Tag: made

  • Tips Mudah Bersihkan Bulu Hewan yang Menempel di Perabotan dan Baju


    Jakarta

    Permasalahan yang kerap ditemui di rumah bagi pemilik anabul alias atau hewan peliharaan adalah bulu-bulu yang bertebaran dan menempel di mana. Bahkan pakaian yang sudah dicuci bersih, tetap ditemukan bulu menempel.

    Penampakan rumah penuh bulu seperti ini sebenarnya hal yang biasa bagi seseorang yang memelihara anjing, kucing, kelinci, dan hewan berbulu lainnya. Namun, apabila kedatangan tamu yang alergi bulu hewan, tentu ini bisa berbahaya. Selain itu, bulu yang menumpuk dan bercampur dengan debu juga bisa menimbulkan bau tak sedap pada ruangan.

    Dilansir Home Made Simple, berikut cara membersihkan bulu anabul yang menempel di perabotan di rumah.


    1. Tutupi Perabotan dengan Kain yang Mudah Dicuci

    Membersihkan bulu kucing, anjing, atau kelinci yang menempel di kasur, karpet, atau kasur lebih sulit karena hanya bisa dibersihkan di tempat, lebih sulit jika dibawa keluar. Ada cara lebih mudah untuk membersihkannya tanpa perlu memindahkan perabotan, yakni dengan menutup perabotan dengan kain. Nantinya, bulu-bulu akan menempel pada kain tersebut. Saat akan dibersihkan, kamu hanya perlu mencuci kain tersebut.

    2. Pakai Rol Pembersih Bulu

    Saat ini sudah banyak alat untuk menghilangkan bulu seperti rol serat, batu apung karpet, atau lakban khusus untuk bulu.

    3. Tambahkan Air

    Bulu hewan memiliki massa yang ringan. Apabila disapu terkadang tidak ikut tertarik. Cara mudah agar semua bulu dapat dibersihkan adalah dengan beri air pada bagian yang banyak tertempel bulu, kemudian ambil vacuum cleaner khusus yang dapat menyedot air atau memakai sapu lidi untuk membersihkan bulu.

    4. Sapu dari Arah Berbeda

    Saat bulu menempel pada bahan yang sulit untuk dibersihkan, coba gosok dari 2 arah agar bulu dapat terambil semua. Sebagai contoh, membersihkan bulu menggunakan sapu lidi, apabila disapu ke arah depan tetap ada yang menempel, coba sapu ke arah belakang.

    5. Hilangkan Muatan Listrik

    Alasan bulu hewan dapat menempel pada perabotan, terutama pada bahan berbulu adalah adanya muatan listrik yang menyebabkan bulu bisa menempel.

    Untuk mengurangi muatan listrik tersebut, coba buat bahan dari 2 sendok makan pelembut kain cair dengan satu cangkir air. Lalu masukkan ke dalam botol dan semprotkan pada lokasi bulu-bulu menempel.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bulu Kucing Menempel di Mana-mana? Begini Cara Bersihkan Paling Efektif


    Jakarta

    Salah satu risiko jika memelihara kucing di rumah adalah bulunya yang mudah berserakan dan menempel di mana saja, termasuk perabotan.

    Bagi pemilik kucing, bulu kucing bukan masalah besar karena sudah terbiasa. Namun, jika sedang kedatangan tamu, bulu kucing bisa jadi mengganggu tampilan rumah dan kebersihan. Bulu juga bisa memicu alergi bagi tamu yang memiliki riwayat penyakit tersebut.

    Bulu kucing sebenarnya mudah dibersihkan, tetapi karena kucing aktif bergerak jadi bulu tersebut seperti tidak ada habisnya dan terus berjatuhan di setiap sudut rumah.


    Dilansir Home Made Simple, pemilik kucing disarankan untuk memiliki beberapa benda yang aman dari bulu, bau, hingga cakaran kucing. Untuk lebih jelasnya berikut cara membersihkan bulu kucing yang menempel di rumah dengan mudah.

    Cara Membersihkan Bulu Kucing yang Menempel di Perabotan

    1. Pasang Kain Penutup yang Mudah Dipasang-Lepas

    Beberapa spot yang kerap didatangi kucing adalah sofa, kursi, bantal, hingga kasur. Perabotan tersebut kerap ditutupi kain sehingga saat bulunya rontok, mudah sekali menempel.

    Apabila pemilik rumah tidak memiliki banyak waktu untuk membersihkannya, bisa memakai kain penutup yang mudah dipasang dan lepas sehingga yang dibersihkan hanya kain penutupnya saja.

    2. Siapkan Alat Perontok Bulu

    Alat perontok bulu bukan untuk merontokkan bulu pada kucing, melainkan bulu yang menempel pada barang di rumah. Beberapa alat yang harus dimiliki adalah lembaran pengering, batu apung, rol serat, dan lakban.

    Lembaran pengering cocok untuk membersihkan bulu yang menempel pada karpet dan furniture, batu apung untuk karpet, dan rol serat atau lakban untuk benda yang ditutupi bahan kain.

    3. Siapkan Alat Penyedot Debu

    Membersihkan bulu kucing yang menempel dengan alat penyedot debu ternyata tidak semudah yang dikira. Sebab, bulu yang menempel pada kain terkadang terdapat muatan listrik statis sehingga dapat menempel.

    Cara membersihkan yang lebih mudah adalah permukaan perabotan disemprotkan air terlebih dahulu. Kemudian, bulu yang sudah berat akibat air tersebut bisa lebih mudah dibersihkan dengan penyedot debu.

    Jika mencium bau bulu kucing yang tidak sedap di karpet, taburkan sedikit soda kue ke karpet setelah menyapu, dan sebelum menggunakan penyedot debu.

    4. Pakai Sarung Tangan atau Spons Basah

    Sarung tangan karet lembap atau spons basah bisa menjadi metode efektif untuk mengumpulkan bulu kucing dari permukaan kain.

    5. Memastikan Ruangan Tetap Lembap

    Menggunakan alat yang membuat udara di dalam rumah tetap lembap dan tidak kering terbukti dapat mencegah bulu kucing menempel pada permukaan kain.

    Itulah 5 cara untuk membersihkan bulu kucing yang menempel pada perabotan, semoga bermanfaat dan efektif!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Dugaan Nampan MBG Mengandung Minyak Babi, MUI Minta BGN Tidak Teledor


    Jakarta

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut menanggapi isu dugaan nampan atau food tray yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengandung minyak babi. MUI mendorong pengelola program, dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN), untuk menjamin aspek kehalalan secara menyeluruh.

    Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi untuk memastikan program yang dinilai sangat strategis dan bermanfaat bagi masyarakat ini berjalan sesuai syariat.

    “Program MBG ini sangat strategis dan bagus, MUI menilai program ini penting dan harus didukung. Karenanya dalam implementasinya harus dijalankan secara proper dan bagus, termasuk jaminan kehalalan,” ujar Niam saat dihubungi detikcom, Rabu (27/8/2025).


    Menurut Niam, jaminan kehalalan ini sangat penting untuk menyempurnakan program MBG. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara BGN dan otoritas terkait agar tidak terjadi keteledoran.

    “Pengelola, dalam hal ini BGN dan otoritas terkait, harus bahu membahu bekerja sama, jangan sampai teledor. Informasi dugaan adanya pemanfaatan minyak babi dalam food tray perlu ditelusuri dan dimitigasi,” tegasnya.

    Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi

    Seperti diketahui, temuan ini bermula dari laporan Indonesia Business Post (IBP) yang melakukan investigasi wilayah Chaoshan, bagian timur Provinsi Guangdong, China. Dalam laporan tersebut, mereka melaporkan penemuan 30-40 pabrik yang memproduksi ompreng makanan untuk pasar global, termasuk salah satunya diduga untuk program MBG di Indonesia.

    Laporan yang beredar menyebutkan adanya dugaan pemalsuan label ‘Made in Indonesia’ dan logo SNI pada nampan (ompreng) makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nampan tersebut berbahan tipe 201, yang dikhawatirkan memiliki kandungan mangan (logam berwarna putih keabu-abuan) tinggi dan tidak aman untuk makanan yang bersifat asam.

    Selain itu, laporan ini juga mengindikasikan adanya penggunaan minyak babi atau lard dalam proses produksi nampan itu. Baik tipe 201 maupun 304.

    Menanggapi isu ini, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan.
    Dadan juga menegaskan bahwa BGN selama ini belum pernah melakukan pengadaan nampan untuk program MBG.

    “Sedang check and recheck (diperiksa kembali),” kata Dadan, seperti dilansir Antara, Selasa (26/8/2025).

    Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyatakan hingga saat ini belum ditemukan kandungan minyak atau lemak babi dalam food tray MBG. Hasan juga meminta masyarakat agar tidak mudah termakan isu sensitif dan menekankan bahwa pihak terkait siap melakukan pengujian.

    “Tapi kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita riset, bisa diuji di BPOM,” kata Hasan, dilansir detikNews, Selasa (26/8/2025).

    “Kita bisa uji kok, tadi saya sudah ketemu sama kepala BPOM dan itu perlu diperiksa,” tambahnya.

    (hnh/inf)



    Sumber : www.detik.com