Tag: loteng

  • Suara Berisik di Loteng Bisa Jadi Ulah Musang, Ini Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Musang merupakan hewan liar yang jarang menampakkan dirinya namun masih sering kita temukan di sekitar rumah kita. Nah loteng rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi musang untuk bersarang.

    Masalahnya, musang yang bersarang di loteng rumah akan sangat mengganggu. Sebab aktivitas musang di loteng mengeluarkan suara berisik. Hewan ini juga bisa menggigit atau mencakar pemilik rumah.

    Untuk mengusir hewan ini dari loteng rumah ada 7 cara, salah satunya menggunakan kemenyan. Berikut penjelasannya:


    Pasang Lampu di Loteng

    Memasang lampu pada loteng membantu kamu memahami apa yang ditakuti oleh hewan ini. Musang tidak menyukai silau cahaya seperti lampu karena musang adalah hewan yang tergolong nokturnal atau berkeliaran hanya saat malam hari.

    Menaruh Belerang

    Belerang memiliki bau yang tidak sedap juga tajam, hal ini membuat musang benci karena hewan ini memiliki penciuman yang tajam sehingga tidak tahan terhadap bau belerang. Kamu bisa menaruh ini di dekat loteng. Tidak hanya musang, kamu bisa memakai belerang untuk mengusir hewan liar lainnya, seperti tikus dan kelelawar. Belerang ini bisa kamu temukan dan beli di situs belanja.

    Tutup Celah Plafon

    Celah plafon harus kamu tutup bahkan jika celah tersebut berukuran kecil agar tidak ada jalur yang bisa dilewati oleh musang. Sebab tidak hanya loteng adalah lokasinya untuk bersembunyi karena gelap dan lembab, area plafon juga menjadi tempat berlindung saat siang hari sebelum keluar pada malam hari.

    Minyak Kemenyan

    Jika kamu tidak memiliki belerang, minyak kemenyan memiliki bau yang menyengat dan tidak disenangi oleh musang sehingga minyak ini bisa dijadikan cara untuk mengusir hewan liar ini.

    Tebang Dahan Pohon

    Musang yang berkeliaran di sekitar rumah kemungkinan terjadi karena berpindah dari pohon-pohon di sekitar rumah kamu. Agar tidak mendekati area perumahan, kamu bisa menebang dahan atau ranting pohon sehingga musang tidak bisa berpindah ke setiap pohon dan mendekati lingkungan kamu.

    Perangkap Hewan

    Memasang perangkap adalah alternatif yang bisa kamu pakai jika musang terus berkeliaran atau kamu gagal untuk menghalau hewan ini di sekitar perumahan kamu. Kamu bisa memakai cara ini dengan memancing musang keluar apabila hewan ini bersembunyi terus di suatu tempat.

    Pasang Material Baja Pada Rumah

    Alternatif ini bisa diperuntukkan jika rumah kamu dalam masa pembangunan atau renovasi dan terdapat fenomena dimana kamu sering mendengar musang berkeliaran sekitar rumah. Material baja ini bisa menjadi pilihan untuk kamu sebab musang akan sulit mencengkram material baja sehingga rumah kamu bebas dilewati oleh hewan liar ini. Misalnya untuk kasus pengaplikasian material baja bisa kamu terapkan pada kanopi.

    Inilah 7 cara yang bisa kamu terapkan untuk mengusir musang dari sekitar rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik Ketika Hujan



    Jakarta

    Atap baja ringan banyak digunakan untuk membangun rumah modern. Jenis atap ini tahan lama karena terbuat dari lembaran baja.

    Sayangnya, atap baja ringan dapat menimbulkan suara berisik ketika hujan. Kondisi seperti itu tentu bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah, apalagi saat ingin istirahat.

    Lalu, bagaimana cara memasang atap baja ringan agar tidak berisik? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap baja ringan berbunyi karena beberapa faktor, yakni dek atap, insulasi, dan teknik pemasangan. Sifat logam dari atap baja ringan memang mengeluarkan bunyi denting saat dipukul.

    Bentuk atap juga mempengaruhi bunyi yang ditimbulkan. Umumnya atap yang semakin tinggi serta ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Jika atap baja ringan berisik saat hujan, itu bisa menjadi pertanda ada masalah pada atap. Berikut ini beberapa potensi masalahnya.

    • Penempatan atap tidak tepat.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau longgar.
    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik.
    • Insulasi atap tidak memadai.

    Cara Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik

    Dilansir dari JJ Roofing Supplies, proses pemasangan dan bahan yang digunakan buat atap baja ringan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap.

    1. Pastikan Instalasi Benar

    Proses pemasangan berperan peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan instalasi baja ringan dengan benar.

    2. Gunakan Insulasi

    Cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan atap adalah dengan menggunakan insulasi dan lapisan bawah. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang, penyerap, dan peredam kebisingan sebelum suara bisa memasuki ruang.

    3. Pemasangan Atap yang Miring

    Sebaiknya pasang struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Atap yang miring membantu meredakan dampak tetesan air hujan daripada atap yang lebih datar.

    Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Itulah informasi seputar pemasangan atap baja ringan tidak berisik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Diperhatikan, Ini Pentingnya Bersihkan Talang Air Secara Rutin


    Jakarta

    Talang air punya fungsi penting dalam sebuah hunian. Air hujan yang turun di atap dapat dialirkan ke bawah melalui talang air. Setelah itu, air akan diarahkan ke saluran atau got untuk dibuang, sehingga tidak memenuhi perkarangan rumah yang bisa menyebabkan genangan.

    Sayangnya, tak semua pemilik rumah mau mengecek kondisi talang air. Padahal bisa saja talang air dipenuhi oleh sampah, ranting, atau daun.

    Apabila talang air jarang dibersihkan maka bisa menyebabkan air mampet. Alhasil, air hujan yang turun di atap tidak bisa mengalir ke bawah dan memicu genangan. Kalau kondisi ini dibiarkan terus menerus maka bisa berdampak pada atap hingga fondasi rumah.


    Maka dari itu penting untuk mengecek dan membersihkan talang air. Lantas, seberapa rutin talang air harus dibersihkan? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Pentingnya Membersihkan Talang Air Secara Rutin

    Talang air yang tersumbat karena sampah dan kotoran membuat air mengalir ke samping dan masuk ke bawah atap, merembes ke loteng, atau bocor lewat celah-celah fondasi. Alhasil, gara-gara talang air mampet membuat atap dan fondasi rumah ikut rusak.

    Dilansir laman Better Homes & Gardens, Kamis (12/6/2025), secara umum membersihkan talang air dilakukan setiap 1-2 kali dalam setahun. Artinya, kamu bisa mengecek kondisi talang air setiap enam bulan sekali.

    Namun, hal ini tergantung dari kondisi lingkungan di rumah. Apabila terdapat pohon tinggi yang tumbuh di halaman, maka detikers harus lebih sering membersihkan talang air minimal 4-5 kali dalam setahun atau setiap dua bulan sekali.

    Selain dibersihkan, sebaiknya periksa juga kondisi talang air apakah ditemukan ada kerusakan seperti bengkok, bolong, atau melengkung. Jika ditemukan kerusakan, segera perbaiki talang air.

    Waktu terbaik untuk membersihkan talang air adalah saat musim kemarau karena jarang terjadi turun hujan. Di musim itu biasanya banyak daun atau ranting yang berguguran sehingga dapat dibersihkan segera. Langkah ini dilakukan agar talang air dapat berfungsi optimal ketika turun hujan.

    Tanda-tanda Talang Air Harus Dibersihkan

    Karena terletak di atap, terkadang pemilik rumah malas untuk mengecek kondisi talang air. Padahal kalau sudah mampet atau rusak, hal itu justru bisa merusak material hunian yang lain.

    Ada tanda-tanda ketika talang air sudah harus dibersihkan. Seperti apa? Cek di bawah ini:

    1. Muncul luapan air ketika turun hujan karena talang air tersumbat oleh daun atau ranting.
    2. Muncul kerusakan pada atap, dinding, halaman, dan fondasi rumah karena talang air meluap sehingga tidak dapat mengalir dengan baik.
    3. Talang air rusak dan berubah bentuk jadi melengkung atau menggantung. Hal ini dapat terjadi karena sampah yang menumpuk dan tak mampu menahan beban berat.
    4. Muncul berbagai hewan seperti tikus dan nyamuk di talang air. Hal ini bisa mengindikasikan adanya sarang alami seperti daun basah dan ranting pohon.
    5. Terlihat tumpukan daun dan kotoran di talang air. Segera buat rencana untuk membersihkan talang air demi mencegah mampet.

    Itulah alasan penting mengapa talang air perlu dibersihkan secara berkala. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Remeh, Ini 6 Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah


    Jakarta

    Ular merupakan salah satu hewan yang ditakuti banyak orang. Sebab, gigitan dan bisa ular dapat melukai hingga membunuh manusia.

    Meski hewan ini hidup dan berkembang biak di hutan, tapi ada banyak kasus ular masuk ke rumah penduduk. Selain di pedesaan, rumah warga di kota-kota besar juga sering disusupi oleh reptil tersebut.

    Hal ini tentu bikin banyak masyarakat khawatir sebab ular menjadi ancaman bagi para penghuni. Terlebih jika ular sudah menetap dan berkembang biak, tentu hal ini sangat merepotkan.


    Nah, ada sejumlah tanda-tanda ular bersarang di dalam rumah. Penasaran? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Tanda-tanda Ada Sarang Ular di Rumah

    Sebagai pemilik rumah, kamu perlu waspada dengan hadirnya hewan liar yang masuk ke dalam hunian, salah satunya adalah ular. Dilansir situs Revoke Snake Repellent dan Accurate Pest Control, Selasa (16/6/2025), berikut tanda-tanda ada sarang ular di rumah:

    1. Muncul Jejak Ular

    Ular merupakan reptil yang bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh. Meski tidak memiliki kaki, tetapi ular dapat meninggalkan jejak di tanah atau lantai yang berdebu.

    Jejak ular umumnya berbentuk pola ‘S’ tapi juga bisa berbeda tergantung dari gerakan ular. Ada juga pola jejak ular yang berbentuk seperti coretan menyamping.

    Apabila kamu curiga ada aktivitas ular di dalam rumah, cobalah taburkan tepung ke area yang diyakini bakal dilalui ular. Kalau muncul jejak ular, segera panggil petugas Damkar agar hewan tersebut bisa disingkirkan.

    2. Muncul Sisa Kulit Ular yang Mengelupas

    Ular termasuk hewan yang kerap berganti kulit melalui proses yang disebut ecdysis. Apabila kamu menemukan sisa kulit ular di sekitar rumah atau halaman, bisa jadi pertanda kalau ada sarang ular di dalam rumah.

    3. Muncul Suara Desis

    Ular mengeluarkan suara desis yang khas. Jika detikers mendengar suara desis dari dalam ruangan yang gelap atau sempit, hal itu bisa menunjukkan ada sarang ular di rumah.

    Ular memang cenderung tinggal di tempat yang kecil, gelap, dan lembap. Kondisi ini sangat cocok bagi ular untuk berkembang biak dan membuat sarang.

    Pada umumnya, sarang ular bisa berada di ruang bawah tanah, loteng, atau bahkan kamar mandi. Jika sudah mendengar suara desis yang dicurigai adalah ular, segera hubungi petugas Damkar untuk menangkap reptil tersebut.

    4. Tercium Bau yang Aneh

    Tanda lain jika ada sarang ular di rumah adalah muncul bau yang aneh. Apabila kamu mencium bau tersebut dari tempat yang gelap, lembap, dan sempit maka perlu hati-hati. Sebab, bau tersebut bisa menandakan adanya sarang ular di dalam rumah.

    5. Terdapat Kotoran Ular

    Karena berkembang biak di rumah, maka kamu bisa saja menemukan sejumlah kotoran ular yang tersebar di berbagai sudut ruangan. Kotoran ular umumnya mirip seperti kotoran burung, yakni cairan berwarna kuning dan putih serta mengandung urea.

    Perlu diingat, jangan pernah menyentuh kotoran ular dengan tangan kosong. Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan sarung tangan tebal sebagai antisipasi agar tidak tertular penyakit.

    6. Tidak Ada Tikus di Dalam Rumah

    Ciri-ciri yang terakhir adalah tidak ada tikus di dalam rumah. Hal ini dapat terjadi karena tikus-tikus tersebut telah dimakan oleh ular.

    Jika rumah kamu sebelumnya terdapat banyak tikus lalu mendadak hilang padahal tidak memasang perangkat sama sekali, maka perlu hati-hati sebab bisa menandakan ada sarang ular di rumah.

    Itulah enam ciri-ciri ada sarang ular di dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Ada berbagai jenis atap yang bisa dipilih berdasarkan kualitas materialnya. Salah satu yang sering digunakan rumah modern adalah atap baja ringan.

    Jenis atap ini dianggap cukup kuat dan tahan lama. Sebab, atap baja ringan terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural.

    Meski kuat, atap baja ringan punya kekurangan, yaitu kerap menimbulkan suara bising ketika terjadi hujan dan angin kencang. Hal ini tentu dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah.


    Lantas, kenapa atap baja ringan berisik ya? Simak penyebab dan cara mengatasinya di sini.

    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, material atap baja ringan mempunyai sifat logam, yakni dapat mengeluarkan bunyi dering atau denting ketika terkena hantaman. Faktor lainnya dipengaruhi oleh insulasi, teknik pemasangan, dan, dek atap.

    Bentuk atap pun mempengaruhi bunyi yang ditimbulkan. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang luas lebih senyap dibandingkan atap datar.

    Selain itu, atap logam yang berisik bisa menandakan sejumlah masalah Penempatan atap tidak tepat, atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi, atau insulasi tidak memadai, sehingga rawan bunyi. Kemudian, suara tersebut juga bisa menandakan jumlah pengencang terlalu sedikit atau longgar.

    Cara Mengatasi Atap Baja Ringan Berisik

    Inilah cara mengatasi atap baja ringan yang berisik, dikutip dari JJ Roofing Supplies.

    1. Pasang Atap dengan Benar

    Pastikan instalasi atap baja ringan dilakukan dengan benar. Proses pemasangan berperan penting untuk menentukan seberapa senyap atap logam tersebut ketika dihantam hujan dan angin kencang.

    2. Pasang Atap Lebih Curam

    Buatlah struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Kemiringan tersebut membantu meredakan dampak dari terjangan air hujan.

    Biasanya atap yang miring lebih senyap dibandingkan yang datar. Lalu, ruang loteng dapat menjadi zona penyangga tambahan untuk meredam suara.

    3. Gunakan Insulasi dan Lapisan Bawah

    Suara bising dari atap baja ringan dapat diredam menggunakan insulasi dan lapisan bawah. Bahan ini membantu menghalangi dan menyerap kebisingan sebelum memasuki ruang.

    Itulah penjelasan seputar atap baja ringan yang berisik ketika hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Basmi Sarang Laba-laba dengan Mudah


    Jakarta

    Laba-laba merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Biasanya, kemunculan laba-laba disertai juga dengan sarangnya yang kerap muncul di sudut dinding, lemari, atau loteng.

    Kehadiran sarang laba-laba dapat menandakan satu hal, yakni rumah yang dihuni jarang dibersihkan. Apalagi jika kamu menemukan telur laba-laba yang berwarna putih, itu tandanya hewan tersebut telah berkembang biak di dalam rumah.

    Jika terdapat sejumlah sarang laba-laba di rumah, jangan khawatir dulu. Sebab, ada beberapa cara ampuh untuk membasmi sarangnya. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Area yang Sering Ditemukan Sarang Laba-laba

    Dikutip dari The Spruce, Senin (30/6/2025), laba-laba umumnya membuat sarang di area yang gelap, terpencil, dan sempit. Selain itu, laba-laba juga sering membuat sarang di beberapa lokasi lain, seperti:

    • Belakang dan bawah lemari
    • Langit-langit atau atap rumah
    • Kusen jendela
    • Celah pintu
    • Ventilasi udara
    • Furnitur yang sudah lama tidak terpakai.

    Tips Membasmi Sarang Laba-laba dengan Mudah

    Ada beberapa tips ampuh untuk membasmi sarang laba-laba di rumah dengan alat sederhana. Penasaran? Simak sejumlah tipsnya di bawah ini:

    1. Pakai Sarung Tangan

    Langkah yang pertama adalah wajib memakai sarung tangan dan lakukan secara perlahan, terutama saat membasmi sarang yang berisi telur laba-laba. Meski terlihat tidak bergerak, tapi bisa saja kantung tersebut berisi anak laba-laba yang belum menetas.

    2. Gunakan Tongkat atau Obeng

    Untuk menyingkirkan sarang laba-laba, kamu bisa menggunakan tongkat bekas atau obeng. Lakukan secara perlahan agar memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba yang tersisa.

    “Cukup dengan menggunakan tongkat atau obeng, lalu kamu dapat mengikis sarangnya dan buang ke tempat sampah,” kata pengendali hama Green Pest Management, Matt Smith.

    3. Penyedot Debu

    Penyedot debut atau vacuum cleaner bisa menjadi pilihan terbaik untuk membasmi sarang laba-laba di rumah. Sebelum melakukannya, pastikan wadah penyedot debu dalam kondisi kosong.

    Jika seluruh sarang sudah tersedot, segera buang ke dalam tempat sampah. Jika menemukan ada telur laba-laba, pisahkan dan masukkan ke dalam kantong plastik secara rapat, lalu buang keluar.

    4. Bersihkan Area Bekas Sarang Laba-laba

    Setelah memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba, tahap berikutnya adalah membersihkannya dengan cairan disinfektan atau sabun. Langkah ini dilakukan guna menghilangkan sisa sutra atau zat atraktan, sehingga mencegah laba-laba kembali bersarang di tempat yang sama.

    5. Cek Kembali Sudut-sudut Rumah

    Untuk memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba, lakukan pemeriksaan di setiap sudut, celah, atau area yang terdapat tumpukan barang. Tempat tersebut kerap dipilih laba-laba untuk membuat sarang yang nyaman.

    Demikian lima cara ampuh membasmi sarang laba-laba di rumah dengan dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini 5 Cara Aman Usir Kelelawar dari Rumah


    Jakarta

    Kelelawar sering kali beterbangan di sekitar rumah, terutama saat malam hari. Terkadang, kelelawar juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah atap yang terbuka.

    Kehadiran kelelawar di dalam rumah tentu bikin resah penghuninya karena bisa menimbulkan suara berisik hingga membawa penyakit berbahaya. Belum lagi kotoran kelelawar yang dapat memicu bau tak sedap.

    Perlu diketahui, kelelawar termasuk hewan yang tertarik pada rumah karena hangat dan terasa aman. Dengan tingginya urbanisasi, mamalia terbang ini sudah terbiasa hidup berdampingan dengan manusia sehingga mereka tidak merasa takut.


    Namun sebaliknya, ada banyak orang yang merasa khawatir dengan kehadiran kelelawar di rumah. Untuk mengusirnya, ada sejumlah cara aman yang bisa diterapkan. Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Aman Usir Kelelawar di Rumah

    Jika kamu ingin mengusir kelelawar sendiri dari rumah, sebaiknya jangan dilakukan sembarangan. Dilansir situs Homes and Gardens, berikut cara aman mengusir kelelawar:

    1. Cari Jalur Masuk Kelelawar

    Langkah yang pertama dalam mencari jalur masuk kelelawar ke dalam rumah. Cobalah cari celah-celah kecil di sekitar atap dan loteng. Agar lebih mudah, kamu dapat mengamati jalur masuk kelelawar ke dalam rumah saat malam hari.

    “Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari titik masuk. Kelelawar bisa masuk melalui celah dan retakan kecil, sekecil setengah inci,” kata AH David pemilik Pest Control Weekly.

    2. Singkirkan Sumber Makanan

    Salah satu alasan kelelawar sering datang ke rumah karena mungkin terdapat sumber makanan. Sebab, kelelawar sering memakan hama kecil seperti serangga.

    Meski begitu, tak semua kelelawar memakan serangga karena ada beberapa jenis spesies yang pemakan buah. Jika kelelawar diketahui pemakan serangga, cobalah bersihkan bagian atap dan loteng rumah karena bisa jadi terdapat sarang serangga.

    Apabila kelelawar memakan buah yang ada di halaman rumah, coba lindungi pohon tersebut dengan jaring khusus agar mamalia tersebut tidak bisa mengambilnya.

    3. Pasang Lampu Terang

    Kelelawar merupakan hewan nokturnal dan menyukai kondisi cahaya redup. Maka tak heran hewan satu ini sering bersembunyi di tempat gelap.

    Peter Gros selaku pakar satwa liar menyarankan agar memasang lampu terang di loteng dan halaman rumah. Langkah ini dinilai efektif untuk membantu mengusir kelelawar dan mencegah mereka bersarang di dalam rumah.

    4. Pakai Bahan Alami

    Cobalah gunakan beberapa bahan alami untuk mengusir kelelawar, seperti minyak esensial rasa peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Jika ingin menggunakan minyak esensial sebagai bahan utama, campurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula.

    Setelah itu, aduk seluruh bahan hingga merata dan tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok botol terlebih dahulu dan semprotkan cairan ke sarang atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mengusirnya.

    5. Bersihkan Area yang Dihinggapi Kelelawar

    Kelelawar akan berusaha mencium area tempat tinggalnya untuk menandai wilayah dan menemukan rumah mereka. Agar mereka tidak datang lagi, segera bersihkan area tersebut hingga bersih.

    Kamu bisa menggunakan cairan pembersih khusus yang wangi dan ampuh untuk mengusir sisa kotorannya. Gunakan sarung tangan, baju lengan panjang, dan juga masker saat membersihkan sarang kelelawar agar tidak terpapar penyakit.

    Kalau menemukan ada celah di atap rumah, sebaiknya segera diperbaiki agar kelelawar tidak datang kembali untuk membuat sarang baru.

    Demikian lima tips mengusir kelelawar dari rumah dengan aman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Suara Berisik dari Atap saat Hujan Deras



    Jakarta

    Suara bising pada atap saat hujan kerap mengganggu dan menimbulkan polusi suara. Apalagi bila kondisi itu terjadi saat malam hari di mana pemilik rumah tengah istirahat.

    Tentu hal tersebut bisa sangat mengganggu. Tapi, tahukah kamu hal itu bisa lho dicegah dan diperbaiki, asalkan kita tahu apa penyebabnya.

    Selengkapnya, yuk kita cari tahu


    Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Berisik?

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, suara berisik pada atap baja ringan umumnya disebabkan oleh tiga hal utama, yaitu:

    • Dek atap
    • Material insulasi
    • Teknik pemasangan

    Selain itu, karakteristik logam itu sendiri juga memengaruhi. Logam akan berbunyi saat terkena benturan atau tekanan-termasuk tetesan air hujan. Bentuk atau struktur atap pun turut berperan. Atap yang lebih tinggi dan memiliki ruang loteng, cenderung lebih senyap dibanding atap datar.

    Waspadai! Atap Berisik Bisa Jadi Tanda Masalah

    Menurut Metal Roofing Alliance, atap logam yang menimbulkan suara berlebihan bisa mengindikasikan adanya kesalahan teknis. Beberapa di antaranya:

    • Pemasangan tidak sesuai standar pabrik
    • Jumlah pengencang kurang atau longgar
    • Penempatan panel atap yang tidak tepat
    • Insulasi atap tidak memadai

    Jika tidak segera diperbaiki, masalah ini bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang.

    Solusi Mengurangi Kebisingan Atap Baja Ringan

    Melansir JJ Roofing Supplies, ada beberapa cara untuk mengurangi suara bising pada atap baja ringan:

    Pastikan Proses Pemasangan Tepat

    Kunci utama adalah pemasangan yang benar oleh tenaga profesional sesuai panduan pabrik.

    Gunakan Insulasi & Lapisan Bawah (Underlayment)

    Material ini dapat meredam suara tetesan hujan atau gesekan angin, sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

    Perhatikan Desain dan Kemiringan Atap

    Atap dengan kemiringan curam lebih baik dalam meredam suara karena air hujan lebih cepat mengalir, tidak menumpuk di satu titik.

    Manfaatkan Ruang Loteng

    Ruang loteng berfungsi sebagai penyangga tambahan suara, sekaligus membantu sirkulasi udara di rumah.

    Jika dipasang dengan benar dan dilengkapi insulasi yang memadai, atap baja ringan bisa menjadi investasi jangka panjang yang tak hanya tahan lama, tetapi juga memberi kenyamanan akustik bagi penghuni rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah Tikus Masuk dari Lubang Ventilasi



    Jakarta

    Tikus kerap ditemukan di rumah. Hewan yang satu ini bisa masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara, salah satunya ventilasi.

    Keberadaan tikus di rumah tentunya membuat penghuni di dalamnya tidak nyaman. Sebab, hewan pengerat ini merupakan vektor atau hewan pembawa penyakit, belum lagi suka mencuri makanan, serta merusak barang-barang.

    Ventilasi merupakan salah satu jalur yang kerap dilalui tikus untuk masuk ke dalam rumah. Walau demikian, penghuni rumah bisa lho mencegah tikus masuk lewat ventilasi.


    Dalam catatan detikcom, dilansir dari Merlin Environmental, penghuni rumah bisa menutup ventilasi dengan memasang lembaran kawat kasa halus sebagai penutup.

    Selain lewat ventilasi, tikus juga bisa masuk rumah melalui celah atau lubang kecil di dekat ventilasi, rangka pintu, serta jendela. Nah, bagian tersebut juga bisa ditutup dengan mengisi celah dengan mortar.

    Penghuni rumah juga sebaiknya menutup pintu dan jendela apabila tidak ada orang di dekat area tersebut, terlebih pada malam hari. Sebab, keadaan malam yang gelap bisa membuat tikus bergerak lebih leluasa karena tidak terlihat.

    Untuk memastikan tikus tidak masuk ke dalam rumah, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Berikut ini informasinya.

    Pasang Perangkap dan Racun Tikus

    Gunakan perangkap dan racun tikus untuk mengusir tikus di tempatnya berada. Namun, pastikan anak-anak dan hewan peliharaan tidak dapat menjangkau perangkap ini.

    Selain itu, bisa juga dengan menggunakan perangkap tikus. Melalui perangkap ini, penghuni rumah bisa menangkap tikus tanpa melukainya dan bisa segera memindahkannya ke lokasi lain.

    Pangkas Pohon dan Semak-semak di Dekat Rumah

    Pastikan untuk rajin memangkas batang pohon dan semak-semak yang dekat dan menempel ke rumah. Langkah ini membuat tikus tidak punya akses mendekat ke loteng maupun atap rumah.

    Selain itu, pastikan juga tempat sampah di sekitar rumah jauh dari dinding sehingga tidak menjadi tempat bagi tikus untuk melompat.

    Singkirkan Sumber Makanan

    Singkirkan semua akses ke makanan yang dapat menarik perhatian tikus. Simpan semua makanan dalam wadah kedap udara atau simpan makanan di kulkas agar tidak tercium baunya. Hindari membiarkan makanan seperti roti di dapur yang mudah dijangkau.

    Hubungi Pengendali Hama

    Langkah terakhir yang bisa dilakukan yaitu menghubungi pengendali hama. Pengendali hama mampu menemukan semua titik masuk tikus dan membantu memblokir aksesnya.

    Itulah cara mencegah tikus masuk rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Tikus Bisa Masuk Rumah? Ini Penyebab dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Tikus terkadang bisa masuk dan bersarang di dalam rumah. Kehadiran tikus sangat merugikan penghuni rumah sehingga perlu diwaspadai.

    Hewan pengerat ini suka mencuri makanan, merusak barang, dan buang kotoran sembarangan. Tikus juga hewan yang sangat kotor dan dapat membawa penyakit yang mengancam penghuni rumah.

    Oleh karena itu, penghuni perlu menjaga agar tikus tidak masuk ke dalam rumah. Simak apa saja yang menarik tikus buat masuk rumah beserta cara mencegahnya berikut ini, dikutip dari The Pest Master, Senin (28/7/2025).


    Penyebab Tikus Masuk Rumah

    Biasanya tikus menyerang rumah untuk mencari makanan, air, dan tempat berlindung. Nah, rumah dapat menyediakan tiga hal itu sehingga tikus tertarik untuk datang.

    1. Sumber Makanan

    Mereka menyukai rumah yang terdapat sumber makanan yang bisa mereka jangkau. Misalnya ada makanan yang dibiarkan terbuka, wadah yang tidak tertutup rapat, makanan hewan peliharaan, dan sisa buah dan sayuran yang jatuh di pekarangan.

    2. Sumber Air

    Selain itu, tikus juga mencari sumber air yang mudah diakses di rumah. Hewan tersebut tertarik dengan rumah yang memiliki keran yang menetes, mangkuk air hewan peliharaan, atau tempat mandi burung.

    3. Tempat Berlindung

    Hama ini senang tinggal di tempat yang aman dan tenang karena cocok buat mereka bersarang dan berkembang biak. Loteng yang berantakan, rongga dinding, dan tumpukan kotak menyediakan tempat perlindungan bagi tikus.

    Cara Cegah Tikus Masuk Rumah

    Untuk mencegah tikus masuk rumah, penghuni dapat melakukan tips ini.

    1. Tutup Akses Masuk

    Periksa rumah untuk mencari bukaan yang bisa menjadi akses masuk tikus. Tutup lubang dan celah pada bangunan rumah agar tidak dilalui tikus. Pastikan untuk menggunakan penutup yang tidak dapat digerogoti tikus.

    2. Simpan Makanan dan Sampah dengan Benar

    Amankan rumah dari tikus dengan menyimpan makanan dan sampah dengan benar. Caranya dengan menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat dan pastikan tempat sampah memiliki tutup yang rapat. Lalu, segera bersihkan sisa atau tumpahan makanan agar tidak dimakan tikus.

    3. Jaga Kebersihan

    Rumah yang bersih tidak terlalu menarik bagi tikus. Bersihkan dan rapikan rumah, terutama tempat yang berantakan seperti garasi supaya tidak jadi sarang tikus. Pastikan barang-barang tersimpan dengan rapi dan tidak menyentuh lantai.

    4. Rapikan Pekarangan

    Terakhir, rapikan pekarangan dengan memotong ranting pohon dan semak-semak. Sebab, tikus dapat memanjat pohon dan melompat ke atap. Lalu, semak-semak pun bisa menjadi tempat berlindung dan bersembunyi bagi tikus.

    Itulah informasi seputar tikus masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com