Tag Archives: lho

Ini Cara Kirim Saldo GoPay ke DANA dengan Mudah dan Cepat

Jakarta

GoPay merupakan salah satu dompet digital terpopuler di Indonesia. Selain berfungsi untuk membeli pulsa, paket internet, hingga membayar layanan ojek online, saldo yang ada di GoPay juga bisa dikirim ke e-wallet lain seperti DANA.

Cara kirim saldo GoPay ke DANA juga mudah dan cepat. Sebab, pihak GoPay telah menambahkan DANA sebagai salah satu e-wallet transfer, jadi tidak perlu lagi memasukkan kode virtual account atau semacamnya, cukup tambahkan nomor penerima transfer DANA.

Lantas, bagaimana cara kirim saldo GoPay ke DANA? Simak langkah-langkahnya dalam artikel ini.


Cara Kirim GoPay ke DANA

Kini, kirim saldo GoPay ke DANA bisa dilakukan dengan cepat dan praktis. Dilansir situs resmi GoPay, berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi GoPay di smartphone
  • Di halaman utama, ketuk menu ‘Transfer’
  • Pilih opsi ‘E-wallet’
  • Lalu pilih ‘DANA’
  • Masukkan nomor telepon penerima DANA yang terdaftar di aplikasi
  • Cek kembali nomor penerima transfer, kemudian ketuk ‘Percaya, lanjut’ (Trust, continue) untuk memproses kebutuhan transfer
  • Masukkan nominal uang yang ingin dikirim
  • Pilih metode pembayaran dan klik ‘Konfirmasi & Transfer’ (Confirm & Transfer)
  • Masukkan 6 digit PIN GoPay dengan benar
  • Selesai, transfer saldo GoPay ke DANA telah berhasil.

Cara Kirim DANA ke GoPay

Pengguna DANA juga bisa mengirim saldo ke akun GoPay dengan mudah, lho. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Buka aplikasi DANA di smartphone
  • Di halaman utama, klik menu ‘Kirim’ lalu pilih ‘Kirim ke e-Wallet’
  • Masukkan nomor telepon penerima GoPay yang terdaftar di aplikasi
  • Lalu, masukkan nominal uang yang ingin ditransfer
  • Lalu ketuk ‘Lanjutkan’
  • Cek kembali nomor telepon penerima dan jumlah saldo yang ingin dikirim. Jika sudah benar, ketuk ‘Konfirmasi’
  • Ketuk ‘Bayar’
  • Masukkan PIN DANA dengan benar
  • Selesai, transfer saldo DANA ke GoPay telah berhasil.

Kini, detikers dapat berbagi saldo GoPay ke teman, pasangan, orang tua, atau orang yang membutuhkan secara praktis dan cepat, meski mereka menggunakan dompet digital yang berbeda sekalipun.

Itu dia cara kirim saldo GoPay ke DANA dengan mudah dan cepat. Semoga membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : finance.detik.com

Pertanda Bantal Kamu Kedaluarsa



Jakarta

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa bantal memiliki masa pemakaian. Seiring waktu, kamu akan merasakan tanda-tanda ini ketika bantal sudah melewati tanggal kadaluarsa.

Jika tidak segera ditangani, ini dapat mengganggu kualitas istirahat yang kamu butuhkan, apalagi parahnya bisa membuat kamu sakit, Lho.

Dikutip dari Serta, Minggu (21/1/2023), elemen di kasur kamu seperti bantal bisa kadaluarsa, sehingga perlu adanya pengecekan dan pembersihan rutin.


Jika tidak segera dilakukan penanganan, kemungkinan akan timbulnya tungau, debu, bahkan kutu busuk. Oleh karena itu, kemungkinan kamu perlu memperhatikan bantal kamu agar kotoran, debu dan serangga tidak bersarang.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

4 Alasan Laron Serbu Rumah Saat Musim Hujan


Jakarta

Memasuki musim hujan, kamu akan lebih sering menemukan laron terutama pada saat malam hari. Hewan yang termasuk koloni rayap ini banyak muncul di musim hujan karena mencari kehangatan. Maka dari itu, banyak dari mereka yang terbang ke arah lampu jalan atau lampu rumah.

Dilansir detikFood, laron ketika masih menjadi rayap, rumah mereka biasanya berada di tempat kering, seperti kayu atau di bawah tanah. Saat hujan tiba, sarang atau rumah mereka basah karena terkena air hujan.

Ternyata selain mencari kehangatan, hewan kecil ini juga mencari pasangan lho. Apabila mereka gagal menemukan pasangan, laron akan mati. Saat sudah menemukan pasangan, mereka akan menanggalkan sayap mereka. Setelah itu, mereka akan membuat koloni baru dengan berkembang biak.


Selain karena mencari kehangatan, dilansir detikJateng, berikut beberapa alasan laron datang ke rumah.

1. Sumber Makanan

Sebagai salah satu koloni rayap, laron tertarik pada kayu sebagai sumber makanan utama. Sumber makanan lainnya adalah tanaman-tanaman di halaman rumah seperti pohon mati, kayu bakar, dan jenis tanaman yang tertentu.

2. Sumber Air

Meskipun nyaman tinggal di tempat kering, tetapi laron tetap membutuhkan air. Mereka mencari rumah yang memberikan akses mudah ke air. Maka dari itu, saat ada ember berisi air penuh, mereka mendekat.

3. Jalan Masuk ke Rumah

Saat sudah melihat koloni laron, kamu harus memastikan pintu dan celah lainnya di depan rumah tertutup. Kamu juga bisa menggunakan jaring-jaring. Mereka tertarik pada celah-celah di rumah untuk mencari sumber kehangatan dan makanan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Sama-sama Sumber Air, Ini Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali


Jakarta

Setiap rumah wajib memiliki sumber air bersih untuk menunjang kebersihan penghuni dan seisi rumah. Sumber air bersih bisa didapat dari sumur yang terbagi menjadi dua jenis, yakni sumur bor dan sumur gali.

Seperti namanya, sumur bor dibuat dengan cara dibor menggunakan mesin. Sedangkan sumur gali dibuat dengan teknik menggali secara manual.

Sumur bor pun menjadi sumber air andalan, terutama ketika musim kemarau tiba. Menurut Hasan seorang tukang sumur bor di kawasan Bogor, sumur bor lebih banyak keuntungannya dibanding sumur gali.


“Lebih baik bikin sumur bor apalagi kalau musim kemarau karena debit lebih kencang dan air lebih bersih,” kata Hasan kepada detikProperti beberapa waktu lalu.

Lalu, apa saja perbedaan antara sumur bor dan sumur gali? Simak penjelasan berikut ini ya.

Perbedaan Sumur Bor dan Sumur Gali

1. Dimensi Lubang

Sumur bor dibuat menggunakan mesin bor membuat proses pembuatan lebih mudah menentukan kedalaman tanah yang sampai menemukan sumber air. Sementara sumur gali yang mengandalkan tenaga manual memiliki keterbatasan, sehingga sumur tidak bisa terlalu dalam.

“Kita kalau bikin sumur bor itu punya diameter sekitar 2 inci sampai 6 inci terus kedalaman bisa sampai 60 meter nggak masalah,” ujar Hasan.

“Kalau sumur gali kita butuh buat diameter 50 cm sampai 1 meter dan buat kedalaman juga terbatas kalau di daerah Bogor atau Jakarta paling kuat maksimal gali sampai kedalaman 20 meter,” tambahnya.

2. Debit Air

Sumur gali dibuat membentuk diameter sumur yang besar, sehingga membuat debit air semakin besar agar bisa memenuhi kebutuhan. Sedangkan debit air dari sumur bor mengandalkan pompa untuk menyalurkan air.

“Kalau sumur bor itu debit airnya lebih kencang dan kualitas airnya lebih bersih karena itu tergantung kedalaman tanahnya,” jelasnya.

3. Waktu Pengerjaan

Memang biaya pembuatan sumur gali terhitung lebih murah karena dapat dilakukan secara manual dengan menggali sendiri. Akan tetapi, pengerjaan dengan kedalaman dua puluh meter dapat membutuhkan berhari-hari untuk menyelesaikannya.

Di sisi lain, penggalian sumur bor relatif lebih cepat karena menggunakan mesin bor. Kedalamannya pun tidak masalah selama menemukan sumber air bersih yang dibutuhkan.

Itulah perbedaan sumur bor dan sumur gali. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

5 Tanaman Gantung yang Bisa Tumbuh di Tempat Minim Cahaya


Jakarta

Memiliki tanaman di dalam rumah bisa membuat tampak asri dan segar. Jika tidak ada tempat untuk menaruh tanaman di dalam rumah, kamu bisa menggantungnya lho!

Nah, ada beberapa tanaman gantung yang bisa bertahan hidup tanpa harus terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini sangat cocok untuk ditaruh di dalam ruangan atau saat musim hujan agar kamu tidak repot-repot memindahkan tanaman ke dalam maupun luar ruangan.

Berikut ini ada beberapa tanaman gantung yang bisa bertahan hidup tanpa harus terkena cahaya matahari langsung.


1. Boston Fern

Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Boston Fern. Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

Dilansir Better Homes & Gardens, tanaman yang satu ini bisa hidup di dalam ruangan tanpa sinar matahari langsung. Boston fern menyukai udara lembap, jadi kamu bisa menyemprotnya dengan air secukupnya setiap hari agar daunnya tidak kering.

2. English Ivy

Ivy stems branches hanging down from an old stone wall, Glasgow Scotland England UKEnglish Ivy Foto: Getty Images/ZICC

Tanaman ini bisa tumbuh di dalam maupun luar ruangan. Jika ditaruh di dalam ruangan, tanaman ini juga bisa bertahan di tempat yang minim cahaya.

3. Heartleaf Philodendron

Tropical 'Philodendron Hederaceum Micans' houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee tablePhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

Philodendron merupakan tanaman yang mudah dirawat. Apalagi jenis Philodendron yang memiliki bentuk daun berbentuk hati ini tidak perlu banyak sinar matahari untuk tumbuh subur, jadi kamu tidak perlu khawatir jika di rumah memiliki cahaya yang minim.

4. String of Hearts

Ceropegia woodii also called String of Hearts or Chain of Hearts, modern house plant in a flowerpot against white wall, verticalCeropegia woodii atau String of Hearts Foto: Getty Images/iStockphoto/Lana_M

Tanaman berbentuk hati ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman gantung. String of heart bisa tumbuh sangat panjang, jadi kamu bisa menaruhnya di tempat yang tinggi agar tampak lebih cantik.

Dilansir The Spruce, tanaman ini bisa tumbuh di tempat yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung.

5. Pothos

Neoplants Neo P1Pothos Foto: Dok. Neoplants

Tanaman ini merupakan salah satu tanaman indoor yang paling populer. Hal itu karena perawatannya yang mudah dan tidak harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Tanaman pothos akan tampak lebih cantik jika digantung karena batangnya akan menjalar ke bawah.

Itulah beberapa tanaman gantung yang bisa hidup di tempat minim cahaya. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Setop! 5 Kebiasaan Buruk Ini Bikin Rumah Kotor dan Berantakan



Jakarta

Rumah yang bersih dan rapi bisa membuat penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya. Namun, rumah yang dihuni biasanya cepat kotor dan berantakan karena ada banyak aktivitas.

Apalagi kalau penghuni mempunyai kebiasaan buruk yang bikin rumah susah bersih dan rapi. Kalau kamu punya kebiasaan buruk sebaiknya segera ditinggalkan ya.

Lalu, apa aja kebiasaan buruk yang bikin rumah kotor dan berantakan?


Berikut 5 kebiasaan buruk yang perlu diubah agar dapat menjaga rumah tetap bersih dan rapi, dikutip dari The Spruce.

5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Rumah Kotor dan Berantakan

Inilah kebiasaan buruk yang sebaiknya kamu tinggalkan biar rumah tidak kotor dan berantakan.

1. Membersihkan dengan Alat yang Kotor

Alat pembersih yang kotor hanya akan menambah dan mempersulit pekerjaan. Luangkan waktu untuk membersihkan alat-alat kebersihan secara menyeluruh setelah digunakan. Kamu bisa mengosongkannya, lalu mencucinya dengan air panas dan menambahkan disinfektan. Secara berkala, gantilah dengan alat-alat kebersihan dengan yang baru.

2. Meninggalkan Piring Kotor di Wastafel

Meninggalkan piring kotor di wastafel sama dengan mengundang bakteri dan serangga. Nggak mau kan wastafel di rumah yang seharusnya menjadi tempat membersihkan alat-alat makan justru menjadi sarang penyakit? Yuk, latih semua anggota keluarga untuk mencuci piring setelah menggunakannya!

Jika kamu sering menyimpan makanan sisa di kulkas, sebaiknya setop mulai sekarang. Terlalu banyak makanan yang disimpan dalam kulkas bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Jika kamu tahu kalau makanan sisa tersebut tidak akan dikonsumsi lagi, membuangnya akan lebih baik.

4. Membersihkan Setengah-setengah

Cobalah untuk menyelesaikan tugas saat bersih-bersih setelah memulainya. Hal ini akan membantumu tetap fokus dan efisien dalam membersihkan rumah.

Jika kamu hanya punya waktu 15 menit untuk bersih-bersih, mulailah dengan membereskan barang-barang yang berantakan dan letakkan di tempat yang semestinya. Dengan begini, jika fokusmu teralihkan, kamu bisa kembali lagi nanti untuk melakukan pembersihan yang lebih rumit.

Menunda membersihkan rumah hingga pekerjaan menjadi terlalu sulit hanya akan merepotkanmu nanti. Biasanya kita menunda-nunda dalam membersihkan rumah karena merasa tidak memiliki waktu yang cukup. Padahal, kita tidak tahu kapan waktu kita benar-benar kosong. Cobalah untuk mencicil dalam membersihkan rumah setiap hari agar tugasnya tidak menjadi terlalu berat.

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini, kita dapat menjaga rumah tetap bersih dan sehat dengan lebih mudah dan efisien.

Itulah 5 kebiasaan buruk yang perlu kamu tinggalkan agar rumah tidak kotor dan berantakan. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Pengertian, Manfaat, dan Cara Buatnya



Jakarta

Di dalam pekarangan rumah ada berbagai sistem penampungan, salah satunya sumur resapan. Bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan istilah sumur resapan.

Padahal, lubang satu ini sangat bermanfaat untuk rumah, lho. Biar nggak bingung, simak penjelasan soal sumur resapan berikut ini ya.

Pengertian Sumur Resapan

Dilansir dari situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (2/1/2024), sumur resapan adalah sistem resapan buatan yang berfungsi sebagai penampungan air hujan. Sistem ini dapat berupa sumur, parit, atau alur taman resapan


Manfaat Sumur Resapan

Sumur resapan dapat menampung dan menahan air hujan, baik yang mengalir dari atap rumah maupun yang langsung jatuh ke tanah. Air akan mengisi kembali air tanah dangkal sebagai sumber air bersih. Dengan begitu, air tidak langsung keluar ke pekarangan rumah.

Cara Membuat Sumur Resapan

1. Pilih Lokasi

Saat menentukan lokasi sumur resapan, pilihlah yang jaraknya 1 meter atau lebih dari fondasi rumah. Tak hanya itu, pilih lokasi yang dekat dengan lokasi talang pembuangan air hujan.

2. Gali Lubang

Selanjutnya, gali lubang sumur dengan diameter 80-100 cm. Untuk kedalamannya mencapai 1,5 meter tapi jangan melebihi muka air tanah.

3. Perkuat Dinding Lubang

Kamu perlu memperkuat dinding tanah dengan memasukkan tiga buah buis beton sepanjang 50 cm. Kalau tak punya buis beton, kamu bisa menggunakan pasangan bata kosong.

4. Sambungkan Pipa ke Talang

Kemudian, pastikan air hujan bisa langsung masuk ke dalam sumur resapan. Hal ini dapat dilakukan dengan menyambungkan pipa paralon atau pipa pemasukan dari talang ke sumur.

5. Pasang Pipa Pembuangan

Beri pipa pembuangan ke selokan atau drainase jalan pada sumur resapan. Posisi pipa pembuangan ini harus lebih tinggi dari muka air tertinggi pada selokan drainase.

6. Isi Batu Koral

Selain memasang dinding, kamu juga perlu mengisi lubang dengan kerakal atau koral. Tumpuk batu-batu tersebut hingga ketinggian 15 cm.

7. Tutup Sumur

Terakhir, tutup bagian atas sumur menggunakan plat beton. Di penutup tersebut dapat diurug tanah untuk taman atau dipasang pot-pot tanaman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Cara Mudah Bersihkan Wastafel yang Sudah Bau Telur Busuk



Jakarta

Terkadang muncul bau busuk dari wastafel. Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi karena fungsinya sebagai tempat untuk membersihkan sisa-sisa kotoran peralatan dapur dan alat makan.

Adakalanya wastafel bisa muncul bau tak sedap seperti telur busuk. Kondisi ini mungkin terjadi karena sisa makanan menempel di dalam saluran air dan mendekap hingga busuk lama kelamaan.

Jika sudah mengeluarkan bau tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari di rumah. sebagian orang merasa sulit menangani hal ini jika sudah menyangkut dengan pipa air, bahkan kemungkinan pada akhirnya akan memanggil tukang.


Namun, sebenarnya Kamu bisa mengatasi bau busuk ini hanya dengan memanfaatkan bahan-bahan di dapur lho, yaitu dengan salah satu solusi berikut :

Untuk membersihkannya, dikutip dari The Washington Post, pertama-tama potong lemon dan masukkan ke dalam wastafel bersamaan dengan beberapa sendok makan garam dan beberapa es batu.

Kemudian nyalakan air untuk menghancurkan lemon dan es hingga halus.

Fungsi lemon dapat menghilangkan bau busuk tersebut sedangkan es dan garam akan membersihkan sisa-sisa buih di dalamnya. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Bukan Air Keran, Ini Air yang Paling Baik buat Siram Tanaman



Jakarta

Tanaman sebaiknya disiram dengan jumlah dan intensitas yang tepat agar tumbuh optimal. Tak hanya itu, ternyata jenis air yang dipakai buat siram tanaman juga bisa mempengaruhi pertumbuhannya, lho.

Dilansir dari Spectrum News 1, ternyata air hujan merupakan opsi terbaik untuk menyiram tanaman. Soalnya, hujan memiliki kandungan bermanfaat yang tidak dapat oleh air keran yang biasa kita gunakan.

Nggak heran, pekarangan rumah yang baru disiram air hujan yang lebat tampak lebih segar. Namun, apa yang membuat air hujan lebih unggul daripada air keran ya? Simak penjelasannya berikut ini.


Kenapa Air Hujan Paling Bagus buat Siram Tanaman?

Air hujan baik untuk pertumbuhan tanaman karena mengandung nitrogen. Lalu, air hujan juga mengandung lebih banyak oksigen daripada air keran, sehingga membantu tanaman tumbuh lebih subur.

Belum lagi ada senyawa karbon dioksida yang terbawa oleh air hujan. Karbon dioksida dapat membantu melepaskan nutrisi penting bagi tanaman.

Di sisi lain, air keran biasanya mengandung natrium yang dalam jumlah banyak dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan sistem akar. Kamu bisa melihat endapan putih pada daun yang merupakan residu dari natrium. Tentunya hal ini bisa beracun dan merusak tanaman.

Hujan biasanya turun menyirami tanaman secara lebih merata tanpa meninggalkan celah. Aliran dari air hujan pun akan membersihkan endapan mineral, debu, dan polutan yang menutupi daun tanaman. Oleh karena itu, air hujan sangat penting untuk kesuburan tanaman.

Namun, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan air keran. Jika cuaca sedang kering dan jarang hujan, pastikan untuk tetap memberi pasokan air yang cukup pada tanaman meski dari keran.

Di samping itu, penting untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk menyiram tanaman. Kamu bisa mengecek sendiri kelembapan tanah menggunakan jari.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Menghidupkan Kulkas yang Baru Dipindahkan Bisa Berakibat Fatal, Ini Alasannya


Jakarta

Kulkas adalah salah satu barang elektronik di rumah yang memiliki berat dan ukuran yang besar. Untuk memindahkan kulkas, tidak bisa diangkat, melainkan digeser dengan roda yang dipasang di bawahnya, atau jika baru dibeli akan diangkat oleh beberapa orang.

Saat kamu menggeser posisi kulkas atau baru membeli kulkas, perlu diingat, jangan langsung menghidupkannya. Kamu perlu menunggu beberapa jam. Lho kok gitu?

Hal ini dikarenakan kulkas berbeda dengan kipas angin, televisi, atau computer. Di dalam kulkas memiliki oli kompresor yang fungsinya untuk menjaga mesin pendingin kulkas dapat bekerja dengan baik.


Menurut situs Appliance Analysts, di dalam kulkas terdapat minyak, gas, dan cairan pendingin yang memerlukan waktu untuk mengendap dan kembali ke tempat asalnya setelah diangkut. Lama kamu harus menunggu kulkas dihidupkan adalah 4 jam apabila hanya digeser tanpa dimiringkan. Namun, jika posisi kulkas miring tidak tegang sama berpindah, kamu harus menunggu sekitar 24 jam untuk dapat mendinginkan kulkas.

Hal ini disebabkan pada saat kulkas digeser ke samping, kompresor akan bekerja lebih keras dibandingkan jika digeser secara vertikal. Belum lagi oli kompresor dapat bocor ke saluran pendingin saat digeser secara horizontal.

Tips Memindahkan Kulkas yang Aman dan Benar

Dilansir findamover.com, berikut cara memindahkan kulkas yang aman.

  1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
  2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
  3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
  4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
  5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

Oleh karena itu, saat kamu membeli kulkas baru dari mal atau secara online, tidak boleh langsung dinyalakan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com