Tag: liar

  • Jangan Disiram Air Panas, Ini Cara Cegah Kucing Liar ke Atap Rumah


    Jakarta

    Kucing memang hewan yang menggemaskan dan tidak berbahaya. Namun, tingkahnya sering buat resah, terutama kucing-kucing liar.

    Sebagai contoh kucing yang suka naik ke atap. Hal yang meresahkan adalah apabila mereka buang air atau justru berantem dengan kucing lain di atas. Tingkah mereka ini justru bisa merusak atap rumah dan apabila ada genting yang jatuh khawatir tertimpa orang di bawahnya.

    Ternyata ada lho trik biar kucing nggak naik lagi ke atap rumah. Trik ini bukan dengan memasang pagar atau perangkap yang membahayakan kucing, tetapi dengan meletakkan sesuatu yang tak disukai kucing.


    Dilansir Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah, berikut beberapa trik yang bisa diikuti.

    1. Taruh Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Pernah dengar jika ada tanaman-tanaman yang sebenarnya tidak disukai oleh kucing. Biasanya faktor dari aroma. Jenis tanaman yang beraroma kuat adalah lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, atau thyme. Letakkan tanaman tersebut di area tempat kucing sering naik. Bukan tepat di atap rumah.

    2. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Saat ini sudah muncul alat penyiram otomatis yang bisa hidup saat ada pergerakan atau berdasarkan waktu. Nantinya, alat penyiram ini bisa menyiramkan air dalam jumlah yang banyak saat mendeteksi adanya gerakan, sehingga kucing bisa kabur dari atap. Jangan sekali-kali menyiram kucing dengan air panas.

    3. Letakkan Kulit Jeruk

    Seperti yang kita ketahui, jeruk memiliki aroma yang khas. Aroma ini tidak disukai oleh kucing. Cara memasang perangkapnya adalah dengan meletakkan kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah sehingga mereka enggan mendekat ke rumah.

    4. Pangkas Dahan Pohon

    Salah satu cara kucing naik ke atap bisa melalui dahan pohon. Untuk menghentikan tingkah kucing yang kerap membuat rusak atap, sebaiknya pangkas dahannya secara teratur, terutama yang mengarah ke bagian atas rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Cegah Laba-laba Masuk Rumah!


    Jakarta

    Laba-laba seringkali muncul di dalam rumah tanpa disadari. Hewan kecil berkaki delapan ini bisa berkembang biak dan membuat jaring di sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan.

    Jika dibiarkan, sarang laba-laba tak hanya mengganggu estetika, tapi juga menjadi pertanda bahwa rumah dalam kondisi kotor atau tidak terawat. Untuk itu, penting mengetahui cara mencegah laba-laba masuk ke rumah.

    Dilansir dari Real Simple dan Places for People, berikut ini tujuh cara yang bisa dilakukan untuk menghalau laba-laba agar tidak betah tinggal di rumah.


    1. Tutup Celah dan Retakan

    Laba-laba bisa masuk rumah melalui celah kecil di dinding, kusen jendela, maupun pintu. Lakukan pengecekan secara berkala dan segera tutup celah atau retakan dengan dempul agar mereka tak bisa menyelinap masuk.

    2. Rutin Bersihkan Rumah

    Laba-laba senang bersarang di tempat yang gelap dan jarang disentuh. Rutinlah membersihkan rumah, terutama di area langit-langit, kolong furnitur, hingga bagian belakang lemari.

    3. Rapikan Halaman Rumah

    Tanaman liar dan barang tak terpakai di halaman bisa jadi tempat ideal untuk laba-laba membuat sarang. Pastikan halaman tetap bersih, rumput tidak terlalu tinggi, dan barang-barang tertata rapi.

    4. Usir Serangga Lain

    Laba-laba memangsa serangga kecil seperti lalat dan semut. Dengan mengusir serangga lain terlebih dulu, otomatis laba-laba akan kehilangan sumber makanan dan enggan datang ke rumah.

    5. Matikan Lampu Luar Ruangan

    Lampu terang di luar rumah bisa menarik perhatian serangga, yang pada akhirnya mengundang laba-laba. Matikan lampu luar saat tidak digunakan, khususnya di malam hari.

    6. Tanam Tumbuhan Pengusir Laba-laba

    Beberapa tanaman seperti lavender, mint, dan citronella mengeluarkan aroma yang tidak disukai laba-laba. Tanam di sekitar rumah agar sekaligus memperindah halaman dan jadi pengusir alami.

    7. Gunakan Minyak Esensial

    Minyak esensial seperti peppermint dan tea tree juga bisa digunakan. Teteskan di sekitar pintu, jendela, atau sudut ruangan. Aromanya menyengat bagi laba-laba, tapi segar untuk penghuni rumah.

    Dengan langkah-langkah di atas, rumah tidak hanya lebih bersih dan nyaman, tapi juga bebas dari gangguan laba-laba. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mencegah Kucing Buang Kotoran di Halaman Rumah



    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di halaman rumah memang bisa bikin risih. Selain sering buang kotoran sembarangan, hewan berbulu ini kerap datang tanpa diundang untuk mencari tempat aman atau sumber makanan.

    Kalau dibiarkan, halaman rumah bisa jadi kotor dan nggak sedap dipandang. Belum lagi risiko menginjak ‘ranjau’ yang tertimbun di tanah. Tapi tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kucing buang kotoran di halaman rumah tanpa harus menyakitinya.

    Berikut ini tips mencegah kucing liar masuk dan buang kotoran sembarangan di pekarangan, dirangkum dari Time for Paws dan The Spruce.


    1. Bersihkan Sisa Makanan dan Tutup Tempat Sampah

    Kucing liar biasanya datang karena mencium aroma makanan. Jadi pastikan kamu membersihkan sisa makanan dengan baik dan menutup tempat sampah rapat-rapat agar tidak menarik perhatian mereka.

    2. Jangan Pernah Memberi Makan

    Walaupun kasihan, memberi makan kucing liar bisa bikin mereka balik lagi. Kucing akan mengingat lokasi yang menyediakan makanan dan kembali ke sana secara rutin.

    3. Pasang Pagar atau Penghalang Khusus

    Kucing bisa dengan mudah masuk melalui celah pagar. Coba pasang pagar rapat atau tambahkan penghalang seperti paku tumpul atau kawat ayam agar mereka enggan lewat. Bisa juga gunakan karpet plastik kasar di area tanah yang sering didatangi.

    4. Tanam Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

    Beberapa tanaman seperti lavender, rosemary, mint, atau serai diketahui tak disukai kucing karena aromanya yang menyengat. Tanam di area pekarangan untuk menghalangi mereka datang.

    5. Taburkan Pecahan Cangkang Telur

    Cangkang telur yang sudah dihancurkan bisa membuat permukaan tanah terasa tidak nyaman bagi kucing. Taburkan di area yang sering mereka kunjungi, terutama di tempat mereka biasa buang kotoran.

    6. Sebarkan Aroma yang Tak Disukai Kucing

    Kucing punya penciuman tajam dan sensitif terhadap bau menyengat. Kamu bisa gunakan bahan alami seperti bawang putih, cuka, ampas kopi, tembakau, hingga eucalyptus. Sebar secara rutin di area tertentu untuk mengusir mereka secara alami.

    Itulah enam cara efektif buat menjaga halaman rumah tetap bersih dari ulah kucing liar. Nggak cuma bikin rumah lebih nyaman, tapi juga lebih sehat. Selamat mencoba!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Usir Kucing Liar dari Rumah, Dijamin Nggak Balik Lagi!


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang paling banyak ditemukan di jalanan. Hewan berbulu ini tidak mengganggu, mereka biasanya mendekat jika mencium bau makanan atau melihat seseorang membawa makanan.

    Ada juga kucing liar yang asal datang ke rumah karena merasa itu adalah area kekuasaannya. Apabila kucing sudah merasa seperti itu, hewan itu akan kembali ke tempat yang sama hanya untuk tidur, buang air, dan buang kotoran. Lantas, apa yang harus dilakukan agar kucing tak lagi kembali ke rumah?

    Dilansir The Spruce, berikut cara mengusir dan mencegah kucing datang ke rumah.


    Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    1. Beri Tekstur pada Tanah

    Percaya atau nggak, kucing adalah hewan yang cukup cerdas. Ketika ada halangan, mereka bisa mencari solusi. Kita juga tidak boleh kalah sama kecerdasan hewan satu ini. Kita perlu buat halangan yang susah dilalui kucing. Penutup halaman menggunakan pagar saja tidak cukup untuk mencegah mereka masuk karena mereka bisa memanjat atau masuk melalui lubang kecil pada pagar. Caranya bisa dengan menaburkan pecahan kulit telur, kerikil, dan lapisan kawat.

    2. Buat Pagar Anti Kucing

    Apabila rintangan di tanah tidak mempan untuk mengusir kucing, coba pasang pagar anti kucing untuk melindungi rumah dari kucing liar. Pagar anti-kucing terbuat dari jaring yang tidak dapat dipanjat kucing dan palang beroda di bagian atas pagar sehingga kucing tidak dapat memanjatnya.

    Bisa juga dengan menakuti kucing memakai suara. Pada pagar tersebut terutama pada bagian atas bisa dipasang kaleng kosong yang diisi dengan kelereng. Bunyi kelereng yang berbenturan dengan dinding kaleng akan membuat kucing kaget dan tidak berani untuk melompat ke dalam.

    3. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Kucing memiliki indra penciuman yang kuat. Hal ini juga bisa menjadi titik kelemahannya apabila kita memasang perangkap dengan aroma yang tidak mereka sukai. Bau-bau yang tidak disukai oleh kucing bisa berasal dari kamper, kain lap yang dibasahi amonia, bubuk mustard, cabai rawit, bubuk kopi, dan aroma jeruk.

    4. Hilangkan Sumber Makanan

    Hal yang paling penting dan ampuh untuk mengusir kucing liar adalah tidak memberi mereka makan atau menutup sumber makanan. Cara ini palling ampuh karena kucing tidak mendapat kesempatan untuk mendapat makanan. Tempat yang sering mereka incar untuk mencari makanan adalah dapur dan tempat sampah di rumah.

    5. Hilangkan Tempat Berlindung

    Nggak cukup dengan menutup sumber makanan mereka, bersihkan atau tutup tempat yang kerap mereka gunakan sebagai tempat berlindung. Area yang biasa didatangi kucing liar adalah lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu.

    Itulah tips mencegah kucing masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Ini Bisa Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah


    Jakarta

    Kehadiran kucing liar di pekarangan terkadang membuat penghuni rumah merasa geram. Sebab, kucing kerap buang air besar (BAB) sembarangan di halaman rumah.

    Kotoran kucing tak hanya bau, tapi juga membuat penghuni harus berhati-hati agar tidak menginjak ‘ranjau’ di pekarangannya. Jika tak ingin kucing datang ke rumah, penghuni perlu membuat lingkungan yang tidak nyaman bagi hewan berbulu itu.

    Ada beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan agar kucing tak dekati pekarangan. Temukan apa saja bahan itu di artikel ini.


    Cara Cegah Kucing Masuk Halaman Rumah

    Inilah beberapa bahan yang mencegah kucing BAB di halaman rumah, dikutip dari Country Living.

    1. Cuka

    Cuka mempunyai aroma yang kuat dan menyengat sehingga bisa mencegah kucing mendekat. Cara pakainya cukup dengan mencampurkan cuka dan air dalam botol semprot. Kemudian, semprotkan cairan tersebut ke sekitar halaman. Semprotkan cuka secukupnya saja agar tidak membahayakan tanaman.

    2. Bubuk Kopi

    Bubuk kopi memiliki aroma kuat yang tidak disukai kucing. Penghuni rumah dapat menaburkan bubuk kopi di halaman secara merata. Dengan begini, kucing pun enggan untuk BAB di sana.

    3. Pisang

    Selain itu, pisang bisa menjadi opsi buat menghalau kucing masuk halaman. Potong dan cincang pisang sampai halus, lalu sebarkan di pekarangan. Sebaiknya gunakan pisang yang sudah matang karena baunya tidak disukai kucing.

    4. Kulit Jeruk

    Sisa kulit jeruk bisa dipakai buat mencegah kucing BAB di pekarangan. Sebab, kucing tidak suka aroma kuat dari jeruk.

    Cara pakainya dengan mencincang halus kulit jeruk dan menyebarkannya di sekitar taman. Selain itu, penghuni juga dapat memeras buat jeruk dan mencampurkannya dengan air, lalu tuang ke dalam botol semprot.

    Itulah beberapa bahan untuk mencegah kucing BAB di halaman rumah. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Cegah Kucing Liar Naik ke Atap Rumah


    Jakarta

    Pernahkah mendengar suara berisik dari atap rumah? Bisa jadi ada kucing liar berkeliaran di sana. Kehadiran hewan berbulu itu terkadang bikin pemilik rumah resah.

    Kalau sudah sampai atap rumah, kucing bisa saja buang kotoran sembarangan. Lalu, sejumlah kucing dapat bertengkar di atas rumah.

    Tingkah mereka ini cukup mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Belum lagi, atap atau genteng bisa rusak karena aktivitas kucing.


    Lantas, bagaimana cara mencegah kucing naik ke atap rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing Naik ke Atap Rumah

    Inilah cara agar kucing tidak naik ke atap seperti yang dilansir dari Big Bear Roofing, Newsweek, hingga situs jual beli rumah.

    1. Pangkas Dahan Pohon

    Kucing dapat naik ke atap melalui dahan pohon yang mengarah ke bagian atas rumah. Pemilik rumah bisa menghilangkan akses itu dengan memangkas dahan pohon secara teratur.

    2. Letakkan Tanaman yang Tak Disukai Kucing

    Ada sejumlah tanaman yang aromanya tidak disukai kucing. Nah, pemilik bisa meletakkan tanaman di area kucing sering naik ke atas rumah, bukan di atap rumah. Jenis tanaman yang tidak disukai kucing di antaranya lavender, geranium, eucalyptus, rosemary, dan thyme.

    3. Sebarkan Kulit Jeruk

    Jeruk mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai kucing. Pemilik dapat menaruh kulit jeruk, lemon, jeruk nipis, atau jeruk bali di sekitar rumah agar kucing enggan mendekat.

    4. Pasang Alat Penyiram dengan Sensor Gerak

    Manfaatkan alat penyiram otomatis yang menyala ketika ada pergerakan atau berdasarkan waktu. Alat ini akan menyiram air saat mendeteksi adanya pergerakan. Dengan begitu, kucing yang hendak mendekati rumah bakal kabur disiram alat tersebut. Namun, perlu diingat jangan pernah menyiram kucing dengan air panas ya.

    Itulah cara mencegah kucing naik ke atap rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Kesal Kucing BAB Sembarangan di Halaman Rumah? Begini Cara Usirnya


    Jakarta

    Kucing adalah hewan berbulu yang menggemaskan bagi sebagian orang. Namun, kalau kucing liar datang dan buang air besar (BAB) sembarang di halaman, penghuni rumah bisa merasa kesal.

    Kehadiran kucing liar dapat membuat pekarangan rumah terlihat kotor dan berantakan. Penghuni pun perlu lebih waspada agar tidak menginjak kotoran kucing saat berjalan di halaman rumah.

    Dikutip dari Time of Paws, kucing liar mendekati rumah karena mencari tempat berlindung dan sumber makanan. Oleh karena itu, penghuni harus membuat lingkungan rumah yang tidak nyaman bagi kucing.


    Bagaimana cara mencegah kucing masuk dan buang kotoran di halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah

    Inilah tips mengusir kucing dari rumah sehingga tidak BAB sembarang di halaman, dikutip dari The Spruce.

    1. Tanam Tumbuhan yang Dibenci Kucing

    Penghuni bisa menanam tanaman yang dibenci di pekarangan. Pilih tanaman dengan aroma yang tidak disukai kucing, misalnya mint, lavender, dan rosemary.

    2. Sebar Pecahan Cangkang Telur

    Kemudian, buat kucing tidak nyaman berjalan di tanah dengan menaburkan pecahan cangkang telur. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah.

    3. Sebar Bau yang Dibenci Kucing

    Selain itu, sebarkan aroma yang dibenci kucing di sekitar rumah. Kucing menghindari bau menyengat seperti bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka. Cara ini cukup ampuh untuk mengusir kucing dari tempat tertutup misalnya plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

    4. Pasang Pagar Khusus

    Kucing bisa masuk halaman rumah melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya dengan memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

    5. Bersihkan Sampah

    Kucing tertarik buat mendatangi rumah yang sampahnya dibiarkan terbuka. Pastikan untuk menutup tempat sampah agar tidak bisa diraih oleh kucing. Kemudian, bersihkan sisa makanan supaya aroma tidak mengundang kucing.

    6. Jangan Beri Makan Kucing

    Kucing biasanya kembali ke tempat ia menemukan sumber makanan. Sebaiknya tidak memberi makan kalau nggak mau kucing kembali lagi ke rumah.

    Itulah cara mengatasi kucing yang suka BAB di halaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 5 Kebiasaan Ini Dapat Mengundang Ular Datang ke Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di rumah. Meski habitat aslinya berada di alam liar, tapi terkadang ular bisa masuk ke permukiman penduduk.

    Sudah banyak kasus ditemukan ular yang bersembunyi di plafon, atap rumah, atau kamar mandi. Bahkan, sudah beberapa kali muncul korban jiwa akibat serangan ular terhadap manusia.

    Ular ternyata bisa masuk ke rumah karena penghuninya masih melakukan sejumlah kebiasaan buruk. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Kebiasaan Ini Bikin Ular Tertarik Datang ke Rumah

    Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat mengundang ular datang ke rumah. Sayangnya, hal tersebut sering tidak disadari oleh banyak orang. Dilansir situs Times of India, berikut penjelasannya:

    1. Tidak Merawat Kolam Air

    Membuat kolam air atau air mancur di rumah memang dapat mempercantik hunian. Namun, adanya kolam air justru dapat mengundang ular untuk datang ke rumah.

    Sebab, kolam air menjadi tempat yang cocok bagi hewan seperti kodok, siput, keong, dan serangga untuk berkembang biak. Nah, hewan-hewan itu juga menjadi sumber makanan bagi ular.

    Sebenarnya tidak masalah untuk membuat kolam air, asalkan perlu dibersihkan secara berkala agar tidak ada serangga dan hama. Kolam air yang bersih juga semakin mempercantik hunian.

    2. Rumput Lebat

    Apabila halaman rumah tidak pernah dirawat hingga tumbuh rumput yang lebat dan tinggi, maka bisa menjadi penyebab ular datang. Sebab, tumput yang lebat merupakan tempat yang cocok bagi hewan untuk membuat sarang, terutama tikus.

    Kehadiran tikus di halaman rumah dapat memancing ular untuk datang karena mereka telah menemukan sumber makanan. Maka dari itu, sebaiknya rawat halaman rumah dengan cara memotong rumput secara rutin.

    Setelah membersihkan halaman rumah, pastikan daun-daun yang berguguran segera dibuang ke tempat sampah. Jangan sampai daun tersebut dibiarkan menumpuk di halaman rumah karena bisa memancing ular untuk datang.

    Daun yang terus menumpuk dan tidak dibuang akan membusuk, lalu menghasilkan panas dan kelembapan yang ideal bagi serangga dan tikus untuk berkembang biak. Kondisi ini dapat menarik ular untuk datang karena telah menemukan sumber makanan.

    4. Jarang Merawat Tanaman Penutup Tanah

    Tanaman penutup tanah atau cover crop merupakan jenis tanaman yang berfungsi untuk melindungi tanah dari erosi, mencegah gulma, dan memperbaiki kualitas tanah.

    Beberapa tanaman penutup tanah seperti rumput gajah mini atau daun tapak mampu menciptakan suasana asri di halaman, tetapi juga bisa memancing ular untuk datang ke rumah.

    Soalnya, tanaman penutup tanah cenderung lembap dan teduh sehingga menjadi tempat yang aman bagi ular untuk bersembunyi. Sebagai bentuk pencegahan, sebaiknya kamu rutin memangkas tanaman jika sudah lebat guna mencegah ular bersembunyi.

    5. Menanam Tanaman yang Harum

    Banyak pemilik rumah yang sengaja menanam tanaman yang indah dan wangi agar mempercantik hunian. Namun, hobi ini justru bisa menarik ular untuk datang ke rumah.

    Tanaman hias seperti melati dan krisan memiliki aroma wangi yang sangat kuat. Tanaman ini dapat menarik serangga dan hewan kecil untuk datang, yang mana bikin ular ikut terpancing karena menemukan sumber makanan.

    Jika ingin menanam tanaman hias tersebut, sebaiknya diimbangi juga dengan menanam tanaman yang dapat mencegah ular seperti marigold, sereh, atau lavender. Tanaman itu juga mengeluarkan aroma yang wangi, tapi tidak disukai oleh ular.

    Itulah lima kebiasaan buruk yang dapat mengundang ular datang ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Jitu Cegah Kucing Liar Masuk Rumah Tanpa Menyakitinya


    Jakarta

    Kucing liar sering kali ditemukan di sekitar rumah. Hewan ini berkeliaran sampai terkadang masuk ke dalam halaman rumah.

    Biasanya mereka datang untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Bagi sebagian orang, kehadiran kucing cukup mengganggu karena mereka kerap mencuri makanan, mengacak-acak barang, dan buang kotoran sembarangan.

    Jika menemukan kucing masuk rumah, penghuni yang merasa terganggu tentu akan segera mengusirnya. Namun, jangan sampai mengusir kucing dengan kekerasan sampai melukainya, misalnya menyiram air atau memukulnya. Lebih baik membuat lingkungan yang tidak disukai oleh kucing sehingga mereka ogah masuk.


    Cara Usir Kucing Liar

    Inilah beberapa tips membuat kucing ogah masuk area rumah dikutip dari The Spruce.

    1. Hilangkan Sumber Makanan

    Pemilik perlu mengatasi persoalan kucing dari sumbernya, salah satunya ada makanan. Jangan memberi makan kucing karena mereka akan kembali lagi.

    Lalu, tutup makanan di rumah agar tidak menarik perhatian kucing. Tempat yang sering jadi incaran kucing adalah dapur dan tempat sampah.

    2. Hilangkan Tempat Berlindung

    Selain menutup sumber makanan, pemilik rumah perlu menutup tempat kucing liar berlindung di rumah. Kucing biasanya memanfaatkan lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu.

    3. Buat Pagar Anti Kucing

    Selanjutnya, halangi akses masuk dengan membuat pagar anti kucing liar. Pemilik bisa menggunakan jaring yang tidak dapat dipanjat kucing. Kemudian, gantungkan kaleng berisi kelereng atau lonceng angin yang mengeluarkan suara ketika kucing menyebabkan getaran pada pagar.

    4. Beri Tekstur Pada Tanah

    Beri rintangan yang susah dilewati kucing buat mendekat ke rumah. Caranya bisa dengan menaburkan pecahan kulit telur, kerikil, dan lapisan kawat di pekarangan. Kucing nggak akan betah berjalan di atas tanah bertekstur.

    5. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Kucing punya indra penciuman yang sensitif. Pemilik rumah dapat memanfaatkan kemampuan itu dengan memberi aroma yang tidak disukai oleh kucing.

    Hewan berbulu itu tidak menyukai bau kamper, kain lap yang dibasahi amonia, cabai rawit, bubuk kopi, dan jeruk. Coba sebarkan aroma itu di sekitar rumah.

    Itulah beberapa cara mengusir kucing dari rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com