Tag: lemari

  • 5 Hal yang Bikin Dapur Selalu Terlihat Berantakan


    Jakarta

    Dapur berisi beberapa objek paling berguna dan bermanfaat di rumah, tetapi itu tidak berarti kamu perlu mengorbankan bentuk demi fungsi.

    Meskipun menyingkirkan peralatan, makanan, dan perkakas tertentu dapat membantu demi kenyamanan, beberapa barang harus dijauhkan dari pandangan dan pikiran kamu. Jika tidak, dapur kamu akan terlihat berantakan dan tidak memiliki ruang.

    Melansir The Spruce, Senin (14/10/2024), berikut yang membuat dapur selalu menjadi berantakan dan tidak memiliki ruang.


    Peralatan Dapur

    Sekalipun kamu sudah mencari penggorengan atau pemanggang yang paling estetik, bukan berarti benda itu mendapat tempat permanen di meja dapur kamu. Simpan barang atau peralatan yang tidak terpakai.

    “Jika kamu tidak menggunakan peralatan setiap hari, simpanlah di lemari, dapur, atau garasi peralatan kamu. Hanya simpan peralatan penting, seperti pembuat kopi atau pemanggang roti di atas meja,” kata Julie Peak, organisator rumah profesional.

    Dekorasi

    Terlalu banyak dekorasi di dapur juga merupakan hal yang tidak baik. Terutama dekorasi musiman yang menumpuk, sehingga membuat dapur berantakan.

    Pilih satu atau dua item dekorasi yang melengkapi gaya dapur kamu dan batasi jumlah papan nama di atas meja dapur. Pertimbangkan menggantung papan nama dapur di dinding sehingga tidak menghabiskan ruang meja dapur.

    Peralatan dan Pisau di Meja Dapur

    Kesalahpahaman umum adalah bahwa peralatan harus selalu berada dalam jangkauan tangan saat kamu memasak. Namun, peralatan ini juga mudah diakses di dalam laci seperti meja dapur.

    Jika kamu tidak memiliki banyak ruang di laci, tidak ada alasan untuk menyimpan pisau di rak atas meja. Begitu pula dengan peralatan memasak lainnya. Peralatan akan berdebu dan akan menghabiskan banyak ruang apabila di luar.

    Barang Lain yang Tidak Digunakan

    Dapur sebagai tempat untuk menyimpan perlengkapan kerajinan, peralatan, dan obat-obatan. Namun, dengan catatan bahwa penting diingat fungsi utama dapur adalah menyediakan ruang untuk memasak.

    Dokumen

    Banyak dari kamu melihat banyak tumpukan dokumen berserakan di dapur. Resep, buku panduan, dan lain sebagainya.

    Jangan terlalu membuat dapur menjadi seperti kantor, simpan beberapa barang dan jangan sampai membuatnya terlihat menumpuk di dapur.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Barang yang Tanpa Sadar Ditimbun di Rumah, dari Pakaian sampai Bumbu Dapur


    Jakarta

    Barang-barang yang tertimbun di rumah tanpa disadari menjadi masalah umum yang terjadi di banyak keluarga. Seiring waktu, banyak benda-benda yang menumpuk dan mengisi sudut sudut rumah, dari lemari sampai gudang.

    Hal ini mungkin terjadi karena pemilik rumah merasa akan menggunakan barang tersebut lagi. Namun, pada kenyataannya, banyak barang yang jarang atau bahkan tidak pernah digunakan lagi. Apa saja barang-barang tersebut?

    Barang yang Tanpa Sadar Ditimbun di Rumah

    Barang-barang yang tertimbun di rumah tanpa disadari di antaranya pakaian, tas belanja, hingga koran. Begini penjelasannya:


    1. Pakaian

    Pakaian adalah barang yang seringkali ditimbun di rumah, padahal bisa jadi ada yang masih bagus dan layak pakai. Menurut laman Giorgia Clean, beberapa pakaian yang kotor mungkin hanya perlu dicuci agar terlihat bagus lagi.

    Faktanya, memang banyak orang-orang yang menimbun pakaian yang bahkan masih baru dan belum dipakai. Jadi, sebaiknya pisahkan pakaian-pakaian yang sudah tertimbun tersebut. Pakaian yang sekiranya sudah tidak dipakai bisa disumbangkan atau dijual dengan harga diskon di toko barang bekas.

    2. Tas Belanja

    Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan lingkungan, tas belanja yang bisa digunakan berkali-kali menjadi pilihan. Saat tidak membawa tas belanja sendiri, tak jarang pembeli akan membelinya lagi sehingga saat tiba di rumah, tas-tas ini akan menumpuk.

    Simpan tas-tas belanja ini dalam satu wadah. Jangan lupa untuk membawanya saat akan belanja.

    3. Obat Kadaluarsa

    Obat-obatan seringkali disimpan untuk berjaga-jaga. Namun, ada saja obat-obatan yang ternyata disimpan terlalu lama dan kadaluarsa. Mengutip laman Simple is More, menyimpan barang ini tentunya bisa menimbulkan risiko kesehatan.

    Untuk itu, periksa kadaluarsa obat secara berkala. Buang obat-obatan yang sudah tidak diperlukan.

    4. Kotak Kosong dari Barang Elektronik

    Kotak-kotak kosong dari barang elektronik biasanya disimpan untuk keperluan garansi. Tapi, kotak tersebut bisa menghabiskan banyak ruang.

    Jadi, sebaiknya simpan kotak yang sekiranya memang dibutuhkan. Jika sudah tidak lagi dibutuhkan, buang atau daur ulang agar tidak memakan tempat.

    5. Rempah dan Bumbu Dapur

    Rempah-rempah dan bumbu dapur seringkali dibeli untuk membuat resep makanan tertentu, tapi tidak digunakan lagi setelahnya. Sehingga, bumbu dapur yang sudah tidak layak digunakan menjadi menumpuk.

    Jangan lupa untuk membuang bumbu dapur atau rempah yang sudah tidak bisa digunakan lagi. Beli bumbu atau rempah sesuai dengan kebutuhan.

    6. Pensil dan Buku Catatan

    Barang-barang yang dibawa pulang dari suatu acara seperti pulpen dan buku catatan biasanya akan menumpuk. Barang-barang ini bisa jadi hanya disimpan tapi tidak dipakai. Jika kamu memang tidak membutuhkannya, sebaiknya tidak perlu membawa barang-barang tersebut ke rumah.

    7. Koran

    Koran menjadi barang selanjutnya yang sering ditimbun di rumah tanpa disadari. Koran yang sudah selesai dibaca akan menumpuk seiring berjalannya waktu.

    Jika tidak ingin membuangnya, kamu bisa mendaur ulang koran. Sehingga, koran yang sudah dibaca tersebut tidak terbuang sia-sia.

    8. Perlengkapan Mandi Ukuran Kecil

    Perlengkapan mandi ukuran kecil, misalnya yang diambil dari hotel untuk perjalanan memang praktis. Biasanya orang-orang pikir, barang tersebut akan digunakan lagi untuk perjalanan berikutnya. Namun pada kenyataannya, barang-barang ini tidak tersentuh.

    Jadi, pastikan kamu menggunakan barang-barang ini. Jangan sampai malah menumpuk dan tidak terpakai.

    Itulah sejumlah barang yang tanpa sadar ditimbun di rumah. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (elk/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bikin Sempit, Hindari Simpan 6 Barang Ini di Lemari Pakaian


    Jakarta

    Menata lemari bukanlah tugas mudah, seringkali saat menata barang justru membuat lemari pakaian menjadi semakin kacau. Hal ini biasanya terjadi karena banyak yang tidak mengetahui cara menata lemari yang tepat dan barang apa yang harus disimpan.

    Agar ruang penyimpanan di lemari cukup untuk menyimpan banyak barang, kamu perlu mengosongkan ruang. Maka, baranga-barang yang tidak diperlukan harus disingkirkan. Cara ini juga disebut dengan Declutter. Dengan mulai menerapkan sistem penyimpanan seperti ini, lemari dapat lebih mudah untuk tetap rapi.

    Melansir Homes&Gardens, Selasa (15/10/2024), berikut beberapa barang yang seharusnya tidak disimpan di lemari pakaian kamu.


    1. Sprei dan Handuk

    Jika kamu ingin menjadikan lemari hanya sebagai lemari pakaian, maka kamu harus memindahkan semua sprei dan handuk kamu.

    Apabila ditumpuk, sprei dan handuk memakai banyak ruang dan juga berat saat dipindahkan. Salah satu solusi adalah dengan memanfaatkan solusi penyimpanan lain di kamar kamu.

    2. Pakaian yang Sudah Tidak Dipakai

    Jika kamu menyimpan pakaian yang sudah tidak dipakai, keluarkan pakaian dan simpan di tempat lain atau bisa kamu sumbangkan.

    Pisahkan pakaian-pakaian ini ke dalam tumpukan yang dapat disimpan dan disumbangkan. Ini akan menciptakan ruang yang sangat dibutuhkan untuk barang-barang kamu yang lain.

    3. Barang Berharga

    Barang lain yang perlu kamu lindungi dari kerusakan adalah barang berharga kamu. Daripada membiarkannya hilang di dalam lemari, disarankan untuk menyimpan di tempat yang lebih aman dengan dokumen penting di brankas.

    4. Peralatan Olahraga

    Jika kamu adalah seseorang yang suka dalam berolahraga, mungkin kamu memiliki peralatan olahraga yang besar. Meskipun terlihat mudah dalam menyimpannya, peralatan olahraga seringkali memakan terlalu banyak ruang.

    Letakkan perlengkapan kamu di area tertentu seperti bagasi atau tas ransel sehingga semuanya siap diambill saat kamu membutuhkannya.

    5. Barang Dekorasi

    Jangan menyimpan barang dekorasi di lemari kamu, hal ini akan membuat lemari menjadi berantakan dan terlihat penuh. Simpan barang dekorasi di area garasi atau loteng sehingga tidak terlihat berantakan.

    6. Koper

    Koper adalah barang yang cukup besar dan akan memenuhi lemari apabila kamu menyimpannya di lemari pakaian kamu. Simpanlah di area lain, seperti garasi atau di bawah tempat tidur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Barang yang Tidak Boleh Diletakkan di Dekat AC



    Jakarta

    Saat musim kemarau, banyak orang mengoperasikan AC mereka sepanjang hari tanpa henti. Udara yang sejuk tentunya memberikan kenyamanan saat cuaca panas.

    Untuk memastikan efisiensi yang optimal, penting untuk tidak menghalangi unit pendingin udara, baik itu model jendela maupun ventilasi di dinding atau lantai.

    Peralatan Besar

    Melansir Better Homes & Gardens, pada (21/10/2024), jika kamu menggunakan unit jendela atau ventilasi lantai atau dinding, pastikan aliran udara tidak terhalang agar udara dingin dapat tersebar ke seluruh ruangan.


    Hindari menempatkan furnitur besar seperti kursi berlengan di depan atau di atas ventilasi, dan pastikan area di depan unit jendela tetap bersih. Furnitur besar lain yang sebaiknya tidak diletakkan dekat atau tepat di depan AC meliputi sofa, rak buku, lemari, dan kepala tempat tidur.

    Tanaman Rumah

    Jauhkan tanaman hias setidaknya tiga kaki dari ventilasi udara, karena aliran udara dingin yang langsung dapat mempengaruhi kesehatan, pertumbuhan, dan tampilan tanaman. Sebagian besar tanaman pot tumbuh optimal dalam lingkungan yang hangat dan lembap.

    Sehingga paparan udara dingin, terutama jika langsung diarahkan ke tanaman, dapat menyebabkan dehidrasi yang membuat daun tanaman mengkerut, layu, kering, atau berubah warna.

    Barang Elektronik

    Memang tidak terlihat seperti itu, tapi perangkat elektronik layaknya TV atau konsol game mengeluarkan suhu panas yang bisa mempengaruhi suhu ruangan di rumah kamu. Jauhi perangkat elektronik ini dari sekitar unit pendingin udara, guna memastikan pendingin udara kamu tidak bekerja secara berlebih untuk menahan panas yang dihasilkan dari perangkat ini.

    Selain itu, hindari meletakkan pengering pakaian pada sekitar pendingin udara. Mesin cuci bisa mengeluarkan panas yang dapat membuat suhu ruangan menjadi lebih panas dan menyebabkan unit HVAC kamu bekerja lebih keras guna menjaga suhu ruangan agar tetap rendah.

    Tak hanya itu, perlengkapan memasak seperti kompor atau oven yang mengeluarkan banyak suhu panas harus dijauhkan dari pendingin udara. Hal ini bertujuan agar pendingin udara kamu tidak bekerja lebih keras, dan mencegah pembengkakan pada tagihan listrik rumah kamu.

    Karpet

    Ketika AC kamu bekerja melalui ventilasi lantai, maka pastikan kamu tidak menutupnya dengan karpet maupun penutup lantai. Hal ini bukan hanya bisa merusak struktur pada karpet, tetapi juga menghalau udara dingin yang masuk ke ruangan.

    Dengan kekuatan serta kecepatan penuh, yang dapat menyebabkan unit bekerja lebih keras lagi, dan akan menghabiskan lebih banyak energi.

    Tirai

    Ventilasi dinding dan lantai sering diposisikan di dekat atau di bawah jendela untuk memudahkan penataan furnitur yang efisien di dalam ruangan. Meskipun hal ini menguntungkan karena ventilasi tidak akan terhalang oleh furnitur atau karpet, kamu tetap perlu memperhatikan perawatan jendela.

    Jika kamu berencana menggantung gorden panjang hingga menyentuh lantai, terutama dengan gaya genangan air di mana gorden mengumpul di lantai, pastikan gorden tersebut tidak menghalangi ventilasi AC agar aliran udara tetap optimal.

    Pohon dan Semak

    Jika berbicara mengenai unit AC outdoor atau kompresor AC sebaiknya sisakan jarak yang aman di sekitarnya agar dapat berfungsi dengan baik. Biarpun kamu mungkin ingin menyembunyikan utilitas luar ruangan ini yang bertujuan untuk estetika, pastikan kamu menyisakan ruang di sekitarnya guna mencegah masalah apa pun.

    Hindarkan menanam pohon dan semak-semak tepat di sebelah kompresor AC agar akar tidak menjalar dan tumbuh di area dan di bawahnya serta mengganggu efisiensinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Bikin Ruangan Tanpa Jendela Tetap Cerah



    Jakarta

    Ruangan tanpa jendela kerap ditemukan, baik itu karena terbatasnya lahan, lokasi, atau arsitektur bangunan yang jadul. Ruangan tanpa jendela bisa menyebabkan berbagai permasalahan, seperti pencahayaan yang kurang hingga sirkulasi udara yang terbatas.

    Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membuat ruangan tersebut tetap nyaman. Berikut ini informasinya.

    Pakai Furniture Berwarna Cerah

    Melansir House Beautiful, pada Rabu (23/10/2024), banyak orang merasa ragu untuk membeli barang berwarna putih untuk rumah mereka, namun hal ini seharusnya tidak menjadi pertimbangan jika kamu mendesain ruangan tanpa jendela. Meskipun ada kemungkinan tinggi untuk menodai sofa atau karpet putih, risikonya sebanding dengan hasil yang diperoleh.


    Dengan menambahkan sofa putih panjang dan lemari aksen di sampingnya, kita dapat menciptakan ilusi dinding yang lebih tinggi dan lebih lebar, sehingga membuat ruangan terasa lebih luas dan sedikit lebih terang secara otomatis.

    Lapisan Warna Cerah

    Tentu saja, tidak semua elemen di ruangan kamu harus memiliki warna yang cerah. “Menggunakan semburat warna akan memberikan nuansa yang lebih ceria dan hidup,” kata mantan wakil presiden bidang gaya di Modsy, Alessandra Wood dalam kutipannya di House Beautiful.

    Namun perlu diingat, tidak cukup dengan hanya satu semburat warna saja.

    “Jika Anda hanya memiliki satu bagian berwarna gelap di ruangan, bagian itu akan terlihat mencolok. Jadi, anda benar-benar perlu mencari cara untuk memperkenalkan warna atau corak dalam beberapa momen yang berbeda,” jelas Wood.

    Selain itu, menggunakan tips ini bisa membantu meningkatkan kesan dimensinya dalam ruangan kamu.

    Beri Pencahayaan Tambahan

    Tanpa jendela, kamu terpaksa menciptakan cahaya sendiri, jadi jangan takut untuk menggunakan banyak lampu. Misalnya di ruang tamu hanya memiliki satu lampu langit-langit dan jendela atap yang tidak selalu menyediakan sinar matahari yang kami butuhkan, kamu meletakkan tiga lampu di ruangan itu, satu di kedua sisi sofa dan lampu lantai di sudut dekat TV.

    Ini tidak hanya akan membantu membuat ruangan terasa lebih terang, tetapi juga memberi kamu lebih banyak kendali atas ruang tersebut.

    “Jika Anda ingin mematikan lampu langit-langit, Anda memiliki lebih dari cukup pencahayaan untuk menciptakan lingkungan yang benar-benar indah dan damai di malam hari juga,” jelas Wood.

    Gantung Beberapa Cermin

    Cara lain untuk menambah cahaya di ruangan kamu adalah dengan menambahkan cermin. Modsy menempatkan cermin secara strategis, sehingga sinar matahari alami yang masuk dari jendela atap dapat dipantulkan kembali ke dalam ruangan.

    Ini juga efektif jika kamu hanya memiliki lampu dan lampu langit-langit, jadi pastikan untuk mencobanya.

    Tanam Tanaman yang Membutuhkan Cahaya Rendah

    Tanaman hias dapat menambah kehidupan di ruangan kamu, sehingga meletakkan beberapa tanaman di sekitar ruangan akan membuat area tersebut terasa lebih hidup. Kamu juga dapat memilih pot berwarna terang agar lebih cerah.

    Namun, perlu diingat bahwa kamu mungkin perlu memilih tanaman yang bisa hidup dengan minim cahaya untuk ruangan tersebut. Pastikan kamu menyiramnya dengan benar dan berikan waktu untuk meletakkannya dekat jendela di ruangan lain jika perlu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Menentukan Posisi Lampu yang Sesuai di Tiap Ruangan, Nggak Melulu di Plafon



    Jakarta

    Pencahayaan bisa mengubah tampilan dan suasana di rumah. Bahkan jika di rumah kamu perabotannya sederhana dan tidak terlihat mewah, kamu bisa menambahkan beberapa pencahayaan agar tampilannya lebih elegan dan nyaman dilihat.

    Cara mengubah tampilan ruangan lewat pencahayaan adalah dengan menempatkan lampu di titik tertentu, bukan hanya di tengah plafon. Selain itu, bisa pula memainkan tingkat keterangan lampu hingga warna lampu. Bahkan, sebenarnya setiap ruangan seharusnya memakai jenis lampu yang tingkat pencahayaan berbeda-beda lho. Dengan begitu kamu nyaman saat beraktivitas di ruangan tersebut dan tidak mengganggu penglihatan.

    Dikutip dari laman HGTV, Sabtu (2/11/2024) berikut cara memilih lampu yang sesuai untuk setiap ruangan di dalam rumah.


    Kamar Tidur

    Saat berada di kamar tidur, kamu memerlukan pencahayaan yang lembut sehingga membantu tubuh untuk beristirahat. Daripada di atas plafon, kamu bisa memasang lampu di kedua sisi kasur dengan lampu berdiri, lampu meja, ataupun lampu tembok yang rendah.

    Posisi yang dekat dengan tempat tidur juga membantu kamu saat akan membaca buku sebelum tidur. Kamu bisa juga memasang penerangan sekitar lemari pakaian baik di luar atau di dalamnya.

    Ruang Keluarga

    Saat ini banyak sekali inovasi tata pencahayaan di ruang keluarga. Saat dilihat, memang ruangan tersebut terang tetapi bukan dari satu lampu di atas, melainkan lampu yang menyebar di beberapa titik.

    Hal ini untuk menghindari terciptanya bayangan sehingga kamu bisa membaca buku, nonton TV, atau beraktivitas bersama dengan pencahayaan maksimal. Biasanya lampu ini lokasinya di sela-sela plafon, di dekat tangga, di dinding, atau lampu downlight di plafon yang jumlahnya lebih dari satu. Bisa juga kamu meletakkan lampu-lampu di dekat barang seperti rak buku, lukisan, hingga tanaman.

    Ruang Kerja

    Setelah pandemi, banyak keluarga akhirnya membuat ruang kerja di rumah karena lebih sering work from home. Cara menentukan pencahayaan yang tepat cukup mudah yakni tentukan dahulu pusat kegiatan kamu yang dirasa butuh pencahayaan maksimal.

    Daripada mengandalkan lampu di atas kepala, kamu bisa menambahkan lampu meja, lampu tiang, atau cove lighting ataupun lampu dinding yang memancarkan cahaya ke arah langit-langit.

    Dapur

    Pemasangan lampu di tengah plafon baru tepat jika berada di dapur. Sebab, dapur ruangannya jauh lebih kecil dan membutuhkan pencahayaan yang cukup terang. Maka dari itu, kamu sering melihat jika wastafel biasanya ditempatkan dekat jendela karena untuk mendapatkan pencahayaan alami.

    Selain memasang lampu utama di tengah plafon, menempatkan pencahayaan di bawah kabinet juga bagus untuk menerangi permukaan countertop. Lalu, kamu dapat menggunakan cove lighting sepanjang dua sisi tembok yang berhadapan untuk menciptakan ambient jika ingin menghindari lampu downlight atau gantung.

    Kamar Mandi

    Kamar mandi juga bisa memakai lampu plafon. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan lampu di sekitar cermin agar penerangannya bagus dan muka terlihat lebih jelas.

    Ruang Makan

    Ruang makan sebaiknya memasang lampu gantung atau plafon tepat di atasnya. Lampu yang agak redup bisa menjadi pilihan untuk menciptakan atmosfer tenang saat makan.

    Sebagai tambahan, kamu bisa menggunakan cove lighting di dua sisi ruangan yang berhadapan ataupun dua lampu dinding di samping furnitur yang menempel dinding.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil Agar Terasa Lega


    Jakarta

    Bagi kamu yang mempunyai kamar tidur kecil, mungkin harus lebih rajin merapikan barang-barang di kamar. Terlalu banyak barang yang berserakan atau menumpuk di kamar kecil bisa bikin ruangan terasa lebih sempit dan nggak enak dipandang.

    Oleh karena itu, pemilik kamar tidur kecil perlu lebih kreatif saat menyimpan barang. Kalau mau kamar terasa lega, kamu bisa mulai dari merapikan barang-barang dan menyimpannya di tempat yang tepat.

    Lalu, bagaimana cara merapikan kamar tidur kecil? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari The Spruce, Senin (4/11/2024).


    Tips Merapikan Kamar Tidur Kecil

    1. Berpikir Minimalis

    Terlalu banyak furnitur dan barang di kamar tidur membuat ruang terasa sempit. Buatlah ruang dengan membatasi furnitur dan barang-barang di dalam kamar. Kamu bisa mengikuti prinsip minimalis yang mengutamakan barang-barang esensial, misalkan tempat tidur, meja nakas, dan lemari pakaian. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan furnitur multifungsi.

    2. Kosongkan Permukaan Meja

    Hindari tumpukan barang yang berserakan di atas meja atau meja nakas. Biasakan untuk membiarkan meja kosong atau hanya segelintir barang saja seperti lampu, tissue, dan jam. Dengan begitu, kamar terlihat rapi karena barang-barang disembunyikan di tempat penyimpanannya.

    3. Gunakan Ruang Bawah Tempat Tidur

    Meski tidak banyak ruang di kamar tidur kecil, kamu bisa memanfaatkan ruang di bawah tempat tidur untuk menaruh barang-barang. Simpanlah barang-barang yang jarang dipakai seperti buku, tas, dan mainan dalam kotak penyimpanan, lalu taruh di bawah tempat tidur.

    4. Rutin Sortir Barang

    Kamar kecil cenderung lebih cepat menjadi berantakan. Kalau ingin menjaga ruang selalu rapi, coba untuk membuat rutinitas merapikan dan menyortir barang-barang. Singkirkan barang-barang yang tidak lagi kamu gunakan supaya tidak makan tempat.

    5. Ruang Penyimpanan Vertikal

    Apabila lantai sudah cukup dipadati beragam barang, kamu bisa menambah ruang penyimpanan secara vertikal dengan ambalan di tembok ataupun gantungan di belakang pintu kamar dan lemari. Dengan begini, barang-barang tidak akan memenuhi lantai kamar.

    Itulah cara merapikan kamar tidur kecil agar terasa lebih lega. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Macam-macam Colokan Listirk dan Tempat yang Pas untuk Dipasang


    Jakarta

    Colokan listrik atau stop kontak diperlukan di setiap bangunan, baik itu gedung maupun di rumah. Namun, sebelum memasangnya kamu harus jenis-jenis colokan listrik dan tempat yang pas untuk memasangnya.

    Jenis colokan yang dipakai bisa berbeda berdasarkan negara tempat kamu berada ataupun kapasitas listrik yang dibutuhkan. Saat memilih stop kontak untuk rumah, kamu perlu mempertimbangkan kebutuhan daya perangkat dan sesuaikan dengan jenis sirkuit yang ada.


    Lalu, apa saja jenis-jenis colokan listrik? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Colokan Listrik Berdasarkan Kapasitas

    Jenis stop kontak dibedakan berdasarkan tingkat keamanannya. Melansir situs Just Energy, Rabu (28/8/2024), berikut jenis-jenis stop kontak yang perlu kamu ketahui.

    1. Stop Kontak 15 Ampere

    White Electrical Outlet and Wall Plate at the white wallWhite Electrical Outlet and Wall Plate at the white wall Foto: Getty Images/iStockphoto/JaysonPhotography

    Stop kontak jenis ini merupakan standar umum dengan dua slot paralel. Stop kontak jenis ini seringkali digunakan untuk perangkat sehari-hari, seperti lampu baca dan peralatan ringan lainnya.

    2. Stop Kontak 20 Ampere

    Memiliki arus listrik sebesar 20 Ampere, stop kontak ini sangat ideal digunakan untuk peralatan dapur berat. Perlu diingat, pemasangan stop kontak ini harus pada sirkuit 20 Ampere pula untuk mencegah terjadinya risiko kebakaran.

    3. Stop Kontak AFCI

    Stop kontak AFCI (arc fault circuit interrupter) berbentuk mirip dengan GFCI. Colokan ini dilengkapi dengan fitur keselamatan untuk mengidentifikasi bahaya listrik dan mematikan aliran listrik saat terdeteksi masalah, seperti overheating.

    4. Stop Kontak GFCI

    A new GFCI electrical outlet.A new GFCI electrical outlet. Foto: Getty Images/skhoward

    Stop kontak GFCI (ground fault circuit interrupter) menawarkan perlindungan terhadap bahaya air dengan memutus aliran listrik saat mendeteksi lonjakan arus sehingga sangat cocok digunakan untuk ruangan yang rentan terhadap kelembaban.

    Jenis-jenis Colokan Listrik Berdasarkan Negara

    Selain itu, sudah menjadi informasi umum bahwa setiap negara memiliki jenis stop kontak yang berbeda-beda. Ada berbagai jenis stop kontak, mulai dari tipe A hingga tipe O.

    Electric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectorsElectric power sockets with different types of plug cord. Vector isolated type C and A, B and L, usb standard ports for devices charging and appliances, electronic equipment connectors Foto: Getty Images/Sensvector

    Mengutip dari Lightning Bug Electric, berikut adalah stop kontak dan gaya steker standar umum di dunia.

    Tipe A – Kanada, Amerika Serikat, Jepang, dan Meksiko

    Tipe B – Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko

    Tipe C – banyak digunakan di seluruh Asia, Eropa, dan Amerika Selatan

    Tipe D – India

    Tipe E – Belgia, Ceko, Prancis, Polandia, dan Slowakia

    Tipe F – Umumnya digunakan di Eropa dan Rusia

    Tipe G – Banyak digunakan di Jazirah Arab dan Inggris, serta di Irlandia, Malaysia, Malta, dan Singapura

    Tipe H – Israel, Jalur Gaza, dan Tepi Barat

    Tipe I – Australia, Argentina, Cina, dan Selandia Baru

    Tipe J – Hanya digunakan di Liechtenstein dan Swiss

    Tipe K – Hanya digunakan di Denmark dan Greenland

    Tipe L – Hanya digunakan di Chili dan Italia

    Tipe M – Hanya digunakan di Afrika Selatan

    Tipe N – Pilihan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) untuk steker universal standar. Terutama digunakan di Brasil dan Afrika Selatan.

    Tipe O – Hanya digunakan di Thailand

    Tempat yang Cocok untuk Pasang Colokan Listrik

    Dilansir Horizon Services, berikut ini adalah tempat yang pas untuk memasang stop kontak di rumah.

    1. Ruang Keluarga

    Ruang keluarga adalah biasanya membutuhkan banyak colokan listrik. Misalnya untuk TV, video game, hingga layanan internet. Pertimbangkan posisi stop kontak di tengah setiap dinding, dan sudut ruangan.

    2. Kamar Tidur

    Sebaiknya pasang colokan listrik di sisi tempat tidur. Kemungkinan kamu akan membutuhkan colokan yang mudah dijangkau dari tempat tidur untuk mengisi daya HP, lampu, dan perangkat lainnya.

    3. Ruang Kerja

    Penempatan stop kontak sangat penting saat merencanakan kantor atau ruang kerja di rumah. Pertimbangkan untuk menempatkan stop kontak di sepanjang setiap dinding agar kamu bisa fleksibel dalam menempatkan furniture.

    4. Kamar Mandi

    Letakkan stop kontak di dekat meja kamar mandi untuk mencegah tersandung kabel. Pastikan juga stopkontak jauh dari jangkauan shower atau bak mandi untuk mencegah terkena cipratan air.

    5. Dapur

    Dapur sebaiknya memiliki stop kontak yang ditempatkan dengan jarak sekitar 500 meter sepanjang setiap meja dapur. Kamu bisa menempatkan stop kontak listrik di atas lemari, bawah lemari, atau di dinding tempat memasang peralatan elektronik.

    Itulah informasi mengenai macam-macam colokan listrik serta tempat yang pas untuk memasangnya di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Dasar Renovasi Dapur yang Wajib Diketahui



    Jakarta

    Renovasi dapur adalah proyek yang dapat meningkatkan fungsi dan estetika ruang memasak kamu. Namun proyek ini harus dilakukan dengan persiapan yang matang agar tak menyesali hasilnya.

    Dengan perencanaan yang tepat dan langkah-langkah yang sistematis, kamu dapat menciptakan dapur impian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga efisien.

    Menilai Kebutuhan dan Keinginan

    Melansir The Spruce, pada (13/11/2024), banyak proyek renovasi dapur berakhir dengan kekecewaan bagi pemilik rumah, atau bahkan membuat mereka terkejut dengan biayanya. Hanya karena mereka tidak meluangkan waktu yang cukup untuk mengidentifikasi apa yang mereka inginkan dan berapa banyak yang dapat mereka belanjakan.


    Kebutuhan vs Keinginan

    Mulailah dengan mempertanyakan masalah-masalah yang sering kamu hadapi dengan dapur kamu saat ini. Apakah ruangnya terlalu sempit untuk memasak dengan efektif? Apakah kamu kekurangan area untuk makan? Atau apakah dapur kamu hanya membuat kamu merasa tidak nyaman karena tampilannya yang sangat ketinggalan zaman dan tidak menarik?

    Buatlah daftar prioritas yang mencakup hal-hal yang kamu inginkan di dapur baru kamu, dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingannya. Sangat berguna untuk membedakan antara elemen yang benar-benar kamu butuhkan dan yang sekadar kamu inginkan.

    Pemeriksaan Realitas Model

    Pada tahapan awal perencanaan, kamu harus menghadapi dua aspek utama proyek renovasi dapur, yakni logistik pekerjaan sendiri dan biaya yang terkait.

    Jika kamu memutuskan untuk bekerja sama dengan subkontraktor yang dikelola kontraktor umum, rumah kamu akan dijejalkan oleh orang-orang asing yang akan menciptakan kekacauan dan keributan selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.

    Sebaliknya, jika kamu berniat melakukan renovasi sendiri, waktu henti di dapur pasti akan lebih lama. Pastikan kamu punya cukup waktu dan keterampilan DIY untuk menyelesaikan proyek tersebut.

    Kompromi Dengan Tenaga Ahli

    Jika kamu ingin berkreasi, kamu bisa mempertimbangkan untuk menggunakan lemari bekas dan bahan lain untuk menciptakan tampilan dapur antik yang unik dan terjangkau.

    Sejak awal perencanaan, penting untuk mengadopsi pola pikir yang terbuka terhadap cara-cara mengurangi biaya dalam proyek renovasi dapur kamu.

    Salah satu metode yang paling mudah namun juga paling mahal untuk merenovasi dapur adalah dengan menyerahkan sebagian besar perencanaan, desain, dan pengelolaan kepada kontraktor umum.

    Namun, menggunakan jasa kontraktor dapat menguras anggaran kamu, dan kamu bisa menghemat banyak uang jika bersedia menjadi kontraktor untuk diri sendiri dengan mempekerjakan serta mengawasi subkontraktor individu untuk pekerjaan langsung.

    Penghematan biaya akan semakin meningkat jika kamu dapat menangani beberapa tugas sendiri. Siapkan diri kamu untuk berkompromi mengenai bahan-bahan di dapur baru kamu.

    Meskipun mudah untuk terpesona oleh lemari dapur kustom dan ubin lantai marmer, kamu akan menemukan bahwa ada pilihan lemari standar dengan pelapis kayu keras dan ubin lantai porselen yang diproduksi secara massal yang juga terlihat sangat baik.

    Pertimbangkan apakah kompor gas kelas restoran benar-benar diperlukan, atau apakah kompor berkualitas baik untuk konsumen sudah cukup memadai.

    Perencanaan Dapur dan Desain

    Dengan pandangan realistis tentang apa yang kamu perlukan di dapur baru dan mentalitas fleksibel, kamu dapat memulai proses reflektif dan menyempurnakan rancangan konkret yang dapat direalisasikan untuk dapur baru kamu.

    Rencana Dapur Dasar

    Meskipun kamu memiliki berbagai pilihan, sebaiknya pertimbangkan salah satu dari lima rencana desain dapur klasik yang mewakili model alur kerja segitiga dapur yaitu, desain satu dinding, desain koridor, desain bentuk L, desain L ganda, dan desain bentuk U.

    Karena salah satu dari rencana ini kemungkinan besar akan menjadi pilihan yang logis untuk dapur baru kamu. Dari situ, kamu dapat menggunakan berbagai sumber daya seperti perangkat lunak desain dapur gratis.

    Paket desain fisik dengan potongan karton untuk visualisasi ruang, desainer dapur yang menawarkan layanan gratis atau berbayar, serta kontraktor umum yang dapat memberikan saran dan sketsa rencana sebagai bagian dari proposal mereka untuk membantu mengembangkan gambar rencana dan cetak biru yang konkret.

    Sewa Profesional atau Lakukan Sendiri

    Setelah menentukan tata letak dapur dan mengembangkan gambar, saatnya membuat keputusan penting tentang siapa yang akan kamu pekerjakan untuk mewujudkan ide-ide tersebut, dengan tiga pilihan utama yaitu menyewa kontraktor umum atau GC yang dapat berkisar dari perusahaan kecil hingga besar.

    Di mana GC kecil biasanya memiliki biaya overhead lebih rendah dan tidak mengenakan komisi atau melakukan semua pekerjaan sendiri.

    Jika kamu adalah seorang DIYer berpengalaman dengan cukup waktu atau mempekerjakan subkontraktor sendiri dengan bertindak sebagai GC untuk menghemat biaya, meskipun ini memerlukan usaha ekstra dalam mengelola alur kerja dan pengawasan.

    Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

    Ketika kamu sudah siap untuk menyewa kontraktor umum atau memulai pekerjaan sendiri, saatnya untuk mengajukan izin. Izin ini perlu diperoleh dari berbagai lembaga, termasuk izin listrik, perpipaan, dan bangunan yang biasanya dikelola oleh kota atau daerah kamu.

    Selain itu, perusahaan air mungkin juga perlu memberikan izin untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pasokan air dan drainase.

    Jika kontraktor umum yang menangani renovasi, mereka akan mengurus semua izin yang diperlukan. Namun, jika kamu melakukannya sendiri, langkah pertama adalah menghubungi lembaga perizinan setempat.

    Rencanakan Dapur Pengganti

    Siapkan rencana darurat untuk makanan selama dapur kamu tidak berfungsi. Dalam beberapa proyek renovasi dapur, pipa ledeng dan peralatan mungkin masih dapat digunakan pada beberapa bagian proyek.

    Namun, lebih sering, kompor, wastafel, dan peralatan lainnya akan terputus dan tidak dapat digunakan setidaknya untuk sementara waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

    Rencanakan untuk hidup tanpa dapur selama beberapa minggu. Kamu mungkin bisa bertahan dengan memindahkan beberapa peralatan ke ruang lain dan menyiapkan dapur sementara.

    Ruang rekreasi atau bar rumah yang dilengkapi dengan wastafel bisa berfungsi sebagai area memasak dan makan selama periode ini.

    Jika kamu memasak beberapa makanan sebelumnya dan menyimpannya di dalam freezer, kamu hanya perlu oven microwave untuk memanaskannya kembali.

    Ini juga bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk makan lebih banyak di restoran atau bergabung dengan teman dan keluarga yang bersedia mengundang kamu ke rumah mereka, mungkin mereka akan menawarkan undangan jika kamu bersedia memasak untuk mereka.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Pasang Lampu buat Pencahayaan di Dapur, Ini Alasannya



    Jakarta

    Pencahayaan adalah faktor utama di semua desain ruangan, termasuk di dapur. Pencahayaan yang benar bisa menambah keindahan dapur secara keseluruhan, tetapi jika salah seluruh ruangan terlihat buruk.

    Simak pembahasan berikut ini untuk membantu kamu dalam menghindari kesalahan yang paling sering ditemui dalam pencahayaan dapur yang wajib kamu hindari.

    Memasang Banyak Lampu Tersembunyi

    Melansir Better Homes & Gardens, Selasa (19/11/2024), terlalu banyak memasang lampu tersembunyi merupakan kesalahan yang lumrah dalam pencahayaan dapur. Sebab hal itu dapat membuat ruangan dapur yang biasanya berkesan tempat untuk kotor-kotoran menjadi terasa terlalu steril.


    Perhatikan aturan umum untuk memasang lampu tersembunyi, biasanya untuk setiap 4 sampai 6 kaki persegi ruang untuk langit-langit.

    Bawah Lemari Kurang Pencahayaan

    Salah satu kesalahan terbesar yang sering ditemui adalah kurangnya pencahayaan di bagian bawah lemari, karena setiap kali kamu mempunyai meja dapur di bawah satu set lemari dinding, maka lemari tersebut akan menutupi cahaya dari atas dan akan menimbulkan bayangan pada ruang kamu beraktivitas, sehingga tidak dapat cahaya yang maksimal.

    Menambah pencahayaan pada bawah lemari yang bisa pencahayaannya dapat diatur sendiri akan membuat ruang kerja pada meja dapur kamu akan lebih fungsional serta membantu setiap sudut pada dapur akan terasa lebih terang.

    Perlengkapan Lampu yang Tak Berimbang

    Skala memainkan peran besar dalam membuat keseimbangan visual adalah salah satu kesalahan paling umum yang ditemui di dapur adalah perlengkapan lampu yang tidak proporsional.

    Untuk menghindari kesalahan ini, kamu harus memperhatikan ukuran dapur serta komponen lainnya, seperti halnya meja dapur untuk memilih pencahayaan yang tepat dengan skala. Untuk meja dapur, pilih perlengkapan lampu yang memiliki diameter sekitar satu kaki lebih kecil dari bagian tersempitnya.

    Lampu Aksen yang Terlalu Banyak

    Yang tak kalah pentingnya adalah dengan mengetahui area yang tepat pada dapur kamu untuk disorot, karena terlalu banyak lampu aksen dapat menyebabkan kekacauan visual dan akan mengurangi efeknya.

    Jika ingin membuat rencana pencahayaan yang benar untuk dapur adalah, lihat ruang secara menyeluruh jangan hanya beberapa area saja. Hal ini dapat membantu kamu meraih keseimbangan yang tepat serta menghindari kesalahan memakai lampu aksen secara berlebihan.

    Menghiraukan Kontrol pada Pencahayaan

    Walaupun ukuran, gaya, serta posisi lampu itu penting, tetapi jangan sampai kamu mengabaikan faktor praktis yang utama yaitu kontrol pencahayaan. Beberapa orang seringkali terjebak dalam hal memilih lampu yang sempurna, sehingga mudah untuk mengabaikan betapa penting kontrol pencahayaan.

    Sebaiknya kamu memilih peredup dari pada saklar, karena peredup sangat mungkin untuk mengatur pencahayaan dengan lebih tepat dan baik dalam hal atau aktivitas apa pun.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com