Tag: letak kerusakan

  • Jangan Panik! Ini 8 Cara Mengatasi Suara AC Berisik Tanpa Tukang


    Jakarta

    AC di rumah mengeluarkan suara berisik bisa bikin kamu khawatir dan nggak nyaman. Suara berisik itu memang menandakan ada masalah dari AC. Penyebabnya bermasalah, bisa karena AC kotor, freon AC terganggu, hingga kipas di dalam AC rusak.

    Ternyata masalah ini bisa diatasi sendiri. Melansir dari BTN Properti, Minggu (14/7/2024). Berikut beberapa cara mengatasi suara AC berisik di rumah.

    Cara Mengatasi Suara AC Berisik

    1. Membersihkan AC

    Biasanya AC mengeluarkan suara berisik karena ada penumpukan kotoran. Maka, kamu bisa membersihkan AC tersebut. Memang disarankan AC dibersihkan secara rutin mulai dari komponennya seperti kipas, baling-baling, dan filter. Kotoran atau debu yang menumpuk dapat menyebabkan gesekan dan suara berisik.


    2. Periksa Kipas dan Baling-Baling

    Penyebab kedua adalah masalah pada kipas di dalam AC. Tanda ada masalah di kipas adalah ada benda asing yang menyangkut di dalamnya. Bisa pula kondisi kipas/baling-baling memang sudah tidak bagus seperti aus atau rusak. Kamu perlu segera mengganti atau memperbaiki bagian yang bermasalah.

    3. Periksa Kondensor dan Evaporator

    Kondensor adalah salah satu alat penukar panas pada AC. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya tidak rata. Selain itu, kamu juga bisa melihat pada bagian pipa apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    4. Kencangkan Skrup AC

    Biasanya ini terjadi karena human eror atau kelalaian manusia setelah AC diperbaiki atau dibersihkan. Kamu bisa mengecek bagian mana yang bergetar dan menimbulkan suara, kemudian eratkan skrup AC.

    5. Periksa Kompresor

    Sama pentingnya seperti kondensor, kompresor pada AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan tetap dingin. Jika suara berasal dari kompresor, coba periksa kondisnya dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internalnya. Jika ada masalah, hubungi tukang AC untuk memperbaikinya.

    6. Pastikan Ventilasi yang Baik

    Lalu, kamu bisa memastikan unit dan komponen AC telah terpasang dengan benar dan memiliki ventilasi yang baik. Pastikan juga tidak ada penghalang di sekitar unit yang dapat mengganggu aliran udara.

    7. Cek Level Refrigerant

    Pada saat AC bekerja tentu ada zat pendingin yang dinamakan level refrigerant. Ini sudah bawaan dari pabrik, sehingga sebaiknya hindari mengubah levelnya.

    8. Pasang Peredam Suara

    Langkah terakhir jika kamu tidak menemukan letak kerusakan, kamu bisa memasang peredam bunyi pada AC untuk mengurangi suara yang dihasilkan.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Rumah Langganan Bocor Tiap Hujan? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Atap bocor biasanya diketahui pertama kali saat hujan turun. Hal ini bisa terjadi pada rumah baru dan rumah lama.

    Penyebabnya cukup banyak, mulai dari pemasangan atap yang tidak rapih, tidak dilengkapi dengan bahan-bahan pelindung air, adanya sumbatan pada talang air, hingga memang ada retakan atau kerusakan pada atap.

    Tanda kebocoran pada atap rumah umumnya adalah muncul rembesan air pada atap dan dinding. Kemudian, jika kerusakannya sudah parah tetesan air akan terdengar dengan jelas dan lama kelamaan akan muncul noda kehitaman pada plafon. Noda tersebut sebenarnya jamur yang tumbuh di area yang lembap.


    Sayangnya, saat ini tidak ada jenis atap yang benar-benar 100 persen dapat melindungi rumah dari kebocoran. Namun, kebocoran pada atap bisa diatasi, dilansir How Home, berikut caranya.

    1. Tentukan Lokasi Kebocoran

    Ketika hendak memperbaiki atap, kita harus tahu titik kerusakan dahulu agar tahu bagaimana cara mengatasinya. Caranya adalah dengan naik ke atas. Jangan lupa ingat-ingat lokasi kebocoran yang terlihat dari dalam untuk dijadikan patokan kemungkinan letak kerusakannya.

    Terkadang air mengalir jauh dari tempat kerusakan karena perbedaan ketinggian permukaan atap, maka dari itu harus jeli dalam mengamati bagian yang rusak. Biasanya retakan pada genteng dan posisi genteng yang tidak baik bisa membentuk celah untuk air masuk ke dalam

    2. Perbaikan Terhadap Kerusakan Ringan

    Setelah mengetahui letak kerusakan, lakukan perbaikan dari bagian yang terbesar agar tidak bekerja dua kali. Apabila ada retak besar berarti harus dilakukan waterproofing berupa cairan mirip cat tetapi dengan hasil yang lebih tebal dan kental. Apabila hanya retakan kecil, bisa ditutup dengan cairan resin. Jangan lupa ditutup dengan bahan-bahan anti bocor lainnya sebelum genteng baru dipasang kembali.

    3. Mengganti Genteng

    Jangan memakai genteng atau jenis atap yang rusak. Apabila sudah retak, pecah, atau hancur, harus diganti dengan yang baru. Bisa juga meminta bantuan ahli untuk pemasangannya apabila tidak memiliki pengalaman.

    4. Melapisi Genteng Dengan Aksesoris Tambahan

    Bila kamu merasa kerepotan untuk memperbaiki genteng satu per satu, kamu bisa menambahkan aksesoris seperti roll roofing atau genteng double.

    5. Bersihkan Talang Air

    Talang air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi talang air. Sering kali talang air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera bersihkan talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat talang air jebol.

    6. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    Itulah beberapa tips mencegah rumah bocor kala dilanda hujan lebat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com