebih banyak ruang untuk menyimpan barang-barang yang benar-benar kamu butuhkan.

    Langkah 3: Kategorikan Pakaian

    Setelah kamu memilah pakaian, kategorikan sesuai dengan preferensi. Beberapa orang menyukai pengaturan berdasarkan warna, sementara yang lain lebih suka mengelompokkan pakaian berdasarkan jenisnya. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.

    Langkah 4: Susun Pakaian dengan Rapi

    Langkah terakhir adalah menyusun pakaian dengan rapi di dalam laci. Lipatlah pakaian dengan metode yang konsisten dan tumpuklah secara vertikal di dalam pemisah laci. Pastikan setiap item memiliki tempatnya sendiri agar mudah diakses dan tidak mudah berantakan.

    Untuk menjaga laci tetap rapi dan teratur, berpeganglah untuk menjaga kebersihan dan kerapiannya dengan konsisten. Gunakan label untuk membantu identifikasi setiap laci dan berkomitmenlah untuk membersihkan secara berkala agar pakaian tidak berantakan.

    Demikianlah cara bagaimana menyimpan dan merapikan pakaian di dalam laci dengan efektif. Dengan mengikuti panduan ini, kamu akan memiliki laci yang rapi dan fungsional, serta bisa mengakses pakaian dengan lebih mudah. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Hilangkan Bubuk Kayu di Rumah


    Jakarta

    Kamu pernah mendengar suara gemerincing dari dalam furnitur kayu di rumah? Atau pernah menemukan bubuk kayu halus di sekitar permukaan lemari? Kemungkinan besar Itu adalah pertanda kehadiran kumbang bubuk kayu, serangga perusak yang mengincar perabotan kesayangan kamu. Serangga ini tidak hanya merusak keindahan furnitur, tapi juga bisa melemahkan struktur kayu, menimbulkan masalah kesehatan, dan bahkan menurunkan nilai properti kamu, lho.

    Masyarakat mungkin lebih akrab dengan rayap kayu sebagai serangga yang paling banyak menyerang perabotan kayu, tapi jangan salah kumbang bubuk kayu atau teter juga merupakan serangga perusak kayu nomor dua sesudah rayap! Teter bisa merusak dan menggerogoti perabotan kamu sampai keropos dan rusak. Oleh karena itu, penting untuk mencegah dan tau cara menghilangkan bubuk kayu akibat serangan teter ini.

    Dengan langkah-langkah yang tepat dan bahan-bahan yang mudah didapatkan, kamu bisa mengatasi masalah ini secara efektif tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah cara-cara mudah dan praktis untuk menghilangkan bubuk kayu dan mengusir teter dalam sekejap.


    Menggunakan Insektisida

    Cara termudah dan tercepat untuk membasmi bubuk kayu adalah dengan menggunakan insektisida khusus untuk kumbang bubuk kayu. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Pilihlah insektisida yang dirancang khusus untuk mengatasi serangan kumbang bubuk kayu. Pastikan juga kamu sudah memilih produk yang aman untuk kayu. Lalu, baca dan ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan dengan cermat.

    2. Saat kamu mulai menyemprotkan insektisida, pastikan untuk menggunakan masker dan sarung tangan untuk melindungi tangan kamu dari paparan bahan kimia.

    3. Semprotkan insektisida secara merata pada semua permukaan kayu yang terinfeksi oleh bubuk kayu.

    4. Terakhir, biarkan insektisida bekerja selama periode yang disarankan oleh produsen, biasanya beberapa hari, untuk memastikan kumbang dan larvanya terbunuh.

    Menggunakan Bantuan Sinar Matahari

    Sinar matahari dapat membantu untuk mengatasi masalah bubuk kayu karena panas dari sinar matahari dapat membunuh kumbang bubuk kayu.

    1. Pilihlah hari yang cerah dan panas untuk menjemur perabotan kayu yang terkena serangan kumbang bubuk kayu.

    2. Bawa perabotan kayu ke luar ruangan dan pastikan semua permukaan kayu terkena sinar matahari secara langsung.

    3. Biarkan perabotan terkena sinar matahari selama beberapa jam untuk membunuh kumbang dan larvanya.

    4. Pastikan juga untuk membalik perabotan agar semua bagian bisa terkena sinar matahari dengan merata.

    Memanfaatkan Oven Di rumah

    Jika kamu memiliki oven rumah, kamu bisa memanfatkannya untuk mengatasi masalah teter dan bubuk kayu. Untuk benda kayu kecil yang tidak memiliki kain atau bulu yang menempel, kamu bisa menggunakan oven untuk membasmi bubuk kayu. Caranya begini:

    1. Panaskan oven pada suhu antara 48°C – 60°C. Suhu ini cukup tinggi untuk membunuh kumbang dan larvanya tanpa merusak benda kayu.

    2. Pastikan benda kayu yang kamu masukkan ke dalam oven tidak memiliki kain atau bulu yang mudah terbakar.

    3. Letakkan benda kayu di dalam oven dan biarkan terpapar panas selama minimal 6 jam.

    4. Periksa secara berkala untuk memastikan suhu tetap stabil dan tidak melebihi batas yang aman.

    Memakai Minyak Neem

    Mengunakan minyak neem adalah cara alami yang bisa kamu coba untuk membasmi teter yang ada di rumah kamu.

    1. Campurkan minyak neem dengan air dalam perbandingan 1:1 untuk membuat larutan yang efektif dalam membasmi kumbang bubuk kayu.

    2. Gunakan kuas atau spons untuk mengoleskan campuran minyak neem ke permukaan kayu yang terinfeksi.

    3. Pastikan kamu sudah melapisi semua bagian kayu yang terkena serangan kumbang dengan merata.

    4. Biarkan campuran minyak neem meresap ke dalam kayu selama beberapa jam sebelum membersihkannya.

    Menggunakan Cuka Putih

    Cuka putih adalah bahan alami lainnya yang dapat membasmi kumbang bubuk kayu.

    1. Campurkan cuka putih dengan air dalam perbandingan 1:1 untuk membuat larutan yang efektif dalam membasmi kumbang bubuk kayu.

    2. Semprotkan larutan cuka putih ke permukaan kayu yang terinfeksi dengan menggunakan botol semprot.

    3. Pastikan kamu menyemprotkan larutan secara merata dan menyeluruh ke seluruh permukaan kayu yang terkena serangan kumbang.

    4. Biarkan larutan cuka putih meresap ke dalam kayu selama beberapa jam sebelum membersihkannya.

    Tips Tambahan

    1. Saat membersihkan area yang terkena bubuk kayu, gunakan vacuum cleaner dengan penyaring berstandard high efficiency particulate absorbing atau HEPA untuk menangkap partikel-partikel kecil.

    2. Pastikan untuk membuang kantong vacuum cleaner dengan hati-hati agar kumbang bubuk kayu tidak menyebar ke area lain.

    3. Selalu gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan bubuk kayu untuk melindungi diri dari paparan debu dan bahan kimia.

    4. Perbaiki segala kerusakan yang disebabkan oleh serangan kumbang bubuk kayu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada kayu.

    5. Gunakan obat anti-serangga secara berkala untuk mencegah serangan kumbang bubuk kayu di masa depan, terutama pada perabotan kayu yang rentan terhadap serangan tersebut.

    Nah, itulah beberapa cara mudah dan tips untuk mengatasi serangan teter dan bubuk kayu di rumah kamu. Namun, perlu diingat bahwa cara termudah untuk menghilangkan bubuk kayu tergantung pada tingkat keparahan serangan kumbang bubuk kayu, ya! Jika serangan teter sudah parah, kamu mungkin perlu menggunakan jasa profesional untuk membasminya. Semoga membantu!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Manfaat Punya Walk-In Closet, Simpan Baju Jadi Lebih Praktis!


    Jakarta

    Menyimpan pakaian nggak mesti di dalam lemari yang sempit dan tertutup. Ada alternatif lain untuk menyimpan baju, yakni menggunakan walk-in closet.

    Kamu bisa membuat walk-in closet, ruangan khusus untuk menyimpan pakaian, sepatu, dan aksesoris. Ruangan ini bakal cocok banget buat kamu yang punya banyak pakaian yang bisa membludak kalau disimpan di lemari.

    Daripada lemari menjadi pengap dan berantakan, cobalah menyimpan baju di walk-in closet biar lebih praktis. Kalau kamu masih ragu, yuk cek manfaat walk-in closet berikut ini, dilansir dari Versa Robes, Kamis (20/6/2024).


    Manfaat Walk-in Closet

    1. Lebih Praktis

    Tidak jarang jika lemari pakaian kamu bisa tidak teratur karena baju yang terlalu banyak. Oleh karena itu, walk-in closet bisa menjadi akses mencari pakaian kamu dengan lebih mudah.

    Walk-in closet bisa memberikan kemudahan untuk solusi penyimpanan menjadi lebih teratur dan rapi setiap saat, karena ruangannya yang luas. Dengan begitu kamu bisa menambah bangku untuk melipat atau menyetrika pakaian.

    Jika kamu memiliki cukup ruangan ekstra, kamu bisa memanfaatkan sebagai area riasan atau ruang ganti serta menyimpan aksesoris. Kamu bisa menambahkan beberapa pencahayaan di sekitarnya serta cermin berukuran penuh sehingga ini akan memberikan daya tarik pada rumah kamu.

    2. Melindungi Pakaian

    Lemari pakaian membutuhkan aliran udara masuk ke dalam agar terhindar dari penumpukan jamur, lumut, dan bau tidak sedap dan apak karena disebabkan area terlalu pengap.

    Lemari pakaian dengan pintu penutup tidak memungkinkan udara masuk. Walk-in closet membantu kamu untuk mengalirkan kelembapan dari kamar tidur sehingga uap tidak terperangkap.

    Walk-in closet bisa membantu pakaian kamu berbau lebih segar dari sebelumnya. Ini bagus untuk banyak jenis-jenis kain, terutama jenis kulit yang perlu udara. Pakaian kamu juga tidak akan cepat kusut tanpa perlu disetrika.

    3. Hemat Biaya

    Walk-in closet sebenarnya terbilang cukup menghemat biaya dibanding lemari biasa. Ini tergantung dengan desainnya, tetapi salah satu aspek yang membuat walk-in lebih murah karena biasanya didesain tanpa adanya pintu, engsel, pegangan serta finishingnya. Hal ini justru membuat lebih sedikit pekerjaan pemasangan strukturalnya.

    4. Menghemat Ruang Lantai

    Walk-in closet tidak memakan tempat seperti lemari biasa sebab ini tidak ada pintu yang perlu dibuka ke luar serta tidak membutuhkan pintu geser. Lemari walk-in ini dapat memanfaatkan area yang tidak beraturan dan tidak perlu digunakan untuk hal lain sehingga tidak boros ruangan. Desain walk-in closet bisa berbentuk persegi, L atau miring. Menentukan desain lemari kamu dapat membantu menata kamar tidur menjadi lebih menarik, nyaman, dan kekinian.

    5. Membuat Tampilan Lebih Menarik

    Walk-in closet sangat diminati terutama bagi rumah baru karena tampilannya yang mewah, praktis, dan fungsional dibandingkan lemari biasa. Selain itu, jika kamu memiliki walk-in closet dan mempertimbangkan untuk menjual hunian kamu, ini akan menjadi daya tarik bagi calon pembeli rumah karena ini bisa menambah nilai pada desain rumah kamu.

    Itulah manfaat walk-in closet yang bisa kamu pertimbangkan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Meja Kitchen Island? Ini Pengertian dan Fungsinya


    Jakarta

    Kamu pasti pernah memiliki atau melihat meja di dapur yang berfungsi sebagai tempat persediaan makanan, meja masak, atau tempat penyimpanan. Meja pengganti sederhana ini sebenarnya adalah pendahulu dari meja dapur modern, yang telah disesuaikan untuk fungsi yang maksimal.

    Meja island kadang digunakan sebagai meja makan yang tidak terlalu formal, atau sebagai pembatas menggantikan dinding antara dapur, ruang tamu, dan area lainnya. Meja island menjadi bagian penting dalam desain rumah dan dapur saat ini. Ada banyak variasi yang bisa kamu pilih di pasaran.

    Apa yang Dimaksud Meja Island?

    Melansir dari Whirlpool, Jumat (28/6/2024) meja island adalah meja fungsional yang terpisah dari dapur. Desainnya tergantung letak dapur, missal bisa sejajar dengan lemari yang diletakkan di tengah dapur, dan bisa juga dimasukkan ke dalam atau dipisahkan dari dekorasi dapur.


    Desain meja island biasanya memakai meja yang halus, missal granit, kuarsa, marmer, atau meja balok sederhana sebagai ruang yang dipakai untuk menyiapkan makanan atau memasak. Kalau cukup besar, desain bisa meliputi kompor, wastafel, stop kontak, rak handuk, serta tempat sampah untuk utilitas tambahan.

    Meja island biasanya dilengkapi dengan rak penyimpanan, rak handuk atau tempat menggantung peralatan dapur, serta bisa berupa desain portable atau tetap. Bisa juga ditambahkan tempat duduk dan makan informal, jauh dari area memasak. Di sini kamu bisa menyantap minuman dengan tenang setelah bekerja, atau sekadar mengobrol dengan tamu.

    Merencanakan Meja Island

    Meja island paling cocok jika disesuaikan dengan rumahmu, tergantung pada beberapa factor. Terutama yang berkaitan dengan ketersediaan uang dan fungsionalitas meja island.

    Pikirkan lagi apakah meja island tersebut hanya untuk estetika atau kamu benar-benar membutuhkannya. Berikut garis besar yang bisa bantu merencanakan pemasangan meja island.

    Fungsi Meja Island

    Pertama, perhatikan fungsi utamanya apakah itu untuk menyediakan tempat duduk tambahan atau apakah meja itu untuk tempat penyimpanan peralatan dapur atau makanan. Jenis meja island, desain, ukuran, dan tinggi, serta perabotannya akan bergantung pada fungsi utama ini.

    Tidak seperti meja dapur biasa, meja island yang diperuntukkan untuk memasak berbeda dengan meja island yang untuk makan dan bersantai. Meja dapur yang untuk masak, memilik meja yang aman untuk menyiapkan makanan, lemari penyimpanan berjenjang atau rak-rak dangkal untuk menyimpan peralatan dapur.

    Sementara meja island untuk makan dan bersantai, seperti meja island bertingkat dua, biasanya memiliki ruang kaki terbuka untuk pengunjung. Meja island seperti itu ditujukan untuk dapur keluarga yang lebih besar dan bagi mereka yang lebih suka makan di dapur.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Dia Daftar Barang yang Harus Ada di Kamar Tidur, Sudah Lengkap Belum?


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat penghuni rumah menghabiskan banyak waktu di dalamnya. Untuk mendukung aktivitas di kamar, ada sejumlah barang yang sering digunakan penghuni rumah.

    Mengingat kamar ini dipakai untuk tidur, bersantai, dan menyimpan harta pribadi. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan sejumlah barang untuk mengoptimalkan fungsi ruangan.

    Apa saja ya barang wajib di kamar tidur? Berikut ini daftarnya, dikutip dari The Spruce, Jumat (28/6/2024).


    Barang Wajib di Kamar Tidur

    1. Matras

    Tentu saja tempat tidur menjadi furnitur utama di ruangan ini dengan komponen utamanya, yakni matras. Benda ini merupakan investasi yang besar karena dapat memengaruhi kualitas tidur, sehingga penting mencari matras berkualitas yang nyaman digunakan.

    2. Bantal

    Bantal membuat tidur menjadi lebih nyaman karena dapat memberi ganjalan empuk supaya badan tidak sakit di pagi hari. Kamu bisa memilih bantal dengan beragam jenis isi dan tingkat keempukan yang sesuai dengan seleramu.

    3. Bingkai Tempat Tidur

    Sebaiknya matras diletakan di atas bingkai tempat tidur. Ada banyak desain tempat tidur yang bisa kamu pilih menyesuaikan dengan estetika kamar. Lalu, kamu juga bisa menggunakan bingkai yang dilengkapi headboard ataupun ruang penyimpanan di bawahnya.

    4. Seprai & Sarung Bantal

    Tempat tidur tidak lengkap tanpa seprai dan sarung bantal yang berfungsi sebagai ‘pakaian’ bagi kasur. Penting sekali memilih seprai dan sarung bantal yang terbuat dari bahan yang nyaman menjadi alas tidur serta memiliki desain yang cocok dengan estetika ruangan.

    5. Meja Nakas

    Meski meja nakas atau meja sebelah tempat tidur biasanya untuk dekorasi kamar, meja ini sebenarnya sangat fungsional. Meja nakas membantu mengorganisir barang-barang di kamar karena ruang penyimpanannya, lalu bisa sebagai tempat meletakan lampu, kotak tisu, jam, atau buku.

    6. Lampu Tidur

    Penerangan ruangan sangat penting untuk menunjang kamar tidur, terlebih untuk memastikan kualitas tidur. Selain ada lampu utama di plafon, lampu tidur juga diperlukan untuk memberi penerangan yang tidak terlalu terang ketika akan tidur.

    7. Gorden

    Gorden atau penutup jendela berfungsi untuk menjaga privasi penghuni kamar dan menghalau cahaya masuk. Tak hanya itu, pemilihan gorden dengan desain, bahan, dan tipe yang tepat juga bisa menambah keindahan dari kamar tidur.

    8. Karpet

    Sebagai tambahan, karpet cukup penting untuk mengubah suasana kamar tidur. Karpet yang empuk dan hangat bisa menambah kenyamanan ruangan, apalagi desainnya dapat melengkapi interior ruangan.

    9. Tempat Penyimpanan

    Harta dan benda pribadimu tentu membutuhkan ‘rumah’ di dalam kamar tidur. Pastikan untuk menyediakan tempat penyimpanan yang cukup untuk semua barangmu. Kamu bisa menggunakan rak, lemari, keranjang, dan wadah untuk menyimpan barang-barang dengan teratur.

    10. Jam Alarm

    Kamu juga memerlukan jam di dalam kamar tidur, namun lebih utamanya jam alarm agar tidak terlambat bangun. Ada beragam jam alarm tersedia di pasaran yang bisa kamu pilih sesuai selera atau estetika kamar tidur.

    11. Cermin

    Terakhir, kamu juga membutuhkan cermin untuk mengecek penampilan setiap pagi sebelum beraktivitas. Sebaiknya memilih cermin dengan ukuran penuh agar bisa melihat penampilan dari ujung kepala sampai kaki. Selain fungsional, cermin bisa menjadi barang dekor sekaligus memancarkan pantulan cahaya di dalam ruangan.

    Itulah daftar barang yang mesti ada di kamar tidur. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 5 Hal Ini Kalau Rumah Kamu Nggak Mau Terlihat Kotor


    Jakarta

    Buat kamu yang sibuk sehingga tidak bisa punya banyak waktu untuk membersihkan rumah, bisa coba tips berikut ini. Sebab, ada beberapa hal di rumah yang justru bikin rumah kamu terlihat kotor.

    Adanya debu atau kotoran di rumah memang hal yang wajar terjadi. Namun, banyaknya debut juga bisa terjadi dari desain rumah yang dipilih.

    Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu hindari agar rumah tidak mudah terlihat kotor.


    Cat dengan Hasil Akhir Glossy

    Cat dinding dengan hasil akhir glossy memang cantik, namun hal itu bisa menarik kotoran. Sebab, cat glossy bisa lebih mudah menampakkan sidik jari, goresan, corengan.

    Lantai dan Kabinet Dapur Berwarna Gelap

    Lantai kayu berwarna gelap bisa menjadi pilihan jika rumah kamu memang memakai konsep yang ‘dark’. Namun, lantai kayu gelap bisa membuat rumah tampak kotor dan harus sering dibersihkan karena akan terlihat jelas jika ada kotoran, misalnya jika kamu memiliki rambut berwarna terang atau memakai sepatu di rumah.

    Tak hanya itu, kabinet di dapur yang berwarna gelap juga rentan membuat rumah tampak kotor. Hal itu karena sidik jari, minyak, dan debu lebih mudah terlihat kabinet warna gelap.

    “Pilih lemari dengan warna yang terang atau sedang untuk mencegah penumpukan debu yang terlihat dan pembersihan yang rumit,” kata Founder ADL Interiors Jacqueline Norrise, dikutip dari Real Simple, Minggu (7/7/2024).

    Kabinet Terbuka

    Memiliki kabinet terbuka memang stylish dan memudahkan dalam beraktivitas di dapur. Namun, hal itu juga bisa membuat debu menumpuk sehingga harus sering dibersihkan dan dirapikan.

    Gorden Berlapis-lapis

    Hindari pemakaian gorden dengan desain berlapis atau multi-layered karena cukup sulit untuk dibersihkan. Kamu bisa memilih gorden yang simple dan bisa dicuci di mesin cuci untuk memudahkan perawatan.

    Terlalu Banyak Dekorasi

    Dekorasi yang terlalu banyak kurang cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah. Norrise menyarankan untuk mengurangi dekorasi dan menggunakan hiasan yang berdampak saja.

    “Barang-barang dekoratif yang berlebihan akan menyebabkan seringnya dibersihkan dan selanjutnya berkontribusi terhadap kekacauan visual,” ujarnya.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari agar rumah kamu tidak terlihat kotor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com