Tag: lidah mertua

  • 8 Tips Menjaga Halaman Rumah Tetap Bersih dan Nyaman


    Jakarta

    Halaman rumah wajib dijaga agar tetap bersih dan nyaman. Jangan sampai ada sampah hingga daun-daun berserakan karena dapat mengganggu kenyamanan dan kecantikan hunian.

    Sayangnya, tidak semua orang mau membersihkan halaman depan secara rutin. Padahal, jika tidak dirawat bisa mengakibatkan tumbuhnya rumput liar hingga tanaman hias akan rusak akibat pemiliknya yang cuek.

    Ada sejumlah tips dalam menjaga halaman rumah agar tetap bersih dan nyaman. Biar nggak penasaran, simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Tips Menjaga Halaman Rumah agar Tetap Bersih

    Menjaga kebersihan rumah tak hanya bagian interiornya saja, tapi halaman rumah juga wajib diperhatikan. Mengutip laman Nicholas Design Build, berikut sejumlah tips menjaga halaman rumah agar tetap bersih:

    1. Rutin Menyapu Daun-daun yang Berguguran

    Tips yang pertama adalah rutin mneyapu daun-daun yang berguguran. Sebab, halaman rumah kerap dipenuhi oleh daun-daun yang berguguran hingga sampah yang terbawa angin.

    Kamu bisa menyapu daun-daun dengan sapu lidi yang kokoh. Siapkan juga pengki untuk mengangkat sisa-sisa daun dan sampah agar bisa dibuang ke dalam tempat sampah.

    2. Potong Rumput Liar yang Tumbuh Panjang

    Halaman rumah yang tidak dirawat bisa memicu tumbuhnya rumput liar. Semakin dibiarkan maka rumput liat bisa tumbuh tinggi. Selain mengganggu pemandangan, rumput liar juga bisa mengacaukan pertumbuhan tanaman lain.

    Agar halaman rumah tetap terlihat rapi dan bersih, usahakan rutin memotong rumput liar setiap seminggu sekali. Tak perlu mesin pemotong rumput, kamu bisa menggunakan gunting untuk memotong rumput liar.

    3. Siram Tanaman dan Rumput

    Selain itu, pastikan kamu rutin menyiram tanaman dan rumput yang tumbuh di halaman rumah. Kamu bisa menyiram tanaman sehari sekali agar tumbuhan tidak layu. Apabila turun hujan di hari itu, detikers tak perlu menyiram tanaman lagi.

    4. Sediakan Tempat Sampah

    Pastikan kamu memiliki tempat sampah khusus di area luar rumah dan sebaiknya diletakkan agak jauh dari teras. Sebab, bau busuk dari sampah bisa mengganggu penghuni hingga tamu yang datang.

    Selain itu, pastikan jadwal pengambilan sampah dilakukan secara tepat waktu. Sampah yang dibiarkan menumpuk secara terus-menerus bisa mengeluarkan bau tidak sedap.

    5. Rutin Membersihkan Selokan

    Jika terdapat selokan di depan rumah, pastikan kamu rutin mengeceknya secara rutin. Apabila ada sampah yang menumpuk di selokan, segera bersihkan agar tidak mengganggu aliran air. Sebab, jika sudah turun hujan bisa mengganggu saluran air sehingga menyebabkan banjir.

    6. Membersihkan Lantai Teras

    Tips berikutnya adalah dengan membersihkan lantai teras secara rutin. Sebab, lantai teras dapat dengan mudah terkena debu hingga air hujan. Jika jarang dibersihkan maka keramik lantai akan cepat rusak dan warnanya cepat pudar.

    7. Tanam Berbagai Tanaman Hias

    Agar halaman rumah tidak terlihat “polos” dan membosankan, kamu bisa menanam berbagai tanaman hias sebagai dekorasi. Adapun sejumlah tanaman hias yang cocok di luar ruangan, seperti bougenville, kaktus, lidah mertua, hingga sirih gading.

    8. Letakkan Perabotan Secara Teratur

    Tips yang terakhir adalah meletakkan perabotan secara teratur. Sebab, beberapa orang kerap meletakkan perkakas secara sembarangan sehingga mengganggu pemandangan rumah.

    Cobalah untuk membeli lemari khusus guna menyimpan berbagai macam perkakas. Posisikan lemari tersebut di tempat yang aman agar tidak terkena sinar matahari langsung atau air hujan.

    Itulah delapan tips menjaga halaman rumah agar tetap bersih dan nyaman. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengenal Tanaman Lidah Mertua yang Bisa Usir Ular-‘Tahan Banting’


    Jakarta

    Tanaman lidah mertua mungkin sudah tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman ini salah satu yang populer karena ‘tahan banting’ alias bisa hidup di lingkungan yang kering.

    Dilansir dari Penn State Extension dalam artikel berjudul Snake Plant: A Forgiving, Low Maintenance Houseplant, tanaman yang juga dikenal sebagai snake plant ini awalnya termasuk ke dalam genus Sansevieria, namun dengan kemajuan penelitian genetik tanaman ini direklasifikasikan ke dalam genus Dracaena.

    Ada lebih dari 70 spesies tanaman lidah mertua yang ada di Afrika, bagian selatan Asia, dan Madagaskar. Tanaman ini cukup mudah untuk ditanam, cukup siram ketika tanah mengering. Jika terlalu sering disiram, justru bisa membunuhnya.


    Tanaman ini menyukai sinar matahari tidak langsung, namun tidak masalah jika ditempatkan di area yang minim cahaya. Jangan sering-sering menaruhnya di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena bisa membakar daunnya.

    Sesekali, bersihkan daun lidah mertua dari debu. Jika ada daun yang rusak, sebaiknya segera memotongnya hingga level permukaan tanah.

    Bisa Mengusir Ular

    Tanaman lidah mertua memiliki berbagai manfaat, salah satunya bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bukan dengan aromanya, ular enggan masuk jika melihat tanaman lidah mertua karena bentuk daunnya yang tajam. Dilansir dari Tom’s Guide, bentuk daunnya yang tinggi, berliku-liku, dan tajam membuat ular merasa terancam.

    Bisa Beracun

    Tanaman yang satu ini sebenarnya aman, namun jika dimakan dapat beracun bagi anak-anak dan hewan. Dilansir dari Healthline, daun lidah mertua memiliki racun yang bisa menyebabkan bengkak dan kelu pada lidah jika dimakan dalam jumlah banyak.

    Dianggap Beruntung

    Menurut buku Sansevieria karya Lanny Lingga dan laman Natures Colours, lidah mertua kerap dianggap sebagai tanaman pembawa keberuntungan. Tak hanya itu, tanaman ini juga dipercaya bisa membawa energi positif dan perlindungan bagi pemiliknya. Hal ini karena ketahanan tanaman tersebut pada kondisi lingkungan yang ekstrem, yang melambangkan kekuatan dan adaptasi.

    Sementara itu, dalam feng shui, lidah mertua dianggap memiliki elemen logam karena bentuk daunnya yang kuat dan tajam, mirip seperti pedang. Elemen ini dapat membantu memperkuat energi seseorang dalam situasi tertentu, terutama ketika membutuhkan perlindungan atau kekuatan.

    Walau demikian, penempatan tanaman ini harus diperhatikan. Hal itu karena energi tajam yang dimilikinya bisa berdampak negatif jika diletakkan di area yang salah.

    Beberapa contoh penempatan lidah mertua yang tepat adalah di dekat pintu masuk dan area teras atau balkon. Dilansir dari Architectural Digest India, dalam feng shui, meletakan tanaman ini di dekat pintu masuk diyakini bisa melindungi rumah dari energi buruk dan menarik keberuntungan.

    Sementara itu, jika diletakkan di teras atau balkon juga dipercaya bisa menyaring energi buruk yang berasal dari luar rumah dan menggantinya dengan energi positif. Selain itu, tanaman ini juga memberikan perlindungan pada lingkungan rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan.

    Itulah beberapa informasi terkait tanaman lidah mertua.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Konon Lidah Mertua Bisa Bawa Keberuntungan ke Rumah, Begini Penjelasannya


    Jakarta

    Lidah mertua merupakan salah satu tanaman hias yang mudah ditemui di Indonesia. Bentuknya yang unik sering dijadikan sebagai dekorasi pemanis di rumah. Namun, di balik itu, ternyata lidah mertua juga bisa bawa keberuntungan ke rumah lho.

    Sebelum itu, mari berkenalan dahulu dengan tanaman satu ini. Dikutip dari buku Mengenal Tumbuhan di Sekitar Kita oleh Deniek G Sukarya dan Dr Joko R Witono, lidah mertua atau Sansevieria trifasciata merupakan tanaman hias yang berasal dari Afrika dan termasuk dalam suku Asparagaceae.

    Untuk mengenali tanaman ini, lihat saja bentuk daunnya yang tak biasa yakni tegak memanjang ke atas, ketika dipegang keras, ujungnya runcing, dan warnanya hijau di pinggiran, tetapi kuning di bagian tengah. Ada pula lidah mertua yang seluruh daunnya berwarna hijau.


    Seperti yang disebut sebelumnya, tanaman lidah mertua julukan tanaman ini adalah tanaman penarik rezeki atau good luck. Dilansir dari detikJatim, keberadaan tanaman ini di dalam rumah sangat dianjurkan feng shui karena lidah mertua disebut memiliki elemen logam dari bentuk daunnya yang kuat dan tajam, mirip seperti pedang. Elemen logam merupakan elemen yang dipercaya dapat membantu memperkuat energi seseorang dalam situasi tertentu, terutama ketika membutuhkan perlindungan atau kekuatan.

    Selain dipercaya dalam feng shui, secara ilmiah, tanaman ini juga memiliki beragam manfaat yang bagus untuk kesehatan, menurut situs Halo, berikut di antaranya.

    1. Membersihkan Udara

    Manfaat dari lidah mertua sudah diakui oleh NASA yang mengatakan tanaman ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kualitas udara yang buruk dan berbau. Lidah mertua juga bisa membersihkan udara yang kotor akibat polusi dan racun seperti benzena, formaldehida, dan xilena. Secara bertahap, penghuni rumah dapat lebih mudah ketika bernapas berkat tanaman ini. napas lebih segar.

    2. Menghilangkan Stres

    Tanaman ini disebut dapat menghilangkan stress karena selain tampilannya yang menarik, perawatannya juga mudah sehingga tidak merepotkan pemiliknya. Selain itu, tanaman ini juga pemasok oksigen yang baik. Oksigen dapat membantu memperlancar aliran darah dan dapat meredakan stress.

    3. Perawatan yang Mudah

    Lidah mertua termasuk tanaman yang mudah beradaptasi dan tidak rewel. Tanaman ini bisa tumbuh di cuaca apa pun, di luar maupun di dalam ruangan, tidak perlu terlalu sering disiram, bisa tumbuh tanpa tanah, dan tidak mudah busuk atau layu.

    Tempat Paling Cocok untuk Meletakkan Lidah Mertua di Rumah

    1. Kamar Tidur: Dapat memasokkan oksigen di malam hari saat penghuninya tengah tidur dan menyaring udara kotor di dalamnya.

    2. Ruang tamu atau pintu masuk: Menurut feng shui, lidah mertua dapat menarik elemen baik sehingga mendatangkan kekayaan dan mengusir hal buruk.

    3. Ruang kerja: Tanaman ini dipercaya dapat mengurangi stres ketika bekerja.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Bersihkan Daun Tanaman Hias biar Nggak Layu


    Jakarta

    Tahukah kamu, tanaman hias bukan cuman disiram tapi sebaiknya dibersihkan juga? Ternyata membersihkan bagian daun penting untuk proses fotosintesis tanaman.

    Dilansir dari The Spruce, lapisan debu bisa terbentuk pada tanaman, sehingga menghalangi sinar matahari dan mengurangi kemampuan tanaman untuk melakukan fotosintesis. Padahal, proses itu penting untuk tanaman mendapat asupan ‘makanan’.

    Membersihkan daun tanaman hias secara berkala akan meningkatkan kualitas tanaman dan lingkungan dalam ruangan. Jika melihat atau merasakan banyak debu saat menyentuh daun, itu tanda sudah waktunya tanaman dibersihkan.


    Lantas, bagaimana cara yang aman untuk membersihkan daun tanaman hias ya? Simak caranya berikut ini.

    Cara Membersihkan Daun Tanaman Hias

    Inilah beberapa cara membersihkan daun tanaman hias.

    1. Mengelap Daun

    Bersihkan debu pada daun menggunakan lap. Metode ini cocok buat tanaman yang hanya punya sedikit daun, misalnya lidah mertua.

    Setelah itu, penghuni rumah bisa menjaga kebersihan daun dengan menyapu debu menggunakan kemoceng. Lakukan ini sembari membersihkan debu perabotan.

    2. Cuci Tanaman dengan Semprotan

    Tanaman hias berukuran sedang dan besar bisa dipindahkan ke wastafel dapur atau luar ruangan untuk disiram pakai semprotan. Jaga tekanan air tetap rendah dan gunakan air hangat.

    Air yang terlalu panas atau dingin bisa merusak daun tanaman. Lalu, sebaiknya sangga daun atau tangkai daun dengan lembut menggunakan tangan ketika menyemprot air.

    3. Gunakan Botol Semprot

    Jika tanaman tidak tahan kekuatan semprotan, gunakan botol semprot saja. Metode ini cocok buat tanaman seperti sukulen, kaktus, dan bonsai.

    4. Celupkan ke Air

    Tanaman kecil bisa dibersihkan dengan dicelupkan ke dalam air. Caranya dengan memegang pangkal tanaman di permukaan tanah, lalu membalikkannya ke dalam ember berisi air. Kemudian, ayunkan daun-daunnya di dalam air.

    Sebaiknya menggunakan air hangat dan biarkan tanaman mengering sebelum dikembalikan ke posisinya.

    Pastikan untuk membasahi tanahnya dulu agar tidak berjatuhan ketika tanaman dibalikkan. Cara lain menahan tanah adalah dengan menutupnya dengan plastik.

    5. Pakai Sabun Lembut

    Jika tanaman sangat kotor, semprotkan dengan air sabun di atas wastafel. Campurkan seperempat sendok makan sabun cuci piring dengan satu liter air.

    Kemudian, bilas permukaan daun dari sabun menggunakan air hangat. Plants that can’t handle being hosed in the sink can be sprayed with clean, lukewarm water to wash the soap off.

    6. Bersihkan Debu dengan Kuas Lembut

    Beberapa jenis tanaman memiliki daun yang lengket dan berbulu, sehingga tidak mudah dibersihkan. Tanaman hias seperti ini bisa dibersihkan dengan kuas lembut.

    7. Pakai Cuka atau Jus Lemon

    Untuk daun yang ada kotoran membandel, coba gunakan cuka atau jus lemon. Larutkan cuka atau jus lemon dengan air, lalu celupkan tisu.

    Gunakan tisu tersebut untuk mengoleskan larutan pada kotoran di daun. Diamkan selama beberapa menit, lalu bersihkan.

    Perlu diingat untuk tidak menggunakan terlalu banyak cuka atau jus lemon. Lalu, jangan lupa untuk membersihkan sisa larutan pada daun setelah selesai.

    Itulah beberapa cara membersihkan daun tanaman hias dengan aman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Ini Cocok untuk Penghuni Rumah yang Super Sibuk


    Jakarta

    Memiliki tanaman di rumah tentu bisa menyegarkan pemandangan dan menjadi dekorasi alami. Apalagi kalau tanaman yang mudah dirawat, sudah pasti menjadi favorit banyak orang.

    Merawat tanaman dengan telaten tentu tidak bisa dilakukan oleh semua orang, terutama bagi orang-orang sibuk. Walau demikian, ada beberapa tanaman yang bisa lho dirawat oleh penghuni rumah yang super sibuk dan tidak punya banyak waktu.

    Tanaman apa saja kah itu? Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.


    1. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designLidah mertua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Salah satu tanaman yang bisa dirawat dengan mudah adalah lidah mertua. Tanaman ini bisa bertahan di tempat yang sulit atau jarang terpapar sinar matahari.

    Tak hanya itu, tanaman ini bisa bertahan tanpa air hingga 2 minggu, khususnya bila tanaman ini diletakkan di tempat yang gelap.

    2. Tanaman Dolar

    Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas (ZZ) atau tanaman dolar. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

    Menurut pendiri Bouquet Box, Courtney Sixx, tanaman ini bisa bertahan pada kondisi cahaya matahari yang terang namun tidak langsung. Ia mengatakan bahwa tanaman ini hanya perlu disiram beberapa minggu sekali saja.

    “Kamu bisa menyiramnya setiap beberapa minggu sekali, biarkan mengering di sela-sela penyiraman. Tanaman ini tumbuh dari rimpang, yang memungkinkannya untuk menyimpan air, sehingga secara alami membuatnya tahan kekeringan. Anggap saja sebagai sumber air cadangan,” ujarnya dikutip dari Real Simple.

    3. Janda Bolong

    Monstera White TigerMonstera White Tiger Foto: Chairul Amri Simabur

    Tanaman janda bolong alias monstera ini juga cocok untuk penghuni rumah yang sibuk. Tanaman yang sempat ngetren beberapa waktu lalu ini cukup mudah dirawat.

    Menurut Sixx, tanaman yang satu ini juga bisa bertahan hidup di tempat dengan cahaya matahari yang terang namun tidak langsung. Tanaman ini hanya memerlukan penyiraman air setiap 7 hingga 10 hari sekali saja.

    4. Kaktus dan Sukulen

    Stylish room interior with beautiful potted cactiKaktus. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Kaktus maupun sukulen juga termasuk tanaman yang mudah dirawat. Tanaman tersebut kerap menjadi favorit bagi mereka yang ingin memiliki tanaman yang mudah dirawat dan tahan kering. Kaktus bisa bertahan selama 2 minggu tanpa air walaupun diletakkan di area yang terpapar sinar matahari langsung.

    5. Sirih Gading

    Propagating a Golden Pothos Plant in a mason jar in Palm Beach, Florida.Also known as the Epipremnum aureum. The Pothos Plant is a trailing, leafy vine that can reach lengths of up to 40 feet in tropical jungles. Its genus name is derived from the Greek words epi (meaning upon) and premnon (meaning a trunk) in reference to its growing on tree trunks.Indoors, the pothos plant usually confines itself to about six to 10 feet. Its leaves are bright and waxy with a noteworthy pointed heart shape, and are often green or variegated in white, yellow, or pale green. It is rare for them to flower or produce berries, especially indoors, but certain varietals can have tiny, petal-less white flowers that feature small berries.Also called devil's ivy, pothos can be grown in hanging baskets or as a potted plant on a desk. They are excellent at helping to purify the air and tolerant of fluorescent light, making them a popular choice for office environments. These plants can also help cleanse the air when grown in your home or office, as well.Sirih gading. Foto: Getty Images/Crystal Bolin Photography

    Tanaman ini bisa bertahan hidup di tempat dengan cahaya matahari yang terang namun tidak terkena secara langsung. Sirih gading juga tidak perlu terlalu sering disiram, cukup 1-2 minggu sekali saja.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok untuk penghuni rumah super sibuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Merawat Lidah Mertua Biar Makin Cantik dan Subur


    Jakarta

    Ada berbagai jenis tanaman hias yang cocok ditanam di rumah, salah satunya yang populer adalah lidah mertua (Sansevieria). Tanaman ini memiliki sejumlah manfaat untuk hunian, mulai dari memperbaiki kualitas udara hingga mengatur kelembapan.

    Lidah mertua juga termasuk tanaman yang mudah dirawat lho. Maka dari itu, lidah mertua sangat cocok bagi detikers yang baru memulai menanam tanaman hias di rumah.

    Meski mudah dirawat, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menanam lidah mertua. Bagaimana tips merawat lidah mertua? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Tips Mudah Merawat Lidah Mertua

    Ada sejumlah tips dalam merawat lidah mertua agar bisa tumbuh subur. Dikutip dari The Spruce, Rabu (11/6/2025), berikut beberapa tipsnya:

    1. Beri Sinar Matahari

    Lidah mertua perlu sinar matahari sekitar 8-10 jam dalam sehari. Akan tetapi, tanaman ini juga dikenal dapat bertahan hidup meski dalam kondisi minim cahaya. Namun, proses pertumbuhannya akan berjalan lambat.

    Maka dari itu, sebaiknya letakkan lidah merua di jendela yang menghadap arah timur. Bisa juga meletakkan tanaman ini di dekat jendela yang menghadap ke selatan atau barat.

    2. Tanam di Tanah Pot yang Gembur

    Lidah mertua lebih menyukai campuran tanah pot yang gembur dan punya drainase baik. Tanaman ini dapat tumbuh subur di tanah berpasir, sehingga tanah pot kaktus serbaguna bisa menjadi pilihan terbaik.

    Perlu diingat, jangan mencampur tanah yang mengandung persentase gambut tinggi karena dapat menahan terlalu banyak air.

    3. Siram Air ketika Sudah Kering

    Lidah mertua sebaiknya disiram ketika benar-benar kering dan pastikan disiram secara menyeluruh. Jika kamu tinggal di udara yang cenderung sejuk atau dingin, lidah mertua hanya perlu disiram sebulan sekali saja. Jika daunnya sudah terlihat rapuh dan kering, sebaiknya segera disiram.

    Sebagai informasi, tidak dianjurkan menyiram lidah mertua secara berlebihan. Sebab, terlalu bayak air membuat tanaman ini jadi terendam dan sistem akarnya menjadi busuk.

    3. Suhu dan Kelembapan

    Agar dapat tumbuh subur, sebaiknya tanam lidah mertua di suhu sekitar 21-32 derajat Celcius. Sebagai pengingat, tanaman ini tidak tahan terhadap embun beku dan suhu di bawah 10 derajat Celcius. Dalam jangka waktu singkat, lidah mertua bisa mati karena suhu yang dingin.

    Jika ingin menanam lidah mertua di dalam rumah, pastikan tingkat kelembapannya berada di antara 30-50%.

    4. Pupuk

    Beri pupuk setiap enam bulan sekali agar lidah mertua tetap tumbuh dengan baik. Jika ditanam di dalam ruangan, sebaiknya beri pupuk cair organik.

    5. Rutin Mengecek Batangnya

    Selain mengganti pupuk, penting juga untuk mengecek batang lidah mertua secara teratur. Jika batangnya berubah warna jadi kuning dan teksturnya lembek, hal itu terjadi karena terlalu banyak disiram air sehingga mengalami pembusukan akar.

    Manfaat Menanam Lidah Mertua di Rumah

    Ada sejumlah manfaat dari menanam lidah mertua di rumah. Apa saja? Simak di bawah ini:

    • Mudah dirawat dan cocok bagi orang yang baru pertama kali menanam tanaman di rumah.
    • Mengatasi udara kotor.
    • Dapat menghilangkan benzena, formaldehida, toluena, trikloroetilen pada udara di dalam ruangan.
    • Punya bentuk yang unik dan menarik sebagai tanaman hias.
    • Dapat tumbuh di kondisi cahaya yang redup, meski proses pertumbuhannya sedikit lambat
    • Tidak perlu disiram air setiap hari.
    • Tahan kering.
    • Mengeluarkan oksigen saat malam hari.

    Sebagai catatan, lidah mertua merupakan tanaman yang sedikit beracun bagi hewan peliharaan. Maka dari itu, tanaman ini tidak disukai kucing dan anjing. Apabila lidah mertua tertelan manusia, hal ini berisiko menyebabkan iritasi mulut, gangguan pencernaan, hingga muntah.

    Demikian tips merawat lidah mertua di rumah agar tumbuh subur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Mudah Merawat Tanaman Hias bagi Pemula


    Jakarta

    Memelihara tanaman hias jadi salah satu kegiatan populer di masyarakat. Selain membuat hunian jadi lebih sejuk dan asri, hadirnya tanaman hias dapat mempercantik hunian.

    Sebagian orang menganggap merawat tanaman hias termasuk hal mudah, cukup dengan disiram air dan dijemur di bawah sinar matahari. Padahal setiap tanaman punya cara merawatnya masing-masing, jika salah atau tidak tahu cara merawatnya maka tanaman bisa layu.

    Bagi kamu yang baru memulai memelihara tanaman hias di rumah, sebaiknya ketahui dulu hal-hal penting berikut ini.


    Tips Merawat Tanaman Hias bagi Pemula

    Merawat tanaman hias tak bisa dilakukan sembarangan. Jika kamu masih pemula dan tak tahu cara merawatnya, maka siap-siap saja tanaman bisa mati dalam waktu dekat.

    Demi mencegah hal itu terjadi, penting untuk mengetahui cara merawat tanaman hias dengan baik dan benar bagi pemula. Dikutip dari situs Garden Health, Kamis (12/6/2025), berikut sejumlah tipsnya:

    1. Pahami Kondisi Lingkungan

    Tips yang pertama adalah memahami kondisi lingkungan sekitar. Pertimbangkan faktor-faktor seperti cahaya alami, suhu, dan tingkat kelembapan.

    Langkah ini dilakukan untuk menentukan tanaman apa yang cocok dan bisa tumbuh subur di sekitar rumah. Meski ada banyak tanaman yang mampu beradaptasi dengan baik di suhu dalam ruangan, tapi ada juga yang dapat tumbuh di suhu atau kelembapan tertentu.

    2. Pilih Tanaman yang Mudah Ditanam

    Sebagai pemula, sebaiknya pilih tanaman yang mudah ditanam agar kamu tidak repot dalam merawatnya. Sejumlah tanaman yang cocok untuk pemula, seperti lidah mertua, sirih gading, hingga bunga lili. Tanaman itu diklaim punya daya tahan baik dan mampu beradaptasi di segala kondisi suhu serta kelembapan.

    3. Ketahui Kondisi Cahaya

    Sejumlah tanaman membutuhkan cahaya matahari yang berbeda-beda, mulai dari redup hingga terang. Jadi, pilih tanaman hias yang sesuai dengan kondisi cahaya di rumah. Misalnya, lidah mertua mampu hidup di kondisi cahaya redup meski pertumbuhannya berjalan sedikit lambat.

    4. Pilih Pot yang Tepat

    Pilih pot yang punya lubang drainase untuk mencegah genangan air menumpuk dan pastikan sistem drainasenya baik. Sesuaikan juga ukuran pot dengan tanaman, jangan sampai membelinya terlalu kecil.

    5. Teknik Penyiraman

    Beberapa orang menganggap jika menyiram tanaman secara rutin membuatnya tumbuh subur. Padahal, tak semua tanaman cocok disiram setiap hari.

    Sebelum menanamnya di halaman rumah, ketahui dulu tanaman yang kamu pilih apakah butuh disiram setiap hari atau tidak. Gunakan juga tes jari untuk mengetahui kondisi tanah. Caranya dengan memasukkan jari ke dalam tanah sekitar 2 cm, jika terasa kering maka tanah perlu disiram.

    6. Perhatikan Kondisi Tanaman

    Sebagai pemilik, kamu juga perlu memperhatikan kondisi tanaman setiap hari. Daun yang layu atau menguning, tanah kering, atau pertumbuhannya lambat bisa mengindikasikan kalau ada masalah.

    Jika daun layu dan menguning bisa disebabkan karena masalah saat menyiramnya. Kondisi ini juga dapat disebabkan karena kekurangan nutrisi atau paparan cahaya yang tidak tepat.

    Waspada juga terhadap serangan hama seperti laba-laba, kutu daun, atau lalat. Gunakan pengobatan alami atau perawatan khusus jika tanaman diserang hama.

    7. Buang Daun yang Layu

    Buang daun yang mati atau menguning secara teratur agar tanaman hias tetap terlihat cantik. Selain itu, potong juga batang tanaman yang tumbuh terlalu besar agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

    Demikian tujuh tips mudah merawat tanaman hias bagi pemula. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman yang Cocok Ditaruh di Kamar Anak


    Jakarta

    Menaruh tanaman di dalam kamar bisa memberikan kesan yang asri dan menyegarkan mata. Tanaman juga bisa lho diletakkan di kamar anak.

    Nah, pastikan tanaman yang diletakkan di kamar anak itu aman ya detikers. Sebab, ada beberapa tanaman yang beracun apabila dimakan oleh anak.

    Selain itu, jangan taruh tanaman yang tidak memicu alergi pada sang buah hati. Maka dari itu, pilihlah tanaman yang tidak menimbulkan reaksi alergi.


    Nah, ada beberapa tanaman yang dianggap aman untuk diletakkan di kamar anak. Berikut ini daftarnya.

    Tanaman Koin

    Chinese money plant (Pilea peperomioides) shot on blue wooden surface. From above, top view, flat lay. Botanical background.Tanaman koin. Foto: Getty Images/iStockphoto/Diana Rebenciuc

    Dilansir dari RHS, tanaman koin atau Pilea peperomioides ini mudah dirawat dan cocok untuk di kamar si kecil. Daun berbentuk bulat ini biasanya berwarna hijau atau bergradasi hijau.

    Spider Plant

    cat playing in spider plantSpider plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Ada juga tanaman spider plant. Spider plant bisa dibilang cukup mudah dirawat dan tahan banting sehingga cocok apabila ingin mengajari anak merawat tanaman. Selain ditaruh di meja, tanaman ini juga bisa digantung di dalam kamar lho.

    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designlidah mertua. Foto: Getty Images/M.photostock

    Tanaman lidah mertua juga bisa ditaruh di dalam kamar anak yang sudah agak besar, yang tidak akan memakan tanaman. Dilansir dari Minty Magazine, lidah mertua bisa menjadi dekorasi sekaligus ‘pembersih’ udara di kamar karena bisa melepaskan oksigen dalam semalam.

    Pemilik rumah bisa meletakkannya 1,5 meter dari tempat tidur anak untuk hasil terbaik. Di sisi lain, tanaman ini juga mudah dirawat, cukup disiram sebulan sekali.

    Akan tetapi, perlu diingat bahwa tanaman ini sedikit beracun dan bisa menyebabkan pembengkakan dan mati rasa pada lidah jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

    Bambu Keberuntungan

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Bambu keberuntungan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashish Kumar

    Dilansir dari Greenkin, tanaman ini juga cocok ditaruh di kamar anak-anak. Bambu keberuntungan tidak butuh perawatan intensif dan bisa bertahan di ruangan dengan penerangan yang rendah.

    Itulah beberapa tanaman yang cocok untuk ditaruh di kamar anak. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Repot, 7 Tanaman Ini Bisa Tetap Hidup Meski Jarang Disiram



    Jakarta

    Sebagian masyarakat suka mengisi rumah dengan beragam tanaman hias. Tanaman memang diyakini bisa membuat ruangan tampak lebih segar dan asri.

    Jika punya tanaman hias di rumah, pemilik harus rajin merawat tanaman hias agar tumbuh subur, seperti memberikan pupuk dan menyiram air. Namun, tidak semua orang punya waktu dan tenaga untuk merawat tanaman, apalagi kalau punya kesibukan yang padat.

    Kalau begitu, pemilik perlu memilih tanaman yang perawatannya mudah. Nah, ada beberapa tanaman yang tidak perlu sering disiram kok.


    Tanaman Hias yang Tak Perlu Sering Disiram

    Inilah deretan tanaman hias yang tetap hidup meski jarang disiram, dikutip dari the Plan Collection.

    1. Spider Plant (Lili Paris)

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang banyak dipilih masyarakat. Tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

    Daun lili paris tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali meski kelupaan untuk menyiramnya. Penghuni cukup menyiram tanaman ini seminggu sekali di musim kemarau. Lalu, taruh tanaman di tempat yang cahayanya terang tapi teduh.

    2. Kaktus

    Cactus is considered one of the auspicious plants that many people overlook and do not expect. But in fact, this small cactus is also tough and durable, and can be raised for a long time. It is believed that if a house has it planted, it will make the business progress, will be promoted quickly in work, and will bring good fortune to the family. Because in addition to the auspicious name of the cactus, it also represents diligence and perseverance. Moreover, if a house plants a cactus with diligence and it produces beautiful flowers, it means that that person is about to have a large fortune. He will have money and gold without fail.Kaktus Foto: Getty Images/Nattawat Jindamaneesirikul

    Kaktus merupakan tanaman yang terkenal tidak perlu sering disiram. Tanaman ini terbiasa bertahan hidup di iklim kering sehingga bisa bertahan empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

    Untuk merawatnya, penghuni perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Cara lain, kaktus bisa dimasukkan ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Kemudian, tempatkan kaktus di ruangan yang banyak cahaya alami.

    3. Tanaman Ivy

    Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

    Tanaman Ivy menyukai tanah kering sehingga hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Penghuni rumah sebaiknya menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung tetapi tidak teduh.

    4. Tanaman Lidah Mertua

    Decorative sansevieria plant on wooden table in living room. Sansevieria trifasciata Prain in gray ceramic pot.Tanaman Lidah Mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

    Tanaman lidah mertua juga tidak membutuhkan banyak perawatan, hanya perlu disiram dua kali sebulan. Bahkan, tanaman tersebut hampir tidak perlu penyiraman ketika musim hujan atau cuaca dingin.

    Tanaman lidah mertua dapat bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya. Ketika sudah tumbuh lebih besar, penghuni bisa memindahkannya ke tempat yang lebih terang

    5. Tillandsia (Tanaman Udara)

    Indoor house plant decoration for Living roomTillandsia Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

    Tillandsia atau tanaman udara tidak butuh media tanah karena tidak memiliki akar. Tanaman ini bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya. Oleh karena itu, tanaman udara tidak perlu sering disiram.

    Penghuni bisa merawatnya dengan cara memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap minggu. Tillandsia ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang.

    Itulah beberapa tanaman yang tidak perlu disiram. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tips agar Kamar Mandi Terasa Wangi Seperti Hotel Bintang 5


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang paling gampang bau. Hal ini bisa terjadi karena kamar mandi jarang dibersihkan sehingga mengeluarkan aroma tak sedap.

    Kamu pasti tidak akan betah berlama-lama di kamar mandi yang baunya bikin enek. Apalagi jika kedatangan tamu, pasti mereka akan menilai buruk tempat tinggal detikers karena aroma tak sedap dari kamar mandi.

    Sebenarnya, jika kamar mandi dibersihkan secara rutin maka dapat mencegah munculnya bau. Meski begitu, kamu juga perlu menambahkan pewangi ruangan agar terasa segar dan harum.


    Menurut pakar, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar kamar mandi tetap wangi seperti hotel bintang lima. Penasaran? Simak dalam artikel ini.

    Tips Mudah agar Kamar Mandi Terasa Wangi

    Cara Palmer, pendiri organisasi sekaligus pakar kebersihan di Organize Every Room mengatakan, salah satu penyebab munculnya bau di kamar mandi karena kelembapan yang sangat tinggi.

    “Kelembapan berlebih dapat menciptakan lingkungan yang cocok untuk jamur dan lumut tumbuh, sering kali hal tersebut jadi penyebab umum muncul bau di kamar mandi yang tidak kunjung hilang,” kata Palmer dikutip The Spruce, Senin (7/7/2025).

    Palmer membagikan sejumlah tips mudah agar kamar mandi tetap wangi dan bersih. Berikut caranya:

    1. Baking Soda

    Bau tak sedap yang muncul di kamar mandi harus dibuang terlebih dahulu. Kamu bisa menggunakan baking soda karena dinilai dapat menyerap dan menetralkan bau.

    Caranya gampang sekali, cukup tuang baking soda secukupnya ke dalam mangkuk kecil. Setelah itu, letakkan di sudut-sudut ruangan agar soda kue efektif menyerap bau tak sedap.

    Pastikan kamu mengganti baking soda secara rutin agar dapat menyerap bau secara maksimal.

    2. Cuka

    Selain baking soda, kamu juga dapat menggunakan cuka untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi. Caranya dengan mencampur 3 sendok makan cuka putih dengan garam secukupnya ke dalam wadah, lalu aduk hingga tercampur rata.

    Setelah itu, gosokkan larutan tadi ke sudut-sudut kamar mandi yang bau, kemudian siram dengan air bersih agar bau juga ikut larut.

    3. Tanaman Hidup

    Menanam tanaman di kamar mandi juga efektif untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi. Terdengar sepele, tapi sejumlah penelitian menunjukkan kalau sejumlah tanaman dapat menghilangkan polutan tertentu dari udara dan bahkan mengubahnya menjadi nutrisi.

    Adapun sejumlah tanaman yang bisa ditaruh di kamar mandi, seperti lidah mertua, lidah buaya, sirih gading, hingga peace lily. Tak hanya mempercantik ruangan, hadirnya tanaman ini juga menambah keasrian dan bisa memberikan wangi yang segar.

    4. Lemon

    Lemon dikenal sebagai buah yang dapat menyegarkan tubuh. Di sisi lain, lemon juga bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami, khususnya pada kamar mandi.

    Cukup dengan mengiris beberapa buah jeruk lemon dan taruh ke dalam wadah. Setelah itu, letakkan irisan lemon ke sejumlah sudut kamar mandi. Agar dapat memberikan kesegaran maksimal, pastikan kamu mengganti irisan lemon setiap 3-4 hari sekali.

    5. Minyak Esensial

    Tips berikutnya adalah menggunakan minyak esensial. Adapun sejumlah minyak esensial yang bisa digunakan, seperti lavender, chamomile, serai, hingga pepermin.

    Untuk cara pakainya, tuang beberapa tetes minyak esensial ke dalam wadah dan masukkan bola-bola kapas. Setelah itu, letakkan bola kapas tadi ke sudut-sudut ruangan agar wanginya bisa menyebar.

    6. Kayu Manis

    Kayu manis juga bisa digunakan untuk membuat kamar mandi tetap wangi karena memiliki aroma yang kuat. Untuk cara pakainya cukup menaruh beberapa batang kayu manis ke dalam wadah, lalu letakkan di pojok kamar mandi.

    Itu dia enam tips agar kamar mandi tetap wangi dan terasa segar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com