Tag: lubang

  • Hati-hati! Kloset Berisik Usai di Siram, Bisa Jadi Tanda Rusak


    Jakarta

    Kloset duduk memiliki tombol flush yang dapat mengeluarkan air dan mendorong kotoran secara otomatis. Saat tombol ditekan, air akan tertarik dan muncul suara seperti tersedot.

    Mungkin bagian orang yang tidak memiliki kloset duduk akan terkejut mendengar suara itu, tetapi untuk sebagian yang lain tidak menghiraukannya. Di balik suara berisik itu, ternyata itu sebuah pertanda mengenai sistem pembuangan pada kloset lho.

    Dilansir The Spruce, suara berisik setelah tombol flush ditekan bisa mengindikasi adanya penumpukan kotoran dan penyumbatan pada pipa. Selain itu, suara tersebut juga memberikan tanda ada komponen pada sistem pembuangan kloset yang bermasalah.


    Setiap jenis suara bisa menandakan masalah yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasannya.

    1. Suara Mendesis Seperti Tersedot

    Suara air seperti tersedot atau masuk ke dalam pipa terdengar seperti mendesis. Ternyata ini bukan hanya karena isi ulang air dalam pipa kloset, melainkan bisa jadi ada segel yang rusak pada katup pengisi kloset.

    Suara air kloset mengisi ulang biasanya hanya hitungan detik, tetapi jika suaranya sampai 1-3 menit berarti itu ada kerusakan pada segel. Penyebab segel tersebut rusak bisa karena korosi atau karatan. Cara mengatasinya tidak lain adalah dengan menggantinya dengan yang baru.

    2. Suara Berdecit

    Terdapat 2 tipe suara yang muncul jika segel katup pengisi air kloset rusak yakni berdecit atau lebih halus lagi seperti suara siulan. Suara ini hanya terdengar sebentar hingga air dapat memenuhi kloset lagi. Jika kamu menemukan suara berdecit setelah menekan tombol flush segera bersihkan atau ganti segel katup pengisi air agar tidak menyebabkan kerusakan parah.

    3. Suara Menyiram Tiba-tiba

    Kamu pasti tahu suara ketika flush ditekan dan air menyusut. Suaranya agak keras. Apabila kamu mendengar suara tersebut bahkan saat kloset sudah tidak digunakan, jangan berfikir itu ulah hantu.

    Bisa jadi itu dikarenakan tabung isi ulang tidak terpasang dengan benar atau katup penutup toilet yang rusak. Panggil ahli pemeriksa kloset untuk memperbaiki hal ini.

    4. Suara Gelembung

    Jika kamu mendengar ada suara gelembung atau gemericik dari kloset bisa jadi itu karena pipa pembuangannya tersumbat sebagian, ada tabung isi ulang yang agak kendor, atau ada lubang yang tersumbat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Berbahaya! Barang-barang Ini Jangan Digantung di Dinding


    Jakarta

    Saat mengisi barang, kalian ingin memanfaatkan setiap sudut rumah agar tidak terlihat kosong. Beberapa barang akhirnya tidak hanya diletakkan di lantai, melainkan ada yang digantung di dinding.

    Penghuni rumah merasa barang tersebut ringan, mudah terlihat, dan indah apabila diletakkan di dinding daripada di area lain. Namun, tidak menyadari bahwa menggantung barang di dinding berbahaya dan dapat merusak rumah.

    Beberapa pemilik properti sewa atau pengurus asrama, ada yang membuat aturan untuk tidak membuat lubang atau menempel sesuatu pada dinding. Hal tersebut karena pemiliknya sadar bahwa lebih baik melarang daripada harus menanggung rugi.


    Dilansir The Spruce, berikut beberapa benda yang tak boleh digantung di dinding.

    1. Bingkai Kayu dan Logam

    Bingkai foto lebih terlihat indah dan mudah terlihat saat diletakkan di dinding. Namun, sebelum menggantung, sebaiknya hindari memakai bingkai dari kayu atau logam. Sebab, kedua bahan tersebut cukup keras. Apabila terjadi getaran hebat dikhawatirkan menimpa penghuni rumah.

    2. Cermin

    Cermin adalah benda yang dapat membantu seseorang melihat penampilannya. Biasanya cermin diletakkan di tempat yang tinggi agar penggunanya tidak perlu membungkuk ketika ingin melihat kaca.

    Para ahli menyarankan agar cermin sebaiknya tidak digantung di dinding karena bobotnya yang berat dapat berbahaya saat jatuh. Apalagi cermin terbuat dari kaca, jika menimpa seseorang akan fatal akibatnya.

    3. Barang Antik dan Berharga

    Beberapa barang yang menurut seseorang berharga baik karena kenangan, harga, atau sejarah di baliknya biasanya tidak akan digunakan sebagaimana mestinya. Pemiliknya akan memajang benda tersebut dan dinikmati visualnya. Beberapa orang pun memilih memajangkan di dinding karena dapat terlihat jelas dan tidak tertutup.

    Barang antik berbobot berat tidak cocok dengan cara ini. Paku, perekat, atau tali tidak dapat menahan beratnya selamanya. Lebih baik menyimpan benda tersebut di lemari yang tertutup agar lebih aman.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak digantung di dinding.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Selain Loteng, Ini Jalan Masuk Tikus ke Rumah



    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hewan pengganggu di rumah. Selain bisa merusak barang-barang di rumah, tikus juga bisa mengkontaminasi makanan hingga mengancam kesehatan penghuninya.

    Tentunya, tikus menjadi hama yang sangat mengganggu. Tikus juga sering masuk ke rumah tanpa disadari penghuninya. Sebab, tikus dapat mudah bersembunyi dan menyelinap sehingga tahu-tahu ada di dalam rumah.

    Untuk itu, kamu perlu tahu lewat mana tikus-tikus ini masuk ke rumah. Melansir dari situs The Spruce, pada Selasa (22/04/2025), terdapat 5 jalan masuk tikus ke dalam rumah sebagai berikut.


    Celah dan Lubang

    Tikus memiliki kemampuan sensorik yang luar biasa dalam hal penciuman dan mengenali suhu. Mereka dapat dengan mudah mendeteksi celah tempat udara hangat yang mengalir keluar dari dalam ruangan. Pada celah ini, tikus akan menyelinap dengan mudah karena tubuhnya fleksibel.

    Lebih parahnya lagi, tikus bahkan bisa menggerogoti dinding kayu dengan giginya yang kuat dan tajam. Hal ini dapat menciptakan lubang baru untuk masuk ke dalam rumah.

    Pintu dan Jendela

    Pintu dan jendela juga bisa menjadi akses masuk bagi tikus. Pintu yang tidak dibersihkan dengan benar, jendela yang tidak tertutup rapat, bahkan celah di bawah pintu bisa menjadi jalan tikus masuk rumah.

    Tidak hanya lewat bawah, ternyata tikus juga bisa memanjat pintu dan jendela yang tinggi. Hal ini karena tikus adalah pemanjat yang pintar dan mampu memanjat permukaan bertekstur apapun.

    Saluran Pembuangan dan Pipa

    Tikus juga bisa merangkak melalui pipa dan masuk melalui wastafel, pancuran, bahkan bak mandi di kamar mandi. Jika kamu menemukan tikus masuk melalui saluran pembuangan, maka sebaiknya periksa pipa secara menyeluruh dan tutup semua retakan, celah, dan sambungan yang rusak. Sebab, tikus juga bisa berkembang biak di selokan.

    Atap dan Ventilasi

    Siapa sangka tikus bisa berjalan di sepanjang kabel, memanjat talang, bahkan melompat dari dahan pohon untuk bisa naik ke atap. Sebab, atap menjadi salah satu jalur potensial bagi tikus, seperti ventilasi, celah, hingga jendela atap.

    Begitu berada di atap loteng, tikus akan membangun sarang, menggerogoti langit-langit rumah, hingga menggigit kabel. Jika kamu mendengar suara aneh dari loteng pada malam hari, kemungkinan ada tikus di atas. Sebagai pencegahan, kamu bisa tutupi talang air atau ventilasi dengan kawat untuk mencegah tikus menyelinap.

    Perabotan

    Tanpa disadari, tikus juga suka bersarang di kotak kardus, furnitur berlapis kain, dan kasur yang disimpan di gudang atau garasi. Maka sebaiknya, periksa kembali perabotan rumah tersebut untuk melihat tempat persembunyian tikus.

    Itu dia beberapa jalan tikus masuk ke rumah yang seharusnya kamu tahu. Tetap waspada dan semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Lalat Limbah Muncul di Kamar Mandi? Ini Penyebab hingga Cara Basminya


    Jakarta

    Pernahkah melihat ada lalat kecil hinggap di kamar mandi? Serangga ini disebut lalat limbah dan bersarang di saluran pembuangan.

    Dilansir dari family handyman, lalat limbah hidup di saluran drainase, pipa, dan air yang tergenang. Larvanya memakan pertumbuhan berlendir di tempat tersebut.

    Larva lalat limbah sulit dilihat di dalam saluran pembuangan. Namun, penampakan lalat kecil di sekitar rumah seperti di kamar mandi dan dapur merupakan tanda ada larva bersarang di saluran pembuangan.


    Lantas, kenapa lalat limbah muncul di kamar mandi ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Lalat Limbah Muncul di Kamar Mandi

    Inilah alasan lalat limbah kerap ditemukan di kamar mandi.

    1. Lapisan Mikroorganisme di Saluran Pembuangan

    Lalat limbah tertarik pada bahan yang berbau busuk. Nah, lapisan pertumbuhan mikroorganisme yang terbentuk di saluran pembuangan menjadi tempat yang cocok bagi larva lalat limbah untuk tumbuh.

    Terlepas dari seberapa bersihnya penghuni rumah, semua yang masuk ke saluran pembuangan akan membentuk lapisan bahan organik.

    2. Saluran Pembuangan Jarang Digunakan

    Lalat ini biasanya mulai berkembang biak di saluran pembuangan yang jarang digunakan, seperti kamar mandi tamu. Hal ini memungkinkan tempat berkembang biak bagi lalat limbah.

    Cara Cegah Lalat Limbah di Kamar Mandi

    Inilah beberapa cara untuk mencegah lalat limbah muncul di kamar mandi.

    1. Sering Gunakan Saluran Pembuangan

    Cara terbaik untuk mencegah lalat limbah muncul adalah menggunakan saluran pembuangan secara normal.

    2. Bersihkan Sumbatan Saluran Pembuangan

    Pastikan saluran pembuangan tidak ada kebocoran atau sumbatan. Dalam beberapa kasus, S-trap pada wastafel perlu dilepas dan dibersihkan.

    3. Pasang Penutup Saluran Pembuangan

    Pasang penutup atau penyumbat saluran pembuangan yang jarang digunakan. Langkah ini dapat membantu menghentikan lalat limbah masuk ke dalam saluran pembuangan.

    Cara Membasmi Lalat Limbah

    Berikut ini langkah yang bisa dilakukan untuk membasmi lalat limbah di kamar mandi.

    1. Cari Sumber Lalat Limbah

    Pertama, kenali saluran pembuangan tempat lalat limbah bersarang. Caranya dengan memasang selotip untuk menutup saluran pembuangan dekat tempat muncul lalat limbah.

    Lalat kecil ini akan tersangkut pada selotip saat mereka mencoba meninggalkan saluran pembuangan.

    2. Bersihkan Saluran Pembuangan

    Kemudian, bersihkan saluran pembuangan tersebut. Jangan terpaku untuk membunuh lalat limbah, tetapi menghilangkan sarangnya.

    Gunakan sikat dengan tongkat panjang untuk menyikat saluran pembuangan. Langkah ini untuk menghancurkan lapisan mikroorganisme dan larva lalat limbah.

    Siram saluran pembuangan dengan campuran ½ gelas gara, ½ gelas soda kue, dan 1 gelas cuka. Siapkan campuran tersebut dalam mangkuk besar dengan urutan garam, soda kue, lalu cuka.

    Keesokan harinya, siram air mendidih ke saluran pembuangan untuk membuang residu larva dan telur lalat limbah. Ulangi langkah ini bila diperlukan.

    3. Pasang Perangkap Lalat Limbah

    Lalat yang tersisa akan menghilang setelah saluran pembuangan dibersihkan Sebab, tempat berkembang biak lalat sudah dihilangkan.

    Untuk mengusir lalat yang masih berkeliaran, buatlah perangkap dengan membungkus bagian atas mangkuk kecil berisi cuka sari apel dengan plastik pembungkus. Buat lubang kecil pada plastik agar lalat bisa masuk.

    Tinggalkan perangkap ini dekat saluran pembuangan. Lalat limbah akan tertarik dengan rasa manis cuka sari apel dan akan merangkak ke dalam mangkuk. Saat sudah masuk, lalat kecil itu akan kesulitan untuk keluar lagi.

    Itulah tips seputar lalat limbah di kamar mandi. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Kerak Kuning di WC? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang cepat kotor, terutama bagian WC. Nggak heran, WC memang cepat kotor karena digunakan untuk membuang kotoran.

    Kalau sudah muncul kerak di WC, itu tandanya kamar mandi atau toilet sudah kotor. Kerak ini cukup sulit untuk dibersihkan, sehingga tidak cukup disiram dengan air.


    Lantas, apa yang bikin kerak muncul di WC dan bagaimana cara membersihkannya? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab WC Berkerak

    Menurut Simply Spotless, lubang WC berkerak akibat jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan WC. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban WC yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.

    Warna kerak pada WC cukup beragam tergantung pada penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Cara Bersihkan Kerak pada WC

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Jika menemui WC muncul kerak kuning, berikut cara menghilangkan seperti yang dikutip dari Real Simple.

    1. Pakai Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka bisa menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang WC, siramlah cuka ke permukaan WC yang berkerak, ,alu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pakai Pasta Boraks

    Cara alternatif untuk membersihkan WC berkerak adalah menggunakan pasta boraks. Campurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Cegah WC Berkerak

    WC dipastikan tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan anti bakteri yang bisa dibeli di warung terdekat. Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan anti bakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ngengat Kain Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari



    Jakarta

    Sering menemukan lubang-lubang kecil pada pakaian? Bisa jadi itu tanda pakaian digigit oleh ngengat. Walau ada serangga lain yang bisa jadi pelakunya, yakni kumbang karpet, tetapi ia lebih mudah dibasmi daripada ngengat.

    Namun, tidak semua ngengat dapat menggerogoti pakaian karena sebetulnya mereka makan tanaman. Jadi, yang menggerogoti pakaian hanyalah ngengat kain atau clothes moth.

    Dilansir dari situs NY Times, ngengat kain berukuran sekitar 1 cm dan memiliki warna kuning atau keabu-abuan. Ngengat kain akan mencari tempat yang gelap, hangat, dan lembap untuk bertelur, seperti pakaian kotor apalagi jika ada noda keringat dan noda makanan.


    Clothes moths (T. bisselliella )/ngengat kainClothes moths (T. bisselliella )/ngengat kain Foto: via Michigan State University

    Larva ngengat berukuran sangat kecil dan tertutup oleh lapisan perekat. Larva-larva ini yang akan memakan kain. Mereka juga sangat menyukai serat yang berasal dari hewan, seperti wol, bulu halus, dan kasmir. Salah satu mengetahui adanya larva ngengat kain yaitu terdapat jaring seperti ingus kering.

    Hal yang Harus Dilakukan Jika Ada Ngengat Kain di Lemari

    Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

    Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

    Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

    Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

    Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Dikutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

    Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Lokasi di Rumah yang Jadi Sarang Serangga, Wajib Cek!



    Jakarta

    Meskipun segala sudut ruangan di rumah terasa bersih, tidak menutup kemungkinan hadirnya serangga. Sebab, serangga suka muncul di area yang sering tidak disadari penghuninya.

    Melansir dari situs Real Simple, setidaknya terdapat 6 area di rumah yang ternyata disukai serangga. Pastikan mengecek keenam area ini dan membersihkannya ya.

    Loteng

    Loteng merupakan tempat tersembunyi di atap rumah yang pasti jarang dicek oleh pemilik rumah. Padahal, loteng menjadi titik masuk bagi kecoa, tikus, dan hama yang lain karena terdapat celah-celah sebagai akses keluar masuk.


    Tempat Sampah

    Jika ada kaleng minuman yang dibuang ke tempat sampah dan tidak dibersihkan terlebih dahulu, cairan manis yang tertinggal dapat mengundang serangga. Oleh karena itu, sebelum membuang sampah seperti bekas makanan atau minuman, upayakan bilas atau cuci terlebih dahulu.

    Furnitur Kayu

    Pemilik rumah jarang menyadari jika furnitur kayu atau pintu dan jendela menjadi tempat yang bisa mengundang serangga apabila kayu tersebut lapuk. Tandanya adalah kayu-kayu tersebut lembap dan rusak. Untuk itu, ganti furnitur kayu yang sudah rusak untuk mencegah masuknya lebih banyak serangga.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi sangat menarik serangga karena kelembapannya. Residu dari pasta gigi bisa menjadi tempat berkembang biak bagi jamur dan menarik semut serta lalat. Solusinya adalah bersihkan tempat sikat gigi seminggu sekali dan biarkan sampai benar-benar kering.

    Tanaman

    Jika pemilik rumah hobi berkebun atau pecinta tanaman, tentu pasti mengetahui bahwa tanaman menjadi salah satu sarang hama dan serangga. Tetesan air dari pot tanaman merupakan surganya nyamuk. Maka, jika ada air yang menggenang di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara teratur.

    Wastafel

    Sama seperti tempat sikat gigi, wastafel menyimpan kelembapan yang berlebih. Terlebih lagi, lubang wastafel yang gelap, lembap, dan jarang dibersihkan. Oleh karena itu, disarankan membersihkan lubang wastafel menggunakan air mendidih dan cuka setiap satu bulan sekali.

    Untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah melalui area yang telah disebutkan, sebaiknya perlu dibiasakan perilaku membersihkan rumah, seperti menyingkirkan air yang tergenang, membuang sisa makanan, dan membersihkan saluran air yang tersumbat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah, Bisa Pakai Minyak Peppermint


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap muncul di dalam rumah. Selain dapat mengganggu penghuninya, kehadiran tikus juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya.

    Mengutip laman Triangle Pest, tikus sering kali muncul di atap rumah, dapur, hingga kamar mandi. Terkadang, tikus juga sering bersembunyi di sela-sela lemari atau saluran pipa air rumah.

    Kehadiran tikus di rumah biasanya karena ingin mencari makanan atau menemukan tempat yang aman untuk berkembang biak. Jika hal ini sudah terjadi, maka detikers harus segera mengusir dan membasmi sarangnya.


    Lantas, bagaimana cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Cara Mencegah Tikus Masuk ke Rumah

    Kamu bisa mencegah tikus masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara. Dikutip dari Pestline, berikut sejumlah caranya:

    1. Pakai Kamper

    Langkah yang pertama adalah menggunakan kamper. Kamu bisa membeli kamper yang dijual bebas di minimarket atau supermarket.

    Cara pakainya juga mudah, cukup tempatkan kamper di sudut-sudut rumah yang sering dilalui tikus atau diletakkan pada tempat yang punya ventilasi udara. Sebagai catatan, jauhi kamper dari anak-anak agar tidak memegang atau memakannya.

    2. Cari Tahu dari Mana Mereka Datang

    Apabila tikus sering muncul di dalam rumah, cobalah cari tahu dari mana mereka datang. Misalnya, tikus masuk dari celah di atap rumah yang bolong, maka segera tutup lubang tersebut agar tikus tidak bisa masuk lagi.

    Jangan anggap remeh jika ada lubang atau retakan di dalam rumah. Sekecil apapun lubang tersebut maka tikus dapat dengan mudah melewatinya.

    3. Pakai Minyak Peppermint

    Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan minyak peppermint. Cara ini disebut ampuh untuk mengusir tikus agar tidak datang lagi ke rumah.

    Untuk cara pakainya juga mudah, cukup oleskan minyak peppermint pada bola kapas, lalu letakkan di berbagai tempat di sekitar ruangan yang diketahui ada tikus. Sebagai catatan, pastikan minyak peppermint yang dibeli 100 persen murni karena tikus tidak menyukai aroma dari peppermint.

    4. Membersihkan Rumah Secara Rutin

    Tikus suka masuk ke rumah yang kotor dan penuh sisa makanan. Kondisi tersebut jadi tempat yang “nyaman” bagi tikus untuk bertahan hidup hingga berkembang biak.

    Apabila rumah kamu terdapat barang-barang kotor dan ditemukan sisa makanan, sudah saatnya untuk segera dibersihkan. Perlu diingat, kotoran dan air seni tikus juga bisa memicu penyakit berbahaya bagi manusia.

    5. Mengandalkan Kucing

    Selain menggemaskan, kucing juga bisa dijadikan sebagai “alat” untuk menangkap tikus di rumah. Sebab, tikus menganggap kucing adalah hewan predator yang dapat mengancam nyawanya.

    Meski begitu, cara ini terbilang kurang efektif karena tidak semua kucing memiliki naluri untuk menangkap tikus di rumah sehingga tak peduli kehadiran tikus.

    Selain itu, jika kamu tidak memiliki hewan berbulu ini di rumah sebaiknya jangan dipelihara hanya untuk menangkap tikus.

    6. Beli Perangkap Tikus

    Jika cara di atas masih belum efektif, cobalah untuk membeli perangkap tikus, salah satunya adalah lem tikus. Benda ini diklaim ampuh untuk menjebak tikus yang suka menyelinap masuk ke rumah.

    Cara kerja lem tikus adalah dengan menarik perhatian tikus agar mendekat ke perangkap, biasanya menggunakan umpan makanan agar tikus mau mendekat. Setelah tikus berjalan di atas permukaan lem, tikus akan terjebak dan tidak bisa ke mana-mana.

    Ketika tikus-tikus tersebut sudah terperangkap, kamu bisa melepasnya ke area yang jauh dari lingkungan perumahan atau diletakkan ke area yang banyak pohon dan semak belukar.

    Itu dia enam cara mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Kepala Shower biar Air Tidak Mudah Tersumbat


    Jakarta

    Shower merupakan pancuran air yang menempel pada dinding kamar mandi. Shower perlu sering dibersihkan, terutama pada bagian kepalanya. Kenapa?

    Kepala shower merupakan bagian penting dari shower karena dari bagian ini, air dapat keluar. Namun, bagian ini sayangnya terkadang suka dilewatkan saat membersihkannya karena letaknya agak tinggi dan terkadang terlihat bersih.

    Padahal sama seperti perangkat lain di kamar mandi, kepala shower perlu dibersihkan. Sebab, terkadang tekanan air yang mengecil setiap digunakan bisa jadi bukan salah dari pipa air, melainkan karena ada lubang yang terutup kotoran. Selain itu, kepala shower yang jarang dibersihkan bisa membuat mengalirkan kotoran saat digunakan.


    Dilansir The Spruce berikut beberapa cara membersihkan kepala shower beserta bahan yang bisa dipakai.

    1. Siapkan Cuka

    Cara membersihkan shower terutama pada bagian kepalanya tidak bisa hanya memakai air biasa. Coba siapkan cuka sari apel dan kantong yang yang cukup untuk menutupi bagian kepala pancuran di rumah serta mampu untuk menampung air. Masukkan satu cangkir air cuka ke dalam kantong tersebut.

    2. Pasang Kantong ke Kepala Shower

    Kantong yang sudah berisi cuka sari apel tersebut pasang pada kepala shower. Air tersebut pasti cukup berat, sebaiknya gunakan selotip yang erat, atau jika ingin lebih kuat coba pakai cable ties untuk mengikat plastik tersebut.

    Biarkan kantong tersebut salama 4 jam. Pastikan saat ingin membersihkannya tidak ada orang rumah yang ingin menggunakan shower tersebut. Semakin lama waktu penutupan dengan cuka maka lebih mudah membersihkan kotoran yang mungkin menyumbat kepala shower.

    3. Sikat sampai Bersih

    Setelah empat jam, lepas kantong cuka dan sikat permukaan dan lubang dengan sikat kecil berbulu nilon atau sikat gigi bekas. Jika masih terlihat endapan di lubang nosel, gunakan tusuk gigi atau klip kertas yang diluruskan untuk mengambil kotorang pada setiap lubang.

    Apabila dirasa sudah bersih, bilas bagian dengan air bersih. Kemudian, coba nyalakan shower beberapa menit untuk melihat air yang keluar. Cara ini juga bisa mendorong kotoran keluar saat air dinyalakan.

    4. Keringkan Permukaan Shower

    Meskipun telah bersih dari noda, kepala shower tetap harus dikeringkan untuk mencegah noda air yang tercetak di permukaannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Belatung Bisa Muncul di Rumah, Ini Lokasi yang Harus Diwaspadai!



    Jakarta

    Belatung merupakan sangat menjijikan karena bentuknya dan habitatnya di lingkungan kotor Seperti tempat sampah. Akan tetapi, belatung bisa lho ditemukan dengan mudah di dalam rumah.

    Dikutip dari situs Family Handyman, Jumat (09/05/2025), belatung merupakan lalat muda alias larva lalat. Hewan ini tidak memiliki kaki, bertubuh gemuk, dan berwarna putih. Mereka menyerupai cacing kecil. Biasanya terdapat satu atau dua bintik hitam di salah satu ujungnya yang merupakan lubang pernapasan mereka.

    Biasanya belatung dapat ditemukan dalam jumlah yang banyak. Secara teknis, mereka akan berubah menjadi kepompong lalu menjadi lalat. Belatung bisa hilang dengan sendirinya jika sudah menjadi lalat dan memakan semua sumber makanan sehingga area tersebut tidak bisa lagi menjadi tempat bertelur. Bahkan, faktor cuaca yang terlalu kering atau terlalu dingin juga bisa membunuh mereka karena tidak kuat bertahan hidup.


    Namun, adanya belatung di sekitar rumah bukan berarti bisa dibiarkan begitu saja. Pemilik rumah harus waspada dan segera membersihkan belatung agar tidak menjadi sarang penyakit.

    Untuk itu, penghuni rumah harus tahu tempat-tempat di mana kemungkinan adanya belatung. Dikutip dari situs Homes and Garden, pada Jumat (09/05/2025), berikut area di rumah yang menjadi sarang belatung.

    Tempat Sampah Terbuka

    Lalat sangat tertarik kepada area kotor di rumah, termasuk tempat sampah. Sebab, mereka butuh sumber makanan yang berasal dari sisa-sisa makanan di tempat sampah. Pastikan semua sampah dimasukkan ke dalam kantong lalu tutup dengan benar.

    Jangan biarkan tempat sampah terlalu penuh sehingga tidak bisa ditutup dengan rapat. Hal ini karena lalat akan masuk melalui celah sekecil apapun. Bahkan, jika ada wadah makanan yang akan dibuang, pastikan mencucinya terlebih dahulu untuk mengurangi bau yang akan mengundang lalat.

    Selain itu, mengoleskan minyak herbal beraroma lavender atau mint sangat berguna untuk menetralkan bau sampah yang bisa mengurangi kehadiran lalat.

    Piring Kotor

    Lalat akan hinggap pada sisa makanan lalu bertelur yang menjadi cikal bakal timbulnya belatung. Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan piring kotor di wastafel atau tergeletak begitu saja di meja dapur. Segera cuci agar tidak mengundang lalat.

    Hal ini juga berlaku jika pemilik rumah memiliki hewan peliharaan. Pastikan untuk selalu membersihkan sisa makanan hewan peliharaan. Jangan membiarkan makanan mereka terbuka karena lalat akan tertarik.

    Halaman Rumah

    Belatung juga bisa ditemukan di area halaman rumah, seperti ada kotoran hewan peliharaan, bangkai binatang, atau kompos. Sebab, lalat sangat tertarik dengan bahan organik yang sudah rusak karena bahan tersebut menyediakan banyak makanan bagi belatung.

    Namun, jika sudah menemukan belatung di area tertentu, maka langsung dibuang dengan penyedot debu atau tisu. Buang belatung jauh dari area rumah. Akan tetapi, jika merasa jijik atau mual maka bisa bunuh belatung dengan campuran bahan yang terdiri dari garam, cuka putih, air mendidih, dan pestisida.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com