Tag: martha stewart

  • 8 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Baking Soda


    Jakarta

    Baking soda dikenal sebagai pembersih serbaguna yang sering digunakan untuk peralatan rumah tangga. Namun, meski memiliki banyak manfaat, tidak semua barang bisa dibersihkan dengan baking soda.

    Beberapa permukaan barang tertentu malah bisa tergores bahkan rusak jika terkena bubuk ini. Sehingga, mengetahui barang apa saja yang tidak bisa dibersihkan dengan baking soda begitu penting.

    8 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Baking Soda

    Beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan baking soda di antaranya yaitu kaca dan cermin, perabotan kayu, hingga kompor kaca-keramik. Mengutip laman Southern Living, House Digest, Real Simple dan Martha Stewart berdasarkan saran dari beberapa ahli, berikut di antaranya:


    1. Kaca dan Cermin

    Kaca dan cermin seringkali susah dibersihkan. Meski baking soda bisa menjadi pembersih yang baik, jangan gunakan bahan tersebut untuk membersihkan kaca dan cermin.

    Baking soda bersifat abrasif dan bisa meninggalkan goresan halus pada permukaan kaca dan cermin. Jika menumpuk seiring waktu, goresan halus tersebut bisa menyebabkan tampilan yang kusam.
    Jika ingin membersihkan kaca gunakan pembersih kaca atau larutan cuka dan air dan microfiber.

    2. Perabotan Kayu

    Sendok kayu sering digunakan untuk mengaduk sup atau semur. Hal tersebut bisa membuat banyak makanan menempel dan susah dibersihkan.

    Jangan gunakan baking soda karena bisa merusak permukaannya. Baking soda mengikis lapisan pelindung pada permukaan kayu, membuat kayu rentan lembab, noda, perubahan warna, lengkungan, hingga tampilan yang kusam seiring waktu.

    3. Panci dan Wajan Alumunium

    Baking soda juga tidak cocok digunakan untuk menghilangkan minyak pada panci dan wajan alumunium. Cara ini bisa menyebabkan oksidasi yang membuat peralatan masak berubah warna.

    4. Bahan Kulit

    Bahan kulit seperti yang terdapat di sofa, ikat pinggang, sepatu dan jaket tidak cocok jika dibersihkan dengan baking soda. Kulit mempunyai minyak alami yang menjaga bahannya tetap fleksibel. Jika minyak terkelupas, kulit bisa retak dan kehilangan keelastisannya.

    5. Barang dengan Permukaan yang Dicat

    Permukaan yang dicat, seperti dinding atau kursi tidak boleh dibersihkan dengan baking soda. Terdapat risiko natrium bikarbonat bisa menyebabkan cat terkelupas, tergores, atau memengaruhi permukaan yang halus.

    Jika ingin membersihkan barang yang dicat, gunakan pembersih yang memang dirancang untuk cat. Hal itu untuk menjaga cat dan mencegah kerusakan.

    6. Barang dengan Permukaan Marmer

    Kamu punya meja dapur atau lantai kamar mandi dari marmer? Jangan gunakan baking soda untuk membersihkannya. Bubuk baking soda bisa menyebabkan batu kehilangan kilaunya atau membuat goresan secara permanen.

    7. Perak Antik

    Baking soda bisa menggores atau merusak permukaan perak antik yang halus seperti peralatan makanan. Menurut Presiden Molly Maid, waralaba pembersih di AS, Marla Mock, baking soda bisa menghilangkan lapisan pelindung perak dan menyebabkan goresan mikroskopis pada perak.

    8. Kompor Kaca-Keramik

    Meski soda kue bisa digunakan pada beberapa kompor, jangan diaplikasikan pada kompor kaca-keramik. Baking soda bisa meninggalkan residu dan menggores permukaan. Pembuat kompor keramik EuroKera, merekomendasikan untuk menggunakan campuran cairan pencuci piring dan air dalam botol semprot dan spon lembut atau kain lembap untuk membersihkan sisa makanan yang tertinggal.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 11 Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air


    Jakarta

    Air adalah elemen utama dalam proses pembersihan, tapi tidak semua barang di rumah aman dicuci dengan air. Beberapa benda bahkan bisa rusak jika terkena air.

    Sehingga, penting untuk mengetahui barang apa saja yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air. Simak penjelasannya berikut ini.

    Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air

    Beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan air yaitu perabotan kayu, lantai kayu, hingga lampu. Mengutip laman Southern Living dan Martha Stewart berikut penjelasannya:


    1. Perabotan Kayu

    Kelembaban yang berlebihan bisa menyebabkan perabotan kayu melengkung dan terbelah. Air juga bisa merusak lapisan kayu yang dicat atau di-finishing. Jadi, sebaiknya bersihkan kayu dengan produk pembersih khusus kayu.

    2. Lantai Kayu

    Sama seperti perabotan kayu, lantai kayu juga bisa melengkung dan retak saat terkena air. Sehingga, jika ingin membersihkan lantai, gunakan kain pel yang diperas dengan benar. Setelah selesai mengepel, sebaiknya gunakan handuk microfiber untuk mengeringkan permukaan secara menyeluruh

    3. Bahan Kulit

    Seiring waktu, kelembaban yang berlebihan bisa merusak bahan kulit dan menghilangkan minyak alami yang dimilikinya. Sehingga bahan kulit menjadi kering dan rapuh. Boleh saja membersihkan noda pada kulit tapi hanya dengan sedikit air.

    4. Beludru

    Beludru sangat sensitif terhadap air. Air dapat meninggalkan bekas dan noda yang terlihat pada beludru. Selain itu, air juga bisa merusak tekstur beludru dan membuatnya terlihat kusut atau berubah warna.

    5. Kulit Suede

    Kulit suede sangat rentan dengan air. Ketika terkena suede, air akan meninggalkan bekas saat bahan tersebut mengering. Paparan air juga bisa menyebabkan warna suede menjadi luntur atau memudar, terutama bagi suede yang diwarnai.

    6. Alat Elektronik

    Membersihkan alat elektronik dengan air bisa berbahaya. Jika air mengenai beberapa komponen elektronik, maka korsleting bisa terjadi. Hal ini bisa menyebabkan malfungsi, kerusakan permainan seperti korosi, kerusakan komponen atau kebakaran listrik.

    Untuk menghilangkan kotoran, debu, dan serpihan lainnya pada perangkat elektronik, gunakan kain lap microfiber. Penyedot debu kecil atau sikat gigi juga bisa membantu menghilangkan kotoran yang membandel atau menempel.

    7. Kain Sutra

    Air bisa melemahkan serat sutra dan menyebabkan tekstur bahan ini berubah. Selain itu, kelembaban yang berlebihan bisa meninggalkan noda dan menyebabkan warna pada sutra luntur dan memudar seiring waktu.

    8. Kuningan

    Kuningan yang terbuat dari campuran tembaga dan seng umumnya antikarat. Namun, pembersihan yang salah bisa menyebabkan beberapa masalah. Membersihkan perabot kuningan dengan air bisa menyebabkan bekas noda, kusam, hingga korosi.

    9. Perak

    Air juga bisa meninggalkan noda pada perak dan menyebabkan material tersebut lebih cepat memudar dan menyebabkan korosi. Air bisa meresap dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada perak.

    10. Lampu

    Membersihkan lampu dengan air bisa merusak bohlam dan juga soketnya. Paparan air bisa menyebabkan kerusakan pada kabel dan meningkatkan risiko kesalahan listrik. Hal ini bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran.

    11. Marmer dan Granit

    Marmer dan granit tidak cocok dibersihkan dengan air karena bisa mengikis lapisan pelindungnya. Setelah terkikis, material tersebut akan lebih rentan terhadap noda dan kerusakan lainnya. Jadi, gunakan larutan pembersih khusus untuk membersihkan marmer atau granit di rumah.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 14 Manfaat Baking Soda untuk Barang di Rumah, Lebih dari Sekedar Bahan Kue


    Jakarta

    Baking soda sering digunakan dalam pembuatan kue. Namun ternyata, manfaat baking soda tak sebatas itu.

    Bahan serbaguna ini bisa digunakan untuk kepentingan lain seperti membersihkan dan menghilangkan bau benda-benda yang ada di rumah. Sehingga, baking soda bisa menjadi solusi praktis untuk masalah sehari-hari.

    14 Manfaat Baking Soda, Tak Hanya untuk Kue!

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan berbagai peralatan dapur, wastafel, hingga toilet. Mengutip laman Dr Axe, Martha Stewart, dan Greener Ideal, berikut penjelasannya:


    1. Membersihkan Panci dan Wajan

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan panci dan wajan tanpa merusaknya. Cukup rendam panci dan wajan dalam baking soda selama 15-20 menit.

    2. Membersihkan Karpet

    Banyak pembersih karpet yang mengandung bahan kimia yang membahayakan anak-anak atau hewan peliharaan. Jadi, baking soda bisa digunakan untuk membersihkan karpet dengan baik dan menetralkan bau. Caranya, taburkan baking soda pada karpet, biarkan selama 15-20 menit, kemudian vakum.

    3. Membersihkan Oven

    Jangan gunakan bahan kimia berbahaya untuk membersihkan oven. Gunakan satu sendok teh baking soda dan bersihkan dengan kain basah atau spons. Campuran ini akan membersihkan sisa makanan dan minyak dengan mudah.

    4. Menghilangkan Bau Sepatu

    Baking soda bisa membantu menghilangkan bau sepatu. Cukup taburkan baking soda ke dalam sepatu dan baunya bisa hilang dalam beberapa menit.

    5. Membersihkan Peralatan Makan

    Buat pasta yang terdiri dari tiga bagian baking soda dan satu bagian air. Gosokkan pasta ke peralatan makan lalu diamkan dalam mangkuk besar. Setelah 15 menit, bilas.

    6. Penyegar Lemari

    Tak hanya bermanfaat di dapur, baking soda juga bisa digunakan untuk menyegarkan lemari pakaian. Letakkan sekotak atau secangkir baking soda di dalam lemari. Ganti secara berkala agar lemari pakaian tetap beraroma segar.

    7. Membersihkan Kompor

    Bagian atas kompor bisa kotor karena sisa makanan atau lemak yang menempel. Bersihkan kotoran dari kompor dengan menggosoknya menggunakan pasta baking soda dan air. Namun, perlu diingat, beberapa bagian atas kompor, seperti yang terbuat dari kaca halus bisa jadi rentan tergores. Jadi, gunakan pembersih jenis lain untuk membersihkannya.

    8. Menghilangkan Noda pada Wadah Penyimpanan Plastik

    Wadah penyimpanan makanan bisa ternoda setelah beberapa kali digunakan. Jika setelah dicuci bekas makanan tidak hilang, isi wadah dengan sedikit baking soda dan air dan diamkan semalaman. Bilas pasta baking soda di pagi hari.

    9. Pembersih Wastafel

    Wastafel bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan baking soda. Taburkan baking soda dalam jumlah banyak di wastafel dan gunakan kain microfiber atau spon basah untuk area yang terkena endapan. Bilas dengan air dingin.

    Untuk peralatan dan perlengkapan seperti keran, taburkan baking soda ke kain basah. Lalu gosok keran dengan lembut.

    10. Menghilangkan Bau Kasur

    Membersihkan kasur begitu penting untuk kesehatan. Untuk menghilangkan bau kasur, taburkan baking soda di atasnya dan diamkan selama beberapa menit. Selanjutnya, bersihkan dengan vacum cleaner.

    Jika ada noda yang perlu dihilangkan, semprotkan cuka pada noda, lalu tambahkan sedikit baking soda. Tutupi dengan handuk dan diamkan selama beberapa jam dan bersihkan dengan vacum cleaner.

    11. Menghilangkan Noda pada Pakaian

    Jika ada noda membandel pada pakaian, baking soda bisa digunakan untuk menghilangkannya. Rendam pakaian dalam air panas yang dicampur dengan baking soda selama beberapa jam atau semalaman.

    12. Membersihkan Toilet

    Mungkin banyak pembersih khusus toilet yang beredar di pasaran, tapi cara yang lebih alami dan ramah lingkungan untuk membersihkan toilet adalah dengan baking soda. Caranya, taburkan baking soda ke dalam toilet dan biarkan beberapa. Lalu, gosok dengan sikat toilet.

    13. Membersihkan Mobil

    Selanjutnya, baking soda dapat bermanfaat untuk membersihkan bagian-bagian mobil, seperti lampu mobil, jendela, dan jok vini. Cukup buat larutan baking soda.

    Carnya, campurkan 1/4 cangkir baking soda dalam 1 liter air hangat. Oleskan ke bagian mobil yang kotor.

    14. Menghilangkan Bau pada Saluran Air

    Baking soda juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau pada saluran air dan mencegah bau asam dan basa yang tersisa.

    Cukup tuangkan 1/2 cangkir soda kue ke saluran pembuangan. Lakukan bersamaan dengan mengalirkan air keran hangat.

    Meski banyak manfaat yang bisa didapat, perlu diketahui bahwa tidak semua barang di rumah cocok dibersihkan dengan baking soda. Baking soda bersifat abrasif, jadi, tidak cocok untuk membersihkan permukaan kaca, peralatan masak aluminium, permukaan batu alam, barang berlapis emas, hingga perangkat elektronik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Warna Cat yang Sebaiknya Nggak Dipakai buat Teras Rumah Menurut Ahli


    Jakarta

    Mengecat bagian teras depan rumah bisa membuat hunian lebih menarik. Namun, penggunaan warna yang salah justru bisa menjadi mimpi buruk bagi pemilik rumah.

    Terdapat warna-warna cat yang sebaiknya tidak digunakan pada bagian teras rumah. Contohnya adalah warna gelap.

    Penggunaan warna gelap bisa menyerap panas dan biasanya lebih cepat mengelupas. Jika cat sudah mengelupas, tentunya pemilik rumah harus mengecat ulang agar bangunan tersebut tidak terlihat usang.


    Melansir dari Martha Stewart, berikut ini beberapa warna cat yang sebaiknya tidak dipakai pada bagian teras rumah.

    Warna Gelap

    A front porch with two rocking chairs, stamped concrete floors, and double glass doors.ilustrasi teras rumah warna gelap. Foto: Getty Images/iStockphoto/ucpage

    Penggunaan warna gelap bisa membuat teras rumah terasa lebih kecil. Belum lagi, warna gelap juga bisa menyerap panas sehingga sangat tidak cocok untuk kamu yang tinggal di wilayah beriklim panas.

    Putih Terang

    Front door and porch of a residential homeilustrasi teras rumah warna putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/CRobertson

    Penggunaan warna putih pada bagian teras memang bisa menciptakan kesan klasik, bersih, dan segar. Namun, warna tersebut bisa cepat kotor.

    “Warna-warna terang, seperti putih atau krem, menonjolkan setiap titik debu. Namun, warna yang lebih gelap, seperti hijau tua dan cokelat, dapat menonjolkan penumpukan jamur dan serbuk sari-terutama di lingkungan yang lembap,” kata desainer interior dan pemilik MDI Luxury Design, Margaret Donaldson.

    Kalau ingin menggunakan warna terang, pemilik rumah bisa pakai warna netral, earthy tones, atau biru lembut.

    Kuning

    A very colorful entrance way to a Pensacola Florida homeilustrasi teras rumah warna kuning. Foto: Getty Images/HHLtDave5

    Kuning memang bisa memberikan kesan ceria namun sulit untuk mendapatkan nuansa warna yang pas. Kuning terang bisa terasa berlebihan sementara kuning pucat sering kali tampak pudar di bawah sinar matahari.

    Belum lagi, warna kuning bisa cepat pudar jika berada di tempat yang sering terkena sinar matahari. Rona cerah yang dipancarkan dari warna kuning bisa langsung terlihat kusam dalam waktu singkat.

    Itulah beberapa warna yang sebaiknya tidak dipakai di teras rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Hilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Rumah


    Jakarta

    Memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing di rumah bisa menjadi teman agar tidak kesepian. Keberadaannya memang menyenangkan, tapi kamu harus siap dengan bulu mereka yang kadang-kadang rontok.

    Bulu-bulu tersebut bisa menempel pada beberapa tempat, seperti karpet, baju, perabotan, dan lainnya. Kalau sudah begini, tentunya kamu harus segera membersihkannya.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara untuk membersihkan bulu hewan peliharaan di rumah.


    Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Perabotan

    Dilansir dari Apartment Therapy, kalau kamu menemukan bulu hewan peliharaan di perabotan, bersihkan dengan sarung tangan yang basah. Hal ini dilakukan agar bulu-bulu hewan menempel. Setelahnya, kamu bisa membilas sarung tangan dengan air dan ulangi cara tersebut. Jika kamu tidak memiliki sarung tangan, gunakan spons basah untuk melakukan hal tersebut.

    Selain itu, kamu juga bisa menyemprotkan campuran air dengan pelembut pakaian pada perabotan, lalu bersihkan.

    Nah, kalau ingin menghilangkan bulu hewan dari perabotan kayu, gunakan kain lembut dan semir furniture atau semprotan anti-statis. Semprotan tersebut akan menghilangkan muatan listrik sehingga dapat mengurangi kemungkinan bulu menempel kembali.

    Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Karpet

    Kamu bisa membersihkan bulu hewan peliharaan pada karpet dengan penyedot debu atau vacuum cleaner. Saat menggunakan alat tersebut, sebaiknya ulangi menyedot area yang terdapat bulu hewan setidaknya dua kali dan ganti arah menyedotnya untuk melonggarkan bulu yang membandel.

    Menghilangkan Bulu Hewan Peliharaan dari Seprai dan Handuk

    Dilansir dari Martha Stewart, kamu bisa menggunakan sarung tangan karet yang basah dan usap seprai atau selimut. Dengan demikian, bulu hewan peliharaan akan mudah menempel dan dibuang.

    Setelah itu, gunakan hair dryer tanpa pemanas agar bulu hewan merenggang dan gunakan lint roller untuk membersihkannya.

    Itulah beberapa cara untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Merawat Bonsai dan Membentuknya Menjadi Indah


    Jakarta

    Bonsai adalah seni menanam pohon dalam ukuran mini. Tidak hanya sekadar tanaman hias, bonsai juga mencerminkan keindahan alam dalam versi yang lebih kecil, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta tanaman.

    Pohon mini ini membutuhkan perawatan khusus agar tetap sehat dan memiliki bentuk yang indah. Bonsai harus dirawat dengan teliti, mulai dari penyiraman, pemangkasan, pemupukan, hingga pengendalian hama.

    Merawat bonsai tidak hanya tentang menjaga kesehatannya, tetapi juga membentuknya agar sesuai dengan keinginan. Proses pembentukan ini melibatkan teknik pemangkasan, penggunaan kawat untuk mengarahkan pertumbuhan cabang, serta penyesuaian lingkungan tumbuhnya.


    Mengenal Tanaman Bonsai

    Disadur dari laman Martha Stewart, bonsai adalah jenis pohon yang dikerdilkan dan ditanam di dalam pot. Tujuannya adalah untuk membuat miniatur dari pohon asli yang besar dan sudah tua di alam bebas.

    Bonsai menjadi salah satu tanaman hias yang kerap digunakan untuk memperindah interior rumah. Istilah bonsai sendiri berasal dari Jepang yang merupakan seni tradisional pemeliharaan tanaman dalam sebuah pot dangkal, atau ‘ditanam dalam wadah’.

    Bonsai adalah bentuk seni kuno yang berasal dari Tiongkok hampir 1.000 tahun yang lalu. “Bonsai melibatkan penggunaan berkebun dalam wadah dan teknik hortikultura lainnya untuk menjaga tanaman dalam ukuran mini dengan cara memangkas dan membentuknya,” kata Kelly Funk, presiden perusahaan perkebunan mawar Amerika, Jackson & Perkins dalam laman tersebut.

    8 Cara Merawat Bonsai dan Membentuknya Menjadi Indah

    Pohon bonsai seharusnya ditanam dan dirawat di luar ruangan. Tapi, pada varietas tertentu mungkin lebih cocok ditanam di dalam ruangan.

    Merawat bonsai membutuhkan perhatian khusus agar tanaman ini tetap sehat dan tumbuh dengan baik. Mulai dari pemilihan ukuran yang sesuai, penyiraman, hingga pengendalian hama, setiap langkah memiliki peran penting dalam menjaga keindahan bonsai.

    Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan agar bonsai tetap terawat dengan baik, dirangkum dari laman Martha Stewart, Bonsai Empire, dan FTD.

    1. Tentukan Ukuran Bonsai yang Sesuai

    Sebelum mulai merawat bonsai, penting untuk memilih ukuran yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan perawatanmu. Bonsai memiliki berbagai ukuran, mulai dari sekitar 15 cm hingga lebih dari satu meter, tergantung pada jenis tanamannya.

    Semakin besar ukuran bonsai, semakin banyak pula kebutuhan air, tanah, dan cahaya mataharinya. Selain itu, pemilihan ukuran bonsai juga harus mempertimbangkan kapasitas pot, ruang tempat bonsai akan ditempatkan, serta waktu yang bisa kamu luangkan untuk merawatnya.

    2. Letakkan Bonsai di Lokasi yang Tepat

    Menempatkan bonsai di lokasi yang sesuai dengan jenisnya sangat penting untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Pohon bonsai seperti juniper, pinus, dan cemara lebih cocok diletakkan di luar ruangan, sedangkan spesies subtropis lebih sesuai untuk lingkungan dalam ruangan dengan suhu yang stabil.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat meletakkan bonsai adalah menjauhkannya dari paparan angin dan panas secara langsung, memastikan bonsai mendapatkan sinar matahari yang cukup, serta menjaga kelembaban agar tanah tetap dalam kondisi optimal.

    3. Penyiraman dengan Waktu dan Jumlah yang Tepat

    Menyiram bonsai sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar akarnya dapat menyerap air dengan baik. Hindari menyiram bonsai secara berlebihan karena dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan pembusukan akar.

    Sebaliknya, jangan biarkan bonsai mengalami kekeringan karena bisa menyebabkan tanaman mati. Salah satu cara untuk mengecek kelembaban tanah adalah dengan menusukkan tusuk gigi ke dalam media tanam. Jika masih terasa lembab, penyiraman bisa ditunda.

    4. Pastikan Penjemuran Sudah Tepat dan Rutin

    Bonsai memerlukan sinar matahari, tetapi terlalu banyak paparan sinar matahari justru bisa merusaknya. Oleh karena itu, keseimbangan antara penyiraman, penjemuran, dan pemangkasan sangat penting untuk menjaga kualitas bonsai.

    Bonsai memerlukan sinar matahari untuk tumbuh dengan baik, tetapi intensitasnya harus diperhatikan. Jika terkena sinar matahari terlalu lama, bonsai bisa mengalami kerusakan.

    Sebaiknya, mulai berikan sinar matahari setelah sekitar dua minggu sejak ditanam. Pada tahap awal, cukup jemur selama 1-3 jam per hari, kemudian durasinya bisa ditingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan tanaman.

    Selain itu, lakukan penyiangan jika ada gulma yang tumbuh di media tanam. Menambahkan lumut di permukaan tanah juga bisa membantu menjaga kelembaban.

    5. Lakukan Pemupukan Agar Nutrisi Cukup

    Agar bonsai tetap sehat, pemupukan perlu dilakukan secara rutin dengan takaran yang tepat, idealnya sebulan sekali. Pupuk yang dapat digunakan antara lain NPK atau urea, disesuaikan dengan kebutuhan jenis bonsai yang dirawat.

    Selain pupuk untuk tanah, pupuk daun juga perlu diberikan sekitar tiga kali dalam sebulan untuk mendukung pertumbuhan yang lebih optimal.

    6. Mengganti Pot Secara Berkala

    Karena bonsai ditanam dalam pot yang dangkal, penggantian pot perlu dilakukan secara berkala untuk mendorong pertumbuhan akar baru. Saat mengganti pot, pilih ukuran yang sedikit lebih besar agar akar memiliki ruang untuk berkembang.

    Pastikan pot memiliki lubang drainase di bagian bawahnya untuk mencegah kelebihan air yang dapat menyebabkan akar bonsai membusuk.

    7. Pengendalian Hama dan Penyakit

    Hama seperti ulat dan wereng coklat bisa menyerang bonsai dan menyebar ke seluruh tanaman, menyebabkan kerusakan serius. Untuk mencegahnya, penyemprotan insektisida dapat dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan.

    8. Memangkas Bonsai Agar Terlihat Indah

    Pemangkasan adalah langkah penting dalam merawat bonsai karena itulah cara utama untuk membentuknya agar terlihat unik dan indah. Sebelum mulai memangkas, tentukan terlebih dahulu bentuk atau gaya bonsai yang ingin kamu ciptakan.

    Agar bonsai tetap terlihat rapi dan menarik, pemangkasan harus dilakukan secara rutin. Pemangkasan batang, cabang, dan daun bonsai harus dilakukan sesuai kebutuhan.

    Jika pertumbuhannya cepat, pemangkasan dapat dilakukan sebulan sekali, sedangkan jika pertumbuhan lambat, cukup setiap dua hingga tiga bulan sekali. Saat memangkas dan membentuk bonsai, bisa gunakan beberapa tips berikut dari Kelly Funk dalam laman Martha Stewart:

    • Gunakan gunting khusus bonsai atau gunting pemangkas yang tajam dan bersih, agar hasil pemangkasan lebih rapi dan tanaman tetap sehat.
    • Fokuslah pada pembentukan struktur utama pohon, seperti batang dan cabang utama. Jika ada bagian yang terlalu rimbun, potong daun dan ranting yang berlebihan.
    • Periksa bonsai secara rutin dan pangkas pertumbuhan baru yang bisa mengganggu bentuk yang sudah dirancang.

    Itulah tadi cara perawatan tanaman bonsai yang tepat. Dengan begitu, bonsai akan tumbuh dengan indah, dan bertahan dalam jangka waktu yang lama. Merawat bonsai memang memerlukan kesabaran dan ketelitian, jadi selamat mencoba!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Sebaiknya Freezer Dibersihkan? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Saat membersihkan kulkas, biasanya hanya bagian luar dan kompartemen di dalam saja yang dibersihkan. Padahal, bagian freezer juga perlu dibersihkan lho.

    Membersihkan freezer dibutuhkan agar bisa terus beroperasi dengan baik dan menjaga makanan agar lebih tahan lama. Untuk membersihkan freezer juga tidak perlu terlalu sering seperti membersihkan bagian luar kulkas.

    Lantas, berapa lama sebaiknya freezer dibersihkan?


    Waktu yang Tepat Membersihkan Freezer

    Membersihkan freezer setidaknya dilakukan setiap 3-6 bulan. Membersihkan freezer sesering mungkin akan menghasilkan keseimbangan yang sempurna, cukup sering untuk mencegah penumpukan, tetapi tidak terlalu sering sehingga terasa seperti tugas yang berat.

    Melakukan tugas ini setidaknya dua kali setahun membantu mencegah penumpukan es, yang dapat membuatnya bekerja kurang efisien, dan menjaga agar ruang tidak berantakan dengan barang-barang yang terlupakan.

    “Pembersihan cepat sebulan sekali membantu menjaga kesegaran barang, sementara pembersihan menyeluruh setiap tiga hingga enam bulan memastikan Anda tidak menimbun sisa-sisa makanan yang terlupakan,” kata profesional organizer dan pemilik Orderly at The Store Kimberly Cheeseman, dikutip dari Martha Stewart, Selasa (18/3/2025).

    Langkah-langkah Membersihkan Freezer

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, berikut ini cara mudah membersihkan freezer.

    1. Kulkas dalam Keadaan Mati

    Saat ingin membersihkan kulkas kuncinya adalah kulkas tersebut dalam keadaan mati. Kabel harus dicabut dari stop kontak.

    2. Pindahkan Makanan dan Minuman

    Apabila masih ada makanan dan minuman di freezer atau di kompartemen lainnya, harus dipindahkan.

    3. Tunggu Kembang Es Mencair

    Buka pintu kulkas termasuk freezer agar hawa panas masuk ke dalam kulkas sehingga es cepat mencair. Jangan membuang es dengan cara ditusuk, dipecahkan, atau digerus dengan benda tajam dan tumpul. Tunggu hingga es tersebut cair dengan sendirinya.

    4. Keringkan Air di Freezer

    Gunakan kain bersih untuk membersihkan air yang mencair. Lakukan sampai freezer kering.

    5. Bersihkan Pakai Sabun Cuci Piring

    Agar freezer wangi dan dijamin bersih, kamu bisa memakai sabun cuci piring dengan campuran air hangat. Bersihkan permukaan freezer menggunakan sikat gigi. Hindari menggunakan larutan yang mengandung bahan kimia kuat karena dapat menyebabkan korosi.

    Jangan lupa bersihkan bagian pintu freezer karena bagian ini biasanya dari plastik dan paling cepat kotor.

    Itulah waktu yang tepat dan langkah-langkah membersihkan freezer. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Tawon Sering Bersarang di Lampu dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Tawon sering kali ditemukan bersarang di sekitar lampu, baik di dalam maupun luar rumah. Keberadaan mereka tentu dapat mengganggu, apalagi jika jumlahnya semakin banyak.

    Tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tawon juga bisa menjadi ancaman karena sengatannya yang menyakitkan. Lalu, kenapa tawon sering bersarang di lampu? Bagaimana cara mengusirnya?

    Penyebab Tawon Sering Bersarang di Lampu

    Tawon merupakan serangga yang cenderung agresif dan dapat menyengat jika merasa terancam. Kehadirannya di sekitar rumah bisa menjadi ancaman bagi manusia, terutama karena tawon tidak hanya menyengat sekali, tetapi berulang kali.


    “Tawon menimbulkan bahaya yang signifikan, karena satu tawon atau sekelompok besar tawon dapat membahayakan atau bahkan berakibat fatal bagi individu dan hewan peliharaan yang sensitif,” ujar Ray Hess, seorang ahli pengendalian hama, dikutip dari laman Real Simple.

    “Tidak seperti lebah madu, alat penyengatnya tidak berduri, sehingga memungkinkan mereka (tawon) menyengat berulang kali,” lanjutnya.

    Dalam laman Martha Stewart, dijelaskan bahwa tawon memiliki kecenderungan tertarik pada cahaya dan panas yang dihasilkan oleh lampu. Inilah yang membuat mereka sering terbang di sekitar lampu pada malam hari atau bahkan membangun sarang di tempat-tempat yang memiliki pencahayaan terang.

    Selain itu, beberapa jenis tawon juga mencari tempat yang aman dan hangat untuk berlindung, terutama menjelang musim dingin. Tak cuma ‘numpang’ tinggal dan membuat sarang, serangga penyengat ini juga bakal berkumpul di halaman saat bunga mulai bermekaran.

    Tapi selain di lubang lampu, tawon juga dapat membangun sarang di berbagai tempat, termasuk di bawah tanah, pohon, semak, atap, tiang listrik, ban bekas, rumah, gudang, serta bangunan lainnya.

    Kalau kamu sering melihat banyak tawon berkumpul, kemungkinan besar ada sarang tawon di sekitar rumahmu. “Mendengar suara dengungan atau menemukan tawon mati menunjukkan adanya sarang tawon potensial di suatu tempat di dalam ruangan, biasanya di rongga dinding atau loteng,” kata Timothy Wong, direktur teknis di M&M Pest Control (MMPC) dalam laman Martha Stewart.

    Berikut sederet penyebab tawon tertarik untuk membangun sarang di dekat rumahmu.

    1. Ketersediaan Makanan dan Minuman

    Tawon kerap tertarik pada makanan dan minuman yang tertinggal. Tawon bisa mendapatkan karbohidrat yang mereka butuhkan dari buah-buahan, minuman manis, dan makanan manis lainnya.

    Jadi, mereka juga bisa mencari makanan di sekitar meja makan, tong sampah, dan apapun makanan yang terbuka di area rumahmu terutama yang sifatnya manis. Untuk menghindarinya, pastikan untuk membersihkan sisa makanan, remah-remah, atau tumpahan minuman, serta menutup tempat sampah dengan rapat.

    2. Ada Bunga

    Nektar dari bunga juga merupakan bagian penting dari pola makan mereka. Apalagi kalau kamu menanam bunga dengan warna-warna cerah dan beraroma manis, pasti mereka bakal senang untuk bersarang di sana.

    3. Mencari Cahaya dan Kehangatan

    Tawon juga menyukai cahaya dan kehangatan. Mereka sering masuk ke dalam rumah melalui celah atau jendela yang terbuka untuk mencari tempat berlindung.

    “Banyak spesies memiliki siklus hidup di mana mereka mencari tempat bersarang yang terlindungi untuk melewati musim dingin, lalu muncul kembali pada musim semi untuk membangun sarang baru,” ujar Wong.

    Cara Mengusir Tawon yang Bersarang di Rumah

    Parahnya lagi, Wong menyebut tawon lambat laun dapat mengunyah kayu dan menggunakannya sebagai bahan dasar sarang mereka. Jika ada potongan kayu yang hilang pada pagar, furnitur, atau struktur kayu lain di sekitar rumah, itu bisa menjadi tanda adanya aktivitas tawon.

    Tentunya, hal ini bakal bikin perabotan rumahmu jadi tak cantik lagi. Tawon paling aktif selama paruh kedua musim panas. Dilansir dari laman Martha Stewart dan Good Housekeeping, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut guna mencegah mereka bersarang di dekat rumah:

    1. Matikan Lampu di Malam Hari

    Tawon cenderung tertarik pada cahaya, sehingga memadamkan lampu pada malam hari dapat mengurangi kemungkinan tawon mendekati rumah. Gunakan lampu LED atau lampu berwarna kuning kalau ingin menyalakannya.

    Sebab, lampu LED memancarkan lebih sedikit panas dibandingkan lampu pijar, sehingga tidak terlalu menarik perhatian tawon. Lampu berwarna kuning dirancang khusus untuk menghalau serangga terbang, karena spektrum cahayanya membuat mereka kesulitan melihat sumber cahaya.

    2. Hindari Menanam Bunga Beraroma Kuat

    Menanam bunga memang mempercantik taman, tetapi juga berisiko menarik tawon. Jika kamu ingin mengurangi jumlah tawon di sekitar rumah, batasi tanaman berbunga yang harum dan berwarna cerah. Selain itu, hindari tanaman dengan dedaunan lebat seperti keladi, pakis, dan sukulen.

    3. Jaga Kebersihan Halaman

    Menjaga halaman tetap bersih sangat penting dalam pencegahan datangnya tawon. Tawon tertarik mampir ke area yang memiliki banyak sampah makanan dan wadah daur ulang yang tidak dicuci dengan baik. Pastikan untuk menutup makanan sebelum dan sesudah memasak dan menyimpan minuman manis dalam wadah tertutup.

    4. Gunakan Minyak Peppermint

    Minyak peppermint merupakan pengusir tawon alami yang efektif. Campurkan beberapa tetes ekstrak peppermint dengan air dalam botol, semprot dan gunakan di area yang mungkin didatangi tawon.

    5. Cegah Tawon Masuk ke Rumah

    Tawon bisa masuk ke rumah melalui celah kecil di fondasi atau retakan. Menyegel celah ini dengan kasa pada pintu atau jendela, akan membuat tawon susah masuk.

    6. Semprot dengan Sabun dan Air

    Campurkan dua sendok makan sabun cuci piring dengan air dalam botol semprot, lalu semprotkan ke sarang tawon. Larutan ini dapat menyumbat pori-pori pernapasan tawon dan membunuhnya hampir seketika.

    7. Gunakan Campuran Cuka dan Air

    Cuka merupakan bahan yang umum ditemukan di rumah karena memiliki banyak kegunaan, mulai dari memasak hingga membersihkan perabotan. Selain itu, cuka juga bisa dimanfaatkan sebagai pengusir tawon yang ampuh.

    Kandungan asam asetat dalam cuka memiliki aroma khas yang tidak disukai tawon. Dengan mencampurkan cuka (baik cuka masak maupun cuka apel) dengan air dan gula, dapat dibuat larutan perangkap yang efektif.

    Caranya, campurkan bahan-bahan tersebut dalam mangkuk dan letakkan di dekat sarang tawon. Aroma manis dari larutan akan menarik tawon untuk mendekat, lalu mereka akan terperangkap dan tenggelam di dalamnya.

    8. Semprotkan Minyak Cengkeh

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak esensial cengkeh, geranium, dan serai efektif dalam mengusir tawon. Untuk membuat larutan pengusir tawon, campurkan beberapa tetes minyak cengkeh, geranium, dan serai dengan sabun cuci piring, lalu masukkan ke dalam botol semprot.

    Jika hanya memiliki minyak cengkeh, larutan ini tetap bisa digunakan. Campurkan minyak cengkeh dengan sedikit sabun cuci piring dan air, lalu aduk rata sebelum disemprotkan ke sarang tawon.

    Aroma kuat dari minyak cengkeh bertindak sebagai pengusir alami yang membuat tawon enggan untuk tetap bersarang.

    9. Gunakan Cengkeh Utuh

    Selain minyaknya, cengkeh dalam bentuk utuh juga bisa digunakan untuk mengusir tawon. Cukup letakkan atau gantungkan beberapa biji cengkeh di sekitar area yang sering didatangi tawon atau di dekat sarangnya.

    Salah satu cara efektif adalah dengan menempelkan cengkeh pada potongan lemon, lalu meletakkannya di lokasi yang strategis. Aroma dari kombinasi ini akan membuat tawon menjauh.

    10. Taburkan Bedak Bayi

    Bedak bayi juga bisa menjadi solusi alami untuk mengusir tawon. Serangga ini tidak menyukai aroma dari bedak bayi, sehingga ketika bedak ditaburkan di sekitar sarangnya atau area yang sering dilalui tawon, mereka akan segera pergi.

    Nah, itulah tadi penyebab dan cara mengusir tawon yang bersarang di rumah. Dengan menggunakan cara-cara ini, rumah dapat terbebas dari gangguan tawon tanpa perlu menghadapi risiko tersengat.

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tips Membersihkan Toilet Duduk, Seberapa Sering Perlu Disikat?


    Jakarta

    Toilet, sebagai bagian dari fasilitas sebuah properti, wajib dijaga kebersihannya. Tak terkecuali toilet duduk yang banyak bersentuhan langsung dengan kulit.

    Jika tidak dibersihkan menyeluruh, berbagai jejak usai buang air besar dan buang air kecil berisiko tertinggal di toilet duduk. Jejak berupa bakteri, virus, dan noda inilah yang berisiko mengganggu kesehatan pengguna toilet duduk lainnya.

    Tips Membersihkan Toilet Duduk dengan Benar

    Sejumlah hal perlu diperhatikan saat membersihkan toilet duduk. Simak tips yang dibagikan ahli kebersihan, yang dikutip dari Good Housekeeping dan Martha Stewart:


    1. Kenakan Sarung Tangan

    Sarung tangan perlu dikenakan saat membersihkan toilet duduk untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Gulung lengan baju dan kenakan sarung tangan karet panjang selama membersihkan toilet.

    Setelah pembersihan toilet duduk selesai, jangan lupa menggosok tangan yang bersarung tangan dengan sabun dan air panas di wastafel atau keran. Upaya ini adalah cara terbaik untuk membersihkan tangan sekaligus sarung yang telah dipakai.

    Kemudian, buang sarung tangan sekali pakai atau biarkan sarung tangan tak sekali pakai mengering dengan sendirinya. Sarung tangan bisa dikenakan kembali saat toilet duduk dibersihkan kembali.

    2. Baca Petunjuk Penggunaan Pembersih

    Periksa petunjuk penggunaan cairan pembersih yang dipakai sebelum membersihkan toilet. Setiap produk punya metode pemakaian yang berbeda. Cek cara penggunaan dan lama waktu rekomendasi cairan perlu didiamkan. Biasanya pembersih perlu dibiarkan terlebih dahulu selama 5-10 menit.

    3. Buat Larutan Pembersih Sendiri

    Cairan pembersih toilet juga dapat dibuat sendiri jika kehabisan. Diperlukan cuka dan soda kue. Cuka digunakan sebagai pembersih pertama dan soda kue dapat ditambahkan jika noda tidak sepenuhnya hilang.

    Cuka perlu dibiarkan meresap selama 30-60 menit dan barulah disikat. Biarkan soda kue sekitar 10 menit untuk pembersihan lebih lanjut. Bisa juga menggunakan pemutih, gosok dan biarkan selama 5 menit sebelum disiram.

    4. Bersihkan Bagian Dalam Toilet Terlebih Dahulu

    Pembersihan toilet duduk dapat dimulai dengan bagian dalam alias mangkuknya. Tuang seluruh bagian mangkuk toilet dengan cairan pembersih. Biarkan selama beberapa menit lalu sikat menyeluruh. Siram menggunakan air bersih atau tekan tombol flush.

    5. Bersihkan Bagian Luar Toilet Lebih Sering

    Bagian luar toilet dapat disikat berikutnya menggunakan sikat dan cairan pembersih. Bisa juga dibersihkan dengan tisu, kain, atau tisu disinfektan.

    Toilet umumnya digunakan setiap hari. Jika tak sempat membersihkan toilet harian secara menyeluruh, setidaknya bersihkan bagian luar lebih sering termasuk penutup dan dudukan. Dengan begitu toilet akan tetap bersih.

    6. Jangan Lupa Bersihkan Dudukan Toilet

    Dudukan toilet juga jangan sampai terlewat untuk dibersihkan. Gunakan cairan pembersih yang sama lalu siram ke kedua sisi dudukan. Gosok menyeluruh dan semprot disinfektan agar semakin bersih. Jangan lupa turunkan kembali dudukan setelah selesai pembersihan.

    7. Rutin Bersihkan Alat Pembersih

    Penting juga untuk membersihkan alat pembersih yang digunakan. Ini karena alat tersebut bersentuhan langsung dengan kotornya toilet duduk. Peralatan dapat dibersihkan menggunakan larutan pembersih yang sama.

    Termasuk membersihkan sarung tangan, spons, atau perlengkapan pembersih plastik lainnya. Rendam selama 5 menit dalam larutan 1 liter air yang dicampur 3 sdm pemutih untuk memastikannya bebas kuman.
    Gantung agar kering secara alami dengan angin-angin. Selain sarung tangan, pastikan sikat benar-benar kering sebelum menyimpannya kembali ke dalam tabung agar tidak mendorong pertumbuhan bakteri.

    Seberapa Sering Perlu Membersihkan Toilet Duduk?

    Toilet yang digunakan setiap hari harus sering dibersihkan menyeluruh, setidaknya seminggu sekali. Jika ada orang sakit di rumah, toilet harus dibersihkan dan didisinfeksi lebih sering sebanyak 2-3 hari sekali.

    Sementara toilet duduk yang jarang digunakan tidak perlu dibersihkan secara menyeluruh setiap minggu. Namun perlu disiram secara teratur untuk mencegah penumpukan mineral air yang dapat menjadi noda.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Obat Nyamuk Alami yang Ampuh dan Gampang Dibuat


    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sering mengganggu manusia. Selain gigitannya yang bikin gatal kulit, serangga ini juga bisa memicu penyakit demam berdarah dengue (DBD) oleh nyamuk Aedes aegypti.

    Untuk mengusir nyamuk di rumah, kamu bisa menggunakan obat semprotan serangga yang dijual di pasaran. Namun, zat yang terkandung di dalamnya bisa berbahaya bagi tubuh jika terlalu banyak dihirup.

    Daripada menggunakan semprotan serangga, detikers bisa membuat racikan obat nyamuk alami di rumah. Penggunaan bahan alami dinilai lebih aman bagi tubuh sehingga tidak menimbulkan efek samping.


    Lantas, apa saja obat nyamuk alami yang ampuh? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Obat Nyamuk Alami yang Ampuh dan Mudah Dibuat

    Kamu bisa membuat obat nyamuk alami di rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Bahkan cara buatnya juga gampang lho. Dilansir situs Martha Stewart dan Healthline, Kamis (5/6/2025), berikut obat-obatnya:

    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Obat nyamuk alami yang pertama adalah menggunakan lavender. Tanaman satu ini memang sudah dikenal ampuh mengusir nyamuk dan berbagai serangga lainnya karena wanginya yang mengganggu indra penciuman.

    Nah, kamu bisa membuat obat nyamuk alami dari lavender. Berikut langkah-langkahnya:

    – Tuang 20 tetes minyak esensial lavender ke dalam wadah
    – Tuang 2 ons air suling (distilled water) dan 2 ons cuka putih ke wadah yang sama
    – Lalu aduk secara perlahan
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    2. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Rosemary merupakan tanaman herbal yang bisa digunakan sebagai obat nyamuk alami. Untuk cara olahnya, simak di bawah ini:

    – Tuang 1/4 cuka apel dan 1/4 air ke dalam wadah
    – Tuang 40 tetes minyak esensial rosemary ke dalam wadah tersebut
    – Kemudian aduk sampai merata
    – Lalu tuang ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    3. Eucalyptus

    Obat alami nyamuk selanjutnya adalah eucalyptus. Kamu bisa pakai minyak eucalyptus yang diolah jadi obat semprot nyamuk. Berikut cara olahnya:

    – Tuang 40 tetes minyak eucalyptus ke dalam wadah
    – Masukkan 1/3 air dan serai yang telah dipotong kecil-kecil ke dalam wadah
    – Lalu aduk hingga rata
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk.

    4. Peppermint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Kombinasi peppermint dan minyak kelapa ternyata juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk. Simak cara olahnya di bawah ini:

    – Campurkan 1/3 cangkir minyak kelapa dan 15 tetes minyak esensial peppermint ke dalam wadah
    – Lalu aduk hingga merata
    – Tuang cairan tersebut ke dalam botol semprot
    – Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan obat ke area yang banyak nyamuk

    Sebagai informasi, obat nyamuk alami dari peppermint juga bisa dioleskan ke kulit agar tidak digigit nyamuk.

    Berapa Lama Obat Nyamuk Alami bisa Bertahan?

    Obat nyamuk alami memang lebih baik daripada obat semprot serangga karena tidak mengandung zat berbahaya yang berisiko bagi tubuh. Namun, berapa lama obat alami ampuh untuk mengusir nyamuk?

    Pada dasarnya, penggunaan minyak esensial yang berbeda-beda akan memiliki tingkat keampuhan yang berbeda pula. Hal ini dapat dipengaruhi oleh jenis produk yang digunakan.

    “Jika aromanya mulai hilang, maka daya tolak (terhadap nyamuk) pun juga perlahan hilang,” kata Rita Stadler dari Earth Kind.

    Apabila kamu tinggal di area yang lembap atau terdapat banyak pohon, maka akan lebih banyak nyamuk yang masuk ke dalam rumah. Jadi, sebaiknya siapkan obat nyamuk alami dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya.

    Itulah empat obat nyamuk alami yang ampuh dan mudah dibuat. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com