Tag: licin

  • 6 Cara Atasi Lantai Kamar Mandi Licin dengan Mudah


    Jakarta

    Lantai kamar mandi yang licin tentu bikin tidak nyaman. Selain itu, lantai licin juga berbahaya karena seseorang bisa terpeleset dan berisiko mengalami cedera hingga luka-luka.

    Penyebab umum lantai kamar mandi licin karena jarang dibersihkan. Seperti kita tahu, lantai kamar mandi selalu basah terkena air dan sisa-sisa sabun yang menempel. Seiring penggunaan, alhasil ubin kamar mandi jadi licin.

    Sebagai bentuk antisipasi, ada sejumlah tips mengatasi lantai licin di kamar mandi dengan mudah. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Atasi Lantai Kamar Mandi Licin

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi lantai kamar mandi yang licin. Dikutip dari catatan situs Enviro Master, Rabu (15/5/2025) berikut sejumlah tipsnya:

    1. Pakai Semprotan Anti Slip

    Tips yang pertama adalah menggunakan larutan atau semprotan anti slip ke lantai. Cara ini dapat mengubah lantai yang licin jadi lebih kasar sehingga mencegah terpeleset.

    Semprotan anti slip ini dapat digunakan pada ubin keramik, ubin porselen, dan ubin yang terbuat dari batu. Tenang saja, penggunaan semprotan anti slip ini tak akan merusak atau mengubah motif ubin kamar mandi.

    2. Pilih Ubin Khusus Kamar Mandi

    Kamu bisa mencegah lantai licin sejak awal dengan memasang ubin khusus di kamar mandi. Permukaan ubin dibuat secara agar bertekstur dan kasar, berbeda dengan lantai pada ruang tamu atau kamar tidur yang halus.

    3. Membersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

    Meski sudah menggunakan ubin khusus, bukan berarti kamar mandi tidak dibersihkan secara rutin. Sebab, kamar mandi dapat kotor dan licin karena digunakan terus-menerus.

    Selain itu, cara ini juga dapat mencegah timbulnya lumut atau kotoran yang menempel di ubin atau dinding kamar mandi. Pastikan kamu membersihkan kamar mandi minimal seminggu sekali.

    4. Pakai Alas Tambahan

    Tips berikutnya adalah memakai stiker anti slip atau alas tambahan anti slip. Alas ini dapat diletakkan di atas lantai yang cenderung licin. Cara ini diklaim sebagai solusi murah dan efisien untuk mengatasi lantai kamar mandi licin.

    Stiker atau alas anti slip bisa dipasang dan dilepas dengan mudah. Beberapa produk bahkan ada yang dapat dicuci kembali agar tetap higienis.

    5. Pilih Pembersih Khusus Kamar Mandi

    Membersihkan kamar mandi tak bisa pakai bahan-bahan sembarangan. Sebaiknya, pilih pembersih khusus kamar mandi yang telah mengandung zat khusus agar bisa mengangkat kerak dan membersihkan kotoran membandel.

    6. Jaga Lantai Tetap Kering

    Tips yang terakhir adalah menjaga lantai kamar mandi tetap kering. Caranya adalah dengan memasang kipas atau exhaust fan di kamar mandi untuk mencegah kelembapan sekaligus bikin lantai kamar mandi cepat mengering.

    Selain itu, kamu juga bisa mengelap kloset atau pancuran air dengan kain microfiber. Cara ini dapat melindungi peralatan tersebut dari noda dan jamur yang menempel.

    Itulah enam cara mengatasi lantai kamar mandi yang licin dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Kamar Mandi Licin Bikin Celaka, Amankan Pakai Ini


    Jakarta

    Lantai kamar mandi sering kali licin karena terdapat genangan air dan sisa sabun bekas penghuni yang mandi. Kondisi lantai seperti ini berisiko membuat seseorang terpeleset kalau tidak berhati-hati.

    Biasanya lantai kamar mandi menjadi licin karena jarang dibersihkan. Lalu, penggunaan ubin yang kurang tepat juga membuat lantai licin.

    Pemilik rumah sebaiknya menyiasati lantai licin agar penghuni bisa aman menggunakan kamar mandi tanpa takut tergelincir. Bagaimana cara mengatasi lantai kamar mandi licin? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Atasi Lantai Kamar Mandi Licin

    Inilah beberapa tips agar lantai kamar mandi tidak licin, dikutip dari Enviro Master, Jumat (4/7/2025).

    1. Pilih Ubin Khusus Kamar Mandi

    Cegah lantai licin sejak awal dengan memilih ubin lantai khusus kamar mandi. Pilihlah ubin dengan permukaan bertekstur kasar. Ubin ini berbeda dengan lantai kamar tidur atau ruang tamu yang halus.

    2. Bersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

    Pastikan untuk rutin membersihkan kamar mandi minimal seminggu sekali. Sebaiknya gunakan pembersih khusus kamar mandi agar ampuh membersihkan kerak atau kotoran membandel.

    Kamar mandi yang sering digunakan lama-lama akan kotor dan licin. Cara ini juga mencegah timbulnya lumut dan kotoran menempel pada ubin.

    3. Pakai Semprotan Anti Slip

    Selain itu, pemilik dapat menyemprotkan larutan anti slip ke lantai. Cairan tersebut mampu mengubah lantai licin jadi lebih kasar, sehingga mencegah penghuni terpeleset di kamar mandi.

    4. Pakai Alas Tambahan

    Kemudian, pemilik bisa memakai alas atau stiker anti slip pada lantai. Solusi ini terbilang murah dan efisien untuk mengatasi lantai kamar mandi licin.

    5. Jaga Lantai Tetap Kering

    Terakhir, penghuni dapat menjaga lantai kamar mandi tetap kering biar nggak licin. Salah satu caranya dengan memasang kipas atau exhaust fan, sehingga kamar mandi cepat kering dan tidak lembap.

    Itulah beberapa cara agar lantai kamar mandi tidak licin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Pilih Lantai Kamar Mandi yang Aman dan Anti Licin


    Jakarta

    Jenis lantai yang digunakan di kamar mandi berbeda dengan lantai di ruangan lain. Hal ini dikarenakan kamar mandi selalu basah dan mudah sekali lembap. Diusahakan mencari jenis lantai yang anti slip atau tidak mudah licin.

    Lantai yang kesat atau tidak licin dapat melindungi penggunanya dari kejadian terpeleset. Terjatuh di kamar mandi bisa fatal, dilansir detikHealth, bisa menyebabkan memar, pendarahan otak, cedera tulang, stroke, hingga henti jantung. Banyak kejadian orang yang terjatuh di kamar mandi dan tidak ditangani dengan cepat, meninggal dunia. Oleh karena itu, masalah lantai kamar mandi tak boleh dipandang sepele.

    Bagi detikers yang berencana membeli lantai untuk kamar mandi, ketahui tips-tips berikut.


    Tips Beli Keramik buat Lantai Kamar Mandi

    1. Pilih Permukaan Keramik Anti Slip

    Graphic Designer PT Kia Serpih Mas, Besa Wade Ruwapensa, menjelaskan terdapat 2 jenis keramik yang cocok dipakai di kamar mandi, yakni satin atau baby skin dan anti-slip atau anti licin.

    “Kalau kamar mandi disarankan untuk wet areanya memakai anti slip. Terus untuk area kering kalau menurut saya lebih disarankan memakai satin. Jangan pakai yang glossy karena di sana biasanya ada wastafel, takut ada cipratan air berpotensi basah licin,” kata Besa saat ditemui dalam acara pameran ke-10 Keramika Indonesia bersama Mega Build Indonesia edisi ke-21, beberapa waktu lalu.

    Tampilan keramik anti slip keluaran KIA Ceramics.Tampilan keramik anti slip keluaran KIA Ceramics. Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Keramik anti slip ini bisa digunakan pada beberapa area jika kamar mandi cukup luas, yakni hanya di area basah saja. Namun, apabila kamar mandi tersebut kecil, kalau bisa sebagian besar lantainya memakai yang kesat karena air pasti akan membasahi seluruh ruangan.

    2. Pilih Keramik Khusus Lantai

    Jenis keramik yang digunakan juga harus keramik khusus lantai. Sebab, komposisinya sudah sesuai dan cukup kuat untuk dipasang di lantai. Jangan sampai memasang keramik untuk dinding pada lantai karena ketahanannya berbeda.

    “Disarankan menggunakan keramik sesuai peruntukkannya. Contohnya banyak yang memakai keramik dinding ke lantai. Padahal itu kurang cocok karena breaking strength-nya lebih rendah yang dinding. Kalau dia ditempel otomatis ada kemungkinan kalau perekatnya tidak kuat akan jatoh, nanti menimpa orang. Nah makanya keramik dinding pasti lebih ringan dari keramik lantai,” jelasnya.

    Tampilan keramik baby skin atau satin keluaran KIA Ceramics.Tampilan keramik baby skin atau satin keluaran KIA Ceramics. Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Cara membedakan keramik lantai dan dinding, bisa dicek pada kemasan produk. Keramik lantai umumnya disebut floor tile dan untuk keramik dinding dinamakan wall tile.

    Ukuran keramik juga menentukan ketahanannya. Besa mengatakan semakin besar ukuran keramik maka ketebalannya akan bertambah. Begitu juga dengan harganya juga akan semakin mahal.

    “Kalau untuk pasar Indonesia biasanya memakai ukuran 30×30 cm (persegi), 25×25 cm untuk kamar mandi. Kalau bentuknya square biasanya untuk keramik lantai,” sebutnya.

    3. Tentukan Ukuran dan Jumlah Keramik

    Jika sudah menemukan jenis, model, dan warna yang sesuai, hitung jumlah keramik yang perlu dibeli. Sebutkan juga lokasi pemasangannya apakah dinding atau lantai.

    Besa menyebutkan harga keramik dihitung per meter persegi. Dalam satu dus keramik umumnya terdiri dari keramik 1 meter persegi (square meter). Keramik tidak bisa dibeli satuan sehingga saat membeli keramik kamar mandi harus dilebihkan 1 dus untuk berjaga-jaga apabila ada yang retak atau kesalahan pemasangan.

    “Anggaplah perumahan-perumahan sekarang itu kamar mandinya 1,5 meter x 1,5 meter biasanya. Berarti tinggal dikalikan. Nanti kita dapat luasnya berarti 22,5 meter persegi. Berarti harus beli 3 dus untuk keramik ukuran 50 x 50 cm dengan 12 pcs keramik isinya. Biasanya satu dus itu 1 square meter. Satu dus (ukuran 50 x 50 cm) isinya 4 pcs karena 1 keramik setengah meter,” ujarnya.

    Itulah beberapa tips memilih lantai kamar mandi yang benar, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Kamar Mandi Licin Bisa Bahaya, Ini Solusi Praktisnya!


    Jakarta

    Area kamar mandi sering kali dalam keadaan basah serta terpapar sabun. Hal ini membuat lantainya licin sehingga penghuni bisa saja terpeleset dan terjatuh.

    Oleh karena itu, penghuni mesti berhati-hati ketika di kamar mandi. Jangan berjalan atau bergerak terburu-buru.

    Selain itu, penghuni bisa menyiasati agar lantai kamar mandi yang licin. Temukan caranya berikut ini.


    Cara Mencegah Lantai Kamar Mandi Licin

    Inilah beberapa cara membuat lantai kamar mandi nggak licin, dikutip dari Enviro Master.

    1. Gunakan Ubin Khusus Kamar Mandi

    Berawal dari pembuatan ruangan, pemilik rumah bisa menggunakan ubin khusus kamar mandi. Pilih ubin dengan permukaan bertekstur kasar, berbeda halnya dengan lantai kamar tidur atau ruang keluarga yang lebih halus.

    2. Pakai Cairan Anti Slip

    Pemilik rumah juga bisa menyemprotkan cairan anti slip pada lantai. Cairan tersebut akan mengubah lantai yang licin menjadi kasar. Dengan begitu, penghuni terhindar dari risiko terpeleset.

    3. Pakai Alas Tambahan

    Lalu, lantai kamar mandi juga dapat ditambahkan alas atau stiker anti slip. Cara ini merupakan solusi yang efektif dan terjangkau untuk dilakukan.

    4. Rajin Bersihkan Kamar Mandi

    Jangan lupa untuk rajin membersihkan kamar mandi setidaknya seminggu sekali. Sebaiknya gunakan pembersih khusus yang mampu menghilangkan kerak dan kotoran membandel.

    Kamar mandi yang sering dipakai tentu bakal cepat kotor. Dengan membersihkan kamar mandi, penghuni mencegah penumpukkan kotoran yang bikin lantai licin.

    5. Jaga Lantai Tetap Kering

    Pastikan lantai kamar mandi kering agar tidak licin. Pemilik bisa memasang exhaust fan atau kipas angin biar lantai cepat kering dan enggak lembap.

    Itulah cara membuat lantai tidak licin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Dapur Licin dan Lengket? Begini Cara Ampuh Bersihkannya



    Jakarta

    Setelah selesai memasak, kita sering merasakan lantai dapur licin dan lengket. Kondisi lantai yang seperti itu bisa menimbulkan noda cetakan kaki jika pemakainya pindah ke ruangan lain sebelum lantai dapur dibersihkan.

    Cara membersihkan lantai dapur ternyata tidak cukup dengan diusap kain bersih dan dipel karena area yang licin agak sulit dibersihkan hanya dengan air.

    Dilansir Martha Stewart, ketika membersihkan lantai terutama dari keramik usahakan menghindari memakai cairan pembersih kimia keras seperti cuka. Larutan tersebut bersifat asam dan dapat merusak nat atau area pinggiran lantai keramik. Selain keramik, cuka juga tidak aman untuk jenis lantai dari batu.


    Cara Membersihkan Lantai Dapur yang Licin dan Lengket

    Cairan pembersih yang aman untuk membersihkan lantai adalah air hangat dan sabun cuci piring. Setelah dicampurkan, semprotkan cairan tersebut ke seluruh lantai. Kemudian ambil kain pel atau kain bersih yang sudah dibasahkan dan pel seluruh lantai.

    Apabila melihat di bagian nat atau pinggiran lantai terdapat noda yang menempel dan susah dibersihkan, coba pakai soda kue. Caranya campurkan soda kue dengan air. Ukurannya bisa disesuaikan dengan banyak kotoran yang harus dibersihkan.

    Kemudian, oleskan cairan tersebut ke bagian nat yang kotor. Ambil sikat kecil lalu gosok hingga noda hilang. Diamkan area tersebut selama 15 menit. Setelah itu, siapkan air hangat untuk membilas area tersebut setelah 15 menit. Terakhir keringkan area tersebut dengan kain kering. Apabila belum hilang, ulangi cara yang sama hingga noda benar-benar hilang.

    Setelah semuanya dibersihkan, jangan lupa buka semua ventilasi di dapur agar lantai cepat kering dan tidak lembap. Kalau ruangannya tertutup, ambil kipas angin untuk mengeringkan dan mendorong udara panas dari dapur. Biarkan kipas menyala selama 15-20 menit.

    Itulah cara ampuh mengatasi lantai dapur yang licin dan lengket, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Licin! Ini Jenis Lantai Terbaik untuk Kamar Mandi Menurut Arsitek



    Jakarta

    Jenis lantai di kamar mandi berbeda dengan lantai lain. Lantai kamar mandi yang selalu basah sangat berisiko licin ketika diinjak sehingga pilihan lantai yang digunakan adalah tipe anti selip.

    Sayangnya tidak banyak orang yang sudah menggunakan keramik anti slip di kamar mandinya karena keterbatasan dana. Padahal material lantai sangat berguna terutama untuk kamar mandi kecil yang tidak memiliki ruang basah dan kering.

    Kamar mandi yang luas umumnya dibuat area yang basah dan kering. Area yang basah merupakan bagian yang biasa digunakan untuk mandi. Di area tersebut terdapat shower, bak mandi, ember, bathtup, dan keran tanpa tampungan di bawahnya. Kemudian, area kering adalah area yang jarang basah seperti wastafel, cermin di kamar mandi, dan kloset.


    Menurut arsitek sekaligus dosen Binus University Denny Setiawan menyarankan baik area basah dan kering sebaiknya memakai jenis material lantai yang tidak licin atau anti selip. Apabila tidak bisa, minimal lantai anti selip tersebut dipasang di area basah.

    “Di area basah, tentunya harus (keramik) bertekstur karena kemungkinan bersentuhan dengan sabun atau sampo. Itu membuatnya jadi licin. Jadi memang sebaiknya di 2 area dalam kamar mandi dipisah berdasarkan tekstur dari penutup lantainya,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Jumat (4/7/2025).

    Jenis material pelapis lantai yang disarankan dan memiliki tekstur anti selip adalah adalah granite tile, keramik bertekstur, andesit, basalto, granit alam, dan marmer dengan finishing honed.

    “Beberapa produsen granite tile sekarang sudah membuat yang anti selip. Jadi walaupun dia halus dan terlihat polish, tapi kalau kita injak atau terkena air pun dia akan anti selip,” sebutnya.

    Kemudian, pilih ukuran ubin sesuai dengan luas. Apabila ukuran kamar mandi kecil, pakai ubin berukuran kecil untuk menghindari banyak sisa ubin yang tidak terpakai.

    “Lantainya lebar biasanya akan banyak potongan di keramiknya. Jadi keramik kecil lebih efektif karena nggak perlu ada potongan. Yang kedua, kamar mandi itu biasanya lantainya harus membutuhkan kemiringan supaya air bisa mengalir. Jadi dengan keramik kecil, si tukang atau pembangun bisa mengarahkan dengan mudah,” jelasnya.

    Selain pemilihan keramik yang tepat, kebersihan kamar mandi juga berpengaruh pada keselamatan penggunanya. Sebab, kamar mandi yang licin bukan hanya disebabkan oleh permukaan lantai saja, melainkan sabun yang terjatuh atau tumbuhnya jamur juga bisa membuat permukaannya licin.

    Kemiringan lantai kamar mandi juga penting, kata Denny. Lantai yang dibuat miring sekitar 1-2 cm mengarah ke lubang pembuangan dapat mengurangi genangan di lantai.

    “1-2 cm cukup sepertinya. Air pasti akan masuk flood drain. Kemudian air dari kamar mandi itu diresapkan di sumur resapan,” jelasnya.

    Itulah tips memastikan lantai kamar mandi tidak licin, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com