Tag: lokasi hunian

  • Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membeli Rumah di Lokasi Strategis



    Jakarta

    Membeli properti untuk dihuni dalam jangka panjang tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam membuat keputusan besar ini, termasuk menentukan lokasi yang strategis. Seberapa penting sih pertimbangan lokasi strategis ini?

    Sebagaimana diketahui, seseorang akan menginvestasikan hidupnya untuk berada di satu lingkungan saat membeli rumah. Untuk itu, penting memilih rumah yang berada di lokasi strategis agar dapat memenuhi beragam kebutuhan hidup dalam jangka panjang.

    Pemilihan lokasi yang strategis pun akan meningkatkan harga nilai properti, jika Anda memiliki kemungkinan menjual atau menyewa di masa depan. Pastinya, pemilihan lokasi yang tepat juga akan menjamin kenyamanan dan kualitas hidup pemilik nantinya.


    Jangan sekadar tergiur harga yang murah, tapi cek dulu ketersediaan fasilitas umum di sekitar lokasi rumah yang akan Anda pilih. Semakin banyak fasilitasnya, semakin strategis pula lokasi rumah yang akan dihuni.

    Adapun sejumlah pertimbangan dalam memilih lokasi strategis biasanya berkaitan dengan lokasi tempat kerja, aksesibilitas transportasi umum, fasilitas umum seperti lembaga pendidikan, layanan kesehatan, sarana olahraga, hingga keamanan dari risiko bencana alam.

    Lantas, bagaimana sih cara memilih lokasi terbaik untuk pembelian properti? Simak tipsnya berikut ini!

    1. Mudah Menjangkau Transportasi Umum

    Kemudahan menjangkau transportasi umum jadi nilai plus saat memilih lokasi strategis dalam membeli properti. Hal ini menawarkan banyak keuntungan, karena Anda bisa bepergian dengan mudah dan hemat naik transportasi umum yang relatif lebih murah. Tips yang satu ini juga bisa jadi pertimbangan jika lokasi kerja atau sekolah Anda jauh dari rumah.

    2. Dekat Fasilitas Umum Penunjang Kehidupan

    Lokasi hunian yang dekat dengan fasilitas umum penunjang kehidupan akan membuat hidup makin mudah dan nyaman. Sebisa mungkin, pastikan properti yang akan kamu beli dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, mal, pasar, dan juga kantor. Dengan hadirnya fasilitas umum yang dekat, Anda tak perlu menghabiskan banyak waktu dan bepergian jauh saat membutuhkan layanan di fasilitas tersebut.

    3. Bukan Lokasi Rawan Bencana

    Bencana memang tak kenal waktu dan tempat, tapi Anda bisa menghindarinya dengan memahami kondisi wilayah calon hunian. Misalnya, kenali daerah-daerah rawan banjir untuk menghindarinya dengan cara bertanya pada warga setempat saat survei atau mencari informasi di internet. Dengan cara ini, kamu bisa terhindar dari rugi berlipat di kemudian hari.

    4. Punya Sumber Air Bersih

    Air bersih jadi kebutuhan dasar yang dibutuhkan sehari-hari, baik untuk mandi, memasak, dan lainnya. Untuk itu, pastikan ketersediaan air bersih saat memilih lokasi properti. Beberapa lokasi yang biasanya dihindari saat mempertimbangkan ketersediaan air bersih yaitu properti di sekitar pemakaman, umumnya masyarakat khawatir dan ketakutan jika sumber air tanah dari sumur yang mereka miliki dangkal jika dekat dengan fasilitas umum seperti pemakaman.

    5. Relatif Aman dari Risiko Kriminalitas

    Terakhir, lokasi strategis juga mesti mempertimbangkan lingkungan yang relatif aman. Terutama dari risiko kriminalitas. Cara ini bisa diatasi dengan memilih properti di kompleks atau klaster yang umumnya memiliki satpam untuk berjaga.

    Untuk Anda yang sudah menemukan lokasi strategis untuk membeli properti, Anda bisa manfaat kan layanan KPR BRI yang bisa jadi solusi dalam memiliki hunian, seperti rumah tinggal, apartemen, ruko/rukan, dan tanah kavling siap bangun baik melalui developer atau non developer di lokasi strategis.

    KPR BRI ini bisa digunakan nasabah untuk pembelian baru, second, top up, renovasi, dan take over bank lain. Anda juga bisa cari alternatif hunian lain di lokasi strategis sekaligus menghitung simulasi KPR BRI dengan mengunjungi Homespot.id.

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Ditawari Rumah Bebas Banjir? Cek Dulu, Jangan Tertipu Trik Pengembang


    Jakarta

    Saat membeli rumah, calon pembeli perlu berhati-hati. Jangan sampai calon pembeli menyesal telah membeli rumah.

    Ada saja oknum pengembang yang ‘berbohong’ agar rumah yang dijualnya laku. Sebagai contoh, oknum pengembang menyebut lokasi perumahan yang dikembangkan pihaknya bebas banjir namun ketika hujan justru kebanjiran.

    Nah, agar calon pembeli tidak menyesal nantinya, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut ini.


    Survei Lokasi

    Konsultan Properti Anton Sitorus mengatakan, calon pembeli rumah harus aktif mengecek lokasi hunian yang akan dibeli. Sebab, biasanya pengembang kerap menggunakan gimmick untuk menjual properti yang dipasarkan.

    “Sementara, kalau pun dia (oknum pengembang) ‘berbohong’ kalau (perumahan) itu nggak banjir ya kan tetap nggak ada jaminan si pembeli untuk nuntut (kalau rumah tiba-tiba kebanjiran), kecuali di dalam perjanjian ada klausul. Cuma nggak pernah ada di klausul kalau pembeli sudah bayar rumah bisa menuntut pengembang ini itu terkait banjir, nggak pernah ada itu,” tuturnya ketika dihubungi detikProperti, Senin (10/3/2025).

    Anton menuturkan, apabila rumah yang sudah dibeli mengalami kebanjiran, sudah tanggung jawab pembeli. Maka dari itu ia menekankan untuk para calon pembeli melakukan survei lokasi terlebih dahulu.

    Terkait banjir, Anton menambahkan bahwa hal tersebut merupakan hal yang tidak bisa diprediksi. Sebab, bisa saja saat membeli rumah di sebuah lokasi yang bebas banjir tetap 10 tahun kemudian mengalami kebanjiran.

    “Misalnya perumahan deket kali, pada waktu dibangun daerah itu nggak pernah banjir, aman-aman aja. Tapi nggak tahu kalau 5-10 tahun kemudian, aliran kali itu, beberapa kilometer dari rumah itu mengalami masalah seperti mampet lalu terjadi banjir. Kalau seperti itu, siapa yang bisa bertanggung jawab? Nggak ada, nggak ada yang punya kendali,” paparnya.

    Cek Tata Ruang Lokasi Rumah

    Hal lain yang bisa dilakukan adalah mengecek tata ruang daerah rumah yang ingin dibelinya. Terlebih lagi, saat ini sudah sangat mudah untuk mencari informasi mengenai tata ruang suatu daerah.

    “Untungnya saat ini sudah cepat cari informasi seperti itu. Kayak perencanaan kota, itu bisa dicek di dinas tata kota atau PU (pekerjaan umum) atau Bappeda misalnya, ya memang tiap kota beda-beda,” terang Anton.

    Sebagai contoh, saat ini masyarakat bisa mengecek Rencana Desain Tata Ruang (RDTR) setiap provinsi yang ada di Indonesia melalui Geographic Information System Tata Ruang (Gistaru) yang dikembangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui gistaru.atrbpn.go.id.

    Cek Kredibilitas Pengembang

    Langkah lainnya adalah mengecek kredibilitas pengembang. Hal ini untuk meminimalisir adanya kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

    “Semakin jelas kredibilitas pengembangnya kan risikonya semakin kecil. Bukannya nggak ada risiko, tapi risikonya lebih kecil,” tutupnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com