Tag: lemari

  • Ternyata Begini Lho Membuat Dapur yang Ideal


    Jakarta

    Menciptakan dapur yang ideal, nyaman dan fungsional memerlukan perhatian pada berbagai elemen, dari ukuran ruangan hingga material yang digunakan.

    Kamu dapat menentukan ukuran dapur sendiri, tentu dengan ukuran yang ideal, ukuran meja berdasarkan tinggi badan, jenis lantai apa yang cocok,serta material terbaik untuk dapur. Bukan hanya sekedar tempat memasak, dapur juga merupakan pusat aktivitas dirumah.

    Menetapkan Prioritas

    Ukuran dapur sangat bergantung pada beberapa faktor seperti, berapa luas ruangan di rumah untuk dapur.


    Diperlukan banyak ruang untuk dapur, karena dapur bukan hanya untuk tempat memasak, atau juga menyimpan peralatan, bisa jadi tempat makan atau bahkan yang hobi memasak menjadikan dapur untuk tempat hiburan dan melampiaskan bakatnya.

    Standar Ukuran Dapur yang Ideal

    Agar bisa mendapatkan dapur yang fungsional, kamu harus mengikuti beberapa standar ukuran yang ideal.

    Bagi kamu yang memiliki rumah dengan ruang terbatas, ukuran dapur kecil yang ideal adalah sekitar 2,5 x 3m, dengan ukuran ini kamu bisa mendapatkan dapur yang cukup untuk menampung lemari es, kompor dan wastafel.

    Jika memiliki ruang yang lebih besar atau berukuran sedang sekitar 3 x 3 m, kamu bisa menambahkan kabinet yang lebih banyak untuk penyimpanan ekstra.

    Aturan Segitiga Kerja (Work Triangle)

    Dalam menentukan ukuran dapur yang ideal, kamu juga perlu memperhatikan aturan segitiga kerja.

    Ini adalah konsep desain yang mengatur 3 area utama dapur yaitu, kompor, wastafel dan lemari es.

    Dalam ulasan Detikcom, Rabu (14/2/2024) diungkap jika pada saat membuat desain dapur impian, benda utama yang harus ada di sana adalah kompor.

    Menyusun Tata Letak Dapur

    Setelah menentukan ukuran dapur, tata letak juga penting untuk diperhatikan. Seperti, dapur linear (satu baris) cocok untuk dapur kecil dengan lebar minimal 1,5 meter.

    Selain itu terdapat pula jenis dapur L-shape, jenis dapur ini sesuai dengan ruangan yang lebih luas agar memungkinkan penggunaan sudut secara optimal.

    Bisa juga kamu memakai jenis U-shape yang di rekomendasikan untuk dapur dengan ruang besar, agar memberikan banyak ruang kerja dan penyimpanan yang efisien.

    Memaksimalkan Ukuran Dapur

    Untuk memaksimalkan ukuran dapur ada beberapa tips agar dapur terasa lebih luas dan efisien, salah satunya adalah kabinet gantung.
    Pertanyaannya, apa itu kabinet gantung?

    Mengutip ruparupa.com, kabinet gantung adalah lemari atau rak penyimpanan yang berfungsi untuk meletakkan perlengkapan dapur yang berukuran kecil seperti, bumbu dapur, piring, mangkuk serta benda kecil lainnya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Saja yang Perlu Diperhatikan saat Mendesain Kamar Anak? Berikut Ulasannya


    Jakarta

    Mendesain kamar anak bisa menjadi tantangan yang menyenangkan, namun memerlukan perencanaan matang.

    Selain aspek estetika, ada berbagai hal yang harus diperhatikan agar kamar anak menjadi tempat yang nyaman, aman, dan mendukung tumbuh kembang nya.

    Dilansir dari tollbrothers.com, berikut adaah beberapa aspek yang perlu kamu pertimbangkan saat mendesain kamar si kecil.


    Pemilihan Warna yang Tepat untuk Kamar Anak

    Pemilihan warna sangat berpengaruh pada suasana hati anak. Warna cerah seperti biru muda, hijau, atau kuning bisa memberikan kesan ceria, sementara warna pastel cocok untuk menciptakan nuansa tenang.

    Kamu harus menghindari pemilihan warna yang terlalu gelap karena bisa membuat anak merasa tidak nyaman atau sulit tidur.

    Keamanan Furnitur dan Dekorasi

    Keamanan harus menjadi prioritas utama dalam mendesain kamar anak. Patikan seluruh furnitur memiliki sudut yang tumpul untuk mencegah cedera. Selain itu, pastikan lemari, rak, dan perabot lainnya dipasang dengan kuat di dinding agar tidak mudah jatuh. Gunakan juga bahan yang ramah anak, seperti kayu tanpa zat kimia berbahaya.

    Pencahayaan yang baik dan aman

    Pencahayaan Yang tepat sangat penting untuk kenyamanan dan kesehatan mata anak. Lampu yang terlalu terang dapat menstimulasi atau bahkan membahayakan mata bayi Anda yang sensitif dan sedang berkembang.

    Pastikan kamar mendapatkan cukup pencahayaan alami di siang hari. Untuk malam hari, kamu bisa menggunakan lampu tidur yang memberikan cahaya lembut agar anak merasa nyaman saat tidur, sekaligus mencegah silau yang bisa mengganggu istirahat.

    Ruang Penyimpanan yang Praktis dan Terjangkau

    Anak-anak biasanya memiliki banyak mainan dan barang-barang kecil. Oleh karena itu, kamu harus menyediakan ruang penyimpanan yang cukup, seperti rak dinding, kotak mainan, atau lemari kecil yang mudah diakses oleh anak. Ini juga bisa mengajarkan anak untuk lebih rapi dan bertanggung jawab terhadap barang-barangnya.

    Dekorasi Edukatif dan Menyenangkan

    Dekorasi kamar anak tidak hanya harus menarik secara visual, tetapi juga bisa menjadi media edukasi. Kamu bisa menggunakan stiker dinding, poster, atau elemen dekoratif lainnya yang mengandung unsur pembelajaran, seperti angka, huruf-huruf, dan hewan. Ini akan membantu merangsang minat belajar anak sejak dini.

    Area Bermain yang Aman

    Jika memungkinkan, sediakan sudut khusus untuk bermain di kamar anak. Kamu bisa menggunakan karpet lembut atau matras di lantai untuk mencegah anak cedera saat bermain. Selain itu, jauhkan mainan kecil dari jangkauan anak balita untuk menghindari risiko tertelan.

    Ventilasi dan Sirkulasi Udara yang Baik

    Jangan lupakan ventilasi yang baik di kamar anak. Udara yang bersih dan sirkulasi udara yang lancar sangat penting untuk menjaga kesehatan anak. Pastikan jendela bisa dibuka dengan mudah agar kamar tetap mendapatkan udara segar setiap hari.

    Udara segar yang masuk ke dalam kamar membuat suhu ruangan terasa lebih sejuk, sementara itu udara yang terperangkap di dalam ruangan secara terus menerus juga tidak baik, karena mengandung alergen seperti debu, tungau, atau spora jamur.

    Anak-anak lebih rentan terhadap masalah pernapasan seperti flu, batuk, atau pilek. Maka dari itu kamu harus memperhatikan tingkapan atau jendela untuk sirkulasi udara yang maksimal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang yang Nggak Boleh Ada di Kamar Anak


    Jakarta

    Sebagai orang tua, menciptakan lingkungan yang aman di kamar anak adalah prioritas utama. Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak disimpan di kamar anak karena dapat menimbulkan risiko keselamatan.

    Kamu perlu menaruh perhatian lebih pada 5 barang ini karena bisa membahayakan keselamatan anak-anak.

    1. Mainan Kecil dan Barang yang Mudah Tertelan

    Barang-barang berukuran kecil seperti koin, balok kecil, atau bagian dari mainan bisa menimbulkan risiko tersedak, terutama pada balita. Mainan-mainan ini seringkali terlihat aman, namun bisa menjadi bahaya besar jika tidak diawasi dengan baik.


    Pastikan kamu membelikan mainan anak yang memiliki ukuran cukup besar dan sesuai dengan usianya, hindari memberi barang-barang kecil yang berpotensi tertelan.

    2. Peralatan Listrik Terbuka

    Kabel listrik atau perangkat elektronik yang tidak terlindungi bisa berbahaya bagi anak-anak, terutama mereka yang sedang dalam fase eksplorasi. Stop kontak terbuka, kabel panjang yang menjuntai, atau alat listrik lainnya bisa menyebabkan kejutan listrik atau bahkan kebakaran jika tidak diatur dengan baik.

    Dilansir dari momjunction.com. kamu akan terkejut betapa sulitnya mendekorasi kamar anak kamu. Ada banyak hal yang perlu diingat. Kamar tidur anak nda harus menjadi tempat yang membuat mereka merasa nyaman, aman, dan bahagia.

    Jadi, sebaiknya jauhkan furnitur dengan tepi tajam atau kabel yang menjuntai dari ruangan ini. Gunakan pelindung stop kontak dan atur kabel-kabel listrik di tempat yang sulit dijangkau oleh anak.

    3. Baterai Kancing

    Mainan atau perangkat yang menggunakan baterai kancing (button battery) sering ditemukan di kamar anak, padahal baterai ini sangat berbahaya jika tertelan atau masuk lewat hidung dan telinga.

    Baterai kancing dapat menyebabkan luka yang serius pada saluran pencernaan anak. Hindari mainan atau barang yang menggunakan baterai kecil, atau pastikan bawah kompartemen baterai terkunci dengan baik dan tidak mudah dibuka oleh anak-anak.

    4. Pewangi Ruangan Berbahan Kimia

    Dikutip dari, unair.ac.id. pewangi ruangan dengan bahan kimia kuat bisa menyebabkan gangguan pernapasan atau alergi pada anak. Zat kimia ini, jika terhirup dalam jangka waktu yang lama, dapat berdampak buruk pada kesehatan anak yang masih rentan.

    Kamu bisa menggunakan alternatif pewangi alami seperti bunga segar atau diffuser dengan minyak esensial yang aman untuk anak.

    “Paparan pewangi ruangan menghasilkan dampak negatif pada perubahan jaringan saluran napas, terutama pada selaput lendir. Dampak paparan pewangi ruangan cair pada perubahan histologi selaput lendir hidung lebih parah jika dibandingkan dengan paparan pewangi ruangan dalam bentuk gel,” katanya.

    5. Perabotan yang Tidak Stabil

    Menciptakan kamar yang aman bagi anak membutuhkan perhatian ekstra terhadap setiap detail, termasuk barang-barang yang ada di dalamnya. Dengan menghindari barang-barang yang berpotensi berbahaya, orang tua dapat memastikan kamar anak menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk tumbuh dan bermain.

    Lemari, meja, atau rak yang tidak stabil dapat dengan mudah terguling jika anak mencoba memanjat atau menariknya. Hal ini bisa menimbulkan risiko cedera serius. Kamu dapat memasang pengait dinding untuk mengamankan perabotan besar yang ada di kamar anak sudah dipasang dengan baik agar tidak mudah terguling.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alat Elektronik yang Bikin Boros Listrik di Rumah


    Jakarta

    Tidak semua peralatan dibuat sama, meskipun setiap peralatan di rumah kamu mengonsumsi listrik. Penggunaan masing-masing peralatan akan berdampak berbeda pada tagihan listrik kamu.

    Mengetahui peralatan mana yang paling banyak menggunakan listrik dan kapan peralatan tersebut menarik daya dari jaringan listrik dapat membantu kamu menghemat tagihan listrik secara signifikan.

    Melansir perchenergy, Jumat (20/09/2024), berikut ini beberapa peralatan rumah tangga yang paling banyak menggunakan listrik.


    Pemanas dan Pendingin Rumah

    Konsumsi listrik terbesar di rumah tangga rata-rata adalah peralatan pemanas dan pendingin rumah sebesar 45-50%.

    AC dan pemanas sentral menggunakan banyak energi untuk menjaga suhu rumah kamu tepat. Meskipun tergantung mana yang lebih banyak kamu gunakan. Pemanas umumnya menggunakan lebih banyak listrik sepanjang tahun, yang mencakup 25% dari penggunaan listrik tahunan.

    Pemanas Air

    Jika kamu menggunakan pemanas air listrik, kemungkinan besar pemanas air tersebut merupakan konsumen energi terbesar kedua di rumah kamu sebesar 12%. Menggunakan pemanas air untuk berbagai keperluan seperti mandi.

    Secara keseluruhan kegiatan yang menggunakan pemanas air menghabiskan banyak energi setiap bulannya.

    Pencahayaan

    Bohlam lampu telah menjadi jauh lebih hemat energi selama bertahun-tahun. Saat ini, teknologi pencahayaan teratas, yaitu LED. LED menggunakan energi yang jauh lebih sedikit daripada pendahulunya (bohlam pijar).

    LED juga bertahan lebih lama sehingga mengurangi pemborosan. Belum lagi biaya operasional yang lebih murah. Meski begitu, pencahayaan menyumbang porsi signifikan sekitar 9-12% penggunaan listrik kamu setip bulan karena besarnya pemakaian.

    Kulkas

    Meskipun lemari es sebenarnya tidak memerlukan banyak energi untuk beroperasi setiap jam, namun kulkas menghabiskan cukup banyak listrik sekitar 8% karena selalu menyala.

    Mesin Cuci

    Penggunaan energi bulanan mesin cuci tentu saja bergantung pada seberapa sering kamu mencuci. Saat kamu menjalankan mesin cuci, cenderung menyedot banyak listrik, terutama jika kamu menjalankan mesin cuci dengan air panas. Rata-rata, mencuci pakaian menghabiskan sekitar 5% dari penggunaan listrik tahunan kamu.

    Itulah beberapa alat elektronik yang bikin boros listrik di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dianggap Remeh, Stop Kontak di Samping Kasur Bahayakan Kesehatan!


    Jakarta

    Colokan listrik atau stop kontak adalah salah satu perangkat yang pasti ditemui di setiap rumah. Sebab, setiap rumah yang berpenghuni pasti memiliki barang elektronik dan butuh pengisian daya atau aliran listrik agar dapat berfungsi.

    Hampir setiap ruangan di rumah, bahkan setiap sudut di rumah tempat kamu sering beraktivitas pasti dekat dengan stop kontak. Termasuk kamar tidur. Minimal ada 1 stop kontak di sana. Namun, tahukah kamu jika ada posisi stop kontak yang harus dihindari di kamar yakni di samping kasur. Lho kenapa?

    Menurut Healthdigest.com stop kontak yang dipasang terlalu dekat dengan kasur dapat memicu kanker. Hal ini dikarenakan radiasi listrik yang dipancarkan selama berjam-jam.


    Badan Internasional untuk Penelitian Kanker di World Health Organization (WHO) pada tahun 2011, merilis laporan yang menyatakan bahwa medan listrik dan magnet atau electric and magnetic fields (EMF) bersifat karsinogenik bagi manusia. Paparan ini dapat mengurangi produksi melatonin yang membuat tubuh susah untuk cepat tidur.

    Sementara itu, dalam konsep Feng Shui barng-barang elektronik sebaiknya dalam keadaan mati dan tidak ada yang tersambung ke listrik sebelum kamu beranjak tidur. Feng Shui menilai kamar adalah tempat untuk beristirahat dan bersantai.

    Sebagai informasi, feng shui seperti yang dilansir dari National Geographic adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

    Lokasi yang Tepat Untuk Pasang Stop Kontak di Kamar Tidur

    Dilansir precisionelectricals.com pada Sabtu (21/9/2024) lokasi yang tepat untuk meletakkan stop kontak di kamar tidur adalah di samping pintu masuk, di bawah meja belajar, dan di dekat TV. Selain itu, stop kontak sebaiknya tidak tertutup dengan perabotan besar seperti meletakkan rak atau lemari pakaian di depannya.

    Berikut beberapa cara mengatur agar stop kontak tidak berada di dekat tempat tidur.

    1. Pindahkan Posisi Kasur

    Memindahkan stop kontak yang sudah tertanam di dinding tentu akan susah dan membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu, posisi kasur yang harus dipindahkan.

    Lokasi stop kontak yang jauh bisa disiasati dengan memakai kabel gulung agar tetap terjangkau. Rapihkan kabel ke pinggir ruangan atau apabila memakai karpet sembunyikan di bawahnya. Tampilan kamar akan lebih rapih dan jangan lupa untuk mencabut kabel tersebut setiap sebelum tidur atau saat tidak digunakan.

    2. Gunakan Penutup Stop Kontak

    Jika pemindahan kasur atau tempat stop kontak tidak memungkinkan, coba pasang penutup plastik di depan lubang stop kontak. Ini dapat menjaga stop kontak dari jangkauan anak-anak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Beli, Ketahui 5 Tips Saat Pilih Kulkas yang Pas Untuk Dapur


    Jakarta

    Kulkas adalah barang penting dan dibutuhkan di rumah. Kulkas memiliki fungsi sebagai pendingin makanan dan minuman agar tetap segar dan tidak cepat basi.

    Jenis lemari pendingin sangat bervariasi dan memiliki ukuran yang berbeda-beda. Dengan begitu pembeli memiliki banyak pilihan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhannya.

    Dilansir Reviewed, Senin (23/09/2024), berikut ini beberapa tips memilih kulkas yang bisa menjadi pertimbangan saat kamu hendak membeli kulkas agar tidak salah pilih.


    1. Pertimbangkan Ukuran

    Jika kamu ingin membeli kulkas, kamu perlu mengukur semuanya. Pertama, mulai dengan menentukan di mana kulkas akan diletakkan. Pastikan pintunya tidak membentur dinding. Sisakan sedikit ruang ekstra setidaknya satu inci di sekelilingnya.

    Lihat jalur yang akan dilalui kulkas untuk masuk ke dapur kamu. Misalnya tempat kamu terlalu kecil, kamu dapat memperkirakan ukuran kulkas dari kardus dan mengujinya dari teras menuju tempat kulkas akan ditempatkan.

    2. Cek Penyimpanan

    Ukuran dapur dan kebiasaan makan keluarga kamu akan menentukan banyak ruang penyimpanan yang dibutuhkan untuk kulkas di rumah. Misalnya keluarga kamu tipe yang sering menyetok makanan manis untuk 5 orang, maka ruang penyimpanannya yang luas akan cukup untuk menyimpan makanan dan minuman kesukaan keluargamu.

    Sebelum membeli, pastikan kamu mencari tahu kapasitas yang dimilikinya agar sesuai dengan kebutuhan kamu. Bila perlu tanyakan langsung kepada penjual atau tim marketing agar kamu yakin dengan kulkas yang kamu pilih.

    3. Desain atau Jenis Kulkas

    Mempertimbangkan desain kulkas perlu kamu pertimbangkan. Kulkas bukan hanya tentang fungsi, tetapi juga bisa menjadi bagian dari pemanis dekorasi terutama pada dapur kamu. Kamu juga bisa menyesuaikan desain kulkas kamu dengan interior dapur, agar terlihat semakin menarik.

    4. Fitur Khusus

    Fitur-fitur tambahan mungkin bagi sebagian orang tidak penting. Apabila kamu ingin fitur tambahan seperti dispenser es dan kulkas dengan fitur smart home, pertimbangkan kulkas yang akan kamu pilih memiliki fitur yang kamu inginkan.

    5. Pertimbangkan Harga

    Harga menjadi hal yang penting kamu pertimbangkan, Semakin tinggi harga kulkas, maka kualitas dan fitur yang diberikan lebih lengkap.

    Hal ini bisa menjadi pertimbangan untuk kebutuhan yang kamu perlukan. Jangan paksakan apabila harga lebih tinggi dari budget yang kamu miliki.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Kulkas 2 Pintu Lebih Boros Listrik dari 1 Pintu, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Kulkas adalah alat elektronik yang telah menjadi kebutuhan di rumah. Seperti peralatan elektronik lain, industri kulkas telah mengalami kemajuan dan telah muncul dengan produk-produk terbaru.

    Kulkas kini tidak hanya mendinginkan air dan menjaga makanan tetap segar, tetapi juga dilengkapi dengan layar sentuh, kontrol suhu, konektivitas Wi-Fi, alarm, dan fitur canggih lainnya.

    Dikutip dari NYKDaily, Senin (23/09/2024), banyak perdebatan tentang kulkas satu pintu dan dua pintu yang mengkonsumsi lebih banyak daya.


    Perbedaan Kulkas Pintu Tunggal dan Pintu Ganda

    1. Kapasitas

    Kulkas satu pintu sebagian besar ditunjukkan untuk keluarga kecil, dan biasanya memiliki kapasitas lebih kecil daripada model pintu ganda yang ditunjukkan untuk rumah besar.

    Kapasitas rata-rata kulkas satu pintu adalah 150 hingga 250 liter, sedangkan rata-rata kulkas pintu ganda adalah 235 hingga 495 liter. Tentu saja hal ini membutuhkan lebih banyak daya untuk mendinginkan unit yang lebih besar.

    2. Pendingin Bebas Bunga Es

    Kulkas pintu ganda menawarkan pendinginan bebas bunga es. Dalam proses ini, udara dingin dialirkan ke seluruh badan kulkas menggunakan kipas listrik.

    Akibatnya, kulkas pintu ganda mengonsumsi lebih banyak daya daripada varian pintu tunggal yang tidak menawarkan pendinginan bebas bunga es.

    3. Ruang Terpisah untuk Freezer

    Sebagian besar lemari es pintu tunggal memiliki freezer terpisah di dalam kompartemen utama. Hal ini berguna karena setiap kali pintu dibuka, suhu di dalamnya akan naik, dan lemari es perlu didinginkan lagi.

    Hal ini mengakibatkan peningkatan konsumsi daya pada lemari es pintu ganda yang biasanya tidak memiliki pintu freezer.

    Faktor di atas memperkuat anggapan bahwa kulkas pintu ganda mengkonsumsi daya lebih banyak daripada model pintu tunggal. Faktanya, kulkas pintu ganda mengkonsumsi daya hampir 30% hingga 40% lebih banyak daripada kulkas pintu tunggal.

    Konsumsi daya rata-rata kulkas adalah 800 watt hingga 1200 watt. Namun, angka ini kemungkinan berubah karena beberapa faktor sebagai berikut.

    Faktor Penentu Kosumsi Daya Kulkas

    1. Kapasitas

    Semakin besar kulkas, semakin besar daya yang dibutuhkan untuk mendinginkan. Bahkan jika kulkas menggunakan teknik pendinginan yang lebih sederhana dan hemat biaya.

    2. Usia

    Usia menjadi faktor utama yang mempengaruhi konsumsi daya. Kulkas lama berusia lima tahun akan lebih banyak 10% dalam penggunaan daya daripada model baru.

    3. Suhu Pendinginan

    Semakin tinggi suhu pendingin yang ditetapkan pada lemari es, semakin banyak daya yang dikonsumsi. Disarankan untuk mengatur suhu pada tingkat sedang-dingin.

    Dengan semua parameter, cukup jelas kulkas pintu ganda mengkonsumsi lebih banyak daya daripada model pintu tunggal. Produsen berusaha keras untuk menyediakan peralatan hemat daya yang memungkinkan akan menarik lebih banyak konsumen.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Salah Pilih! Berikut Ukuran Ideal untuk Lemari di Rumah Kamu



    Jakarta

    Memilih lemari baju yang tepat sangat penting untuk menjaga kerapihan dan efisiensi ruang. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu kamu menentukan ukuran lemari baju yang ideal.

    Memilih lemari baju yang ideal adalah langkah penting dalam menciptakan ruang yang teratur dan fungsional. Pertama, evaluasi kebutuhan pakaian kamu dengan menghitung jumlah pakaian dan tipe pakaian yang dimiliki, ini akan membantu menentukan ukuran dan desain lemari yang tepat.

    Melansir bostonwardrobes.co.nz, ukuran baju yang ideal terbagi menjadi beberapa bagian, dengan panjang 1800mm per orang atau 2400mm, biasanya ukuran tersebut difungsikan untuk pakaian jalan-jalan dan dengan kedalaman internal 600mm jaket atau jas bisa dimasukkan disini, serta kedalaman dan lebar rak 400mm untuk pakaian sehari-hari, juga memiliki lebar atau kedalaman 350mm.


    Ukuran ruangan juga berperan krusial, pastikan untuk mengukur area tempat lemari akan diletakkan, sehingga ada cukup ruang untuk membuka pintu atau laci.

    Jika plafon tinggi, lemari yang lebih tinggi dapat memaksimalkan penyimpanan, atau kamu juga bisa memakai rak gantung atau ruang gantung agar desain kamu berbeda dan unik untuk menambah estetika pada ruangan.

    Desain lemari harus mempertimbangkan fungsionalitas. Pilih antara pintu geser atau pintu buka, dan pastikan ada berbagai kompartemen untuk menggantung dan menyimpan pakaian, material yang digunakan juga penting; pilih bahan yang tahan lama dan mudah dirawat, seperti kayu solid atau Medium Density Fiberboard (MDF).

    Estetika juga tak kalah penting, sesuaikan warna dan gaya lemari dengan interior ruangan agar terlihat padu dan harmonis, terakhir tetapkan anggaran yang sesuai dan bandingkan harga dari berbagai pilihan. Dengan panduan ini, kamu akan menemukan lemari baju yang ideal untuk kebutuhan ruangan kamu.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Jitu agar Kulkas di Rumah Hemat Listrik


    Jakarta

    Kulkas bekerja tanpa henti untuk menjaga makanan tetap segar dan aman dikonsumsi, menjadikannya salah satu peralatan yang bekerja paling keras di rumah kamu.

    Namun, pengoperasian yang terus menerus dapat mengakibatkan konsumsi energi yang tinggi jika tidak ditangani dengan benar.

    Dengan menerapkan beberapa strategi sederhana, kamu dapat meningkatkan efisiensi kulkas, mengurangi biaya energi, dan memperpanjang masa pakainya.


    Melansir This Old House, Kamis (26/09/2024), beberapa tips agar kulkas di rumah kamu menjadi efisien energi.

    Optimalkan Pengaturan Suhu

    Salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan efisiensi lemari es adalah dengan mengatur suhu yang tepat untuk kompartemen lemari es dan freezer.

    Suhu ideal untuk kompartemen kulkas adalah 4o derajat Fahrenheit (4°C) atau di bawahnya. Banyak kulkas yang memiliki termometer internal untuk memantau suhu.

    Atur suhu freezer menjadi 0°F (-18°C), suhu ini cukup dingin untuk membekukan makanan tanpa membebani alat kamu. Freezer yang terisi penuh akan lebih efisien daripada freezer yang kosong.

    Simpan Makanan dengan Benar

    Cara kamu menata makanan di lemari es dapat mempengaruhi efisiensi secara signifikan. Penataan yang tepat menghemat energi dan membantu mengawetkan makanan lebih lama.

    Pintu lemari kulkas kamu harus digunakan secara efisien. Simpan bumbu dan minuman di pintu, karena bagian ini sedikit lebih hangat dan suhunya kurang konsisten dibandingkan rak bagian dalam.

    Dinginkan Makanan Panas Sebelum Dimasukkan

    Menerapkan kebiasaan penggunaan yang cerdas dapat meningkatkan efisiensi lemari es kamu secara signifikan tanpa biaya tambahan.

    Menaruh makanan panas langsung ke dalam kulkas akan memaksanya bekerja lebih keras untuk mendinginkannya. Biarkan makanan panas mendingin hingga suhu ruangan sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.

    Kurangi Waktu Buka Pintu Kulkas

    Setiap kali kamu membuka pintu kulkas, udara dingin keluar dan udara hangat masuk. Hal ini memaksa alat bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu yang telah diatur.

    Untuk meminimalkan efek ini, pertimbangkan untuk menggunakan daftar di pintu untuk melacak isi dan mengatur barang-barang agar mudah ditemukan.

    Rawat Kulkas Kamu

    Terapkan kebiasaan untuk membersihkan kulkas secara teratur. Kulkas yang bersih mencegah adanya jamur dan bakteri tumbuh di dalam kulkas, sehingga makanan kamu aman dan tetap terjaga.

    Ganti komponen bila diperlukan, atasi masalah umum yang terjadi dengan kulkas kamu. Dengan perawatan yang tepat, akan memberikan efisiensi yang maksimal untuk kulkas kamu.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Ukuran Ruang Kerja di Rumah, Mana yang Cocok buat Kamu?


    Jakarta

    Mendesain ruang kerja yang nyaman dan efisien adalah impian setiap orang yang bekerja dari rumah. Meskipun kamu tidak akan menghabiskan banyak waktu di ruang kerja, ada baiknya untuk memperhatikan tata letak umum dan dimensi yang direkomendasikan.

    Memiliki ruang yang cukup akan memastikan kamu dapat bekerja secara efisien tanpa merasa sempit atau berantakan. Saat menentukan ukuran ruang kerja di rumah, penting juga mempertimbangkan gaya kerja dan preferensi kamu.

    Dilansir dari Arthitectural, Senin (7/10/2024), berikut beberapa kisaran ukuran rata-rata ruang kerja di rumah dan mana yang terbaik.


    Ukuran Rata-rata Ruang Kerja di Rumah

    2,8 hingga 4,6 Meter Persegi

    Ruang kerja berukuran kecil dapat berkisar antara 2,8 hingga 4,6 meter persegi, yang cukup untuk satu meja dan kursi sederhana. Jangan berharap terlalu banyak ruang penyimpanan untuk kamu gunakan.

    Ukuran ruang kerja ini biasanya tidak terlalu nyaman, dan ukuran ini paling cocok untuk orang-orang yang hanya bekerja dari rumah sesekali.

    Meskipun beberapa menyarankan untuk memperkecil ruangan menjadi 1,9 meter persegi, hal itu sangat tidak direkomendasikan. Karena 2,8 meter persegi pada dasarnya adalah ukuran lemari.

    4,6 hingga 9,3 Meter Persegi

    Ukuran ini adalah kisaran yang lebih masuk akal untuk ruang kerja kamu. Meskipun masih dianggap ukuran sedang, ukuran ini cukup bagi orang-orang yang bekerja 30-40 jam per minggu di rumah mereka.

    Jika kamu memiliki ukuran ruang kerja ini di rumah kamu, maka kamu hanya dapat menempatkan satu meja kantor besar atau dua meja kantor kecil beserta setidaknya satu kursi dan lemari arsip berukuran sedang.

    9,3 hingga 27,9 Meter Persegi

    Ruangan ukuran ini lebih dari cukup untuk menampung beberapa kursi dan meja, jika kamu perlu mengundang seseorang untuk mengerjakan proyek bersama. Ruangan ini juga berfungsi sebagai ruang kerja rumah komersial.

    Faktor yang Harus Kamu Pertimbangkan

    Pertimbangkan Ruang yang Tersedia

    Jika kamu tinggal di rumah kecil, akan sulit untuk menyediakan satu ruangan penuh untuk bekerja. Dalam kasus ini, lebih baik menggunakan sudut kosong atau menggunakan kembali lemari lama.

    Pikirkan Kebutuhan

    Seberapa banyak waktu yang akan kamu butuhkan juga harus menjadi pertimbangan. Semakin banyak waktu yang kamu habiskan di ruang kerja rumah, semakin besar pula kebutuhan ruang kerja kamu.

    Dengan mempertimbangkan ruang penyimpanan dan kenyamanan kamu, 6,5 meter persegi umumnya merupakan ukuran ruang kerja yang baik untuk di rumah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com