Tag: lemari kayu

  • Cara Mudah Cegah Jamur di Lemari Kayu, Bisa dengan Bahan Alami


    Jakarta

    Lemari kayu sudah menjadi andalan masyarakat Indonesia untuk menyimpan berbagai macam pakaian hingga barang-barang berharga.

    Bukan karena daya tahan bebannya saja, lemari pakaian berbahan kayu juga memiliki nilai estetiknya tersendiri. Biasanya lemari kayu dibuat dengan ukiran-ukiran khas yang akan membuat kamar kita terlihat jauh lebih cantik.

    Namun sayangnya, lemari pakaian berbahan kayu juga memiliki kekurangannya tersendiri. Lemari pakaian yang berbahan kayu cenderung akan mengundang jamur dan lumut untuk tumbuh di dalamnya.


    Hal ini sering membuat kita khawatir pakaian yang kita simpan di dalamnya juga akan ditumbuhi oleh jamur yang akan membuat kulit tubuh kita terasa gatal, bahkan bisa menimbulkan alergi.

    Lalu, sebenarnya apa saja sih alasan yang membuat jamur bisa tumbuh di dalam lemari?

    Alasan Jamur Tumbuh di Dalam Lemari Kayu

    Dikutip dari online-bedrooms.co.uk, tumbuhnya jamur di dalam lemari biasanya disebabkan oleh tingkat kelembaban yang tinggi di dalam lemari tersebut.

    Umumnya hal ini terjadi ketika suhu di dalam rumah kamu lebih tinggi dibandingkan dengan suhu di luar rumah, hal ini bisa mengakibatkan terjadinya kondensasi yang nantinya bisa menempel pada dinding lemari. Kondensasi inilah yang akan menjadi penyebab dinding lemari kamu lembab dan mudah untuk ditumbuhi jamur.

    Tapi kamu tidak perlu khawatir, masalah seperti ini sebenarnya bisa dicegah dengan beberapa langkah mudah. Selain itu, ada juga beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mencegah lemari kamu ditumbuhi jamur.

    Cara Mudah Cegah Jamur Tumbuh di Lemari

    1. Buat Ventilasi Pada Lemari

    Cara yang pertama adalah dengan membuat ventilasi udara pada lemari kamu. Dengan ini lemari akan mendapatkan akses aliran udara segar, sehingga tingkat kelembaban di dalam lemari tersebut berkurang.

    2. Tata Rapi Pakaian

    Bila kamu memiliki banyak pakaian, ada baiknya bila kamu menata pakaian tersebut supaya tidak menumpuk pada satu tempat. Bila ruangan pada lemari tersebut terlalu penuh, aliran udara akan menjadi terhalang sehingga lemari akan menjadi lembab.

    3. Gunakan Penyedot Debu

    Rutin membersihkan bagian dalam lemari dengan penyedot debu bisa membantu mengurangi kemungkinan tumbuh dan menyebarnya spora jamur pada lemari pakaian kamu.

    4. Atur Suhu Ruangan

    Jamur sangat mudah untuk tumbuh pada lingkungan dingin yang lembab. Maka dari itu, alangkah baiknya bila kamu mengatur suhu ruangan rumah kamu sesuai dengan kondisi cuaca, sehingga tidak terjadi kondensasi yang akan membuat ruangan menjadi lembab.

    5. Jaga Tingkat Kelembaban Ruangan

    Jaga tingkat kelembaban pada rumah kamu tetap berada pada angka 40% – 60%, tujuannya agar mengurangi kemungkinan terjadinya penumbuhan jamur pada furnitur kayu di dalam rumah kamu.

    6. Buka Jendela Kamar Secara Rutin

    Membuka jendela rumah kamu, khususnya ruangan kamar tempat lemari kayu tersebut berada bisa membantu mengurangi tingkat kelembaban. Membuka jendela pada siang hari bisa memberikan hasil setara dengan memasang dehumidifier.

    7. Cek Kebocoran

    Bila kamar tidur kamu bersebelahan dengan kamar mandi, kamu wajib untuk mengecek bagian dinding yang mengarah ke kamar mandi tersebut, terutama bila lemari yang kamu pasang tepat berada di dinding yang mengarah ke kamar mandi tersebut.

    Bila tembok tersebut terjadi kebocoran atau rembesan air, ada kemungkinan air tersebut membasahi lemari pakaian kamu yang nantinya akan membuat jamur tumbuh di lemari tersebut.

    Nah, selain dengan cara di atas, ada juga bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengurangi tingkat kelembaban pada lemari kamu. Berikut contoh bahan dan cara menggunakannya.

    8. Pastikan Pakaian Kering Sebelum Disimpan

    Bahaya jadinya ketika kamu terlalu cepat menyimpan pakaian yang baru saja dicuci. Pakaian yang masih sedikit lembab bisa menyebabkan udara di dalam lemari menjadi lembab. Maka dari itu, kamu wajib untuk memastikan agar pakaian yang masuk ke dalam lemari kamu sudah dalam keadaan kering.

    Bahan Alami Untuk Mencegah Jamur Pada Lemari

    1. Cuka Putih

    Bahan alami yang pertama adalah cuka putih. Cuka putih bisa mencegah bahkan hingga membasmi jamur yang sudah tumbuh pada lemari kamu. Cara menggunakannya ada 2, diantaranya yaitu.

    Disemprotkan

    Cara yang pertama yaitu dengan menyemprotkan atau mengelap permukaan lemari dengan campuran cuka putih dan air suling, tentunya kamu harus pastikan lemari tersebut sudah dikosongkan dahulu isinya.

    Campurkan Pada Cucian

    Ketika kamu mencuci baju, kamu bisa menambahkan ΒΌ cup cuka putih ke dalam mesin cuci. Cuka ini nantinya akan berfungsi sebagai pencegah pertumbuhan jamur ketika pakaian disimpan di lemari.

    2. Baking Soda

    Bukan hanya untuk membersihkan noda saja, baking soda juga bisa menyerap cairan pada udara. Menjadikan baking soda sangat cocok digunakan untuk mengurangi tingkat kelembaban pada lemari kamu.

    Caranya cukup dengan meletakkan semangkuk baking soda di dalam lemari kamu.

    3. Beras

    Beras sudah sangat sering dipercaya masyarakat Indonesia untuk mengeringkan alat elektronik yang basah. Dan memang benar nyatanya bahwa beras memiliki kemampuan menyerap air yang baik.

    Dengan ini, kamu bisa coba untuk meletakkan sekarung beras di dalam lemari kamu untuk mengurangi tingkat kelembapannya.

    Itu dia cara mudah dan beberapa bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur pada lemari kayu di rumahmu. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Basmi dan Cegah Bau Apek di Lemari Kayu


    Jakarta

    Lemari pakaian adalah salah satu furnitur yang jarang sekali diperhatikan atau dirawat di dalam rumah kita. Alasannya memang karena jarang ada aktivitas berlebih di dalam lemari pakaian ini selain untuk mengambil atau menyimpan pakaian. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa lemari pakaian juga membutuhkan perawatan khusus.

    Seiring berjalannya waktu, lemari pakaian akan menumpuk aroma kurang sedap, masyarakat Indonesia sering menyebut aroma ini dengan sebutan “bau apek”.

    Tentunya kamu tidak mau kan, baju yang sudah susah payah kamu cuci hingga wangi lalu disimpan pada lemari yang bau apek?


    Dikutip dari lenor.co.uk, bau apek ini bisa ditimbulkan oleh berbagai alasan, salah satunya adalah sirkulasi udara yang tidak lancar. Ketika lemari tertutup lama tanpa adanya sirkulasi udara, lemari akan menjadi lembab dan menimbulkan bau tidak sedap.

    Maka dari itu, penting bagi kamu untuk menjaga aliran udara di dalam lemari kamu supaya tidak terjadi bau apek di dalam lemari pakaian kamu.

    Nah, bagi kamu yang lemari pakaiannya sudah terlanjur bau apek, kamu tidak perlu khawatir. Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk membasmi bau apek di dalam lemari pakaian kamu.

    Tips Ampuh Basmi Bau Apek di Dalam Lemari

    1. Keluarkan Isi lemari

    Cara yang pertama adalah dengan mengeluarkan semua isi di dalam lemari kamu, lalu cek apakah pakaian di dalam lemari tersebut sudah menyerap bau apek lemari atau belum.

    Bila pakaian tersebut sudah bau, kamu harus segera untuk memisahkannya dan mencucinya kembali.

    2. Cek Sumber Bau

    Setelah lemari kosong, selanjutnya kamu cek menyeluruh bagian dalam lemari tersebut. Cek bagian-bagian yang berpotensi menjadi sumber bau apek tersebut, seperti area yang berjamur atau lembab.

    Bila kamu menemukan area yang berjamur, cobalah untuk mencari cara membersihkannya sesuai dengan bahan lemari kamu.

    3. Gunakan Penyedot Debu

    Setelah bagian yang berjamur dibersihkan, selanjutnya kamu perlu untuk membersihkan semua bagian dalam lemari tersebut dengan penyedot debu. Terutama pada laci dan bagian dari lemari tersebut.

    4. Gunakan Cuka Putih

    Setelah lemari selesai dibersihkan, selanjutnya kamu bisa menyemprotkan atau membasahi bagian dalam lemari tersebut dengan campuran dari cuka putih dan air hangat. Gunanya adalah untuk menghilangkan sisa bau apek yang masih tersisa di dalam lemari tersebut.

    5. Biarkan Terbuka

    Setelah selesai menyemprotkan air cuka, selanjutnya kamu harus membiarkan lemari tersebut dalam keadaan terbuka lebar selama beberapa hari. Tujuannya adalah untuk memberikan aliran udara segar dan mengeluarkan semua bau apek yang tersisa.

    6. Letakkan Baking Soda di Dalam Lemari

    Bila setelah beberapa hari bau apek tersebut masih tersisa, kamu bisa coba untuk meletakkan semangkuk baking soda ke dalam lemari tersebut, lalu tutup dan biarkan semalaman.

    Kamu bisa coba ulangi langkah ini hingga bau apeknya hilang secara menyeluruh.

    Nah setelah lemari kamu sudah terbebas dari bau apek, ada juga nih cara untuk membuat lemari kamu jadi lebih tahan dari bau apek. berikut caranya.

    Cara Cegah Lemari Pakaian Agar Tidak Bau Apek

    1. Berikan Ruang yang Cukup

    Salah satu alasan lemari menjadi bau apek adalah karena aliran udara yang tidak baik. Maka dari itu, kamu perlu untuk menata isi di dalam lemari supaya tidak terlalu padat.

    2. Simpan Baju yang Jarang Terpakai

    Bila pakaian kamu terlalu banyak, cobalah untuk menyimpan beberapa pakaian yang jarang dipakai ke dalam vacuumed bag (tas kedap udara)

    3. Masukkan Sepatu pada Kotaknya

    Bila kamu tipe orang yang menyimpan sepatu pada lemari, alangkah baiknya bila kamu menyimpannya pada kotak sepatunya tersendiri atau memasukkannya pada wadah khusus.

    4. Gunakan Pengharum Lemari

    Cobalah untuk menggunakan produk pengharum lemari, atau kamu juga bisa membuat pengharum sendiri semacam kantong potpourri. Pengharum ini bisa mencegah timbulnya bau apek pada lemari.

    Nah itu dia beberapa tips untuk membasmi serta mencegah bau apek di dalam lemari pakaian kamu. Kedepannya jangan sampai lupa untuk merawat lemari pakaianmu ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab, Pencegahan dan Cara Basminya


    Jakarta

    Lemari kayu adalah salah satu furnitur yang umum ada di rumah masyarakat Indonesia. Bahan kayu masih sering dijadikan andalan masyarakat Indonesia ketika membeli sebuah furnitur, khususnya lemari.

    Bukan hanya karena kekokohannya saja, lemari berbahan kayu masih sering dipilih karena nilai estetiknya yang bisa membuat suasana rumah menjadi lebih elegan. Selain itu, lemari kayu juga sering dijual dengan desain ukiran yang khas dan cantik.

    Namun sayangnya, furnitur berbahan kayu seperti ini juga memiliki kelemahan fatal, yaitu sering dijadikan target serangan rayap.


    Serangan rayap ini, selalu menjadi mimpi buruk kebanyakan orang, terutama bagi yang memiliki banyak furnitur berbahan kayu di ruamhnya. Masalahnya, furnitur berbahan kayu asli biasanya dijual dengan harga yang tidak murah.

    Tentunya kamu tidak mau kan, bila lemari kayu yang sudah dibeli mahal langsung rusak hanya karena sekelompok rayap?

    Nah, bagi kamu yang khawatir lemari kayu kamu dirusak oleh rayap, kamu harus simak cara mengenali tanda-tanda lemari kayu kamu sedang diserang oleh rayap, juga cara mencegah dan membasminya di bawah ini.

    Tanda-Tanda Lemari Diserang Rayap

    Dikutip dari 9reno.com, ada 4 tanda yang bisa dengan mudah kamu kenali ketika ada rayap yang sedang bersarang di lemari kayu kamu.

    1. Kerusakan Pada Kayu

    Bila kamu melihat ada lubang-lubang pada lemari kamu, besar kemungkinannya bahwa lemari tersebut sedang diserang oleh rayap.

    Rayap selalu menggerogoti kayu dari bagian dalamnya, oleh karena itu, untuk memastikannya kamu bisa coba untuk mengetuk bagian kayu yang berlubang tersebut, bila suaranya nyaring, itu artinya kayu tersebut memiliki rongga di dalamnya yang kemungkinan besar disebabkan oleh rayap.

    2. Banyak Residu Kayu/Frass

    Frass adalah sebutan untuk residu kayu berbentuk bulat atau oval hasil dari aktivitas rayap pada sebuah kayu. Bila kamu menemukan banyak frass di sekeliling lemari kayu kamu, itu artinya lemari kamu sedang diserang oleh rayap.

    3. Jalur Tanah

    Rayap biasanya membuat sebuah terowongan yang terbuat dari tanah sebagai sarana transportasi mereka. Bila kamu melihat ada sebuah jalur tanah yang mengarah ke lemari kamu, itu artinya rayap sudah berhasil menembus lemari kayu kamu.

    4. Banyak Sayap Berserakan

    Rayap sering memutuskan sayapnya ketika ingin membuat sarang di sebuah tempat. Bila kamu menemukan banyak sayap rayap berserakan di sekitar lemari kamu, itu tandanya rayap tersebut sudah bersarang di lemari kamu.

    Bila kamu menemukan adanya tanda-tanda tersebut pada lemari dan sekitarnya, kamu bisa coba untuk membasminya dengan cara berikut.

    Cara Basmi Rayap dari Lemari Kayu

    1. Termite Bait

    Sistem termite bait adalah sistem berupa jebakan berisi pestisida untuk memancing rayap dan membunuhnya secara perlahan.

    2. Pestisida

    Seperti serangga lainnya, rayap juga bisa dibasmi oleh pestisida/insektisida

    3. Panggil Tenaga Ahli

    Bila kamu ragu untuk melakukannya sendiri kamu bisa coba untuk mengundang tenaga ahli untuk memberikan rekomendasi cara yang tepat dan ampuh untuk membasmi rayap tersebut.

    Setelah lemari kayu kamu sudah terbebas dari rayap, kamu juga wajib untuk melakukan langkah pencegahan supaya rayap tersebut tidak kembali menyerang. Berikut cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah rayap kembali menyerang lemari atau furnitur kayu di rumahmu.

    Cara Cegah Rayap Serang Lemari Kayu

    1. Jaga Lemari Tetap Kering

    Rayap sangat tertarik dengan lingkungan yang lembab. Oleh karena itu, kamu perlu untuk memastikan bahwa lemari kamu selalu dalam keadaan kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

    2. Lakukan Pengecekan Rutin

    Selalu pastikan agar seisi rumah kamu terhindar dari tanda-tanda serangan rayap.

    3. Tambal Retakan

    Retakan atau lubang pada rumah kamu bisa jadi tempat akses masuk rayap dari luar rumah. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk selalu memastikan bahwa rumah kamu terbebas dari retakan tempat akses masuk rayap.

    4. Gunakan Bahan Anti Rayap

    Cara yang terakhir tentunya dengan memilih lemari kayu yang sudah dilapisi dengan bahan anti rayap.

    Itu dia beberapa cara mengenali tanda rayap masuk rumah beserta cara mencegah dan membasminya. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tips agar Lemari Kayu Terhindar dari Serangan Rayap


    Jakarta

    Lemari kayu merupakan salah satu furnitur yang banyak digunakan di rumah karena keindahan dan ketahanannya. Namun, masalah utama yang sering dihadapi adalah serangan rayap. Hal ini dapat merusak kayu dan membuat lemari menjadi rapuh.

    Jika tidak ditangani dengan baik, rayap bisa menyebar dan merusak lemari. Untuk mencegahnya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar lemari kayu tetap awet dan bebas dari rayap.

    8 Tips agar Lemari Kayu Terhindar dari Serangan Rayap

    Rayap adalah serangga yang bisa menyebabkan kerusakan pada furniture kayu seperti lemari. Mengutip laman Hitech Termite, Might Mite Termite, WUDSG, dan Lajaunie’s Pest Control, berikut beberapa tips agar lemari kayu terhindar dari serangan rayap.


    1. Gunakan Cat Anti Rayap

    Untuk lemari kayu baru, jangan lupa untuk melapisinya dengan cat anti rayap. Cat ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan lapisan keras dan mengkilap yang akan mengusir rayap.

    Setelah mengaplikasikannya, biarkan kayu mengering sekitar 6-8 jam. Selesaikan dengan pelapisan atau laminasi.

    Untuk furnitur lama, cat dan poles setidaknya lima tahun sekali. Pilih pernis berbahan dasar minyak atau anti rayap. Pelapisan berkala bisa membantu mengusir rayap

    2. Hindari Kelembapan

    Area lembap di sekitar lemari kayu akan menarik rayap. Jadi, pastikan lemari kayu dalam keadaan kering. Hindari meletakkan lemari kayu di tempat yang gelap dan lembab.

    Selain itu, jangan pernah membersihkannya dengan air atau cairan lain. Lemari kayu harus dibersihkan dengan kain kering.

    3. Paparkan Lemari ke Sinar Matahari

    Sinar matahari berfungsi sebagai disinfektan alami. Rayap juga tidak menyukai cahaya dan panas. Kalau kamu menduga adanya serangan rayap, coba biarkan lemari terkena sinar matahari yang terik selama sekitar dua hari. Cara ini akan membantu mengusir rayap dan menghilangkan kelembaban.

    4. Cegah Lemari Kayu Bersentuhan dengan Tanah

    Tanah mengandung air yang meningkatkan kemungkinan adanya serangan rayap. Jadi, hindari meletakkan furnitur dengan tanah. Sebaliknya, letakkan di atas lantai beton atau keramik.

    5. Oleskan dengan Aloe Vera

    Gel aloe vera juga bisa menjadi penghalang bagi rayap. Jadi, kamu bisa mengoleskannya ke lemari untuk mencegah rayap datang. Tapi, penting untuk menggunakan gel aloe vera murni. Gel aloe vera yang bisa dibeli di toko sering mengandung bahan kimia dan pewangi yang justru bisa menarik rayap.

    6. Buat Perangkap Kardus

    Perangkap kardus dapat menjadi cara mudah untuk mengusir rayap di lemari kayu. Caranya, rendam kardus dalam air dan letakkan di area yang dihinggapi rayap. Setelah rayap terkumpul, buang atau bakar kardus.

    7. Oleskan dengan Cuka dan Minyak Zaitun

    Rayap tidak suka dengan cuka dan minyak zaitun. Jadi, mengoleskan kedua bahan ini ke lemari kayu bisa menjadi penghalang yang tidak ingin dilintasi rayap

    8. Gunakan Boraks

    Boraks merupakan insektisida yang tidak beracun dan ramah lingkungan. Kamu bisa melarutkan boraks dalam air dan mengaplikasikannya pada permukaan lemari untuk mencegah rayap secara efektif.

    Meski begitu, pastikan untuk menggunakan boraks pada konsentrasi yang tepat, sebab pengenceran yang berlebihan dapat mengurangi efektivitasnya.

    Untuk mencegah serangan rayap lebih awal lagi, tanyakan jenis kayu, polesan, laminasi dan lain sebagainya saat membeli lemari kayu. Pastikan lemari yang akan dibeli menggunakan bahan tahan rayap.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Trik Jitu Bikin Dapur Sempit Terasa Lebih Lega Tanpa Renovasi



    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di dalam rumah yang sangat penting. Biasanya dapur terletak di bagian belakang rumah. Tak jarang, dapur hanya mendapat lahan yang sempit. Padahal, banyak aktivitas yang dapat dilakukan di dapur dan membutuhkan ruang lega.

    Daripada merenovasi, dapur sempit bisa dirancang agar terkesan luas atau lega. Melansir dari situs Better Homes & Garden, berikut terdapat 6 trik yang bisa kamu lakukan membuat dapur sempit terasa lega tanpa harus renovasi.

    Beri Aksen Vertikal

    Beri aksen vertikal seperti lemari kayu yang panjang, hiasan di dinding yang tampak ke atas. Hal ini dapat memberikan kesan ketinggian langit-langit yang tampak dan menarik pandangan kita ke atas.


    Material Memantulkan Cahaya

    Pemilihan material pada interior dapur juga penting. Pilih permukaan furnitur yang memantulkan cahaya seperti ubin keramik atau meja dapur. Hal ini menambah kesan dapur sempit tampak lebih besar.

    Hindari Penumpukkan Barang

    Jaga dapur kamu tetap rapi dan bersih jika ingin terlihat luas. Jangan biarkan banyak barang diletakkan dan memenuhi meja dapur. Sebaiknya, simpan peralatan dapur di balik penyimpanan yang tertutup.

    Ubin Horizontal

    Untuk memperluas dapur secara visual, kamu juga bisa pasang ubin dengan susunan horizontal. Pola ikatan horizontal ini dapat membuat dapur menjadi lebih lebar dari ukuran sebenarnya.

    Furnitur Kaca

    Jika kamu punya lemari dapur yang berbahan kayu, kamu bisa menggantinya dengan lemari kayu yang pintunya berbahan kaca. Ini bisa menarik perhatian karena dinding akan terkesan lebih jauh. Jangan lupa untuk menata barang-barang di lemari secara rapi dan padukan warna yang serasi.

    Penyimpanan Dinding

    Untuk menambah ruang di lantai, kamu bisa memindahkan barang-barang dapur dengan menyimpannya pada penyimpanan di dinding. Hal ini membuat ruang lantai di dapur jadi lebih kosong dan lega.

    Itu dia beberapa trik yang bisa kamu lakukan untuk membuat dapur terasa lebih lega tanpa merenovasinya. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Bau Apek di Lemari Kayu


    Jakarta

    Lemari kayu memang bisa menambah kesan estetis dan alami dalam ruangan. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, lemari bisa mengeluarkan bau apek yang mengganggu. Bau ini tak hanya membuat tak nyaman, tapi juga bisa menempel pada pakaian yang disimpan.

    Bau apek biasanya muncul karena sirkulasi udara yang buruk, kelembapan tinggi, atau penumpukan debu dan jamur. Agar baju tetap wangi dan lemari bebas bau, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir dan mencegah bau apek di lemari kayu.

    Tips Menghilangkan Bau Apek di Lemari Kayu

    1. Keluarkan Semua Isi Lemari

    Langkah pertama adalah mengosongkan isi lemari. Cek apakah pakaian yang disimpan sudah menyerap bau apek. Jika iya, segera cuci ulang pakaian tersebut.


    2. Periksa Sumber Bau

    Cek seluruh bagian dalam lemari, terutama area lembap atau berjamur. Jika ditemukan jamur, bersihkan sesuai dengan jenis material kayu lemari.

    3. Bersihkan dengan Penyedot Debu

    Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu yang menumpuk di dalam lemari, terutama di bagian sudut dan laci.

    4. Semprotkan Cuka Putih

    Campurkan cuka putih dengan air hangat, lalu semprotkan ke permukaan dalam lemari. Cuka bisa membantu menetralisir bau apek yang membandel.

    5. Biarkan Lemari Terbuka

    Setelah dibersihkan, biarkan pintu lemari terbuka selama beberapa hari untuk memperlancar sirkulasi udara dan menghilangkan bau secara alami.

    6. Gunakan Baking Soda

    Letakkan semangkuk baking soda di dalam lemari dan tutup selama semalam. Ulangi jika bau masih tersisa.

    Cara Mencegah Lemari Kayu Bau Apek

    Setelah lemari bersih, berikut ini beberapa cara untuk mencegah bau apek muncul kembali:

    1. Jangan Menyimpan Pakaian Terlalu Padat

    Beri ruang antar pakaian agar sirkulasi udara tetap baik di dalam lemari.

    2. Gunakan Vacuumed Bag

    Untuk pakaian yang jarang dipakai, simpan dalam tas kedap udara agar tidak menumpuk di dalam lemari.

    3. Simpan Sepatu dalam Kotak Khusus

    Jika menyimpan sepatu dalam lemari, pastikan sepatu diletakkan di dalam kotaknya agar tidak menambah aroma tidak sedap.

    4. Gunakan Pengharum Lemari

    Pasang pengharum lemari atau kantong potpourri alami untuk menjaga aroma tetap segar.

    Dengan perawatan rutin dan cara penyimpanan yang tepat, lemari kayu bisa tetap bersih, wangi, dan bebas dari bau apek. Jangan lupa untuk mengecek dan membersihkan lemari secara berkala ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Efektif Basmi Rayap yang Suka Gerogoti Lemari Kayu


    Jakarta

    Kayu masih menjadi material pilihan banyak orang terutama ketika membuat lemari. Hal ini dikarenakan lemari kayu memiliki tampilan yang kokoh, timeless, minimalis, dan masuk dalam segala interior apa pun.

    Di sisi lain, ada satu kekurangan lemari kayu yang hingga saat ini masih jadi ancaman bagi pemakainya, yakni lemari kayu rawan rusak karena rayap.

    Rayap merupakan serangga yang hidup berkoloni. Dalam koloni tersebut, ada pembagian kasta yang jelas yaitu kasta pekerja, kasta prajurit, dan kasta reproduktif. Sekitar 90 persen anggota koloni rayap adalah kasta pekerja. Rayap tersebut bertugas untuk memelihara sarang, koloni dan anggotanya, mencari makan, grooming serta membersihkan kasta lain.


    Hewan kecil ini tidak hanya menggerogoti kayu, melainkan apa pun yang mengandung selulosa, seperti multipleks, conwood, gipsum, karpet, wall paper, buku, dan lainnya.

    Lantas, gimana cara mengatasi rayap agar tidak menggerogoti lemari kayu? Dilansir Southern Living, berikut caranya.

    1. Gunakan Asam Borat

    Mungkin beberapa detikers ada yang asing dengan nama asam borat, bahan yang disebut ampuh membasmi rayap menggerogoti lemari. Bahan ini pengaplikasiannya mudah, yakni cukup disemprotkan atau ditaburkan di area serangan rayap. Lalu, tunggu hingga larut dan oleskan ke permukaan kayu yang diganyang rayap.

    Ketika asam borat tertelan rayap, sistem pencernaan mereka akan terganggu. Tidak hanya pencernaan, eksoskeleton rayap dapat mengering sehingga perlahan-lahan mati saat bersentuhan langsung dengan asam satu ini.

    2. Manfaatkan Cuka Putih dan Air

    Cuka putih biasa dipakai untuk menghilangkan noda membandel yang menempel. Selain itu, bahan ini ampuh untuk mengusir rayap dari lemari kayu. Kandungan asam yang tinggi dapat merusak kerangka luar rayap yang rapuh sehingga tampak kering.

    Cara membuat cairannya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air dan beri sedikit beberapa tetes sari lemon.

    Ketika memakai cuka, pastikan cairan tersebut menyentuh tubuh hewan tersebut. Apabila hanya disebar di sekeliling sarang, kemungkinan untuk sayap lenyap, kecil. Saat membuat

    3. Semprotkan Air Sabun

    Apabila tidak memiliki cuka, coba pakai air yang sudah dicampurkan dengan sabun. Campuran dua bahan dapat menghambat jalan napas rayap yang biasa bernapas melalui kulit. Namun, pastikan campuran air dan sabun benar-benar dapat menghambar jalur napas tersebut. Takaran untuk campuran air dan sabun adalah 6 sendok makan sabun cair dan 8 gelas air.

    4. Trik Pancingan Kardus Basah

    Seperti yang disebut sebelumnya, rayap tidak hanya menyukai kayu, melainkan selulosa yang ada pada kardus. Untuk mengalihkan perhatiannya dari lemari kayu, coba pasang perangkap dari kardus bekas yang sedikit dibasahi. Pasanglah kardus tersebut di beberapa tempat untuk menarik mereka keluar.

    Setelah mendapati banyak rayap yang terperangkap, tuang cuka atau asam borat untuk membasminya.

    5. Jemur Lemari

    Apabila memungkinkan ketika menemukan ada tanda-tanda rayap menginvasi lemari kayu, segera bawa keluar perabotan untuk dijemur. Sinar Matahari dapat mengusir rayap untuk sementara, tetapi tidak membasmi seluruhnya.

    Perabotan tersebut cukup diletakkan di luar yang terpapar sinar matahari selama 3-5 hari. Ketika hujan, lemari wajib dimasukkan kembali.

    6. Beri Garam Dapur

    Bahan berikutnya yang bisa dipakai untuk mengusir rayap adalah garam dapur alias Sodium chloride. Caranya dengan mencampur garam dan air panas dengan rasio sama. Kemudian, masukkan ke dalam botol. Semprotkan cairan tersebut di lubang masuk sarang rayap.

    7. Minyak Atsiri

    Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang terbuat dari berbagai bahan alami, seperti jeruk, cengkeh, dan bawang putih beracun bagi rayap. Cara memasang perangkapnya adalah dengan mencelupkan kapas ke dalam campuran minyak dan air. Lalu, oleskan cairan tersebut ke seluruh lemari atau area sarang rayap. Lakukan berulang kali dengan tempo jeda beberapa hari secara rutin.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com