Tag: livingetc

  • 4 Tips Desain Kamar Tidur Paling Ideal yang Bikin Betah!



    Jakarta

    Kamar tidur adalah ruangan yang biasa digunakan pemilik rumah untuk beristirahat. Kamar tidur adalah ruangan paling penting di rumah sehingga keberadaannya sangat penting di rumah. Namun, terkadang orang menyepelekan desain kamar tidur saat membangun rumah.

    Posisi kamar tidur pada rumah dapat mempengaruhi kenyamanan penghuninya. Maka dari itu, penghuninya perlu mempertimbangkan segala aspek saat mendesain dan mendekorasi kamar tidur. Maka dari itu kamu butuh merencanakan desain tata letak yang matang agar kamar tidur baik secara fungsional dan juga terlihat estetik.

    Mengutip dari Livingetc, Senin (22/7/2024), berikut ciri-ciri desain kamar tidur yang paling ideal.


    1. Mendapat Pencahayaan yang Maksimal

    Setiap ruangan disarankan mendapat sumber cahaya. Marie Flanigan,Principal dari Marie Flanigan Interiors, menyarankan khusus untuk tempat tidur lebih baik diletakkan di antara jendela dengan meja samping tempat tidur di depan jendela. Meja pun tidak lebih tinggi dari jendela agar tidak menghalangi cahaya.

    2. Memiliki Ruang Penyimpanan

    Selain sebagai tempat beristirahat, kamar juga membutuhkan ruang penyimpanan sehingga lebih fungsional. Namun terkadang luas kamar tidak begitu besar untuk diletakkan lemari atau perabotan untuk penyimpanan. Untuk menghindari kekacauan kamu bisa buat penyimpanan di bawah ranjang tidur, jangan lupakan ruang dinding di atas dan di samping tempat tidur jika ranjang kamu punya rak built-in.

    3. Setiap Sudut Kamar Digunakan

    Bentuk kamar seperti apa pun tetap dapat nyaman ditempati asalkan penataannya tepat. Setiap sudut kecil bisa digunakan untuk meletakkan meja rias kecil, meja kerja, atau tempat tidur. Area sudut ini sangat cocok untuk tempat tidur tamu atau anak. Menggunakan sudut dengan plafon miring memungkinkan ruang lantai tengah dikosongkan, yang dapat berfungsi sebagai area bermain anak atau area bersantai tamu.

    “Mengukur skala ruangan yang tidak tepat adalah cara mudah untuk merusak potensi kamar tidur,’ kata Ginger Curtis dari Urbanology Designs.

    Kamu bisa isi sudut besar dengan kursi santai yang nyaman atau letakkan bangku besar di ujung tempat tidur kamu. Ini adalah cara yang bagus untuk menciptakan titik nyaman di kamar kamu dan jangan biarkan ada ruangan kecil tersisa.

    4. Tempat Tidur Diletakkan di Posisi yang Tepat

    Tempat tidur adalah perabotan utama di kamar tidur sehingga penempatannya sangat berpengaruh pada tampilan tata letak kamar tidur. Hal ini menentukan tempat di mana seberapa dekat kamu untuk mengakses sumber listrik untuk lampu dinding atau lampu gantung.

    Selain itu, posisi tempat tidur menentukan di mana untuk tempat penyimpanan atau seberapa banyak ruang untuk meletakkan meja tidur di samping tempat tidur. Jadikan tempat tidur menjadi titik fokus ruangan serta posisinya jauh dari pintu untuk aksesibilitas dan estetika.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Hias yang Wangi, Cocok Jadi Pengharum Ruangan Alami


    Jakarta

    Tanaman hias sering kali di taruh di dalam rumah untuk menambah estetika dan kesegaran ruangan. Selain bisa menghiasi ruangan, beberapa tanaman juga mengeluarkan aroma yang wangi, lho.

    Kamu bisa memanfaatkan tanaman ini sebagai pengharum ruangan alami. Cara ini cocok bagi kamu yang mencari alternatif dari pengharum ruangan yang terbuat dari bahan kimia.

    Lalu, apa saja tanaman hias yang wangi dan cocok jadi pengharum ruangan? Yuk, simak daftarnya berikut ini, dikutip dari Living.etc, Senin (9/9/2024).


    Tanaman yang Cocok Jadi Pengharum Ruangan

    1. Melati (Jasminum officinale)

    Close up of jasmine flowersBunga melati (jasmine). Foto: Getty Images/iStock/dtimiraos

    Selain keindahan bunganya, melati juga dikenal sangat wangi. Tanaman ini cocok sebagai tanaman dalam ruangan.

    Tanaman melati putih yang paling menarik yaitu yang terlihat segar, muda, dan hijau. Melati putih biasa (J. officinale) juga tersedia secara luas hampir sepanjang tahun.

    Penulis buku Dr Houseplant, William Davidson membagikan cara untuk merawat melati jika ditaruh dalam ruangan.

    “Potong batang yang telah berbunga sejauh diperlukan, tetapi tidak seluruhnya. Mereka (tanaman melati) berbunga berdasarkan pertumbuhan yang terjadi pada musim sebelumnya, jadi beberapa tunas baru tidak boleh dipangkas,” ujar Davidson dikutip dari laman Livingetc (9/9/2024).

    Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari tanaman melati harus berada pada posisi yang menerima sinar matahari langsung.

    “Saat tanaman ini (melati) tumbuh dan berbunga, beri mereka banyak air, cukup untuk menjaga kelembapannya setiap saat. Saat mereka beristirahat, berikan mereka air secukupnya saja agar tanah pot tidak mengering sepenuhnya,” paparnya.

    2. Tanaman Kopi (Coffee Arabica)

    Tanaman Kopi (Coffee Arabica).Tanaman Kopi (Coffee Arabica). Foto: Mikroman6/Getty Images

    Tanaman kopi akan tumbuh subur di ruangan dengan kelembapan tinggi, dengan cahaya tidak langsung yang terang.

    “Tanaman kopi adalah tanaman yang menyenangkan untuk ditanam. Tanaman ini benar-benar menghasilkan biji kopi, tapi kemungkinan besar tidak akan menghasilkan cukup untuk membuat secangkir kopi untuk kamu,” kata pakar tanaman hias Lisa Eldred-Steinkopf.

    Ketika ditanam di pot dalam ruangan, pastikan disiram dengan baik tetapi tidak tergenang air.

    “Kelembapan yang tinggi diperlukan untuk mencegah tepi daun berubah warna menjadi coklat, jadi letakkan tanaman Anda di atas nampan kerikil,” kata Lisa yang juga dikenal sebagai The Houseplant Guru.

    3. Kumquat (Citrus japonica)

    Pohon kumquat.Pohon kumquat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kurzumkin

    Citrus japonica bisa melakukan penyerbukan sendiri. Makanya, mereka bisa menghasilkan buah yang berbau harum di dalamnya.

    Pakar tanaman di Fast-Growing Trees, Bethany Lakatos, mengatakan bahwa beberapa varietas kumquat bisa mekar lebih dari sekali dalam setahun. Bunga mekarnya memiliki keharuman yang manis dan bersih.

    Sejatinya, kumquat akan paling menyenangkan di luar ruangan pada musim semi-musim gugur, saat tidak ada ancaman embun beku, dan bisa dialihkan ke dalam ruangan untuk musim dingin.

    “Jika tidak, letakkan kumquat di jendela yang menghadap ke Selatan atau Barat, tempat ia akan menerima banyak cahaya. Jika kamu tidak memiliki pencahayaan yang baik di rumah, pertimbangkan untuk menggunakan lampu tumbuh 12-14 jam sehari, dengan waktu istirahat 8 jam,” papar Lakatos.

    4. Gardenia (Kacapiring Wangi)

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Bunga Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia adalah tanaman wangi yang terkenal dengan bunga putih indah dan baunya yang sangat manis. Dikenal juga dengan sebutan Kacapiring Wangi. tanaman hias ini hidup di dalam maupun di luar ruangan.

    “Sebagai tanaman hias, kacapiring membutuhkan tanah yang asam dan kehati-hatian saat menyiram,” ujar Bethany yang dikutip oleh situs Fast Growing Trees.

    Ia menyarankan untuk memilih varietas kecil seperti Radicans atau Veitchii. Pasalnya, jenis tersebut bisa diipajang dalam pot elegan dengan lubang drainase.

    Tempatkan kacapiring di tempat yang terang. Sirami air saat tanah di potnya terlihat kering, atau keringkan sekitar dua inci atau sekitar 5 cm ke dalam tanah.

    5. Rosemary Tuscan

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary. Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Keharuman rosemary kerap dipakai untuk menambahkan citarasa pada makanan. Pasalnya, tanaman ini memiliki aroma yang sangat kaya.

    Itulah alasan rosemary masuk dalam daftar tanaman berbau harum yang bisa jadi pengharum ruangan alami.

    “Beberapa tanaman hanya berbau harum saat sedang mekar, tetapi sapukan tangan kamu di atas dedaunan rosemary dan aroma gurihnya akan menyertai kamu sepanjang hari,” kata Bethany.

    Bethany menyarankan untuk memilih varietas tegak seperti Tuscan Blue, yang memiliki bunga kecil berwarna biru tua seperti beludru aromatik.

    “Tempatkan tanaman ini di bawah sinar matahari langsung di jendela dapur yang menghadap selatan atau barat. Campuran pot dengan drainase yang baik dan pot dengan lubang drainase sangat penting untuk kesehatan akar,” tambahnya.

    Itu tadi pilihan tanaman, baik itu tanaman hias, bunga, herbal, maupun yang berbuah yang bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan alami. Jangan lupa untuk menerapkan cara untuk merawatnya berdasarkan saran pakar tanaman juga ya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Bikin Ruangan Wangi Semerbak


    Jakarta

    Memiliki ruangan yang wangi di rumah tentu bisa menaikkan mood penghuninya. Untuk membuat ruangan wangi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, apa saja itu?

    Salah satu caranya adalah menggunakan lilin aroma terapi. Namun, lilin tersebut tidak bisa diletakkan sembarangan. Jika kamu mau wanginya menyeruak, bisa diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik, misalnya di ruang keluarga atau dapur.

    Tak hanya itu, masih ada cara-cara lain yang bisa dilakukan. Dilansir dari Livingetc, berikut ini tipsnya.


    Pakai Diffuser

    Menggunakan diffuser menjadi salah satu cara untuk membuat ruangan wangi tanpa harus menyalakan api untuk lilin aromaterapi. Kamu bisa meletakkan diffuser di ruang keluarga agar wanginya bisa menyebar.

    Jika ingin wangi yang lebih tahan lama, kamu bisa menggunakan diffuser ditambah dengan lilin arometerapi di rumah.

    Dupa

    Jika kamu ingin ruangan memiliki wangi yang dalam dan beragam, bisa menggunakan dupa. Kamu bisa meletakkan dupa di dekat jendela yang terbuka agar wanginya bisa menguar ke dalam rumah.

    “Dupa adalah pilihan yang tepat untuk menambahkan aroma yang kaya dan mendalam ke ruang tamu, terutama jika kamu ingin suasana yang lebih membumi atau menenangkan,” kata ahli wewangian dan pembuat lilin Chloe Mervine, dikutip dari Livingetc.

    “Namun, dupa bisa sangat kuat, jadi saya sarankan untuk memulai dengan aroma yang lebih ringan, seperti kayu cendana (sandalwood) atau melati,” tambahnya.

    Pakai Minyak Esensial dan Rempah-rempah Kering

    Jika ingin wangi yang alami, kamu bisa menggunakan rempah-rempah atau bunga kering maupun minyak esensial sebagai wewangian. Kamu bisa menaruhnya di mangkuk dekoratif, digantung di dinding, atau menatanya di vas sekitar ruangan.

    Pakai Semprotan Ruangan

    Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan semprotan ruangan agar ruangan wangi. Chloe menyarankan untuk menggunakan penyemprot yang tidak beracun, bebas alkohol, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

    Dengan beberapa semprotan saja, ruangan di dalam rumah sudah bisa wangi. Hal ini bisa meningkatkan mood para penghuninya.

    “Penyemprot ruangan sangat bagus untuk menyegarkan area-area di rumah, mungkin (bisa digunakan) setelah memasak atau saat sedang membereskan rumah,” kata Chloe.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan di dalam rumah wangi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Pagar yang Sebaiknya Dihindari!



    Jakarta

    Pagar merupakan salah satu bagian rumah yang terlihat dari luar. Untuk itu, pagar harus terselihat cantik dan menarik. Memilih warna yang menarik adalah suatu keharusan, faktanya halaman depan adalah pemandangan pertama saat ke rumah.

    Pagar yang cantik dan menarik dapat memperindah halaman rumah kamu. Namun, harus diketahui tidak semua warna cocok untuk pagar halaman rumah.

    Melansir Livingetc, berikut beberapa warna pagar halaman rumah yang sebaiknya dihindari agar tetap terlihat menarik dan cantik.


    Warna Hitam

    Jika material pagar yang digunakan adalah pagar logam, hitam menjadi warna yang populer. Namun, untuk pagar kayu menggunakan warna hitam dapat membuat pembatas yang berlebihan dan menyesakkan terutama jika memiliki halaman belakang yang kecil.

    Warna hitam dapat menyerap panas yang dapat membuat ruang luar terasa lebih panas di musim panas. Sebaiknya gunakan warna abu-abu yang sedikit lebih lembut, yang menjadi latar belakang yang bagus di antara hijaunya dedaunan taman.

    “Jika kamu ingin mendapatkan tampilan hutan atau ingin memamerkan tanaman kamu, warna yang lebih gelap seperti abu-abu antrasit yang sedang tren dapat memberikan ilusi kedalaman dan membuat tanaman serta bunga kamu menonjol,” kata Michael Rolland, pakar cat di The Paint Shed.

    Warna Hijau Tua

    Warna hijau tua tampak menjadi pilihan yang alami karena menyatu dengan lingkungan sekitar, sehingga mencegah pagar kamu terlihat tidak serasi. Namun, pagar taman yang menyatu dengan lingkungan sekitarnya menjadi pilihan yang praktis maupun estetis.

    “Meskipun penting untuk mempertimbangkan estetika dan gaya keseluruhan yang ingin kamu capai, sebaiknya hindari warna yang terlalu menyatu dengan elemen di sekitarnya,” jelas Tash Bradley, direktur desain interior di Lick.

    Untuk alternatif yang terlihat jelas, hijau sage adalah pilihan yang aman. Warna yang menenangkan membantu menciptakan ruang luar yang ramah saat digunakan sebagai pagar. Hal ini sekaligus membuat taman tampak lebih besar.

    Warna Merah Muda

    Warna merah muda cerah cocok untuk interior rumah, tetapi jika menggunakannya dalam ruangan yang luas warna ini bisa terlihat terlalu mencolok. Sebagai warna pagar, warna ini bisa menciptakan tampilan yang tidak wajar dan mencolok.

    “Warna ini tidak akan menyatu dengan baik dengan lingkungan luar dan bisa membuat taman kamu terasa kurang tentram dan damai. Selain itu, warna cerah ini bisa menarik serangga yang mengganggu,” jelas Tash.

    Kamu bisa memilih warna krem atau kelabu kecoklatan yang lembut. Warna yang lebih hangat, namun bersahaja adalah salah satu pilihan terbaik untuk ruang luar.

    Pagar yang dicat dengan salah satu warna ini akan memaksimalkan warna hangat yang menerangi taman.

    Warna Ungu Berpigmen

    Warna ungu berpigmen memiliki alasan yang jauh lebih praktis daripada alasan estetika. Hal ini karena mengecat pagar dengan warna ungu dapat menandakan kepemilikan pribadi.

    Ungu tua juga bisa menjadi warna yang mencolok dan tidak alami jika digunakan di luar ruangan. Disarankan untuk menggunakan biru tua yang merupakan warna yang lebih disukai.

    Namun, jika pagar terlalu tinggi, sebaiknya hindari warna biru langit atau biru kehijauan yang terang karena dapat menyatu terlalu sempurna dengan langit di hari cerah dan membuat pagar terlihat kusam.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 3 Warna Ini Kalau Nggak Mau Rumah Kamu Jadi Sarang Nyamuk!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan hama yang dapat menyebabkan gigitan yang mengganggu dan paling buruk sehingga dapat menyebarkan penyakit. Sehingga hal ini membuat penghuni rumah sangat tidak menginginkan kehadiran nyamuk.

    Namun, mengetahui cara mengusir nyamuk tidak hanya sebatas membuang air dan menggunakan pengusir nyamuk yang tepat. Menghindari warna-warna yang nyamuk sukai akan membantu untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.

    Melansir Livingetc, berikut beberapa warna yang disukai oleh nyamuk sehingga sangat mengundang nyamuk masuk ke rumah.


    Warna Hitam

    Rumah cat hitam/The Fifth and SixthRumah cat hitam/The Fifth and Sixth Foto: Rumah cat hitam/The Fifth and Sixth

    Warna hitam akan selalu tampil berani dan menjadi pusat interior bergaya gotik. Namun, hitam merupakan warna yang harus dihindari saat mempertimbangkan nyamuk.

    Nyamuk perlu menghindari sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan dehidrasi dan bahkan kematian. Sehingga hitam adalah warna yang secara alami akan membuat nyamuk ingin berada di dekatnya.

    Nyamuk menggunakan penciuman sekaligus penglihatan untuk menemukan inangnya, jadi mengusir nyamuk dengan semprotan dan menanam tanaman anti nyamuk merupakan ide bagus untuk mengusirnya.

    Warna Merah

    Foto ruangan merah.Foto ruangan merah. Foto: iStock/Vanit Janthra

    Warna merah muda dideteksi oleh nyamuk dan sangat menarik bagi nyamuk. Hal yang sama berlaku untuk warna-warna serupa seperti merah muda terang dan jingga, karena nyamuk tidak dapat membedakan warna-warna tertentu.

    Nuansa-nuansa pada roda warna ini meniru warna kulit manusia sehingga nyamuk secara alami tertarik pada warna-warna tersebut.

    “Warna-warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning dapat menarik nyamuk karena mereka mungkin mengira warna-warna tersebut sebagai sumber panas atau panas tubuh calon inangnya,” kata Vincent Luca, pemilik On Demand Pest Control.

    Warna Biru Laut

    Biru Laut.Biru Laut. Foto: M. Marceny

    Warna yang lebih gelap seperti biru tua meniru bayangan yang lebih mungkin menyerap dan menahan panas yang berarti nyamuk dapat dengan mudah menemukan inangnya.

    “Nyamuk tertarik pada warna tertentu karena cara mereka menyerap cahaya dan memancarkan panas,” ujar Vincent.

    Hindari ide-ide pengecatan seperti mengecat seluruh ruangan dengan warna yang lebih gelap seperti biru tua dan pilih dinding berfitur atau aksesoris yang lebih gelap sebagai gantinya.

    Warna yang Mengusir Nyamuk

    Berbeda dengan warna gelap yang menarik nyamuk, warna terang dapat mengusir nyamuk. Warna pucat seperti putih, biru muda, dan warna pastel kurang menarik bagi nyamuk. Warna ini memantulkan cahaya dari kehangatan, sehingga nyamuk sulit mendeteksi inang.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sofa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Tampilan Menarik



    Jakarta

    Dengan mengetahui bahan sofa terbaik tidak hanya akan mempengaruhi sofa, tetapi juga seberapa lama sofa tersebut akan bertahan. Bahan sofa mengacu pada pelapis sofa, menentukan bahan sofa adalah langkah untuk menemukan sofa terbaik.

    Hal ini pastinya akan membantu mempersempit pilihan dan memastikan memilih bahan sofa sesuai dengan yang kamu inginkan.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan bahan sofa yang bisa menjadi panduan kamu untuk memilih bahan sofa yang tepat.


    Serat Alami

    Linen, katun, wol menjadi beberapa bahan sofa yang umum digunakan. Linen sering dianggap mewah, mudah dicuci, dibersihkan, dan disedot debu. Bahan linen mudah kusut dan melar sehingga cocok digunakan dalam suasana yang sangat kasual.

    Katun adalah pilihan lain yang sangat baik karena lembut, mudah menyerap keringat, dan terjangkau sehingga cocok untuk suasana kasual atau tradisional. Namun, katun dapat kusut dan kurang tahan lama kecuali dicampur dengan bahan sintetis.

    Bahan sofa wol ideal untuk iklim dingin. Namun, bahan ini bisa jadi agak kasar, sebaiknya pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih bahan ini.

    Beludru

    Bahan yang elegan dan seringkali berwarna-warni, beludru adalah pilihan yang nyaman sehingga akan menambah sentuhan elegan pada setiap ruangan di rumah. Pilih warna netral untuk tampilan yang lebih kalem.

    “Beludru modern memiliki tumpukan yang lebih pendek, sehingga memberikan tampilan yang ramping dan kontemporer sekaligus sangat tahan lama dan anti noda. Bahannya lembut, dan ramah anak menjadikannya pilihan yang praktis namun mewah,” kata Thea Bloch-Neal, pendiri dan desainer Curated by Thea.

    Kain Chenille

    Chenille adalah bahan sofa alternatif yang bagus daripada linen yang juga merupakan pilihan yang sangat nyaman. Bahan ini cocok dengan kebangkitan gaya tahun 1970-an yang anggun di dunia desain interior.

    Namun pertimbangkan tekstur pada bahan sofa ini, bahan ini rentan tersangkut. Meski begitu, detail tekstur adalah cara yang sangat baik untuk menambahkan lebih banyak daya tarik visual ke ruangan kamu.

    Material ini dapat dilihat sebagai perpaduan yang pas antara beludru dan bounclé.

    Kulit

    Tambahkan sentuhan berkelas ke ruangan dengan menambahkan sofa kulit. Kulit menjadi pilihan yang tidak lekang oleh waktu dan serbaguna, menawarkan berbagai pilihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Bahan kulit juga mudah dibersihkan.

    Perlu diingat bahwa ada berbagai jenis kulit, seperti kulit asli yang memberikan kesan alami dan mewah sehingga membentuk patina seiring waktu dan kulit sintetis yang menawarkan alternatif yang terjangkau, meskipun kurang tahan lama.

    Bahan sofa yang diwarnai anilin memiliki warna yang kaya, kulit ini menarik bagi penggemar desain tetapi lebih rentan terhadap noda karena kurangnya lapisan pelindung.

    “Namun, tidak ada yang lebih baik daripada sofa kulit berwarna cerah,” kata Cheryl, seorang desainer.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Cara Efektif Kurangi Kelembapan di Dapur



    Jakarta

    Kelembapan di rumah tentunya tidak bisa dihindari, salah satunya di dapur. Adanya kelembapan yang berlebih akan menimbulkan masalah-masalah yang tidak diinginkan, seperti masalah pada interior dapur.

    Dapur berkontribusi hingga 25% terhadap tingkat kelembapan di rumah, terutama dengan ventilasi yang buruk dan tanpa kipas angin. Sehingga penting untuk menjaga kelembapan di dapur.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa cara mengurangi kelembapan di dapur yang berlebih.


    Buka Jendela Dapur

    Ventilasi yang tepat sangat membantu dalam upaya mengurangi tingkat kelembapan. Apabila cuaca di luar cerah, buka jendela agar udara segar masuk dan mengurangi kelembapan.

    Hal ini akan membantu menciptakan aliran udara dan menurunkan tingkat kelembapan berlebih.

    Masak dengan Panci Tertutup

    Perubahan kecil seperti memasak dengan tutup panci dapat membuat perbedaan untuk dapur kamu. Menahan uap air saat memasak akan mengurangi pelepasan kelembapan sekaligus mempercepat waktu memasak.

    Disarankan untuk menggunakan tutup panci agar uap berkurang. Begitu juga saat makanan sudah matang, menutup makanan akan menjaga tetap hangat dan dapur bebas lembap.

    Mencuci Piring dengan Benar

    Kebiasaan mencuci piring yang benar akan membantu dalam mengurangi kelembapan. Disarankan untuk tidak menjemur piring di dapur, karena hal ini akan menambah kelembapan yang tidak perlu di udara.

    “Gunakan rak pengering di dekat jendela atau di bawah kipas langit-langit untuk mempercepat penguapan,” kata Josh Wilson, pendiri Wilson Plumbing & Heating.

    Ventilasi dapur sangat penting, tetapi mengatur kelembapan di tempat ini bisa jadi sulit apabila hal ini tidak dilakukan.

    Hiasi dengan Tanaman Hias

    Pertimbangkan untuk menggunakan tanaman penyerap air seperti bunga lili atau pakis Boston sebagai dekorasi dapur. Selain menghadirkan dedaunan yang cantik di dalam ruangan, pemilihan tanaman dapur yang tepat akan membantu mengurangi kelembapan.

    “Tanaman ini dapat mengurangi tingkat kelembapan secara alami dengan menyerap uap air melalui daunnya. Pastikan untuk tidak menyiramnya terlalu banyak, karena kelembapan tanah yang berlebihan dapat memberikan efek sebaliknya,” kata Josh

    Namun disarankan untuk tidak meletakkan terlalu banyak tanaman, hal ini justru akan dapat menambah kelembapan sehingga harus dibatasi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuma Ganti Warna, Kamar Tidur Kecil Bisa Terlihat Luas



    Jakarta

    Warna yang tepat dapat sepenuhnya mengubah kamar tidur yang berukuran kecil, seperti mencerahkan kamar tidur, membuat kamar terlihat besar, atau mengubahnya menjadi ruang yang nyaman dan menenangkan.

    Warna yang tepat juga dapat mempengaruhi bagaimana cahaya dipantulkan dan menciptakan ilusi kedalaman. Seperti warna putih yang dikenal karena sifatnya yang tidak tertandingi dalam memperluas ruangan di kamar tidur kecil.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa warna terbaik untuk kamar tidur kecil yang dapat membuat ruangan terasa luas dan terlihat terang.


    Putih Pucat

    Putih merupakan pilihan warna klasik untuk kamar tidur kecil, terutama yang kecil dan gelap sehingga membuat kamar tidur kecil kamu tampak lebih besar. Ide kamar tidur putih berkisar dari putih bersih yang cemerlang hingga putih pucat yang lembut.

    Kamar kecil memiliki keuntungan karena disinari cahaya, sehingga tetap sederhana dan segar. Pilih warna putih pucat untuk dinding dan langit-langit serta padukan dengan warna putih paling lembut untuk kontras yang tidak mencolok.

    Warna Biru

    Kamar tidur gelap memang tidak identik dengan perluasan ruangan secara visual, tetapi kamar tidur biru dapat berfungsi dengan sangat baik. Kamar tidur justru dapat terasa lebih dengan warna gelap, terutama jika kamu menyertakan langit-langit.

    Warna yang lebih pucat adalah pilihan utama bagi kebanyakan orang di ruangan yang lebih kecil, karena warna tersebut dapat menciptakan suasana yang lebih terbuka dan lapang.

    Kuning Cerah

    Kuning adalah pilihan yang menyenangkan untuk kamar tidur kecil, terutama jika kamu mengecat langit-langit dan lis dengan warna yang sama. Warna yang ceria dapat memantulkan cahaya alami, sehingga membuat kamar tidur terasa lebih lapang.

    Saat mendekorasi dengan warna ini, cocok dipadukan dengan aksen putih atau kayu muda, dan warna netral muda seperti krem atau abu-abu untuk keseimbangan yang membantu menyeimbangkan kecerahannya serta menjaga ruangan agar tidak terasa berlebihan.

    Warna Netral yang Hangat

    Jika menyukai kamar tidur netral, tetapi mencari sesuatu yang lebih lembut, warna krem hangat atau warna terakota pucat dapat menjadi pilihan untuk diaplikasikan ke kamar tidur kecil kamu.

    Warna pada dinding dapat menentukan bagaimana ruangan terasa, warna kalem yang hangat atau warna yang dalam dan sensual untuk kamar tidur yang kecil karena warna tersebut menyelubungi ruangan agar terasa nyaman.

    Warna Permata

    Mendekorasi dengan warna-warna permata, seperti hijau zamrud tua, biru safir, dan batu kecubung mungkin tampak sebagai pilihan warna yang terlalu berani untuk kamar tidur kecil, tetapi sebenarnya dapat menciptakan kesan mewah dan mendalam.

    Warna permata yang kaya dapat menambah kedalaman dan karakter pada ruangan yang lebih kecil, menciptakan keseimbangan yang unik antara keterbukaan dan keintiman. Warna ini juga membuat dinding tampak memberikan kesan ruangan yang lebih luas

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kondisi Cahaya Redup



    Jakarta

    Menemukan tanam terbaik yang sedikit membutuhkan cahaya matahari langsung cukup sulit untuk ditemukan. Kombinasi ruangan yang gelap dan cahaya yang redup dapat menciptakan lingkungan yang membuat banyak tanaman dalam ruangan sulit tumbuh.

    Namun, ada pilihan tanaman yang pastinya cocok untuk interior rumah, dengan cahaya yang sedikit namun tanaman tetap tumbuh dengan subur.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan tanaman yang cocok untuk cahaya redup sehingga dapat disimpan di dalam rumah.


    Snake Plant

    Tanaman snake plant dapat tumbuh dalam berbagai kondisi, mulai dari cahaya redup hingga sinar matahari langsung yang terang. Tanaman ini adalah tanaman yang sempurna untuk menghidupkan ruangan atau sudut yang gelap.

    Tanaman ini berasal dari Afrika Barat sehingga berevolusi untuk mengatasi cahaya yang buruk dan kondisi kering, sehingga cocok untuk ruangan yang redup. Menurut NASA, tanaman snake plant juga merupakan pembersih udara alami.

    Bunga Lili Perdamaian

    Untuk tanaman berbunga dalam ruangan terbaik yang membutuhkan sedikit atau tidak sama sekali sinar matahari adalah bunga lili perdamaian. Dengan dedaunan hijau yang rimbun dan bunga putih kontras , bunga lili perdamaian sangat cocok untuk cahaya rendah.

    Bunga lili perdamaian sangat mudah dirawat dan dikenal dengan kemampuannya memurnikan udara. Tanaman ini menjadi pilihan yang tepat untuk kamar tidur yang sering mengalami kondisi cahaya redup.

    Bunga Philodendron

    Tanaman Philodendron adalah tanaman hias klasik, tanaman ini juga merupakan salah satu varietas tanaman dalam ruangan dengan cahaya redup terbaik dan sangat toleran terhadap kondisi cahaya redup.

    Tanaman ini dapat ditanam sebagai tanaman merambat pada tiang, sehingga mudah untuk menjaga tanaman untuk diatur. Bunga Philodendron tahan terhadap kekeringan. Hindari tanaman ini dari sinar matahari langsung.

    Pohon Cemara China

    Dikenal sebagai salah satu tanaman hias terbaik dengan daun berwarna-warni, cemara China menjadi pilihan tanaman yang tumbuh subur di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung.

    Tanaman tropis yang cantik dengan corak khas yang indah pada daunnya. Tanaman berdaun elegan ini dapat digunakan sebagai titik fokus untuk menciptakan suasana yang menenangkan.

    Sehingga tanaman ini cocok ditanam di ruangan yang jarang terkena sinar matahari. Tanaman ini menyukai campuran tanah yang memiliki drainase baik dengan tambahan kerikil.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Warna yang Bikin Nyamuk Betah di Rumah



    Jakarta

    Nyamuk sering ditemukan berterbangan di dalam rumah. Serangga satu ini memang sangat menyebalkan karena suka menghisap darah manusia dan menimbulkan sensasi gatal pada kulit.

    Tak heran kalau penghuni rumah berusaha membasmi dan mencegah nyamuk di rumah. Mulai dari membersihkan genangan air, menyemprotkan cairan pembasmi nyamuk, hingga mengasap rumah alias fogging.

    Kalau mau rumah bebas nyamuk, ternyata kamu juga bisa menghindari warna-warna yang disukai nyamuk, lho. Kamu bisa lebih selektif memilih interior rumah untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.


    Lantas, warna apa saja yang disukai nyamuk? Berikut tiga warna favorit nyamuk yang bikin mereka betah di rumah.

    3 Warna yang Disukai Nyamuk

    Inilah warna-warna yang perlu kamu hindari supaya nyamuk nggak tertarik masuk rumah, dilansir dari Livingetc.

    1. Hitam

    Ide warna kamar tidur hitam lembut.Ide warna kamar tidur hitam lembut. Foto: House Beautiful/Farrow & Ball

    Warna hitam biasanya menjadi nuansa interior bergaya gotik. Warna ini sebaiknya dihindari karena nuansanya yang gelap disukai nyamuk.

    Nyamuk biasanya menghindari sinar matahari langsung lantaran dapat menyebabkan dehidrasi, bahkan kematian. Sementara warna hitam seperti tempat yang teduh untuk nyamuk hinggapi.

    2. Merah

    Interior view of the bedroom of a young boy.Interior view of the bedroom of a young boy. Foto: Getty Images/iStockphoto/Easy_Asa

    Warna merah sangat menarik bagi nyamuk. Warna-warna dalam spektrum merah juga disukai nyamuk, seperti merah muda dan jingga.

    Nyamuk tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. Warna-warna seperti ini terkesan seperti sumber panas pada tubuh manusia, sehingga nyamuk tertarik mendekatinya.

    3. Biru Tua

    Kamar Tidur Biru TuaKamar Tidur Biru Tua Foto: Getty Images/iStockphoto/JZhuk

    Warna yang lebih gelap seperti biru tua juga terkesan seperti bayangan, sehingga dapat menyerap dan menahan panas. Warna itu pun juga dapat memancarkan panas, sehingga nyamuk dapat dengan mudah menemukan inangnya.

    Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengecat seluruh ruangan dengan warna gelap seperti biru tua. Kalau masih ingin menggunakan warna ini, kamu bisa memakainya pada hiasan ruangan sebagai gantinya.

    Warna yang Dibenci Nyamuk

    Ide cat kamar tidur mint dan putih.Ide cat kamar tidur mint dan putih. Foto: Pinterest.

    Jika ingin mengusir nyamuk, sebaiknya memilih warna-warna terang. Warna terang dapat memantulkan cahaya dan panas, sehingga nyamuk sulit mendeteksi inangnya.

    Nah, kamu bisa coba pilih warna pucat seperti putih, biru muda, dan warna pastel. Warna tersebut kurang menarik bagi nyamuk.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com