Tag: lumut

  • 4 Cara Bersihkan Selang Air dari Lumut


    Jakarta

    Ketika kamu menyalakan air dengan selang, seringkali selang dipenuhi dengan lumut di dalamnya. Lumut bisa jadi bersarang di dalam selang air karena kelembapan yang sulit dikeringkan dan membuat air menjadi kotor dan bau.

    Dikutip dari Sajian Sedap, Senin (11/12/2023), kebersihan selang air juga perlu diperhatikan agar air yang dikeluarkan tidak tercemar. Oleh karena itu, kamu perlu sesekali membersihkan permukaan dalam selang sebelum dipakai kembali. Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk membersihkan selang air dari lumut.

    1. Sinar Matahari

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan dengan mudah adalah mengeringkan selang di bawah sinar matahari. Proses pengeringan ini membutuhkan waktu selama beberapa hari hingga lumut berubah warna menjadi kecoklatan. Dengan proses pengeringan ini kamu bisa melanjutkannya dengan menginjak selang agar rontok, setelah itu nyalakan air untuk mendorong rontokan lumut didalamnya.


    2. Kerikil

    Menggunakan kerikil adalah salah satu cara untuk membuang lumut pada selang air. Kerikil memiliki ukuran batu yang kecil sehingga bisa masuk ke dalam selang dan mendorong lumut keluar.

    Cara memakai kerikil yakni dengan cukup memasukkan beberapa kerikil ke bagian ujung selang air, kemudian nyalakan air dengan tekanan aliran yang tinggi dari ujung letak kerikil tersebut. Nantinya kerikil akan keluar sembari mengenai setiap permukaan selang hingga terdorong keluar oleh air.

    3. Spons

    Spons cuci piring di rumah kamu bisa dipakai untuk membersihkan lumut pada selang air. Potong spons menjadi kotak kecil yang cukup muat dimasukkan ke dalam selang air. Pastikan ukuran spons cukup padat di dalam selang. Tambahkan sedikit sabun pada spons, kemudian nyalakan air hingga spons mengalir keluar. Sabun pada spons akan membantu menggeser permukaan dalam yang dipenuhi dengan lumut hingga keluar saat air dialirkan.

    4. Batang Bambu

    Batang bambu adalah salah satu cara yang bisa dipakai untuk membersihkan selang air dari lumut. Untuk menggunakan cara ini, kamu perlu membungkus bambu dengan kain yang tidak terpakai, tujuannya agar selang tidak rusak ketika bergesekan dengan tekstur bambu. Jika bambu sudah diselimuti oleh kain, pukul bambu hingga masuk ke dalam selang lalu alirkan air agar lumut terdorong keluar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Atap Rumah Berlumut dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Atap yang berlumut dapat mengganggu penampilan rumah. Atap rumah bisa berlumut karena kondisi atap yang lembap. Kondisi atap lembap yang sering terpapar hujan membuatnya rentan ditumbuhi lumut.

    Jika lumut terus dibiarkan, maka bisa merusak bahan atap itu sendiri. Lalu, bagaimana cara mengatasi lumut pada atap rumah? Simak caranya di bawah berikut.

    Penyebab Atap Rumah Berlumut

    Dilansir dari Djabesmen, Rabu (27/12/2023), atap rumah dapat berlumut karena disebabkan oleh banyak faktor. Berikut beberapa faktor penyebab atap berlumut.


    Kelembaban

    Atap yang sering terpapar hujan atau memiliki sirkulasi udara yang buruk dapat menciptakan lingkungan yang lembap, kondisi tersebutlah yang membuat atap jadi tempat ideal untuk lumut tumbuh.

    Kurangnya Paparan Sinar Matahari

    Lumut cenderung tumbuh dengan baik di tempat yang mana paparan sinar mataharinya kurang. Itu sebabnya, atap rumah yang cenderung tertutup oleh pohon-pohon besar atau bangunan-bangunan besar di sekitarnya akan lebih rentan menghadapi masalah ini.

    Debu dan Kotoran

    Debu dan kotoran yang menumpuk pada atap dapat menjadi tempat yang baik bagi pertumbuhan lumut. Sebab debu dan kotoran tersebut menjadi sumber yang menyediakan nutrisi yang diperlukan oleh lumut untuk berkembang.

    Material Atap yang Kurang Baik

    Beberapa jenis atap memiliki sifat menyerap air yang tinggi, salah satunya yaitu genteng yang terbuat dari tanah liat. Kondisi ini akan menciptakan kondisi yang lebih kondusif bagi pertumbuhan jamur hingga lumut.

    Cara Mengatasi Atap Rumah yang Berlumut

    Untuk mengatasi atap rumah yang berlumut, kamu harus tahu cara membersihkan lumut dengan cara yang tepat. Ada beberapa langkah dan tips yang efektif. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat kamu ikuti:

    1. Siapkan Perlengkapan untuk Membersihkan

    Sebelum memulai proses pembersihan lumut pada atap, ada beberapa perlengkapan yang perlu kamu siapkan. Hal ini bertujuan untuk melindungi diri dan mempermudah kamu saat membersihkan lumut pada atap.

    Kamu perlu memakai alat pelindung seperti kaca mata pelindung, sarung tangan karet, topi untuk melindungi kepala dari sinar matahari, sepatu anti selip agar tidak tergelincir, serta tangga dan tali pengaman jika kamu perlu naik ke atap rumah.

    Kemudian, siapkan bahan berikut seperti air dan cairan pembersih. Jangan lupa juga untuk menutupi tanaman di sekitar atap dengan terpal plastik agar terhindar dari produk pembersih yang mungkin dapat mengotori dan merusak pertumbuhannya.

    2. Semprot Atap dengan Air

    Langkah pertama dalam membersihkan lumut pada atap adalah dengan menyemprotkan air pada seluruh permukaannya. Penyemprotan ini bertujuan untuk melonggarkan akar-akar lumut yang melekat, jadi pastikan semprotannya merata.

    Selain itu, penggunaan semprotan air juga dapat membantu menghilangkan debu, kotoran, dan sisa-sisa bahan organik lainnya Sehingga, proses pembersihan selanjutnya akan menjadi lebih mudah.

    3. Cabut dan Gosok Lumut Hingga Bersih

    Setelah atap dibasahi dengan air, langkah selanjutnya adalah membersihkan lumut yang ada. Lumut yang besar dan tumbuh menonjol dapat dicabut dengan hati-hati menggunakan tangan atau alat bantu seperti sekop kecil.

    Sedangkan untuk lumut yang lebih halus atau menempel dengan kuat pada atap, kamu dapat menggunakan sikat agar lumutnya terkikis sampai ke akar. Gosok secara perlahan dan hati-hati, pastikan untuk tidak merusak permukaan atap.

    Pastikan kamu mencabut lumut tanpa sisa, karena jika ada sisa maka lumut akan kembali tumbuh.

    4. Gunakan Produk Pembersih Lumut

    Selanjutnya, kamu dapat menggunakan produk pembersih khusus untuk menghilangkan lumut secara efektif. Kamu dapat membeli produk pembersih lumut yang tersedia di toko lalu mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan.

    Selain itu, kamu juga dapat membuat cairan pembersih sendiri. Salah satu caranya adalah dengan mencampurkan 1 liter pemutih dengan 1 galon air dan ¼ cup pembersih berat, misalnya trisodium fosfat.

    Namun, pastikan untuk menghindari pembersih berbahan dasar amonia, karena jika dicampur dengan pemutih dapat menghasilkan asap beracun. Alternatif lain adalah membuat pembersih ramah tanaman dari 1 cup pemutih oksigen dan 1 galon air.

    Setelah jadi, tuangkan larutan tersebut ke dalam alat penyemprot lalu semprotkan langsung area atap yang berlumut. Biarkan larutannya bekerja selama sekitar 20 menit, lalu gosoklah permukaan atap dengan sikat hingga lumutnya terangkat.

    Jika kamu tidak memiliki bahan di atas, kamu bisa menggunakan deterjen sebagai alternatif.

    5. Bilas Atap Hingga Bersih

    Setelah menyemprotkan cairan pembersih, kamu dapat membilas atap hingga bersih. Gunakan selang air dengan tekanan sedang untuk membilas sisa-sisa pembersih dan lumut yang telah terangkat.

    Pastikan untuk membilas seluruh permukaan atap secara menyeluruh agar tidak ada residu yang tertinggal. Bila perlu, sikat kembali permukaan atapnya jika masih ada akar lumut yang belum terlepas.

    Demikian penyebab atap berlumut dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Mencegah Tandon Air Berlumut, Ikuti 4 Cara Ini


    Jakarta

    Apakah keran air di rumahmu mengeluarkan lumut? Kalau iya, bisa jadi lumut itu berasal dari tempat penampungan air atau toren, lho.

    Toren atau tandon air umumnya dipasang di setiap hunian sebagai wadah menyimpan air. bersih Ini dimaksudkan agar detikers tidak kesulitan saat terjadi kasus mesin air mati atau padam listrik, lantaran tersedia cadangan air di rumah.

    Namun, tangki air dapat ditumbuhi lumut dalam jangka waktu tertentu. Dan inilah yang mengakibatkan ada lumut yang keluar dari keran.


    Tapi, apa yang menyebabkan tandon air berlumut? Dan adakah cara agar toren tidak lumutan?

    Penyebab Tandon Air Berlumut

    Ada beberapa hal yang membuat tangki air jadi berlumut. Simak penjelasannya berikut.

    1. Sinar Matahari

    Lumut bisa tumbuh di sekeliling bagian dalam toren ketika terkena sinar matahari. Karena umumnya tangki air dipasang di atas rumah, cahaya matahari dapat langsung mengenai tandon.

    2. Air Baku yang Kotor

    Jika kualitas air yang mengisi toren adalah air kotor atau keruh maka lumut dapat muncul. Ini karena air kotor mengandung jamur sehingga perkembangan lumut di dalam tangki bisa lebih cepat.

    3. Udara Lembap

    Tandon yang berisi air memiliki udara yang lembap di dalamnya. Di tempat seperti inilah lumut cepat tumbuhnya. Terlebih jika tangki air terpapar sinar matahari maka lumut akan semakin cepat berkembangnya.

    Cara Mencegah Tandon Air Berlumut

    Nah, walaupun lumut dapat muncul di toren karena sejumlah hal tapi detikers bisa kok mencegahnya untuk tumbuh.

    Berikut tips mencegah tangki air agar tidak lumutan sebagaimana dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr.

    1. Tutup Tangki dengan Rapat

    Langkah awal untuk menghindari pertumbuhan lumut yakni dengan menutup toren dengan rapat. Kalau tidak tertutup dengan baik, sinar matahari dapat masuk ke dalam tangki. Dan kemudian bisa memicu berkembangnya lumut.

    2. Pasang Pelindung untuk Tangki

    Toren biasanya dipasang di bagian atas rumah. Spot inilah yang memungkinkan cahaya matahari untuk langsung mengenai tandon. Selain itu, sinar matahari juga dapat menembus tangki air berbahan plastik yang berwarna cerah. Untuk meminimalisir itu terjadi, pelindung seperti atap bisa dibuat di atas tangki.

    3. Pilih atau Cat Tangki Berwarna Gelap

    Sinar matahari diketahui bisa menembus toren yang berwarna cerah. Jika detikers salah satu yang menggunakan tangki air warna cerah, kamu dapat mengaplikasikan cat berwarna gelap ke sekeliling luar tandon.

    Namun jika detikers belum memiliki tandon di rumah dan berniat untuk memasangnya, bisa pilih tandon yang berwarna gelap.

    4. Kuras Tangki Secara Rutin

    Air yang terisi di tangki bisa saja menjadi keruh karena partikel tanah yang ikut terbawa saat memompa air. Karena itu, lumut dapat tumbuh dengan cepat.

    Nah, kalau toren terlanjur lumutan maka detikers dapat mengurasnya. Dan jika tangki terus-menerus berlumut, kamu dapat melakukan menguras secara rutin.

    Lakukan pengurasan tandon setidaknya enam bulan sekali. Apabila lumut berkembang lebih cepat, detikers dapat mengurasnya rutin tiga sampai empat bulan sekali.

    Jadi, kalau tangki air di rumahmu berlumut, ikuti tips pencegahan seperti di atas, ya!

    (fds/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Sederhana Bersihkan Toren Sendiri di Rumah dalam 7 Langkah



    Jakarta – Toren air adalah hal paling penting untuk persediaan air bersih dan sebagai cadangan mendapatkan air dan aksesibilitas air bersih. Namun, seiring waktu pemakaian air yang bersumber dari toren bisa menjadi kotor dan menodai bagian luar hingga isinya.

    Dikutip dari Flip, Rabu (17/1/2024), kontaminasi yang terjadi pada toren bisa berupa debu, serangga kotoran hingga bagian dalam akan penuh dengan lumut. Oleh karena kebersihan toren juga diperlukan dan perlu perawatan secara berkala, sehingga air akan tetap tersimpan bersih dan higienis.

    Untuk mengetahui cara mencuci toren air, detikProperti telah merangkum langkah yang harus dilakukan. Simak infografis berikut ini!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Pembasmi Lumut Kamar Mandi


    Jakarta

    Adanya lumut di kamar mandi disebabkan oleh kurang terjaganya kebersihan di kamar mandi. Lumut akan terus tumbuh dan sulit hilang kalau kamu tidak segera membersihkannya.

    Dilansir dari Better Homes and Garden, Kamis (9/5/2024) berikut daftar bahan pembasmi lumut kamar mandi.

    1. Cuka Putih

    Bahan pertama yang bisa kamu coba adalah cuka putih. Cuka bisa dipakai untuk membersihkan lumut pada lantai ubin, toilet, saluran pembuangan, atau pada pancuran.


    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya, biarkan sekitar 5-10 menit, berikutnya bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Bahan selanjutnya adalah cairan pemutih. Jangan lupa untuk buka ventilasi yang ada di kamar mandi terlebih dahulu sebelum memulai.

    Campurkan pemutih dan air perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Bahan terakhir yang ampuh membasmi lumut di kamar mandi adalah boraks. Campurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Langsung saja semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Benar Nggak Sih Toren Air Warna Oren Lebih Cepat Tumbuh Lumut Ketimbang Biru?



    Jakarta

    Air merupakan kebutuhan rumah tangga yang sangat esensial. Setiap rumah perlu memiliki pengelolaan air yang baik, salah satunya dengan mencadangkan air bersih menggunakan toren.

    Toren atau tandon air adalah tangki yang berfungsi menampung air bersih. Tangki ini membantu mengantisipasi kondisi kekurangan air. Ada berbagai jenis toren dari segi bahan, bentuk, hingga warna.

    Dari segi warna, toren tersedia dalam warna oren, biru, bahkan hitam. Namun, sebagian masyarakat masih beranggapan toren warna oren lebih mudah ditumbuhi lumut. Benarkah begitu?


    Pemilik Jasa Kuras Toren kurastoren.com, Suratman mengatakan toren berwarna terang, seperti oranye atau kuning lebih mudah pudar akibat paparan sinar matahari. Sementara, toren berwarna gelap seperti biru dan hitam sebaliknya.

    Apabila warna toren sampai pudar, maka sinar matahari bisa menembus masuk ke dalam toren, sehingga dapat memicu pertumbuhan lumut.

    “Jadi, kena matahari itu dia lebih tembus gitu loh, jadi lumut itu lebih malah kena sinar matahari itu cepat lumutan gitu. Oranye itu bukan memantul tapi malah nyerap, makin terang, oranye itu malah nyerap jadi air di toren itu malah gampang lumutan,” ujar Suratman kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Berdasarkan hal itu, banyak konsumen yang lebih cenderung pada toren berwarna gelap, seperti biru atau hitam. Terpisah, Toko Bangunan Kurnia Jaya mengungkapkan banyak pembeli memilih toren berwarna biru.

    “Kalau banyak orang ada yang bilang biru itu lebih tahan lumut, oranye itu ya biasa gitu,” kata Hendri.

    “Beberapa langganan kita yang beli bahwa ‘kita mau yang warna biru, nih, lebih tahan lumut karena mataharinya nggak bisa nembus ke dalam’,” lanjutnya.

    Mengutip dari detikEdu, (30/10/2023) lumut adalah sejenis tumbuhan yang dapat memproduksi makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari. Selain itu, tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Bryophyta ini mudah tumbuh di daerah yang lembap. Hal ini membuat toren sebagai tempat yang bisa tumbuh lumut karena memang digunakan untuk menampung air.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Hilangkan Jamur dan Lumut Membandel Pada Kaca



    Jakarta

    Jamur dan lumut adalah dua jenis jamur rumah tangga yang banyak tumbuh di tempat yang gelap, lembab, dan panas. Jamur menimbulkan bau tak sedap dan menjadi penyebab banyak penyakit dan infeksi virus.

    Jamur dan lumut menodai permukaan kaca, serta cukup susah dihilangkan dan dibersihkan. Jamur rumah tangga ini tumbuh subur di lingkungan yang lembab dan tumbuh secara progresif pada kaca yang kotor dan tidak terawat.

    Perbedaan Jamur dan Lumut

    Lumut dan jamur dibedakan atas warna dan tampilannya. Umumnya, jamur timbul dalam warna biru, hijau, hitam, dan merah. Sedangkan lumut berwarna putih. Keduanya muncul sebagai lapisan bakteri bernoda tipis pada permukaan dan berkembang di area yang kotor dan tak terurus.


    Cara Membersihkan

    Menghilangkan jamur adalah tugas sulit dan merupakan penyebab umum kekhawatiran banyak pemilik rumah. Banyak tersedia pembersih professional di pasaran yang bekerja sempurna dalam menghilangkan jamur.

    Tapi, pembersih professional bukan satu-satunya pilihan yang tersedia. Ada bahan rumahan yang bisa memberi hasil yang memuaskan dan membantu menghilangkan lumut dan jamur dengan mudah.

    1. Hidrogen Peroksida atau Pemutih Klorin

    Hidrogen peroksida adalah larutan antijamur yang efektif dan banyak dipakai untuk menghilangkan jamur virus dan bakteri. Pemutih klorin mengandung larutan hidrogen peroksida yang sama dengan sifat pengoksidasi yang kuat, yang bisa menghilangkan jamur dan mensterilkan serta mendisinfeksi permukaan kaca.

    Larutan ini bekerja secara efisien untuk menghilangkan jamur hitam yang merupakan salah satu jenis jamur rumah tangga yang paling membandel.

    2. Soda Kue

    Metode penghilangan jamur ini tidak beracun dan tidak membahayakan manusia dan hewan peliharaan. Tidak hanya efektif menghilangkan jamur tapi juga menyerap sisa kelembaban yang memicu pertumbuhan jamur.

    Campuran sederhana dari air dan soda kue menghasilkan larutan pembersih yang kuat, yang bisa disemprotkan dan dibersihkan dengan mudah. Ini adalah salah satu solusi pembersihan paling umum dan ekonomis untuk lumut dan jamur rumah tangga.

    3. Cuka

    Dilansir dari Fab Glass, Minggu (2/6/2024) cuka adalah asam ringan yang biasa dipakai di rumah, dan secara efektif bisa membunuh sekitar 82% jamur dan lumut yang hidup pada permukaan kaca. Cuka digunakan sebagai larutan pembersih yang bisa disemprotkan langsung pada permukaan kaca dan tidak perlu dicampur air.

    Seka area berjamur dengan lembut setelah memercikkan cuka. Langkah ini bisa menghilangkan Sebagian besar lumut dan jamur yang menumpuk.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Lumut di Kamar Mandi? Coba Pakai 3 Bahan Ini Auto Kinclong!


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang harus sering dibersihkan. Idealnya seminggu sekali, tetapi apabila penghuni di rumah cukup banyak alangkah baiknya bisa dibersihkan 2 hari sekali. Hal ini dikarenakan tempat yang lembap dan kotor mudah sekali ditumbuhi lumut.

    Lantai yang berlumut bisa berbahaya karena membuat permukaan lantai jadi lebih licin. Kamu bisa saja terpeleset dan jatuh di kamar mandi. Kondisi lantai yang licin juga tidak baik untuk lansia dan anak-anak.

    Maka dari itu, kamu harus sering membersihkan kamar mandi, mulai dari lantai, dinding keramik, hingga semua peralatan mandi agar lumut tidak cepat tumbuh di sana. Dilansir Better Homes and Garden, Senin (23/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi.


    Bahan buat Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

    1. Cuka Putih

    Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

    Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan boraks. Bahan berbahaya yang sering disalahgunakan untuk makanan. Bahan ini sebenarnya untuk pembersih, salah satunya membersihkan lumut di kamar mandi.

    Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Mudah Cegah Lumut di Toren Air, No Ribet!


    Jakarta

    Toren air atau tangki air adalah penampungan cadangan air di atap rumah. Karena selalu diisi air, kondisi toren tentu menjadi lembap, sehingga cocok buat lumut bertumbuh.

    Selain kondisi lembap, lumut bisa tumbuh di dalam toren air karena paparan sinar matahari langsung ataupun air baku yang kotor. Nah, sebaiknya mencegah pertumbuhan lumut di toren air supaya tidak mengganggu kebersihan air di rumah.

    Lalu, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini, dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, Senin (6/7/2025).


    Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah cara mencegah pertumbuhan lumut di dalam toren.

    1. Tutup Tangki dengan Rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumbut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Demikian beberapa cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jurus Jitu Bersihkan Lumut di Kamar Mandi, Cukup Pakai Bahan Ini


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan di rumah yang harus sering dibersihkan. Ruangan ini memiliki hawa udara yang lembap, sehingga menjadi tempat yang ideal buat ditumbuhi berbagai organisme termasuk lumut.

    Tak hanya mengganggu estetika, lantai kamar mandi yang berlumut bisa membuat permukaan lebih licin. Hal ini tentunya bisa membahayakan penghuni rumah, apalagi lansia dan anak-anak yang rawan jatuh.

    Lantas, bagaimana kalau kamar mandi sudah terlanjur berlumut? Tenang, kamu bisa membersihkannya dengan bahan-bahan yang biasa ada di rumah.


    Bahan Pembersih Lumut di Kamar Mandi

    Inilah beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi, dilansir dari Better Homes and Garden.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

    Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Boraks yang dikenal sering disalahgunakan buat masak sebenarnya untuk pembersih, lho. Salah satunya, bisa kamu gunakan untuk membersihkan lumut di kamar mandi.

    Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    Itulah cara membersihkan lumut di kamar mandi menggunakan bahan-bahan di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com