Tag: malas

  • 3 Kondisi Rumah yang Bisa Menghambat Rezeki dalam Islam


    Jakarta

    Siapa sangka ternyata kondisi rumah bisa mempengaruhi rezeki penghuninya. Kondisi rumah yang bersih dan jauh dari larangan Allah SWT tentunya lebih berkah.

    Namun, terkadang kita tidak sadar kalau rumah kita justru menghambat datangnya rezeki. Pasalnya, malaikat saja merasa enggan untuk memasuki rumah.

    Lantas, kondisi rumah seperti apa yang bisa menghambat rezeki? Yuk, cek ulasannya di sini supaya rezeki kamu lancar.


    Kondisi Rumah yang Hambat Rezeki

    Inilah beberapa kondisi rumah yang bisa menjadi penghambat rezeki.

    1. Rumah Kotor

    Melansir dari detikHot, Ustaz Syam Elmarusy mengatakan rumah yang kotor bisa menghalangi rezeki. Ia mengisahkan malaikat Jibril yang enggan masuk ke rumah Nabi SAW karena ada anjing di dalam rumahnya.

    “Bukan karena anjingnya, bukan karena seekor anjing tadi malaikat tak mau masuk. Tapi karena sifat kotor yang dibawa anjing tersebut maka malaikat Jibril tidak mau masuk ke dalam rumah orang yang ada kotor di dalam rumahnya,” ujar Ustaz Syam dikutip dari detikHot.

    Ia menyebut segala kotoran yang membuat rumah ini tidak bersih itu membuat malaikat rahmat tidak mau masuk ke dalam rumah seseorang. Dengan begitu, rumah penghuninya pun terhambat mendapat rezeki.

    “Tapi ternyata sarang laba-laba di mana-mana tak pernah dibersihkan, subhanallah itu juga membuat malaikat tak mau masuk ke rumah,” katanya.

    2. Rumah Bau

    Dikutip dari detikHikmah, malaikat juga merasa terganggu dengan bau busuk di rumah. Oleh karena itu, apabila rumah berbau tidak sedap, maka malaikat tidak akan masuk. Jadi pastikan rumah kamu bersih dan tidak menimbulkan bau tidak sedap.

    “Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia.” (HR Bukhari dan Muslim).

    3. Rumah yang Dipasangi Gambar dan Patung

    Lalu, memajang gambar atau patung makhluk bernyawa dapat menghalangi masuknya malaikat ke dalam rumah. Hal ini pun menandakan malaikat rahmat akan terhambat memberikan rezeki ke penghuni rumah.

    “Sesungguhnya malaikat tidak memasuki suatu rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar timbul (relief) (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban). Imam Nawawi pun menjelaskan tentang hal ini lebih lanjut, “Ulama berkata, ‘Faktor penyebab terhalangnya mereka (para malaikat) untuk masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat gambar adalah karena membuat dan menyimpan gambar merupakan perbuatan maksiat, perbuatan keji, dan menandingi ciptaan Allah serta di antara gambar itu ada yang diibadahi selain ibadah kepada Allah.”

    Adapun gambar yang berupa stempel atau lukisan pada kain, Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-‘Asqalani Ra menguatkan pendapat yang menyatakan apabila gambar tersebut utuh dan jelas bentuknya maka haram. Namun, jika gambar tersebut dipotong kepalanya, atau terpisah-pisah bagian tubuhnya, maka diperbolehkan.

    Itulah beberapa ciri-ciri rumah yang bisa menghambat rezeki penghuni rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Jadi Biang Kerok Rumah Bau



    Jakarta

    Rumah yang harum dan segar jelas bikin betah. Tapi pernah nggak sih kamu mencium bau nggak sedap di rumah padahal sudah rajin bersih-bersih? Bisa jadi sumber baunya bukan dari tempat sampah atau kamar mandi, melainkan dari kebiasaan kecil yang sering dilakukan tanpa sadar.

    Mengutip The Spruce, ada beberapa kebiasaan penghuni rumah yang bisa bikin udara dalam ruangan jadi tidak segar dan malah mengganggu kenyamanan.

    Berikut daftar kebiasaan yang perlu kamu waspadai:


    1. Malas Cuci Piring Setelah Makan

    Piring kotor yang dibiarkan menumpuk di wastafel ternyata bisa jadi sumber bau yang menyebar ke seluruh rumah. Sisa makanan yang menempel bisa jadi sarang bakteri dan menimbulkan bau asam seperti rawa.

    “Sisa makanan di piring basah jadi santapan lezat bagi bakteri dan bisa mengeluarkan bau tak sedap lebih cepat dari yang diduga,” jelas Robin Murphy, Presiden Maid Brigade.

    2. Memasak Tanpa Ventilasi

    Dapur tanpa ventilasi yang baik bisa bikin aroma masakan menempel lama di ruangan. Bahkan, bau masakan hari Senin bisa saja masih tercium sampai Kamis, lho

    “Bau masakan akan menempel di dinding, lemari, dan perabotan kalau sirkulasi udara buruk,” tambah Murphy.

    Pastikan dapur punya ventilasi atau gunakan cooker hood saat memasak ya.

    3. Handuk Basah Dibiarkan di Kamar Mandi

    Siapa yang suka menggantung handuk basah begitu saja setelah mandi? Hati-hati, kebiasaan ini bisa mengundang bau apek bahkan jamur!

    Handuk basah sebaiknya dijemur dulu hingga kering sempurna sebelum disimpan atau digantung kembali.

    4. Rumah Kurang Sirkulasi Udara

    Kalau udara di rumah terasa pengap atau berbau, bisa jadi aliran udaranya kurang lancar. Steve Evans dari Memphis Maids menyarankan untuk membuka jendela minimal 30 menit setiap hari agar ada pertukaran udara bersih.

    5. Merokok di Dalam Rumah

    Asap rokok bukan cuma bikin sesak napas, tapi juga meninggalkan bau yang sulit hilang. Nikotin bisa menempel di dinding, tirai, dan furnitur.

    “Bau rokok yang menempel nyaris mustahil dihilangkan kecuali dibersihkan oleh jasa profesional,” ujar Evans.

    Bahkan perabot bekas yang pernah digunakan oleh perokok juga bisa menyimpan aroma tak sedap, jadi harus selektif saat beli barang second-hand.

    Nah, itu dia beberapa kebiasaan yang bisa bikin rumah jadi bau dan nggak nyaman. Yuk, mulai ubah kebiasaan dari sekarang biar rumah selalu harum, segar, dan bikin betah seharian!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Mengundang Nyamuk Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Nyamuk adalah hewan kecil yang sering ditemukan di rumah. Mereka kerap mengganggu manusia dengan suara yang bising dan menghisap darah hingga membuat kulit gatal.

    Kehadiran nyamuk di rumah bukan tanpa sebab. Alasan utama mereka memang mencari makan. Selain itu, ada lho kebiasaan-kebiasaan pemilik rumah yang ternyata bisa menarik nyamuk datang dan bersarang di rumah.

    Penyebab Nyamuk Masuk di Rumah

    Inilah beberapa alasan nyamuk menyerbu dan bersarang di rumah, dilansir Recon Pest Services.


    1. Banyak Tumpukan Barang di Rumah

    Pasti banyak di antara kita yang menyimpan banyak barang di rumah, baik yang masih dipakai atau pun tidak. Alasannya barang-barang tersebut kemungkinan bisa dipakai pada saat-saat tertentu jadi kita menilai benda tersebut masih dibutuhkan.

    Ternyata kebiasaan seperti ini justru memberikan peluang bagi nyamuk untuk bersarang di rumah. Nyamuk menyukai tempat berlindung yang hangat, gelap, dan lembap. Tumpukan barang di rumah menjadi tempat yang nyaman karena biasanya jarang diganggu oleh manusia. Jadi sebaiknya buang barang-barang yang tidak begitu penting dan bersihkan barang-barang tersebut secara rutin.

    Hewan sekecil nyamuk pasti bisa dengan mudah masuk ke rumah melalui celah-celah. Nyamuk bisa masuk ke rumah melalui pintu, jendela, lubang air, hingga atap. Sebaiknya setiap celah terutama ventilasi bisa dipasang jaring-jaring yang tidak bisa dilalui nyamuk, tetapi angin masih bisa masuk.

    3. Membiarkan Genangan Air

    Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak dan bertelur. Genangan air di sekitar rumah seperti kolam dan got dapat menarik nyamuk untuk mendekat. Sementara, di dalam rumah ada tanaman pot, tempat minum hewan peliharaan, dan genangan air lainnya juga menjadi tempat potensial digunakan oleh nyamuk untuk bertelur.

    Untuk mencegahnya pastikan setiap sudut rumah kering dan tidak lembap, terutama bagian halaman. Setelah hujan usahakan membuang air yang menggenang ke tanah atau ke selokan.

    4. Membiarkan Nyamuk Berkeliaran

    Seperti yang disebut sebelumnya alasan utama nyamuk datang adalah untuk mencari makan dengan menghisap darah. Selain manusia, nyamuk juga sering mengincar hewan ternak.

    Sebenarnya pemilik rumah bisa mencegah agar dirinya tidak digigit nyamuk. Namun, beberapa di antara kita malas untuk membeli barang pembasmi nyamuk seperti obat oles, obat semprot ruangan, hingga tanaman yang baunya tidak disukai nyamuk. Persiapan tersebut dibutuhkan agar nyamuk tidak tertarik datang dan mengganggu aktivitas dan waktu tidur.

    5. Malas Membersihkan Halaman

    Pekarangan rumah merupakan area yang cocok sebagai sarang nyamuk. Sebab, di sana banyak tanaman, lembap, dan cukup gelap. Selain itu, terkadang banyak genangan di beberapa sudut.

    Apabila halaman jarang dibersihkan, tempat tersebut menjadi sarang yang cocok untuk nyamuk berkembang biak. Tanda halaman harus segera dibersihkan adalah terlihat banyak rumput sudah tumbuh cukup tinggi, banyak genangan, sampah daun berceceran, hingga tercium bau tak sedap.

    Itulah 5 kebiasaan yang tanpa sadar bisa mengundang nyamuk ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Sudah Diet, Tapi BB Nggak Turun-turun? Bisa Jadi Ini 5 Pemicunya

    Jakarta

    Mendapatkan bentuk tubuh yang ramping dan ideal merupakan impian bagi sebagian orang. Namun, banyak orang yang merasa kesulitan untuk menurunkan berat badan, meskipun sudah menerapkan berbagai metode diet.

    Beberapa kebiasaan tidak sehat yang kerap kali masih dilakukan dapat menjadi faktor penghambat dari proses penurunan berat badan. Dikutip dari Healthline, berikut merupakan kebiasaan sehari-hari yang dapat membuat berat badan susah turun:

    1. Kurang Asupan Protein

    Protein merupakan nutrisi penting dalam proses penurunan berat badan. Sejumlah penelitian mengenai diet tinggi protein melaporkan bahwa protein dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan mengurangi risiko penyakit jantung.


    Hal ini dapat terjadi sebab protein dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan membantu untuk menjaga resting energy expenditure (REE), sebagian karena efek protein pada hormon pengatur nafsu makan, seperti ghrelin.

    2. Malas Bergerak

    Berolahraga secara teratur dapat membantu tubuh untuk menurunkan berat badan. Latihan aerobik dan latihan ketahanan, telah terbukti efektif dalam membantu proses penurunan berat badan, melalui berbagai penelitian.

    Berolahraga harus diimbangi dengan pendekatan diet yang tepat sebab hanya berolahraga saja tidak efektif dalam mendorong penurunan berat badan.

    3. Sering Konsumsi Gula

    Minuman manis merupakan makanan yang sangat berlemak. Organ otak dalam tubuh tidak mengompensasi kalori dengan membuat tubuh mengurangi asupan makanan lain.

    Bahkan, jus buah tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Segelas jus buah dapat mengandung gula yang sama dengan beberapa potong buah utuh.

    4. Jarang Minum Air Putih

    Mengonsumsi air putih dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan sebab menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu meningkatkan metabolisme dalam tubuh.

    Sebuah meta-analisis dari enam penelitian melaporkan bahwa penurunan berat badan rata-rata sebesar 5,15 persen disebabkan oleh peningkatan asupan air. Setidaknya dalam satu penelitian, hal tersebut terkait dengan penggantian minuman berkalori dengan air putih.

    5. Makan Terlalu Cepat

    Makan dengan penuh kesadaran mungkin merupakan salah satu cara yang efektif untuk menurunkan berat badan. Hal tersebut termasuk memperlambat saat makan, makan tanpa gangguan, dan menikmati setiap gigitan sembari mendengarkan sinyal alami yang mengabarkan organ otak bahwa tubuh sudah cukup.

    Berbagai penelitian melaporkan bahwa makan lebih lambat dan penuh perhatian dapat membantu tubuh merasa lebih kenyang dan mendorong proses penurunan berat badan jangka panjang.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Liburan Makan Enak Melulu, Ini Saran Ahli Biar Tak Menggendut


    Jakarta

    Liburan panjang atau long weekend kerap menjadi momen yang dinantikan banyak orang. Selain jadi waktu yang tepat untuk melepas penat, liburan juga identik dengan momen bersantap, mulai dari kumpul keluarga, jalan-jalan kuliner, hingga menikmati makanan manis dan berlemak tanpa banyak pertimbangan.

    Tak heran, banyak orang merasa pola makan mereka jadi tak terkendali selama liburan. Porsi makan melonjak, jam makan berantakan, dan godaan camilan sulit dihindari. Ahli gizi dari Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Pratiwi Dinia Sari, S.Gz, RD, mengatakan mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, seperti gorengan hingga makanan bersantan yang berlebihan bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.

    Hal ini dikarenakan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat atau Low-Density Lipoprotein (LDL) dalam darah. Dalam jangka panjang kondisi ini dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, hingga stroke.


    Begitu juga makanan manis. Pratiwi mengatakan kandungan gula yang tinggi dalam makanan ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Tubuh yang mengalami lonjakan gula darah secara berulang akan lebih cepat merasa lapar, mudah lelah, dan mengalami penumpukan lemak, terutama di jaringan adiposa.

    “Lonjakan ini akan memicu peningkatan produksi insulin dalam tubuh sebagai respon alami, namun jika terlalu sering terjadi, bisa berdampak negatif,” ucap Pratiwi, dikutip dari laman UGM, Selasa (27/5/2025).

    Tubuh yang terus-menerus mengalami lonjakan gula darah dan insulin bekerja terlalu keras dalam waktu lama dapat memicu resistensi insulin. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

    “Caranya sederhana dengan cukup tidur, batasi gula, konsumsi buah dan sayur yang kaya antioksidan, serta makanan yang mengandung probiotik seperti yoghurt atau makanan fermentasi,” tegasnya.

    Selama liburan panjang, penting juga untuk tetap memenuhi kebutuhan serat. Hal ini dikarenakan serat sangat membantu dalam menjaga kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah. Usahakan mengonsumsi minimal 3 porsi sayur dan 2 porsi buah setiap hari.

    Prinsip “Isi Piringku” dari Kementerian Kesehatan dapat dijadikan pedoman, yakni setengah piring diisi buah dan sayur, seperempat lauk pauk, dan seperempat makanan pokok. Pratiwi pun mengingatkan agar masyarakat tidak khawatir, karena menjaga pola makan sehat bukan berarti harus menjauhi makanan favorit. Ia justru menganjurkan pendekatan yang lebih realistis dengan pola makan 80:20.

    “Artinya, 80 persen kebutuhan kalori harian kita dipenuhi dari makanan berkualitas dan 20% sisanya boleh dari makanan yang sifatnya rekreasional,” jelasnya.

    NEXT: Rekomendasi aktivitas fisik

    Selain itu, Pratiwi juga merekomendasikan untuk melakukan aktivitas fisik agar tubuh tetap bugar selama liburan. Liburan sering kali identik dengan gaya hidup inaktif, seperti rebahan seharian, duduk lama menonton film atau bermain gadget, dan waktu istirahat yang justru terlalu panjang tanpa gerak.

    Padahal, tubuh tetap membutuhkan pergerakan untuk menjaga metabolisme tetap optimal dan mencegah penumpukan kalori yang tidak terpakai.

    “Banyak orang berpikir kalau olahraga itu harus yang berat, seperti pergi ke gym atau ikut kelas kebugaran tertentu. Padahal, aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki selama 15-30 menit setiap hari sudah sangat membantu menjaga kebugaran tubuh,” tambahnya.

    “Kuncinya adalah keseimbangan. Gaya hidup sehat dilakukan sepanjang hidup agar kita bisa menikmati momen liburan dengan tubuh yang bugar dan pikiran yang ringan,” tutup Pratiwi.

    (suc/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Mental Miskin



    Jakarta

    Ada tiga hal ciri manusia yang memiliki sifat miskin mental. Tiga hal tersebut bila masih hinggap dalam pikiran dan hati seseorang maka bisa dipastikan orang tersebut susah diajak berpikir maju serta sukses.

    Pertama, bergaya melas (wajah yang patut dikasihani). Ciri ini sering terjadi pada seseorang berprilaku sering meminta bantuan orang lain. Sikap seperti ini juga menggambarkan kalau mental orang ini kurang semangat atau dikatakan kecil semangat juangnya. Maka generasi muda muslim hendaknya jauh atau tidak terjangkit gaya seperti ini. Jadikan diri menjadi orang yang tangan di atas (pemberi) dan jauhi menjadi tangan di bawah (peminta).

    Bagaimana hukumnya bagi orang yang meminta-minta? Salah seorang sahabat, Qabishah bin Mukhariq Al Hilal. Ketika ia tidak mampu lagi menunaikan nafkahnya lantaran beratnya beban hidup yang melandanya, Rasulullah SAW. memberikannya tiga syarat. “Hai Qabishah, sesungguhnya meminta-minta itu tidak boleh, kecuali bagi salah satu dari tiga golongan. Pertama, orang yang memikul beban tanggungan yang berat di luar kemampuannya. Maka, dia boleh meminta-minta sampai sekadar cukup, lalu berhenti. Kedua, orang yang tertimpa musibah yang menghabiskan seluruh hartanya. Maka, dia boleh meminta sampai dia mendapatkan sekadar kebutuhan hidupnya. Ketiga, orang yang tertimpa kemiskinan sehingga tiga orang yang sehat pikirannya dari kaumnya menganggapnya benar-benar sangat miskin. Maka, dia boleh meminta sampai dia mendapatkan sekadar kebutuhan hidupnya. Sedangkan selain dari ketiga golongan tersebut hai Qabishah maka meminta-minta itu haram, hasilnya bila dimakan juga haram.” (HR Muslim)


    Yang termasuk golongan boleh meminta pun dibatasi hanya sampai sekedar terpenuhinya kebutuhan hidup. Adapun makna tuntunan di atas adalah sedapat mungkin kita bisa menjadi pemberi (tangan di atas). Tidak mungkin suatu perjuangan akan berhasil dengan modal meminta bantuan, maka perkuatlah diri para anggota pejuang untuk bermental pemenang.

    Kedua, Selalu merasa dirinya dizalimi padahal tidak ada yang melalukan itu. Sikap ini biasanya ditunjukkan oleh seseorang yang ingin mendapatkan perhatian dari orang lain. Orang yang berkarakter seperti ini umumnya pandai mendramatisir sebuah kejadian. Sikap orang yang terzalimi (benar terjadi) di masyarakat akan timbul dan suburnya simpati padanya. Oleh karena itu kondisi “terzalimi” dibuat atau seakan, diharapkan menuai simpati. Menjelang pemilu pilpres dan pilkada, seakan terzalimi menjadi modal dalam menarik simpati masyarakat.

    Ketiga, Seseorang yang miskin karakter itu adalah malas kerja. Sikap ini biasanya diikuti dengan banyaknya keinginan, jika bicara sering dilebih-lebihkan. Allah SWT tidak menyukai seseorang yang tidak bersyukur juga bersikap malas-malasan. Malas merupakan salah satu perilaku setan yang harus dihindari. Maka dari itu, kita perlu membaca doa agar tidak malas sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

    Allah SWT berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Makkah).” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?” Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (QS An-Nisa: 97)

    Kemalasan ini merupakan penyakit yang menghambat seseorang untuk berkontribusi pada masyarakat. Kurangnya motivasi dan kepuasan hidup: Sikap malas dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan seseorang. Ketika seseorang tidak memiliki motivasi untuk mencapai tujuan atau melakukan hal-hal yang bermanfaat, mereka cenderung merasa tidak berarti dan kurang puas dengan hidup mereka. Adapun dampak malas adalah banyak peluang dilewatkan, terhambatnya kesuksesan, kesehatan terganggu dan membuang waktu dengan sia-sia.

    Ketiga ciri mental miskin ini tidaklah patut dimiliki seorang Muslim, jika ingin kita kembali memberikan kontribusi pada peradaban. Maka mulailah mendidik para generasi muda untuk bermentalkan pemenang, pemberi, pengayom dan lebih mementingkan kepentingan masyarakat. Jika sebagai pemimpin maupun wakil rakyat hendaknya menjauhi menjadi manusia bermental miskin. Semoga Allah SWT menjadikan kita jauh dari ketiga ciri-ciri di atas.

    ———-

    *) Aunur Rofiq

    Ketua DPP PPP periode 2020-2025

    Ketua Dewan Pembina HIPSI (Himpunan Pengusaha Santri Indonesia)

    Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggungjawab penulis. (Terima kasih – Redaksi)

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com