Tag: maling

  • Becermin dari Kasus Tom Hanks, Begini 9 Cara Cegah Rumah Dibobol Maling


    Jakarta

    Keamanan rumah adalah hal penting yang perlu dipersiapkan terutama saat hendak ditinggal pergi. Sebab, salah satu kejadian tidak mengenakkan terjadi di rumah Tom Hanks, pengisi suara Woody di Toy Story yang menjadi target perampokan minggu lalu. Pada saat kejadian, Tom Hanks dan istrinya Rita Wilson tidak berada di rumah karena keluar kota.

    Rumah Tom Hanks berada di lereng bukit batu kapur dan berdiri eksklusif tidak berdempetan dengan rumah lainnya. Namun, rumah tersebut tetap menjadi target perampokan. Menurut TMZ, pelaku berusaha membobol rumah dengan memecahkan kacanya. Sayangnya, alarm rumah berbunyi dan mereka pun kabur tanpa sempat masuk ke bangunan utama serta mengambil barang berharga Tom Hanks.

    Bercermin dari kasus Tom Hanks, lantas bagaimana cara memastikan rumah tetap aman saat ditinggal pergi?


    Melansir dari CNET, Selasa (6/8/2024), berikut ini cara mencegah maling masuk rumah saat ditinggal pergi.

    Cara Cegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Seperti kasus pencurian di rumah Tom Hanks, pencuri menargetkan jendela atau kaca rumah sebagai akses masuk. Maka, sebelum meninggalkan rumah, pastikan jendela sudah terkunci. Apabila takut jendela dipecahkan, kamu bisa memasang gorden atau membuat jendela lebih tinggi atau tidak bisa diakses. Di Indonesia sendiri, biasanya jendela memiliki teralis pembatas. Dengan pemasangan tersebut dapat mencegah akses masuk pencuri ke dalam rumah.

    Selain jendela, kamu juga harus mengunci pintu masuk dan lubang pintunya tidak mudah dibobol. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Pencuri memiliki banyak cara agar dapat masuk ke dalam rumah. Maka, pastikan saat rumah ditinggal dan dalam keadaan kosong kamu perlu memakai pengaman ekstra seperti kunci pengaman tambahan. Bentuknya bisa smart lock yang bisa diatur dari jarak jauh karena memiliki aplikasi. Selain itu, pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Untuk sebagai barang bukti dan kamu bisa melihat pergerakan pencuri, coba pasang CCTV di tempat-tempat penting seperti pintu masuk, lorong kecil di samping rumah, atau akses tersembunyi di rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Simpan Barang Berharga

    Cara mengelabui maling lainnya adalah dengan menyulitkan mereka menemukan barang berharga. Bila nanti pelaku berhasil lolos masuk ke rumah, setidaknya dia tidak dapat mengambil barang paling berharga di rumah seperti perhiasan, alat elektronik penting seperti laptop, uang tunai, dan lainnya.

    Kamu bisa sediakan tempat penyimpanan seperti deposit box atau di tempat sembunyi lainnya yang hanya kamu tahu dan dijamin aman.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Untuk mempermudah CCTV melihat pergerakan manusia, pastikan depan rumah telah terpasang lampu. Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap karena gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan. Pilihan lainnya, kamu bisa memasang lampu yang menyala otomatis setiap terdeteksi pergerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Bagi kamu yang membuat garasi terhubung dengan bagian dalam rumah, perlu memastikan pintu garasi tidak mudah dibobol. Keamanan garasi juga juga mengamankan kendaraan yang ditinggal di rumah.

    7. Hindari Menyimpan Kunci di Halaman Rumah

    Orang Indonesia sering menyimpan kunci rumah di halaman rumah. Namun, hal ini justru menjadi celah bagi pencuri dengan mudah masuk ke dalam rumah. Jika kamu khawatir kunci hilang apabila dibawa kemana-mana, kamu bisa menyimpannya di tempat yang lebih aman dan hanya orang rumah yang mengetahuinya. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat yang dipercaya.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Dari kasus Tom Hanks, pencuri berani datang karena rumah tersebut terlihat kosong. Maka, kamu bisa membuat rekayasa rumah tersebut sedang ditempati.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Lapor ke Petugas Keamanan

    Untuk kamu yang tinggal di kompleks atau lingkungan padat penduduk, tidak ada salahnya melaporkan jika rumah sedang kosong dalam beberapa hari. Hal ini juga untuk mempermudah pihak lain menangani masalah seperti kebakaran atau musibah lainnya.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Kalau Ada Tanda-tanda Ini Berarti Rumah Kamu Lagi Diincar Maling


    Jakarta

    Belum lama ini terjadi aksi pencurian di sebuah rumah di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sang Maling mengacak-acak isi kamar dan membawa kabur sejumlah uang hingga perhiasan emas.

    “10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

    Aksi tersebut terjadi pada Senin (12/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Korban yang baru pulang dari rumah sakit mendapati pintu rumahnya telah dibobol pelaku.


    Kejadian seperti ini memang bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, apalagi ketika rumah dalam keadaan kosong. Hal ini membuat pemilik rumah harus selalu waspada akan potensi kemalingan.

    Lantas, bagaimana cara mencegah kemalingan?

    Biasanya korban perampokan telah diincar terlebih dahulu oleh para maling. Mereka akan memantau keadaan sekitar rumah dan memberikan tanda kepada rumah yang menjadi sasarannya.

    Sebagai langkah pencegahan, kamu perlu mengenali tanda-tanda rumah sedang diincar maling. Berikut ini ciri-ciri rumah kamu menjadi sasaran maling, dilansir dari Safe and Solo, Senin (19/8/2024).

    Ciri-ciri Rumah yang Lagi Diincar Maling

    1. Sering Mendapatkan Brosur atau Selebaran Surat

    Para maling atau perampok akan menandai rumah kamu dengan menyebarkan selebaran brosur surat. Mereka biasanya akan menempel di pintu atau meletakkan pada keset. Tanda ini mengindikasikan berarti bahwa tidak ada orang di rumah.

    2. Orang Asing Muncul Berpura-pura Minta Pertolongan

    Menolong seseorang ketika dalam kesusahan itu perlu. Namun, kamu harus mengamati dan mencurigai orang yang meminta tolong. Jika terdapat gerak-gerik yang aneh dan mencurigakan segera tutup dan kunci pintu rumah.

    3. Muncul Banyak ‘Sales’ yang Menawarkan Produk

    Jaringan perampokan akan menggunakan banyak orang untuk datang ke rumah yang menjadi target. Mereka biasanya akan berpura-pura menjadi perwakilan penjualan atau sales. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi dari rumah kamu.

    4. Muncul Mobil Asing Parkir di Dekat Rumah

    Banyak pencuri atau maling yang akan mengamati rumah kamu di dalam mobil dari balik jendela gelap. Jendela gelap ini sengaja dipasang agar sulit melihat siapa yang ada di dalam mobil. Kalau ada mobil yang mencurigakan dan tidak kamu kenal, segera hubungi polisi.

    5. Terdapat Orang Asing yang Sering Mondar-mandir di Depan Rumah

    Jika kamu melihat ada orang asing yang lewat dengan gelagat mencurigakan, kamu harus waspada. Biasanya mereka akan mondar-mandir berkali-kali dalam jangka waktu yang lama untuk melihat-lihat rumah dan kondisi sekitar.

    6. Terdapat Gambar Simbol Aneh pada Rumah

    Kamu juga harus mewaspadai tanda-tanda khusus seperti angka, coretan, gambar, atau tanda lain yang mungkin digambar di dinding, pagar, atau area luar rumah kamu.

    Tindakan ini dapat menandakan bahwa kelompok perampok sedang beroperasi dan menggunakan kode-kode tertentu untuk berkomunikasi atau memberikan petunjuk.

    7. Orang Asing yang Mengambil Foto Rumah

    Kamu patut curiga kalau melihat orang asing mengambil foto rumahmu. Hal ini pertanda rumah kamu sedang ditargetkan oleh para perampok atau maling. Dalam beberapa kasus mereka hanya mengambil foto rumah kamu lalu langsung pergi begitu saja.

    Itulah ciri-ciri rumah kamu lagi diincar oleh maling. Semoga bermanfaat dan stay safe!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat, Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ada Maling Masuk Rumah


    Jakarta

    Sebuah rumah di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi (Sulsel) belum lama ini mengalami kemalingan. Sejumlah uang hingga perhiasan emas di rumah itu dicuri oleh maling.

    “10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

    Pelaku membobol masuk dengan mencungkil pintu, lalu mengacak-ngacak isi kamar dan mencuri harta benda di dalamnya. Taksiran kerugian yang dialami pemilik rumah sebesar Rp 23,5 juta.


    Aksi pencurian itu terjadi pada Senin (12/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Korban sedang tidak ada di lokasi ketika kejadian.

    Tindak kejahatan seperti ini bisa terjadi di waktu-waktu yang tidak terduga, baik ketika ada penghuni atau tidak. Oleh karena itu, kamu perlu tahu langka-langkah yang harus dilakukan kalau ada maling di rumah.

    Mengutip Safewise, Senin (19/8/2024), ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan bila curiga rumahmu sedang disusupi maling.

    Cara Menghadapi Maling di Rumah

    1. Diam-diam Periksa Kondisi Sekitar

    Waktu sangat penting, jadi cepatlah memeriksanya. Tarik napas dalam-dalam dan dengarkan baik-baik atau periksa peringatan kamera keamanan atau bel pintu video di ponsel Anda.

    Lihat apakah kamu bisa membedakan antara gerakan hewan peliharaan dan suara pipa normal serta suara langkah kaki, pecahan kaca, pintu terbuka, atau menyeret benda dan furnitur.

    2. Tetap Tenang

    Dalam situasi yang menakutkan, wajar kalau adrenalin dan detak jantungmu melonjak. Coba untuk tarik napas dalam-dalam beberapa kali untuk menenangkan pikiran dan tubuh sehingga kamu bisa memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

    3. Utamakan ‘Kabur’

    Kalau kamu sudah memastikan ada seseorang di rumahmu atau jika kamu masih mencurigainya setelah mengambil jeda, jangan dilawan! Segera cari jalan keluar dari rumah.

    Carilah jendela tempat kamu bisa keluar dengan aman atau tempat untuk bersembunyi jika kamu nggak bisa melarikan diri.

    4. Bersembunyi di Tempat Aman

    Kalau kabur bukan menjadi pilihan karena keberadaan si maling menghalangi arah pintu keluar atau jendela, cari tempat aman untuk bersembunyi.

    Kamu bisa bersembunyi dan mengunci diri di kamar mandi, kamar tidur, atau bahkan lemari. Kunci pintunya, dan jika memungkinkan, buat barikade.

    5. Telpon Polisi

    Setelah semua langkah di atas kamu lakukan, saatnya kamu mencari bantuan. Kamu bisa segera menghubungi polisi atau petugas keamanan terdekat.

    Sebagai langkah antisipasi, penting bagi kamu untuk selalu menyimpan nomor-nomor darurat yang bisa dihubungi kapanpun.

    6. Foto dan Video Sangat Membantu

    Kalau kamu berada dalam posisi di mana kamu dapat melihat penyusup, hafalkan semuanya. Jika kondisi memungkinkan, mengambil beberapa foto atau video akan sangat membantu.

    Hal ini akan sangat berguna bila maling penyusup berhasil kabur sebelum polisi tiba. Pengamatan kamu bisa sangat berguna untuk memberi gambaran rinci tentang berat badan, jenis kelamin, tinggi badan, pakaian, kendaraan, dan arah perjalanan.

    Ini akan memudahkan polisi melacak penyusup dan mencegah mereka menjadikan rumah lain sebagai korban. Kamu juga harus mencatat semua yang rusak atau dicuri sehingga kamu bisa membuat laporan terperinci untuk polisi dan mulai memulihkan diri dari pembobolan.

    Pembobolan bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan traumatis, namun sedikit persiapan dapat membantu kamu mencegah gangguan di rumah dan tetap tenang jika hal itu terjadi.

    Luangkan waktu untuk memeriksa dan meningkatkan keamanan rumah dan mempraktikkan protokol pembobolan di rumah seperti saat kamu melakukan latihan kebakaran atau gempa bumi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal, Ini Cara Simpan Barang Berharga di Rumah Biar Nggak Dicuri Maling


    Jakarta

    Menyimpan barang berharga di rumah membutuhkan perhatian ekstra. Sebab, selalu ada potensi terjadi aksi kejahatan misalkan maling yang mengincar harta bendamu.

    Seperti yang terjadi pada rumah milik warga di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dibobol maling. Pelaku mengacak-acak kamar tidur dan membawa kabur uang hingga perhiasan emas.

    “10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

    Hal itu terjadi pada Senin (12/8) sekitar pukul 20.00 Wita. Korban yang baru pulang dari rumah sakit mendapati pintu rumahnya telah dicungkil oleh pelaku.


    Korban yang mendapati rumahnya berantakan, langsung memeriksa emas dan uang tunai yang disimpan dalam lemari pakaian. Adapun taksiran kerugian sebesar Rp 23,5 juta.

    Lalu, bagaimana cara menyimpan barang berharga dengan aman di rumah? Simak caranya berikut ini dikutip dari Cekaja.

    Cara Aman Simpan Barang Berharga di Rumah

    1. Jangan Simpan di Dalam Lemari

    Tips menyimpan barang berharga di rumah yang pertama adalah tidak menyimpannya di dalam lemari. Dari beberapa contoh kasus yang telah terjadi, menyimpan barang berharga, seperti emas atau surat-surat tanah di dalam lemari lebih berisiko diambil oleh pencuri saat terjadi perampokan.

    Ketika hal itu terjadi, biasanya pencuri akan langsung tertuju ke kamar tidur dan mencari benda-benda berharga korbannya di dalam lemari.

    Maka dari itu, menyimpan barang berharga maupun benda berharga lainnya di dalam lemari sangat tidak disarankan. Apalagi di dalam celah-celah kecil atau lainnya. Sebaliknya, cobalah simpan barang berharga yang dimiliki di tempat-tempat yang sekiranya sulit untuk ditemukan oleh pencuri.

    2. Simpan di Tempat yang Sulit Dijangkau

    Berikutnya, simpan barang berharga kamu di tempat yang sulit dijangkau. Tempat yang sulit dijangkau ini maksudnya tempat yang sekiranya tak akan terpikirkan oleh pencuri. Misalnya di celah-celah laci dapur ataupun ruang makan.

    Pokoknya, jangan sampai tempat yang disiapkan untuk menyimpan barang berharga, mudah ditebak oleh pencuri.

    Kamu harus mengakalinya dengan sebaik mungkin. Jika memungkinkan, selalu ganti posisi penyimpanannya tiap tiga hingga enam bulan sekali. Terlebih lagi jika rumah sering didatangi oleh tamu.

    Perpindahan posisi ini dimaksudkan untuk menghindari segala risiko kehilangan, yang terkadang bisa dialami jika kita terlalu percaya dengan orang lain, apalagi yang baru dikenal.

    3. Simpan di Dalam Brankas Unik

    Tips menyimpan barang berharga di rumah yang berikutnya adalah dengan menaruhnya di dalam brankas. Untuk keamanan yang lebih lagi sebaiknya jangan gunakan brankas biasa ya.

    Kamu bisa menggunakan brankas dengan bentuk unik, bisa saja menyerupai celengan uang atau buku. Bentuk yang tidak mencolok itu tentu saja akan mengecoh pandangan pencuri.

    Selain itu, hal lainnya yang harus diperhatikan adalah tempat penyimpanan brankas tersebut. Hindari menyimpan brankas atau barang berharga secara langsung di dalam lemari maupun lacinya.

    Sebab, seperti yang sebelumnya sudah dibahas, lemari selalu menjadi sasaran utama pencuri saat mencari barang berharga korbannya. Ada baiknya untuk menyimpan brankas tersebut di ruangan yang lebih aman dan tidak terpikirkan oleh pencuri.

    4. Gunakan Perlindungan Ganda

    Selanjutnya yang juga termasuk dalam tips menyimpan barang berharga di rumah adalah selalu gunakan perlindungan ganda. Meski sudah menggunakan brankas yang terbuat dari material besi, namun ada baiknya lagi bila kamu menambah perlindungannya.

    Caranya? Tentu saja dengan menyimpannya dalam kotak berlapis. Misal, masukkan brankas ke dalam kotak yang lebih besar dan menggunakan gembok maupun kata sandi. Dengan begitu, pencuri tidak akan mudah untuk bisa membuka kotak tersebut.

    5. Gunakan Trik Menipu Pencuri

    Tips menyimpan barang berharga di rumah yang terakhir adalah dengan menggunakan trik menipu pencuri. Nah, di sini, kamu bisa menggunakan lemari untuk mengecoh pencuri.

    Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan brankas untuk menyimpan barang berharga. Di dalam brankas itu, kamu dapat menyimpan berbagai benda yang tidak berguna, namun dalam jumlah yang cukup banyak.

    Dengan begitu, pencuri tentu akan mengira bahwa sebagian besar hartamu ada di dalam brankas tersebut, sehingga pencuri tak perlu lagi mencari ke ruangan lainnya untuk menemukan barang berharga lainnya.

    Itulah cara menyimpan barang berharga di rumah agar tidak dicuri maling. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Amankan Rumah Biar Nggak Gampang Dibobol Maling


    Jakarta

    Sebuah rumah di Jalan Capoa, Kota Makassar, Sulawesi (Sulsel) dibobol maling belum lama ini. Pelaku masuk rumah dengan cara mencungkil pintu.

    “Sepulang dari rumah sakit (korban) melihat pintu depan rumah sudah terbuka dengan bekas cungkilan pada pintu,” ujar Kanit Res Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir dikutip dari detikSulsel, Senin (19/8/2024).

    Pelaku mengacak-ngacak isi kamar tidur dan mencuri sejumlah uang dan perhiasan emas. Taksiran kerugian yang dialami pemilik rumah sebesar Rp 23,5 juta.


    “10 gram gelang, 2 gram gelang anak, 2 gram cincin, 1 gram cincin anak, serta uang tunai 4 juta (dicuri pelaku),” katanya.

    Maling memang biasanya mengincar rumah-rumah yang sedang ditinggalkan pemiliknya. Untuk menghindari hal itu, kamu perlu meningkatkan keamanan di rumah.

    Melansir dari CNET, Senin (19/8/2024), berikut ini cara mencegah maling masuk ke rumah.

    Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Mengunci pintu dan jendela adalah hal yang sangat vital dilakukan sebelum kita meninggalkan rumah. Ini juga bentuk pencegahan yang termudah untuk menghindari pencurian.

    Maling tentu mencari target yang mudah. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Nah, mengunci pintu dan jendela terkadang tidak menjamin sepenuhnya keamanan dari maling. Tak jarang maling juga punya banyak cara untuk masuk ke rumah. Solusinya, pakai kunci pengaman tambahan.

    Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus. Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Bila hal itu dirasa tak cukup menenangkan, upaya lain yaitu menambahkan sistem keamanan rumah juga bisa dilakukan. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan Barang Berharga

    Maling yang masuk ke rumah pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Karena gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Atau, kamu juga bisa memasng lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi. Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu.

    Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan sembunyikan kunci di tempat yang umum

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi.

    Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli Brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor Petugas Keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta pada mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Belajar dari Kasus Mat Solar, Ini 4 Tips Cegah Maling Masuk Rumah Lewat Jendela


    Jakarta

    Rumah pesinetron Mat Solar baru-baru ini kemalingan saat seluruh keluarga tengah terlelap. Dua ponsel raib dibawa maling. Setelah diselidiki, maling berhasil masuk ke rumah Mat Solar melalui jendela rumah yang tidak tertutup rapat.

    “Jendelanya kurang rapat nutupnya. Lupa dikunci juga sama sepupu aku. Nah pas dia masuk tuh kamar jendelanya tuh ada sepupu aku yang lagi tidur. Jadi dibuka sama malingnya. Terus malingnya ngambil Hp sepupu aku. Terus langsung keluar kamar, ke bawah. Terus waktu itu Hp mama akhirnya diambil,” kata anak Mat Solar Haidar Rasyad seperti yang dikutip dari detikHot, Rabu (9/10/2024).

    “Pas mama bangun, mama bilang ‘Hp mama nggak ada sama ayah’. Aku mikirnya nggak negatif, rumah nggak pernah kemalingan,” tambahnya.


    Dari rekaman CCTV, maling berada di rumah Mat Solar lebih dari 30 menit dan berkeliling dari lantai bawah dan atas. Saat ini keluarganya telah melaporkan kasus ini ke polisi dan petugas keamanan sudah bersiaga di sekitar rumahnya.

    Berkaca dari kasus ini, keamanan rumah perlu diperhatikan hingga ke hal terkecil yakni mengunci segala akses masuk ke rumah. Maling pasti berusaha mencari celah untuk masuk ke rumah. Mereka biasanya sudah mengintai lokasi yang telah mereka targetkan.

    Selain mengunci seluruh akses masuk seperti jendela dan pintu, Forbes Home, menyebutkan ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar tidak ada lagi kejadian maling masuk melalui jendela rumah, berikut di antaranya.

    1. Pasang Sensor Gerak

    Sensor gerak mendeteksi pergerakan di luar rumah. Nantinya sensor ini akan mengirimkan data ke monitor yang bisa diakses oleh pemilik rumah.

    Lokasi pemasangannya bisa di berbagai tempat termasuk di luar jendela. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui dan mencegah maling masuk ke rumah. Sebab, apabila pergerakan tersebut cukup mencurigakan seperti menghancurkan properti rumah atau mendatangi suatu tempat yang dilarang, alarm akan berbunyi. Suara tersebut bisa tanda bagi pemilik rumah untuk berhati-hati dan mengecek monitor secepatnya.

    Jika sudah ketahuan ada orang yang ingin melakukan tindakan berbahaya, kamu harus segera menelpon polisi dan kamu harus tetap berada di dalam rumah.

    2. Pasang Teralis Jendela

    Biasanya jendela rumah di Indonesia dipasang teralis dari besi atau kayu. Fungsi dari teralis ini bukan hanya sebagai penambah estetika rumah, melainkan pengaman. Dengan dipasang pembatas tersebut, siapa pun tidak dapat masuk melalui jendela.

    Pemasangannya pun tidak sulit dan bisa dipasang sejak awal menempati rumah tersebut. Ventilasi rumah tidak akan terhambat dengan adanya teralis tersebut. Selain itu, saat ini model teralis juga sudah beragam sehingga tidak kuno dan tidak terlihat mengganggu.

    Saat memasang jeruji pada jendela, pastikan untuk membiarkan satu jendela kosong tanpa pembatas agar mudah diakses saat terjadi keadaan darurat, seperti kebakaran. Namun, jendela ini sebaiknya dari kaca atau bahan lainnya yang mudah untuk dibuka dari dalam.

    4. Pasang CCTV Pengaman

    Seperti kasus di rumah Mat Solar, keluarga memiliki bukti ada pencurian di rumah setelah mengecek CCTV. Saat ini kehadiran CCTV sangat dibutuhkan untuk memastikan hal yang terjadi yang luput dari penglihatan. Kamu bisa memasang CCTV di lokasi yang tepat dan tidak terhalang apa pun.

    5. Pastikan Rumah Punya Penerangan

    Rumah yang cukup terang dapat mencegah pencuri berkeliaran di sekitar rumah. Sebab, rumah yang terang dapat membuat pergerakan mereka ketahuan. Biasanya cara mereka mengakali hal tersebut dengan mematikan sistem listrik di rumah sebelum mereka masuk ke rumah.

    Kamu juga bisa memasang lampu yang otomatis menyala saat ada pergerakan. Dengan begitu, kamu juga akan langsung sadar jika tiba-tiba lampu menyala berarti ada seseorang atau pergerakan tidak jauh dari sana.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Bikin Pagar Anti Maling, Mudah!


    Jakarta

    Tingkat kriminalitas di Indonesia masih cukup tinggi, terutama soal pencurian. Maling, sebutan untuk pelaku yang kerap mengambil barang orang lain, tidak hanya beraksi di tempat ramai, ada yang menargetkan rumah warga. Meskipun risikonya lebih tinggi, tetapi mereka berfikir pembobolan rumah akan jauh lebih menguntungkan apalagi saat tidak ada penghuninya.

    Maka dari itu, banyak rumah di Indonesia memasang pagar sebagai pengaman terdepan. Dengan ada pagar rumah, orang luar tidak bisa sembarangan masuk ke halaman rumah, bahkan tidak bisa langsung melihat pintu masuk rumah. Penghuni rumah juga akan lebih tenang karena keamanan serta privasinya terlindungi.

    Namun, pemasangan pagar ternyata tidak menjamin maling takut untuk beraksi. Saat situasinya mendukung mereka tetap berani membobol rumah. Lantas, apa yang perlu kita lakukan agar rumah tidak jadi target pencurian?


    Dikutip dari situs United Fence Company, Kamis (24/10/2024), berikut beberapa persiapan dan kelengkapan yang harus ada di pagar rumah agar maling tidak berani membobol rumah kamu.

    Cara Membuat Pagar Rumahmu Anti Dipanjat Maling

    1. Duri Anti Panjat (Anti-Climb Spikes)

    Pasang penghalang seperti duri atau paku anti panjat terbuat dari logam tajam di bagian atas pagar, sehingga maling akan sulit untuk berpegangan ketika memanjat. Selain itu kamu juga bisa menggunakan pecahan kaca atau kawat berduri sebagai alternatifnya. Cara ini juga banyak dipakai pada pagar bangunan pemerintahan.

    Dengan adanya duri di sekeliling pagar rumah, maling akan lebih susah untuk memanjat rumah. Mau tidak mau harus melewati pintu masuk utama.

    2. Menambahkan Terali

    Ada beberapa bangunan yang memasang besi pembatas lagi di atas pagar hingga ke kanopi halaman. Nama besi pembatas ini adalah terali. Bentuknya mirip dengan pembatas besi di jendela rumah, ramping, kokoh, dan banyak ukurannya.

    Tampilan rumah memang jadi tidak begitu estetik karena seperti berada di dalam kurungan, tetapi pemasangan terali jadi salah satu cara paling efektif mencegah maling memanjat pagar rumah.

    3. CCTV

    Kamu tidak akan pernah tahu seberapa ahlinya maling tersebut. Maka dari itu, keamanan rumah harus lebih canggih dan cepat mendeteksi pergerakan mencurigakan. Salah satu caranya adalah memasang CCTV. Kamera pengawas ini nantinya bisa mereka segala kejadian di rumah dan kamu bisa menonton ulangnya saat dibutuhkan.

    Jika ingin lebih aman, cari CCTV yang bisa bergerak mengikuti pergerakan orang di sekitar rumah. Pastikan pemasangannya juga di tempat yang tepat, tidak tertutup apa pun, dan cukup terang.

    4. Cat Anti Panjat

    Apabila kamu tidak cukup dana untuk memasang besi tambahan atau jebakan lainnya. Kamu bisa melapisi pagar dengan cat anti panjat. Cat ini berupa ‘non-drying paint’ yang bisa membuat permukaan pagar licin sehingga maling akan kesulitan untuk memanjatnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Ampuh Cegah Maling Masuk Rumah Saat Ditinggal Liburan


    Jakarta

    Libur panjang akhir tahun merupakan salah satu hal yang dinantikan. Saat akhir tahun, biasanya banyak keluarga yang meninggalkan rumah untuk liburan.

    Nah, buat kamu yang mau meninggalkan rumah dalam keadaan kosong harus hati-hati ya. Sebab, rumah kosong kerap menjadi sasaran empuk pencuri alias maling.

    Maka dari itu, penghuni rumah harus hati-hati dan mengetahui cara mencegah maling masuk ke rumah apalagi dalam keadaan tak ada orang. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan beberapa cara agar maling tak masuk ke rumah, seperti dikutip dari CNET.


    Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Mengunci pintu dan jendela adalah hal yang sangat vital dilakukan sebelum kita meninggalkan rumah. Ini juga bentuk pencegahan yang termudah untuk menghindari pencurian.

    Maling tentu mencari target yang mudah. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Nah, mengunci pintu dan jendela terkadang tidak menjamin sepenuhnya keamanan dari maling. Tak jarang maling juga punya banyak cara untuk masuk ke rumah. Solusinya, pakai kunci pengaman tambahan.

    Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus. Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Bila hal itu dirasa tak cukup menenangkan, upaya lain yaitu menambahkan sistem keamanan rumah juga bisa dilakukan. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

    Maling yang masuk ke rumah pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi. Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli Brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor Petugas Keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 6 Cara Hilangkan Bau Apak di Rumah Usai Ditinggal Liburan


    Jakarta

    Saat liburan, tentunya rumah ditinggalkan dalam keadaan tertutup rapat untuk mencegah adanya maling atau pencuri yang masuk. Rumah dalam keadaan tertutup yang cukup lama juga bisa menyebabkan bau apak.

    Bau apak bisa tercium pada ruangan dengan sirkulasi udara seadanya ditambah lagi dengan keadaan lembap. Hal itu menandakan rumah tersebut tidak bersih sehingga saat pintu kembali dibuka, bau apak langsung menguar.

    Meski demikian, kamu tak perlu khawatir karena ada beberapa cara untuk menghilangkan bau apak pada rumah yang ditinggal liburan dalam waktu lama. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Buka Jendela dan Pintu Rumah

    happy young boy, kid opening the sliding door on rooftop patio area at homePintu rumah dibuka agar sirkulasi udara di dalam rumah baik. Foto: Getty Images/iStockphoto/olesiabilkei

    Cara mengurangi debu dan bau apak di rumah adalah dengan membuka sumber sirkulasi udara yakni jendela dan pintu di rumah. Biarkan selama satu jam atau selama kamu membersihkan rumah misalnya mengelap perabotan, menyapu, dan mengepel.

    2. Hidupkan Dehumidifier

    DehumidifierDehumidifier Foto: Ace Hardware

    Saat ini ada alat elektronik yang bisa menyerap kelembapan di dalam rumah dengan menyemprotkan uap yakni dehumidifier. Alat ini dapat mencegah jamur tumbuh di dalam rumah dan menjaga kualitas udara tetap sehat. Alat yang satu ini juga berguna untuk membasmi bakteri di udara dan mencegah penghuninya terkena alergi.

    3. Letakkan Baking Soda

    Eco-friendly natural cleaners Vinegar, baking soda, salt, lemon and cloth on wooden table Homemade green cleaningBaking soda yang ampuh hilangkan noda dan bau apak di rumah. Foto: iStock

    Baking Soda memang ampuh untuk membersihkan noda, tetapi bahan ini juga ampuh untuk menyerap bau apak di rumah.

    Caranya dengan menyiapkan baking soda yang dicampur dengan minyak esensial yang diletakkan ke dalam wadah. Tutup wadah tersebut menggunakan plastik atau kertas yang direkatkan dengan tali atau karet. Bolongi permukaan atasnya agar bau apek dapat tersedot.

    4. Bubuk Kopi

    lebih baik biji kopi atau kopi bubukBiji kopi dan kopi bubuk Foto: iStock

    Penyuka kopi bubuk bisa menggunakannya untuk mengurangi bau apak di rumah. Bau kopi umumnya disukai oleh penghuni rumah sehingga tidak akan begitu mengganggu.

    Kamu bisa menggunakan bubuk kopi baru atau ampas kopi. Bubuk tersebut perlu dipanggang atau disangrai lalu di letakkan di ruang terbuka di rumah. Jika kamu ada biji kopi di rumah, rebus terlebih dahulu lalu masukkan ke alat dehumidifier.

    5. Lavender

    Yang unik dari tempat ini adalah bunga lavendernya tumbuh secara liarBunga lavender yang memiliki bau yang menenangkan. Foto: detik

    Bunga Lavender memang sudah sering digunakan sebagai bahan pengharum dalam beberapa produk karena baunya yang menenangkan. Bunga lavender juga bisa mengurangi bau apak di rumah. Namun, jika sulit menemukan bunga lavender, kamu bisa menggunakan pengharum ruangan instan yang memakai ekstrak bunga lavender.

    6. Kayu Manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis bisa mengharumkan ruangan. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Rempah satu ini terbukti bisa digunakan sebagai pengharum ruangan alami. Jika tidak memiliki bunga lavender atau baking soda, kamu bisa menggunakan kayu manis. Caranya dengan merebus kayu manis lalu airnya dimasukkan ke alat dehumidifier. Agar wanginya semakin menenangkan kamu bisa menambahkan minyak esensial.

    Demikian 6 cara menghilangkan bau apak di rumah setelah ditinggal liburan. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tinggakan Rumah Saat Liburan, Lakukan Ini Biar Maling Nggak Masuk


    Jakarta

    Banyak keluarga menantikan waktu liburan untuk jalan-jalan keluar kota. Tak hanya mereka, maling pun semakin leluasa untuk mencari mangsa, yakni rumah kosong.

    Bagi kamu yang berencana pergi liburan atau meninggalkan rumah kosong, wajib hati-hati ya. Jangan sampai rumah kamu mudah dibobol maling.

    Lalu, bagaimana cara mencegah maling masuk rumah? Yuk, simak caranya berikut ini seperti dikutip dari CNET.


    Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Tentunya langkah pencegahan termudah adalah mengunci pintu dan jendela. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Selain itu, kamu bisa meningkatkan keamanan rumah dengan memakai kunci pengaman tambahan. Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus.

    Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Kalau merasa tak cukup aman, kamu bisa memasang sistem keamanan rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

    Maling pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi.

    Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli Brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor Petugas Keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com