Tag: lubang

  • Harus Pakai Sarung Tangan, Begini 3 Cara Aman Bersihkan Kotoran Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Namun, kehadirannya tidak diinginkan karena hewan ini kerap mengotori rumah seperti membuang kotoran sembarangan yang biasanya berbau tidak sedap.

    Biasanya tikus menyukai tempat-tempat di pojok ruangan saat membuang kotoran atau tempat yang lembap. Bentuk kotoran tikus sendiri ada dua macam yakni yang padat dan cair. Untuk yang padat, bentuknya silinder padat, berwarna hitam, berukuran kecil seperti beras. Sementara itu, untuk yang cair biasanya terdeteksi dari baunya.

    Kotoran ini harus segera dibersihkan agar tidak terinjak atau terkena di pakaian atau sepatu. Cara membersihkan tidak bisa sembarangan karena kotoran tikus mengandung virus, bakteri, dan parasit. Melansir dari Public Health Inside salah satu virus yang terdapat di dalamnya bernama hantavirus yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kotoran tikus juga termasuk najis yang bisa mengurangi sahnya ibadah seperti salat jika berada di ruang ibadah.


    Berikut cara membersihkan kotoran tikus yang benar.

    1. Buka Jalan Angin atau Ventilasi

    Kotoran tikus mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika kotoran tersebut berada di dalam ruangan, buka pintu atau ventilasi di ruangan tersebut. Tunggu hingga baunya tidak begitu tercium atau sekitar 30 menit. Jika kamu menemukan di halaman, kamu bisa langsung membersihkannya menggunakan sarung tangan dan menyemprotkan dengan cairan pembersih dan pewangi.

    2. Selalu Pakai Sarung Tangan

    Jangan sekali-kali membersihkan kotoran tikus langsung dengan tangan. Kotoran tikus mengandung virus. Lebih aman kamu memakai sarung tangan atau tisu saat akan membuang kotoran tersebut. Kemudian, buang kotoran di dalam sarung tisu atau masukkan ke dalam kertas. Bungkus dan pastikan tidak berceceran saat di tempat sampah. Jika kamu memakai sarung tangan yang bisa dipakai berkali-kali, cuci sarung tangan tersebut agar tidak mengotori benda lain.

    3. Semprotkan Cairan Pembersih

    Setelah kotoran bersih, tugas selanjutnya adalah membersihkannya dengan pembersih instan. Cara ini untuk memastikan tidak ada virus atau bakteri yang tertinggal.

    Kamu bisa memakai cairan pemutih yang disemprotkan di tempat bekas kotoran tersebut. Diamkan selama 10 menit kemudian gosok sedikit. Setelah itu, biarkan bagian tersebut kering. Jika kotoran tikus mengenai kain seperti seprai, baju, tempat tidur, jok kursi, gunakan sampo atau detergen dan rendam dalam air panas.

    Cara Cegah Tikus Masuk ke Rumah

    Agar tikus tidak kembali ke rumah atau untuk mencegah mereka buang kotoran sembarangan, begini cara mencegah tikus masuk.

    1. Tutup Pintu yang Rapat

    Tikus adalah salah satu hewan yang pintar terutama saat dia menemukan sumber makanan. Dia pasti mencari celah agar bisa masuk ke dalam rumah, salah satunya melalui pintu. Maka dari itu, pastikan pintu tidak terlalu lama dibuka tanpa penjagaan. Minimal harus ada satu orang yang sedang beraktivitas di dekat pintu agar bisa mencegah hewan ini masuk. Kamu juga bisa membuat pintu dapat tertutup otomatis seperti pintu di supermarket.

    2. Pasang Penghalang di Area Pagar

    Selain pintu masuk, tikus juga bisa masuk ke rumah melalui saluran air. Saluran air di rumah pasti ada yang langsung mengarah ke bagian dalam. Apabila menutup lubang terluar tidak bisa karena takut mampet, sebagai gantinya pastikan lubang-lubang pembuangan di dalam rumah ditutup. Model penutup ini seperti penutup yang hanya bisa dilalui oleh air.

    3. Tutup Tempat Sampah Saat Malam

    Tikus suka mencari makanan di tempat sampah dari bekas makanan rumah tangga. Agar mereka tidak masuk ke rumah, kamu harus memastikan tempat sampah di rumah dalam keadaan tertutup dan sampahnya tidak berceceran. Lebih baik lagi jika kamu bisa membuang sampah sebelum malam datang sehingga lebih tenang selama tidur.

    Bukan hanya tempat sampah, tikus juga bisa merusak perabotan dari kayu, plastik, kain, hingga kabel listrik di rumah apabila berhasil masuk ke dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Pasang Bata Merah Biar Nggak Gampang Ambruk


    Jakarta

    Pemasangan bata merah harus dilakukan secara teliti. Hal ini agar dinding bata merah tidak mudah ambruk.

    Nah, supaya dinding bata merah tidak mudah ambruk, kamu harus memasangnya dengan benar. Gimana caranya? Dilansir dari Instagram Kementerian Pekerjaan Umum @kementerianpu, berikut ini penjelasannya.

    1. Pilih Bata Merah yang Berkualitas

    Sebelum memasang bata merah untuk membuat dinding, hal pertama yang dilakukan adalah memilih bata merah yang berkualitas. Bata merah yang berkualitas biasanya ukurannya konsisten, tidak ada lubang, tidak mudah pecah atau retak, serta warnanya merata.


    2. Pastikan Tempat Pemasangan Bata Merah

    Setelah memilih bata merah, kamu harus harus memastikan tempat pemasangan bata merah bersih. Hal itu supaya daya rekatnya tinggi.

    3. Rendam Bata Merah

    Sebelum dipasang, kamu harus merendam bata merah di dalam air selama 10-15 menit. Itu dilakukan untuk mengurangi daya serap bata dan supaya adukan semen mudah menempel.

    4. Buat Perekat

    Selanjutnya yaitu buat perekat. Perekat bisa dibuat dengan perbandingan 1:4, yaitu 1 semen dan 4 pasir pasang lalu tambahkan air secukupnya, tidak terlalu kental maupun encer.

    5. Pasang Bata Merah

    Selanjutnya pasang bata merah. Pemasangan bata merah harus detail ketinggian dan kelurusannya. Caranya dengan memakai benang dan waterpass agar lapisan bata yang dipasang bisa lurus dan di ketinggian yang sama.

    Pola pemasangan bata merah juga harus zigzag. Hal itu untuk mencegah retak akibat tekanan dari atas.

    6. Cek Kembali Pemasangan Bata Merah

    Setelah bata merah selesai dipasang, cek kembali apakah ada bata yang longgar atau adukan yang kurang kuat.

    7. Siram Dinding Bata Merah Secara Teratur

    Tahap terakhir, siram dinding bata merah dengan air secara teratur setiap hari. Hal itu supaya bata merah tidak retak akibat proses pengeringan yang terlalu cepat.

    Itulah cara memasang bata merah agar tidak mudah ambruk. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Geger Rumah Kosong Depok Jadi Sarang 35 Ekor Ular, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Rumah kosong yang dibiarkan tak terawat bisa menimbulkan berbagai masalah. Salah satunya ada potensi rumah itu menjadi sarang ular, lho.

    Seperti rumah kosong di Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok yang tak ditinggali selama 2 tahun. Petugas Damkar Kota Depok menemukan dan mengevakuasi 35 ekor anak kobra dari rumah tersebut pada Selasa (10/12) lalu.

    Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Tessy Haryati mengatakan pihaknya mengevakuasi puluhan anak kobra tersebut setelah mendapatkan laporan warga soal keberadaan induk kobra.


    “Itu sekitar 2 minggu yang lalu kita respons ke sini, cuma nggak ketemu, indukannya masuk lagi. Nah ini kita respons lagi, ternyata telurnya sudah menetas,” kata Tessy dikutip dari detikNews, Jumat (13/12/2024).

    Tessy mengatakan induk kobra tersebut ternyata menetaskan diri di sebuah rumah kosong milik warga. Namun rumah tersebut sudah tak dihuni dan kondisinya pun tidak layak huni.

    “Jadi saya pesan ya kepada semua warga untuk selalu mengecek, rumah yang kosong ini kemungkinan potensi seperti ini. Ini alhamdulillah kita bisa evakuasi ya, masih anakan. Kalau sudah besar semua mungkin satu kompleks ini bisa terdampak,” jelasnya.

    Lantas bagaimana cara merawat rumah kosong agar ular tidak masuk dan bersarang?

    Tips Cegah Ular Masuk Rumah Kosong

    Inilah cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong, dikutip dari homes to love.

    1. Tutup Lubang di Luar Rumah dan Garasi

    Ular suka memasuki tempat yang gelap dan kering seperti atap, kolong rumah, dan garasi. Pastikan kamu menutup lubang di atap, langit-langit, garasi, dan area lain tempat mereka mungkin tinggal.

    Kamu juga bisa memasang lapisan jaring atau kasa pada bukaan pintu atau ventilasi agar ular atau hewan tidak masuk, namun tetap memungkinkan sirkulasi udara.

    2. Rapikan Pekarangan

    Meski rumah kosong, kunjungi rumah secara berkala untuk merapikan pekarangan. Pastikan tidak ada celah yang bisa menjadi tempat persembunyian ular di pekarangan.

    Rajin potong rumput agar tetap pendek dan segera buang sisa potongan rumput. Jangan biarkan potongan rumput menumpuk karena bisa menjadi tempat ular menghangatkan diri.

    3. Tutup Lubang Pada Dinding dan Struktur Rumah

    Ular menyukai dinding batu dan bisa masuk rumah melalui celah-celah serta menjadikannya tempat persembunyian. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang atau rongga pada dinding atau struktur rumah lainnya.

    4. Bersihkan Rumah

    Walaupun rumah kosong, bersihkan secara berkala karena rumah menjadi kotor dari waktu ke waktu. Pastikan tidak ada sisa makanan di rumah, sebab akan mengundang tikus, yakni makanan ular.

    5. Pilih-pilih Tanaman

    Ternyata jenis tanaman di pekarangan rumah kamu bisa menjadi faktor munculnya ular di rumah, lho.

    Jika kamu punya pekarangan atau taman di rumah, pemilihan tanaman ternyata datang mempengaruhi kedatangan ular. Misalnya, semak rendah dan semak berdaun lebat akan menjadi tempat yang disukai ular buat bersembunyi.

    Namun, menanam pohon tinggi serta mengurangi sampah daun bisa menjadikan rumahmu tidak begitu menarik bagi ular.

    Itulah beberapa cara mencegah ular masuk dan bersarang di rumah kosong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kok Rumah Kosong Bisa Jadi Sarang Ular? Ternyata Ini Alasannya


    Jakarta

    Rumah kosong yang lama tak dihuni biasanya kurang terawat. Rumah seperti ini tidak terawat, sehingga bisa menimbulkan masalah seperti dinding retak, genteng bergeser, bahkan sarang ular.

    Mengutip dari AAC Distributing, ular masuk rumah karena mencari tempat tinggal yang nyaman. Selain mencari tempat berlindung, mereka juga bersarang di rumah.

    Lantas, kenapa rumah kosong bisa menjadi sarang ular ya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Alasan Rumah Kosong Bisa Jadi Sarang Ular

    Inilah beberapa alasan rumah kosong bisa menjadi tempat yang ideal buat ular bersarang.

    1. Retakan dan Lubang di Rumah

    Rumah yang tidak terawat lama-lama bisa menimbulkan kerusakan sekitar bangunan rumah, seperti celah, retakan, hingga lubang. Ular bisa masuk rumah dengan melewati celah-celah sempit.

    Selain itu, ular bisa merangkak ke atap dan masuk lewat celah atap dan ventilasi rumah. Hewan melata satu ini juga dapat masuk melalui celah di sekitar pintu.

    2. Rumah Gelap dan Lembap

    Mengutip dari Revoke Snake Repellent, ular menyukai tempat yang gelap dan lembap untuk bersembunyi. Rumah kosong yang tidak ada aktivitas manusia di dalamnya bisa membuat udara lembap, sehingga mengundang berbagai hewan dan serangga, termasuk ular.

    Rumah rumah kosong juga biasanya kurang penyinaran lampu, sehingga gelap. Lalu, bisa saja ada tumpukan barang-barang di dalam rumah yang cukup gelap buat jadi sarang ular.

    3. Ada Sumber Makanan Ular

    Alasan lain ular tertarik masuk rumah adalah adanya sumber makanan. Rumah kosong yang lama tidak lama-lama malah dihuni oleh hewan lain, seperti tikus misalnya. Tentunya kehadiran tikus di rumah bakal menarik bagi ular.

    4. Pekarangan Rumput yang Tinggi

    Rumput di pekarangan rumah kosong bisa tumbuh tinggi karena tidak ada yang mengurusnya. Area berumput merupakan tempat yang bagus bagi ular untuk beristirahat dan bersembunyi di siang hari.

    Rumput yang tinggi menarik bagi ular, bahkan bisa menjadi ‘surga’ bagi ular. Maka tak heran kalau ada ular di sekitar rumah dan sewaktu-waktu bisa masuk dan bersarang di dalamnya.

    Sebelumnya, ada rumah kosong di Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok sudah tak dihuni selama 2 tahun. Petugas Damkar Kota Depok menemukan dan mengevakuasi 35 ekor anak kobra dari rumah tersebut pada Selasa (10/12) lalu.

    “Itu sekitar 2 minggu yang lalu kita respons ke sini, cuma nggak ketemu, indukannya masuk lagi. Nah ini kita respons lagi, ternyata telurnya sudah menetas,” kata Kasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Tessy Haryati dikutip dari detikNews, Jumat (13/12/2024).

    Tessy mengatakan induk kobra tersebut menetaskan diri di sebuah rumah kosong milik warga. Rumah tersebut sudah lama tak dihuni dan kondisinya tidak layak huni.

    “Jadi saya pesan ya kepada semua warga untuk selalu mengecek, rumah yang kosong ini kemungkinan potensi seperti ini. Ini alhamdulillah kita bisa evakuasi ya, masih anakan. Kalau sudah besar semua mungkin satu kompleks ini bisa terdampak,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Cegah Banjir Saat Hujan, Ini Cara Bikin Sumur Resapan di Rumah



    Jakarta

    Sumur resapan air memiliki banyak manfaat bagi rumah. Jika musim hujan datang seperti sekarang, sumur resapan bisa membantu mencegah banjir. Sementara di musim kemarau sumur ini bisa menjadi tempat penampungan air.

    Koordinator Nasional Pengelolaan Sumber Daya Air Berketahanan Iklim dari USAID IUWASH Tangguh, Asep Mulyana menjelaskan sumur resapan air sangat bermanfaat untuk mengelola air hujan. Berbentuk lubang, sumur resapan air menjadi media untuk menampung air hujan atau air larian di permukaan tanah.

    “Sumber air hujan atau mengalir tidak terkontrol itu bisa menjadi sebuah cadangan air tanah untuk dimanfaatkan dan tabungan di musim kemarau,” ujar Asep kepada detikcom beberapa waktu yang lalu


    Sumur resapan ini berguna sebagai tabungan air daripada membiarkan air hujan mengalir hingga menimbulkan masalah seperti banjir dan genangan air. Lalu, bagaimana cara membuat sumur resapan air di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Membuat Sumur Resapan Air

    1. Tentukan Letak Sumur

    Asep mengatakan sumur resapan air idealnya berada di dataran paling rendah di halaman rumah. Maka, carilah letak yang rendah supaya air hujan mengalir ke arah sumur resapan air.

    Selain itu, pastikan sumur resapan memiliki jarak aman sesuai standar terhadap bangunan lain seperti fondasi rumah dan septic tank.

    2. Hitung Curah Hujan

    Untuk menentukan dimensi lubang resapan air, tergantung pada ukuran atap dan curah hujan suatu kawasan. Asep membagikan tips mudah menghitung curah hujan menggunakan gelas.

    “Simpan gelas di halaman rumah dari mulai hujan sampai berhenti hujan. Misalkan muncul (ketinggian) 5 cm, berarti intensitas curah hujan itu 5 cm di situ dalam sekali hujan,” katanya.

    Angka tersebut dikonversikan ke satuan meter, lalu dikalikan dengan luas atap rumah untuk menentukan volume lubang sumur resapan.

    3. Gali Lubang

    Selanjutnya, gali lubang dengan dimensi yang sesuai dengan volume tersebut. Dimensi ini bisa disesuaikan dengan ukuran lahan yang dimiliki. Kedalaman sumur bisa 1-2 meter sesuai kebutuhan dan bentuk lubang dapat berupa persegi panjang.

    4. Buat Dinding

    Kemudian, bangun tembok mengitari sumur untuk mengamankan bentuk sumur. Tembok ini terbuat dari bata dan memiliki kedalaman 50 cm. Sementara sisa dinding sumur dibiarkan tanpa tembok untuk memaksimalkan resapan air ke arah samping.

    5. Isi Lubang Sumur

    “Untuk mengamankan kondisi sumur di paling bawah dikasih 20-30 cm kerikil. Di atasnya lagi dikasih 20-30 cm ijuk. Fungsinya untuk menahan kotoran atau lumpur yang masuk,”

    Kalau air hujan yang masuk ke dalam sumur berasal dari atap yang disambungkan ke paralon, maka tidak perlu mengkhawatirkan kotoran dan lumpur memenuhi sumur.

    5. Pastikan Aliran Air

    Pastikan air hujan akan mengalir ke sumur resapan dengan membuat sumur di dataran rendah. Jika halaman rumah datar, air bisa dialirkan dengan membuat parit kecil yang mengarah ke lubang dinding sumur resapan.

    Selain itu, air hujan yang jatuh ke atap juga bisa dialirkan ke sumur dengan membuat talang air dan paralon.

    6. Tutup Permukaan

    Apabila permukaan sumur resapan akan difungsikan, misalkan parkiran motor atau tempat jemuran, maka permukaan sumur dicor seperti membuat septic tank. Maka, pengecoran juga menggunakan tulang besi dan manhole.

    Itulah cara membuat sumur resapan air untuk mengantisipasi masalah di kemudian hari. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mana yang Lebih Baik, Kamar Mandi di Dalam atau di Luar Kamar?



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang penting di rumah. Lokasinya ada yang berada di dalam kamar tidur dan ada pula di luar kamar. Biasanya yang berada di luar kamar untuk digunakan bersama-sama. Lantas, di mana posisi kamar mandi yang lebih baik?

    Menurut Arsitek Denny Setiawan mengenai penentuan posisi kamar mandi kembali lagi pada kebutuhan si pemilik rumah.

    “Tergantung pada fungsinya. Tapi memang kamar mandi itu ada kaitan dengan fungsionalitas. Tentang efektivitas. Jadi semakin dekat si pemilik rumah, biasanya akan lebih nyaman,” jelas Denny saat dihubungi Jumat (20/12/2024).


    Ia menilai kamar mandi yang berada di luar kamar dapat meningkatkan empati dan kesadaran pada masing-masing anggota keluarga, terutama anak-anak. Selain itu, kamar mandi di luar kamar juga melatih penghuni rumah agar dapat mengatur waktu dengan baik.

    “Kamar mandi bersama artinya kita bisa mendidik sedari awal generasi muda untuk mau berbagi dengan orang lain. Mau punya empati untuk memikirkan kepentingan orang lain,” ujarnya.

    Dari segi biaya, pembangunan kamar mandi di luar kamar jauh lebih murah daripada kamar mandi di setiap kamar.

    Sementara itu, keuntungan kamar mandi di dalam kamar adalah kamu bisa menggunakannya kapan saja dan bertanggung jawab atas kamar mandi tersebut. Apabila kamar mandi di salah satu kamar rusak, di kamar lain tetap ada kamar mandi yang bisa digunakan.

    “Keunggulannya lebih cepat, lebih bisa dimanage (diatur) kebersihannya oleh diri sendiri. Tapi kelemahannya kita nggak bisa punya kesempatan untuk belajar berbagi sama orang lain karena punya space (ruang) sendiri,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Denny mengingatkan selain posisi kamar mandi, ada satu hal yang jauh lebih penting. Setiap kamar mandi perlu memiliki ventilasi udara yang memadai. Tujuannya agar kamar mandi tidak sampai lembap setelah digunakan.

    “Musuh dari kamar mandi itu bukan luasnya kesempitan, tapi kelembaban yang tidak keluar oleh ventilasi alami dan cahaya matahari sebagai disinfektan, membuat kamar mandi terasa lembab dan pengap. Kamar mandi yang pengap dan lembab Ini kemudian akan membawa penyakit bagi penggunanya,” tutur Denny.

    Bentuk ventilasi ini seperti lubang aliran udara. Salah satu bentuk ventilasi yang ia sarankan adalah dengan memasang jendela boven. Ventilasi ini tidak perlu dibuka atau ditutup. Dari luar pun tidak bisa mengintip ke dalam. Namun, di pertemuan dua kaca atas dan bawah terdapat jarak untuk jalur keluar dan masuk udara.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Toilet Nggak Bisa Disiram Bikin Jengkel, Ini 5 Biang Keroknya



    Jakarta

    Salah satu masalah umum yang sering terjadi pada toilet adalah sistem penyiraman yang tidak berfungsi. Kejadian ini pastinya akan sangat menjengkelkan bagi penghuni rumah.

    Penyiraman toilet tidak berfungsi karena alasan, seperti rantai yang terputus, penutup yang rusak, level air rendah, pelampung yang rusak, sumbatan pada tepi saluran, atau sekedar penyumbatan saluran pembuangan yang perlu dibersihkan dengan penyedot.

    Dilansir dari The Spruce, berikut penjelasan beberapa penyebab toilet tidak bisa disiram yang membuat aktivitas kamu terganggu.


    Tuas Terputus

    Jika toilet memiliki sistem tuas penyiraman, ada kemungkinan tuas tersebut telah terlepas dari penutup. Tuas tersebut biasanya terpasang pada penutup dengan rantai yang longgar.

    Untuk memperbaikinya, lepaskan tutup tangki toilet dan periksa apakah tuas serta penutup masih terhubung. Jika rantai terlepas, pasang kembali dan uji penyiraman toilet. Jika rantai rusak atau putus seluruhnya, kamu harus menggantinya.

    Toilet Tersumbat

    Sumbatan merupakan salah satu masalah paling umum yang menyebabkan toilet tidak dapat disiram. Kebanyakan penyumbatan toilet disebabkan oleh terlalu banyak tisu toilet yang menyumbat saluran pembuangan dan mencegah pembuangan limbah tambahan.

    Kamu bisa mengatasinya menggunakan penyedot untuk mendorong udara dan air melalui saluran pembuangan, sehingga sumbatan dapat disingkirkan. Sebelum memulai, pastikan level air di mangkuk toilet cukup rendah sehingga penyedotan tidak akan meluap.

    Pelampung Rusak atau Terhalang

    Pelampung biasanya diletakkan di atas air dalam tangki toilet. Saat air mencapai level tertentu, pelampung akan menutup katup pengisian, sehingga air tidak dapat masuk ke tangki.

    Kamu dapat menyelesaikan masalah ini dengan mengganti pelampung, membuang segala penghalang, atau mengatur ketinggian pelampung sehingga toilet terisi cukup banyak untuk menyiram toilet.

    Penyumbatan Rim Jet

    Rim jet adalah lubang kecil di bagian bawah tepi mangkuk toilet. Toilet akan kesulitan menyiram jika lubang ini tersumbat oleh endapan mineral atau kotoran.

    Bersihkan jet dengan cuka dan sikat toilet atau sikat gigi bekas untuk memecah endapan mineral dan menghilangkan sumbatan pada rim jet.

    Flapper yang Rusak

    Pembilasan yang lemah dapat menjadi tanda katup yang rusak atau tidak berfungsi. Katup berfungsi untuk menutup celah antara tangki toilet dan mangkuk toilet, serta jika katup melengkung atau robek maka air akan mengalir dari tangki ke mangkuk toilet.

    Toilet tidak dapat menyiram dengan baik jika tangki airnya tidak cukup. Untuk mengatasi masalah ini, belilah katup toilet baru yang kompatibel dengan rakitan katup pembilas yang ada.

    Lepas dan ganti katup lama, lalu periksa apakah tangki toilet terisi dengan baik. Setelah penuh, siram toilet untuk memastikan semuanya berfungsi kembali.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang 7 Benda Ini ke Lubang Kloset, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu benda yang sangat penting di kamar mandi. Kloset digunakan untuk buang air besar maupun kecil. Namun, terkadang ada beberapa benda yang ikut dibuang melalui lubang kloset.

    Padahal, dengan membuang benda-benda yang tidak seharusnya dibuang ke kloset bisa membuatnya tersumbat. Bisa saja kamu melakukan hal itu tanpa sadar atau bahkan disengaja karena terlihat tidak berbahaya.

    Namun, ada beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Apa saja itu? Berikut informasinya.


    Tisu

    Ilustrasi tisu basahIlustrasi tisu basah Foto: Istock

    Tisu merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke dalam lubang toilet. Padahal, benda itu tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, menurut J.Blanton Plumbing, membuang tisu ke dalam lubang kloset bisa menghambat saluran pipa pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya kamu membuang tisu ke dalam tempat sampah, bukan lubang kloset.

    Pembalut

    Pembalut juga merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke lubang toilet. Padahal, apabila pembalut dibuang ke dalam lubang kloset bisa menyerap air dan ketika di-flush bisa menghambat saluran pipa yang menyebabkan toilet meluap.

    Rambut

    Girl holding her hair in her hand. Hair care concept. Shampoo. Haircut needed.Ilustrasi rambut. Foto: Getty Images/iStockphoto/Cristalov

    Membuang rambut ke dalam lubang kloset juga bisa menyebabkan masalah pada toilet di kemudian hari. Rambut biasanya menempel pada pipa, apabila jumlahnya banyak bisa menyebabkan pipa mampet. Jangan buang gumpalan rambut ke dalam lubang kloset. Gunakan penutup saluran air untuk melindungi saluran air dan wastafel.

    Obat-obatan

    Jangan pernah membuang obat-obatan ke lubang kloset. Dilansir dari House Digest, membuang obat-obatan ke dalam kloset bisa memengaruhi sumber air dan pasokan air. Efeknya bisa berbahaya dan beracun.

    Puntung Rokok

    Ilustrasi Puntung Rokok di PantaiIlustrasi Puntung Rokok. Foto: (iStock)

    Membuang puntung rokok ke dalam lubang kloset bisa menyebabkan masuknya bahan kimia berbahaya ke dalam sistem air. Selain itu, puntung rokok yang dibuang ke dalam kloset tidak selalu langsung masuk ke saluran pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya setelah mematikan rokok langsung dibuang ke tempat sampah.

    Minyak dan Lemak

    Jangan membuang minyak maupun lemak ke dalam lubang kloset. Bahan-bahan tersebut bisa mengeras dan menempel pada lapisan dalam pipa yang bisa menyebabkan penyumbatan.

    Air Sabun

    Melansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.

    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    Itulah beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! WC Mampet Bisa Kembali Normal dengan 5 Cara Ini


    Jakarta

    Salah satu masalah yang kerap ditemui di kamar mandi adalah WC mampet atau macet sehingga kotoran tidak bisa terbuang. Ini dapat menjadi masalah besar apabila di rumah hanya memiliki 1 kamar mandi.

    Kebanyakan dari kamu yang baru pertama kali mengalami WC mampet pasti bingung bukan main. Kenapa tombol flush tidak mau berfungsi? Apa yang harus dilakukan?

    Sebelum mencari cara mengatasinya, kamu harus tau penyebab WC mampet. Penyebab paling umum adalah adanya penyumbatan di dalam toilet. Benda-benda ini menutupi jalannya air kotoran dari WC sehingga tidak dapat masuk ke area septic tank. Maka dari itu, sering ada peringatan dilarang untuk membuat tisu, makanan, kertas, atau benda yang tidak dapat terurai dan keras ke dalam WC.


    Cara untuk mengatasi WC mampet ternyata tidak perlu sampai dibongkar. Dirangkum dari Caccia Plumbing dan Apartment Therapy, berikut caranya.

    Cara Mengatasi WC Mampet Tanpa Harus Bongkar

    1. Tuangkan Sabun & Air Panas

    Jika kamu memiliki sabun cuci piring, ambil sekitar 1 sendok air sabun ke dalam air panas. Perhatikan air tersebut bukan air yang baru saja mendidih. Kamu harus mendiamkan air tersebut beberapa saat dahulu. Setelah dirasa air panas tersebut aman, tidak panas mendidih, tuang ke dalam WC dan tunggu beberapa saat. Setelah itu, coba flush WC atau siram kotoran secara manual.

    Fungsi dari campuran sabun adalah untuk mengurai minyak dan dan kotoran dengan asumsi penyumbatan karena dua hal tersebut.

    2. Cobalah Soda Kue & Cuka

    Soda kue adalah bahan yang ampuh membersihkan segala jenis noda. Bahkan untuk penyumbatan pada pipa juga bisa menggunakan bahan ini. Peran soda kue akan bekerja secara efektif dan cepat apabila dicampurkan dengan cuka.

    Ada pun untuk cara menggunakannya, kamu bisa mengikuti cara berikut.

    • Tuangkan satu cangkir soda kue ke dalam mangkuk. Diamkan selama beberapa menit.
    • Tambahkan dua cangkir cuka secara perlahan.
    • Diamkan kembali campuran tersebut selama satu jam
    • Siram larutan tersebut ke toilet.
    • Jika toilet masih belum mengering, mungkin perlu melakukan proses ini lagi dan mendiamkan larutan tersebut semalaman.

    3. Pakai Auger

    Auger adalah salah satu alat yang didesain memang untuk mengatasi WC mampet. Layaknya memiliki lengan yang panjang dan elastis, alat ini bisa masuk ke dalam pipa pembuangan WC seperti ular. Alat ini berbentuk koil fleksibel yang dapat dipanjang-pendekkan sampai ke dalam lubang.

    Setelah kamu memasukkan alat ini ke dalam WC, kamu tetap perlu mendorong dan memutar engkol secara perlahan. Putar beberapa kali dan lakukan gerakan dorong dan tarik sampai air mengalir lancar.

    4. Manfaatkan Kawat Hanger

    Jika kamu tidak memiliki Auger, kamu bisa memanfaatkan hanger atau gantungan baju yang terbuat dari kawat. Cara ini memang membutuhkan obeng yang bisa membuka kaitan antar hanger. Penggunaannya mirip dengan Auger, dimasukkan ke dalam lubang WC lalu didorong dan diputar secara perlahan. Lakukan secara berulang hingga sumbatan terurai.

    5. Panggil Tukang Sedot WC

    Apabila cara sebelumnya tidak menyelesaikan masalah, kamu bisa memanggil tukang sedot WC. Mereka memiliki peralatan lebih lengkap untuk mengatasi WC mampet tanpa harus bongkar.

    Itulah beberapa cara untuk mengatasi WC yang mampet. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kunci Pintu Macet dan Tak Dapat Diputar? Ini 3 Biang Keroknya!


    Jakarta

    Bagi kamu yang menggunakan pintu dengan kunci konvensional, pernahkah mengalami kesulitan ketika mengunci pintu? Biasanya masalah ini ditandai kamu tidak bisa mengunci pintu dalam sekali putar. Seperti ada beda keras yang menahan ujung kunci.

    Alhasil kamu perlu berkali-kali memutar kunci, bahkan sampai harus mengangkat sedikit handle pintu agar dapat terkunci.

    Penyebab pintu tiba-tiba tidak mau terkunci karena adanya pergeseran letak kunci dengan lubangnya, bisa pula karena logam pada pintu memuai membuat gagang pintu longgar sehingga posisi kuncian di pinggir pintu tidak pas.


    Sebenarnya hambatan ini mudah diperbaiki, bahkan tanpa perlu mengganti pintu. Dilansir weekand.com berikut beberapa cara mengatasi pintu yang susah terkunci tanpa bantuan tukang.

    1. Periksa Pelat Striker Pintu

    Jika pintu tidak mau terkunci, coba lihat apakah pelat striker pintu longgar atau terlepas. Pelat striker pintu adalah baja yang dipasang di sekitar lubang pada kerangka pintu yang menempel dinding. Pelat striker ini tidak bisa bergerak karena sudah menempel pada kayu, aluminium, atau bahan lainnya pada pintu.

    Fungsi dari pelat striker pintu untuk membuat tampilan lubang masuk pengunci pintu terlihat lebih rapi dan tidak mudah rusak. Namun, apabila terjadi pemuaian pada logam pintu, maka posisi kunci dari pintu tidak akan pas dengan pelat striker. Cara memperbaikinya, kamu bisa dahulu jika tidak ada benda keras yang berada di lubang kunci, kemudian perbaiki posisi pelat tersebut.

    2. Cek Engsel Pintu

    Setelah itu, cek engsel pintu atau sendi-sendi pintu yang membantu pintu dapat berbuka dan tertutup. Engsel juga bisa pemuaian karena cuaca. Pemuaian membuat engsel lebih longgar dan pintu akan sedikit bergeser. Posisi pintu yang berubah membuatnya sulit ditutup karena posisi kaitan kunci dengan lubang tidak pas.

    Cara mengatasinya bisa dengan melepas sekrup pada satu engsel. Kemudian, letakkan selembar karton di bawah pintu agar tidak terlalu miring. Pasang lagi engsel dan kencangkan sekrupnya. Cabut karton, coba tutup pintunya. Jika kaitnya tidak sepenuhnya terkunci, kamu perlu menambahkan karton lagi di bawah pintu agar posisi kembali pas.

    Apabila kamu belum ada waktu untuk memperbaiki engsel, kamu bisa mengunci pintu rumah dengan cara diangkat sedikit gagang pintu saat mengunci.

    3. Lepaskan Gagang Pintu

    Cara terakhir adalah dengan melepas gagang pintu. Hal ini untuk mengetahui apakah gagang tersebut kencang atau longgar. Cara melepang gagang pintu adalah dengan memakai obeng, pisau dempul tipis. Komponen kecil seperti sekrup simpan di tempat yang benar agar tidak hilang. Sekrup gagang pintu yang perlu dicek dan dilepas terletak di bagian dalam rumah dan biasanya di pinggiran badan gagang pintu.

    Pakai pisau dempul atau obeng ke dalam badan gagang pintu yang panjang. Lepaskan badan gagang pintu secara perlahan hingga menyisakan bagian pintu yang bolong. Jika tidak ada retak, bolong, atau keropos pada pintu dan gagang pintu, pasang kembali seperti semula dengan sekrup yang lebih kencang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com