Tag: mangsa ular

  • 8 Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet


    Jakarta

    Tentu akan sangat mengagetkan jika tiba-tiba ular muncul di dalam toilet. Ular bisa masuk dari berbagai lubang toilet, misalnya ventilasi, pipa yang mengarah ke luar, saluran pembuangan, atau bahkan bersembunyi di lubang WC.

    Dalam artikel ini akan kita ulas penyebab ular masuk ke toilet, termasuk 8 tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet.

    Penyebab Ular Masuk Toilet

    Dilansir dari laman House Digest, ada beberapa penyebab ular bisa masuk ke toilet melalui lubang-lubang yang ada:


    1. Menyesuaikan Suhu

    Alasan pertama ular masuk ke toilet atau WC adalah karena mereka menyesuaikan suhu tubuh dengan suhu lingkungan. Ular memang memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu lingkungan sesuai kebutuhan. Saat ular merasa kepanasan, insting mereka adalah mencari tempat sejuk, salah satunya adalah toilet yang lembap.

    2. Mengejar Mangsa

    Ular juga mungkin masuk ke toilet karena mengejar mangsa yang mengarah ke toilet. Mangsa mereka antara lain tikus. Indra penciuman ular akan mengejar ke mana tikus bersembunyi. Jika ular masuk ke toilet, mungkin saja ada tikus yang sempat melintas di situ.

    Tips Mencegah dan Menangani Ular Masuk Lubang Toilet

    Berikut ini sejumlah tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet yang dikutip dari catatan detikProperti dan Gladesville Plumbing Service:

    1. Tutup Tempat Duduk WC

    Ular bisa masuk ke rumah lewat banyak jalan, tidak selalu langsung melalui lubang toilet. Mereka bisa masuk lewat pintu rumah, baru kemudian bersembunyi di dalam WC.

    Jika detikers menggunakan toilet duduk, maka tutuplah ketika tidak menggunakannya. Kamu juga bisa menerapkan penutup untuk WC jongkok dengan penutup apapun.

    2. Kendalikan Mangsa Ular

    Salah satu penyebab ular masuk rumah adalah mengejar mangsa. Jika rumahmu sering ditemukan tikus, maka harus waspada. Segera cari pembasmi tikus untuk mengurangi kemungkinan ular masuk ke rumahmu.

    3. Kenali Masalah Sumbatan WC

    Ular mungkin bersembunyi di dalam lubang toilet rumahmu. Jika ular cukup besar, maka mungkin akan menyumbat saluran pembuangan. Kenali masalah sumbatan yang mungkin terjadi. Jangan-jangan penyebabnya adalah ular.

    4. Pasang Jaring Kawat

    Detikers bisa memasang jaring kawat untuk menutup celah-celah yang ada di toilet, seperti pada ventilasi, pipa, atau saluran pembuangan. Selain mencegah ular masuk, Ini juga berfungsi menghalangi tikus atau reptil lain.

    5. Pasang Multi-Flap

    Multi-flap adalah katup yang berfungsi satu arah. Pasanglah penutup dengan sistem kerja multi-flap di saluran-saluran pembuangan. Dengan demikian, binatang dari luar tidak bisa masuk melalui saluran tersebut.

    6. Siram Toilet Sebelum Pakai

    Untuk mencegah ular keluar dari lubang kloset saat kita buang air, selalu siram toilet dahulu sebelum menggunakannya. Ular kemungkinan akan ikut arus dan mencegah keluar dari lubang.

    7. Bersihkan Kloset Secara Rutin

    Selalu bersihkan toilet dengan rutin, termasuk lubang kloset. Ular tidak suka bau menyengat. Dia akan menjauhi toilet jika baunya menyengat.

    8. Panggil Profesional

    Jika ular sudah dipastikan masuk toilet, maka detikers bisa memanggil profesional, seperti petugas pemadam kebakaran atau pawang ular.

    Nah, itulah tadi berbagai tips mencegah dan menangani ular masuk lubang toilet. Meski kasus ini cukup jarang terjadi, kita sebaiknya tetap waspada agar keluarga dijauhkan dari bahaya.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Penyebab dan Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ular yang masuk ke dalam rumah tentu menjadi momok bagi banyak orang. Kehadirannya tak hanya menimbulkan kepanikan, tetapi juga bisa berbahaya, terutama jika jenis ular yang masuk tergolong berbisa.

    Mencegah ular datang ke rumah tidak bisa sebatas menutup celah-celah masuk, tetapi juga perlu berbagai upaya lain. Seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari adanya tumpukan barang, hingga memanfaatkan aroma tertentu yang tidak disukai ular.

    Penyebab dan Waktu Ular Kerap Datang ke Rumah

    Dikutip dari laman Northwest, ular lebih sering terlihat saat cuaca berada di suhu berkisar antara 27-32°C. Ular paling aktif pada pagi dan sore hari, sedangkan saat siang terik mereka cenderung bersembunyi.


    Menjelang akhir musim panas, aktivitas ular kembali meningkat sebelum mereka masuk kembali ke masa hibernasi atau brumasi. Sebelum mengetahui cara mencegahnya, pastikan kamu tahu seberapa mudah ular masuk ke rumahmu.

    Beberapa penyebab ular masuk ke rumah di antaranya:

    1. Mencari Habitat

    Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia. Kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, persawahan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular, mungkin ini penyebab utama mudahnya ular masuk rumah.

    2. Mencari Tempat Berteduh

    Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan, tapi juga mencari tempat berlindung dari panas. Ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.

    3. Musim Berkembang Biak

    Waktu pergantian musim biasanya menjadi musim ular berkembang biak. Jadi baiknya hati-hati dengan keberadaan ular yang lebih sering dari biasanya.

    4. Pakan Melimpah

    Mungkin di sekitar wilayah tersebut, tersedia pakan yang melimpah seperti tikus dan binatang lainnya, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

    Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah dan Ogah Datang Lagi

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular dari lingkungan tempat tinggalmu. Salah satu langkah sederhana adalah menutup celah atau lubang di sekitar rumah serta menjaga kebersihan taman.

    Dalam situs Lingkungan dan Warisan Pemerintah NSW, sebetulnya ular memiliki peran penting dalam ekosistem dan sebagian besar tidak berbahaya. Mereka hanya akan menyerang manusia jika merasa terancam atau terluka.

    Sebagian besar kasus gigitan terjadi ketika seseorang mencoba menangkap atau membunuh ular. Jadi, jika kamu menemukan ular di rumah atau taman, sebaiknya tidak bertindak sendiri.

    Menghubungi penangkap ular profesional atau damkar, sesegera mungkin setelah kamu melihat adanya ular, adalah langkah yang paling aman. Berikut cara mencegah ular masuk ke rumah, dikutip dari laman Homes to Love:

    Ular sering mencari tempat yang gelap dan terlindung seperti atap, bawah rumah, atau garasi. Pastikan kamu menutup semua celah dan lubang di area tersebut agar ular tidak memiliki akses untuk bersarang.

    Pemasangan kasa pada pintu dan jendela juga bisa menjadi solusi untuk menjaga aliran udara tanpa memberikan celah bagi ular masuk.

    2. Menjaga Kebersihan Taman

    Taman yang berantakan dengan tumpukan daun atau kayu bisa menjadi tempat persembunyian ideal bagi ular. Jaga agar rumput tetap pendek, bersihkan bedengan taman dari sisa tanaman, dan susun kayu dengan rapi agar tidak menjadi tempat berlindung ular maupun hewan pengerat yang menjadi mangsanya.

    Jika rumahmu sering didatangi ular, ubah kondisi kebun agar tidak menarik perhatian mereka. Potong rumput secara teratur, taburi bahan yang sulit dilewati ular seperti kerikil tajam atau kulit telur.

    Jangan lupa, potong ranting pohon yang menjulur ke atap atau jendela, karena mungkin ular merayap ke dalam rumah melalui jalur tersebut.

    Ular sering menggunakan celah pada dinding batu sebagai tempat berjemur, berlindung, atau mencari makanan seperti tikus dan katak. Jika kamu memiliki dinding berbatu atau struktur serupa, pastikan semua rongga tertutup agar tidak menjadi sarang ular.

    4. Jauhkan Kandang Ayam dan Burung

    Ular dapat tertarik pada ayam atau burung peliharaan, baik sebagai mangsa maupun karena sisa makanannya yang mengundang tikus. Gunakan kawat kasa di sekitar kandang ayam dan burung untuk mencegah ular masuk. Menjaga kebersihan kandang juga membantu mengurangi daya tarik bagi ular.

    5. Membuang Sisa Makanan dengan Benar

    Sisa makanan yang dibiarkan terbuka dapat menarik tikus, yang akhirnya dapat mengundang ular ke rumahmu. Pastikan semua sampah makanan dibuang ke tempat sampah tertutup agar tidak menarik hewan-hewan yang menjadi mangsa ular.

    6. Beri Aroma Menyengat sebagai Pengusir Ular

    Salah satunya kamu bisa taburi kamper yang memiliki bau menyengat dan tidak disukai ular. Letakkan di dekat lubang atau celah yang berpotensi menjadi tempat masuk ular.

    Tapi, kamper beracun bagi anak-anak dan hewan peliharaan, jadi gunakan dengan hati-hati. Adapun bahan alami lainnya yakni semprotkan minyak cengkeh dan kayu manis.

    Senyawa asam sulfonat dalam bawang juga dapat mengusir ular, jadi bisa juga gunakan air campuran bawang putih dan bawang merah dengan garam batu. Racikan lainnya bisa dengan tuangkan cuka putih dan potongan cabai di sekeliling area tersebut. Aroma menyengat sangat tidak disukai ular di antaranya adalah cuka dan cabai.

    Ramuan lainnya yakni campurkan jeruk nipis dengan cabai rawit atau minyak pepermin, lalu taburkan di sekitar rumah. Campuran ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan juga menyebabkan iritasi pada kulit mereka.

    7. Menanam Tanaman yang Beraroma

    Jenis tanaman juga dapat mempengaruhi keberadaan ular. Semak-semak dan berdaun rimbun bisa menjadi tempat persembunyian ular. Beberapa tanaman dengan aroma kuat diyakini dapat membantu mengusir ular, meskipun penelitian tentang efektivitasnya masih terbatas.

    Salah satunya bunga marigold memiliki warna mencolok seperti kuning dan oranye. Menurut laman Times of India, bunga ini mengeluarkan aroma yang cukup kuat dan tidak disukai oleh ular, sehingga cocok dijadikan tanaman hias sekaligus pencegah ular.

    Adapula sereh yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan, juga dikenal ampuh mengusir ular. Tanaman ini memiliki aroma pedas yang kuat, yang membuat ular enggan mendekat ke rumah.

    Selain itu, menanam lavender dalam pot dan meletakkannya di sekitar pintu atau jendela bisa menjadi cara alami untuk mencegah ular masuk. Lidah mertua yang memiliki daun runcing juga tidak disukai ular.

    Adapun tanaman lainnya yakni basil, kaktus, rosemary, hingga menanam bawang merah dan bawang putih bisa jadi tanaman penangkal ular. Jika semua metode alami ini tidak berhasil dan kamu masih sering menemukan ular di sekitar rumah, sebaiknya hubungi ahli pengendalian hama atau penangkap ular profesional.

    Langkah Menghadapi Ular yang Masuk ke Rumah

    Menurut Richie Gilbert dari Sunshine Coast Snake Catchers dalam laman Homes to Love, produk-produk alat kejut untuk mengusir ular tidak terbukti efektif. Hewan peliharaan juga dinilai tidak mampu secara alami mengusir ular.

    Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan agar ular tidak tertarik datang. Selain itu, ada juga klaim bahwa ampas kopi dan garam dapat mengusir ular karena baunya yang kuat. Tetapi, belum ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

    Lalu, apa yang bisa dilakukan saat kita mendapatkan adanya ular di dalam rumah? Dikutip dari laman Satpol PP Sleman, dalam berbagai kasus yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan tidak panik.

    Kalau tidak memiliki pengalaman dalam menangani ular, segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau snake rescuer untuk meminta bantuan. Selain itu, amati pergerakan ular dan lokasi persembunyiannya agar petugas lebih mudah menemukannya.

    Jika ingin mencoba menghalau atau menangkap ular sendiri, hindari kontak langsung, terutama pada bagian kepalanya. Gunakan peralatan yang tersedia di rumah sesuai dengan ukuran ular, seperti botol air mineral, toples, ember, atau sapu untuk menangkapnya dengan aman.

    Itulah tadi penyebab dan pencegahan ular datang ke rumah. Semoga bisa membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Ini Penyebab Ular Masuk Rumah dan Cara Cegahnya


    Jakarta

    Keberadaan ular cukup ditakuti dan diwaspadai karena dapat mengancam keselamatan manusia. Apalagi kalau jenis ular itu berbisa, gigitannya bisa mematikan.

    Reptil ini dapat ditemukan di pekarangan, bahkan masuk ke dalam rumah. Kemunculan ular bukan tanpa alasan, ada hal yang menarik mereka untuk datang.

    Supaya bisa mengamankan rumah, penghuni perlu mengetahui penyebab ular masuk. Kemudian, ambil langkah pencegahan agar ular enggan mendekati rumah.


    Namun, kenapa ular masuk pekarangan dan rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab Ular Masuk Lingkungan Rumah

    Inilah beberapa alasan ular masuk ke rumah, dikutip dari Herping Thailand.

    1. Ada Mangsa Ular

    Ular datang ke rumah karena menemukan sumber makanan. Biasanya mereka memakan kodok, kadal, serangga, tikus, serta hewan pengerat lain. Jauhkan sumber makanan mereka dari jangkauan agar rumah tidak dihampiri ular.

    2. Lingkungan Cocok buat Ular

    Selain itu, ular menemukan tempat yang cocok untuk bereproduksi dan berlindung. Hewan melata ini menyukai tempat yang lembap, terutama saat ingin ganti kulit.

    Sebaiknya penghuni rumah menjaga halaman rumah selalu bersih terutama bagian rumput. Lalu, jauhkan sumber air dari area yang mudah dijangkau oleh ular. Meski tak banyak minum, ular tetap bisa datang karena air.

    Cara Cegah Ular Masuk Lingkungan Rumah

    Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah ular mendekati rumah.

    1. Rajin Buang Sampah

    Sampah adalah sumber makanan bagi tikus yang juga mangsa ular. Pastikan untuk rajin membuang sampah keluar buat mencegah ular masuk rumah.

    2. Bersihkan Halaman Rumah

    Ular senang tinggal di lingkungan yang lembap dan banyak benda di halaman rumah. Penghuni dapat mencegah ular dengan memangkas pendek rumput, menyingkirkan batu, batang kayu, dan puing bangunan.

    3. Tutup Lubang di Rumah

    Ular lebih suka mencari tempat persembunyian yang aman daripada berkeliaran dan menyerang manusia. Mereka bisa memanfaatkan lubang-lubang di sekitar rumah seperti di tanah, dinding, atap, kloset, hingga saluran air. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang-lubang di rumah.

    4. Tinggikan Rumah

    Selain itu, pemilik dapat membuat semacam rumah panggung buat mencegah ular masuk. Jika memungkinkan, buatlah rumah yang tidak menempel pada tanah dengan celah 30-50 cm.

    5. Buat Jalur di Halaman

    Jika memiliki halaman yang luas, ada baiknya membuat jalur setapak untuk berjalan. Jalur ini mempermudah penghuni rumah lebih waspada dengan kehadiran ular serta menghindari kaki diserang oleh ular.

    6. Buat Pagar Beton

    Terakhir, pemilik dapat membangun pagar beton yang mengelilingi rumah. Sebab, banyak ular tidak bisa memanjat pagar tersebut.

    Itulah penyebab dan cara cegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com