Tag: mandi

  • 6 Trik Mencegah Kamar Mandi Lembap Meski Tak Pasang Ventilasi Udara


    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan paling lembap di rumah. Saat mendesain kamar mandi, hal paling penting yang harus ada di sana adalah ventilasi udara.

    Kelembapan yang terkepung di dalam membuat kamar mandi licin karena lantai dan dinding yang basah tidak pernah kering. Setelah itu, lumut dan jamur akan mudah tumbuh di sudut-sudut kamar mandi.

    Bukan hanya licin, kamar mandi akan mudah tercium bau tak sedap karena aktivitas jamur tadi. Muncul pula binatang-binatang seperti cacing, kecoak, atau kelabang yang pasti membuat kamu tidak nyaman.


    Jika ternyata kamar mandi di rumah kamu benar-benar tidak dapat dibuat ventilasi karena posisinya yang diapit atau kesalahan desain, kamu bisa mengakalinya dengan cara lain. Dilansir Homify, berikut beberapa tips menjaga kamar mandi tanpa jendela tetap segar dan tidak pengap.

    1. Pasang Kipas Ventilasi

    Saat ini sudah tersedia kipas ventilasi yang dapat membantu mengeringkan kamar mandi. Bahkan penggunaanya bisa otomatis, misalnya setiap kamu menyalakan lampu atau membuka pintu, kipas ventilasi tersebut akan menyala. Biasanya kipas ini dipasang di atap atau dinding kamar mandi.

    2. Pisahkan Area Basah dan Kering

    Saat ini desain kamar mandi dengan area basah dan kering semakin banyak digunakan. Maksud dari area basah dan kering adalah area basah digunakan sebagai tempat shower atau bak mandi dan area kering adalah tempat wastafel dan mengeringkan diri. Dengan pemisahan dua tempat ini, tidak semua area kamar mandi yang basah dan lembap. Proses pengeringannya pun jadi lebih cepat dan mudah dibersihkan.

    3. Tingkatkan Pencahayaan

    Pencahayaan di kamar mandi berperan penting untuk mengurangi kelembapan di kamar mandi. Sebenarnya lebih ampuh jika pencahayaan tersebut dari sinar matahari, tetapi cahaya dari lampu di kamar mandi juga cukup. Selain itu, lampu yang terang juga membantu memperjelas jarak pandang.

    4. Pasang Cermin

    Menggunakan cermin di kamar mandi bisa membuat ruangan jauh lebih terang. Ruangan dengan pencahayaan yang terang lebih baik daripada ruang yang gelap karena jamur lebih mudah tumbuh di ruang yang gelap. Selain itu, adanya cermin juga membantu membuat ruangan terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya.

    5. Tambahkan Tanaman

    Banyak tanaman yang bisa menyerap kelembapan. Selain itu, tanaman juga memberikan pasokan oksigen yang baik. Keberadaan tanaman juga bisa menjadi hiasan yang menarik dan murah.

    Kamu tidak perlu khawatir bagaimana cara merawat tanaman di dalam ruangan karena sudah banyak jenis tanaman yang tidak membutuhkan tanah dan tidak perlu sering menerima cahaya matahari. Sebagai contoh tanaman sirih gading, pakis, anggrek, dan aloe.

    6. Pilih Skema Warna yang Terang

    Faktor terakhir dan tidak kalah penting adalah pakai warna-warna yang netral dan terang di kamar mandi. Skema warna yang cerah dapat memantulkan cahaya dan membantu memberikan kesan terbuka. Hal ini juga membantu mencegah timbulnya jamur, kotoran, dan lumut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah, Jangan Anggap Sepele


    Jakarta

    Keberadaan ular di sekitar rumah bisa membahayakan penghuni, terutama jika hewan tersebut berbisa atau sangat buas. Karena itu, keberadaan ular wajib diketahui penghuni sehingga bisa disiapkan langkan pengamanan selanjutnya.

    Ular biasa tinggal d sarang yang hangat dan tersembunyi, sehingga tak mudah ditemukan ular lain atau penghuni rumah.

    Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah

    Ada beberapa ciri-ciri adanya sarang ular di rumah yang bisa diketahui. Berikut di antaranya:


    1. Ada Penampakan Jejak Ular

    Ketika berpindah dari tempat satu ke tempat lain, ula menggunakan kontraksi otot tubuh yang mendorong tubuhnya. Mengutip laman Revoke Snake Repellent, ular akan meninggalkan jejak di permukaan yang berdebu atau tertutup tanah. Biasanya jejak ular membentuk huruf, tapi juga bisa bervariasi tergantung pada gerakan ular.

    2. Ada Kulit Mengelupas

    Ular mengalami pergantian kulit yang diawali pengelupasan. Kulit yang telah mati ini ditinggalkan di area sekitar tempatnya tinggal.
    Kalau ditemukan sesuatu yang menyerupai ular tapi tidak bergerak, kemungkinan itu adalah kulit ular. Hal tersebut bisa jadi menandakan ada sarang ular di rumahmu.

    3. Ada Suara Aneh di Tempat yang Gelap dan Sempit

    Suara-suara aneh dari area tersembunyi di dalam atau area sekitar rumah bisa mengindikasikan aktivitas ular. Artinya, ada ular bersarang di tempat yang jarang digunakan atau didatangi. Misal loteng atau kamar mandi yang tidak digunakan.

    4. Hilangnya Hewan Pengerat di Rumah secara Misterius

    Tikus dan hewan pengerat lain yang tinggal di sekitar rumah bisa menjadi korban serangan ular. Jika penghuni rumah melihat satu atau dua tikus di sekitar rumah menghilang tiba-tiba, hewan tersebut kemungkinan menjadi korban ular.

    5. Ada Kotoran Ular

    Kotoran ular mirip feses burung dengan cairan berwarna kuning dan putih yang mengandung urea. Jika menemukan kotoran ular jangan disentuh meski penasaran.

    Menurut laman wildlife removal, kotoran ular mengandung bakeri salmonella yang menyebabkan salmonesis. Kondisi ini adalah keracunan yang menyebabkan gangguan gastrointestinal serius.

    6. Ada Bau yang Aneh

    Keberadaan ular bisa diketahui dari bau aneh, yang muncul dari sarang atau tempatnya beraktivitas. Mengutip laman Accurate Pest Control, apabila bau ini terciun sebaiknya segera hubungi ahli untuk memastikan keberadaan ular.

    Cara Mengusir Ular

    Untuk mengusir ular, gunakan hal-hal yang tidak disukainya seperti asap dan zat berbau. Mengutip laman Call Northwest dan Smith Pets, berikut penjelasannya.

    1. Gunakan Asap

    Ular sensitif terhadap asap. Gali lubang api dan biarkan berasap selama beberapa hari. Cara ini bisa dilakukan untuk mengusir ular dari area rumah.

    2. Gunakan Zat Berbau

    Ular peka terhadap berbagai bau belerang, minyak cengkeh kayu manis, dan cuka. Tuang bahan-bahan ini di sekeliling rumah atau di area yang terdapat aktivitas ular.

    3. Singkirkan Tempat Berlindung Ular

    Selang, tumpukan kayu bakar, atau rumput tinggi bisa jadi tempat ular bersembunyi. Singkirkan spot-spot tersebut, sehingga ular tak bisa lagi bersembunyi.

    4. Singkirkan Sumber Makanan Ular

    Singkirkan hewan-hewan yang menarik perhatian ular dari rumah misal katak, burung, dan hewan pengerat.
    Selain itu, letakkan pakan hewan peliharaan atau ternak di tempat yang tertutup rapat. Makanan ini bisa menarik perhatian tikus dan hewan lain yang menjadi mangsa ular.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Trik Sulap Tampilan Kamar Tidur Jadi Mewah dan Nyaman Bak Tinggal di Hotel


    Jakarta

    Saat membicarakan kamar tidur yang nyaman, beberapa orang sering teringat dengan model kamar hotel. Sebab, kamar hotel terutama yang bintang 4 atau 5 memiliki desain kamar yang nyaman, mewah, rapi, dan luas.

    Kamar hotel didesain seperti itu untuk memuaskan pelanggannya dan memberikan pengalaman yang berbeda dari menginap di rumah. Suasana yang berbeda itu yang terkadang membuat orang ingin balik lagi ke sana.

    Namun, bagi kamu yang tidak bisa sering-sering menginap di hotel, tenang saja. Kamar hotel tersebut bisa kamu bawa ke rumah kamu, bahkan bisa dibuat sesuai dengan selera kamu.


    Dilansir The Spruce, berikut trik mendekorasi kamar tidur agar terasa nyaman dan mirip seperti kamar hotel berbintang.

    1. Pilih Tempat Tidur yang Berkualitas

    Kamar hotel bintang lima pasti memiliki tempat tidur yang empuk, nyaman, dan lebar. Jika kamar kamu cukup luas, kamu bisa membeli jenis king size yang ruang geraknya luas. Jika kamar kamu memanjang dan tidak begitu luas, kamu bisa menggunakan jenis single bed.

    Selain kualitas tempat tidur, lengkapi pula dengan seprai, sarung bantal, atau bedcover yang berkualitas. Agar tampilannya lebih elegan, kamu bisa menggunakan seprai yang tidak memiliki corak dan warnanya netral. Boleh menggunakan warna lain selain putih. Jangan lupa untuk sesering mungkin mengganti seprai agar tetap nyaman dipakai dan kamar tidak berbau.

    2. Pakai Pencahayaan Kamar yang Lembut

    Kamar hotel biasanya menyediakan beberapa lampu di satu ruangan. Mulai dari lampu tidur di samping tempat tidur dan lampu di atas. Satu hal yang pasti adalah lampu tersebut menyorot dengan lembut. Terasa terang tetapi cahayanya tidak menusuk mata. Model pencahayaan seperti ini menciptakan atmosfer yang nyaman untuk beristirahat.

    3. Buat Tata Letak yang Rapi

    Kamar hotel memiliki desain tata letak yang dibuat rapi dan terkurasi dengan baik. Hal ini dikarenakan pengguna kamar hotel biasanya pelancong yang membawa banyak barang dan butuh tempat istirahat. Oleh sebab itu, kamar didesain agar memiliki ruang bebas yang cukup dan banyak laci-laci atau meja untuk meletakkan barang. Dengan begitu, kamar tidak terlihat penuh dan berantakan.

    Kamu bisa mencontoh model kamar seperti ini. Tambahkan beberapa meja dengan banyak laci, letakkan beberapa vas kecil sebagai pemanis tampilan ruangan, jam, dan barang berguna lainnya.

    4. Harus Rajin Memperhatikan Kamar

    Tahu kan salah satu kunci kamar hotel selalu nyaman ditempati karena apa? Betul salah satunya karena mereka memiliki sistem pembersihan yang baik, detail, dan disiplin. Setiap sudut dicek terutama bagian kasur dan kamar mandi. Hal ini dikarenakan kamar tersebut dipakai oleh orang yang berbeda dan setelah dibersihkan akan ada penghuni baru.

    Mulai membiasakan diri untuk membereskan kamar atau kasur setiap hari, terutama saat bangun tidur. Dengan begitu, setiap malam saat akan tidur akan terasa lebih spesial dengan kasur dan kamar yang rapi.

    5. Gantungkan Cermin

    Cermin adalah salah satu hiasan yang wajib ada di kamar hotel. Entah di kamar mandi, di lemari baju atau memang tersedia meja rias di dalam kamar tersebut. Cermin juga bermanfaat untuk memberikan ilusi ruangan tersebut terlihat luas. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah menaruh cermin di atas meja atau menggantungkan cermin di kedua sisi samping kasur.

    6. Pajang Karya Seni

    Beberapa kamar hotel, kerap memajang karya seni sebagai salah satu komponen pemanis tampilan ruangan. Bentuknya bisa berupa lukisan, ukiran, benda, dan lainnya.

    7. Tambahkan Karpet

    Karpet adalah salah satu elemen yang bisa membuat tampilan kamar menjadi lebih nyaman dan indah. Tekstur dan kehangatan karpet seakan-akan memberi perawatan spesial untuk kakimu. Kamu bisa pilih dari banyak jenis karpet seperti bulu hewan palsu hingga karpet Maroko. Namun, perlu diingat untuk memilih warna karpet yang tidak bentrok dengan interior kamar.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Jalur Rahasia Kalajengking Masuk ke Rumah



    Jakarta

    Terkadang ada saja hewan, serangga, bahkan arachnida yang masuk rumah. Kalajengking yang terkenal bisa menyengat manusia pun dapat muncul di dalam rumah.

    Kalajengking biasanya masuk rumah untuk mencari makanan atau tempat bersembunyi. Pada siang hari kalajengking mencari perlindungan dan istirahat di dalam retakan atau celah pada pagar, tembok, ataupun pekarangan rumah.

    Lantas, bagaimana cara kalajengking masuk rumah ya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Kalajengking Masuk Rumah

    Inilah beberapa cara kalajengking bisa masuk ke rumah.

    1. Celah dan Retakan pada Bangunan

    Kalajengking biasanya mencari celah atau retakan sebagai tempat persembunyian. Kalajengking dapat pindah ke area lain di rumah termasuk rongga dinding dan ke loteng untuk bersarang.

    Retakan dan celah kecil bagian luar rumah atau dinding garasi bisa dilalui kalajengking. Mereka mampu merayap melalui celah sekecil 1,58 milimeter.

    2. Lubang Ventilasi

    Kalajengking bisa masuk rumah lewat lubang ventilasi. Salah satunya ventilasi kamar mandi merupakan titik masuk umum bagi kalajengking yang mungkin akan menjatuhkan diri ke lantai setelah masuk. Kamu bisa mencegahnya masuk dengan memasang kasa jendela.

    3. Celah Pintu dan Jendela

    Arachnida satu ini dapat melewati celah pada pinggiran pintu dan jendela. Tentunya kalajengking bisa masuk kalau pintu terbuka, tetapi mereka pun bisa masuk dari celah di bawah pintu, lho.

    Supaya nggak masuk, pastikan untuk menutup celah pintu dan jendela. Misalnya memasang gabus atau karet khusus di bawah pintu.

    4. Terbawa oleh Penghuni Rumah

    Tentunya tidak ada yang ingin ada kalajengking di dalam rumahnya, kecuali bagi yang ingin memelihara kalajengking. Namun, kalajengking bisa tidak sengaja terbawa masuk oleh penghuni rumah. Misalkan kamu membawa kotak, benda, atau tanaman dari tempat yang ada kalajengking ke dalam rumah.

    Itulah beberapa cara kalajengking bisa masuk rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu, Begini Cara Cegah Cat Dinding Menggelembung


    Jakarta

    Masalah pada cat dinding yang sering ditemui adalah permukaannya menggelembung atau disebut pula dengan dinding melepuh. Hal ini membuat dinding bertekstur dan berkerut sehingga tidak bagus dipandang dan mudah terkelupas.

    Secara teknis, penyebab cat dinding menggelembung adalah kurangnya daya rekat antara cat dengan dinding. Oleh sebab itu, air dan udara mudah masuk ke dalam cat dan menimbulkan gelembung dan tekstur pada dinding. Selain karena udara dan air, dinding menggelembung juga bisa disebabkan karena dinding terlalu lembap, panas, dan adanya kotoran yang tidak dibersihkan sebelum melakukan pengecatan.

    Beberapa gelembung ada yang dapat mengecil lagi dan ada pula yang mengeras. Cara membedakannya adalah dengan menyentuh permukaan cat tersebut.


    Untuk menghindari cat dinding rusak dan berubah menggelembung, dilansir House Beautiful berikut cara mencegahnya.

    Cara Mencegah Cat Dinding Menggelembung

    1. Cari Retakan

    Celah air, udara, dan kelembapan masuk ke dalam dinding salah satunya berasal dari retakan. Retakan paling berisiko adalah yang berada di sekitar jendela dan kusen pintu.

    2. Perhatikan Cuaca

    Cuaca dan suhu ruangan mempengaruhi hasil dari cat dinding yang kamu pasang. Udara yang terlalu panas atau terlalu lembap membuat cat dinding kering tidak merata. Suhu yang tepat untuk mengecat dinding adalah 10-23 derajat Celcius.

    Kemudian, jika kamu mengecat kamar mandi yang memiliki suhu ruangan lembap, selesaikan pengecatan hingga seluruhnya mengering. Jangan menggunakan kamar mandi saat cat belum sepenuhnya kering karena dapat membuat ruangan bertambah lembap.

    2. Periksa Kelembapan

    Saat kamu merasa suhu ruangan terlalu lembap dan sulit untuk cat dinding mengering dengan cepat. Kamu bisa menggunakan dehumidifier untuk menyerap kelembapan di dalam rumah dan pastikan ventilasi ruangan maksimal agar cat dapat cepat mengering.

    3. Bersihkan Dinding

    Dinding yang kotor dapat menyebabkan cat menggelembung. Untuk memastikan pengecatan aman, bersihkan kotoran, debu dan minyak dari dinding dengan lap dan air sabun. Pastikan dinding dalam keadaan kering sebelum mengaplikasikan cat dasar atau primer sebelum melapisi cat berikutnya.

    4. Gunakan cat primer

    Saat mengecat dinding, ada beberapa lapisan cat yang harus digunakan. Salah satunya adalah cat primer. Cat satu ini berfungsi sebagai segel untuk mengunci cat yang menempel bekerja dengan baik dan membuat permukaan halus untuk kamu aplikasikan.

    5. Beri Jeda Setiap Lapisan

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebelum mengaplikasikan cat baru, pastikan lapisan cat sebelumnya sudah mengering. Hal ini berpengaruh pada daya kunci kerekatan cat di dinding. Daya rekat yang kuat tidak akan memberikan celah terhadap air, angin, kelembapan, atau kotoran merusak cat dinding dalam jangka waktu lama.

    Itulah cara mencegah dinding menggelembung. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Dibersihkan Setiap Hari Agar Rumah Tetap Nyaman


    Jakarta

    Rumah yang bersih dan rapi memberikan kenyamanan bagi penghuni rumahnya. Nah, ada baiknya membersihkan rumah secara rutin kalau mau rumah selalu bersih.

    Membersihkan seisi rumah setiap hari bisa cukup melelahkan. Namun, kamu sebenarnya tidak harus membersihkan semuanya setiap hari kok. Hanya ada beberapa hal yang sebaiknya kamu pastikan bersih setiap hari.

    Dengan membersihkan bagian-bagian ini setiap hari, maka kamu bisa mengurangi beban bersih-bersih ke depannya. Yuk, simak apa saja yang perlu dibersihkan setiap hari, dikutip dari Good Housekeeping.


    5 Hal yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari di Rumah

    Inilah beberapa hal yang harus sering kamu bersihkan supaya rumah selalu terlihat kinclong.

    1. Meja Dapur

    Meja dapur biasanya cepat kotor lantaran jadi tempat buat masak dan menyimpan makanan. Tak jarang ada tumpahan atau remah-remah makanan yang terjatuh ke meja dapur. Nah, sebaiknya bersihkan meja dapur setiap hari supaya bebas dari sisa makanan dan bahan masakann.

    2. Piring Kotor

    Jika kamu setiap hari makan di rumah, piring kotor bekas digunakan perlu segera dibersihkan. Sebab, sisa makanan yang menempel pada piring bisa mengundang serangga. Langsung mencuci piring kotor setelah digunakan akan mencegah pekerjaan menumpuk di kemudian hari.

    3. Wastafel Dapur

    Meski sering tersiram air dan sabun, wastafel dapur juga harus dibersihkan setiap hari lho. Sebenarnya ada kotoran yang tertinggal dan bakteri yang menempel pada dinding wastafel.

    4. Lantai yang Cepat Kotor

    Ada ruangan yang lebih cepat kotor dibandingkan ruangan lainnya, misalnya di dapur atau ruang makan. Saat memasak, mungkin kamu menjatuhkan atau meneteskan bahan makanan. Lalu, bisa kemungkinan kamu menjatuhkan makanan ketika makan malam di ruang makan.

    Tak perlu repot, kamu bisa membersihkan lantai dengan cepat. Kamu cukup menyapu lantai setelah selesai makan atau memasak.

    5. Dinding Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan ruangan yang sering digunakan oleh penghuni rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan kamar mandi setiap hari, terutama pada area dinding.

    Disarankan untuk membersihkan ubin dinding menggunakan alat pembersih kaca setiap kali selesai mandi. Langkah ini membantu mengeringkan dinding, sehingga mencegah timbulnya noda jamur serta mengurangi waktu bersih-bersih ke depannya.

    Itulah hal yang perlu kamu bersihkan setiap hari supaya rumah selalu terlihat bersih. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Cara Ampuh Mengusir Tikus di Rumah, Bisa Pakai Cuka Apel


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang banyak dibenci manusia. Tak hanya mencuri makanan, kehadiran tikus di rumah juga bisa membawa sejumlah penyakit bagi manusia.

    Selain menggunakan cairan pembasmi hama, ada beberapa cara lainnya yang disebut ampuh untuk mengusir tikus, misalnya menggunakan cuka apel atau ampas teh.

    Ingin tahu bagaimana cara mengusir tikus di rumah secara ampuh? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Mengusir Tikus di Rumah

    Sebenarnya, mengusir tikus dari rumah bukanlah perkara yang sulit. Simak cara ampuh untuk mengusir tikus di rumah di bawah ini:

    1. Cuka Apel

    Tips yang pertama adalah dengan menggunakan cuka apel. Sebagai informasi, tikus memiliki indra penciuman yang tajam. Nah, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengusir hama tersebut dengan bahan yang memiliki bau menyengat, contohnya cuka apel.

    Cara pakainya juga mudah, cukup campurkan cuka apel dan air dalam botol semprot. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke sekeliling rumah.

    2. Larutan Cabai

    Selain cuka apel, kamu juga bisa menggunakan larutan cabai untuk mengusir tikus di rumah. Sebab, tikus juga tidak menyukai aroma pedas dan menyengat yang keluar dari biji cabai.

    Cara penggunaannya juga mudah, cukup iris cabai dan ambil bijinya. Kemudian, campurkan dengan sabun cuci piring dan air, lalu masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot dan semprot ke sekeliling rumah.

    Sebagai pengingat, meski cairan ini tidak beracun tetapi dapat mengiritasi mata. Jadi, hati-hati dalam menggunakannya.

    3. Ampas Teh

    Ampas teh ternyata bisa dipakai untuk mengusir tikus di rumah, lho. Dilansir situs Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi mengungkapkan bahwa teh hitam mengandung zat tanin sebesar 11%-15%. Nah, zat tersebut diklaim mengeluarkan aroma yang nggak disukai para tikus.

    Selain teh hitam, ada beberapa jenis ampas teh lainnya yang dapat dijadikan sebagai bahan alami untuk mengusir tikus di rumah, yaitu teh hijau, teh peppermint, dan teh chamomile.

    4. Minyak Esensial

    Penggunaan minyak esensial juga diklaim ampuh untuk mengusir tikus dari rumah. Sejumlah minyak esensial seperti peppermint dan cengkeh bisa diletakkan di area yang sering didatangi tikus, seperti dapur dan lemari.

    Agar tikus tak datang lagi, penggunaan minyak esensial juga bisa dibarengi dengan cara lainnya, seperti memasang perangkap.

    5. Pasang Perangkap Tikus

    Memasang perangkap tikus bisa menjadi salah satu cara jitu untuk menangkap hama tersebut. Kamu bisa memasang perangkap di area yang sering dilalui tikus.

    Usahakan memasang perangkap saat malam hari. Sebab di waktu tersebut tikus sedang keluar mencari makan. Beberapa makanan yang dapat memancing tikus di antaranya ada selai kacang dan keju.

    Setelah berhasil ditangkap, pastikan melepas tikus dengan jarak sekitar 1,5 km dari rumah. Pastikan juga untuk melepas tikus di area yang tak berpenghuni.

    6. Minyak Kayu Putih

    Cara berikutnya adalah menggunakan minyak kayu putih. Aroma yang menyengat mampu membuat para tikus enggan kembali ke rumah detikers.

    Cara pakainya, gunakan larutan minyak kayu putih dengan konsentrasi 5%. Lalu, semprotkan cairan tersebut ke tempat-tempat yang sering dilalui tikus.

    7. Bawang Bombay

    Selain digunakan untuk bahan masakan, ternyata bawang bombay juga bisa dipakai untuk mengusir tikus. Hal ini berkat aroma yang menyengat sehingga tidak disukai tikus.

    Untuk cara pakainya, letakkan irisan bawang bombay di sejumlah titik yang sering dilalui tikus. Jika sudah membusuk, kamu bisa menggantinya dengan bawang bombay yang tidak terpakai.

    Dikutip dari Bobvila, kamu bisa menutup semua lubang di rumah agar tikus tidak datang lagi. Sebab, tubuhnya yang mungil membuat tikus dengan mudah memasuki lubang-lubang kecil, misalnya lewat ventilasi rumah atau celah pintu.

    9. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Cara pakainya yakni dengan mencampurkan cairan putih dengan air, lalu semprotkan ke titik-titik yang kerap dilalui tikus.

    Selain mencegah tikus datang kembali, cairan pemutih juga bisa dijadikan sebagai disinfektan untuk membersihkan area yang terkena kotoran atau darah tikus.

    10. Kapur Barus

    Cara ampuh berikutnya untuk mengusir tikus adalah dengan kapur barus. Benda yang juga disebut kamper ini mengandung racun yang bisa menyiksa hewan, terutama hama.

    Agar dapat mengusir tikus di rumah, kamu bisa menempatkan kapur barus di beberapa lokasi, seperti di loteng, dapur, dekat saluran air, kamar mandi, atau tempat yang menjadi sarang tikus.

    Demikian 10 cara ampuh mengusir tikus di rumah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ukuran Kloset Duduk yang Tepat dan Cara Menentukannya


    Jakarta

    Memilih kloset duduk harus dipertimbangkan dengan ukuran yang tepat. Sebab selain untuk kenyamanan, juga demi menentukan tata letak kamar mandi apalagi jika ruang yang tersedia terbatas.

    Secara umum, produsen kloset duduk di Indonesia telah menetapkan standar ukuran yang sesuai dengan postur tubuh warga lokal. Namun, perbedaan desain dan fitur tambahan bisa memengaruhi dimensi keseluruhan kloset.

    Ukuran Kloset Duduk yang Tepat untuk Orang Indonesia

    Eric Jensen, pemilik perusahaan kloset Amerika Selatan merek Badeloft, menjelaskan dalam laman resminya bahwa rata-rata ukuran kloset duduk yakni 28-30 inci, dengan lebar 20 inci dan tinggi tangki 27-32 inci.


    Namun, Imelda Akmal dalam bukunya yang berjudul Seri Rumah Ide: Saniter menuliskan bahwa rata-rata kloset duduk punya total tinggi sekitar 40 cm dari permukaan lantai hingga dudukan, dengan lebar antara 70-75 cm. Sementara itu, dudukannya yang berbentuk oval memiliki panjang sekitar 33 cm dan lebar 20 cm.

    Dalam sistem pembuangan kloset, terdapat standar ketinggian air di dalam lubang pembuangan yang disebut water seal atau seal level. Standar ketinggian ini minimal 50 mm dan berfungsi untuk mencegah gas atau bau dari saluran pembuangan naik ke permukaan. Semakin tinggi water seal, semakin baik kinerja kloset dalam menghalangi bau tidak sedap.

    Sementara, adapun hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih kloset adalah ukuran rough-in, yaitu jarak antara dinding dengan lubang pembuangan kloset. Jika mengganti kloset lama dengan yang baru, ukuran rough-in harus disesuaikan agar pemasangan berjalan lancar. Jika tidak sesuai, kloset bisa sulit dipasang atau tampak tidak rapi karena terlalu jauh dari dinding.

    Di berbagai negara, ukuran rough-in memiliki standar berbeda. Di Eropa sepanjang 180-240 mm, Amerika 305 mm, dan Jepang 510 mm.

    Tapi di Indonesia tidak ada standar baku, sehingga rough-in pada produk kloset bisa bervariasi tergantung merek dan modelnya. Namun, ukuran yang paling umum digunakan adalah standar Amerika, yaitu 305 mm.

    Cara Menentukan Ukuran dan Jenis Toilet yang Pas

    Kloset, yang dalam bahasa Indonesia sering disebut WC (Water Closet), merupakan perlengkapan sanitasi yang digunakan untuk membuang air kecil dan besar. Di dalamnya terdapat pipa berbentuk leher angsa yang berperan penting dalam mengalirkan kotoran dengan baik.

    Guna mengukur toilet duduk, ambil meteran pengukur dan ukur tinggi tangki dengan menggerakkan pita pengukur dari lantai ke bagian atas tutup tangki. Selain itu, tentukan apakah kamu ingin memiliki bentuk toilet duduk yang bundar seperti mangkuk, atau oval. Ukur dari bagian depan dudukan ke bagian belakang tangki.

    Lalu, ukur kasar jarak antara dinding dan bagian tengah pipa pembuangan. Untuk mendapatkan ukuran ini, ukur dari dinding ke bagian tengah tutup baut toilet.

    Pada kloset duduk, terdapat dua model utama, yaitu one piece (monoblok) dan two piece (duoblok). Kloset monoblok memiliki desain menyatu antara bagian dudukan dan tangki air, sementara kloset duoblok terdiri dari dua bagian terpisah.

    Saat ini, kloset monoblok semakin populer karena desainnya yang lebih modern dan mudah dibersihkan, meskipun harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan model duoblok.

    Itulah tadi penjelasan tentang ukuran kloset duduk dan cara menentukan jenis yang tepat. Jadi, tak hanya bergantung pada desain dan harga, tetapi juga perlu dipertimbangkan ukuran, mekanisme pembilasan, serta standar pemasangan pada kloset duduk yang kamu perlukan.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Perlukah Cantumkan Alamat Lengkap saat Jual Rumah? Ini Jawabannya



    Jakarta

    Ketika menjual rumah, biasanya pemilik mencantumkan alamat properti yang akan dijual. Ada yang mencantumkan dengan lengkap ada juga yang hanya mencantumkan daerahnya saja.

    Proses pemasaran rumah saat ini lebih mudah dengan adanya internet. Namun, harus hati-hati karena bisa saja alamat rumah yang terpampang dibuat untuk tindak kejahatan.

    Para penjahat bisa dengan mudah mengambil gambar dari rumah yang sedang dijual melalui alamat lengkap yang dicantumkan oleh penjual.


    Lantas, sebenarnya perlu nggak sih mencantumkan alamat lengkap saat menjual rumah?

    Menurut Vice President Xavier Marks Home, Nina Kuntjoro, apabila rumah yang dijual kosong boleh-boleh saja mencantumkan alamat lengkap. Namun, jika rumah masih dihuni sebaiknya tidak ditulis secara detail.

    “Kalau ada yang nanya, baru nanti sama client kita ketemu di mana gitu, biar liat lokasinya bareng. Kalau misal di Cipete, nah Cipete kan luas tuh, yaudah tulisnya Cipete aja. Atau misal ditambah dekat apa, di jalan apa, masukkin aja tapi nggak usah detail kasih alamatnya,” terang Nina saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

    Selain alamat rumah yang dicantumkan, ada beberapa detail yang harus diberitahu saat dijual. Nina mengatakan, pada umumnya standar detail yang harus ditulis saat memasarkan sebuah rumah baru cenderung harus lebih detail dibandingkan dengan rumah lama atau rumah second.

    Ia menuturkan, detail yang harus ditulis saat menjual rumah baru itu berupa keterangan lengkap fasilitas rumah tersebut, seperti detail jumlah ruangan, fitur rumah, dan lainnya. Sementara itu, untuk rumah lama biasanya hanya cukup mencantumkan jumlah ruangan saja.

    “Kalau rumah baru, cantumkan keterangan fasilitas apa saja yang ada di dalam rumah. Seperti ruangan kamar tidur, kamar mandi, garasi, carport, daya listriknya berapa. Biasanya detail lebih seperti spek (spesifikasi) rumahnya juga dicantumkan seperti apa. Kalau rumah lama sih biasanya nggak dicantumin, cuma tempat tidur, kamar mandi, gitu aja,” kata Nina.

    Selain itu, Nina juga menyarankan para penjual rumah untuk lebih bijak dalam menjaga dokumen penting supaya rumah tersebut terhindar dari kejahatan berlebih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Area Rumah yang Wajib Dilindungi Cat Antibocor


    Jakarta

    Dinding rumah perlu dilapisi dengan cat waterproof. Cat satu ini jenisnya berbeda dengan cat dinding biasa karena dapat tahan air, melindungi dari kebocoran, mencegah menggelembung, warna pudar, dan terkelupas saat terkena air.

    Cat yang juga bisa disebut dengan cat antibocor ini biasanya harganya lebih mahal dari cat biasa. Namun, tidak perlu khawatir soal modal yang perlu disiapkan karena tidak semua bagian rumah harus memakai cat waterproof.

    Dilansir Angi, berikut beberapa ruangan yang paling disarankan untuk dilapisi dengan cat waterproof.


    1. Dinding Eksterior

    Dinding eksterior adalah dinding yang berada di luar rumah seperti fasad. Dinding eksterior harus memakai jenis cat yang berbeda dengan interior. Sebab, dinding luar akan mengalami perubahan suhu seperti dari panas ke dingin atau dari kering ke lembap. Kondisi ini bisa memicu tumbuhnya jamur, pudarnya warna cat, dan perubahan tekstur cat tersebut. Oleh karena itu, cat waterproof sangat dibutuhkan untuk dinding bagian luar rumah.

    2. Kamar Mandi

    Ruangan selanjutnya yang dindingnya harus mendapatkan perlindungan ekstra adalah kamar mandi. Meskipun dinding ini tidak terkena sinar matahari langsung atau pun dihantam air hujan, tetapi ruangan ini merupakan area basah. Kelembapan sering menjadi masalah di ruangan ini dan dapat memicu cat dinding rusak. Untuk mencegah hal tersebut, disarankan untuk menggunakan cat waterproof.

    3. Kolam Renang

    Biasanya kolam renang permukaannya menggunakan keramik sehingga perawatannya mudah. Namun, ada bagian kolam renang yang lebih bagus dilapisi cat. Mengingat permukaan di sekitar kolam renang bisa cepat basah, cat yang digunakan harus waterproof agar tidak timbul gelembung dan bisa tahan lama.

    4. Dapur

    Selain kamar mandi, dapur juga tempat yang mudah lembap. Di sini terciptanya panas dari kompor dan dingin dari keran air. Dapur bisa bertambah lembap apabila ditemukan pipa-pipa yang digunakan ternyata ada yang bocor.

    Hati-hati, kondisi ini mudah membuat warna cat dinding pudar dan muncul bintik-bintik hitam atau putih yang merupakan jamur. Untuk menghindari hal tersebut, disarankan untuk memakai cat waterproof.

    5. Lantai Garasi

    Garasi biasanya selalu dalam keadaan tertutup dengan minim ventilasi. Hal ini yang membuat garasi sering berbau karena muncul spot-spot jamur di area yang lembap. Kondisi seperti ini mudah membuat cat dinding berubah kusam. Bagi yang lantai garasinya hanya terbuat dari beton atau semen tanpa keramik, kamu bisa melapisinya dengan cat waterproof. Jenis cat dinding ini selain tahan terhadap air juga tidak mudah luntur terkena oli atau zat kimia lainnya.

    Kekurangan Cat Dinding Waterproof

    Selain kegunaannya yang bisa melindungi dinding rumah, cat waterproof juga memiliki kekurangan, berikut di antaranya.

    1. Berpotensi Terjadi Kebocoran

    Meskipun namanya cat antibocor, tetapi mungkin saja cat waterproof mengalami kebocoran. Jika kamu menemukan kondisi seperti ini, harus dilakukan pengecekan dahulu. Bisa jadi sumber masalahnya bukan dari cat tetapi mungkin ada masalah pada rumah seperti kebocoran, rembes, atau retakan yang belum ditutupi dengan baik.

    2. Harganya Mahal

    Seperti yang disebutkan sebelumnya cat waterproof biasanya lebih mahal dari jenis cat lainnya karena memiliki keunggulan tersendiri. Kisaran harga cat waterproof jika di 2025 dilihat dari beberapa situs online mulai dari Rp 60 ribuan hingga Rp 4 jutaan tergantung pada merek dan berat isinya.

    3. Sulit Diaplikasikan ke Dinding

    Pengecatan cat waterproof harus diaplikasikan berlapis-lapis. Selain itu, beberapa jenis cat waterproof berbau yang menyengat sehingga saat kamu melapisi cat dinding ke dinding rumah perlu menggunakan masker dan memastikan terdapat ventilasi di ruangan tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com