Tag: lemari pakaian

  • Tips Basmi dan Cegah Bau Apek di Lemari Kayu


    Jakarta

    Lemari pakaian adalah salah satu furnitur yang jarang sekali diperhatikan atau dirawat di dalam rumah kita. Alasannya memang karena jarang ada aktivitas berlebih di dalam lemari pakaian ini selain untuk mengambil atau menyimpan pakaian. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa lemari pakaian juga membutuhkan perawatan khusus.

    Seiring berjalannya waktu, lemari pakaian akan menumpuk aroma kurang sedap, masyarakat Indonesia sering menyebut aroma ini dengan sebutan “bau apek”.

    Tentunya kamu tidak mau kan, baju yang sudah susah payah kamu cuci hingga wangi lalu disimpan pada lemari yang bau apek?


    Dikutip dari lenor.co.uk, bau apek ini bisa ditimbulkan oleh berbagai alasan, salah satunya adalah sirkulasi udara yang tidak lancar. Ketika lemari tertutup lama tanpa adanya sirkulasi udara, lemari akan menjadi lembab dan menimbulkan bau tidak sedap.

    Maka dari itu, penting bagi kamu untuk menjaga aliran udara di dalam lemari kamu supaya tidak terjadi bau apek di dalam lemari pakaian kamu.

    Nah, bagi kamu yang lemari pakaiannya sudah terlanjur bau apek, kamu tidak perlu khawatir. Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk membasmi bau apek di dalam lemari pakaian kamu.

    Tips Ampuh Basmi Bau Apek di Dalam Lemari

    1. Keluarkan Isi lemari

    Cara yang pertama adalah dengan mengeluarkan semua isi di dalam lemari kamu, lalu cek apakah pakaian di dalam lemari tersebut sudah menyerap bau apek lemari atau belum.

    Bila pakaian tersebut sudah bau, kamu harus segera untuk memisahkannya dan mencucinya kembali.

    2. Cek Sumber Bau

    Setelah lemari kosong, selanjutnya kamu cek menyeluruh bagian dalam lemari tersebut. Cek bagian-bagian yang berpotensi menjadi sumber bau apek tersebut, seperti area yang berjamur atau lembab.

    Bila kamu menemukan area yang berjamur, cobalah untuk mencari cara membersihkannya sesuai dengan bahan lemari kamu.

    3. Gunakan Penyedot Debu

    Setelah bagian yang berjamur dibersihkan, selanjutnya kamu perlu untuk membersihkan semua bagian dalam lemari tersebut dengan penyedot debu. Terutama pada laci dan bagian dari lemari tersebut.

    4. Gunakan Cuka Putih

    Setelah lemari selesai dibersihkan, selanjutnya kamu bisa menyemprotkan atau membasahi bagian dalam lemari tersebut dengan campuran dari cuka putih dan air hangat. Gunanya adalah untuk menghilangkan sisa bau apek yang masih tersisa di dalam lemari tersebut.

    5. Biarkan Terbuka

    Setelah selesai menyemprotkan air cuka, selanjutnya kamu harus membiarkan lemari tersebut dalam keadaan terbuka lebar selama beberapa hari. Tujuannya adalah untuk memberikan aliran udara segar dan mengeluarkan semua bau apek yang tersisa.

    6. Letakkan Baking Soda di Dalam Lemari

    Bila setelah beberapa hari bau apek tersebut masih tersisa, kamu bisa coba untuk meletakkan semangkuk baking soda ke dalam lemari tersebut, lalu tutup dan biarkan semalaman.

    Kamu bisa coba ulangi langkah ini hingga bau apeknya hilang secara menyeluruh.

    Nah setelah lemari kamu sudah terbebas dari bau apek, ada juga nih cara untuk membuat lemari kamu jadi lebih tahan dari bau apek. berikut caranya.

    Cara Cegah Lemari Pakaian Agar Tidak Bau Apek

    1. Berikan Ruang yang Cukup

    Salah satu alasan lemari menjadi bau apek adalah karena aliran udara yang tidak baik. Maka dari itu, kamu perlu untuk menata isi di dalam lemari supaya tidak terlalu padat.

    2. Simpan Baju yang Jarang Terpakai

    Bila pakaian kamu terlalu banyak, cobalah untuk menyimpan beberapa pakaian yang jarang dipakai ke dalam vacuumed bag (tas kedap udara)

    3. Masukkan Sepatu pada Kotaknya

    Bila kamu tipe orang yang menyimpan sepatu pada lemari, alangkah baiknya bila kamu menyimpannya pada kotak sepatunya tersendiri atau memasukkannya pada wadah khusus.

    4. Gunakan Pengharum Lemari

    Cobalah untuk menggunakan produk pengharum lemari, atau kamu juga bisa membuat pengharum sendiri semacam kantong potpourri. Pengharum ini bisa mencegah timbulnya bau apek pada lemari.

    Nah itu dia beberapa tips untuk membasmi serta mencegah bau apek di dalam lemari pakaian kamu. Kedepannya jangan sampai lupa untuk merawat lemari pakaianmu ya!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Manfaat Punya Walk-In Closet, Simpan Baju Jadi Lebih Praktis!


    Jakarta

    Menyimpan pakaian nggak mesti di dalam lemari yang sempit dan tertutup. Ada alternatif lain untuk menyimpan baju, yakni menggunakan walk-in closet.

    Kamu bisa membuat walk-in closet, ruangan khusus untuk menyimpan pakaian, sepatu, dan aksesoris. Ruangan ini bakal cocok banget buat kamu yang punya banyak pakaian yang bisa membludak kalau disimpan di lemari.

    Daripada lemari menjadi pengap dan berantakan, cobalah menyimpan baju di walk-in closet biar lebih praktis. Kalau kamu masih ragu, yuk cek manfaat walk-in closet berikut ini, dilansir dari Versa Robes, Kamis (20/6/2024).


    Manfaat Walk-in Closet

    1. Lebih Praktis

    Tidak jarang jika lemari pakaian kamu bisa tidak teratur karena baju yang terlalu banyak. Oleh karena itu, walk-in closet bisa menjadi akses mencari pakaian kamu dengan lebih mudah.

    Walk-in closet bisa memberikan kemudahan untuk solusi penyimpanan menjadi lebih teratur dan rapi setiap saat, karena ruangannya yang luas. Dengan begitu kamu bisa menambah bangku untuk melipat atau menyetrika pakaian.

    Jika kamu memiliki cukup ruangan ekstra, kamu bisa memanfaatkan sebagai area riasan atau ruang ganti serta menyimpan aksesoris. Kamu bisa menambahkan beberapa pencahayaan di sekitarnya serta cermin berukuran penuh sehingga ini akan memberikan daya tarik pada rumah kamu.

    2. Melindungi Pakaian

    Lemari pakaian membutuhkan aliran udara masuk ke dalam agar terhindar dari penumpukan jamur, lumut, dan bau tidak sedap dan apak karena disebabkan area terlalu pengap.

    Lemari pakaian dengan pintu penutup tidak memungkinkan udara masuk. Walk-in closet membantu kamu untuk mengalirkan kelembapan dari kamar tidur sehingga uap tidak terperangkap.

    Walk-in closet bisa membantu pakaian kamu berbau lebih segar dari sebelumnya. Ini bagus untuk banyak jenis-jenis kain, terutama jenis kulit yang perlu udara. Pakaian kamu juga tidak akan cepat kusut tanpa perlu disetrika.

    3. Hemat Biaya

    Walk-in closet sebenarnya terbilang cukup menghemat biaya dibanding lemari biasa. Ini tergantung dengan desainnya, tetapi salah satu aspek yang membuat walk-in lebih murah karena biasanya didesain tanpa adanya pintu, engsel, pegangan serta finishingnya. Hal ini justru membuat lebih sedikit pekerjaan pemasangan strukturalnya.

    4. Menghemat Ruang Lantai

    Walk-in closet tidak memakan tempat seperti lemari biasa sebab ini tidak ada pintu yang perlu dibuka ke luar serta tidak membutuhkan pintu geser. Lemari walk-in ini dapat memanfaatkan area yang tidak beraturan dan tidak perlu digunakan untuk hal lain sehingga tidak boros ruangan. Desain walk-in closet bisa berbentuk persegi, L atau miring. Menentukan desain lemari kamu dapat membantu menata kamar tidur menjadi lebih menarik, nyaman, dan kekinian.

    5. Membuat Tampilan Lebih Menarik

    Walk-in closet sangat diminati terutama bagi rumah baru karena tampilannya yang mewah, praktis, dan fungsional dibandingkan lemari biasa. Selain itu, jika kamu memiliki walk-in closet dan mempertimbangkan untuk menjual hunian kamu, ini akan menjadi daya tarik bagi calon pembeli rumah karena ini bisa menambah nilai pada desain rumah kamu.

    Itulah manfaat walk-in closet yang bisa kamu pertimbangkan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mengubah Kamar yang Sempit Terlihat Lebih Luas dan Nyaman


    Jakarta

    Sebagai tempat paling sering ditempati di rumah, kamu pasti menginginkan kamar tidur dibuat senyaman mungkin. Namun, kondisi kamarmu tidak begitu besar sehingga tidak bisa diisi begitu banyak barang di dalamnya. Lantas bagaimana cara mendekorasi kamar yang sempit agar nyaman ditempati?

    Mendekorasi kamar tidur yang sempit adalah sebuah tantangan karena ruang yang terbatas, sementara kebutuhan barang akan bertambah seiring waktu. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena saat ini banyak cara agar kamar terlihat luas, meski ruang terbatas. Karena tak banyak ruang untuk menempatkan benda dekorasi.

    Dikutip dari Klopmart, Kamis (1/8/2024), berikut tips mendekorasi kamar yang sempit jadi terlihat lebih luas dan nyaman.


    1. Pemilihan Warna yang Tepat

    Kamu bisa membuat ilusi kamar terlihat lebih luas dengan memainkan warna. Pilih warna cat yang terang atau pastel, hindari warna-warna yang gelap. Warna juga dapat memberikan efek psikologis pada suasana hati dan kenyamanan dalam ruangan. Warna terang dapat menciptakan atmosfer yang lebih tenang dan santai, yang dapat membuat kamu merasa lebih nyaman dalam ruangan sempit.

    Kamu juga dapat menggunakan warna dengan cerdik untuk menciptakan titik fokus dalam ruangan yang sempit. Misalnya, dinding dengan warna yang lebih cerah dapat menjadi latar belakang yang sempurna untuk menonjolkan sebuah lukisan atau barang dekoratif.

    2. Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Saat ini sudah banyak inovasi dilakukan pada perabotan rumah. Satu benda yang sebelumnya hanya diperuntukkan satu fungsi, saat ini bisa dimanfaatkan untuk beragam hal. Salah satunya adalah kasur. Selain jadi tempat tidur, kasur juga bisa digunakan untuk tempat penyimpanan sehingga bisa menghemat tempat.

    Kamu bisa menggunakan tempat penyimpanan tersebut untuk meletakkan pakaian, sprei, atau barang-barang lainnya tanpa perlu memiliki lemari tambahan. Jika kamu memerlukan meja samping di sebelah tempat kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat. kamu dapat melipatnya saat tidak digunakan untuk menghemat ruang.

    3. Pakai Perabotan yang Minimalis

    Ruangan yang tidak begitu luas, sebaiknya menggunakan bentuk perabotan yang mudah ditempatkan dan tidak makan tempat. Memilih lemari pakaian dengan pintu geser lebih efisien dalam penggunaan ruang daripada lemari dengan pintu yang terbuka ke luar. Pasang rak dinding di dinding kamar kos kamu untuk menyimpan buku, dekorasi, atau barang-barang kecil lainnya tanpa mengambil banyak ruang lantai.

    Jika kamu memiliki meja rias di kamar kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat agar tidak mengganggu ruang ketika tidak digunakan. Gunakan ruang di bawah tempat tidur dengan menyimpan kotak penyimpanan atau laci bawah tempat kos untuk menyimpan barang-barang seperti seprai atau outfit kamu.

    4. Hindari Meletakkan Banyak Barang di Kamar

    Jika perabotannya sudah minimalis, kamu tidak membutuhkan banyak barang di kamar. Lalu, untuk dekorasi kamar juga tidak perlu terlalu berlebihan. Dengan dekorasi sederhana, kamu dapat menciptakan kesan visual bahwa kamar kos kamu lebih luas daripada yang sebenarnya. Desain yang terlalu rumit atau berlebihan dapat membuat ruangan terasa sesak dan berantakan. Dekorasi sederhana memungkinkan kamu untuk memaksimalkan penggunaan ruang tanpa mengisi ruang dengan barang-barang yang tidak perlu.

    5. Hindari Menempelkan Banyak Dekorasi di Dinding

    Warna cat sebenarnya sudah cukup untuk mendekorasi kamar. Namun, jika kamu merasa butuh menambahkan lukisan atau poster untuk memberikan fokus pada kamar, tempelkan seperlunya agar tidak terlihat berantakan.

    Pilih seni dinding yang vertikal dan ramping, seperti lukisan atau poster panjang. Ini akan membantu memanfaatkan ruang vertikal dan mengarahkan pandangan ke atas, menciptakan ilusi ketinggian yang lebih besar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Tidur Berantakan? Mungkin Karena Kamu Masih Lakukan 5 Kesalahan Ini



    Jakarta

    Kamar tidur seharusnya menjadi tempat perlindungan dan tempat istirahat ternyaman kamu. Menyimpan barang yang asal, akan membuat kamar kamu berantakan dan tidur kamu akan terganggu.

    Menata kamar tidur bukanlah hal yang mudah, apalagi kamu tidak memiliki waktu yang banyak untuk melakukan hal itu. Dengan menaruh barang pada tempat yang seharusnya, membuat kamar tidur kamu terhindar dari kekacauan.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa hal yang seharusnya tidak kamu simpan di kamar tidur.


    Peralatan Kantor atau Peralatan Bekerja

    Ada beberapa barang yang seharusnya tidak berada di kamar tidur, seperti printer, laptop, dan lain sebagainya. Desainer Amity Worrel memperingatkan untuk tidak meletakkan meja, kecuali meja tulis sederhana yang tidak mengingatkan pada pekerjaan.

    “Saat menciptakan ruang yang seharusnya menjadi tempat bersantai dan pelarian dari tuntutan pekerjaan, usaha, dan tugas. Penting untuk mempertimbangkan dengan cermat apa yang harus dipertahankan dan apa yang harus dihilangkan,” katanya, dikutip dari sumber yang sama.

    Terlalu Banyak Rak

    Rak terbuka yang berlebihan menyebabkan kekacauan yang tidak diinginkan. Simpan barang pada rak seminimal mungkin dan hanya sebagai hiasan kamar.

    “Saya tidak suka rak terbuka yang berlebihan di kamar tidur. Hal ini dapat menyebabkan kekacauan yang tidak diinginkan,” kata desainer Abbie Naber.

    Ponsel dan Televisi

    Menjaga kamar dari teknologi, membuat kamar tidur kamu bebas dari kekacauan dan membuat kamar menjadi tenang dan nyaman.

    Kamar tidur seharusnya menjadi zona bebas teknologi. Meskipun kamu harus menaruh ponsel, jangan menggunakan saat kamu ingin memulai untuk tidur. Hal itu akan membuat tidur kamu menjadi terganggu.

    Tambahkan buku, foto keluarga, atau barang-barang yang bisa membuat kamu nyaman dan terhindar dari stres berlebih.

    Pakaian Berantakan

    Hindari menumpuk baju di kamar tidur, hal ini akan membuat kamar tidur kamu terlihat berantakan dan menjadi tidak nyaman untuk tidur.

    Merapikan lemari pakaian menjadi kegiatan yang penting saat kamu membersihkan dan merapikan kamar tidur kamu.

    Peralatan Olahraga

    Jangan jadikan kamar tidur kamu menjadi tempat untuk kamu berolahraga. Kamar tidur harus tenang, tentram, dan menyegarkan diri kamu.

    Jangan taruh peralatan olahraga di kamar tidur, hal ini akan membuat kamu tidur kamu berantakan dan terlihat penuh.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Sempit, Hindari Simpan 6 Barang Ini di Lemari Pakaian


    Jakarta

    Menata lemari bukanlah tugas mudah, seringkali saat menata barang justru membuat lemari pakaian menjadi semakin kacau. Hal ini biasanya terjadi karena banyak yang tidak mengetahui cara menata lemari yang tepat dan barang apa yang harus disimpan.

    Agar ruang penyimpanan di lemari cukup untuk menyimpan banyak barang, kamu perlu mengosongkan ruang. Maka, baranga-barang yang tidak diperlukan harus disingkirkan. Cara ini juga disebut dengan Declutter. Dengan mulai menerapkan sistem penyimpanan seperti ini, lemari dapat lebih mudah untuk tetap rapi.

    Melansir Homes&Gardens, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa barang yang seharusnya tidak disimpan di lemari pakaian kamu.


    1. Sprei dan Handuk

    Jika kamu ingin menjadikan lemari hanya sebagai lemari pakaian, maka kamu harus memindahkan semua sprei dan handuk kamu.

    Apabila ditumpuk, sprei dan handuk memakai banyak ruang dan juga berat saat dipindahkan. Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan solusi penyimpanan lain di kamar kamu.

    2. Pakaian yang Sudah Tidak Dipakai

    Jika kamu menyimpan pakaian yang sudah tidak dipakai, keluarkan pakaian dan simpan di tempat lain atau bisa kamu sumbangkan.

    Pisahkan pakaian-pakaian ini ke dalam tumpukan yang dapat disimpan dan disumbangkan. Ini akan menciptakan ruang yang sangat dibutuhkan untuk barang-barang kamu yang lain.

    3. Barang Berharga

    Barang lain yang perlu kamu lindungi dari kerusakan adalah barang berharga kamu. Daripada membiarkannya hilang di dalam lemari, disarankan untuk menyimpan di tempat yang lebih aman dengan dokumen penting di brankas.

    4. Peralatan Olahraga

    Jika kamu adalah seseorang yang suka dalam berolahraga, mungkin kamu memiliki peralatan olahraga yang besar. Meskipun terlihat mudah dalam menyimpannya, peralatan olahraga seringkali memakan terlalu banyak ruang.

    Letakkan perlengkapan kamu di area tertentu seperti bagasi atau tas ransel sehingga semuanya siap diambill saat kamu membutuhkannya.

    5. Barang Dekorasi

    Jangan menyimpan barang dekorasi di lemari kamu, hal ini akan membuat lemari menjadi berantakan dan terlihat penuh. Simpan barang dekorasi di area garasi atau loteng sehingga tidak terlihat berantakan.

    6. Koper

    Koper adalah barang yang cukup besar dan akan memenuhi lemari apabila kamu menyimpannya di lemari pakaian kamu. Simpanlah di area lain, seperti garasi atau di bawah tempat tidur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Ini di Kamar Tidur, Bikin Nggak Mood


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan tempat untuk beristirahat dan bersantai. Maka dari itu, sebaiknya jangan simpan barang yang kurang mendukung suasana dan interior kamar kamu.

    Terkadang kita bisa menyimpan barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan di dalam kamar. Daripada kamar kamu dipenuhi barang yang kurang nyaman atau jarang digunakan, akan lebih baik kalau disingkirkan.

    Kira-kira barang apa saja yang sebaiknya disingkirkan dari kamar tidur ya? Berikut daftar susunan barang yang sangat mengganggu kedamaian dan ketenangan kamu.


    1. Selimut dan Bantal Berusia Lebih dari Lima Tahun

    Melansir Homify, pada Selasa (22/10/2024), ada sedikit perdebatan tentang jangka waktu seseorang harus mengganti selimut serta bantal. Sebagian orang ada yang menyarankan untuk membeli sprei baru setiap tahun, sedangkan sebagian lainnya sudah menggunakan sprei selama bertahun-tahun.

    Sebagian besar ahli menyarankan titik tengahnya adalah selimut dan bantal yang usianya lebih dari lima tahun wajib diganti.

    2. Buku Baca yang Tidak Pernah Dibaca

    Sebagian dari kita membaca beberapa halaman sesaat sebelum tidur sebagai bentuk relaksasi. Namun, hal itu berubah ketika kamar tidur sudah dipenuhi dengan buku-buku lama yang sudah tidak dibaca lagi.

    Hindari buku-buku yang sudah tidak terpakai dengan menyumbangkannya kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Hal ini agar bisa menciptakan suasana yang nyaman dan damai.

    3. Kasur yang Tidak Nyaman

    Tak semua dari kita memiliki perlengkapan tidur yang sama, beberapa sprei dan selimut membuat kita merasa seperti dirumah, dan yang lainnya tak tahu bagaimana terlalu kasar, terlalu halus, terlalu tipis, terlalu tebal.

    Kamu perlu segera mengganti barang-barang yang nggak nyaman digunakan dengan yang lebih baik. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri di kamar tidur.

    4. Pakaian Lama yang Tak Terpakai

    Sebagian besar dari kita memiliki lemari pakaian di kamar tidur dan terkadang lemari itu penuh dengan tumpukan pakaian yang sudah tidak terpakai. Hal ini bisa bikin kamar berantakan dan pikiran pun resah. Maka itulah sebabnya semua harus membersihkan dan menyingkirkan barang yang tidak diperlukan lagi.

    5. Hewan Peliharaan

    Walaupun kamu menyayangi anjing dan kucing, sebaiknya hewan peliharaan tidak tidur di satu kamar yang sama dengan kamu karena bulunya rontok dan sering kali membawa kotoran dari luar rumah ke tempat tidur. Ini bisa menimbulkan risiko penularan parasit dan bakteri patogen.

    Semua demi kesehatan dan kebersihan hewan itu sendiri, hewan peliharaan harus ditaruh pada keranjangnya sendiri di waktu malam hari.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil Agar Terasa Lega


    Jakarta

    Bagi kamu yang mempunyai kamar tidur kecil, mungkin harus lebih rajin merapikan barang-barang di kamar. Terlalu banyak barang yang berserakan atau menumpuk di kamar kecil bisa bikin ruangan terasa lebih sempit dan nggak enak dipandang.

    Oleh karena itu, pemilik kamar tidur kecil perlu lebih kreatif saat menyimpan barang. Kalau mau kamar terasa lega, kamu bisa mulai dari merapikan barang-barang dan menyimpannya di tempat yang tepat.

    Lalu, bagaimana cara merapikan kamar tidur kecil? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce, Senin (4/11/2024).


    Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil

    1. Berpikir Minimalis

    Terlalu banyak furnitur dan barang di kamar tidur membuat ruang terasa sempit. Buatlah ruang dengan membatasi furnitur dan barang-barang di dalam kamar. Kamu bisa mengikuti prinsip minimalis yang mengutamakan barang-barang esensial, misalkan tempat tidur, meja nakas, dan lemari pakaian. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan furnitur multifungsi.

    2. Kosongkan Permukaan Meja

    Hindari tumpukan barang yang berserakan di atas meja atau meja nakas. Biasakan untuk membiarkan meja kosong atau hanya segelintir barang saja seperti lampu, tissue, dan jam. Dengan begitu, kamar terlihat rapi karena barang-barang disembunyikan di tempat penyimpanannya.

    3. Gunakan Ruang Bawah Tempat Tidur

    Meski tidak banyak ruang di kamar tidur kecil, kamu bisa memanfaatkan ruang di bawah tempat tidur untuk menaruh barang-barang. Simpanlah barang-barang yang jarang dipakai seperti buku, tas, dan mainan dalam kotak penyimpanan, lalu taruh di bawah tempat tidur.

    4. Rutin Sortir Barang

    Kamar kecil cenderung lebih cepat menjadi berantakan. Kalau ingin menjaga ruang selalu rapi, coba untuk membuat rutinitas merapikan dan menyortir barang-barang. Singkirkan barang-barang yang tidak lagi kamu gunakan supaya tidak makan tempat.

    5. Ruang Penyimpanan Vertikal

    Apabila lantai sudah cukup dipadati beragam barang, kamu bisa menambah ruang penyimpanan secara vertikal dengan ambalan di tembok ataupun gantungan di belakang pintu kamar dan lemari. Dengan begini, barang-barang tidak akan memenuhi lantai kamar.

    Itulah cara merapikan kamar tidur kecil agar terasa lebih lega. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Ditutup! Ini Alasan Kamu Harus Buka Lemari Selama Pergi Mudik



    Jakarta

    Lemari merupakan tempat penyimpanan pakaian yang biasanya terdapat di kamar tidur. Selama ini lemari jarang dibiarkan terbuka untuk menghindari debu atau serangga yang masuk. Namun, tahukah kamu kalau selama mudik atau meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, lemari justru baiknya dibiarkan terbuka.

    Melansir dari situs Country Living, lemari pakaian dibiarkan terbuka untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Udara di dalam kamar tidur bisa saja menjadi lembap terutama pada musim panas dan mengakibatkan timbulnya penyebaran jamur. Sehingga tak hanya lemari, pintu kamar pun biarkan terbuka agar mendapat ventilasi udara yang baik.

    Jika kamu khawatir terhadap serangga yang bisa saja masuk ke dalam lemari, maka kamu bisa oleskan beberapa tetes minyak lavender sebagai pencegahan. Aroma lavender membuat serangga tidak tertarik mendekat.


    Selain pintu lemari yang dibiarkan terbuka, masih melansir dari situs yang sama, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan di dalam kamar tidur sebelum kamu berangkat mudik. Berikut penjelasannya.

    Ganti Sprei

    Akan sangat menyenangkan jika kembali ke rumah dengan sprei yang baru sepulang mudik.

    Tutup Gorden

    Menutup gorden pada siang hari merupakan pertanda bahwa rumah tersebut tidak berpenghuni. Namun, biarkan gorden sedikit terbuka untuk memberikan kesan bahwa ada oran di dalam. Akan tetapi, jangan terlalu lebar agar tidak dapat diintip langsung ke dalam.

    Putar Kasur

    Putar atau balikkan kasur untuk menjaga kualitas kasur kamu. Menurut situs Homes and Gardens, pada Senin (24/03/2025), hal ini dilakukan untuk membiarkan udara mengalir masuk ke dalam kasur secara merata di seluruh permukaannya.

    Itulah beberapa tips yang bisa kamu persiapkan untuk memastikan kamar tidur aman selama mudik. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Menata Kamar Tidur Agar Barang Tak Berjatuhan Saat Gempa


    Jakarta

    Rumah yang diguncang gempa membuat barang-barang berjatuhan, termasuk di kamar tidur. Hal ini bisa membahayakan penghuni rumah, apalagi kalau lengah saat tidur.

    Barang-barang di kamar tidur bisa jatuh dan menimpa penghuni saat terjadi gempa. Untuk mencegah hal itu terjadi, penghuni rumah bisa menata kamar tidur agar barang-barang aman ketika gempa.

    Lantas, bagaimana cara menata kamar tidur agar aman saat gempa? Simak tipsnya berikut ini yang dikutip dari Apartment Therapy.


    Cara Menata Kamar Tidur yang Aman Saat Gempa

    Inilah cara menata kamar tidur agar aman dari barang yang jatuh ketika gempa.

    1. Terapkan Minimalisme

    Cegah barang berjatuhan saat gempa dengan mengurangi barang-barang di kamar. Semakin sedikit barang yang kamu punya di kamar akan lebih baik.

    Penghuni rumah bisa menerapkan konsep minimalisme di kamar tidur. Sebab, mempunyai sedikit barang akan mengurangi kemungkinan kejatuhan barang.

    2. Posisikan Tempat Tidur Jauh dari Jendela

    Sebaiknya letakkan tempat tidur jauh dari jendela. Biasanya gempa bumi yang besar membuat kaca jendela pecah karena dinding bergoyang.

    Namun kalau tidak punya ruang yang cukup, coba pasang film kaca jendela yang bisa mencegah pecahan kaca bercecer di mana-mana.

    3. Hindari Menggantung Benda Berat di Atas Tempat Tidur

    Jangan gantung benda-benda berat di area kepala tempat tidur, terutama saat malam hari. Benda itu bisa jatuh menimpa penghuni rumah saat terjadi gempa.

    Kalau mau mendekor kamar dengan lebih aman, bisa memakai bingkai gambar yang kecil dan ringan. Selain itu, bisa juga menggantung dekorasi dari bahan kain, misalkan bendera.

    4. Amankan Furniture Besar ke Tembok

    Furniture besar yang rawan terjatuh atau bergeser, seperti rak buku dan lemari pakaian, harus dikaitkan ke dinding. Kamu bisa menggunakan sekrup atau pengait khusus untuk mengamankan furniture. Dengan begitu, kamar tidur akan lebih aman saat terjadi gempa bumi.

    Itulah beberapa tips untuk menata kamar tidur yang aman menghadapi gempa bumi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Barang yang Haram Disimpan di Lemari Pakaian, Bisa Bawa Penyakit


    Jakarta

    Ruang penyimpanan seperti lemari sangat dibutuhkan di kamar tidur untuk menyimpan segala keperluan. Namun, perlu diingat seluas apa pun lemari di kamar, tidak semua barang bisa disimpan di dalamnya.

    Dilansir Better Homes and Gardens terlalu banyak barang yang disimpan di lemari justru mempersulit penggunanya saat mencari dan bisa membawa penyakit. Ada pun barang yang seharusnya disingkarkan dari lemari, sebagai berikut.

    1. Sepatu

    Saat ini banyak ditemukan orang menyimpan sepatu di lemari yang berada di kamar. Padahal seharusnya sepatu diletakkan di dekat pintu atau tempat yang dekat dari pintu masuk. Hal ini untuk menghindari kotoran dari luar terbawa ke dalam kamar.


    Jika memiliki banyak koleksi sepatu tetapi ruang penyimpanan terbatas di dekat pintu, lebih baik mengurangi jumlah sepatu dengan meletakkan sepatu-sepatu yang sering dipakai di rak dekat pintu, sisanya bisa diletakkan di lemari penyimpanan baru di tempat lain, selain kamar tidur.

    2. Cadangan Seprai

    Barang lainnya yang sebaiknya tidak diletakkan di lemari terpisah adalah perlengkapan tempat tidur dan handuk. Sebab, barang-barang seperti handuk, seprai, hingga selimut membutuhkan ruang yang besar karena ukurannya berbeda dengan baju atau celana.

    3. Tas tangan

    Tas tangan terdiri dari berbagai jenis bahan dan bentuk. Berbeda dengan baju yang bisa dilipat dan ditumpuk, tas tangan sebaiknya dibiarkan berdiri atau diletakkan tanpa ada barang lain di atasnya. Beban dapat menekan dan mengubah bentuk tas. Selain itu, tas yang diletakkan di lemari yang sama dengan pakaian terlihat berantakan dan makan tempat.

    4. Perlengkapan Kamar Mandi

    Barang-barang di kamar mandi biasanya berbentuk cair dan mudah hancur. Barang-barang ini seharusnya disimpan di tempat tersendiri dan jauh dari pakaian.

    5. Pakaian Berbahan Tebal dan Kaku

    Pakaian seperti mantel, jaket, jaket almamater, jas, atau rok tebal lebih baik diletakkan di lemari khusus. Apabila pakaian-pakaian tersebut akan sering dipakai, bisa disimpan di gantungan khusus yang mudah dijangkau saat hendak dipakai.

    6. Banyak Gantungan Baju

    Gantungan baju ternyata menghabiskan banyak ruang pada lemari pakaian. Apalagi jika memilih gantungan baju yang memiliki pelindung plastik. Agar lemari terlihat lebih rapih dan tidak sempit, kurangi jumlah pakaian di lemari. Simpan atau sumbangkan pakaian yang sudah tidak terpakai.

    7. Alat Olahraga

    Bagi kalian yang senang olahraga di rumah, pasti memiliki peralatan olahraga pendukung seperti dumbel, matras yoga, atau resistance band, dan lainnya. Namun, jangan simpan alat olahraga tersebut di dalam lemari pakaian. Selain terlalu makan tempat, alat olahraga membawa bakteri dan bau ke pakaian di dalam lemari. Buat tempat khusus untuk menyimpan alat olahraga yang lebih aman.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com