Tag: mandi

  • Bagian Kamar Mandi yang Sering Lupa Dibersihkan, Bisa Jadi Sumber Penyakit


    Jakarta

    Membersihkan kamar mandi perlu dilakukan agar tidak menjadi sumber penyakit. Terkadang, ada saja bagian-bagian di kamar mandi yang luput dibersihkan.

    Umumnya, bagian kamar mandi yang dibersihkan adalah bagian-bagian yang kotor atau yang terlihat saja. Padahal, ada juga bagian-bagian lain yang harus dilakukan.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini bagian-bagian yang sering lupa dibersihkan.


    Belakang Toilet

    Melansir dari The Spruce, bagian belakang toilet terkadang luput dibersihkan. Sebab, biasanya hanya bagian toiletnya saja yang dibersihkan.

    Jika jarak antara dinding dengan toilet sangat sempit, kamu bisa membersihkan bagian itu menggunakan sikat gigi bekas. Kamu juga bisa membersihkannya dengan semprotan disinfektan dan lap mikrofiber.

    Permukaan Benda

    Bagian permukaan benda-benda yang ada di kamar mandi juga perlu dibersihkan, misalnya tombol flush toilet, keran wastafel, dan gagang pintu. Menurut global director of microbiology di Reckitt, Dr. Julie McKinney, kamu perlu membersihkan atau mendisinfeksi bagian-bagian itu sesering mungkin.

    Tempat Sikat Gigi

    Tempat sikat gigi juga harus dibersihkan. Untuk membersihkannya, kamu bisa lakukan dengan cara membilasnya secara teratur dengan air panas jika bagian bawahnya terlihat kotor. Kalau perlu, rendam tempat sikat gigi dengan disinfektan dua minggu sekali atau sebulan sekali, tergantung seberapa kotor tempatnya.

    “Tempat ini sering kali menampung campuran sisa pasta gigi, air, dan bakteri sehingga menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi kuman,” tutur microbiologist dan Co-Founder Oura, Shaun Veran.

    Bagian Bawah Wastafel

    Dilansir dari Real Simple, bagian ini kerap kali luput saat membersihkan kamar mandi. Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan spons dan sedikit cairan pembersih untuk membersihkan bagian itu.

    “Yang ini juga tidak terlihat, tapi usapkan tangan kamu di bawah tepian wastafel, mungkin ada lapisan tipis residu,” kata pemilik Cleaning Estimate, Galia Ivanova.

    Exhaust Fan Kamar Mandi

    Bagian ini sering dilewati begitu saja karena posisinya yang cukup tinggi. Padahal kalau tidak dibersihkan bisa membuat debu numpuk sehingga menghambat aliran udara.

    Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan penyedot debu dan mencuci penutup ventilasi dengan air sabun hangat. Kamu juga bisa mencucinya dengan merendam penutup ventilasi dengan larutan air dan cuka.

    Setelah itu, bilas hingga bersih dan pastikan ventilasi benar-benar kering sebelum memasangnya kembali.

    Di Sekitar Gagang Keran

    Gagang keran menjadi salah bagian yang kerap dilupakan saat membersihkan kamar mandi. Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan sikat gigi bekas yang dicelupkan ke dalam air sabun hangat.

    Itulah beberapa bagian kamar mandi yang sering lupa dibersihkan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kesalahan yang Bikin Kamar Mandi Jadi Lebih Sesak



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan bagian rumah yang biasanya berukuran lebih kecil dari ruangan lainnya. Namun kesalahan dalam desain atau bisa membuat kamar mandi terkesan jauh lebih sempit.

    Oleh karena itu, sebelum membuat kamar mandi tentukan dengan bijak desain yang akan diimplementasikan. Melansir The Spruce setidaknya ada 5 kesalahan desain yang wajib dihindari jika tidak ingin kamar mandi terlihat sempit.

    Kurangnya Cahaya Alami

    Menurut Pendiri Samantha Voges Design, Samantha Voges ada baiknya kamar mandi memiliki akses cahaya alami. Karena hal tersebut akan membuat kamar mandi terlihat lebih luas.


    Namun banyak kamar mandi tidak memiliki akses cahaya alami. Jika itu terjadi usahakan agar kamar mandi mendapat pencahayaan yang cukup. Semakin terang kamar mandi, maka semakin baik.

    Penggunaan lampu portabel, lampu dinding, dan lampu LED, akan membuat perbedaan besar pada kamar mandi.

    Plafon yang Terlalu Tinggi

    Menurut Voges, plafon rumah yang tinggi belum tentu membuat ruangan semakin baik, termasuk di kamar mandi. Sebab plafon yang tinggi tidak membantu kamar mandi terlihat lebih luas.

    “Anda harus mempertimbangkan proporsi ruangan, dan sering kali denah kamar mandi utama yang umum akan tampak lebih kecil dengan langit-langit setinggi 12 kaki,” katanya.

    Bak Mandi atau Bathtub yang Terlalu Besar

    Bak mandi ataupun bathtub menjadi salah satu hal yang krusial. Jika memilih bathtub yang terlalu besar akan membuat kamar mandi terlihat kecil. Meskipun bathtub tersebut muat di dalam kamar mandi.

    Voges menjelaskan, dalam memilih bathtub sebaiknya memprioritaskan ruang yang cukup untuk akses ke seluruh kamar mandi.

    Peralatan Mandi yang Berantakan

    Usahakan kamar mandi selalu terlihat rapih. Sebab peralatan mandi yang berantakan akan membuat kamar mandi terlihat sempit.

    Contoh, jika memiliki vanities atau rangkaian kabinet kamar mandi, Jangan terlalu banyak menempatkan barang di atasnya.

    Tidak Mempercantik Kamar Mandi

    Memang jika terlalu banyak dekorasi di kamar mandi dapat membuat ruangan terkesan lebih sempit. Tapi bukan berarti dilarang untuk mempercantik kamar mandi. Sebab kurangnya daya tarik visual dapat membuat area rumah ini tampak lebih kecil dari ukuran sebenarnya.

    Oleh karena itu, direkomendasikan untuk berkreasi dengan pilihan warna dan motif yang menarik perhatian.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Ampuh Menghadapi Maling saat Kamu Sendirian di Rumah


    Jakarta

    Sudah banyak terjadi kasus rumah dibobol oleh maling. Bahkan, para penjahat itu nekat memasuki rumah meski di dalamnya sedang ada penghuninya.

    Apabila kamu sedang sendirian di rumah dan tiba-tiba ada maling, rasa panik dan takut pasti akan muncul. Wajar saja, sebab maling rumah biasanya terdiri dari berkelompok dan dilengkapi senjata.

    Meski begitu, ada sejumlah tips menghadapi maling saat kamu sedang seorang diri di dalam rumah. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Tips Menghadapi Maling saat Kamu Sendirian di Rumah

    Dilansir situs Safewise, ada sejumlah hal yang bisa kamu lakukan apabila curiga tempat tinggalmu sedang disusupi maling. Meski detikers lagi sendirian di rumah, ada beberapa tips dalam menghadapi situasi tersebut.

    1. Tetap Tenang

    Langkah yang pertama adalah tetap tenang dan jangan panik. Meski begitu, wajar jika adrenalin meningkat dan detak jantung berdetak kencang karena kamu tak tahu maling tersebut terdiri dari berapa orang dan membawa senjata apa.

    Cobalah tarik napas dalam-dalam selama beberapa kali untuk menenangkan pikiran dan tubuh, sehingga kamu bisa memutuskan langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya.

    2. Cek Kondisi Sekitar Secara Diam-diam

    Karena waktu sangat penting, jadi detikers harus bergerak cepat memeriksa kondisi sekitar. Jika rumah kamu dilengkapi CCTV, cobalah cek kamera keamanan lewat smartphone.

    Lihat secara detail apakah kamu dapat melihat pergerakan yang mencurigakan atau ditemukan pecahan kaca. Lalu, cobalah dengar apakah ada suara langkah kaki atau benda yang menyeret ke lantai.

    3. Utamakan Kabur dari Rumah

    Cek juga jumlah maling yang masuk ke dalam rumah kamu. Jika mereka berkelompok dan kamu tidak percaya diri untuk melawannya, maka satu-satunya jalan adalah kabur dari rumah.

    Cobalah mencari jalan keluar lewat pintu samping atau jendela. Apabila situasi makin terdesak, cobalah untuk bersembunyi jika tidak bisa melarikan diri.

    4. Bersembunyi di Tempat Aman

    Ketika bersembunyi, cobalah cari tempat yang menurutmu aman dan tidak diketahui oleh komplotan maling. Jika memungkinkan, kamu bisa bersembunyi di dalam kamar tidur, kamar mandi, gudang, bahkan lemari.

    Setelah itu, jangan lupa untuk mengunci pintu dan buat barikade. Persiapkan juga benda-benda yang bisa digunakan untuk melawan maling jika posisi kamu terancam.

    5. Hubungi Polisi

    Setelah merasa aman, saatnya mencari bantuan dengan segera menghubungi polisi atau petugas keamanan terdekat. Maka dari itu, penting untuk selalu menyimpan kontak darurat agar bisa dihubungi kapan pun dan di mana pun.

    6. Simpan Foto dan Video Sebagai Bukti

    Apabila saat bersembunyi kamu dapat melihat gerak-gerik maling, hafalkan semuanya. Hal ini sangat membantu polisi untuk melacak maling tersebut lewat jenis kelamin, tinggi badan, pakaian, hingga kendaraan yang digunakan.

    Jika kondisi memungkinkan, kamu bisa mengambil beberapa foto atau video secara diam-diam sebagai bukti. Hal ini akan sangat berguna jika maling berhasil kabur sebelum polisi tiba.

    Apabila rumah detikers dilengkapi dengan kamera CCTV, jangan lupa untuk mengeceknya. Lewat CCTV, kamu bisa mengetahui ciri-ciri maling hingga kendaraan yang mereka gunakan untuk beraksi.

    7. Catat Barang yang Hilang

    Tips yang terakhir adalah dengan mencatat semua benda yang dicuri atau dirusak oleh maling. Hal ini dilakukan agar kamu bisa membuat laporan terperinci untuk polisi dan mengetahui berapa nominal kerugiannya.

    Tips Mencegah Maling Masuk Rumah

    Perlu diingat, kejadian pembobolan rumah bisa menjadi pengalaman yang menakutkan dan traumatis bagi banyak orang. Maka dari itu, cobalah untuk melakukan pencegahan sejak dini agar maling tidak bisa membobol tempat tinggal kamu.

    Mengutip laman CNET, berikut sejumlah tips mencegah maling masuk ke rumah:

    • Kunci pintu dan jendela dengan rapat dan benar.
    • Gunakan kunci pengaman tambahan.
    • Tambahkan sistem keamanan, seperti alarm dan kamera CCTV.
    • Sembunyikan barang-barang berharga dengan aman, seperti di safe deposit box.
    • Kunci garasi rumah dengan rapat.
    • Tambahkan lampu luar agar tidak terlihat kosong, karena rumah kosong rawang dibobol maling.
    • Lapor kepada petugas keamanan jika rumah kamu akan ditinggal selama beberapa hari.

    Demikian tujuh tips menghadapi maling saat kamu sedang sendirian di rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Coba 7 Tips Ini Agar Kamar Mandi Kamu Bebas Cacing


    Jakarta

    Cacing bisa saja muncul di dalam kamar mandi rumah kamu. Penyebabnya beragam, bisa karena kamar mandi yang kotor maupun lembap.

    Tempat yang kotor banyak dihinggapi sumber makanan yang dibutuhkan oleh cacing. Cacing juga bisa muncul karena kamar mandi yang lembap. Di sisi lain, cacing juga bisa masuk melalui pipa saluran air atau sisi keramik.

    Keberadaannya memang tidak berbahaya bagi manusia, namun ada beberapa orang yang merasa geli melihat bentuk tubuhnya yang menggeliat. Nah, kamu bisa melakukan beberapa hal ini agar cacing tidak muncul di kamar mandi rumah. Dilansir dari The Guardian, berikut cara mencegah cacing muncul di kamar mandi.


    1. Pastikan Kamar Mandi Selalu Bersih

    Penyebab utama cacing muncul di kamar mandi adalah kondisi kamar mandi yang kotor. Tidak ada cara lain selain kamu perlu rutin membersihkan kamar mandi bahkan hingga ke sudut-sudutnya dan area yang tinggi. Pastikan pula tidak ada bagian di kamar mandi yang lembap dan tergenang.

    2. Perbaiki Pipa dan Keramik yang Bocor

    Pipa bocor dapat menjadi akses cacing masuk ke rumah. Bahkan lantai yang retak juga bisa memberikan celah kepada cacing. Solusinya adalah menutup celah yang mempermudah cacing masuk ke dalam rumah.

    3. Tambah Ventilasi

    Kamar mandi tidak boleh terlalu lama lembap. Ruangan yang lembap memicu pertumbuhan bakteri dan organisme yang disukai oleh cacing. Dengan adanya ventilasi di kamar mandir berupa bolongan atau kipas dapat membantu mengurangi kelembapan dan bau di kamar mandi.

    4. Cuka dan Soda Kue

    Cara satu ini cukup efektif karena memakai bahan instan. Caranya cukup mudah yakni campurkan soda kue dan cuka. Setelah itu, tuangkan ke seluruh kamar mandi, gosok setiap sudut, dan bilas.

    5. Gunakan Larutan Garam

    Selain soda kue dan cuka, garam juga ampuh untuk mencegah cacing muncul di kamar mandi. Caranya sama dengan cuka dan soda kue yakni tinggal ditaburkan pada area cacing sering muncul. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu lalu siram.

    6. Lemon

    Air lemon bisa menjadi disinfektan alami yang dapat membantu menghilangkan bau dan mencegah cacing datang. Caranya dengan menuangkan secangkir jus lemon ke toilet dan diamkan semalaman. Setelah itu bilas.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah cacing berada di dalam kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Handuk Harus Sering Dicuci, Berapa Kali Pakai Menurut Ahli?



    Jakarta

    Handuk adalah kain yang digunakan untuk mengeringkan tubuh, sehingga dalam keadaan basah dan bersentuhan dengan kulit. Nah, ternyata handuk harus sering dicuci agar tetap bersih dan tidak bau apak, lho.

    Untuk menjaganya tetap bersih, kamu perlu mencucinya secara rutin. Jangan sampai lupa ganti handuk hanya karena sudah kering atau terlihat bersih.

    Lantas, seberapa sering handuk harus dicuci?


    Dikutip dari Real Simple, menurut ahli laundry dan mantan ilmuwan utama Tide & Downy Mary Johnson, handuk harus sering dicuci. Biasanya, handuk yang digunakan untuk mandi dapat digunakan 3-4 kali, dalam keadaan normal sebelum akhirnya dicuci. Adapun maksud dari keadaan normal yaitu setelah handuk dipakai, handuk dibiarkan hingga kering lagi.

    Jika Anda lupa sudah berapa kali menggunakan handuk, Johnson mengatakan indikator yang baik adalah bau apak dari handuk.

    “Bau dapat disebabkan oleh jamur yang tidak terlihat oleh mata telanjang, tetapi tidak dengan hidung kita,” kata Mary Johnson dikutip dari Real Simple.

    “Jika handuk Anda terlihat bersih tetapi masih berbau tidak sedap, berarti handuk tersebut tidak benar-benar bersih,” tambahnya.

    Johnson juga menjabarkan alasan kenapa handuk harus sering dicuci. Sebab, handuk bisa menjadi tempat berkembangnya kuman hingga bakteri.

    “Tubuh kita terus menerus memproduksi keringat, garam, sebum, dan sel-sel kulit, dan sebagian besar dapat berpindah ke handuk (ketika digunakan),” katanya.

    “Belum lagi adanya kotoran dan kotoran tubuh lainnya yang dapat menumpuk seiring berjalannya waktu, antara lain lendir, ketombe, riasan, dan sisa-sisa produk kecantikan. Hal tersebut akan tumbuh subur di kamar mandi yang gelap dan beruap, sehingga handuk Anda sangat rentan terhadap penumpukan bakteri,” lanjutnya.

    Handuk yang kotor, kata Johnson, bisa membuat penggunanya berisiko terkena jerawat bahkan infeksi.

    Sebagai informasi, apabila Anda menggunakan handuk untuk mengeringkan tangan, sebaiknya handuk tersebut dicuci 2 hari sekali. Sementara itu, untuk handuk pantai sebaiknya dicuci setiap kali selesai digunakan. Apabila di rumah Anda ada anggota keluarga yang sakit, sebaiknya handuk selalu dicuci untuk mencegah penyebaran bakteri.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu PAM, 5 Solusi Bikin Air Keran yang Keruh Jadi Jernih



    Jakarta

    Persoalan air keran di rumah kotor dan keruh menjadi masalah yang kerap terjadi di rumah terutama untuk rumah yang baru dihuni. Air keran yang bersumber dari sumur bor atau pompa biasanya tidak sebersih air yang dipasok dari perusahaan air minum (PAM).

    Air keran yang keruh dan kotor yang dipakai untuk mandi dan mencuci tak hanya bisa menyebabkan gangguan pada kulit, bila air itu juga dipakai untuk memasak dan minum, penyakit lain pun akan mengintai.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi air keran kotor dan keruh tanpa harus berlanggapan PAM.


    Berikut tips membuat air keran jernih dilansir dari Angi:

    Tips Bikin Air Keran Jernih

    1. Gunakan Pitcher Penyaring Air

    Tentunya cara termudah untuk meningkatkan kualitas air keran adalah dengan menggunakan pitcher penyaring air. Pitcher ini dilengkapi dengan filter yang bisa menghilangkan partikel-partikel kecil dan bahan kimia dari air. Cukup isi pitcher dengan air keran dan biarkan filternya bekerja. Hasilnya adalah air yang lebih jernih dan segar untuk diminum.

    2. Pasang Filter pada Keran

    Kalau kamu pengin solusi praktis, coba pertimbangkan untuk memasang filter langsung pada keran air di rumah. Filter keran ini bisa dengan mudah dipasang tanpa perlu alat khusus. Dengan filter tersebut, air akan disaring air saat kamu menggunakannya untuk minum atau memasak. Ini adalah cara yang efisien untuk mendapatkan air bersih kapan pun kamu membutuhkannya.

    3. Investasikan pada Sistem Filter Seluruh Rumah

    Selain itu, pertimbangkan untuk berinvestasi pada sistem filter seluruh rumah. Sistem ini akan membersihkan air pada titik masuk utama ke rumahmu, termasuk air yang digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan alat-alat rumah tangga lainnya. Dengan berbagai pilihan sistem yang tersedia, kamu bisa bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

    4. Rutin Ganti Filter

    Jika sudah menggunakan pitcher penyaring air atau filter keran, pastikan untuk mengganti filternya secara teratur sesuai dengan panduan produsen. Filter yang sudah terlalu lama digunakan mungkin tidak lagi efektif dalam menyaring air dengan baik. Penggantian filter secara berkala akan memastikan air yang kamu gunakan selalu bersih.

    5. Tes Kualitas Air

    Selanjutnya, pastikan air di rumah jernih dan aman dengan melakukan tes kualitas air. Kamu bisa menggunakan tes kit air rumah tangga atau bahkan menghubungi laboratorium profesional. Hasil tes ini akan memberi kamu gambaran tentang kualitas air di rumah dan apakah ada masalah tertentu yang perlu diatasi.

    Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa memastikan air keran di rumah tetap jernih dan aman untuk digunakan. Kesadaran akan kualitas air adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kamu di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Alasan Tawon Masuk dan Bersarang di Rumah, Waspadai Bahayanya!



    Jakarta

    Rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi tawon untuk membangun sarangnya. Biasanya tawon memilih sudut-sudut rumah dan tersembunyi untuk membangun sarangnya.

    Jika kondisi ini menimpa rumah kamu, ada baiknya kamu usir dan menghilangkan sarangnya. Sebab tawon merupakan salah satu serangga yang berbahaya karena sengatannya.

    Namun yang jadi pertanyaan, apa yang membuat tawon masuk dan membuat sarang di rumah? Berikut ini alasannya dikutip dari Peachtree Pest Control.


    Alasan Ada Sarang Tawon di Rumah

    1. Keterikatan Tawon ke Area Rumah

    Salah satu alasan tawon masuk ke dalam rumah adalah keterikatan mereka dengan area tempat tinggal kamu. Mereka cenderung membuat sarang di sekitar area yang pernah mereka bersarang.

    2. Mencari Rumah Baru

    Biasanya tawon tertarik masuk ke rumah karena mencari lokasi bersarang yang cocok, sumber makanan baru, dan tempat berlindung. Kemungkinan tawon merasa rumah kamu cocok untuk bersarang.

    3. Jendela dan Pintu Terbuka

    Tawon biasanya masuk ke dalam rumah kalau ada sarang di dalam atau sekitar rumah. Apalagi kalau berada dekat bukaan yang mengarah ke dalam rumah, seperti di dekat jendela atau pintu masuk yang dibiarkan terbuka.

    Tawon mungkin masuk secara tidak sengaja melalui jendela atau pintu yang terbuka, atau tidak sengaja dimasuk jika mereka kebetulan menempel pada barang yang kamu bawa.

    4. Ada Celah di Rumah

    Tawon bisa masuk rumah melalui celah dan bukaan. Ada banyak titik masuk yang berbeda bagi tawon, dan mereka tidak hanya dapat terbang masuk, tetapi juga dapat merangkak ke dalam rumah.

    Lubang dan retakan kecil di bagian luar rumah seperti di dinding, kusen jendela, atau kusen pintu, sudah cukup bagi mereka untuk merangkak masuk.
    Jika sarang tawon berada di rongga dinding, serangga biasanya masuk melalui lubang di lantai, celah tempat pipa melewati lantai dan dinding, celah di sekitar pipa yang tertutup, dan juga melalui celah di sekitar kusen dan panel kamar mandi.

    5. Mencari Sumber Makanan dan Minum

    Serangga satu ini selalu mencari sumber makanan baru, sehingga kerap menjelajahi bagian dalam rumah jika mereka dapat masuk dengan mudah. Mereka juga membutuhkan cukup banyak air.

    Jika kamu memiliki kaleng soda atau jus yang terbuka, buah matang, dan sumber makanan manis lainnya, maka akan menarik tawon. Pastikan untuk menutup semua minuman dan wadah makanan yang terbuka, dan tutup tempat sampah.

    6. Tertarik dengan Cahaya dan Warna Terang

    Sumber cahaya di rumah pada malam hari juga dapat menarik serangga terbang dan masuk rumah, termasuk tawon. Membiarkan tawon mati tergeletak di permukaan juga dapat menarik tawon lain ke dalam.

    Lalu, tawon secara alami tertarik pada barang-barang dekorasi bermotif bunga yang cerah. Jadi pastikan untuk menjauhkannya dari jendela dan pintu.

    Itulah beberapa alasan bisa ada tawon bersarang di rumah. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Cegah Pintu Kayu Jamuran, Biar Nggak Cepat Rusak!


    Jakarta

    Pintu kayu di rumah rentan jamuran. Apalagi kalau kondisi rumah kamu lembap. Jamur yang tumbuh di pintu bisa merusaknya, bisa membuatnya keropos atau berubah warna.

    Agar pintu kayu tidak jamuran, tentu kamu harus mencegahnya. Gimana caranya?

    Dilansir dari Vivid Doors, berikut ini informasinya.


    Cara Mencegah Pintu Kayu Jamuran

    1. Pindahkan Tanaman Rumah

    Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah memindahkan tanaman rumah yang ada di dekat pintu maupun jendela. Sebab, tanaman bisa meningkatkan kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Kamu bisa meletakkannya di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang lebih baik agar tidak menyebabkan kondisi lembap.

    2. Rutin Membersihkan dan Merawat Pintu

    Rutin membersihkan dan merawat pintu rumah juga bisa mencegah tumbuhnya jamur. Kamu bisa membersihkannya dengan air dan sabun, setelahnya dilap kering. Kalau bisa, gunakan pembersih yang mengandung anti-jamur agar jamur tidak tumbuh.

    Untuk merawatnya, kamu bisa menggunakan cat agar pintu tidak mudah lembap. Cara ini perlu dilakukan terutama untuk pintu maupun jendela luar rumah karena rentan terkena air hujan atau kondisi lembap.

    3. Turunkan Tingkat Kelembapan

    Kamu bisa menggunakan dehumidifier atau AC untuk menurunkan tingkat kelembapan. Kamu juga bisa membuka jendela atau menggunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur untuk menurunkan kelembapan.

    Itulah beberapa cara mencegah tumbuhnya jamur di pintu kayu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cegah Lantai Licin dan Berbau, Begini Cara agar Kamar Mandi Tetap Kering



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan di rumah yang cepat sekali lembap. Tidak heran karena setiap hari kamar mandi terdapat keran sebagai sumber air dab hampir setiap hari akan digunakan. Ruangan yang sering basah dapat berisiko munculnya lumut yang dapat membuat lantai, dan benda di kamar mandi licin.

    Selain itu, kamar mandi yang sering lembap juga bisa menyebabkan bau tak sedap karena pertumbuhan jamur dan bakteri. Bahkan jika kamu jarang juga menyikat atau membersihkannya bisa menyebabkan rasa gatal pada kulit kaki karena kutu air.

    Jangan anggap air di lantai kamar mandi dapat kering dengan sendirinya. Jika kamar mandi kamu bisa seperti itu, maka ventilasi di dalamnya sudah baik dan tepat sehingga dapat membuat lantai dan barang sekitarnya kering.


    Direktur HomeWork, Wahyu Achadi mengatakan saat mendesain rumah, kamu harus merancang agar kamar mandi bisa menjadi ruang yang kering.

    “Dengan kondisi kering bakteri dan virus tidak mudah berbiak,” kata dia kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Untuk membuat kamar mandi kering, lanjut dia, ada beberapa syarat yang harus diikuti. Pertama, kamar mandi harus memiliki sirkulasi udara yang bagus. Caranya bisa dengan membuat jendela atau memasang exhaust fan. Kedua, bisa juga dengan membagi kamar mandi untuk area basah (untuk mandi) dan area kering (kloset, wastafel).

    Ia menyarankan, tidak perlu memasang bak mandi, cukup pancuran air (shower) sementara kloset harus dilengkapi pembilas semprot (jet washer). Shower maupun jet washer selain hemat air membuat alur jatuhnya air lebih fokus ke arah badan dan tidak mubazir terbuang ke mana-mana.

    “Begitu juga jet washer yang membuat proses berbilas menjadi lebih terarah dan cipratan air tidak keluar dari lubang kloset,” jelasnya.

    Adapun kamar mandi kering bisa dibuat tanpa memandang ukuran dari kamar mandi tersebut. Bahkan untuk kamar mandi ukuran 1,5×1,5 m pun bisa.

    Agar kamar mandi tetap kering, material yang digunakan juga harus bisa mendukung. Pilih material yang mudah dibersihkan, sederhana, dan jangan lupa area shower dibuat lebih rendah dibandingkan area kering untuk memudahkan air mengalir sehingga bisa kering dengan lebih cepat.

    “Supaya air tidak menyiprat ke mana-mana bisa digunakan shower screen atau tirai yang tersedia dalam berbagai bahan seperti plastic, akrilik, hingga kaca. Shower screen ini menjadi pemisah antara area basah dan kering, jangan lupa shower screen juga perlu dibersihkan berkala supaya tidak berjamur,” ucapnya.

    Untuk bentuk kamar mandi yang memanjang misal 1×3 m, pembagian ruangnya justru lebih mudah. Area shower di satu sisi, kloset dan wastafel dilengkapi cermin serta rak-rak dan lemari kecil di sisi lain yang dekat dengan pintu.

    Ia menambahkan agar aktivitas mandi dan bersih-bersih di kamar mandi lebih mudah, letakkan head shower di sudut dalam posisi diagonal termasuk tempat sabun dan sampo untuk mendapatkan area mandi (basah) yang lebih lapang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Keramik Kamar Mandi Menguning dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Lantai kamar mandi bisa saja menjadi kuning, berkerak, bernoda, maupun berjamur. Hal itu karena kamar mandi menjadi salah satu ruangan yang mengumpulkan banyak kotoran.

    Hal yang paling sering terjadi adalah keramik kamar mandi yang menguning. Kok bisa ya? Nah, berikut ini beberapa alasan keramik kamar mandi yang menguning.

    Penyebab Lantai Kamar Mandi Kuning

    Dilansir dari Certified Stone Professionals, lantai atau keramik di kamar mandi menjadi kuning disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:


    • Pemakaian produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
    • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mungkin mengandung polimer
    • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning. Misalnya, ubin berwarna putih
    • Air yang mengandung zat besi
    • Paparan air kotor berlebih yang juga meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
    • Asap rokok
    • Semprotan aerosol
    • Sisa-sia minyak atau produk perawatan tubuh yang menumpuk

    Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Kuning

    Dikutip dari laman Nobroker dan Cleanipedia, berikut adalah bahan-bahan dan langkah untuk membersihkan keramik kamar mandi yang kuning hingga berkerak:

    1. Bersihkan dengan Cuka

    Membersihkan ubin dinding dan lantai kamar mandi yang menguning bisa dengan cuka. Cuka mengandung asam yang bisa membantu menghilangkan jamur dan lumut tanpa merusak ubin.

    Caranya mudah, kamu hanya perlu campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama. Lalu lap atau gosok pada bagian keramik kamar mandi.

    2. Garam

    Garam bisa membersihkan kerak lantai kamar mandi. Garam merupakan desinfektan yang sangat baik dalam membunuh kuman dan efektif dalam membersihkan noda air.

    Caranya, kamu hanya perlu membasahi lantai kamar mandi lalu taburkan garam ke seluruh bagian. Tunggu selama satu atau dua jam, kemudian gosok dengan sikat atau spons.

    3. Pakai Baking Soda (Soda Kue)

    Soda kue juga bisa untuk membersihkan lantai kamar mandi yang menguning. Pasalnya, baking soda atau Sodium Bicarbonate bermanfaat untuk melawan noda.

    Kamu bisa langsung pakai baking soda, atau kombinasikan dengan bahan lain seperti cuka.

    Jika sudah dibuat jadi pasta, tinggal oleskan pada lantai kamar mandi lalu biarkan semalaman. Pastikan untuk menyebarkan baking soda pada lantai yang kering ya.

    4. Pakai Cairan Asam Klorida

    Asam klorida, atau dikenal juga sebagai asam muriatik, mampu menghilangkan noda lama dan membandel.

    Kamu hanya perlu basahkan lantai kamar mandi, kemudian oleskan larutan asam ke area yang kotor atau menguning.

    Gosok perlahan lalu lanjutkan ke area berikutnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, kuncinya adalah menjaga lantai kamar mandi tetap basah.

    5. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Noda kuning membandel di lantai kamar mandi juga bisa dibersihkan dengan pembersih kamar mandi.

    Kamu hanya perlu menambahkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

    6. Sikat dengan Perasaan Air Lemon

    Campuran jus lemon dan boraks bisa memperbaiki penampilan ubin dan keran di kamar mandi. Bahkan, limescale (kerak kapur/kerak air/noda semen) juga bisa dibersihkan.

    Kamu hanya perlu mengoleskannya ke area yang diinginkan. Selain itu, pemutih klorin juga bisa dipakai untuk menghilangkan perubahan warna keramik kamar mandi setelah menghilangkan kerak kapur.

    7. Menggunakan Kaporit

    Kaporit juga bisa dijadikan sebagai pembersih keramik kamar mandi yang menguning. Caranya, cukup siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuangkan kaporit di atas lantai dengan merata.

    Tunggu kaporit panas sekitar 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat WC. Lanjutkan dengan menyiramnya dengan air agar noda kuning mengelupas.

    Supaya keramik kamar mandi tidak cepat menguning, disarankan untuk rutin membersihkan keramik kamar mandi 1-2 kali dalam seminggu.

    Itu dia informasi mengenai tips dalam membersihkan keramik kamar mandi yang kotor dan menguning, beserta penyebabnya. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com