Tag: lemari

  • Biar Nggak Makin Sempit, Ini 3 Cara Pilih Perabotan untuk Rumah Minimalis


    Jakarta

    Rumah minimalis kerap menjadi pilihan terutama di lahan terbatas. Meski rumahnya minimalis, pemilik tak perlu berkecil hati karena masih bisa memaksimalkan ruang yang ada.

    Salah satu tantangan saat memiliki rumah minimalis adalah mengatur perabotan. Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap memiliki perabotan yang dibutuhkan tanpa membuat ruangan terasa semakin kecil.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Langkah pertama bisa dengan memilih perabotan yang multifungsi. Saat ini sudah banyak inovasi pada tempat tidur, sofa, maupun meja untuk rumah minimalis yang tidak memakan banyak ruang tetapi tetap fungsional.

    Pemilik rumah bisa memilih sofabed yang bisa digunakan sebagai sofa pada pagi hingga sore hari dan sebagai tempat tidur ketika diperlukan.

    Selain itu, bisa juga memilih tempat tidur yang di bawahnya ada lemari untuk menaruh pakaian atau perabotan lainnya.

    Pilih Barang yang Fungsional

    Tinggal di rumah minimalis tentunya harus cerdik dalam memilih barang-barang yang bisa ditaruh di dalam ruangan karena keterbatasan ruang. Nah, saat membeli barang, pemilik rumah bisa mengurutkan sesuai prioritas dari yang paling banyak digunakan.

    Sebagai contoh, di kamar mandi cukup ada shower dan closet saja, tidak perlu ada wastafel. Sebab, wastafel di kamar mandi memiliki fungsi yang mirip dengan wastafel di dapur.

    Desainer Ruangan Terbatas, Penulis, Konsultan, dan Blogger dari Tiny Canal Cottage, Whitney Leigh Morris menyarankan adanya kaca dan cahaya di kamar mandi bisa membuat ruangan tampak luas.

    Lalu, untuk bagian dapur, sebaiknya tidak menyimpan terlalu banyak peralatan masak. Cukup membeli peralatan masak yang akan sering digunakan.

    Pilih Barang yang Mudah Disimpan

    Di rumah minimalis sebaiknya ada tempat penyimpanan yang rapi dan muat banyak agar ada ruang yang tersisa. Selain tempat penyimpanan, sebaiknya mulai pertimbangkan memilih perabotan yang fleksibel, seperti mudah dilipat, digulung, maupun ditarik agar tidak memakan banyak tempat.

    Contohnya seperti meja makan lipat. Setelah tidak digunakan, meja bisa dilipat dan disimpan di sisi ruangan.

    Itulah cara memilih perabotan yang cocok untuk rumah minimalis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Perabotan yang Jangan Dibeli dalam Kondisi Bekas, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Membeli barang bekas terutama barang rumah tangga, banyak sekali keuntungannya. Mulai dari mendapatkan barang yang masih bagus tetapi dengan harga yang murah, bisa lebih hemat dalam berbelanja, dan biasanya cukup banyak pilihannya.

    Sensasi saat membeli barang bekas juga tidak kalah seru ketika membeli barang baru. Pembeli tetap perlu jeli terhadap barang yang akan dibeli. Labelnya sebagai barang yang sudah dipakai, tentu ada kemungkinan terdapat kecacatan produk. Semakin banyak cacatnya, biasanya harga yang ditawarkan akan semakin murah. Jangan terlalu cepat tergiur dari harganya, pembeli perlu memikirkan keselamatan saat menggunakannya dan apakah memungkinkan untuk diperbaiki.

    Di luar itu, ada beberapa barang bekas yang memang tidak bisa dipakai lagi, baik kondisinya masih bagus atau rusak. Sebab, barang-barang tersebut memang hanya baik untuk dipakai sekali. Mau alasan apa pun, sebaiknya jangan mengincar barang-barang tersebut di toko barang bekas.


    Dilansir House Beautiful berikut daftar perabotan yang sebaiknya tidak dibeli di tempat barang bekas.

    1. Barang Elektronik

    Barang elektronik seperti TV, mesin cuci, kipas angin, AC, hingga oven biasanya dijual dengan harga yang mahal. Orang-orang yang sedang membeli banyak perabotan sekaligus membutuhkan suatu alternatif. Salah satunya dengan membeli barang bekas untuk menekan pengeluaran.

    Sebelum memutuskan membeli, ketahui dahulu risikonya. Barang elektronik yang berada di tempat bekas biasanya kondisinya tidak begitu bagus. Pembeli juga tidak tahu usia pemakaian barang tersebut pada saat itu. Barang elektronik yang telah lama tidak digunakan bisa menjadi tempat tinggal bagi serangga dan hama. Selain itu, kebanyakan toko barang bekas kondisinya berantakan dan banyak sekali debu. Sebelum memutuskan membeli, lebih baik pertimbangkan akan kebersihan dan kualitas pemakaiannya.

    Jangan sampai setelah membelinya, barang tersebut rusak dan perlu diperbaiki lagi dengan harga yang sama mahalnya dengan barang baru.

    2. Perabotan Bongkar Pasang

    Saat ini sudah banyak produk yang dijual dalam bentuk bisa dibongkar dan dipasang sendiri. Hal ini untuk menghemat ruang ketika pengiriman dan menghindari kerusakan ketika pengiriman. Contoh barang bongkar pasang adalah lemari dan rak.

    Barang seperti ini ternyata sebaiknya dibeli dalam keadaan baru, bukan bekas. Hal ini dikarenakan beberapa material bongkar pasang memiliki kualitas yang rendah sehingga mudah sekali rusak. Sebagai contoh lemari dari kayu yang dicampur dengan material lainnya, mudah sekali rusak apabila terkena air dan kelembapan. Selain itu, bisa pula ada beberapa bagian dari barang tersebut hilang sehingga ketahanannya tidak menjamin dapat dipakai lama.

    3. Kasur

    Banyak kasur dibuang karena kondisinya yang tidak lagi layak seperti pernya muncul, besi kerangka timbul, atau bentuknya yang sudah tidak nyaman digunakan. Selain itu, ada pula kasur yang dibuang karena sudah terendam banjir. Biasanya tanda-tandanya adalah terdapat berkas air di permukaannya.

    Oleh karena itu, membeli kasur di tempat bekas tidak disarankan karena kondisinya yang tidak bersih lagi untuk digunakan. Memakai kasur yang kotor justru dapat menimbulkan masalah baru bagi kesehatan seperti gatal, infeksi pernapasan, hingga alergi. Kasur bekas yang telah dibersihkan juga tidak akan menjamin aman digunakan.

    4. Sofa dan Kursi Berlapis Kain

    Barang lainnya yang sebaiknya tidak dipakai apabila kondisinya bekas adalah sofa dan kursi yang berlapis kain. Hal ini dikarenakan bahan yang lembut tersebut apabila tidak dijaga kebersihannya bisa menjadi sarang kutu busuk. Hama satu ini dapat menggigit manusia dan membuat gatal.

    5. Karpet

    Sama seperti pertimbangan saat membeli sofa dan kasur, karpet juga bisa menjadi sarang hama, kutu, dan noda yang sulit dibersihkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Kisaran Biaya Bikin Kitchen Set Minimalis Sesuai Bahan


    Jakarta

    Untuk mempercantik tampilan dapur, banyak pemilik rumah yang memasang kitchen set. Namun, banyak yang belum tahu berapa kisaran biaya membuat kitchen set.

    Pada dasarnya, saat kamu membeli rumah dari pengembang sudah dibangun area dapur. Meski begitu, dapur hanya didesain sederhana yang terdiri dari kompor, sink atau tempat cuci piring, dan keran air.

    Agar dapur terlihat lebih estetis, banyak orang yang memasang ‘aksesoris’ seperti rak penyimpanan untuk menaruh alat masak dan peralatan makan. Nah, jenis rak itu yang disebut sebagai kitchen set.


    Jika detikers ingin membuat kitchen set, pastikan sudah mengetahui kisaran harganya. Sebab, harga kitchen set bisa berbeda tergantung dari ukuran, bahan yang dipilih, hingga jumlah kabinet yang dibutuhkan.

    Kisaran Biaya Bikin Kitchen Set Minimalis

    Dalam catatan detikProperti, Profesional Kontraktor Profesional Kontraktor PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhul Rizki mengatakan, harga kitchen set dapat dipengaruhi oleh desain dan bahan yang dipilih. Adapun salah satu bahan yang umum dipakai adalah kayu HPL.

    “Biasanya yang mahal itu di kitchen setnya. Tergantung bahannya. Yang paling familiar itu kayu dilapisi HPL, tapi memang basically itu kayu. Yang bikin indah itu kulitnya, HPL itu. Biasanya kalau di interior kitchen set itu Rp 1,8 juta sampai Rp 2 juta tergantung dari bahan dan desainnya, tergantung besarnya kabinet yang ada,” kata Panggah saat dihubungi detikcom, Rabu (14/8/2024) lalu.

    Mengutip buku 46 Inspirasi Desain Kitchen Set oleh Yunus Aryanto, kitchen set terdiri dari lemari kabinet atas, lemari kabinet bawah, meja dapur, dan backsplash. Untuk material yang dipilih umumnya menggunakan bahan blackboard atau multiplek.

    Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Minggu (22/6/2025), harga material untuk kitchen set dapat berbeda-beda. Untuk material blackboard harganya mulai dari Rp 1,9 jutaan, sedangkan bahan multiplek sekitar Rp 2,3 jutaan.

    Selain mengetahui harganya, penting juga mengukur dapur agar kitchen set bisa terpasang dengan rapi dan sesuai. Sebagai contoh, berikut simulasi perhitungan komponen kitchen set:

    1. Kabinet Bawah

    • Panjang bagian kanan: 3 m
    • Panjang bagian kiri: 1,5 m
    • Lebar: 0,5 m
    • Jadi perhitungannya adalah 3 + 1,5 – 0,5 m = 4 m

    2. Kabinet Atas

    • Panjang sisi kanan: 3 m
    • Panjang sisi kiri: 1,5 m
    • Lebar: 0,3 m
    • Jadi perhitungannya adalah 3 + 1,5 – 0,3 m = 4,2 m

    3. Meja Dapur

    Untuk meja dapur berukuran yang sama dengan kabinet bawah yaitu 4 m.

    4. Backsplash

    Bagian ini dapat dihitung dengan menjumlahkan kedua sisi dinding, yakni 3 + 1,5 m = 4,5 m.

    Setelah mengetahui ukurannya, langkah berikutnya adalah menghitung estimasi biaya membuat kitchen set. Sebagai simulasi kita menggunakan material multiplek HPL.

    Harga multiplek HPL di pasaran sekitar Rp 2,5 jutaan per meter. Dengan menggunakan harga tersebut maka estimasi biaya yang dibutuhkan untuk membuat kitchen set minimalis adalah sebagai berikut:

    • Kabinet bawah multiplek HPL: 4 m x Rp 2.300.000 = Rp 9.200.000
    • Kabinet atas multiplek HPL: 4,2 m x Rp 2.300.000 = Rp 9.660.000
    • Backsplash pakai granit: 4,5 m x Rp 1.200.000 = Rp 5.400.000
    • Meja dapur pakai granit: 4 m x Rp 1.200.000 = Rp 4.800.000.
    • Jadi, total biaya memasang kitchen set: Rp 9.200.000 + Rp 9.660.000 + Rp 5.400.000 + Rp 4.800.000 = Rp 29.060.000.

    Sebagai catatan, perhitungan di atas hanya estimasi saja. Untuk mengetahui harga secara tepat bisa langsung menghubungi pihak desainer interior agar bisa dihitung luas, pemilihan material, dan biaya pasang kitchen set di rumah.

    Selain itu, harga pemasangan kitchen set dapat berbeda-beda tergantung dari material yang dipilih, ukuran, dan wilayah tempat tinggal.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Gampang! Ini 5 Tips Cegah Serangan Kutu Kasur di Rumah


    Jakarta

    Kehadiran kutu kasur di rumah bikin khawatir karena dapat mengganggu kenyamanan. Serangga kecil ini bisa menggigit manusia untuk menyedot darah, sehingga dapat menyebabkan bercak merah dan gatal-gatal di kulit.

    Kalau ditemukan ada kutu kasur di rumah, penghuni perlu segera membasminya. Namun tak cukup hanya membersihkan sofa atau kasur, ada beberapa cara lain untuk mencegah kutu kasur di rumah.

    Sebab, kutu kasur sering bersembunyi di sela-sela atau sudut tempat tidur dan sofa. Selain area itu sulit dijangkau, ukuran kutu kasur yang kecil membuat sebagian orang tak sadar kalau sedang duduk atau tidur bersama serangga itu.


    Agar seluruh penghuni rumah merasa nyaman, simak beberapa tips mencegah kutu kasur dengan mudah di bawah ini:

    Tips Ampuh Mencegah Kutu Kasur dengan Mudah

    Ada sejumlah kiat mudah untuk mencegah kutu kasur di rumah. Dikutip dari United States Environmental Protection Agency (EPA), Rabu (25/6/2025), berikut sejumlah tipsnya:

    1. Cek Seluruh Furnitur di Rumah Secara Rutin

    Periksa seluruh furnitur yang ada di rumah secara rutin. Tak hanya kasur, kutu kasur juga dapat ditemukan di sofa ruang tamu, kursi, karpet, hingga lemari.

    Penghuni rumah perlu mengecek secara rutin dengan mengganti seprai, mengecek bagian dalam sofa, atau melihat bagian tepi karpet. Kalau menemukan ada serangga kecil yang bergerak, patut dicurigai jika itu adalah kutu busuk.

    2. Rutin Menyedot Debu

    Kutu busuk dapat berkembang biak di lipatan sofa atau kasur. Area ini memang cukup jarang terjamah sehingga tidak diketahui kalau ada kutu busuk di dalamnya.

    Sebagai bentuk pencegahan, penghuni dapat menyedot debu dan kotoran di sofa dan kasur secara rutin. Selain mengangkat sisa kotoran, langkah ini juga dapat mencegah munculnya kutu kasur.

    3. Cek Dua Kali saat Membeli Furnitur Bekas

    Jika berniat ingin membeli furnitur bekas seperti kasur, sofa, atau karpet, pastikan untuk melakukan pengecekan sebanyak dua kali. Selain melihat kondisinya, pastikan tidak ada kutu kasur dan telurnya yang hinggap di furnitur tersebut.

    Cara ini dilakukan agar penghuni tidak mendapat barang zonk. Meski harga furnitur tersebut murah meriah dan terlihat bagus, tapi jika di dalamnya ada banyak kutu busuk maka dapat merugikan pembelinya.

    Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan orang adalah sengaja menunda mencuci pakaian hingga berminggu-minggu. Alasannya agar pakaian dapat dicuci secara bersamaan dalam jumlah banyak.

    Padahal, kebiasaan ini tidak baik dilakukan karena bisa memicu munculnya kutu kasur di dalam pakaian kotor. Perlu diketahui, kutu kasur dapat berpindah dengan cepat dari satu benda ke benda lain.

    Selain itu, bau pakaian kotor bisa menyebar ke seluruh ruangan sehingga bikin tidak nyaman. Jadi, sebaiknya mencuci pakaian secara rutin.

    5. Jangan Taruh Barang di Atas Sofa dan Kasur

    Beberapa orang kerap meletakkan barang seperti tas atau pakaian kotor di atas sofa dan kasur. Kebiasaan ini ternyata dapat berdampak buruk karena kutu busuk bisa berpindah tempat.

    Selama berada di luar, mungkin kamu tidak sadar duduk di tempat kotor yang ada kutu busuk. Alhasil, serangga itu dapat ‘menumpang’ pada tas dan pakaian yang kamu kenakan.

    Setibanya di rumah, kutu busuk dapat langsung berpindah ke berbagai tempat seperti furnitur, kasur, hingga sofa kesayanganmu. Maka tak heran jika kamu sering merasakan kulit gatal-gatal akibat kebiasaan buruk tersebut.

    Sebaiknya hindari kebiasaan menaruh barang kotor di atas sofa dan kasur mulai sekarang. Selain itu, jangan lupa menjaga kebersihan secara rutin agar tak ada lagi serangga kecil yang mengganggu tempat tinggal kamu.

    Demikian lima tips ampuh mencegah kutu kasur dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamitetep Bikin Gatal Suka Hidup dekat Pakaian, Ini Cara Cegahnya Menurut Ahli



    Jakarta

    Salah satu serangga yang kerap ditemukan di rumah, tetapi mungkin tidak banyak yang mengetahui namanya adalah kamitetep. Hewan ini bisa menyebabkan gatal bila terkena kulit manusia.

    Serangga satu ini bentuknya cukup unik tidak seperti serangga pada umumnya. Beberapa orang mungkin akan mengira hewan ini sebagai butiran pasir yang menggumpal di sudut rumah. Padahal jika diperhatikan lebih saksama, pada salah satu ujungnya akan muncul hewan kecil seperti ulat berwarna coklat.

    Dilansir laman Ask Entomologists yang mengutip dari karya ilmiah Holarctic Lepidoptera berjudul Notes on the Plaster Bagworm, Phereoeca uterella, in Florida (Lepidoptera: Tineidae) karya JB Heppner, serangga satu ini biasa hidup di tempat kering, mudah beradaptasi di lingkungan baru, serta bisa hidup di daerah yang tidak begitu banyak makanan.


    Biasanya hewan ini banyak ditemukan di dekat pakaian manusia karena area tersebut cukup kering. Para ahli entomologi, ahli yang mempelajari seputar serangga, mengatakan spesies ini kebanyakan hidup berdampingan dengan manusia.

    Temuan lainnya mengungkapkan bahwa kamitetep ini senang hidup di dekat laba-laba. Mereka akan memakan sisa yang dibuang laba-laba dan sutra dari jaring laba-laba. Mereka juga memakan serangga mati. Dari sanalah mereka bisa masuk ke dalam rumah yang memang kebanyakan juga banyak ditemukan laba-laba.

    Dari karakteristik kamitetep tersebut, para ahli menyimpulkan salah satu cara untuk mencegah serangga ini masuk ke rumah adalah dengan menyingkirkan laba-laba.

    Selain itu, ada cara lainnya untuk menyingkirkan kamitetep dari rumah, berikut di antaranya yang bisa diikuti.

    1. Jaga Kebersihan Rumah

    Menurut Heppner, menjaga kebersihan rumah juga penting untuk mencegah kamitetep datang ke rumah dan agar laba-laba yang menjadi sumber makanannya tidak muncul. Bersihkan rumah secara menyuluruh hingga ke area yang jarang digunakan.

    2. Meletakkan Kamper di Lemari

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, menurut ahli entomology, kamitetep sering ditemukan di dekat pakaian seperti lemari, keranjang pakaian kotor atau di dekat gantungan baju. Dilansir Enesis, sebaiknya lemari juga dilengkapi dengan kamper atau kapur barus agar serangga tidak muncul.

    3. Tutup Ventilasi dengan Kawat Nyamuk

    Pastikan tidak banyak serangga yang masuk ke rumah. Semakin banyak serangga di rumah berarti memberikan peluang untuk kamitetep hidup di rumah tersebut. Tutup lubang ventilasi rumah dengan jaring-jaring kecil agar serangga terutama nyamuk tidak masuk ke rumah.

    4. Bersihkan Kaca

    Kamitetep sering ditemui tengah menempel di sudut rumah. Agar bagian rumah tidak menarik kamitetep, pastikan untuk menjaga kebersihannya, terutama pada bagian kaca.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Hal Remeh yang Ternyata Bikin Listrik di Rumah Jadi Boros


    Jakarta

    Banyak pemilik rumah yang terkadang menganggap sepele terhadap penggunaan listrik. Namun jika tagihan listrik sudah membengkak tentu bikin kepala pusing tujuh keliling.

    Penggunaan listrik yang boros bikin tagihan jadi naik atau token listrik cepat habis. Hal ini bisa terjadi karena penghuni rumah tidak sadar telah menggunakan listrik secara boros.

    Terkadang, listrik rumah boros tak melulu disebabkan penggunaan barang elektronik dengan daya besar, tapi ada juga kebiasaan kecil yang ikut memicu tagihan listrik membengkak. Apa saja? Simak dalam artikel ini.


    Kebiasaan Remeh yang Ternyata Bikin Boros Listrik

    Ada sejumlah kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele tapi membuat listrik boros. Dikutip dari situs Alliance to Save Energy, Kamis (10/7/2025), berikut penyebabnya:

    1. Tidak Mematikan Lampu

    Kebiasaan yang satu ini masih banyak dilakukan oleh penghuni rumah. Salah satu alasannya karena lupa untuk mematikan lampu.

    Padahal, lampu yang dibiarkan menyala sampai siang hari dapat menyebabkan listrik boros. Jika kamu orangnya pelupa, cobalah untuk menggunakan lampu sensor cahaya yang akan menyala saat kondisi gelap dan mati ketika terang.

    2. Kipas Angin dan AC Terus Menyala

    Suhu di Indonesia saat kemarau memang panas dan bikin gerah, sehingga banyak yang menghidupkan kipas angin dan AC seharian. Meski ruangan jadi sejuk, tapi siap-siap tagihan listrik bulan depan akan melonjak.

    Jika memang ingin menggunakan kedua barang tersebut sebaiknya dinyalakan seperlunya saja. Jadi, pakailah kipas angin atau AC saat dibutuhkan dan matikan setelah tidak digunakan.

    3. Suhu AC Terlalu Rendah

    Menyalakan AC dengan suhu paling rendah memang membuat ruangan lebih cepat dingin. Namun, kebiasaan itu dapat membuat kompresor pendingin ruangan harus bekerja lebih ekstra dalam mengatur suhu yang diinginkan. Alhasil, penggunaan daya jadi lebih besar dan tagihan listrik semakin mahal.

    4. Sering Buka Tutup Lemari Es

    Terkesan sepele memang, tapi ternyata hal ini bisa bikin token listrik di rumah cepat bunyi. Perlu diketahui, setiap kali membuka pintu lemari es atau bahkan hanya mengintip sekilas dapat menambah hingga 7% energi dari total penggunaan daya listrik kulkas.

    Kebiasaan memasukkan makanan dan minuman panas ke dalam lemari es juga bisa menyebabkan boros listrik. Soalnya, kulkas perlu menyedot lebih banyak daya untuk mendinginkan hidangan tersebut. Di sisi lain, kulkas kosong tak berisi dan dibiarkan tetap menyala juga akan memakan daya listrik cukup besar.

    5. Kabel Dibiarkan Tersambung ke Stopkontak

    Kebiasaan yang satu ini juga masih sering dilakukan banyak orang. Perlu diketahui, kabel yang tersambung ke stopkontak membuat barang elektronik dalam mode siaga. Ternyata, mode ini disebut dapat menyokong hingga 10% dari total penggunaan listrik di rumah.

    Jadi, jika berencana akan pergi keluar rumah dalam waktu lama atau hingga berhari-hari, sebaiknya cabut kabel dari stopkontak agar lebih hemat listrik.

    6. Masih Menggunakan Barang Elektronik Lama

    Penggunaan barang elektronik lama ternyata juga membuat listrik boros. Sebab, barang tersebut tidak dirancang mengikuti teknologi terkini yang lebih hemat energi. Alhasil, menggunakan barang tersebut setiap hari dapat memakan energi yang lebih besar.

    7. Berendam di Bak Mandi

    Ada beberapa rumah yang memiliki bathtub di kamar mandi dengan fungsi untuk berendam. Meski terasa nyaman, tapi kebiasaan ini dapat menyebabkan listrik boros karena harus mengisi air hingga penuh ke bathtub.

    Disarankan untuk beralih ke pancuran air (shower) atau menyediakan bak air untuk mandi. Selain hemat listrik, cara ini juga dapat menghemat air agar tidak terbuang sia-sia dalam jumlah banyak.

    Itulah tujuh hal remeh yang ternyata bikin boros listrik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lupa Cabut 5 Benda Ini dari Stopkontak biar Nggak Boros Listrik


    Jakarta

    Rumah biasanya diisi dengan berbagai perangkat elektronik seperti TV, lemari es, dan mesin cuci. Benda elektronik akan menyala kalau mendapat aliran listrik dari stop kontak.

    Benda tersebut memakan daya listrik ketika dinyalakan. Apalagi kalau perangkat mempunyai watt yang cukup besar, semakin banyak listrik terpakai.

    Penggunaan listrik yang berlebihan dapat membuat tagihan listrik membengkak. Oleh karena itu, penghuni perlu bijak dalam menggunakan benda elektronik.


    Selain mematikan perangkat ketika tidak digunakan, penghuni rumah sebaiknya mencabut aliran listrik dari stop kontak juga. Sebab, aliran listrik masih bisa terserap selama benda tersambung ke stop kontak.

    Benda yang Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak

    Inilah sederet benda elektronik yang sebaiknya dicabut aliran listriknya ketika tidak digunakan, dilansir dari Better Homes & Gardens.

    1. Pengisi Daya atau Charger

    Sebagian orang masih punya kebiasaan meninggalkan pengisi daya atau charger laptop dan ponsel tetap tersambung ke stop kontak. Padahal, penghuni tidak sedang mengisi daya perangkatnya. Meski terkesan sepele, sebenarnya charger menguras daya listrik yang besar. Hal ini pun bisa membuat charger cepat rusak.

    2. TV

    Kemudian, TV juga sering kali dibiarkan tersambung ke stop kontak saat tidak digunakan. Belum lagi, ada saja penghuni meninggalkan TV terus menyala semalaman ketika sedang tidur. Kedua hal tersebut bikin boros listrik.

    3. Peralatan Dapur

    Sejumlah peralatan dapur memang harus terus mendapat aliran listrik, seperti lemari es dan freezer. Akan tetapi, beberapa peralatan dapur lebih baik dicabut dari stop kontak setelah selesai digunakan. Peralatan tersebut di antaranya rice cooker, microwave, dan coffee maker.

    4. Komputer

    Selanjutnya, komputer juga sebaiknya tidak dibiarkan terus terhubung ke listrik kalau tak terpakai. Walaupun dalam mode ‘sleep’ atau ‘hibernate’, komputer sebenarnya tidak benar-benar mati.

    5. Perangkat Multimedia dan Hiburan

    Beberapa rumah dilengkapi dengan peralatan multimedia, misalnya home speaker dan soundbar. Colokan listrik pada perangkat tersebut harus segera dicabut jika memang tidak digunakan. Peralatan hiburan seperti konsol gim juga sebaiknya dicabut dari stop ketika menganggur.

    Itulah beberapa benda yang tak boleh lupa dicabut jika ingin hemat listrik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Sarang Semut di Rumah? Atasi dengan 5 Bahan Alami Ini


    Jakarta

    Semut merupakan serangga kecil yang tidak mengancam manusia. Meski begitu, jika semut sudah memiliki sarang di dalam rumah bisa saja mengganggu kenyamanan penghuninya.

    Sarang semut di dalam rumah biasanya terletak secara tersembunyi, biasanya terdapat di celah dinding, lantai, atau di bawah lemari. Terkadang, pemilik rumah juga tak sadar kalau ada sarang semut di dalam tempat tinggalnya.

    Jika menemukan sarang semut, cara mengatasinya tak cukup dengan menutup atau menghancurkannya. Sebab, koloni semut masih dapat berpindah tempat selagi sang ratu semut masih hidup.


    Apabila kehadiran semut di dalam rumah sudah cukup mengganggu, sudah saatnya untuk segera diatasi. Kamu pun bisa mengatasi sarang semut dengan sejumlah bahan alami. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Atasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

    Sejumlah pakar membagikan berbagai tips untuk mengatasi sarang semut di rumah dengan bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, Rabu (16/7/2025), berikut cara-caranya:

    1. Cuka Putih

    Cuka putih dapat digunakan untuk membasmi sarang semut. Bau cuka yang menyengat serta sifatnya yang asam sangat tidak disukai semut sehingga mereka akan menghindar.

    Cukup campurkan satu sendok makan ke dalam wadah berisi air, lalu aduk hingga merata. Kemudian tuang larutan cuka ke dalam botol semprot dan semprotkan ke sarang semut. Kamu juga dapat menyemprotkan cairan ini ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melewatinya lagi.

    2. Kulit Jeruk Lemon

    Kulit jeruk lemon yang tidak terpakai sebaiknya jangan langsung dibuang karena bisa dimanfaatkan untuk membasmi semut. Cukup taburkan kulit jeruk ke dekat sarang semut dan biarkan semut tersebut keluar karena tidak kuat mencium aroma yang menyengat.

    3. Minyak Pepermin

    Cara berikutnya adalah menggunakan minyak pepermin. Harry Peters yang bekerja di Tidy Choice mengatakan aroma dari minyak pepermin dapat mengusir semut dari sarangnya. Minyak ini juga efektif untuk membasmi serangga lain, seperti lalat dan nyamuk.

    “Minyak pepermin dapat digunakan di dalam rumah atau kebun untuk mencegah hama yang tidak diinginkan masuk ke rumah Anda,” kata Harry.

    Kamu dapat mencampur minyak pepermin dan air, lalu dituang ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut di dalam rumah hingga serangga kecil itu keluar.

    4. Kayu Manis

    Sejumlah penelitian menunjukkan kayu manis memiliki senyawa yang disebut trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir semut. Caranya cukup meletakkan bubuk kayu manis di sekitar sarang semut, lalu biarkan mereka keluar dari sarangnya karena tidak kuat menghirup aroma yang menyengat.

    5. Garam

    Satu lagi bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi sarang semut di rumah, yakni menggunakan garam. Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusir serangga kecil tersebut. Kamu juga bisa menggunakan semprotan larutan garam untuk membasmi sarang semut.

    Itu dia lima bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi sarang semut di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Fungsi Penting Exhaust Fan di Kamar Mandi, Beda dari Kipas Angin Biasa


    Jakarta

    Kelembapan merupakan musuh bagi bangunan terutama di area kamar mandi. Kondisi kamar mandi yang lembap dapat menyebabkan dinding dan plafon berjamur, lantai licin, hingga muncul bau tak sedap.

    Penyebab kamar mandi lembap adalah ruangan tersebut tidak pernah benar-benar kering karena tidak ada ventilasi yang dapat membantu angin dan panas keluar masuk. Tidak adanya ventilasi di kamar mandi disebabkan lokasi kamar mandi yang berhimpitan dengan ruangan lain atau memang karena tidak terpikirkan sebelumnya.

    Padahal solusi untuk mengatasi kelembapan bukan hanya dengan menggunakan ventilasi, melainkan bisa dengan perangkat elektronik seperti exhaust fan.


    Pentingnya Pasang Exhaust Fan di Kamar Mandi

    Dilansir dari Bob Vila, berikut beberapa manfaat pemakaian exhaust fan di kamar mandi.

    1. Pengganti Lubang Ventilasi

    Seperti namanya, exhaust fan merupakan kipas angin yang bisa menyala otomatis setiap menggunakan kamar mandi atau saat menyalakan lampu. Cara kerja exhaust fan adalah menyerap udara di dalam kamar mandi dan mengalirkan udara segar sehingga terjadi pertukaran udara. Exhaust van bisa menjadi solusi bagi ruangan yang tidak memiliki ventilasi yang memadai.

    2. Mencegah Kerusakan Struktur Bangunan

    Seperti yang disebut sebelumnya dengan memasang exhaust fan, kelembapan bisa dikurangi di kamar mandi. Kelembapan berlebih menyebabkan berbagai macam kerusakan-cat retak, wallpaper mengelupas, dan lemari melengkung. Dengan begitu, exhaust fan bisa mencegah kerusakan struktural dan permukaan kamar mandi.

    3. Mencegah Munculnya Jamur

    Penasaran nggak sih kenapa kamar mandi sering berbau apek padahal tidak ada sumber kotoran dan jarang dipakai? Penyebab utamanya adalah di dalam sana, sedang terjadi berkembangnya jamur. Kelembapan menyebabkan jamur mudah tumbuh. Tanda-tanda munculnya jamur adalah adanya noda-noda berwarna pada permukaan di kamar mandi. Bau apek tersebut berasal dari noda tersebut

    Exhaust fan dapat menyerap kelembapan berlebih secara efektif, melindungi kamar mandi dari kerusakan akibat air sekaligus membantu menghilangkan kabut dan bau pada cermin.

    Cara Memilih Exhaust Fan yang Cocok di Rumah

    1. Tentukan Jenis Exhaust Fan

    Exhaust fan memiliki beberapa macam dan bentuk. Jenis yang paling banyak di pasaran adalah kipas di langit-langit dan kipas angin in-line. Perbedaannya, exhaust fan di langit-langit itu berada tepat di plafon, sementara exhaust fan di in-line berada tidak jauh dari kamar mandi.

    2. Cari yang Hemat Energi

    Meskipun sangat membantu, sebaiknya cari exhaust fan yang tidak membebani tagihan listrik. Bagaimana pun exhaust fan adalah perangkat listrik yang akan digunakan setiap hari.

    3. Cek Fitur

    Saat ini cara untuk membedakan produk satu dengan lainnya adalah dengan melihat fitur tambahan pada produk tersebut. Sebagai contoh ada exhaust fan yang bisa menyala saat lampu dinyalakan, saat ada pergerakan di dalam ruangan, atau ketika kamar mandi terasa lembap.

    4. Kebisingan

    Sama seperti kipas angin pada umumnya, exhaust fan bisa menimbulkan suara. Beberapa produk memiliki suara yang mengganggu seperti mesin jet yang baru dihidupkan. Jadi sebelum benar-benar membeli sebaiknya cek dahulu kondisi exhaust fan ketika digunakan.

    5. Kapasitas Angin

    Cara memilih exhaust fan yang memiliki kapasitas angin yang pas untuk kamar mandi adalah dengan membandingkan dengan luas kamar mandi. Jadi sebelum membeli exhaust fan sebaiknya sudah mengetahui luas kamar mandi dan ketinggian dari lantai hingga plafon.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ahli Ingatkan Jangan Taruh 3 Barang Ini di Atas Mesin Cuci, Bahaya!


    Jakarta

    Menaruh barang di atas mesin cuci terkadang dilakukan dengan alasan lebih efisien. Namun, tidak semua barang bisa ditaruh di atas mesin cuci.

    Bahkan, Presiden di Mr. Appliance Glenn Lewis mengingatkan untuk tidak menaruh apa pun di atas mesin cuci maupun mesin pengering. Salah satu alasannya karena ribet harus memindahkan barang-barang ketika mesin cuci mau digunakan.

    “Jangan menaruh apa pun di atas mesin cuci dan pengering. Mesin cuci dan pengering tidak dirancang untuk menyimpan barang, dan Anda dapat merusak produk yang disimpan dan peralatannya sendiri,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Senin (11/8/2025).


    Ada juga beberapa barang yang benar-benar tidak boleh ditaruh di atas mesin cuci. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

    Barang-barang yang Berat

    Ahli laundry dan pembersihan sekaligus CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, menyarankan untuk jangan pernah menyimpan barang berat seperti keranjang cucian maupun wadah penyimpanan di atas mesin cuci maupun pengering. Barang tersebut bisa memberikan tekanan pada mesin yang berpotensi merusak tutup mesin cuci. Selain itu, jika barang-barang terjatuh bisa merusak mesin atau melukai seseorang.

    Cairan Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

    Kadang-kadang cairan pembersih kerap ditaruh di atas mesin cuci karena lebih mudah digapai. Namun sebaiknya hal ini tidak dilakukan apalagi jika mengandung bahan kimia keras karena bisa merusak permukaan mesin hingga mengeluarkan asap berbahaya apabila cairan saling tercampur.

    “Sebaliknya, simpan perlengkapan pembersih Anda di lemari yang berventilasi baik, sebaiknya terkunci dan jauhkan dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan – idealnya jangan langsung di atas mesin untuk menghindari tetesan,” kata Alicia.

    Bahan yang Mudah Pecah

    Sebaiknya tidak menaruh barang yang mudah pecah di atas mesin cuci. Barang tersebut sebaiknya disimpan di dalam rak yang kokoh dan mudah diakses.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di atas mesin cuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com