Tag Archives: manfaat

Sering Kedinginan saat Tidur? Segini Suhu AC yang Ideal


Jakarta

Saat tidur di malam hari, banyak orang yang mengatur suhu Air Conditioner (AC) di suhu rendah. Namun, hal ini bikin tubuh jadi kedinginan dan menggigil. Namun jika suhu yang diatur terlalu tinggi, alhasil tidak bisa merasakan sensasi suhu dinginnya.

Sebagai pemilik AC, detikers perlu tahu cara mengatur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Sebab, suhu yang pas dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang di malam hari.

Lantas, berapa suhu AC yang ideal di kamar tidur? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Suhu AC yang Ideal di Kamar Tidur

Dilansir situs Medical News Today, Minggu (25/5/2025), suhu AC yang ideal untuk kamar tidur bisa diatur sekitar 16-19,5 derajat Celcius.
Sementara itu, pakar tidur dari Universitas Kansai menganjurkan suhu AC diatur antara 25-28 derajat Celcius agar tidur lebih berkualitas di malam hari.

Mengatur suhu AC pada tingkat yang ideal bisa memberikan berbagai manfaat. Selain meningkatkan kualitas tidur, hal ini turut berdampak positif mulai dari:

  • Menjaga suhu tubuh tetap normal
  • Mencegah dehidrasi
  • Udara di kamar jadi lebih bersih
  • Mencegah kulit kering.

Tips Mengatur Suhu AC saat Tidur

Sebelum menyalakan AC di kamar tidur, pastikan kamu melakukan beberapa tips di bawah ini agar ruangan cepat dingin. Dikutip dari Mitsubishi Electronic, berikut sejumlah tipsnya:

1. Tutup Rapat Pintu dan Jendela Kamar

Pastikan kamu telah menutup pintu dan jendela kamar secara rapat. Jika tidak, maka udara dingin yang berhembus dari AC bisa keluar kamar tidur. Selain bikin kamar jadi kurang dingin, hal ini bisa jadi pemicu listrik cepat boros.

2. Gunakan Mode Sleep pada AC

Saat tidur di malam hari, kamu bisa mengaktifkan mode sleep pada AC. Mode ini berfungsi untuk menyesuaikan suhu ruangan secara otomatis agar lebih nyaman dan tidak kedinginan saat tidur. Selain itu, mode sleep pada AC juga lebih hemat listrik karena mengurangi kinerja kompresor AC.

Demikian penjelasan mengenai cara atur suhu AC yang ideal untuk kamar tidur. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Semua Punya Plus-Minus, Begini Cara Tentukan Arah Hadap Rumah Terbaik



Jakarta

Saat membangun atau membeli rumah, hal yang perlu dicek atau ditanyakan adalah mengenai arah hadap rumah. Informasi tersebut berguna untuk mengetahui apakah rumah mendapat pencahayaan yang pas.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan manfaat dari adanya sinar matahari yang masuk ke rumah adalah untuk mencegah kelembapan dan sebagai bahan disinfektan alami yang ampuh membunuh bakteri di rumah.

Kedua hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan lampu. Semakin banyak akses masuk cahaya, bukan hanya rumah yang terawat, melainkan penghuninya juga bisa lebih sehat.


Dengan mengetahui arah hadap rumah, penghuni jadi tahu lokasi yang tepat untuk menjemur bayi di pagi hari. Selain itu, arah hadap rumah juga membantu untuk penentuan letak jemuran berada.

Banyak yang mengatakan arah hadap timur sangat ideal karena mendapat cahaya matahari pagi. Apakah benar begitu?

Agen real estat di Douglas Ellima, Christa Kenin, menyebutkan untuk menentukan arah hadap patokannya adalah posisi pintu masuk utama dan fasad depan. Kemudian, cek waktu cahaya matahari lebih banyak menyorot.

Apabila rumah tersorot matahari langsung pada pagi hari dan lebih adem saat sore hari, berarti rumah tersebut menghadap ke timur. Jika sebaliknya, rumah menghadap ke barat.

Agen Coldwell Banker Warburg Steven Gottlieb mengungkapkan berdasarkan pengalamannya, banyak pelanggan menyukai rumah yang menghadap selatan. Hal ini berarti cahaya matahari pagi dan sore bisa masuk ke rumah melalui jendela samping.

“Banyak orang menginginkan rumah yang mendapatkan banyak cahaya alami, sehingga paparan sinar matahari dari arah Selatan sering dianggap sebagai nilai jual yang menarik dan diinginkan,” katanya seperti dikutip dari Better Homes and Gardens, pada Rabu (10/9/2025).

Kemudian, ada beberapa konsumen yang menyukai rumah menghadap ke utara karena cahaya yang masuk ke rumah jauh lebih lembut. Rumah jadi tidak terlalu panas sepanjang hari tetapi tetap terang hingga sore.

Di luar itu, menurutnya tidak ada aturan arah hadap rumah yang paling baik. Semua dikembalikan pada selera dan kebutuhan pemilik rumah. Bagi rumah yang berdempetan, tidak memiliki jendela kanan dan kiri, lebih baik memilih rumah menghadap timur atau barat.

“Ini soal preferensi pribadi. Setiap individu punya ekspektasi berbeda untuk ruang rumah mereka. Misalnya, dalam budaya India, rumah yang menghadap ke utara dikaitkan dengan kemakmuran dan keberuntungan, sementara rumah yang menghadap ke timur melambangkan kesehatan dan keharmonisan. Menurut Vastu Shastra, sistem arsitektur Hindu tradisional yang didasarkan pada teks-teks kuno, arah rumah terbaik adalah timur laut, karena dikaitkan dengan dewa kekayaan,” ujarnya.

Itulah pertimbangan ketika memilih arah hadap rumah yang baik, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu, Ini 4 Alasan Penting Punya Plafon Tinggi di Rumah


Jakarta

Plafon merupakan sebutan untuk langit-langit ruangan di rumah. Umumnya bagian plafon ini ditutupi material gypsum.

Sering kali bagian ini lepas dari sorotan penghuni rumah karena dianggap hanya sebagai penutup atap, padahal plafon memiliki peran penting terhadap kenyamanan di rumah lho.

Arsitek Denny Setiawan mengatakan plafon memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah bisa mempengaruhi suhu di rumah. Syaratnya adalah plafon tersebut harus dibuat tinggi. Sebab, semakin tinggi plafon rumah dapat membuat ruangan jauh lebih adem karena udara panas di dalam rumah yang biasa terperangkap di bagian atas, bisa jauh dari area tempat beraktivitas.


Selain membuat rumah adem, ada banyak manfaat lain dari punya plafon yang tinggi, berikut di antaranya.

1. Sirkulasi Udara Lancar

Rumah yang adem salah satu faktornya adalah sirkulasi di rumah tersebut pasti lancar. Maksudnya, ada udara segar yang masuk ke dalam dan udara panas terdorong ke luar. Sebenarnya salah satu cara untuk membuat sirkulasi lancar adalah membuat ventilasi silang, tetapi untuk rumah yang kecil dan banyak sekat, plafon tinggi adalah salah satu cara yang bisa menjadi solusi. Dengan mengusung konsep high ceiling, ruangan tanpa AC pun akan tetap terasa adem.

2. Pencahayaan Alami Ruangan Lebih Maksimal

Memiliki plafon yang tinggi atau high ceiling memiliki keuntungan, yakni bisa membuat jendela di atas pintu. Jendela tersebut umumnya tidak bisa dibuka tutup, tetapi bisa menjadi akses cahaya masuk. Hal ini membantu ruangan terasa lebih terang, terutama saat siang hari tanpa lampu. Selain itu, cahaya alami yang masuk ke dalam rumah juga bisa membantu meningkatkan mood dan produktivitas.

3. Terlihat Lebih Mewah dan Lapang

Keuntungan lainnya punya plafon tinggi adalah rumah terlihat lebih lapang dan luas. Lalu, penghuni rumah bisa berkreasi dengan dekorasi lampu atau kipas angin atap untuk menambah kesan klasik pada interior rumah. Manfaat ini akan sangat menguntungkan untuk rumah yang kecil.

4. Rumah Memiliki Nilai Investasi Tinggi

Konon, plafon tinggi bisa meningkatkan nilai investasi pada rumah. Menurut beberapa studi, rumah dengan langit-langit yang lebih tinggi cenderung lebih cepat laku di pasaran dan memiliki harga jual yang lebih tinggi.

“Langit-langit yang lebih tinggi merupakan fitur yang lebih khusus sehingga pembeli cenderung membayar lebih mahal. Hal ini terutama berlaku untuk rumah satu lantai,” kata David G. Mitchell, seorang Agen Real Estat terkemuka di Maryland dan Delaware serta pendiri BeachLifeOceanCity.com, dilansir dari Homes & Gardens, Selasa (25/11/2025).

High ceiling pada rumah memberikan kesan yang lebih luas sehingga bisa menambah nilai investasinya. Ini adalah poin penting yang perlu dipertimbangkan, terutama jika kamu berencana untuk menjual rumah tersebut di masa mendatang.

Berapa Tinggi Ideal Plafon Rumah?

Menurut Direktur Utama PT Sanskara Bumi Perkasa Harismawan Akbar Dwiatmojo tinggi ideal plafon rumah sebaiknya tidak kurang dari 2,4 meter dari lantai. Ditanya terpisah, Denny juga menyampaikan ideal plafon rumah setinggi 2,4 meter. Bisa juga dibuat jenis rumah mezzanine, yakni rumah dibuat 2 lantai tetapi tidak seluruh lantai menutupi sehingga ada ruang terbuka hingga ke plafon paling atas. Nah tinggi plafon ini sekitar 4,8 meter.

Itulah beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan pada rumah dengan plafon tinggi. Semoga informasinya bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

7 Sayuran Penghancur Lemak di Perut, Bye-bye Buncit!

Jakarta

Sekadar mengadopsi pola makan yang sehat dan seimbang tidaklah cukup untuk menghilangkan lemak perut. Faktanya, jenis makanan yang dikonsumsi dapat memberikan dampak yang berbeda-beda terhadap proses penurunan berat badan.

Begitu pula dengan sayuran. Pasalnya, mengonsumsi sayuran tertentu dapat memberikan dorongan ekstra dan meningkatkan proses pembakaran lemak. Karenanya, menambahkan sayuran-sayuran tersebut ke menu sehari-hari dapat membantu menghilangkan lemak perut dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

Pertanyaannya, apa saja sih sayuran yang bisa membantu mengurangi lemak di perut? Dikutip dari Times of India, berikut ulasannya.


1. Bayam

Bayam merupakan sayuran kaya nutrisi yang bagus untuk diet apapun yang bertujuan mengurangi lemak perut. Sayuran ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Appetite mengungkapkan tilakoid yang terkandung dalam bayam dapat mengurangi rasa lapar hingga 95 persen. Selain itu, kandungan magnesium pada bayam juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang juga berperan penting dalam pengelolaan berat badan.

2. Labu botol

Labu botol tidak hanya rendah kalori, tapi juga kaya akan kandungan air. Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition mengungkapkan kandungan air dan serat tinggi dalam labu botol dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, serta mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

3. Kembang kol

Sayuran renyah ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu mengurangi lemak perut. Kembang kol mengandung senyawa indole yang terbukti dapat mengatur hormon lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

Studi yang diterbitkan pada Journal of Nutrition juga menyebut asupan sayuran, seperti kembang kol, yang lebih tinggi dikaitkan dengan lemak visceral yang lebih rendah.

4. Wortel

Selain baik untuk penglihatan, wortel juga dapat membantu mengecilkan lingkar pinggang. Wortel termasuk sayuran yang rendah kalori, tinggi serat, serta kaya akan vitamin dan antioksidan.

Sebuah studi dalam jurnal Nutrition mengungkapkan bahwa mengonsumsi sayuran berserat tinggi seperti wortel dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Wortel mentah dapat dikonsumsi sebagai camilan renyah, sedangkan wortel matang bisa ditambahkan ke berbagai masakan, seperti sup dan salad.

5. Pare

Pare mungkin bukan sayuran favorit semua orang karena rasanya yang pahit. Meskipun begitu, manfaat pare dalam menurunkan berat badan tidak bisa disangkal.

Pare mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur insulin, membuat sayuran ini jadi pilihan yang tepat untuk mengelola kadar gula darah dan mengurangi lemak perut.

6. Timun

Kandungan air yang tinggi pada timun tidak hanya membuat sayuran ini menyegarkan, tapi efektif membantu mengurangi lemak perut. Sebuah penelitian di Journal of Human Nutrition and Dietetics menemukan diet tinggi makanan kaya air, seperti timun, dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pengelolaan berat badan.

7. Brokoli

Brokoli adalah sayuran padat nutrisi yang dapat membantu menghilangkan lemak perut. Selain kaya akan serat, brokoli juga mengandung sejumlah senyawa lain yang dapat meningkatkan pembakaran lemak di dalam tubuh.

Sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menemukan konsumsi brokoli dapat menyebabkan penurunan lemak visceral, yaitu lemak yang tersimpan di sekitar perut Anda. Brokoli dapat diolah menjadi aneka masakan, seperti tumisan, salad, atau sup untuk mendapatkan khasiatnya.

(ath/naf)

Sumber : health.detik.com

Source : unsplash.com / Online Marketing

Panduan Intermitten Fasting, Metode Diet yang Bikin Marshanda Turun 17 Kg

Jakarta

Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

“Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermitten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.


Dikutip dari Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat memberikan manfaat seperti menurunkan massa lemak, kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan umur panjang.

Pola intermitten fasting didasarkan pada jadwal yang ditetapkan dan tidak mengikuti waktu acak. Meskipun demikian, pengalaman setiap orang tentang intermitten fasting bersifat individual, dan gaya yang berbeda akan cocok untuk orang yang berbeda.

Ada berbagai metode puasa intermitten, tiap orang bisa memiliki aturan yang berbeda. Berikut panduan intermitten fasting.

1. Puasa selama 12 jam sehari

Aturan untuk diet ini sederhana. Seseorang perlu memutuskan dan mematuhi jendela puasa 12 jam setiap hari.

Menurut beberapa peneliti, berpuasa selama 10-16 jam dapat membuat tubuh mengubah simpanan lemaknya menjadi energi. Ini akan mendorong penurunan berat badan.

Jenis rencana puasa intermitten ini mungkin merupakan pilihan yang baik untuk pemula. Ini karena jendela puasa relatif kecil, sebagian besar puasa terjadi saat tidur, dan orang tersebut dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama setiap hari.

Cara termudah untuk melakukan puasa 12 jam adalah dengan memasukkan periode tidur dalam jendela puasa.

Misalnya, seseorang dapat memilih untuk berpuasa antara pukul 7 malam dan 7 pagi. Mereka harus menyelesaikan makan malam sebelum pukul 7 malam dan menunggu hingga pukul 7 pagi untuk sarapan tetapi akan tertidur selama sebagian besar waktu di antaranya.

2. Puasa selama 16 jam

Puasa selama 16 jam sehari, menyisakan jendela makan selama 8 jam, disebut metode 16:8 atau diet Leangains.

Selama diet 16:8, pria berpuasa selama 16 jam setiap hari, dan wanita berpuasa selama 14 jam. Jenis puasa berselang ini mungkin bermanfaat bagi seseorang yang telah mencoba puasa 12 jam tetapi tidak melihat manfaat apa pun.

Pada metode puasa ini, orang biasanya menyelesaikan makan malam mereka pada pukul 8 malam dan kemudian melewatkan sarapan keesokan harinya, tidak makan lagi hingga tengah hari.

3. Puasa selama 2 hari dalam seminggu

Orang yang mengikuti diet 5:2 mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah standar selama 5 hari dan mengurangi asupan kalori pada 2 hari lainnya.

Selama 2 hari puasa, pria umumnya mengonsumsi 600 kalori dan wanita 500 kalori.

Biasanya, orang memisahkan hari puasa mereka dalam seminggu. Misalnya, mereka mungkin berpuasa pada hari Senin dan Kamis dan makan secara teratur pada hari-hari lainnya.

Harus ada setidaknya 1 hari tanpa puasa di antara hari-hari puasa.

Ada penelitian terbatas tentang diet 5:2, yang juga dikenal sebagai diet Puasa. Sebuah studi yang melibatkan 107 wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas menemukan bahwa pembatasan kalori dua kali seminggu dan pembatasan kalori terus-menerus keduanya menyebabkan penurunan berat badan yang serupa.

Studi tersebut juga menemukan bahwa diet ini mengurangi kadar insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin di antara para peserta.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Source : unsplash.com / Online Marketing

Daftar Diet Terbaik di 2024, BB Turun dan Tubuh Lebih Sehat

Jakarta

Memiliki berat badan ideal merupakan dambaan banyak orang. Nah, salah satu cara agar berat badan bisa berkurang adalah dengan menerapkan program diet.

Di 2024, banyak masyarakat yang mulai sadar akan kesehatan sehingga ingin menjaga berat badan tetap seimbang. Bagi mereka yang kelebihan berat badan bisa menjalankan diet sehat.

Nah, ada sejumlah program diet terbaik di 2024 yang bisa dicoba. Penasaran apa saja daftar program dietnya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Daftar Diet Terbaik di 2024

US News dan World Report mengumpulkan panel ahli medis dan nutrisi untuk mengungkap pola diet apa yang paling populer. Kemudian para ahli memeriksa setiap program diet untuk menentukan apakah program tersebut aman, bergizi, berkelanjutan, dan efektif untuk menurunkan berat badan.

Dilansir situs Healthline, para ahli memutuskan ada tiga jenis diet terbaik di 2024, yakni diet Mediterania, diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), dan diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay). Diet Mediterania menempati urutan pertama dengan mendapatkan skor 85,1 persen.

Sedangkan diet DASH ada di posisi kedua dengan skor mencapai 75,4 persen. Lalu di posisi ketiga ada diet MIND yang mendapatkan skor sebesar 60,7 persen.

Menurut konsultan gizi Barbara Kovalenko, diet Mediterania dapat meningkatkan kesehatan jantung karena penekanannya pada lemak yang menyehatkan jantung, seperti minyak zaitun dan asam lemak omega-3.

“Menerapkan pola makan ini dapat membawa berbagai manfaat kesehatan seperti peningkatan kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan fungsi otak,” kata Kovalenko dilansir Healthline

“Diet ini memprioritaskan makanan utuh dan tidak diolah yang menyehatkan tubuh,” jelasnya.

Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar diet terbaik di 2024 menurut laporan US News dan World Report:

  1. Diet Mediterania
  2. Diet DASH
  3. Diet MIND
  4. Diet Mayo Clinic
  5. Diet Flexitarian
  6. Diet WeightWatchers (WW)
  7. Diet Volumetrics
  8. Diet Anti-Peradangan dr. Weil
  9. Diet TLC
  10. Diet Vegan.

Tips Diet Sehat untuk Pemula

Bagi detikers yang baru memulai program diet, sebaiknya jangan langsung menerapkan pola diet ketat. Sebab, tak semua orang bisa menjalani program diet tersebut hingga tuntas.

Daripada pola diet malah bikin menyiksa diri, sebaiknya kamu menerapkan diet sehat yang sederhana bagi pemula. Seperti apa pola dietnya? Simak dalam artikel ini.

1. Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Tips yang pertama adalah dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin dan nutrisi tinggi. Beberapa buah yang baik dikonsumsi saat diet seperti pisang, apel, jeruk, melon, kiwi, alpukat, hingga pepaya.

Sedangkan sayuran yang bisa kamu konsumsi saat sedang diet di antaranya bayam, brokoli, kale, wortel, hingga jamur. Khusus sayuran, sebaiknya diolah dengan cara direbus agar lebih sehat dan kandungan nutrisinya tidak hilang.

2. Hindari Makanan Olahan

Salah satu tantangan ketika sedang menjalani diet adalah mengkonsumsi makanan olahan. Perlu diingat, makanan olahan lebih banyak mengandung kalori dan rendah nutrisi, sehingga tidak baik jika dikonsumsi secara terus menerus.

Selain itu, makanan olahan biasanya mengandung gula, garam, dan bahan pengawet dalam jumlah banyak. Jika dikonsumsi secara berlebihan maka bisa memicu gangguan kesehatan seperti penyakit jantung hingga kanker.

3. Imbangi dengan Olahraga

Diet tak hanya sekadar menjaga pola makan saja, tapi juga perlu diimbangi dengan olahraga rutin. Kamu bisa melakukan olahraga seperti jogging atau berjalan kaki sebanyak 5.000 langkah setiap hari.

Meski terlihat sederhana, tapi jika dilakukan secara rutin maka cukup efektif dalam menurunkan berat badan sekaligus membuat tubuh jadi lebih sehat dan bugar.

Itu dia daftar program diet terbaik di 2024. So, ingin menerapkan pola diet yang mana?

(ilf/fds)

Sumber : health.detik.com

Source : unsplash.com / Online Marketing

Pakar Nutrisi Ungkap 7 Buah yang Baik untuk Diet, Apa Saja?

Jakarta

Buah-buahan adalah makanan yang sering dianjurkan untuk diet. Hal ini karena buah-buahan mengandung berbagai nutrisi yang dapat mendukung penurunan berat badan, yakni serat dan air.

Pakar nutrisi Samantha Cassetty, RD, menjelaskan serat dan air yang ada pada buah-buahan dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

“Ini akan membantu Anda makan lebih sedikit dan mengurangi asupan kalori. Hal itu dapat mendorong penurunan berat badan,” ujar Cassetty dikutip dari Today, Senin (9/9/2024).


Buah-buahan juga cenderung memiliki kalori yang rendah. Karenanya, mengonsumsi buah-buahan dapat membantu seseorang mencapai defisit kalori yang mendukung penurunan berat badan.

Buah yang Baik untuk Diet

Setiap jenis buah memiliki manfaat untuk kesehatan. Namun, ada beberapa jenis buah yang punya khasiat lebih untuk menurunkan berat badan.

Berikut rekomendasi buah yang baik untuk diet dari Cassetty:

1. Apel

Menurut Cassetty, apel adalah rajanya buah untuk diet. Apel berukuran besar bisa mengandung 5 gram serat, yang terdiri atas serat larut (soluble fiber) dan serat tak larut (insoluble fiber).

“Kedua jenis serat tersebut dibutuhkan untuk kesehatan, tetapi serat larut dapat membantu mengatur nafsu makan dengan cara memperlambat pengosongan lambung, sehingga Anda kenyang lebih lama,” tuturnya.

Karena teksturnya yang renyah, apel membutuhkan waktu lebih lama untuk dikunyah dibandingkan buah-buahan lain. Cassetty mengatakan mengunyah makanan lebih lama terbukti dapat meningkatkan rasasa kenyang.

“Apel juga menarik air ke dalam usus besar Anda, yang terbukti membantu mengurangi nafsu makan dan keinginan untuk makan di waktu berikutnya,” imbuhnya.

2. Blueberry

Blueberry kaya akan senyawa antioksidan bernama antosianin yang terbukti dapat membantu mengelola dan mencegah kenaikan berat badan yang signifikan.

Sebuah studi yang dilakukan pada perempuan kembar menunjukkan asupan antosianin yang lebih tinggi dikaitkan dengan massa dan jumlah lemak yang lebih sedikit. Meski pasangan kembar tersebut memiliki penanda genetik yang sama, perempuan yang mengonsumsi blueberry lebih banyak memiliki persentase lemak tubuh yang lebih rendah dibanding saudara kembarnya yang mengonsumsi blueberry lebih sedikit.

3. Semangka

Penelitian menunjukkan semangka dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan berat badan dengan mudah. Mengonsumsi semangka dapat secara signifikan mengurangi rasa lapar dan keinginan untuk makan sepanjang hari.

“Mereka (yang rutin makan semangka) juga kehilangan lebih banyak berat badan dibandingkan orang yang mengonsumsi kue kering dengan jumlah kalori yang sama,” ucap Cassetty.

4. Alpukat

Alpukat adalah salah satu buah yang paling banyak mengandung lemak sehat. Sebuah studi yang dilakukan pada 2013 menunjukkan bahwa menambahkan 1/2 potong alpukat ke menu makan siang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan untuk makan hingga 28 persen selama lima jam setelah makan.

5. Kiwi

Cassetty mengatakan mengonsumsi dua buah kiwi sebelum tidur terbukti meningkatkan kualitas dan durasi tidur sebesar 13 persen. Waktu tidur ekstra ini dapat membantu tubuh menghilangkan lebih banyak lemak.

Studi lain juga menemukan konsumsi dua buah kiwi setiap hari dapat membantu mengurangi lemak tubuh pada orang dewasa muda yang mengalami obesitas.

6. Pisang

Mengonsumsi pisang yang belum matang ternyata dapat memberikan manfaat positif dalam menurunkan berat badan.

Cassetty menjelaskan pisang yang belum matang mengandung zat bernama pati resisten. Pati resisten ini dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga memudahkan seseorang dalam menjaga asupan kalori hariannya.

“Pati ini juga memiliki aktivitas prebiotik, yang meningkatkan kesehatan mikrobioma usus yang berperan dalam mengatur berat badan,” sambungnya.

7. Pir

Cassetty mengatakan pir mengandung sekitar 6 gram serat, dan sebagian besar terdiri dari serat larut. Serat jenis ini dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi porsi makan, dan mendorong penurunan berat badan.

“Sebuah studi selama 12 minggu menemukan mengonsumsi dua buah pir sehari (dibandingkan dengan jus pir) dikaitkan dengan ukuran pinggang yang lebih kecil,” tandasnya.

(ath/suc)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto

Marshanda Berhasil Turunkan BB hingga 17 Kg, Begini Metode Diet yang Dijalani

Jakarta

Marshanda sukses menurunkan berat badan sampai dengan 17 kg. Ia berhasil menurunkan berat badan dengan menjalani diet intermittent fasting.

Marshanda mengaku tak membatasi jenis makanan yang dikonsumsi, melainkan hanya membatasi waktu makan.

“Makanan sendiri aku intermittent fasting. Menunya ada. Nggak ada, sama saja,” jawabnya, dikutip dari detikpop, Rabu, (9/10/2024).


Lantas, bagaimana sebenarnya cara melakukan intermittent fasting? Dikutip dari Medical News Today, berikut adalah 3 cara diet yang dapat dilakukan:

1. Puasa 12 Jam

Cara pertama dengan berpuasa selama 12 jam setiap harinya. Beberapa ahli menyatakan bahwa dengan berpuasa dalam rentang 10-16 jam dapat menyebabkan tubuh mengubah cadangan lemak menjadi sebuah energi, yang melepaskan keton ke dalam aliran darah. Hal ini dapat membantu seseorang untuk menurunkan berat badan.

Puasa jenis ini merupakan yang terbaik bagi pemula. Pasalnya, waktu puasa yang relatif singkat dan sebagian besar puasa juga dapat dilakukan saat jam tidur sehingga seseorang dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama di dalam setiap harinya. Cara mudah melakukan diet ini adalah dengan memasukkan jam tidur.

Sebagai contohnya, seseorang berpuasa di antara jam 7 malam sampai dengan 7 pagi. Maka, mereka harus menyelesaikan makan malam tepat sebelum jam 7 malam dan harus menunggu sampai dengan jam 7 pagi untuk melakukan sarapan. Selama sebagian besar waktu di antara waktu tersebut dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk tidur.

2. Puasa 16 Jam

Puasa jenis ini akan menyisakan waktu makan selama 8 jam. Diet ini disebut juga sebagai metode 16:8 atau juga diet Leangains. Pada aturan diet ini, seorang pria harus berpuasa selama 16 jam seharinya, dan wanita berpuasa selama 14 jam seharinya. Puasa jenis ini bermanfaat bagi orang yang ingin mendapatkan manfaat lebih banyak dari puasa 12 jam.

Saat melakukan puasa ini, umumnya seseorang menyelesaikan makan malam tepat pada jam 8 malam dan kemudian meninggalkan sarapan di keesokan harinya, tidak makan kembali sampai dengan tengah hari.

3. Puasa 2 Hari Seminggu

Metode diet intermittent fasting ini memiliki sebutan 5:2. Orang yang menerapkan metode ini mengonsumsi makanan sehat dalam porsi standar selama sekitar 5 hari, lalu menurunkan asupan kalori untuk dua hari sisanya.

Selama dua hari menjalankan puasa, biasanya pria hanya dapat mengonsumsi sebanyak 600 kalori, sedangkan wanita hanya 500 kalori.

Terdapat sebuah penelitian mengenai diet 5:2. Studi yang melibatkan 107 wanita obesitas menunjukkan bahwa pembatasan kalori dua kali dalam satu minggu dan pembatasan kalori secara konsisten, dapat membantu menurunkan berat badan. Diet ini juga dipercaya dapat mengurangi kadar insulin dan juga meningkatkan sensitivitas insulin para peserta.

Studi lainnya mengamati efek metode puasa ini pada 12 wanita yang obesitas. Hasilnya, selama satu siklus menstruasi, para wanita kehilangan 4,8 persen dari berat badan mereka dan 8,0 persen dari total lemak tubuh mereka. Namun, pengukuran ini kembali normal bagi sebagian besar wanita setelah 5 hari makan seperti biasanya.

(suc/suc)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto

7 Makanan Berkalori Tinggi yang Sering Bikin Diet Gagal, Termasuk Kopi Kekinian

Jakarta

Hampir seluruh program diet fokus untuk membatasi asupan kalori harian. Salah satu caranya adalah dengan mengurangi konsumsi makanan berkalori tinggi.

Dikutip dari NHS, kalori adalah nilai yang menunjukkan seberapa banyak energi yang dapat diperoleh dari makanan dan minuman. Kalori diubah menjadi energi melalui proses metabolisme. Energi tersebut kemudian digunakan untuk mendukung kinerja dan fungsi berbagai organ tubuh, seperti bergerak, bernapas, berpikir, dan masih banyak lagi.

Sisa kalori yang tidak diubah menjadi energi akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh. Inilah alasan mengapa mengonsumsi makanan berkalori tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas.


Orang-orang yang sedang diet mungkin sering tidak sadar mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Akibatnya, proses penurunan berat badan terhambat atau tidak optimal. Karena itu, penting untuk mengenali jenis makanan berkalori tinggi yang bisa mengganggu program diet.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut makanan berkalori tinggi yang perlu dibatasi saat sedang diet.

1. Minuman Bersoda

Minuman bersoda cenderung mengandung gula yang sangat tinggi. Gula, seperti halnya karbohidrat lain, memiliki kandungan kalori. Inilah alasan mengapa orang yang sering mengonsumsi minuman bersoda rentan mengalami kenaikan berat badan.

Tak hanya itu, kandungan gula dalam minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2.

2. Gorengan

Meski tidak mengandung gula, gorengan juga termasuk makanan berkalori tinggi. Kalori gorengan berasal dari minyak, lemak jenuh, dan garam yang digunakan saat memasak makanan tersebut.

Ketika digoreng di dalam minyak, makanan akan kehilangan kandungan air dan menyerap lebih banyak lemak. Inilah yang menyebabkan makanan yang digoreng memiliki kalori tinggi.

Kandungan kalori gorengan juga semakin meningkat ketika disantap bersama saus tomat atau mayones yang juga tinggi kalori.

3. Olahan Daging

Sama seperti gorengan, produk olahan daging juga cenderung mengandung garam dan lemak yang sangat tinggi. Inilah yang membuat produk olahan daging tergolong makanan berkalori tinggi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasi produk olahan daging, seperti ham, dendeng, salami, dan frankfurt sebagai kelompok 1 karsinogenik, atau makanan yang dapat memicu kanker. Terlalu sering mengonsumsi olahan daging dikaitkan dengan risiko kanker perut dan usus besar.

4. Keripik

Jangan tertipu dengan bentuk keripik yang tipis dan kecil. Sebab, makanan ini memiliki kalori yang cukup tinggi.

Kalori keripik umumnya berasal dari garam yang digunakan saat memproses mekanan tersebut. Selain itu, keripik cenderung diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak, sehingga semakin meningkatkan kandungan kalorinya.

5. Roti Tawar

Makanan yang kerap dijadikan menu sarapan ini tak hanya tinggi kalori, tapi juga mengandung karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana adalah jenis karbohidrat yang cepat dicerna oleh tubuh dan dapat mengakibatkan lonjakan gula darah yang signifikan. Kombinasi inilah yang membuat roti tawar dapat dengan mudah menyebabkan seseorang mengalami kenaikan berat badan.

6. Es Krim

‘Cheat day’ dengan makan es krim? Sebaiknya pikirkan lagi. Pasalnya, es krim termasuk makanan berkalori tinggi yang bisa dengan mudah mengacaukan program diet.

Kalori es krim berasal dari berbagai macam hal, seperti gula, karbohidrat, lemak, dan bahkan garam. Tak hanya itu, es krim juga mengandung sejumlah kolesterol yang bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

7. Kopi Kekinian

Kopi sejatinya adalah minuman yang rendah kalori. Tapi lain cerita jika kopi ditambahkan dengan susu, krim, atau pemanis tambahan lain.

Dikutip dari Healthline, kopi latte (kopi yang ditambahkan susu) dapat mengandung hingga 72 kalori. Jumlah tersebut bisa meningkat jika latte ditambahkan dengan perasa, seperti sirup atau bubuk coklat.

Selain itu, menambahkan gula, susu, dan pemanis dapat merusak khasiat kesehatan yang dimiliki oleh kopi. Jadi jika ingin mendapat manfaat dari minum kopi, hindari menambahkan bahan-bahan tersebut.

(ath/kna)



Sumber : health.detik.com

Bikin Cepat Kurus, Ketahui Manfaat dan Bahaya Diet Air Putih

Jakarta

Diet air putih adalah metode diet yang dilakukan dengan hanya mengonsumsi air putih. Diet yang juga dikenal dengan nama “water fasting” ini belakangan sedang tren di kalangan masyarakat.

Orang yang menjalani diet air putih tidak mengonsumsi makanan dan minuman apapun selain air putih. Diet ini dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan. Lantas, apa saja manfaat diet air putih? Apakah diet ini dapat menimbulkan bahaya?

Sekilas tentang Diet Air Putih

Dilansir dari Medical News Today, diet air putih adalah sebuah periode ketika seseorang tidak mengkonsumsi makanan, sehingga hanya minum air putih saja. Pertanyaannya, apakah diet ini ampuh untuk menurunkan berat badan?


Mengutip dari Vinmec International Hospital, puasa/diet minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan seseorang dengan cepat. Menurut sejumlah penelitian, seseorang yang hanya mengonsumsi air putih selama 24 jam mengalami penurunan berat badan sekitar 0,9 kg per hari.

Jadi, apabila diasumsikan, diet air putih dapat menurunkan berat badan seseorang hingga 6,3 kg dalam seminggu.

Manfaat Diet Air Putih

Dikutip dari Healthline, selain ampuh menurunkan berat badan, diet air putih juga memiliki berbagai manfaat lainnya, di antaranya:

  • Membantu menurunkan tekanan darah.
  • Menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.
  • Meningkatkan sensitivitas insulin dan leptin.
  • Memicu proses autophagy (saat tubuh memecah dan mendaur ulang bagian sel yang lama atau berbahaya).

Bahaya Diet Air Putih

Meski memiliki banyak manfaat, diet air putih juga berpotensi membahayakan tubuh apabila dilakukan terlalu lama tanpa adanya pengawasan dari dokter. Sebab, tubuh akan kekurangan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan sumber gizi lain yang hanya bisa didapat melalui makanan.

Sejumlah bahaya yang bisa disebabkan oleh diet ini antara lain:

  • Dehidrasi
  • Kekurangan gizi
  • Hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah mendadak)
  • Penurunan berat badan yang tidak sehat

Bagaimana Cara Melakukan Diet Air Putih yang Aman?

Menurut Vinmec International Hospital, sejauh ini belum ada penelitian yang menjelaskan tentang aturan diet air putih secara tepat. Meski demikian, ada beberapa tahapan atau fase yang bisa dijadikan panduan sebelum melakukan diet ini.

1. Fase Pradiet

Jika baru pertama kali melakukan diet air putih, maka Anda harus mempersiapkan diri sejak 3-4 hari sebelumnya. Pada fase ini, Anda dapat makan dengan porsi kecil atau melakukan puasa beberapa jam dalam sehari.

2. Fase Diet (24-72 jam)

Saat periode diet berlangsung, Anda dianjurkan untuk minum 2-3 liter air putih per hari. Diet ini bisa dilakukan selama 24-72 jam (1-2 hari) serta tidak dianjurkan untuk melebihi jangka waktu tersebut.

Perlu diingat, hindari aktivitas yang menguras tenaga dan memerlukan fokus penuh saat sedang diet air putih. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya cedera atau kecelakaan.

3. Fase Pasca Diet

Selesai diet, Anda disarankan untuk mengkonsumsi jus atau makanan kecil untuk meningkatkan jumlah asupan gizi secara perlahan. Ini bertujuan untuk mencegah refeeding syndrome, yaitu kondisi fatal ketika tubuh mengalami perubahan cairan dan elektrolit.

Fase pasca diet ini normalnya berlangsung dalam sehari. Akan tetapi, jika Anda melakukan diet dengan durasi agak lama, maka waktu yang dibutuhkan tubuh untuk beradaptasi juga semakin lama.

Tips Diet Air Putih

Nah, bagi Anda yang ingin melakukan diet air putih, ada sejumlah tips yang perlu diperhatikan sebelum memulainya, yakni sebagai berikut:

  • Konsumsi makanan yang banyak dan bergizi sebelum diet air putih. Pastikan untuk memenuhi asupan protein dan karbohidrat dalam makanan.
  • Memilih waktu diet air putih yang tepat, misalnya saat sedang libur, bersantai di rumah, atau melakukan work from home (WFH).
  • Hindari diet air putih jika kondisi tubuh sedang tidak fit.
  • Hindari olahraga dan aktivitas lain yang terlalu berat.
  • Sebaiknya, lakukan puasa intermittent terlebih dahulu untuk mengatur jeda makan.

Itulah manfaat dan bahaya diet air putih untuk tubuh. Perlu diingat, diet ini tergolong berat, sehingga tidak dianjurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan orang yang mengidap penyakit tertentu seperti gagal ginjal, asam urat, maag, atau gangguan makan.

(elk/row)



Sumber : health.detik.com