Tag: logam

  • Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Bunyi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Atap baja ringan adalah jenis atap yang terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Atap ini jadi salah satu yang populer di kalangan pemilik rumah modern, karena terkenal cukup kuat dan tahan lama (jika dibandingkan atap kayu).

    Di lain, ada mitos saat ada angin kencang dan hujan atap ini menimbulkan suara berisik. Di mana, hal ini bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Lebih lanjut, simak penjelasan faktor-faktor penyebabnya di bawah ini.

    Alasan Kenapa Atap Baja Ringan Bunyi

    Metal Roofing Alliance, faktor yang menyebabkan atap baja ringan bunyi di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

    Alasan atap baja ringan sering berbunyi mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Bentuk atap juga termasuk faktor dalam hal bunyi, terlepas dari apa pun material yang digunakan. Umumnya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas , cenderung lebih senyap daripada atap datar.


    Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

    Menurut sumber yang sama, menyebut bahwa atap logam yang bunyi dan berisik bisa menjadi tanda bahaya, meliputi:

    Kemungkinan atap tersebut tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
    Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
    Penempatannya salah atau tidak tepat.

    Cara Menghentikan Atap yang Berisik

    Mengutip laman JJ Roofing Supplies, jika dipasang dengan benar, atap material logam modern tidaklah
    menimbulkan bunyi yang sangat bising. Kuncinya ada pada proses pemasangan dan bahan yang digunakan.

    Sejatinya, tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Namun, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan:

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Jika dipasang dengan benar, atap baja ringan bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini bisa jadi investasi jangka panjang yang bisa t menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Bersihkan 6 Barang Ini Pakai Air Lemon, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Air perasan lemon banyak digunakan sebagai bahan alami untuk membersihkan noda membandel. Sifat asam pada lemon dinilai efektif untuk mengangkat kotoran secara cepat.

    Namun, tingkat keasaman yang tinggi pada lemon ternyata tidak bisa digunakan pada benda tertentu. Bukannya jadi bersih dan wangi tapi justru bisa merusak barang tersebut.

    Ingin tahu apa saja barang yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air lemon? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Barang-barang Ini Jangan Dibersihkan Pakai Air Lemon

    Dilansir situs The Spruce, sejumlah pakar di bidang kebersihan menyebut ada barang-barang di rumah yang jangan dibersihkan dengan air lemon. Berikut daftarnya:

    1. Peralatan Masak Aluminium

    Banyak yang mengira kalau peralatan masak dari bahan aluminium dapat dibersihkan dengan air lemon, padahal kenyataannya tidak bisa. Pakar kebersihan Scott Schrader mengatakan air lemon dapat bereaksi dengan aluminium sehingga menimbulkan noda oksidasi gelap pada permukaan alat masak.

    Sebagai solusinya, Schrader menyarankan memakai sabun cuci piring dengan kandungan yang lebih ringan sehingga aman untuk mencuci peralatan masak dari bahan aluminium.

    2. Barang Elektronik

    Tidak dianjurkan untuk menyemprotkan cairan lemon ke barang elektronik karena bisa menimbulkan kerusakan. Meski barang elektronik dalam keadaan mati, tapi jika sering disemprotkan air lemon bisa menyebabkan korosi pada bagian komponennya.

    “Cairan asam dari lemon akan menyusup ke dalam, sehingga dapat menyebabkan korosi pada komponen, terutama bagian sirkuit,” kata Schrader.

    3. Layar HP dan Laptop

    Tak sedikit orang yang membersihkan layar smartphone, TV, laptop, atau komputer menggunakan cairan lemon. Meski dibuat secara mandiri tanpa campuran zat lain, tapi tetap saja air lemon bisa membuat perangkat elektronik menjadi rusak.

    Daripada menggunakan lemon, Schrader menyarankan lebih baik pakai kain microfiber dan air bersih untuk membersihkan layar HP dan laptop. Pastikan juga perangkat elektronik tersebut memiliki sertifikasi tahan air agar tidak rusak saat dibersihkan.

    4. Kuningan dan Tembaga

    Pakar kebersihan dari Primavera Cleaning Service Jhon LeBaron mengatakan perkakas yang terbuat dari bahan kuningan atau tembaga sebaiknya jangan dibersihkan pakai air lemon. Sebab, cairan ini dapat menghilangkan patina, yakni lapisan tipis yang terbentuk secara alami pada permukaan logam.

    “Beberapa orang ingin logam-logam di rumah terlihat berkilau dan terlihat baru, tapi banyak juga yang lebih menyukai lapisan patina alami yang lebih gelap. Jika dibersihkan pakai air lemon maka bisa menghilangkan patina tersebut,” ujarnya.

    5. Marmer dan Granit

    Saat membersihkan meja dapur yang terbuat dari marmer dan granit, sebaiknya jangan menggunakan cairan lemon. Sifat asam pada lemon dapat mengikis permukaan marmer dan akhirnya cepat rusak.

    “Kandungan asam dari sari lemon dapat mengikis permukaan marmer atau granit yang sudah dipoles, lalu dapat meninggalkan noda keruh yang hanya bisa dihilangkan dengan pelapisan ulang oleh petugas profesional,” ungkap Schrader.

    6. Furnitur Kayu

    Membersihkan furnitur kayu dengan air lemon merupakan salah satu kesalahan besar yang kerap dilakukan banyak orang. Padahal, kandungan asam pada lemon dapat merusak lapisan kayu dan memicu terjadinya perubahan warna.

    Itulah enam barang di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan dengan air lemon. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com