Tag: mandi

  • Bantal di Rumah Menguning? Ini 3 Penyebab dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Bantal bukan hanya bisa mengalami perubahan bentuk, melainkan warna juga. Saat ini kebanyakan bantal berwarna putih, warna ini lama kelamaan bisa berubah jadi kekuningan seperti warna kuning yang biasa ditemukan pada kerah dan lipatan tangan baju.

    Penyebabnya bisa karena beragam alasan, dilansir Sleep Foundation, beberapa di antaranya karena kebiasaan penggunanya, seperti:

    1. Tidur dengan Rambut Basah

    Siapa yang suka tiduran di kasur padahal habis keramas. Alhasil bantal yang dipakai untuk meletakkan kepala jadi basah. Air sisa mandi di malam hari dapat meresap ke sarung bantal, menyebabkan noda kuning dan perubahan warna. Sebaiknya saat rambut masih basah, tahan dulu untuk tiduran menggunakan bantal.


    Hal ini juga berlaku untuk seseorang yang baru selesai olahraga dan kepalanya basah bermandikan keringat. Bantal bukan hanya jadi lembap, melainkan bisa bau apek. Selain itu, kepala yang lepek karena berminyak juga sebaiknya dibersihkan dahulu, baru setelah itu tidur menggunakan bantal. Minyak kulit ini sebenarnya bagus untuk kesehatan rambut, tetapi apabila telah membuat lembap bantal justru dapat mengubah warnanya menjadi kekuningan.

    2. Ngiler

    Selanjutnya adalah apabila bantal tersebut tidak memakai sarung bantal dan terkena iler atau air liur yang keluar dari mulut. Biasanya ngiler itu terjadi tidak sengaja saat sedang tidur. Orang yang tidur telentang cenderung tidak ngiler dibandingkan mereka yang tidur tengkurap atau menyamping. Jadi apabila ingin mengatasi masalah ngiler ini coba ubah posisi tidur.

    3. Tidak Membersihkan Makeup

    Saat ini sudah banyak perempuan memakai produk kecantikan pada wajah untuk terlihat lebih segar, menarik, dan cantik. Beberapa produk kecantikan ada yang tidak bisa terkena dengan benda lain karena bahannya bisa menempel pada benda lain. Produk kecantikan tersebut seperti lotion, krim wajah, dan bedak. Sebelum tidur sebaiknya bersihkan wajah dan pastikan benar-benar bersih karena produk kecantikan juga bisa menyebabkan permukaan bantal kuning.

    Cara Membersihkan Noda Kuning pada Bantal

    Apabila bantal di rumah sudah terlanjut berubah warna, berarti harus segera dibersihkan, begini caranya.

    1. Pakai Detergen

    Bantal bisa dicuci dengan detergen seperti pakaian. Dilansir dari The English Home, berikut caranya:

    – Tambahkan detergen dan air dengan perbandingan yang sama langsung ke area noda.
    – Tepuk-tepuk area bantal tadi untuk mengangkat noda kuning.
    – Setelah noda hilang, bilas sampai bersih dan cuci bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Noda yang disebabkan dari sesuatu yang tertumpah penting segera ditangani menggunakan detergen ringan dan kain bersih dengan cara seperti di atas. Semakin cepat noda dihilangkan, semakin besar pula kemungkinan noda cepat hilang dan tidak bertahan lama.

    Usai menghilangkan nodanya, pastikan bantal benar-benar kering setelah selesai dicuci agar tidak timbul noda lain. Hal ini juga memastikan bantal tidak lembap dan berjamur.

    2. Pakai Soda Kue dan Cuka Putih

    Apabila warnanya tidak ada perubahan, coba pakai campuran soda kue dan cuka. Kedua bahan ini sering dipakai untuk membersihkan noda membandel di segala benda. Berikut cara menggunakannya:

    – Campurkan soda kue dengan sedikit air hingga teksturnya mengental seperti pasta.
    – Oleskan pasta langsung ke area bantal yang bernoda dan biarkan selama 15-30 menit.
    – Setelah itu, basahkan kain bersih dengan cuka putih lalu tepuk-tepuk ke area bantal tadi untuk mengangkat noda dan menghilangkan pasta.
    – Usai noda hilang, bilas bantal dengan air dan cuci bersih bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Khawatir bau cuka menempel lama? Campurkan minyak esensial seperti lavender dengan detergen biasa saat proses pencucian untuk menghilangkan aroma asam cuka.

    3. Pakai Pemutih

    Dilansir dari Sleep Foundation, pemutih umumnya dipakai untuk menghilangkan noda pada pakaian putih. Bahan ini ternyata bisa digunakan untuk menghilangkan noda kuning pada bantal. Caranya, rendam bantal yang menguning dalam pemutih sebelum dicuci, hal ini bantu mengembalikan warna bantal ke warna semula.

    Kamu harus berhati-hati karena produk kimia bersifat keras dan tidak semua bantal bisa diputihkan dengan pemutih. Pastikan untuk pelajari terlebih dahulu instruksi perawatan bantal dengan cermat sebelum memakai pemutih.

    Itulah beberapa cara menghilangkan noda kuning pada bantal. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Simple Banget! 5 Cara Ini Bisa Bantu Cegah Banjir-Atap Bocor saat Musim Hujan


    Jakarta

    Sejumlah daerah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Sebagai pemilik rumah, penting untuk memastikan tempat tinggal kamu sudah siap menghadapi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    Sayangnya, tidak semua orang siap menghadapi musim hujan yang berlangsung cukup panjang. Kurangnya persiapan bisa menimbulkan beberapa masalah, seperti atap bocor hingga genangan air di depan rumah.

    Maka dari itu, penting untuk melakukan beberapa tips sederhana guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat musim hujan. Apa saja tipsnya? Simak dalam artikel ini.


    Tips Simpel Bagi Pemilik Rumah saat Memasuki Musim Hujan

    Ada beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan menjelang musim hujan. Dikutip dari situs KleanCo, berikut tipsnya:

    1. Bersihkan Talang Air

    Langkah yang pertama adalah mengecek kondisi talang air di rumah. Sebab, area ini sering kali ditemukan banyak sampah daun dan ranting pohon yang bisa menghambat aliran air.

    Jika ada banyak pohon yang tumbuh di halaman rumah, maka talang air harus dibersihkan secara rutin minimal dua bulan sekali. Pertimbangkan juga untuk memasang pelindung talang air guna meminimalisir penyumbatan di kemudian hari.

    2. Cek Atap Rumah

    Tak kalah penting dari membersihkan talang air, kamu juga wajib mengecek kondisi atap rumah. Perhatikan secara teliti apakah ada genting yang rusak atau tidak. Jika menemukan beberapa genting sudah pecah maka segera diganti dengan yang baru.

    Jangan sampai kamu terlambat atau sama sekali tidak mengganti genting yang pecah. Ketika hujan turun, maka kamu harus menyiapkan sejumlah ember guna menampung air dari atap bocor.

    3. Periksa Kondisi Cat Rumah

    Cek juga bagian dinding luar rumah. Jika cat eksterior sudah terlihat mengelupas atau kusam, maka sebaiknya segera dicat ulang. Pilih cat eksterior rumah yang tahan air dan berkualitas tinggi agar memberikan perlindungan tambahan ketika musim hujan.

    4. Bersihkan Ventilasi Udara

    Selama musim hujan, tingkat kelembapan di dalam ruangan dapat meningkat dan memicu tumbuhnya jamur. Guna mencegah hal tersebut, pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik.

    Pada area yang mudah lembap seperti kamar mandi, gunakan exhaust fan untuk membuang udara lembap yang terperangkap. Pertimbangkan juga untuk membeli dehumidifier untuk menjaga tingkat kelembapan di dalam rumah.

    Selain itu, bersihkan ventilasi udara secara rutin agar bebas dari debu yang dapat memengaruhi kualitas udara. Ventilasi yang bersih juga dapat mengalirkan udara dengan lancar.

    5. Bersihkan Selokan di Depan Rumah

    Jangan lupa untuk membersihkan selokan air yang ada di depan rumah. Terkadang ada banyak daun dan sampah yang menumpuk sehingga dapat menghambat aliran air.

    Kalau selokan tidak dibersihkan, maka aliran air akan tersumbat saat turun hujan deras. Hal tersebut bisa menimbulkan genangan air dan kalau sudah cukup tinggi bisa masuk ke dalam rumah.

    Demikian lima tips simpel yang dapat membantu mencegah banjir dan atap bocor saat musim hujan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati, Ini 3 Jalur Masuk Cacing ke Kamar Mandi


    Jakarta

    Pernah melihat cacing di kamar mandi? Makhluk kecil yang meliuk-liuk itu mungkin tidak berbahaya tapi cukup bikin bulu kuduk penghuni rumah berdiri.

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan kamar mandi adalah ruangan yang lembap sehingga dapat ditinggali cacing. Hama ini memang suka tinggal di lingkungan yang lembap.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.


    Kalau tak mau ada cacing, penghuni perlu telaten merawat kamar mandi. Pastikan untuk menghilangkan genangan air, rutin bersihkan saluran air, serta mengelola limbah dengan baik.

    Jika kamar mandi sudah terlanjur diserang cacing, penghuni bisa membasminya dengan insektisida. Penghuni dapat menggunakan abamektin dan diazinon untuk mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi tanah. Akan tetapi, hati-hati menggunakannya karena bisa berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan.

    Namun, kenapa cacing bisa sampai masuk kamar mandi ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Cara Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah penyebab cacing masuk kamar mandi.

    1. Celah Lantai Keramik

    Menurut Boyke, cacing bisa masuk kamar mandi melalui celah atau retakan di lantai keramik. Celah tersebut membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    2. Pipa Retak

    Dilansir dari DIY Home Comfort, cacing bisa masuk kamar mandi lewat pipa yang retak. Retakan pada pipa bisa menyebabkan tanah serta cacing masuk ke sistem perpipaan.

    Apalagi pipa yang bocor menciptakan lingkungan lembap yang disukai oleh cacing. Kebocoran pipa ini bisa terjadi di balik dinding atau di bawah lantai kamar mandi.

    3. Masalah Saluran Pembuangan

    Selain itu, cacing dapat masuk ke toilet melalui saluran pembuangan. Toilet yang tersumbat limbah dapat menjadi tempat cacing berkembang biak.

    Itulah beberapa cara beserta penyebab ada cacing di kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuaca Panas Bikin Rumah Seperti Oven? Ini Cara Bikin Adem Tanpa AC!



    Jakarta

    Jika cuaca sedang panas-panasnya terkadang menyalakan AC saja tidak cukup. Butuh siasat untuk mengakali suhu ruangan jika itu sudah terjadi.

    Suhu tinggi jelas membuat rumah terasa gerah dan tidak nyaman, apalagi bagi yang tidak memiliki pendingin ruangan seperti AC. Tapi tenang, masih ada cara sederhana yang bisa kamu lakukan agar rumah tetap sejuk di tengah gelombang panas.

    Berikut beberapa tipsnya, dikutip dari BBC.


    1. Buka Jendela di Pagi dan Malam Hari

    Manfaatkan waktu ketika udara luar lebih sejuk, biasanya pagi dan malam hari.
    Buka jendela yang searah arah angin agar sirkulasi udara berjalan lancar dan udara panas di dalam rumah keluar.

    Kalau tidak ada jendela yang searah angin, kamu bisa bantu dengan kipas angin untuk mendorong udara segar masuk.

    Udara panas juga cenderung naik ke atas, jadi kalau kamu punya loteng atau rumah dua lantai, buka jendela di lantai atas agar hawa panas bisa keluar.

    2. Tutup Jendela Siang Hari

    Saat siang, udara luar jauh lebih panas daripada di dalam rumah. Jadi, tutup jendela, pintu, dan ventilasi agar panas tak masuk.

    Gunakan gorden tebal atau anti-sinar matahari, karena sinar matahari yang langsung masuk bisa meningkatkan suhu ruangan secara signifikan.

    3. Gunakan Kipas untuk Hembusan Sejuk

    Kipas angin bisa jadi penyelamat murah dan efisien. Letakkan di dekat jendela atau pintu yang terbuka untuk membantu udara sejuk masuk.

    Kalau mau lebih dingin, taruh semangkuk es atau air dingin di depan kipas, hembusannya akan terasa seperti pendingin alami.

    Pakar fisiologi manusia, Prof. Mike Tipton, mengingatkan bahwa mengipasi seluruh tubuh lebih efektif daripada hanya wajah. Tapi, hindari mengipasi tubuh jika suhu udara di atas 35°C, karena justru bisa membuat panas makin terperangkap.

    4. Kurangi Aktivitas yang Hasilkan Panas

    Matikan atau tunda dulu penggunaan alat rumah tangga seperti oven, penanak nasi, atau mesin cuci, karena semua menghasilkan panas tambahan di dalam rumah.

    Kelembapan tinggi juga bisa membuat suhu terasa makin menyiksa. Pastikan ruangan kering dan pindahkan sementara tanaman indoor ke luar rumah untuk menurunkan kelembapan.

    5. Dinginkan Tubuh

    Mandi air dingin bisa membantu, tapi jangan terlalu lama. Menurut Mike Tipton, triknya adalah mendinginkan kulit tanpa menghambat aliran darah.

    Kalau tubuh terlalu dingin, pembuluh darah justru menyempit dan panas jadi sulit keluar. Kamu juga bisa tempelkan es batu ke tubuh untuk efek sejuk instan, lalu kenakan pakaian berbahan katun agar tetap nyaman.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Manfaat Menanam Lidah Buaya di Rumah dan Cara Merawatnya, Simpel!


    Jakarta

    Lidah buaya merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dikoleksi di rumah. Sebab, tanaman ini memiliki sejumlah manfaat bagi makhluk hidup.

    Di sisi lain, menanam lidah buaya juga dapat memperindah ruangan di rumah. Dengan begitu, suasana di dalam rumah jadi terasa asri dan bisa memberikan efek menenangkan.

    Jangan khawatir lidah buaya cepat mati, karena tanaman ini sangat mudah dirawat. Ingin tahu manfaat dari menanam lidah buaya dan cara merawatnya yang tepat? Simak dalam artikel ini.


    Manfaat Menanam Lidah Buaya

    Dilansir Good Housekeeping, lidah buaya mengandung banyak khasiat bagi tubuh. Kandungan gel di dalamnya dapat digunakan untuk mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari.

    Gel lidah buaya juga dapat melembapkan kulit kering sehingga terasa lebih halus. Selain itu, mengoleskan gel lidah buaya ke wajah dapat mengatasi jerawat dan bekas luka gores.

    “Lidah buaya adalah tanaman hias yang bagus karena tidak membutuhkan banyak perawatan. Kandungan gelnya telah digunakan sejak zaman Mesir untuk membantu menyembuhkan kulit akibat sengatan matahari serta menyembuhkan dan melembapkan kulit kering,” kata Christopher Satch, profesor di bidang botani dan CEO NYC Plant Help.

    Selain berkhasiat untuk pengobatan, tanaman lidah buaya juga dapat memberikan sentuhan pada ruangan. Tanaman hias ini sangat cocok diletakkan di dalam ruangan, terutama di ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, atau meja kerja.

    Cara Merawat Lidah Buaya di Rumah

    Alasan utama lidah buaya banyak dipilih sebagai tanaman hias karena dapat dirawat yang mudah. Bagaimana cara merawat lidah buaya dengan benar?

    1. Tanah yang Cukup

    Aly Stoffo selaku pemilik Glam Gardener NYC menyebut tanah yang digunakan untuk menanam lidah buaya harus memiliki drainase yang baik. Hal ini agar tanah tidak menahan terlalu banyak air ketika disiram sehingga bisa membusukkan akar.

    “Cara terbaik adalah mencampur pasir dan tanah pot dengan perbandingan yang sama atau membeli campuran khusus untuk sukulen,” ujar Stoffo.

    2. Sinar Matahari yang Cukup

    Agar tumbuh subur, pastikan lidah buaya diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Jika minim mendapatkan cahaya, maka tanaman ini bisa berhenti tumbuh dan akhirnya mati.

    “Lidah buaya dapat tumbuh di lingkungan yang sangat panas. Semakin banyak panas dan sinar matahari maka semakin baik,” papar Stoffo.

    Meski begitu, jangan langsung meletakkan lidah buaya di tempat yang panas dan terpapar sinar matahari langsung. Letakkan secara bertahap di tempat yang sejuk, lalu perlahan ke area yang lebih terang setiap beberapa hari.

    3. Tak Perlu Sering Disiram

    Tanaman ini disebut ‘tahan banting’ karena bisa hidup tanpa disiram air selama beberapa hari. Satch menyarankan lidah buaya disiram sekitar dua minggu sekali atau menunggu tanaman benar-benar kering.

    “Lidah buaya tidak masalah jika sedikit terabaikan dan kering di antara waktu penyiraman, tetapi saat Anda menyiramnya, pastikan disiram dengan sangat baik,” imbuh Satch.

    Kondisi tanah yang lembap membuat akar lidah buaya jadi membusuk. Daun yang layu atau berwarna cokelat juga menandakan kalau lidah buaya terlalu banyak disiram.

    Itulah manfaat menanam lidah buaya dan cara merawatnya dengan benar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 6 Masalah pada Water Heater, Salah Satunya Tercium Bau Busuk


    Jakarta

    Water heater merupakan perangkat yang berfungsi untuk memanaskan air. Water heater umumnya banyak dipakai di penginapan, terutama di daerah yang cukup dingin.

    Hal ini untuk membantu tamu yang tidak biasa memakai air dingin sehingga ketika mandi tetap nyaman tanpa takut kedinginan. Water heater biasanya sudah aktif secara otomatis di kamar mandi. Bentuknya seperti tabung besar di pojokan.

    Cara mendapatkan air hangat hasil dari water heater adalah mengarahkan keran ke bagian air hangat. Dalam hitungan menit air akan berubah menjadi lebih hangat atau panas.


    Meskipun canggih, pengguna perlu berhati-hati setelah memasang water heater karena perangkat ini kerap mengalami kendala, dilansir The Spruce berikut penjelasannya.

    Masalah Water Heater

    1. Suhu Air Terlalu Panas

    Bagi pengguna baru, kendala yang kerap ditemui ketika memakai water heater adalah tidak mengetahui bagaimana mengatur suhu air hangat yang pas. Ada kalanya air terasa sangat panas seperti membakar kulit dan membuat tangan kemerahan. Alhasil, pengguna jadi harus ekstra hati-hati ketika memakai water heater. Untuk mengatasi hal ini pastikan termostat yang terpasang suhunya pas. Cara mengatur ulang suhunya sebagai berikut. Penghuni dapat memperbaikinya dengan mengikuti langkah ini.

    • Matikan daya water heater di panel servis
    • Lepaskan panel akses dan periksa apakah pengaturan panas pada kedua termostat tidak lebih dari 120F° atau 48 derajat Celcius
    • Sesuaikan dengan pengaturan yang diinginkan dengan memutar sekrup set menggunakan obeng pipih.

    2. Air Panas Tidak Keluar

    Kendala lainnya yang juga membingungkan adalah ketika water heater tidak dapat memanaskan air di kamar mandi. Hal ini umumnya disebabkan oleh terputusnya aliran listrik pada water heater atau elemen pemanasnya rusak. Untuk memperbaiki masalah ini, penghuni perlu tahu dulu penyebab air tidak panas.

    Pertama, periksa pemutus water heater di panel servis untuk memastikan aliran listrik tidak terputus. Jika aliran listriknya putus, matikan dulu dengan menekan tombol OFF, lalu nyalakan kembali di tombol ON.

    Apabila pemutus pemanas tidak putus, setel ulang batas suhu tinggi pada water heater. Caranya dengan mematikan daya water heater di panel servis. Selanjutnya, tekan tombol reset suhu tinggi yang biasanya berwarna merah.

    3. Air Berwarna Karat

    Water heater yang bermasalah bisa menyebabkan kondisi air berubah. Salah satunya adalah water heater yang korosi bisa membuat air yang keluar dari keran berwarna coklat, kuning, atau merah. Masalah ini dapat diatasi dengan meminta tukang ledeng mengganti batang anoda di tangki water heater. Hal ini dikarenakan oksigen yang berada di batang anoda tersebut bersifat korosif.

    4. Water Heater Bocor

    Sama seperti saluran air lainnya, water heater juga bisa bocor. Posisi kebocoran umumnya berada pada bagian katup dan sambungan pipa. Untuk memperbaikinya, pemiliknya dapat memeriksa water heater apakah ada pipa masuk atau keluar yang longgar. Jika menemukan sambungan yang longgar, cukup kencangkan dengan kunci pas agar tidak terjadi kebocoran.

    5. Tangki Water Heater Bersuara Bising

    Water heater bisa mengeluarkan suara bising seperti gemuruh pelan, letupan, atau berdengung saat aktif. Suara tersebut menandakan tangki sedang mendidih. Penumpukan sedimen di dasar tangki membuat dasar tangki terlalu panas dan air mendidih. Kebisingan itu dapat diatasi dengan mengikuti langkah ini:

    • Pastikan untuk mematikan aliran listrik dan pasokan air ke water heater
    • Tiriskan seluruh air dan sedimen pada pemanas air lalu isi kembali
    • Pasang ujung selang taman ke katup di bagian bawah water heater, dengan ujung lainnya terletak di luar
    • Buka katup pelepas tekanan suhu di bagian atas dan katup pembuangan di bagian bawah
    • Setelah air dan sedimen terkuras seluruhnya, tutup katup bawah dan katup pelepas tekanan atas, lalu lepaskan selang
    • Nyalakan listrik dan air lagi.

    6. Mengeluarkan Bau Busuk

    Terpisah, dilansir Homes and Gardens aroma telur busuk bisa saja tercium di dalam rumah. Hal ini dikarenakan adanya kebocoran gas. Salah satunya sumbernya bisa berasal dari water heater di kamar mandi. Bau telur busuk ini jangan dianggap sepele karena bisa mengancam nyawa.

    “Periksa peralatan gas, seperti kompor atau pemanas air (pemanas air), dan periksa letak kebocoran. Biasanya, akan terlihat api kuning atau jelaga di sekitar pembakar sebagai tanda adanya kebocoran. Jika Anda mencurigai adanya kebocoran, segera keluar dan hubungi ahli. Jangan menyalakan korek api atau menyalakan sakelar,” kata Elizabeth Shields, manajer operasional di Super Cleaning Service Louisville, seperti yang dikutip pada Selasa (14/10/2025).

    Itulah masalah yang bisa terjadi pada pemanas air (water heater) dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Kamar Mandi Licin Bisa Bahaya, Ini Solusi Praktisnya!


    Jakarta

    Area kamar mandi sering kali dalam keadaan basah serta terpapar sabun. Hal ini membuat lantainya licin sehingga penghuni bisa saja terpeleset dan terjatuh.

    Oleh karena itu, penghuni mesti berhati-hati ketika di kamar mandi. Jangan berjalan atau bergerak terburu-buru.

    Selain itu, penghuni bisa menyiasati agar lantai kamar mandi yang licin. Temukan caranya berikut ini.


    Cara Mencegah Lantai Kamar Mandi Licin

    Inilah beberapa cara membuat lantai kamar mandi nggak licin, dikutip dari Enviro Master.

    1. Gunakan Ubin Khusus Kamar Mandi

    Berawal dari pembuatan ruangan, pemilik rumah bisa menggunakan ubin khusus kamar mandi. Pilih ubin dengan permukaan bertekstur kasar, berbeda halnya dengan lantai kamar tidur atau ruang keluarga yang lebih halus.

    2. Pakai Cairan Anti Slip

    Pemilik rumah juga bisa menyemprotkan cairan anti slip pada lantai. Cairan tersebut akan mengubah lantai yang licin menjadi kasar. Dengan begitu, penghuni terhindar dari risiko terpeleset.

    3. Pakai Alas Tambahan

    Lalu, lantai kamar mandi juga dapat ditambahkan alas atau stiker anti slip. Cara ini merupakan solusi yang efektif dan terjangkau untuk dilakukan.

    4. Rajin Bersihkan Kamar Mandi

    Jangan lupa untuk rajin membersihkan kamar mandi setidaknya seminggu sekali. Sebaiknya gunakan pembersih khusus yang mampu menghilangkan kerak dan kotoran membandel.

    Kamar mandi yang sering dipakai tentu bakal cepat kotor. Dengan membersihkan kamar mandi, penghuni mencegah penumpukkan kotoran yang bikin lantai licin.

    5. Jaga Lantai Tetap Kering

    Pastikan lantai kamar mandi kering agar tidak licin. Pemilik bisa memasang exhaust fan atau kipas angin biar lantai cepat kering dan enggak lembap.

    Itulah cara membuat lantai tidak licin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Air di Tandon Terasa Panas Saat Siang Hari? Ini Penyebab dan Solusinya!



    Jakarta

    Tandon atau toren merupakan alat penyimpanan air yang biasanya digunakan baik di perkotaan maupun pedesaan, terutama jika pasokan air dari PDAM ataupun sumur tidak selalu tersedia sepanjang waktu. Air dalam tandon menjadi cadangan penting yang digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, seperti mandi, mencuci, hingga kebutuhan memasak.

    Saat digunakan pada siang hari terutama ketika cuaca sangat terik, biasanya air yang keluar terasa panas. Padahal, kita pada umumnya menginginkan air yang bersih, segar, dan sejuk untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

    Suhu air yang meningkat ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman saat digunakan, tetapi juga dapat menurunkan kualitas air jika dibiarkan terus menerus. Kondisi ini kerap terjadi terutama saat tandon ditempatkan di area terbuka atau di atas atap rumah.


    Lantas, mengapa hal tersebut dapat terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak penjelasan berikut.

    Penyebab Air Tandon Terasa Panas

    1. Paparan Sinar Matahari Langsung

    Menurut Tabarestan Plastic Complex, salah satu penyebab utama adalah tandon yang terpasang di atap, di ruang terbuka atau terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari. Saat sinar matahari menyinari tandon air, permukaan tandon akan menyerap panas, kemudian diteruskan ke dalam air di dalamnya.

    2. Material Tangki dan Sifat Termal

    Sifat bahan tandon sangat mempengaruhi kemampuan menyerap panas. Melansir dari Solico Tanks, menyebutkan bahwa tandon berbahan logam atau plastik lebih mudah menyerap panas dari matahari sehingga secara signifikan juga meningkatkan
    suhu air di dalam tandon.

    3. Warna dan Desain Tandon

    Tandon dengan warna gelap atau tanpa lapisan anti-UV akan menyerap lebih banyak panas daripada tangki berwarna terang atau yang dilengkapi lapisan reflektif. Tandon yang didesain dengan tiga sampai empat lapisan (termasuk anti-UV) akan mengurangi pemanasan.

    4. Minimnya Sirkulasi dan Volume Udara di Dalam Tangki

    Bila tangki jarang digunakan atau volume airnya kecil, udara di atasnya akan memenuhi isi tandon sehingga udara panas dapat mengalir di dalam tangki dan memanaskan air.

    Dampak Air Tandon yang Terlalu Panas

    Air yang terlalu panas tidak ideal untuk digunakan, karena suhu tinggi dapat mempengaruhi kualitas air tersebut. Selain itu terdapat juga dampak lainnya yang berbahaya jika dibiarkan terus-menerus, di antaranya sebagai berikut.

    1. Air panas dari tandon dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penggunanya dan kurang cocok dikonsumsi sehari-hari. Pada tandon berbahan plastik, paparan panas berlebih dapat menyebabkan pelapisan dalam tangki melepaskan zat kimia ke dalam air. Zat ini berpotensi mempengaruhi rasa dan keamanan air jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
    2. Suhu yang tinggi dapat mempercepat pertumbuhan mikroorganisme atau alga.Melansir dari Solico Tanks, suhu yang tinggi di dalam tandon air dapat mempercepat pertumbuhan alga, lumut, dan bakteri. Mikroorganisme ini bisa mengubah warna, bau, dan rasa air sehingga tidak layak diminum.
    3. Bahan tandon bisa mengalami kerusakan lebih cepat jika sering terpapar panas yang ekstrim. Suhu ekstrem dapat membuat bahan tandon, terutama plastik atau fiberglass, menjadi rapuh dan mudah retak. Kerusakan ini berisiko mencemari air dengan serpihan halus dari material tandon.

    Cara Mengatasi Air Tandon yang Terasa Panas agar Tetap Sejuk

    Berikut beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi air tandon yang terasa panas menurut Tabarestan Plastic Complex.

    1. Gunakan tandon dengan warna terang (misalnya putih) sehingga memantulkan cahaya matahari, tidak malah menyerap cahaya matahari.
    2. Pasang insulasi pada sambungan pipa agar bagian yang mempengaruhi aliran air tidak menambah panas.
    3. Usahakan tandon ditempatkan pada lokasi yang tidak langsung terpapar sinar matahari atau bisa juga dipasang peneduh untuk tandon.
    4. Pastikan tandon terisi penuh agar bagian atas tandon tidak terisi udara (udara panas lebih mudah memanaskan air jika terdapat ruang kosong).
    5. Gunakan tandon multi-lapis (lapisan anti-UV) apabila menggunakan bahan plastik polietilen.
    6. Sirkulasikan air secara rutin sehingga air yang panas tidak menetap di satu bagian.

    Air tandon bisa terasa panas di cuaca terik siang hari karena beberapa faktor. Dengan menerapkan strategi seperti penempatan yang tepat, penggunaan cat terang, dan tandon yang multi lapis, bisa meminimalisir suhu panas di air secara signifikan.

    Itulah penjelasan mengenai penyebab air tandon terasa panas, serta dampak dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Lembap Sarangnya Bakteri, Begini Cara Agar Tetap Kering



    Jakarta

    Kamar mandi yang ukurannya cukup luas biasanya terdiri dari area basah dan kering. Namun, kebanyakan rumah di Indonesia tidak memiliki ruang yang luas untuk kamar mandi sehingga umumnya hanya memiliki kamar mandi basah.

    Selain itu, umumnya letak kamar mandi berada di tengah atau di dalam rumah tanpa memiliki ventilasi yang memadai. Jika ada ventilasi, letaknya di atas pintu kamar mandi dan ukurannya tidak begitu besar.

    Kondisi tersebut membuat kamar mandi lembap dan sulit untuk kering. Kamar mandi yang selalu basah, baik lantai dan dindingnya mudah sekali berjamur dan berlumut. Risikonya adalah kamar mandi terlihat kotor, lantainya licin, dan bisa muncul bau tak sedap.


    Oleh karena itu, kamar mandi yang bisa mengering setelah digunakan sangat dianjurkan. Kamar mandi yang kering berarti tidak ada genangan di lantai. Pengeringan ini bisa terjadi dengan sendirinya terutama jika kamar mandi tidak digunakan selama 30 menit hingga berjam-jam. Namun, apabila kamar mandi digunakan sejam sekali, memang tidak akan selalu kering.

    Direktur HomeWork Wahyu Achadi mengatakan setiap kamar mandi harus diupayakan menjadi ruang yang kering. Hal ini untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

    “Dengan kondisi kering bakteri dan virus tidak mudah berbiak,” katanya kepada detikcom, Kamis (19/10/2023).

    Tips membuat kamar mandi dapat cepat kering bisa dengan beberapa cara. Pertama pastikan kamar mandi memiliki ventilasi agar sirkulasi udara di dalam bagus. Bentuk ventilasi ini adalah jendela yang tidak tembus pandang, tetapi udara bisa masuk dan keluar atau memasang exhaust fan.

    Cara kedua adalah membagi kamar mandi menjadi area basah dan kering. Area basah merupakan tempat shower atau bak mandi. Sementara area kering tempat kloset dan wastafel.

    Ketiga, Wahyu menyarankan tidak perlu memasang bak mandi. Ganti dengan pancuran air (shower) sementara kloset harus dilengkapi pembilas semprot (jet washer) sehingga tidak perlu gayung atau bak penampungan air di dekatnya.

    “Jet washer membuat proses berbilas menjadi lebih terarah dan cipratan air tidak keluar dari lubang kloset,” sambung dia.

    Selain itu, material yang digunakan untuk perangkat sanitasi juga dipilih yang mudah dibersihkan. Jangan lupa area shower dibuat lebih rendah dibandingkan area kering untuk memudahkan air mengalir dan lantai kamar mandi bisa kering dengan lebih cepat.

    “Supaya air tidak menyiprat ke mana-mana bisa digunakan shower screen atau tirai yang tersedia dalam berbagai bahan seperti plastic, akrilik, hingga kaca. Shower screen ini menjadi pemisah antara area basah dan kering, jangan lupa shower screen juga perlu dibersihkan berkala supaya tidak berjamur,” jelas dia.

    Apabila ingin membuat area basah dan kering di kamar mandi, tidak butuh kamar mandi yang terlalu luas, ukuran 1×3 meter sudah cukup. Area kering ini bisa berukuran 1,5×1,5 m, terdiri dari kloset dan wastafel dilengkapi cermin serta rak-rak dan lemari kecil di sisi lain yang dekat dengan pintu. Sisanya untuk area basah dengan shower.

    Terakhir, letakkan head shower di sudut dalam posisi diagonal termasuk tempat sabun dan sampo untuk mendapatkan area mandi (basah) yang lebih lapang dan lebih efisien.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Lemari Pakaian Tercium Bau Apak dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Lemari pakaian merupakan salah satu furniture penting di dalam rumah. Tanpa ada lemari, pakaian kesayanganmu tidak bisa disimpan secara rapi.

    Sayangnya, tak semua orang sadar untuk merawat lemari pakaian secara rutin. Apabila lemari pakaian jarang dirawat dan dibersihkan maka bisa mengeluarkan bau apak yang tidak sedap.

    Ada sejumlah penyebab lemari pakaian bisa mengeluarkan bau apak. Ingin tahu penyebab lemari pakaian bau apak dan cara atasinya? Simak dalam artikel ini.


    Penyebab Lemari Bau Apak

    Dilansir situs Southern Living, bau apak di lemari pakaian disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya sirkulasi udara yang tidak lancar. Saat lemari pakaian ditutup dalam waktu lama tanpa ada sirkulasi udara, maka lemari akan menjadi lembap dan menimbulkan bau apak.

    Kondisi lembap pada lemari pakaian tak hanya menyebabkan bau, tapi juga menimbulkan jamur dan lumut. Jika dibiarkan terus-menerus maka pakaian kesayangan yang disimpan di lemari bisa rusak akibat serangan jamur.

    Kebiasaan menyimpan pakaian kotor ke dalam lemari juga bisa menimbulkan bau apak. Jika pakaian telah digunakan dan tercium aroma tidak sedap, sebaiknya segera masukkan ke dalam keranjang bau kotor.

    Selain menyebabkan bau tidak sedap, menyimpan pakaian kotor di lemari juga memicu pertumbuhan bakteri. Jika terus dibiarkan maka bakteri bisa menyebar ke pakaian lain.

    Cara Atasi Bau Apak di Lemari Pakaian

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau apak di lemari pakaian. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Atur Kelembapan

    Faktor utama yang menyebabkan bau apak di lemari pakaian karena kelembapan tinggi. Untuk mengatasinya, gunakan dehumidifier agar mampu mengendalikan kelembapan berlebih di dalam lemari. Alat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi kelembapan di dalam ruangan.

    2. Kipas Angin

    Kipas angin bisa digunakan untuk menghilangkan bau apak di lemari. Caranya sangat mudah, cukup buka pintu lemari semalaman dan letakkan satu kipas angin di dalam lemari. Fungsinya agar udara yang terjebak di dalam lemari bisa keluar berkat dorongan dari kipas angin.

    Sebelum memulai langkah di atas, pastikan seluruh pakaian telah dipindahkan dari dalam lemari. Jadi, lemari pakaian dalam kondisi benar-benar kosong.

    3. Soda Kue

    Cara paling efektif dan praktis untuk menghilangkan bau apak di kamar mandi adalah dengan soda kue. Bahan dapur yang satu ini dikenal dapat menyerap bau tidak sedap di dalam ruangan.

    Tuang soda kue ke dalam wadah kecil, lalu tempatkan di dalam lemari pakaian. Pastikan seluruh baju telah dikeluarkan dari dalam lemari agar baking soda bekerja efektif mengatasi bau apak.

    Itulah penyebab bau apak di dalam lemari pakaian dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com