Tag: lemari

  • Mau Bangun Rumah Bentuk A-Frame? Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangannya


    Jakarta

    Rumah berbentuk A-Frame atau rangka huruf A memiliki gaya yang ikonik. Gayanya yang keren dan unik didefinisikan oleh bagian depannya yang berbentuk seperti huruf kapital A dengan atap bersudut tajam yang dimulai di dekat garis pondasi dan bertemu di bagian atas.

    Gaya rumah ini menjadi populer, terutama untuk rumah liburan seiring dengan kemampuannya untuk mencerminkan alam. Maka dari itu, rumah dengan bentuk seperti ini sangat cocok untuk kawasan pegunungan dan pantai.

    Sebelum memutuskan untuk membangun rumah berbentuk A-Frame, melansir Modern Cabin Living, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan membuat rumah dengan bentuk A-Frame.


    Keuntungan Rumah A-Frame

    Dirancang Hemat Uang dan Energi

    Kemiringan atap rumah berbentuk A-Frame memberi banyak area untuk digunakan jika ingin memasang panel surya. Hal ini membuat rumah tidak hanya hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan.

    Selama musim panas, rumah ini cenderung lebih mudah didinginkan karena sebagian besar ruang tinggal berada di lantai bawah dan tidak ada dinding vertikal yang menghalangi aliran udara.

    Bentuk yang Kuat

    Bentuk segitiga rumah A-Frame membuatnya lebih kuat daripada desain lain yang dapat membantunya bertahan terhadap iklim yang keras seperti, hujan, angin, dan salju.

    Namun, karena gaya rangka A segitiga pada rumah ini merupakan ciri khas yang berarti rumah tersebut tidak fleksibel dalam hal desain dan tampilan.

    Memiliki Denah Lantai Terbuka

    Denah lantai terbuka merupakan salah satu permintaan terbesar yang dicari dan rumah A-Frame menyediakan hal itu, Ruang-ruang ini memiliki dinding vertikal yang terbatas, sehingga ada sedikit ruang yang memotong garis luar di seluruh rumah.

    Denah ini memenuhi beberapa permintaan lain, seperti langit-langit yang tinggi, jendela besar yang indah, dan desain yang tidak rumit.

    Cocok untuk Rumah Liburan

    Rumah berbentuk A-Frame sangat populer karena memungkinkan kamu menikmati pemandangan tanpa gangguan. Pada saat yang sama, kurangnya tempat penyimpanan dan lebih sedikit kamar sehingga tidak cocok untuk menjadi rumah utama.

    Rumah ini bisa menjadi pilihan untuk menjadi rumah liburan yang menyenangkan sehingga dapat dikunjungi setiap tahunnya.

    Kekurangan Rumah A-Frame

    Atap yang Mahal

    Bila atap rangka A rusak, biaya penggantinya bisa mahal. Pada saat yang sama, bila tidak diisolasi dengan baik maka atap tersebut dapat menyedot energi dan membuat rumah tidak memiliki kontrol suhu yang tepat.

    Tidak Ada Ruang Penyimpanan Konvensional

    Ruang penyimpanan merupakan masalah besar bagi banyak keluarga, dan tampaknya hal ini sangat diperlukan. Jika ruang penyimpanan merupakan masalah besar, rumah A-Frame bukan menjadi pilihan.

    Hal ini karena A-Frame memiliki banyak dinding vertikal dan membatasi ruang untuk membangun lemari, yang berarti kamu harus kreatif dalam menambahkan area penyimpanan ke rumah A-Frame kamu.

    Tidak Cocok untuk Keluarga Besar

    Dinding vertikal yang terbatas, ruang penyimpanan yang terbatas, dan jumlah kamar yang terbatas menjadi hal yang kurang nyaman untuk keluarga besar. Rumah A-Frame menjadi rumah utama yang bagus untuk individu atau pasangan yang masih sendiri.

    Meskipun rumah A-Frame telah melonjak popularitasnya, gaya dan desain yang tak lekang oleh waktu tidak akan pernah ketinggalan zaman.

    Itulah kelebihan dan kekurangan rumah bentuk rangka huruf A atau A-Frame.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • TV 32 Inci Berapa Cm? Ini Daftar Ukurannya


    Jakarta

    Televisi atau TV termasuk barang elektronik yang umum ada dalam hunian. Barang satu ini biasanya diletakkan di atas lemari bufet maupun dipasang di dinding.

    Penting untuk mengetahui dimensi TV agar menemukan dudukan atau bracket yang sesuai. Ukuran TV yang tepat juga mempengaruhi estetika saat ditempatkan di ruangan tertentu.

    Misalnya, TV 32 inci cukup populer ditaruh di ruang keluarga hingga kamar tidur. Namun, sebenarnya berapa ukuran tinggi dan lebar TV 32 inci dalam sentimeter (cm)?


    Berapa Cm TV 32 Inci?

    Ukiran TV 32 inci umumnya berukuran lebar 70 cm dan tinggi 40 cm, seperti dilansir situs Inch TV Dimensions. Sebagian besar TV saat ini memiliki aspek rasio 16:9, yang berarti lebarnya 1,78 kali lebih besar dibanding tingginya. Jika TV memiliki tinggi sekitar 40 cm, maka lebarnya berkisar 70 cm.

    Ukuran TV yang beredar di pasaran pun diukur secara diagonal dari satu sudut ke yang lainnya. Jadi, TV 32 inci artinya dimensi layar diagonalnya yang berukuran 32 inci.

    Meski begitu, ukuran cm tiap-tiap TV dapat sedikit berbeda tergantung merek dan modelnya. Sebagai contoh:

    • Samsung HD Smart TV T4501 32 Inch berukuran 73,74 x 43,8 cm
    • Samsung HD TV T4001 32 Inch berukuran 73,5 x 44 cm
    • Aqua Smart TV Android AQT32K701A 32 Inch berukuran 72 x 46,6 cm
    • LG TV Digital HD 32 Inch berukuran 73,9 x 44,1 cm.

    Daftar Dimensi TV

    Di pasaran dapat ditemukan berbagai ukuran TV. Mengutip TV Covers, berikut dimensi TV umum dalam cm (lebar x tinggi):

    • 24 Inci: 60 x 35 cm
    • 32 Inci: 70 x 40 cm
    • 40 Inci: 95 x 55 cm
    • 42 Inci: 100 x 60 cm
    • 50 Inci: 115 x 70 cm
    • 55 Inci: 130 x 75 cm
    • 60 Inci: 140 x 80 cm
    • 65 Inci: 150 x 90 cm
    • 70 Inci: 160 x 95 cm
    • 75 Inci: 170 x 100 cm
    • 80 Inci: 180 x 110 cm
    • 85 Inci: 200 x 120 cm.

    Penting diperhatikan, ukuran di atas merupakan ukuran umum. Merek dan model TV tertentu bisa memiliki ukuran yang sedikit berbeda.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Pasang Lantai atau Lemari Dulu? Ini Jawabannya!



    Jakarta

    Saat merencanakan renovasi atau pembangunan interior, salah satu pertanyaan penting yang sering muncul adalah apakah sebaiknya memasang lantai terlebih dahulu atau lemari.

    Keputusan ini dapat memengaruhi hasil akhir dan efisiensi proyek kamu. Dalam hal ini pembahasan mengenai pro dan kontra dari masing-masing pendekatan, serta faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan untuk membantu kamu menentukan urutan yang paling tepat dalam proses pemasangan.

    Kapan Harus Memasang Kabinet Sebelum Lantai?

    Melansir The Spruce, Selasa (3/12/2024), dalam banyak kasus, dengan ketinggian lantai standar, kamu sebaiknya memasang lemari atau pulau dapur sebelum menambahkan penutup lantai. Selain itu, lantai juga harus dipasang sebelum peralatan.


    Penutup lantai, atau pelapis lantai, adalah permukaan yang terlihat dan diinjak bukan sublantai atau lapisan dasar, dan dapat terdiri dari bahan laminasi, vinil, kayu, atau ubin.

    Penutup lantai perlu dipotong sesuai ukuran dan disandarkan pada lemari atau pulau dapur, sehingga menyisakan celah minimal antara lantai dan lemari. Celah ini nantinya akan ditutupi oleh alas tiang atau cetakan sepatu yang dipaku pada bagian bawah lemari.

    Kelebihan Memasang Lantai Lebih Dulu

    Menurut Build Direct, banyak orang lebih memilih untuk memasang lantai terlebih dahulu guna menghindari pemotongan material di sekitar lemari dan peralatan. Ini menjadi daya tarik utama bagi mereka yang baru memulai pemasangan lantai.

    Selain itu, beberapa orang khawatir bahwa jika mereka memasang lemari terlebih dahulu, akan lebih sulit untuk menggantinya di masa depan, karena mereka terikat pada ukuran lemari yang sama.

    Namun, jika kamu sedang merenovasi dapur, kemungkinan besar kamu akan melakukannya dengan gaya yang tidak ingin diubah di kemudian hari. Terakhir, memasang lantai di bawah lemari dasar memberikan tampilan yang rapi dan menghemat waktu, karena kamu tidak perlu memasang lemari seperempat lingkaran.

    Kekurangan Memasang Lantai Lebih Dulu

    Selain itu, jenis material yang dipilih dapat memengaruhi urutan pemasangan. Lantai kayu cenderung mengembang dan menyusut akibat perubahan suhu dan kelembapan, sehingga memerlukan ruang untuk proses tersebut.

    Memasang lantai di bawah lemari dapat menyebabkan kayu melengkung saat berusaha mengembang, yang bisa merusak lantai baru kamu. Oleh karena itu, beberapa ahli merekomendasikan agar pemasangan lantai kayu dilakukan setelah kabinet terpasang.

    Di samping itu, lantai yang mengambang tidak bisa dipasang di bawah kabinet karena berat kabinet akan membatasi ruang gerak lantai untuk mengembang dan menyusut, yang dapat menyebabkan kerusakan pada lantai.

    Kelebihan Memasang Lemari Lebih Dulu

    Memulai proyek dengan lemari dapat membantu kamu menghindari berbagai masalah yang mungkin muncul jika kamu melakukannya dengan cara yang berbeda. Dengan cara ini, kamu tidak akan menghabiskan waktu dan uang untuk lantai yang tidak akan terlihat.

    Selain itu, memulai dengan lemari juga mengurangi risiko kerusakan pada lantai baru kamu . Jika kamu memasang lantai terlebih dahulu dan kemudian menambahkan lemari, ada kemungkinan kamu akan menggores atau menciptakan penyok pada lantai saat proses pemasangan.

    Kekurangan Memasang Lemari Lebih Dulu

    Dengan memulai proyek dengan kabinet, kamu pada dasarnya menetapkan fondasi yang harus diikuti selama renovasi yang akan datang. Selain itu, kamu perlu memotong lantai agar sesuai dengan kabinet bawah, yang dapat membuat proses pemasangan menjadi lebih mahal dan memakan waktu.

    Peralatan yang terpasang akan terjebak di tempatnya selama kamu menggunakan lantai ini, sehingga penggantian peralatan tersebut menjadi jauh lebih sulit. Tentu saja, kamu bisa memilih untuk membeli peralatan yang tidak terpasang untuk mengatasi masalah ini.

    Seperti yang dapat dilihat, ada kelebihan dan kekurangan dalam memilih apakah akan memasang lantai atau kabinet terlebih dahulu, meskipun ada lebih banyak risiko jika kamu memilih untuk memasang lantai terlebih dahulu.

    Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat bahan yang kamu pilih, jenis peralatan yang kamu miliki, dan rencana renovasi di masa depan saat membuat keputusan. Jika kamu bekerja sama dengan kontraktor, jangan ragu untuk menanyakan metode apa yang biasanya mereka gunakan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Ampuh Menghadapi Maling saat Kamu Sendirian di Rumah


    Jakarta

    Sudah banyak terjadi kasus rumah dibobol oleh maling. Bahkan, para penjahat itu nekat memasuki rumah meski di dalamnya sedang ada penghuninya.

    Apabila kamu sedang sendirian di rumah dan tiba-tiba ada maling, rasa panik dan takut pasti akan muncul. Wajar saja, sebab maling rumah biasanya terdiri dari berkelompok dan dilengkapi senjata.

    Meski begitu, ada sejumlah tips menghadapi maling saat kamu sedang seorang diri di dalam rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Tips Menghadapi Maling saat Kamu Sendirian di Rumah

    Dilansir situs Safewise, ada sejumlah hal yang bisa kamu lakukan apabila curiga tempat tinggalmu sedang disusupi maling. Meski detikers lagi sendirian di rumah, ada beberapa tips dalam menghadapi situasi tersebut.

    1. Tetap Tenang

    Langkah yang pertama adalah tetap tenang dan jangan panik. Meski begitu, wajar jika adrenalin meningkat dan detak jantung berdetak kencang karena kamu tak tahu maling tersebut terdiri dari berapa orang dan membawa senjata apa.

    Cobalah tarik napas dalam-dalam selama beberapa kali untuk menenangkan pikiran dan tubuh, sehingga kamu bisa memutuskan langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya.

    2. Cek Kondisi Sekitar Secara Diam-diam

    Karena waktu sangat penting, jadi detikers harus bergerak cepat memeriksa kondisi sekitar. Jika rumah kamu dilengkapi CCTV, cobalah cek kamera keamanan lewat smartphone.

    Lihat secara detail apakah kamu dapat melihat pergerakan yang mencurigakan atau ditemukan pecahan kaca. Lalu, cobalah dengar apakah ada suara langkah kaki atau benda yang menyeret ke lantai.

    3. Utamakan Kabur dari Rumah

    Cek juga jumlah maling yang masuk ke dalam rumah kamu. Jika mereka berkelompok dan kamu tidak percaya diri untuk melawannya, maka satu-satunya jalan adalah kabur dari rumah.

    Cobalah mencari jalan keluar lewat pintu samping atau jendela. Apabila situasi makin terdesak, cobalah untuk bersembunyi jika tidak bisa melarikan diri.

    4. Bersembunyi di Tempat Aman

    Ketika bersembunyi, cobalah cari tempat yang menurutmu aman dan tidak diketahui oleh komplotan maling. Jika memungkinkan, kamu bisa bersembunyi di dalam kamar tidur, kamar mandi, gudang, bahkan lemari.

    Setelah itu, jangan lupa untuk mengunci pintu dan buat barikade. Persiapkan juga benda-benda yang bisa digunakan untuk melawan maling jika posisi kamu terancam.

    5. Hubungi Polisi

    Setelah merasa aman, saatnya mencari bantuan dengan segera menghubungi polisi atau petugas keamanan terdekat. Maka dari itu, penting untuk selalu menyimpan kontak darurat agar bisa dihubungi kapan pun dan di mana pun.

    6. Simpan Foto dan Video Sebagai Bukti

    Apabila saat bersembunyi kamu dapat melihat gerak-gerik maling, hafalkan semuanya. Hal ini sangat membantu polisi untuk melacak maling tersebut lewat jenis kelamin, tinggi badan, pakaian, hingga kendaraan yang digunakan.

    Jika kondisi memungkinkan, kamu bisa mengambil beberapa foto atau video secara diam-diam sebagai bukti. Hal ini akan sangat berguna jika maling berhasil kabur sebelum polisi tiba.

    Apabila rumah detikers dilengkapi dengan kamera CCTV, jangan lupa untuk mengeceknya. Lewat CCTV, kamu bisa mengetahui ciri-ciri maling hingga kendaraan yang mereka gunakan untuk beraksi.

    7. Catat Barang yang Hilang

    Tips yang terakhir adalah dengan mencatat semua benda yang dicuri atau dirusak oleh maling. Hal ini dilakukan agar kamu bisa membuat laporan terperinci untuk polisi dan mengetahui berapa nominal kerugiannya.

    Tips Mencegah Maling Masuk Rumah

    Perlu diingat, kejadian pembobolan rumah bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan traumatis bagi banyak orang. Maka dari itu, cobalah untuk melakukan pencegahan sejak dini agar maling tidak bisa membobol tempat tinggal kamu.

    Mengutip laman CNET, berikut sejumlah tips mencegah maling masuk ke rumah:

    • Kunci pintu dan jendela dengan rapat dan benar.
    • Gunakan kunci pengaman tambahan.
    • Tambahkan sistem keamanan, seperti alarm dan kamera CCTV.
    • Sembunyikan barang-barang berharga dengan aman, seperti di safe deposit box.
    • Kunci garasi rumah dengan rapat.
    • Tambahkan lampu luar agar tidak terlihat kosong, karena rumah kosong rawang dibobol maling.
    • Lapor kepada petugas keamanan jika rumah kamu akan ditinggal selama beberapa hari.

    Demikian tujuh tips menghadapi maling saat kamu sedang sendirian di rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Cegah Lantai Licin dan Berbau, Begini Cara agar Kamar Mandi Tetap Kering



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan di rumah yang cepat sekali lembap. Tidak heran karena setiap hari kamar mandi terdapat keran sebagai sumber air dab hampir setiap hari akan digunakan. Ruangan yang sering basah dapat berisiko munculnya lumut yang dapat membuat lantai, dan benda di kamar mandi licin.

    Selain itu, kamar mandi yang sering lembap juga bisa menyebabkan bau tak sedap karena pertumbuhan jamur dan bakteri. Bahkan jika kamu jarang juga menyikat atau membersihkannya bisa menyebabkan rasa gatal pada kulit kaki karena kutu air.

    Jangan anggap air di lantai kamar mandi dapat kering dengan sendirinya. Jika kamar mandi kamu bisa seperti itu, maka ventilasi di dalamnya sudah baik dan tepat sehingga dapat membuat lantai dan barang sekitarnya kering.


    Direktur HomeWork, Wahyu Achadi mengatakan saat mendesain rumah, kamu harus merancang agar kamar mandi bisa menjadi ruang yang kering.

    “Dengan kondisi kering bakteri dan virus tidak mudah berbiak,” kata dia kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Untuk membuat kamar mandi kering, lanjut dia, ada beberapa syarat yang harus diikuti. Pertama, kamar mandi harus memiliki sirkulasi udara yang bagus. Caranya bisa dengan membuat jendela atau memasang exhaust fan. Kedua, bisa juga dengan membagi kamar mandi untuk area basah (untuk mandi) dan area kering (kloset, wastafel).

    Ia menyarankan, tidak perlu memasang bak mandi, cukup pancuran air (shower) sementara kloset harus dilengkapi pembilas semprot (jet washer). Shower maupun jet washer selain hemat air membuat alur jatuhnya air lebih fokus ke arah badan dan tidak mubazir terbuang ke mana-mana.

    “Begitu juga jet washer yang membuat proses berbilas menjadi lebih terarah dan cipratan air tidak keluar dari lubang kloset,” jelasnya.

    Adapun kamar mandi kering bisa dibuat tanpa memandang ukuran dari kamar mandi tersebut. Bahkan untuk kamar mandi ukuran 1,5×1,5 m pun bisa.

    Agar kamar mandi tetap kering, material yang digunakan juga harus bisa mendukung. Pilih material yang mudah dibersihkan, sederhana, dan jangan lupa area shower dibuat lebih rendah dibandingkan area kering untuk memudahkan air mengalir sehingga bisa kering dengan lebih cepat.

    “Supaya air tidak menyiprat ke mana-mana bisa digunakan shower screen atau tirai yang tersedia dalam berbagai bahan seperti plastic, akrilik, hingga kaca. Shower screen ini menjadi pemisah antara area basah dan kering, jangan lupa shower screen juga perlu dibersihkan berkala supaya tidak berjamur,” ucapnya.

    Untuk bentuk kamar mandi yang memanjang misal 1×3 m, pembagian ruangnya justru lebih mudah. Area shower di satu sisi, kloset dan wastafel dilengkapi cermin serta rak-rak dan lemari kecil di sisi lain yang dekat dengan pintu.

    Ia menambahkan agar aktivitas mandi dan bersih-bersih di kamar mandi lebih mudah, letakkan head shower di sudut dalam posisi diagonal termasuk tempat sabun dan sampo untuk mendapatkan area mandi (basah) yang lebih lapang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 14 Manfaat Baking Soda untuk Barang di Rumah, Lebih dari Sekedar Bahan Kue


    Jakarta

    Baking soda sering digunakan dalam pembuatan kue. Namun ternyata, manfaat baking soda tak sebatas itu.

    Bahan serbaguna ini bisa digunakan untuk kepentingan lain seperti membersihkan dan menghilangkan bau benda-benda yang ada di rumah. Sehingga, baking soda bisa menjadi solusi praktis untuk masalah sehari-hari.

    14 Manfaat Baking Soda, Tak Hanya untuk Kue!

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan berbagai peralatan dapur, wastafel, hingga toilet. Mengutip laman Dr Axe, Martha Stewart, dan Greener Ideal, berikut penjelasannya:


    1. Membersihkan Panci dan Wajan

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan panci dan wajan tanpa merusaknya. Cukup rendam panci dan wajan dalam baking soda selama 15-20 menit.

    2. Membersihkan Karpet

    Banyak pembersih karpet yang mengandung bahan kimia yang membahayakan anak-anak atau hewan peliharaan. Jadi, baking soda bisa digunakan untuk membersihkan karpet dengan baik dan menetralkan bau. Caranya, taburkan baking soda pada karpet, biarkan selama 15-20 menit, kemudian vakum.

    3. Membersihkan Oven

    Jangan gunakan bahan kimia berbahaya untuk membersihkan oven. Gunakan satu sendok teh baking soda dan bersihkan dengan kain basah atau spons. Campuran ini akan membersihkan sisa makanan dan minyak dengan mudah.

    4. Menghilangkan Bau Sepatu

    Baking soda bisa membantu menghilangkan bau sepatu. Cukup taburkan baking soda ke dalam sepatu dan baunya bisa hilang dalam beberapa menit.

    5. Membersihkan Peralatan Makan

    Buat pasta yang terdiri dari tiga bagian baking soda dan satu bagian air. Gosokkan pasta ke peralatan makan lalu diamkan dalam mangkuk besar. Setelah 15 menit, bilas.

    6. Penyegar Lemari

    Tak hanya bermanfaat di dapur, baking soda juga bisa digunakan untuk menyegarkan lemari pakaian. Letakkan sekotak atau secangkir baking soda di dalam lemari. Ganti secara berkala agar lemari pakaian tetap beraroma segar.

    7. Membersihkan Kompor

    Bagian atas kompor bisa kotor karena sisa makanan atau lemak yang menempel. Bersihkan kotoran dari kompor dengan menggosoknya menggunakan pasta baking soda dan air. Namun, perlu diingat, beberapa bagian atas kompor, seperti yang terbuat dari kaca halus bisa jadi rentan tergores. Jadi, gunakan pembersih jenis lain untuk membersihkannya.

    8. Menghilangkan Noda pada Wadah Penyimpanan Plastik

    Wadah penyimpanan makanan bisa ternoda setelah beberapa kali digunakan. Jika setelah dicuci bekas makanan tidak hilang, isi wadah dengan sedikit baking soda dan air dan diamkan semalaman. Bilas pasta baking soda di pagi hari.

    9. Pembersih Wastafel

    Wastafel bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan baking soda. Taburkan baking soda dalam jumlah banyak di wastafel dan gunakan kain microfiber atau spon basah untuk area yang terkena endapan. Bilas dengan air dingin.

    Untuk peralatan dan perlengkapan seperti keran, taburkan baking soda ke kain basah. Lalu gosok keran dengan lembut.

    10. Menghilangkan Bau Kasur

    Membersihkan kasur begitu penting untuk kesehatan. Untuk menghilangkan bau kasur, taburkan baking soda di atasnya dan diamkan selama beberapa menit. Selanjutnya, bersihkan dengan vacum cleaner.

    Jika ada noda yang perlu dihilangkan, semprotkan cuka pada noda, lalu tambahkan sedikit baking soda. Tutupi dengan handuk dan diamkan selama beberapa jam dan bersihkan dengan vacum cleaner.

    11. Menghilangkan Noda pada Pakaian

    Jika ada noda membandel pada pakaian, baking soda bisa digunakan untuk menghilangkannya. Rendam pakaian dalam air panas yang dicampur dengan baking soda selama beberapa jam atau semalaman.

    12. Membersihkan Toilet

    Mungkin banyak pembersih khusus toilet yang beredar di pasaran, tapi cara yang lebih alami dan ramah lingkungan untuk membersihkan toilet adalah dengan baking soda. Caranya, taburkan baking soda ke dalam toilet dan biarkan beberapa. Lalu, gosok dengan sikat toilet.

    13. Membersihkan Mobil

    Selanjutnya, baking soda dapat bermanfaat untuk membersihkan bagian-bagian mobil, seperti lampu mobil, jendela, dan jok vini. Cukup buat larutan baking soda.

    Carnya, campurkan 1/4 cangkir baking soda dalam 1 liter air hangat. Oleskan ke bagian mobil yang kotor.

    14. Menghilangkan Bau pada Saluran Air

    Baking soda juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau pada saluran air dan mencegah bau asam dan basa yang tersisa.

    Cukup tuangkan 1/2 cangkir soda kue ke saluran pembuangan. Lakukan bersamaan dengan mengalirkan air keran hangat.

    Meski banyak manfaat yang bisa didapat, perlu diketahui bahwa tidak semua barang di rumah cocok dibersihkan dengan baking soda. Baking soda bersifat abrasif, jadi, tidak cocok untuk membersihkan permukaan kaca, peralatan masak aluminium, permukaan batu alam, barang berlapis emas, hingga perangkat elektronik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Kadal di Halaman Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Kadal terkadang bisa ditemukan di halaman rumah. Keberadaannya bisa menguntungkan karena kadal dapat berperan sebagai pengusir hama.

    Meski demikian, adanya kadal di halaman rumah bisa membuat penghuni gelisah. Tak ayal, berbagai cara dilakukan untuk mengusirnya dari halaman.

    Keberadaan kadal di halaman rumah bukan tanpa alasan. Dilansir dari Smith Pest Management, berikut ini informasinya.


    Penyebab Ada Kadal di Halaman Rumah

    1. Sumber makanan

    Salah satu alasan adanya kadal di halaman rumah bisa jadi karena terdapat sumber makanan. Ada berbagai makanan yang umumnya dikonsumsi kadal, seperti semut, cacing tanah, lalat, laba-laba serta buah dan sayur.

    2. Adanya Tempat Perlindungan

    Kadal menyukai tempat yang gelap dan sejuk. Maka dari itu, biasanya kadal bersembunyi di balik lemari atau di balik semak-semak maupun kursi taman.

    3. Sumber Air

    Adanya sumber air, baik di dalam maupun luar rumah, bisa menarik kadal untuk mendatanginya. Dengan air yang cukup, kadal bisa bertahan hidup hingga berbulan-bulan.

    Cara Mengusir Kadal dari Halaman Rumah

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir maupun mencegah kadal masuk ke halaman rumah. Berikut ini informasinya.

    1. Buat Ramuan Pengusir

    Kamu bisa mengusir kadal menggunakan campuran saus cabai merah dengan air. Caranya cukup mudah, campurkan sedikit saus cabai dengan air lalu semprotkan ke tempat yang ada kadalnya.

    2. Tanam Tanaman Pengusir Kadal

    Ada beberapa tanaman yang bisa mengusir kadal seperti peppermint dan eucalyptus. Kadal tidak menyukai aroma dari tanaman tersebut.

    3. Hubungi Profesional

    Kalau sudah mencoba cara-cara di atas masih belum berhasil, saatnya kamu hubungi profesional untuk menanganinya.

    Itulah penyebab dan cara mengusir kadal dari halaman rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Trik Sulap Tampilan Kamar Tidur Jadi Mewah dan Nyaman Bak Tinggal di Hotel


    Jakarta

    Saat membicarakan kamar tidur yang nyaman, beberapa orang sering teringat dengan model kamar hotel. Sebab, kamar hotel terutama yang bintang 4 atau 5 memiliki desain kamar yang nyaman, mewah, rapi, dan luas.

    Kamar hotel didesain seperti itu untuk memuaskan pelanggannya dan memberikan pengalaman yang berbeda dari menginap di rumah. Suasana yang berbeda itu yang terkadang membuat orang ingin balik lagi ke sana.

    Namun, bagi kamu yang tidak bisa sering-sering menginap di hotel, tenang saja. Kamar hotel tersebut bisa kamu bawa ke rumah kamu, bahkan bisa dibuat sesuai dengan selera kamu.


    Dilansir The Spruce, berikut trik mendekorasi kamar tidur agar terasa nyaman dan mirip seperti kamar hotel berbintang.

    1. Pilih Tempat Tidur yang Berkualitas

    Kamar hotel bintang lima pasti memiliki tempat tidur yang empuk, nyaman, dan lebar. Jika kamar kamu cukup luas, kamu bisa membeli jenis king size yang ruang geraknya luas. Jika kamar kamu memanjang dan tidak begitu luas, kamu bisa menggunakan jenis single bed.

    Selain kualitas tempat tidur, lengkapi pula dengan seprai, sarung bantal, atau bedcover yang berkualitas. Agar tampilannya lebih elegan, kamu bisa menggunakan seprai yang tidak memiliki corak dan warnanya netral. Boleh menggunakan warna lain selain putih. Jangan lupa untuk sesering mungkin mengganti seprai agar tetap nyaman dipakai dan kamar tidak berbau.

    2. Pakai Pencahayaan Kamar yang Lembut

    Kamar hotel biasanya menyediakan beberapa lampu di satu ruangan. Mulai dari lampu tidur di samping tempat tidur dan lampu di atas. Satu hal yang pasti adalah lampu tersebut menyorot dengan lembut. Terasa terang tetapi cahayanya tidak menusuk mata. Model pencahayaan seperti ini menciptakan atmosfer yang nyaman untuk beristirahat.

    3. Buat Tata Letak yang Rapi

    Kamar hotel memiliki desain tata letak yang dibuat rapi dan terkurasi dengan baik. Hal ini dikarenakan pengguna kamar hotel biasanya pelancong yang membawa banyak barang dan butuh tempat istirahat. Oleh sebab itu, kamar didesain agar memiliki ruang bebas yang cukup dan banyak laci-laci atau meja untuk meletakkan barang. Dengan begitu, kamar tidak terlihat penuh dan berantakan.

    Kamu bisa mencontoh model kamar seperti ini. Tambahkan beberapa meja dengan banyak laci, letakkan beberapa vas kecil sebagai pemanis tampilan ruangan, jam, dan barang berguna lainnya.

    4. Harus Rajin Memperhatikan Kamar

    Tahu kan salah satu kunci kamar hotel selalu nyaman ditempati karena apa? Betul salah satunya karena mereka memiliki sistem pembersihan yang baik, detail, dan disiplin. Setiap sudut dicek terutama bagian kasur dan kamar mandi. Hal ini dikarenakan kamar tersebut dipakai oleh orang yang berbeda dan setelah dibersihkan akan ada penghuni baru.

    Mulai membiasakan diri untuk membereskan kamar atau kasur setiap hari, terutama saat bangun tidur. Dengan begitu, setiap malam saat akan tidur akan terasa lebih spesial dengan kasur dan kamar yang rapi.

    5. Gantungkan Cermin

    Cermin adalah salah satu hiasan yang wajib ada di kamar hotel. Entah di kamar mandi, di lemari baju atau memang tersedia meja rias di dalam kamar tersebut. Cermin juga bermanfaat untuk memberikan ilusi ruangan tersebut terlihat luas. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah menaruh cermin di atas meja atau menggantungkan cermin di kedua sisi samping kasur.

    6. Pajang Karya Seni

    Beberapa kamar hotel, kerap memajang karya seni sebagai salah satu komponen pemanis tampilan ruangan. Bentuknya bisa berupa lukisan, ukiran, benda, dan lainnya.

    7. Tambahkan Karpet

    Karpet adalah salah satu elemen yang bisa membuat tampilan kamar menjadi lebih nyaman dan indah. Tekstur dan kehangatan karpet seakan-akan memberi perawatan spesial untuk kakimu. Kamu bisa pilih dari banyak jenis karpet seperti bulu hewan palsu hingga karpet Maroko. Namun, perlu diingat untuk memilih warna karpet yang tidak bentrok dengan interior kamar.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Terlupakan Dibersihkan, 5 Bagian Kamar Ini Bisa Jadi Sarang Kuman!


    Jakarta

    Memiliki kamar tidur yang bersih tentu membuat penghuni di dalamnya merasa nyaman. Namun, ada saja bagian-bagian yang luput dibersihkan.

    Apabila bagian-bagian tersebut luput dibersihkan bukan tidak mungkin menyebabkan kualitas udara memburuk, bau tidak sedap, serta memicu alergi. Tentunya penghuni rumah tak ingin kamarnya tidak nyaman untuk ditempati.

    Dilansir dari Homes & Gardens, berikut ini beberapa bagian yang kerap dilupakan saat membersihkan kamar tidur.


    1. Kolong Tempat Tidur

    Bagian ini jarang dibersihkan, padahal jika dibiarkan dalam waktu lama akan menimbun debu yang bisa memicu alergi. Biasanya bagian kolong tempat tidur juga sering dipakai untuk menyimpan barang.

    Kalau mau membersihkan kolong tidur sebaiknya keluarkan barang-barang yang ada di sana terlebih dahulu. Setelah itu mulai bersihkan debu dan kalau bisa pel bagian tersebut.

    Selain kolong tempat tidur, headboard kasur juga sering kali luput dibersihkan. Padahal debu yang menempel pada headboard bisa menurunkan kualitas udara di kamar. Untuk membersihkannya bisa menggunakan lap basah.

    2. Saklar Lampu

    Saklar lampu juga menjadi bagian yang jarang dibersihkan. Padahal bagian ini sering kali disentuh oleh penghuni kamar.

    Untuk membersihkannya bisa pakai lap yang sedikit basah dan pembersih serba guna. Pastikan lap yang digunakan jangan terlalu basah karena dikhawatirkan mempengaruhi kelistrikan.

    3. Sarung Bantal

    Sarung bantal menjadi salah satu bagian yang luput dibersihkan. Padahal jika tidak dibersihkan, sarung bantal bisa menjadi sarang kuman. Sebaiknya, sarung bantal dicuci setiap 3-6 bulan sekali.

    4. Kasur

    Membersihkan kasur merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tidur. Namun, hal ini kadang luput untuk dilakukan.

    Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan vacuum cleaner atau mengebutnya dengan sapu lidi. Selain itu, bisa juga membersihkannya dengan uap yang bisa efektif membunuh bakteri. Namun, jangan gunakan uap pada kasur memory foam, karena panas dapat merusak bahannya.

    5. Lemari

    Seringnya membuka dan menutup lemari untuk mengambil barang bisa dengan cepat menumpuk debu, kotoran, maupun bakteri. Nah, untuk membersihkannya sebaiknya keluarkan barang-barang yang ada di dalamnya.

    Bersihkan debu yang ada di lemari sebelum mengelapnya dengan lap basa. Pastikan lemari sudah kering sebelum mengembalikan barang-barang ke dalamnya.

    Membersihkan lemari juga bisa sekaligus menyortir barang-barang yang tidak diperlukan lagi dan menjualnya atau mendonasikan barang tersebut.

    Kini sudah tahu kan bagian apa saja di kamar tidur yang luput dibersihkan? Ke depannya jangan lupa dibersihkan ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Bikin Ruang Penyimpanan di Balkon


    Jakarta

    Balkon merupakan salah satu bagian yang kerap dipakai untuk bersantai di lantai atas rumah. Bersantai di balkon bisa menenangkan karena dapat melihat pemandangan di sekitar rumah dari atas.

    Selain menjadi tempat bersantai, balkon juga bisa digunakan sebagai area penyimpanan. Beberapa barang yang bisa disimpan di balkon seperti alat kebun, furniture outdoor, serta tanaman.

    Penghuni rumah bisa lho membuat area penyimpanan di balkon tanpa mengganggu pemandangan dari dalam maupun luar rumah. Gimana caranya? Melansir dari Living etc, berikut ini informasinya.


    1. Buat Penyimpanan Vertikal

    Area balkon biasanya tidak terlalu luas, maka dari itu area penyimpanan vertikal bisa menjadi opsi yang pas. Penghuni rumah bisa menggantungkan area penyimpanan pada dinding untuk menghemat tempat.

    2. Pakai Tempat Penyimpanan Multifungsi

    Tempat penyimpanan multifungsi sangat dibutuhkan apalagi untuk area yang tidak terlalu luas. Hanya dengan satu barang, bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan.

    Sebagai contoh, gunakan bangku yang bagian bawahnya bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Bisa juga meja yang bagian bawahnya memiliki lemari penyimpanan.

    Saat memilih perabotan yang akan ditaruh di balkon, perhatikan materialnya ya detikers. Pilih perabotan yang memang khusus outdoor atau yang tahan panas maupun hujan agar tidak cepat rusak.

    3. Perhatikan dari Bagian Dalam dan Luar Ruangan

    Saat menaruh area penyimpanan tentunya nggak mau dong mengganggu pemandangan dari dan ke luar rumah. Maka dari itu harus disesuaikan terlebih dahulu sebelum tempat penyimpanan benar-benar dipsang.

    “Cara mudah untuk menjaga kerapian ruang ini adalah dengan membeli kotak penyimpanan yang serasi – ini akan membantu menjaga ruang tetap netral,” kata pendiri The Organised Curator, Andrea Lewis.

    Itulah beberapa tips jika ingin menambahkan tempat penyimpanan di balkon rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com