Tag: lukisan

  • Pajang Lukisan hingga Foto Keluarga di Rumah, Bolehkah Hukumnya Menurut Islam?



    Jakarta

    Kita ingin mendandani rumah kita agar terlihat estetik dan nyaman ditinggali. Salah satu cara untuk mendekorasi rumah adalah dengan memajang barang-barang seperti patung, lukisan atau hanya foto keluarga.

    Nah bagaimana hukumnya menurut Islam? Apa ajaran Islam memperbolehkan kita memajang barang-barang tersebut?

    Patung

    Patung kerap dijadikan sebagai pelengkap interior rumah. Namun, keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam justru tidak dianjurkan meskipun sekadar menjadi pajangan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.


    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    Ilustrasi lukisan aliran impresionisme Pierre-Auguste RenoirIlustrasi lukisan aliran impresionisme Pierre-Auguste Renoir Foto: Dok. BBC

    Lukisan

    Karya seni lainnya yang dilarang dalam Islam adalah lukisan manusia dan hewan yang terlalu detail hingga menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti pada Rabu (21/3/2024).

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    Cerita Para Musisi Soal HIV/AIDS dalam Bingkai FotoCerita Para Musisi Soal HIV/AIDS dalam Bingkai Foto Foto: Chelsea Olivia Daffa

    Foto

    Sebagai gantinya, interior rumah bisa dihias dengan karya seni dari hasil fotografi, dibandingkan menyimpan patung atau lukisan.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Foto di Dinding Ruang Tamu agar Aesthetic


    Jakarta

    Menghias dinding ruang tamu dengan foto bisa menjadi cara untuk menampilkan kenangan berharga. Namun, menatanya dengan benar dan enak dilihat menjadi tantangan tersendiri.

    Sehingga, pemilihan bingkai dan penempatan yang ideal membutuhkan pertimbangan agar hasilnya memuaskan. Tentunya kegiatan ini akan menyenangkan jika dilakukan bersama dengan anggota keluarga. Berikut beberapa cara menata foto dinding ruang tamu.

    Cara Menata Foto Dinding Ruang Tamu

    Cara menata dinding ruang tamu memang terkesan sederhana, namun konsepnya perlu dipikirkan dengan baik. Berikut beberapa rekomendasinya.


    1. Gantung Foto Secara Sejajar

    Ilustrasi ruang tamu minimalisIlustrasi ruang tamu minimalis Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

    Tak hanya memanfaatkan ruang, rangkaian foto di dinding bisa memberikan kesan yang nyaman pada suatu tempat. Kamu dapat memasang bingkai foto dengan ukuran sama secara sejajar.

    Memasangnya di belakang sofa yang kosong bisa jadi ide yang menarik. Pilih warna netral dengan bingkai sederhana. Menurut Living Cozy, pastikan rangkaian foto tersebut berukuran setidaknya dua pertiga dari lebar sofa.

    2. Padukan Foto, Lukisan, dan Karya Lainnya dengan Berbagai Ukuran

    Ruang tamuRuang tamu Foto: (Louisa dan Fyodor:Good House Keeping)

    Menurut Molly Torres Portnof dari Date Interiors, pemilik rumah dapat memadukan lukisan, foto, hingga gambar yang unik pada dinding ruang tamu. Penataannya bisa mencakup berbagai ukuran foto, mulai dari yang berukuran kecil, sedang, dan besar. Jangan lupa untuk memajangnya secara simetris.

    3. Gantung Foto di Sekitar TV

    Rumah minimalis seringkali menyatukan ruang tamu dan ruang keluarga, di mana terdapat televisi di dalamnya. Mengutip Good Housekeeping, agar area TV tak terlihat membosankan, letakkan foto dengan posisi membingkai salah satu siku tv.

    4. Pajang Foto Melingkar

    Mengutip salah satu situs jual beli properti, kamu dapat memajang foto melingkar seperti jam dinding. Di sini, kamu akan membutuhkan 12 foto untuk dianalogikan menjadi angka jam dinding. Jangan lupa tambahkan aksesoris jarum jam di tengah bingkai.

    Tips Saat Memajang Bingkai Foto di Dinding Ruang Tamu

    Setelah mendapatkan konsep dalam memajang foto, ada beberapa tips yang perlu diketahui. Berikut di antaranya:

    1. Pastikan Tata Letak Sudah benar

    Rencanakan tata letak sebelum menggantung foto dan pastikan konsepnya sudah benar. Jangan sampai desain beberapa bingkai foto tidak seimbang.
    Kamu bisa meletakkan bingkai di lantai terlebih dahulu untuk menentukan bagaimana susunan idealnya.

    2. Gantung Ukuran Besar Terlebih Dahulu

    Bingkai yang berukuran besar kemungkinan besar akan menjadi titik fokus utama dan memberi pengaruh pada letak foto lainnya. Jadi, penting untuk menggantungnya terlebih dahulu sebelum bingkai yang lebih kecil.

    Ketika memasang, sisakan jarak 5 cm setiap gambar saat menggantungnya. Setelah memasang 1-2 gambar, mundur untuk melihat tata letaknya dari jauh.

    “Begitu Anda mulai menggantung bingkai, mundur sesekali untuk melihat gambarannya. (Hal ini) jauh lebih mudah untuk membuat penyesuaian kecil seiring berjalannya waktu,” kata Kepala Desainer di Keepsake, Christina Capetola.

    3. Jangan Memasang Terlalu Banyak Foto

    Memasang terlalu banyak foto bisa membuat dinding menjadi terkesan terlalu ramai. Hal ini bisa mengalihkan perhatian dari foto-foto yang paling penting. Dalam hal dekorasi rumah, lebih sedikit foto lebih baik.

    4. Pastikan Warna Bingkai Sesuai dengan Warna Dinding

    Warna dinding menjadi aspek penting yang perlu dipertimbangkan ketika akan memajang bingkai. Pastikan warna bingkai tidak bertabrakan dengan dinding atau furnitur di dekatnya.

    5. Jangan Gantung Foto Terlalu Tinggi

    Menggantung foto terlalu tinggi menjadi kesalahan umum yang seringkali dilakukan. Jadi, pastikan foto tetap enak untuk dipandang.

    Itulah sejumlah cara menata foto di dinding ruang tamu. Semoga menginspirasimu detikers.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mengubah Kamar yang Sempit Terlihat Lebih Luas dan Nyaman


    Jakarta

    Sebagai tempat paling sering ditempati di rumah, kamu pasti menginginkan kamar tidur dibuat senyaman mungkin. Namun, kondisi kamarmu tidak begitu besar sehingga tidak bisa diisi begitu banyak barang di dalamnya. Lantas bagaimana cara mendekorasi kamar yang sempit agar nyaman ditempati?

    Mendekorasi kamar tidur yang sempit adalah sebuah tantangan karena ruang yang terbatas, sementara kebutuhan barang akan bertambah seiring waktu. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena saat ini banyak cara agar kamar terlihat luas, meski ruang terbatas. Karena tak banyak ruang untuk menempatkan benda dekorasi.

    Dikutip dari Klopmart, Kamis (1/8/2024), berikut tips mendekorasi kamar yang sempit jadi terlihat lebih luas dan nyaman.


    1. Pemilihan Warna yang Tepat

    Kamu bisa membuat ilusi kamar terlihat lebih luas dengan memainkan warna. Pilih warna cat yang terang atau pastel, hindari warna-warna yang gelap. Warna juga dapat memberikan efek psikologis pada suasana hati dan kenyamanan dalam ruangan. Warna terang dapat menciptakan atmosfer yang lebih tenang dan santai, yang dapat membuat kamu merasa lebih nyaman dalam ruangan sempit.

    Kamu juga dapat menggunakan warna dengan cerdik untuk menciptakan titik fokus dalam ruangan yang sempit. Misalnya, dinding dengan warna yang lebih cerah dapat menjadi latar belakang yang sempurna untuk menonjolkan sebuah lukisan atau barang dekoratif.

    2. Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Saat ini sudah banyak inovasi dilakukan pada perabotan rumah. Satu benda yang sebelumnya hanya diperuntukkan satu fungsi, saat ini bisa dimanfaatkan untuk beragam hal. Salah satunya adalah kasur. Selain jadi tempat tidur, kasur juga bisa digunakan untuk tempat penyimpanan sehingga bisa menghemat tempat.

    Kamu bisa menggunakan tempat penyimpanan tersebut untuk meletakkan pakaian, sprei, atau barang-barang lainnya tanpa perlu memiliki lemari tambahan. Jika kamu memerlukan meja samping di sebelah tempat kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat. kamu dapat melipatnya saat tidak digunakan untuk menghemat ruang.

    3. Pakai Perabotan yang Minimalis

    Ruangan yang tidak begitu luas, sebaiknya menggunakan bentuk perabotan yang mudah ditempatkan dan tidak makan tempat. Memilih lemari pakaian dengan pintu geser lebih efisien dalam penggunaan ruang daripada lemari dengan pintu yang terbuka ke luar. Pasang rak dinding di dinding kamar kos kamu untuk menyimpan buku, dekorasi, atau barang-barang kecil lainnya tanpa mengambil banyak ruang lantai.

    Jika kamu memiliki meja rias di kamar kos, pertimbangkan meja yang dapat dilipat agar tidak mengganggu ruang ketika tidak digunakan. Gunakan ruang di bawah tempat tidur dengan menyimpan kotak penyimpanan atau laci bawah tempat kos untuk menyimpan barang-barang seperti seprai atau outfit kamu.

    4. Hindari Meletakkan Banyak Barang di Kamar

    Jika perabotannya sudah minimalis, kamu tidak membutuhkan banyak barang di kamar. Lalu, untuk dekorasi kamar juga tidak perlu terlalu berlebihan. Dengan dekorasi sederhana, kamu dapat menciptakan kesan visual bahwa kamar kos kamu lebih luas daripada yang sebenarnya. Desain yang terlalu rumit atau berlebihan dapat membuat ruangan terasa sesak dan berantakan. Dekorasi sederhana memungkinkan kamu untuk memaksimalkan penggunaan ruang tanpa mengisi ruang dengan barang-barang yang tidak perlu.

    5. Hindari Menempelkan Banyak Dekorasi di Dinding

    Warna cat sebenarnya sudah cukup untuk mendekorasi kamar. Namun, jika kamu merasa butuh menambahkan lukisan atau poster untuk memberikan fokus pada kamar, tempelkan seperlunya agar tidak terlihat berantakan.

    Pilih seni dinding yang vertikal dan ramping, seperti lukisan atau poster panjang. Ini akan membantu memanfaatkan ruang vertikal dan mengarahkan pandangan ke atas, menciptakan ilusi ketinggian yang lebih besar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Ide Warna Cat Rumah yang Bagus, Cerah, dan Nggak Norak


    Jakarta

    Pemilihan warna cat rumah baik interior maupun eksterior perlu dipikirkan dengan matang. Pasalnya, cat yang dipilih mampu mempengaruhi tampilan rumah secara keseluruhan, mulai dari kesan yang tercipta, nuansa, dan estetikanya.

    Tapi, bagaimana dengan orang yang suka warna-warna cerah? Apakah warna tersebut cocok dipilih sebagai cat rumah? Tenang saja, warna cerah seperti kuning dan pink bisa banget diaplikasikan di dinding hunianmu. Warna-warna itu juga tidak memberikan kesan norak kok.

    Kamu bisa temukan inspirasi warna cat rumah cerah yang tetap menciptakan kesan bagus dan tidak mencolok di bawah ini.


    Ide Warna Cat Rumah yang Bagus dan Cerah

    Mengutip dari Good Housekeeping, The Spruce, dan HGTV, berikut sejumlah cat warna cerah yang bisa dijadikan referensi untuk bagian dalam rumah:

    1. Light Blue

    Light Blue.Light Blue. Foto: Michael Kaskel/dok. Good Housekeeping.

    Light blue bisa jadi pilihan warna yang tepat untuk bagian dalam hunian. Kamu dapat mengaplikasikan warna ini untuk ruang tamu, ruang keluarga, maupun kamar tidur.

    Warna birunya cerah tetapi tidak mencolok, justru menciptakan kesan teduh dan suasana tenang. Untuk warna biru cerah lainnya yang adem, bisa coba powder blue dan slate blue.

    2. Peach

    Peach.Peach. Foto: dok. Liz Goldberg/dok. Good Housekeeping.

    Kalau ingin warna yang agak berani namun tetap manis, kamu dapat memilih peach. Kombinasi oranye dan pink mampu menghasilkan peach yang bernuansa lembut dan hangat. Warna ini sering dikaitkan dengan buah persik yang memiliki kulit berwarna oranye mudah dengan sentuhan sedikit merah muda.

    Cat berwarna peach dapat kamu aplikasikan di dinding ruang tamu. Padukan warna ini dengan sofa bernuansa hangat seperti taupe dan aksesoris seperti bantal yang kontras. Trik ini bisa melembutkan warna peach yang agak menyala.

    3. Putih

    Putih.Putih. Foto: dok. Leela Cyd/dok. Good Housekeeping.

    Putih menjadi warna cerah yang umum dipilih banyak orang. Warnanya mampu membuat rumah tampak luas, terang, dan bersih. Apalagi jika dinding maupun plafon seluruhnya dicat warna satu ini.

    Kalau ingin ruangan yang lebih “hidup”, cat putih bisa dipadukan dengan furnitur berwarna-warni seperti biru dan hijau yang mencolok. Ada sejumlah cat warna putih yang menjadi opsi, yaitu warm white, cool white, bright white, chalky white, dan ivory.

    4. Abu-abu Muda

    Abu-abu Muda.Abu-abu Muda. Foto: dok. Riki Snyder/dok. Good Housekeeping.

    Warna cerah lainnya yaitu abu-abu muda. Warnanya yang terang tapi kalem memberikan kesan tenang dan teduh. Dijamin tidak akan menyesal memilih warna ini untuk menghias rumahmu.

    Kamu juga dapat memilih furnitur berwarna kuning atau cokelat kayu untuk menciptakan kontras yang elegan .

    5. Hijau Sage

    Hijau Sage.Hijau Sage. Foto: dok. Brie Williams/dok. Good Housekeeping.

    Kamu yang suka hijau tapi tidak ingin warna yang norak, bisa coba pilih sage. Warna ini mampu menciptakan suasana tentram dan adem. Sage dapat dikombinasikan dengan cat putih yang diaplikasikan pada jendela maupun plafon. Warna dan pola lainnya juga bisa dipadukan pada furnitur atau aksesoris di ruangan.

    6. Taupe

    Taupe.Taupe. Foto: dok. Rachel Whiting/dok. Good Housekeeping.

    Untuk warna netral yang cerah, taupe bisa pula jadi opsi tepat cat dinding ruang tamu dan ruang keluarga. Warnanya yang teduh memberikan kesan hangat dan nyaman. Agar ruangan lebih “hidup”, furnitur berwarna kontras seperti merah dan biru. Sentuhan putih dapat ditambahkan pada beberapa aksesoris.

    7. Dusty Pink

    Dusty Pink.Dusty Pink. Foto: dok. Emily Gilbert/dok. Good Housekeeping.

    Pencinta merah muda boleh pilih cat dusty pink kalau ingin mewarnai rumahmu dengan warna tersebut. Warnanya yang lembut tidak memberi kesan norak. Justru dusty pink tampak netral dan cocok dipadukan dengan furnitur rumah seperti sofa biru dan meja cokelat kayu, maupun aksesoris tanaman hijau dan lukisan berbingkai putih.

    8. Beige

    Beige.Beige. Foto: dok. Brooke Holm/dok. Good Housekeeping.

    Beige bisa menjadi opsi alternatif kalau tidak ingin warna putih di rumah. Untuk menciptakan kesan elegan dan mewah, beige dapat dipadukan dengan warna merah maroon dan cokelat kayu pada furniture dan pajangan di ruangan.

    9. Kuning Emas

    Kuning Emas.Kuning Emas. Foto: dok. Valspar/dok. HGTV.

    Siapa sangka warna kuning bisa menciptakan rumah bernuansa hangat? Bisa kok, dan kamu dapat memilih warna kuning keemasan seperti di foto. Kuning di sini tidak mencolok melainkan tampak kalem dan teduh.

    Dengan dipadukan dengan aksen kayu berwarna cokelat terang, mampu menghasilkan nuansa hunian minimalis. Selain itu, warna kuning cerah lainnya yang dapat jadi opsi yaitu pale yellow dan cheerful yellow.

    10. Biru Periwinkle

    Biru Periwinkle.Biru Periwinkle. Foto: dok. Rob Karosis/dok. The Spruce.

    Ada lagi warna biru terang yang tidak norak yaitu periwinkle. Ini adalah kombinasi biru dan ungu yang menghasilkan warna cantik. Biru periwinkle dapat jadi opsi tepat untuk cat rumah bagian luar kalau ingin warna yang anti mainstream. Bisa dipadukan dengan warna putih pada jendela dan pintunya.

    Nah, itu tadi 10 ide cat warna rumah yang bagus dan cerah. Kalau kamu suka warna yang mana nih?

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Benda yang Kalau Disimpan di Rumah Bisa Bikin Dosa


    Jakarta

    Seorang Muslim tentu ingin tinggal di rumah yang penuh keberkahan. Namun, siapa sangka ada yang disimpan di rumah ternyata bisa bikin dosa lho.

    Selain jadi tempat beristirahat, rumah juga tempat menyimpan harta benda. Nah, dari sekian banyak harta-benda yang kamu miliki di rumah, mungkin kamu perlu cek kalau ada benda yang dilarang dalam Islam.

    Lalu, apa saja benda-benda di rumah yang bisa bikin dosa? Yuk, simak daftarnya berikut ini.


    3 Benda di Rumah yang Bikin Dosa

    Inilah sejumlah barang yang tidak boleh disimpan di rumah karena bisa menimbulkan dosa.

    1. Lukisan dan Gambar

    Karya seni berupa lukisan manusia dan hewan yang terlalu detail dan menyerupai ciptaan Allah SWT ternyata dilarang dalam Islam. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Anggota Dewan Syariah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail. Sementara lukisan berisi pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    2. Patung

    Patung terkadang menjadi hiasan yang melengkapi interior rumah. Akan tetapi, patung di rumah menurut ajaran Islam justru tidak dianjurkan. Walau sekadar menjadi pajangan pun tetap tidak diperkenankan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

    3. Perabotan Emas dan Perak

    Menurut, Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, para ulama berbeda pendapat soal larangan memiliki perabotan dari emas dan perak. Sebagian ada yang memperketat penggunaan emas, sehingga mereka mengharamkan penggunaannya untuk seluruh perabot rumah tangga.

    Hal itu dengan qiyas atau sumber hukum mengatakan menggunakan emas dan perak pada berbagai macam wadah diharamkan.

    Dari Ummu Salamah diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

    مَنْ شَرِبَ فِي إِنَاءٍ مِنْ ذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ فَإِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارًا مِنْ جَهَنَّمَ

    “Barang siapa minum dengan bejana emas atau perak, maka sebenarnya dia sedang menggodok api neraka di dalam perutnya.” (HR. Muslim no. 2065).

    Sementara itu, ada beberapa ulama ada yang berpendapat sebaliknya. Mereka setuju tidak menggunakan wadah dari emas dan perak. Namun, memperbolehkan memajang hiasan, pajangan, atau senjata dengan emas selama bukan untuk dibangga-banggakan.

    Itulah beberapa benda di rumah yang bisa menimbulkan dosa. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dilakukan! 5 Hal yang Membuat Ruang Tamu Terlihat Buruk



    Jakarta

    Semua orang pastinya ingin memiliki rumah yang terlihat bergaya dan nyaman, dengan ruangan-ruangan yang terlihat mewah dan besar. Salah satunya ruang tamu yang akan selalu diperhatikan orang saat memasuki rumah kamu.

    Memilih desain untuk suatu ruangan menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan. Seringkali tanpa sadar, banyak orang membuat pilihan desain yang justru membuat ruangan terlihat lebih kecil.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa kesalahan yang membuat ruang tamu di rumah terlihat tidak bergaya.


    Sebagian Dinding Beraksen

    Saat kamu memutuskan pilihan untuk dinding kamu, perlu pertimbangan untuk memilih dinding aksen. Memutuskan untuk memberikan aksen pada sebagian dinding merupakan hal yang akan berdampak negatif pada tampilan ruangan.

    Apabila ingin menambahkan hiasan, cat, atau wallpaper dinding, disarankan untuk mengaplikasikan ke semua dinding agar tampilannya lebih lengkap dan akan terlihat lebih mewah.

    Menggunakan Karpet yang Terlalu Kecil

    Memilih karpet yang terlalu kecil akan membuat ruangan terasa sempit, sebaiknya memposisikan furniture setidaknya semua kaki depan berada di atas karpet, sehingga disarankan untuk memilih karpet yang lebih besar.

    Jika sudah memiliki karpet yang ukurannya kecil, pertimbangkan untuk melapisinya di atas alas yang lebih besar. Hal ini juga menjadi cara untuk menambahkan lebih banyak warna dan tekstur ke ruang tamu kamu.

    Pencahayaan Standar

    Banyak orang yang berpikir bahwa pencahayaan ruang tamu cukup pada pencahayaan yang standar, hal ini akan membuat ruang tamu terasa membosankan.

    Disarankan untuk menggunakan pencahayaan berlapis yang akan membuat ruangan terlihat estetik dan akan menambah kesan artistik pada ruangan.

    Dinding Kosong

    Mungkin akan sulit untuk menemukan karya seni yang cocok untuk rumah kamu, tetapi jangan sampai membuat dinding di ruang tamu terlihat kosong terlalu lama.

    “Bila dinding ruang tamu kosong, tampilannya akan terlihat belum selesai dan murahan,” kata Emily Sturgess, pendiri Emily Sturgess Design.

    Disarankan untuk mencari foto yang kamu sukai atau lukisan dan barang-barang antik yang bisa menjadi pilihan untuk ditempel di setiap dinding ruang tamu kamu. Menggantung cermin juga bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan.

    Tidak Berlapis

    Ruangan yang terlihat murah akan terlihat tidak berlapis. Memadukan berbagai jenis tekstil untuk hasil yang lebih mewah bisa menjadi pilihan yang menarik.

    “Saat memilih bantal, cobalah untuk memadukan kain bertekstur (seperti boucle) dengan kain lain (seperti linen atau beludru) untuk menambah irama pada ruangan,” kata Anais Chaumien, pendiri Design by Anais.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Dilarang dalam Islam, Deretan Benda yang Haram Ada di Rumah


    Jakarta

    Dalam ajaran Islam, umatnya tidak hanya diajarkan mengenai cara beribadah saja. Islam juga mengajarkan berbagai pedoman hidup, termasuk bagaimana cara mengatur isi rumah.

    Islam mengajarkan tidak semua benda bisa diletakkan di dalam rumah. Sebab, ada benda-benda yang dianggap mengurangi keberkahan di dalam rumah tersebut.

    Kira-kira apa saja benda-benda tersebut? Berikut penjelasannya.


    Benda-benda yang Haram Ada di Rumah

    1. Lukisan dan Gambar

    Lukisan portrait Kaspar Hauser karya Johann Friedrich Carl Kreul.Lukisan portrait Kaspar Hauser karya Johann Friedrich Carl Kreul. Foto: Johann Friedrich Carl Kreul via Wikimedia Commons

    Dalam Islam karya seni berupa lukisan boleh dinikmati, tetapi ada batasannya. Menurut anggota dewan syariah Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono menyebutkan lukisan yang boleh dinikmati adalah yang memuat gambar pemandangan alam, pohon, atau tanaman.

    Sementara itu, untuk manusia atau hewan tidak diperbolehkan terutama yang digambarkan secara detail dari kepala hingga kaki. Maka dari itu, dianjurkan bagi muslim jika ingin melukis sebaiknya hanya menggambar beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    Berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim, menggambar manusia dan hewan terlalu detail dan menyerupai ciptaan Allah SWT, dilarang dalam Islam.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    2. Patung

    Patung SocratesPatung Socrates Foto: Osama Shukir Muhammed Amin FRCP(Glasg) (Wikimedia Commons)

    Patung terkadang diletakkan di rumah sebagai dekorasi. Bentuknya pun beragam, ada yang berbentuk tubuh manusia hingga hewan. Menurut ajaran Islam meletakkan patung di rumah sangat tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban).

    3. Perabotan Emas dan Perak

    tusuk gigi terbuat dari emastusuk gigi terbuat dari emas Foto: Dok. House of Solid Gold

    Memegang emas atau perak sebenarnya tidak haram. Namun, apabila emas dan perak diubah menjadi perabotan rumah tangga, ini yang justru menjadi pertentangan.

    Menurut, pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, para ulama berbeda pendapat soal larangan memiliki perabotan dari emas dan perak. Sebagian ada yang memperketat penggunaan emas, sehingga mereka mengharamkan penggunaannya untuk seluruh perabot rumah tangga.

    Hal itu dengan qiyas atau sumber hukum mengatakan menggunakan emas dan perak pada berbagai macam wadah diharamkan.

    Dari Ummu Salamah diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

    مَنْ شَرِبَ فِي إِنَاءٍ مِنْ ذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ فَإِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارًا مِنْ جَهَنَّمَ

    “Barang siapa minum dengan bejana emas atau perak, maka sebenarnya dia sedang menggodok api neraka di dalam perutnya.” (HR. Muslim no. 2065).

    Ada pula beberapa ulama yang berpendapat sebaliknya. Mereka setuju tidak menggunakan wadah dari emas dan perak. Namun, memperbolehkan memajang hiasan, pajangan, atau senjata dengan emas selama bukan untuk dipamerkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Patung hingga Lukisan, Ini Aturan Pajang Karya Seni di Rumah Menurut Islam



    Jakarta

    Karya seni sering digunakan sebagai dekorasi interior rumah. Karya itu bisa berupa patung, lukisan, hingga foto.

    Hiasan tersebut bermaksud menambah estetika pada rumah. Namun, tak jarang benda-benda itu menggambarkan makhluk hidup, seperti manusia dan hewan.

    Lantas, bagaimana pandangan Islam terkait dekorasi rumah itu? Berikut ini penjelasannya.


    Hukum Memajang Karya Seni di Rumah

    Inilah sejumlah karya seni yang biasa di pajang di rumah beserta ketentuan hukumnya dalam Islam.

    1. Patung

    Patung suka disimpan di sudut-sudut rumah sebagai dekorasi. Nah, sebenarnya keberadaan patung di rumah menurut ajaran Islam tidak dianjurkan.

    Meski hanya pajangan sekali pun, patung dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan dalam rumah tersebut.

    Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tarmidzi.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief).” (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)
    Relief atau patung yang dilarang dalam Islam adalah karya seni pahatan berbentuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan yang menyerupai ciptaan Allah SWT. Rumah tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan karena Malaikat enggan mengunjungi hunian tersebut.

    Anggota anggota Dewan Pengawas Syariah LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Mohamad Suharsono, mengatakan para ulama berpendapat keberadaan patung di dalam rumah seorang Muslim tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan mengurangi keberkahan rumah tersebut, malaikat rahmah enggan memasuki rumah tersebut.

    2. Lukisan

    Lukisan juga termasuk karya seni yang dilarang dalam Islam kalau menggambarkan manusia dan hewan yang terlalu detail. Sebab, karya tersebut menyerupai ciptaan Allah SWT.

    Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW seperti yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Muslim berikut.

    “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Namun untuk lukisan, terdapat beberapa keringanan dan pengecualian. Suharsono menjelaskan jika ingin melukis manusia atau hewan sebaiknya beberapa potongan saja dan tidak secara detail.

    “Kalau melukis hanya beberapa potong saja tidak seluruhnya boleh saja, tanpa kepalanya. Yang tidak boleh itu melukis yang utuh dari ujung kepala hingga kaki,” jelas Suharsono saat dihubungi oleh detikProperti beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, lukisan yang menggambarkan pemandangan alam, pohon, dan tanaman masih diperbolehkan dalam Islam.

    “Banyak ulama yang menyarankan untuk menghindari makhluk hewan untuk dilukis. Untuk tumbuh-tumbuhan boleh saja,” lanjut Suharsono.

    Dalam situs NU Online, dijelaskan patung dan gambar semasa Nabi hidup bahkan hingga Rasulullah SAW wafat, banyak ditemukan masyarakat justru menyembah dan mengagung-agungkan dua benda tersebut.

    Imam Muslim meriwayatkan, bahwa Abu Dluha pernah berkata, “Saya dan Masruq berada di sebuah rumah yang di sana terdapat beberapa patung. Lalu Masruq berkata kepadaku, apakah ini patung Kaisar? Saya jawab, tidak. Ini adalah patung Maryam. Masruq bertanya demikian, karena menurut anggapannya bahwa lukisan itu buatan Majusi dimana mereka biasa melukis raja-raja mereka di bejana-bejana. Tetapi akhirnya ketahuan bahwa patung tersebut adalah buatan orang Nasrani.”

    Kemudian Masruq berkata, “Saya pernah mendengar Ibnu Mas’ud menceritakan apa yang ia dengar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya nanti di hari kiamat ialah orang-orang yang menggambar.” (HR Muslim).

    Imam Thabari menjelaskan maksud orang yang menggambar adalah orang yang menciptakan sesuatu dan disembah selain Allah dalam keadaan dia mengetahui dan disengaja.

    Bahkan jika seseorang tidak ada maksud untuk menyembahnya, dia tetap tergolong orang yang berdosa karena menggambar menyerupai ciptaan Allah SWT. Hal ini hampir sama dengan persoalan orang yang melukis atau membuat patung terinspirasi dari makhluk yang bernyawa dengan tujuan menandingi ciptaan Allah.

    “Sesungguhnya orang yang paling berat siksaannya ialah orang-orang yang menandingi ciptaan Allah.” (HR Muslim).

    3. Foto

    Daripada memajang patung atau lukisan, kamu bisa menghias interior rumah dengan karya seni.

    Penulis buku Fatwa-Fatwa kontemporer Syekh Al-Qardhawi yang mengutip pendapat salah satu Mufti Mesir, Al-Allamah Asy-Syekh Muhammad Bakhit Almuthí mengatakan foto bukan kegiatan menciptakan makhluk baru.

    “Foto itu hukumnya boleh karena foto bukan termasuk menciptakan makhluk baru, tetapi foto itu bagian dari gambaran makhluk yang sudah ada, ibaratnya melihat cermin, seperti melihat bayangan. Sehingga foto ini hukumnya boleh, mau ditempel di dinding dan lain sebagainya,” sebutnya.

    Gambar dari hasil kamera seperti foto keluarga, foto pemandangan, foto hewan, hingga foto bangunan tidak ada larangan untuk ditempel di dalam rumah asalkan tidak mendatangkan fitnah.

    “Maksud fitnah di sini, ketertarikan untuk melakukan perbuatan zina dan mengundang orang memiliki komentar negatif. Misalnya foto tersebut mengumbar aurat sehingga adanya zina mata,” pungkas Suharsono.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! 6 Benda Ini Mudah Rusak Jika Terkena Sinar Matahari Langsung


    Jakarta

    Konon elemen yang disebut berisiko merusak barang-barang di rumah adalah air. Sebab, air dapat mempengaruhi kualitas bahan dan membuat lembap sehingga banyak benda-benda di rumah diminta untuk diletakkan di tempat yang kering.

    Namun, ada lagi lho ancaman lain yang juga harus dijauhkan dari benda-benda di rumah, yakni sinar matahari. Hal berbahaya dari adanya sinar matahari adalah sinar UV. Sinar satu ini tidak terlihat secara kasat mata tetapi keberadaannya baru disadari setelah benda-benda di rumah banyak yang rusak.

    Dilansir Library of Congress, sinar UV dapat membuat warna pada beberapa benda memudar. Selain itu, radiasinya dapat merusak serat pakaian dan ikatan kimia pada bahan benda tersebut.


    Bahaya dari sinar UV ini membuat banyak produsen berlomba untuk membuat produk dengan bahan yang tahan terhadap sinar UV. Namun sayangnya, pasokannya tidak sebanyak dengan barang-barang yang memakai kualitas tambahan tersebut.

    Dilansir The Spruce, berikut beberapa benda yang tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

    1. Furniture Kayu

    Banyak yang mengatakan kekurangan dari bahan kayu adalah mudah lapuk dan keropos karena rayap. Namun, jarang yang mengatakan sinar matahari dapat menjadi salah satu ancaman tersebut.

    Sinar UV dapat menyebabkan perubahan warna dan pemudaran pada kayu keras dan pelapis kayu. Bahkan kayu dapat melengkung dan retak jika kondisinya sudah parah.

    Cara untuk melindungi furniture kayu dari sinar UV adalah tidak meletakkan barang dari kayu di area yang terbuka. Untuk melindungi furniture kayu yang berada di dalam rumah, bisa dengan memasang tirai atau kaca film yang dapat menghalau paparan sinar matahari langsung. Akan tetapi hal itu berisiko membuat bagian dalam rumah memang akan terasa lebih gelap.

    Cara lain yang bisa dilakukan yaitu memindahkan furniture kayu ke area yang lebih dalam dan jauh dari paparan sinar matahari langsung.

    2. Bahan Tekstil

    Kepala Elaine Santos Design Elaine Santos memperingati agar bahan-bahan tekstil sebaiknya jauh dari paparan sinar matahari. Material ini paling rentan dan paling cepat rusak jika terkena sinar UV.

    Sinar UV dapat mempengaruhi warna dan daya tahan serat pada tekstil. Tekstil di sini bukan hanya pakaian, melainkan perabotan yang bahannya lembut dari kain, termasuk gorden jendela yang fungsinya untuk menghalau sinar matahari. Elaine menyarankan agar gorden juga dipasang yang memiliki daya tahan untuk menangkis sinar UV.

    3. Karpet

    Banyak karpet terbuat dari bahan kain atau tekstil. Letaknya yang berada di bawah, mudah sekali terpapar sinar matahari langsung. Hal ini dapat menyebabkan karpet berubah warna dan kualitasnya menurun. Cara untuk menjaga karpet dapat tahan lama dengan memakainya saat dibutuhkan saja dan simpan rapi saat tidak dipakai.

    4. Sarung Bantal dan Selimut

    Jenis tekstil lainnya yang juga harus dijauhkan dari sinar matahari langsung adalah kasur di rumah terutama yang memakai sarung bantal dan selimut dari bahan kain. Sarung bantal yang sering terpapar sinar matahari akan lebih pudar warnanya daripada sisi lainnya.

    5. Foto Cetak dan Lukisan

    Barang yang rentan rusak karena sinar UV adalah foto cetak dan lukisan. Menurut Presiden dan Direktur Kreatif Keita Turner Design, Keita Turner, kedua barang tersebut rentan pudar dan mengalami perubahan warna jika terkena sinar matahari langsung.

    “Sebaiknya simpan benda-benda berharga ini di tempat yang teduh agar tetap berkilau dan utuh selama bertahun-tahun mendatang. Namun, jika tidak memungkinkan, gunakan kaca pelindung UV atau akrilik saat membingkainya,” saran Turner seperti yang dikutip, Kamis (10/7/2025).

    6. Perabotan Kulit

    Bukan hanya tekstil dan perabotan kayu, barang-barang dari rumah yang berbahan kulit asli juga sebaiknya dijauhkan dari sinar matahari langsung. Paparan sinar UV yang terlalu lama dapat memudarkan dan mengeringkan kulit, serta yang paling parah adalah membuat permukaannya kaku dan retak.

    Cara mencegahnya dengan membuat penghalang agar sinar matahari tidak menyorot langsung ke barang-barang berbahan kulit. Bisa juga dengan memasang penutup pada perabotan tersebut.

    Itulah beberapa benda yang sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com