Tag: lubang toilet

  • Penyebab dan Cara Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset, Mudah!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu bagian di kamar mandi yang cepat kotor. Bahkan apabila tidak segera dibersihkan, kotoran yang ada bisa menjadi kerak di lubang kloset.

    Kerak ini tidak bisa langsung hilang dengan disiram air saja. Diperlukan bahan tambahan untuk bisa menghilangkan kerak di lubang kloset.

    Nah, sebelum membahas cara menghilangkan kerak pada lubang kloset, sebaiknya ketahui dulu penyebab lubang kloset bisa berkerak. Berikut ini informasinya.


    Penyebab Lubang Kloset Berkerak

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini penyebab adanya kerak di lubang kloset.

    Jamur

    Kelembapan dan kurangnya ventilasi di kamar mandi menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi jamur dan lumut. Hal ini menyebabkan noda gelap dan tidak enak dipandang di lubang toilet.

    Mineral

    Air sadah yang kaya mineral seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan endapan membandel yang menempel di mangkuk toilet sehingga menciptakan lingkaran dan goresan yang tidak sedap dipandang.

    Karat

    Sering kali disebabkan oleh komponen logam dalam sistem perpipaan toilet yang berkarat seiring waktu. Noda ini dapat membuat lubang toilet berwarna cokelat kemerahan.

    Tembaga

    Noda tembaga biasanya berwarna biru kehijauan dan dapat disebabkan oleh korosi pada pipa atau fitting tembaga dalam sistem perpipaan toilet.

    Cara Menghilangkan Kerak di Lubang Kloset

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara membersihkan kerak pada lubang kloset.

    Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Dilansir dari Real Simple, untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, bisa dengan menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, segera bilas.

    Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan pakai sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru siram kloset dengan flush.

    Perasan Lemon

    Dilansir dari The Spruce, perasan lemon bisa digunakan untuk menghilangkan noda tembaga. Berikut ini caranya.

    Peras air lemon ke dalam lubang toilet dan diamkan selama 30-60 menit. Selanjutnya sikat lubang kloset, terutama pada bagian yang berkerak. Setelah itu siram atau flush toilet.

    Agar toilet tidak mudah berkerak sebaiknya rutin dibersihkan. Bersihkan lubang toilet setidaknya sekali dalam seminggu atau dua minggu.

    Itulah cara penyebab dan cara membersihkan kerak di lubang toilet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Ngeri! Ular Bisa Keluar dari Lubang Toilet, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Terkadang rumah bisa didatangi dan ditinggali oleh berbagai jenis hewan. Mulai dari hama yang tak berbahaya hingga hewan buas seperti ular dapat muncul di rumah.

    Meski kemunculan di dalam rumah terbilang jarang, sekalinya ular muncul bisa membahayakan penghuni rumah. Anehnya, ular bisa keluar dari lubang toilet kamar mandi, lho!

    Jika kamu menghadapi kejadian serupa, jangan panik. Segera meminta bantuan tetangga atau menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mengamankan ular tersebut. Daripada keburu apes, lebih baik kamu melakukan langkah-langkah pencegahan supaya ular tidak keluar dari lubang toilet.


    Lantas, kok ular bisa masuk ke dalam toilet? Lalu, bagaimana cara mencegah ular keluar dari lubang toilet?

    Kenapa Ular Bisa Masuk ke dalam Toilet?

    Ular merupakan hewan berdarah dingin, sehingga ketika musim kemarau ular akan mencari tempat yang bisa menghangatkan tubuhnya ketika dingin malam tiba. Oleh karena itu, ular tertarik dengan toilet yang identik dengan hawa hangat.

    Selain itu, ular itu bisa masuk terbawa arus air saat sedang banjir hingga tahu-tahu keluar dari lubang toilet. Namun, kamu nggak perlu khawatir ular masuk ke dalam toilet, karena ada beberapa cara untuk mencegah ular masuk ke dalam toilet.

    Tips Cegah Ular Keluar dari Lubang Toilet

    1. Jaring Kawat

    Tutup pipa ventilasi dengan jaring kawat untuk penghalang masuk hewan lainnya seperti tikus dan tupai. Agar tidak gampang ditembus kamu perlu memasang dengan ukuran tebal. Setelah dipasang pastikan kamu mengganjalnya dengan batu atau benda lainnya agar tidak gampang copot.

    2. Roof Vent Hood

    IstIst Foto: Proline Ranger Hoods

    Kamu bisa memasang Roof Vent Hood. Tetapi pemasangannya memerlukan biaya lebih dan tenaga profesional agar terpasang dengan benar. Roof Vent Hood hanya opsi lain dari jaring kawat.

    3. Multi-Flap

    IstIst Foto: Pest Control Direct

    Multi-flap berfungsi dengan baik untuk mencegah masuknya ular dan tikus. Dengan memasang ini akan mencegah ular masuk sebab dengan sistem arah akan menutup akses masuk dengan otomatis tertutup setelah menyiram toilet. Alat ini juga bisa menghemat biaya tagihan air kamu karena menghemat penggunaan air.

    Itulah cara mencegah ular keluar dari lubang toilet. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet


    Jakarta

    Tentu akan sangat mengagetkan jika tiba-tiba ular muncul di dalam toilet. Ular bisa masuk dari berbagai lubang toilet, misalnya ventilasi, pipa yang mengarah ke luar, saluran pembuangan, atau bahkan bersembunyi di lubang WC.

    Dalam artikel ini akan kita ulas penyebab ular masuk ke toilet, termasuk 8 tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet.

    Penyebab Ular Masuk Toilet

    Dilansir dari laman House Digest, ada beberapa penyebab ular bisa masuk ke toilet melalui lubang-lubang yang ada:


    1. Menyesuaikan Suhu

    Alasan pertama ular masuk ke toilet atau WC adalah karena mereka menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan. Ular memang memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu lingkungan sesuai kebutuhan. Saat ular merasa kepanasan, insting mereka adalah mencari tempat sejuk, salah satunya adalah toilet yang lembap.

    2. Mengejar Mangsa

    Ular juga mungkin masuk ke toilet karena mengejar mangsa yang mengarah ke toilet. Mangsa mereka antara lain tikus. Indra penciuman ular akan mengejar ke mana tikus bersembunyi. Jika ular masuk ke toilet, mungkin saja ada tikus yang sempat melintas di situ.

    Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet

    Berikut ini sejumlah tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet yang dikutip dari catatan detikProperti dan Gladesville Plumbing Service:

    1. Tutup Tempat Duduk WC

    Ular bisa masuk ke rumah lewat banyak jalan, tidak selalu langsung melalui lubang toilet. Mereka bisa masuk lewat pintu rumah, baru kemudian bersembunyi di dalam WC.

    Jika detikers menggunakan toilet duduk, maka tutuplah ketika tidak menggunakannya. Kamu juga bisa menerapkan penutup untuk WC jongkok dengan penutup apapun.

    2. Kendalikan Mangsa Ular

    Salah satu penyebab ular masuk rumah adalah mengejar mangsa. Jika rumahmu sering ditemukan tikus, maka harus waspada. Segera cari pembasmi tikus untuk mengurangi kemungkinan ular masuk ke rumahmu.

    3. Kenali Masalah Sumbatan WC

    Ular mungkin bersembunyi di dalam lubang toilet rumahmu. Jika ular cukup besar, maka mungkin akan menyumbat saluran pembuangan. Kenali masalah sumbatan yang mungkin terjadi. Jangan-jangan penyebabnya adalah ular.

    4. Pasang Jaring Kawat

    Detikers bisa memasang jaring kawat untuk menutup celah-celah yang ada di toilet, seperti pada ventilasi, pipa, atau saluran pembuangan. Selain mencegah ular masuk, Ini juga berfungsi menghalangi tikus atau reptil lain.

    5. Pasang Multi-Flap

    Multi-flap adalah katup yang berfungsi satu arah. Pasanglah penutup dengan sistem kerja multi-flap di saluran-saluran pembuangan. Dengan demikian, binatang dari luar tidak bisa masuk melalui saluran tersebut.

    6. Siram Toilet Sebelum Pakai

    Untuk mencegah ular keluar dari lubang kloset saat kita buang air, selalu siram toilet dahulu sebelum menggunakannya. Ular kemungkinan akan ikut arus dan mencegah keluar dari lubang.

    7. Bersihkan Kloset Secara Rutin

    Selalu bersihkan toilet dengan rutin, termasuk lubang kloset. Ular tidak suka bau menyengat. Dia akan menjauhi toilet jika baunya menyengat.

    8. Panggil Profesional

    Jika ular sudah dipastikan masuk toilet, maka detikers bisa memanggil profesional, seperti petugas pemadam kebakaran atau pawang ular.

    Nah, itulah tadi berbagai tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet. Meski kasus ini cukup jarang terjadi, kita sebaiknya tetap waspada agar keluarga dijauhkan dari bahaya.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar


    Jakarta

    WC mampet tentu menjadi masalah besar bagi keluarga, terutama jika cuma punya satu toilet. Butuh waktu lama dan biaya besar jika harus membongkar toilet untuk mengatasinya.

    Namun detikers tak perlu panik. Kalian bisa coba menanganinya sendiri. Simak dulu cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar berikut ini.

    Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar

    Dirangkum dari Caccia Plumbing dan Apartment Therapy, cara mengatasi WC mampet tanpa harus membongkarnya:


    1. Gunakan Plunger

    Cara paling umum dilakukan jika WC mampet adalah dengan menggunakan plunger. Kualitas plunger akan mempengaruhi hasilnya. Alat ini dapat menyingkirkan penyumbat toilet. Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:

    • Letakkan plunger pada toilet sampai benar-benar menutupi lubang toilet.
    • Kemudian sedot dengan cara menekan plunger secara perlahan ke dalam lubang hingga penyumbatnya mengendur.
    • Setelah selesai melakukannya, siram toilet untuk memeriksa apakah toilet sudah mengalir normal. Jika belum, ulangi prosesnya.

    2. Cobalah Soda Kue & Cuka

    Soda kue dapat digunakan untuk membantu melarutkan penyumbat toilet. Gunakan bahan tersebut dengan tambahan cuka untuk membuatnya menggelembung yang dapat membantu mengeluarkan sumbatan.

    • Tuangkan satu cangkir soda kue ke dalam mangkuk. Diamkan selama beberapa menit.
    • Tambahkan dua cangkir cuka secara perlahan.
    • Diamkan kembali campuran tersebut selama satu jam
    • Siram larutan tersebut ke toilet.
    • Jika toilet masih belum mengering, mungkin perlu melakukan proses ini lagi dan mendiamkan larutan tersebut semalaman.

    3. Pakai Garam Epsom

    Garam epsom atau bath bomb juga dianggap efektif untuk mengatasi WC mampet. Garam ini bukan garam dapur. Kandungannya antara lain magnesium, sulfat, dan trace mineral.

    Caranya cukup mudah, yakni dengan memasukkan garam epsom sebanyak satu atau dua cangkir ke dalam toilet. Biarkan selama sekitar 15 menit. Sentor dengan air dan cek apakah sudah lancar.

    4. Tuangkan Sabun & Air Panas

    Gunakan sabun pencuci piring dengan campuran air panas untuk mengatasi WC mampet. Sabun pencuci piring dibuat khusus untuk mengurai minyak dan kotoran. Air panas akan membantu fungsinya.

    Caranya mudah, yakni tuangkan sabun cuci piring ke dalam WC. Kemudian tuangkan air panas (bukan air mendidih) secara hati-hati. Diamkan beberapa menit untuk melunakkan sumbatan. Sentor WC dan cek apakah sudah lancar.

    5. Gunakan Pompa Khusus

    Cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar selanjutnya adalah dengan menggunakan alat pompa khusus toilet. Alat ini dapat dibeli di berbagai toko online.

    Caranya yakni dengan meletakkan ujung pompa masuk ke dalam lubang pembuangan. Kemudian pompa hingga sumbatannya hilang. Sentor WC dan pastikan airnya bisa mengalir lancar.

    6. Pakai Auger

    Cara lainnya adalah menggunakan alat auger. Alat ini juga dikenal dengan ular pipa. Alat ini berbentuk koil fleksibel yang dapat dipanjang-pendekkan sampai ke dalam lubang.

    Cukup masukkan alat ini ke dalam saluran toilet, dorong dan putar engkol secara perlahan. Putar beberapa kali dan lakukan gerakan dorong dan tarik sampai air mengalir lancar.

    7. Manfaatkan Kawat Hanger

    Jika detikers tidak punya alat-alat di atas, kalian bisa memanfaatkan kawat hanger untuk menyingkirkan sumbatan di WC. kawat ini dapat difungsikan sebagai ular pipa toilet.

    Modifikasi terlebih dahulu bentuk kawat hanger agar bisa dimasukkan ke saluran toilet. Untuk mencegah goresan pada porselen, lilitkan kain di sekeliling pengaitnya.

    Masukkan ke lubang dan carilah penyebab sumbatan, kemudian sodoklah hingga sumbatan terurai. Sentor WC untuk memastikan air mengalir lancar.

    8. Siram Pakai Bio-Cleaner

    Cara lainnya adalah menggunakan cairan bio-cleaner yang lebih aman daripada yang berbahan kimia. Cairan kimia bisa mengikis pipa. Bio-cleaner dapat menguraikan partikel limbah menjadi air, abu mineral, dan karbon dioksida.

    Cukup tuangkan pembersih ke dalam toilet. Tunggu beberapa menit sesuai petunjuk pada kemasan. Sentor WC dan periksa apakah sudah ada perubahan. Ulangi hingga beberapa kali jika masih ada sumbatan.

    9. Panggil Tukang Sedot WC

    Jika cara-cara di atas belum bisa mengatasi, coba panggil tukang sedot WC terdekat. Mereka memiliki peralatan lebih lengkap untuk mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar.

    Demikian tadi 9 cara mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar. Beberapa bahan dan alat di atas dapat diperoleh dengan mudah. Jika merasa kesulitan, detikers bisa menghubungi profesional.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang 7 Benda Ini ke Lubang Kloset, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu benda yang sangat penting di kamar mandi. Kloset digunakan untuk buang air besar maupun kecil. Namun, terkadang ada beberapa benda yang ikut dibuang melalui lubang kloset.

    Padahal, dengan membuang benda-benda yang tidak seharusnya dibuang ke kloset bisa membuatnya tersumbat. Bisa saja kamu melakukan hal itu tanpa sadar atau bahkan disengaja karena terlihat tidak berbahaya.

    Namun, ada beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Apa saja itu? Berikut informasinya.


    Tisu

    Ilustrasi tisu basahIlustrasi tisu basah Foto: Istock

    Tisu merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke dalam lubang toilet. Padahal, benda itu tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, menurut J.Blanton Plumbing, membuang tisu ke dalam lubang kloset bisa menghambat saluran pipa pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya kamu membuang tisu ke dalam tempat sampah, bukan lubang kloset.

    Pembalut

    Pembalut juga merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke lubang toilet. Padahal, apabila pembalut dibuang ke dalam lubang kloset bisa menyerap air dan ketika di-flush bisa menghambat saluran pipa yang menyebabkan toilet meluap.

    Rambut

    Girl holding her hair in her hand. Hair care concept. Shampoo. Haircut needed.Ilustrasi rambut. Foto: Getty Images/iStockphoto/Cristalov

    Membuang rambut ke dalam lubang kloset juga bisa menyebabkan masalah pada toilet di kemudian hari. Rambut biasanya menempel pada pipa, apabila jumlahnya banyak bisa menyebabkan pipa mampet. Jangan buang gumpalan rambut ke dalam lubang kloset. Gunakan penutup saluran air untuk melindungi saluran air dan wastafel.

    Obat-obatan

    Jangan pernah membuang obat-obatan ke lubang kloset. Dilansir dari House Digest, membuang obat-obatan ke dalam kloset bisa memengaruhi sumber air dan pasokan air. Efeknya bisa berbahaya dan beracun.

    Puntung Rokok

    Ilustrasi Puntung Rokok di PantaiIlustrasi Puntung Rokok. Foto: (iStock)

    Membuang puntung rokok ke dalam lubang kloset bisa menyebabkan masuknya bahan kimia berbahaya ke dalam sistem air. Selain itu, puntung rokok yang dibuang ke dalam kloset tidak selalu langsung masuk ke saluran pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya setelah mematikan rokok langsung dibuang ke tempat sampah.

    Minyak dan Lemak

    Jangan membuang minyak maupun lemak ke dalam lubang kloset. Bahan-bahan tersebut bisa mengeras dan menempel pada lapisan dalam pipa yang bisa menyebabkan penyumbatan.

    Air Sabun

    Melansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.

    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    Itulah beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 6 Hewan Ini Bisa Muncul dari Lubang Kloset



    Jakarta

    Kloset merupakan tempat buang air besar maupun air kecil yang dipasang dalam kamar mandi. Untuk menyalurkan kotoran, kloset terhubung dengan saluran pembuangan atau septic tank. Maka, tidak heran jika kloset sering menimbulkan bau tidak sedap.

    Selain bau, lubang kloset ternyata bisa menjadi akses masuk bagi beberapa hewan. Hal ini tentu menjadi suatu hal yang mengkhawatirkan. Sebab, hewan yang menyelinap lewat lubang kloset berpotensi masuk ke ruangan lain di rumah tanpa sepengetahuan penghuninya.

    Untuk itu, melansir dari situs Daily Mail, berikut merupakan 6 hewan yang muncul dari lubang kloset.


    Tikus

    Tikus merupakan salah satu hewan yang memiliki kemampuan berenang dengan baik. Sehingga, tikus biasanya ditemukan di selokan. Tikus juga memiliki tulang yang fleksibel sehingga mampu memanjat serta memutar tubuhnya pada ruangan sempit. Akibatnya, tikus bisa dengan mudah menemukan jalan masuk ke kloset. Mereka juga bahkan bisa mengangkat tutupan toilet.

    Ular

    Ular juga merupakan perenang baik dan selalu mengincar mangsanya kemanapun mangsa itu pergi. Salah satu mangsa ular adalah tikus, sehingga tikus yang selalu masuk ke toilet juga bisa jadi diikuti oleh ular. Ular dan tikus juga merupakan hewan yang tertarik pada air apalagi musim panas, sehingga mereka bisa masuk ke dalam kamar mandi yang banyak air.

    Katak

    Katak merupakan hewan amfibi yang dapat hidup di darat dan di air. Katak juga bisa bertelur di selokan sehingga bukan tidak mungkin katak dapat bergerak melalui pipa dan muncul di lubang kloset dengan mudah.

    Kecoak

    Kecoak merupakan hewan yang suka dengan kamar mandi karena kondisinya hangat dan lembap sehingga bisa membuatnya berkembang biak. Oleh karena itu, katak bisa muncul dari lubang toilet dengan mudah.

    Kalajengking

    Kalajengking merupakan salah satu hewan yang bisa bertahan hidup di bawah air untuk waktu yang lama. Mereka juga biasa berburu mangsa di perairan. Selain itu, kalajengking merupakan pemanjat yang hebat sehingga bisa melewati tikungan.

    Kadal

    Kadal tertarik dengan air terutama pada musim panas. Maka, kadal juga merupakan salah satu hewan yang bisa muncul di lubang kloset.

    Demikian daftar hewan yang bisa muncul dari lubang kloset. Harap hati-hati dan semoga membantu, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Benda yang Tidak Boleh Dibuang ke Lubang Kloset, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu alat penting kamar mandi yang digunakan untuk buang air besar maupun kecil. Fungsinya memang sudah jelas, tapi kadang-kadang masih ada orang yang membuang benda yang tidak seharusnya dibuang ke lubang toilet.

    Memang kesannya langsung beres setelah membuang benda ke lubang toilet lalu disiram karena langsung tidak terlihat. Namun hal itu justru bisa membuat kloset jadi mampet lho!

    Kalau sudah mampet mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk memanggil profesional guna memperbaiki salurannya. Nah, sebelum hal itu terjadi sebaiknya ketahui benda-benda yang tidak boleh dibuang ke dalam toilet.


    Dilansir dari berbagai sumber berikut ini informasinya.

    1.Tisu Basah

    Rekomendasi Tisu Basah Non Alkohol dan Parfum untuk BayiIlustrasi Tisu Basah untuk Bayi Foto: Getty Images/wing-wing

    Tisu basah yang dibuat khusus untuk bayi sebaiknya tidak dibuang ke dalam lubang toilet. Dilansir dari The Spruce, menurut tukang ledeng, dari semua hal yang tidak boleh dibuang ke kloset, tisu basah bayi berada di urutan teratas.

    “Saya terus-menerus mengeluarkan tisu bayi dari saluran air yang tersumbat,” kata seorang tukang dan pemilik Full Flow Plumbing and Drainage Sam Chmielarski. “Tisu bayi tidak terurai seperti kertas.”

    Meskipun tisu bayi lembut dan terasa seperti kertas, tisu bayi sebenarnya bukan kertas. Tisu bayi kebanyakan terbuat dari plastik atau serat semi-sintetis seperti rayon.

    2. Pembalut

    Pembalut juga merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke lubang toilet. Padahal, apabila pembalut dibuang ke dalam lubang kloset bisa menyerap air dan ketika di-flush bisa menghambat saluran pipa yang menyebabkan toilet meluap.

    3. Obat-obatan

    Ilustrasi antibiotikIlustrasi obat Foto: Freepik/freepik

    Jangan pernah membuang obat-obatan ke lubang kloset. Dilansir dari House Digest, membuang obat-obatan ke dalam kloset bisa memengaruhi sumber air dan pasokan air. Efeknya bisa berbahaya dan beracun.

    4. Air Sabun

    Dilansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.

    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    5. Rambut

    Girl holding her hair in her hand. Hair care concept. Shampoo. Haircut needed.Ilustrasi rambut. Foto: Getty Images/iStockphoto/Cristalov

    Dilansir dari Martha Stewart, rambut juga tidak boleh dibuang ke dalam kloset. Rambut itu seperti tali dalam sistem perpipaan, bisa melilit kotoran lain dan membentuk gumpalan padat yang menjebak kotoran hingga menjadi penyumbatan. Kalau mau buang rambut sebaiknya ke tempat sampah.

    6. Lemak dan Minyak

    Lemak dan minyak yang dibuang ke dalam kloset bisa mengeras di dalam sistem perpipaan. Lemak yang membeku dan menempel di dinding pipa bisa menjebak kotoran hingga terjadi penyumbatan.

    Itulah beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam kloset.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Akibatnya Kalau Sering Buang Tisu ke Toilet


    Jakarta

    Kebanyakan orang tentu nggak asing sama larangan buang tisu ke dalam lubang toilet. Peringatan ini sering kali dipajang di WC umum.

    Bukan hanya di WC umum, tisu memang tidak dianjurkan buat dibuang ke toilet manapun, termasuk di rumah sendiri. Soalnya, kebiasaan itu bisa memicu masalah yang merepotkan penghuni rumah.

    Tisu merupakan benda yang tak dapat larut di air. Jika disiram ke dalam toilet, tisu tersebut hanya tenggelam dan tidak hancur.


    Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tisu bakal menumpuk sehingga kloset menjadi mampet. Berikut ini akibatnya kalau membuang tisu ke toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    Efek Fatberg

    Membuang tisu ke dalam toilet memicu efek fatberg. Kondisi tersebut berupa tisu basah yang bercampur dengan kotoran, lalu terperangkap di dalam pipa. Alhasil tisu bisa menumpuk di dalamnya.

    Jika sudah seperti itu, saluran pembuangan toilet akan tersumbat. Pertanda saluran pembuangan sudah mampet antara lain kotoran sulit turun dan muncul bau tak sedap dari area kamar mandi dan pipa pembuangan yang terhubung ke septic tank.

    Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Saluran toilet yang tersumbat tisu, kalau tidak segera diperbaiki bakal semakin parah dan pipa pembuangan pun dapat rusak. Hal ini dikarenakan tidak ada ruang buat air dan kotoran lewat. Penumpukan benda di dalam pipa memicu tekanan dan berisiko menimbulkan kebocoran pipa.

    Itulah risiko membuang tisu ke toilet. Biar kejadian itu tidak dialami di rumah, pastikan untuk membuang tisu ke tempat sampah ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com