Tag: martha stewart

  • Nggak Cukup Pakai Air, Begini Cara yang Benar Bersihkan Meja Kayu


    Jakarta

    Cara membersihkan meja kayu berbeda dengan material lainnya. Sebab, kayu merupakan material alami yang rentan dengan bahan-bahan kimia.

    Memang agak sulit melihat kotoran pada meja kayu karena warnanya yang gelap dan memiliki corak di seluruh permukaan. Harus benar-benar jeli untuk melihat kotoran pada meja kayu.

    Dilansir Martha Stewart meja kayu harus dibersihkan minimal seminggu sekali. Caranya dengan memastikan setiap sudutnya tidak berdebu, setiap sisinya aman, tidak ada yang rusak, tergores, atau kotor karena noda lengket.


    Dilansir The Kitchn, begini cara membersihkan meja kayu yang efektif.

    1. Bersihkan Pakai Kain Mikrofiber

    Cara paling mudah membersihkan meja kayu adalah dengan memakai kain bersih atau mikrofiber. Kain tersebut lebih baik dibuat lembap untuk mengangkat noda, debu, hingga remah-remah makanan yang menempel di meja.

    2. Bikin Larutan Pembersih dari Sabun Cuci Piring

    Apabila ingin lebih bersih lagi, siapkan air hangat dan masukkan dua tetes sabun cuci piring. Celupkan kain mikrofiber lembap dan peras hingga tidak ada air yang menetes atau busa. Usap perlahan dan pastikan tidak ada sabun atau busa yang tertinggal.

    Terakhir, jangan lupa keringkan menggunakan kain kering bersih karena meja kayu tidak bagus jika sering basah.

    3. Gunakan Cuka dan Minyak Zaitun

    Campuran cuka dan minyak bisa menjadi senjata ampuh menghilangkan noda bekas air akibat gelas basah. Masukkan kedua cairan tersebut dengan komposisi setara. Pakai kain lembut untuk mengusap area cincin, serat-serat kayu. Terakhir, keringkan dengan kain bersih dan lembut.

    Bahan-Bahan yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Furnitur Kayu

    Ketika membersihkan furnitur kayu hindari penggunaan produk yang abrasif, asam, atau mengandung bahan kimia keras, seperti cuka pekat dan alkohol. Selain itu, hindari perabotan kayu dari tempat lembap dan dekat dengan sumber air. Keberadaan air dapat menyebabkan kayu melengkung, memudarkan warnanya, dan bahkan menimbulkan noda.

    Itulah tips membersihkan meja kayu, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Dapur Licin dan Lengket? Begini Cara Ampuh Bersihkannya



    Jakarta

    Setelah selesai memasak, kita sering merasakan lantai dapur licin dan lengket. Kondisi lantai yang seperti itu bisa menimbulkan noda cetakan kaki jika pemakainya pindah ke ruangan lain sebelum lantai dapur dibersihkan.

    Cara membersihkan lantai dapur ternyata tidak cukup dengan diusap kain bersih dan dipel karena area yang licin agak sulit dibersihkan hanya dengan air.

    Dilansir Martha Stewart, ketika membersihkan lantai terutama dari keramik usahakan menghindari memakai cairan pembersih kimia keras seperti cuka. Larutan tersebut bersifat asam dan dapat merusak nat atau area pinggiran lantai keramik. Selain keramik, cuka juga tidak aman untuk jenis lantai dari batu.


    Cara Membersihkan Lantai Dapur yang Licin dan Lengket

    Cairan pembersih yang aman untuk membersihkan lantai adalah air hangat dan sabun cuci piring. Setelah dicampurkan, semprotkan cairan tersebut ke seluruh lantai. Kemudian ambil kain pel atau kain bersih yang sudah dibasahkan dan pel seluruh lantai.

    Apabila melihat di bagian nat atau pinggiran lantai terdapat noda yang menempel dan susah dibersihkan, coba pakai soda kue. Caranya campurkan soda kue dengan air. Ukurannya bisa disesuaikan dengan banyak kotoran yang harus dibersihkan.

    Kemudian, oleskan cairan tersebut ke bagian nat yang kotor. Ambil sikat kecil lalu gosok hingga noda hilang. Diamkan area tersebut selama 15 menit. Setelah itu, siapkan air hangat untuk membilas area tersebut setelah 15 menit. Terakhir keringkan area tersebut dengan kain kering. Apabila belum hilang, ulangi cara yang sama hingga noda benar-benar hilang.

    Setelah semuanya dibersihkan, jangan lupa buka semua ventilasi di dapur agar lantai cepat kering dan tidak lembap. Kalau ruangannya tertutup, ambil kipas angin untuk mengeringkan dan mendorong udara panas dari dapur. Biarkan kipas menyala selama 15-20 menit.

    Itulah cara ampuh mengatasi lantai dapur yang licin dan lengket, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Alami yang Ampuh Basmi Lalat di Rumah, Tanpa Semprotan Kimia!


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu hewan yang banyak dibenci karena bisa membawa penyakit bagi manusia. Sebab, lalat bisa mengangkut virus dan bakteri yang ditularkan melalui makanan yang dihinggapinya.

    Pada umumnya, lalat dapat dibasmi menggunakan semprotan anti serangga yang dijual bebas di pasaran. Namun, kandungan zat kimia dari cairan tersebut bisa berbahaya jika terhirup manusia dalam jumlah banyak.

    Jika enggan memakai semprotan anti serangga, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk membasmi lalat, yakni dengan bahan-bahan alami. Bahkan, bahan tersebut diklaim lebih ampuh membunuh serangga tersebut.


    Cara Ampuh Basmi Lalat dengan Bahan Alami

    Ada sejumlah bahan alami yang disebut ampuh untuk membasmi lalat di rumah. Dilansir situs Martha Stewart, berikut cara-caranya:

    1. Cuka Apel

    Bahan yang pertama adalah menggunakan cuka apel. Kandungan asam dan rasa sedikit manis pada cuka apel dapat menarik perhatian lalat untuk mendekat.

    Kamu bisa membuat perangkap dengan menggunakan cuka apel. Caranya dengan menuang sedikit cuka apel ke dalam mangkuk kecil dan tutup dengan plastik pembungkus, lalu buat beberapa lubang di atasnya.

    Letakkan wadah berisi cuka apel di area yang sering dilalui lalat. Biarkan selama beberapa jam agar lalat masuk ke dalam perangkap sederhana itu.

    2. Cuka dan Sabun Piring

    Kombinasi cuka dan sabun cuci piring ternyata dinilai ampuh untuk membasmi lalat di rumah. Caranya dengan mencampur sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam gelas panjang.

    Setelah itu, tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik secara rapat dan diikat dengan karet agar kuat. Lalu beri lubang kecil-kecil di atas bungkus plastik.

    Lalat akan tertarik dengan bau cuka yang tersebar ke seluruh ruangan. Setelah masuk ke dalam perangkap, lalat perlahan akan mati karena tercebur ke dalam larutan penuh sabun cuci piring.

    3. Tanaman Herbal

    Menanam tanaman herbal seperti daun mint dapat membasmi lalat agar tidak datang lagi ke rumah. Sebab, tanaman ini mengeluarkan aroma tajam yang tidak disukai serangga terbang itu.

    Letakkan tanaman herbal tersebut di dekat pintu, jendela, atau teras rumah. Bisa juga di area yang sering ditemui ada lalat, seperti dapur dan meja makan.

    Penyebab Lalat Muncul di Rumah

    Lalat termasuk serangga yang tertarik pada lingkungan dengan sumber makanan yang mudah didapat, terutama bahan organik yang membusuk. Selain memiliki indra penciuman tajam, lalat bisa masuk ke rumah lewat pintu atau jendela yang terbuka karena tertarik oleh aroma makanan di dalam ruangan.

    “Selain itu, lalat dapat terbawa masuk ke dalam ruangan melalui buah-buahan, sayuran, atau barang-barang lain yang dibawa dari luar,” kata Kepala Entomologi di Aptive, Trent Frazer.

    Frazer menyebut lalat juga dapat berkembang biak di saluran pembuangan air, talang air, atau pipa yang bocor. Di dalam ruangan, lalat juga bisa bersembunyi di tempat gelap dan terpencil.

    “Pada siang hari lalat dapat bersembunyi di tempat gelap dan terpencil, sedangkan saat malam hari mereka aktif mencari makanan,” ujarnya.

    Selain itu, lalat juga tertarik datang ke rumah karena menemukan beberapa hal yang disukainya, seperti ada bangkai hewan, sampah busuk, kotoran hewan, piring yang belum dicuci, atau makanan busuk di dapur.

    Demikian tiga cara ampuh basmi lalat di rumah dengan bahan alami. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Usir Lalat biar Nggak Balik Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang sering masuk rumah. Serangga itu bisa masuk dari celah yang ada dan keberadaannya kerap mengganggu penghuni rumah.

    Dilansir dari Martha Stewart, menurut COO dan entomolog tersertifikasi di Arrow Termite & Pest Control, Jacob Cohn, hidup lalat memang tidak lama tapi bisa bereproduksi dengan cepat. Lalat betina bisa menghasilkan 75-150 telur dalam sekali reproduksi.

    Biasanya, induk lalat bertelur di tempat yang hangat dan lembap seperti garasi, loteng atau di kebun, menurut entomolog di Hawx Pest Control Daniel Baldwin.


    “Umur hidup mereka yang pendek, dikombinasikan dengan reproduksi yang cepat, berarti mereka dapat dengan cepat menjadi serangan besar-besaran-terutama di lingkungan yang hangat dan kaya makanan seperti dapur dan kamar mandi,” tuturnya, dikutip dari Martha Stewart, Senin (27/10/2025).

    Maka tak heran penghuni rumah banyak yang ingin memberantas lalat. Keberadaannya selain mengganggu juga bisa menyebarkan penyakit karena lalat adalah hewan pembawa penyakit yang bisa menyebabkan diare hingga kolera.

    Sebelum mengetahui cara membasmi lalat, yuk ketahui dulu penyebab adanya lalat di rumah.

    Penyebab Ada Lalat di Rumah

    Lalat tertarik pada lingkungan yang memiliki sumber makanan, terutama bahan organik yang membusuk. Mereka bisa masuk ke rumah lewat pintu atau jendela yang terbuka.

    “Mereka juga dapat menghuni area dengan genangan air, seperti saluran pembuangan, talang, atau pipa bocor. Di dalam ruangan, lalat dapat bersembunyi di area gelap dan terpencil pada siang hari dan aktif di malam hari untuk mencari makanan,” ujar kepala entomolog dan senior director of quality assurance di Aptive, Trent Frazer.

    Beberapa hal yang bisa menarik lalat masuk ke rumah yaitu:

    – Buah dan sayur yang sudah matang

    – Kotoran hewan atau manusia

    – Bangkai hewan

    – Piring yang belum dicuci

    – Sampah

    – Makanan busuk

    – Susu

    – Nektar

    – Makanan manis

    Cara Usir Lalat dari Rumah

    Pakai Cuka Apel

    Lalat tertarik pada bau. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan cuka apel.

    Caranya, tuang cuka apel ke dalam mangkuk kecil, tutup dengan plastic wrap, tusuk beberapa bagian agar menjadi lubang. Nantinya lalat itu akan masuk ke dalam, terperangkap, dan tenggelam.

    Tanam Tanaman Aroma Kuat

    Tanaman dengan aroma kuat seperti mint bisa mengusir lalat. Taruh tanaman mint di dekat jendela, pintu, dan luar ruangan. Aroma yang kuat ini akan menarik lalat dan mencegah mereka masuk ke dalam rumah.

    Gunakan Jasa Profesional

    Cara lainnya adalah menggunakan jasa profesional untuk membasmi lalat. Ini bisa digunakan jika lalat masih ada meski sumber makanan sudah dihilangkan. Bisa saja ada sarang tersembunyi yang tidak bisa ditemukan oleh pemilik rumah.

    Cara Cegah Lalat Masuk Rumah

    Basmi Tempat Perkembangbiakan Lalat

    Bersihkan saluran pembuangan dan buang sisa makanan sesering mungkin. Kalau ada hewan peliharaan, jangan tinggalkan makanan di tempat makanan terbuka dan mudah dijangkau.

    Pasang kasa halus di atas saluran pembuangan untuk mencegah lalat dewasa masuk dan bertelur. Selain itu, pastikan tempat sampah tertutup rapat dan buang kotoran hewan peliharaan setiap hari.

    Simpan Makanan

    Jika ada makanan sisa, sebaiknya disimpan di wadah tertutup. Apabila ada makanan yang terlalu matang atau busuk, segera buang.

    Tutup Celah Masuk Lalat

    Pasang kasa pada jendela dan pintu juga bisa mencegah lalat masuk rumah. Tutup celah dan retakan dinding dengan sealant.

    Kontrol Kelembapan

    Cara lainnya adalah mengontrol kelembapan dengan cara memperbaiki keran yang bocor. Lalu, pastikan lantai tetap kering dan ada ventilasi yang baik agar tidak lembap.

    Itulah penyebab adanya lalat dan cara mengusirnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pilih Toilet Jongkok atau Toilet Duduk? Ini Perbandingannya



    Jakarta

    Saat memilih perlengkapan untuk hunian, urusan toilet tidak bisa dianggap sepele. Toilet sangat penting karena digunakan untuk buang hajat para penghuni rumah dan tamu yang datang.

    Di Indonesia, toilet jongkok masih banyak ditemukan, sementara toilet duduk makin populer seiring hadirnya hunian modern. Lalu, mana yang lebih tepat untuk rumah Anda? Simak perbandingannya.

    Toilet Jongkok

    Asia, Turkey, Istanbul Area, 2017: View Of Toilet In Turkish RestaurantToilet jongkok. Foto: Getty Images/Kypros

    Dilansir dari laman Bladder & Bowel UK, Minggu (2/11/2025), posisi jongkok dinilai mendukung proses buang air besar lebih alami. Hal ini sejalan dengan kebiasaan banyak orang Asia yang sudah terbiasa menggunakan toilet jongkok.


    Toilet jongkok cenderung tidak membutuhkan banyak ruang, cocok untuk kamar mandi kecil dan area servis seperti kamar mandi ART. Bentuknya sederhana dan menyatu dengan lantai, membuat ruangan lebih efisien.

    Secara struktur, toilet jongkok lebih sederhana sehingga cenderung membutuhkan perawatan lebih minim. Namun karena lantai cenderung basah, kebersihan material lantai perlu diperhatikan agar tidak licin.

    Toilet Duduk

    Ilustrasi ToiletIlustrasi Toilet Duduk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Dilansir dari Teaching Nomad, toilet duduk dinilai lebih ramah untuk anak-anak, lansia, hingga ibu hamil karena tidak perlu tenaga ekstra untuk berjongkok. Tak heran, toilet duduk banyak digunakan di rumah modern, apartemen, dan hotel.

    Penggunaan toilet duduk menghadirkan tampilan lebih modern pada hunian. Dilansir dari Architectural Digest, tren kamar mandi saat ini menonjolkan desain minimalis dan compact yang kerap dipadukan dengan toilet duduk untuk kesan bersih dan rapi.

    Untuk toilet duduk, perhatian lebih dibutuhkan pada bagian dudukan dan engsel. Dilansir dari Martha Stewart, pembersihan rutin dengan cairan lembut dan lap microfiber disarankan demi menjaga ketahanan porselen dan kebersihan permukaan.

    Perlu diingat, penggunaan toilet jongkok atau duduk tergantung pada kebutuhan masing-masing penghuni rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Seberapa Sering Kamar Mandi Harus Dibersihkan? Ini Kata Pakar


    Jakarta

    Membersihkan kamar mandi perlu dilakukan agar tidak tumbuh jamur dan timbul bau. Apalagi, kamar mandi jadi salah satu tempat paling kotor di rumah jadi tak heran kalau ruangan itu harus rutin dibersihkan.

    Tentunya, kamar mandi yang bersih bisa membuat penghuni rumah maupun tamu yang memakainya merasa lebih nyaman. Tapi, seberapa sering sih kamar mandi harus dibersihkan?

    Dilansir dari The Spruce, co-owner dan president dari Sophia’s Cleaning Service, Carolina Kazimierski, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan kamar mandi harus dibersihkan setidaknya seminggu sekali. Pembersihan secara rutin akan mencegah penumpukan kotoran.


    “Saya merekomendasikan bersihkan kamar mandi secara cepat setiap minggu, lalu pembersihan mendalam setiap sebulan sekali,” ujarnya.

    Nah, ada juga beberapa bagian kamar mandi yang harus dibersihkan dalam jangka waktu tertentu. Dilansir dari Southern Living dan Martha Stewart, berikut ini informasinya.

    Membersihkan Cermin Kamar Mandi

    Young woman wiping windows at homeMembersihkan kaca. Foto: Getty Images/urbazon

    Menurut pakar kebersihan Sara San Angelo, cermin kamar mandi bisa dibersihkan sesuai kebutuhan. Kalau kamar mandi jarang dipakai, cermin jadi tidak kotor dan tidak perlu dibersihkan rutin.

    Kalau cermin di kamar mandi sudah kotor, penghuni bisa membersihkannya dengan campuran cuka dan air dengan perbandingan yang sama dan lap dengan lap.

    Membersihkan Toilet

    Shot of a young woman cleaning a bathroom toiletIlustrasi membersihkan toilet Foto: iStock

    Toilet merupakan salah satu bagian kamar mandi yang paling kotor. President dan co-founder AspenClean Alicia Sokolowski menyarankan untuk membersihkan toilet setidaknya seminggu sekali kalau sering digunakan.

    “Membersihkan secara rutin membantu menghilangkan kuman, menurunkan risiko penyakit dan penyebaran infeksi,” ujarnya, dikutip dari Martha Stewart.

    Membersihkan Area Shower

    Kalau di kamar mandi pakai shower, sebaiknya bersihkan seminggu sekali. Hal ini agar tidak ada sisa sabun yang menempel pada shower.

    “Sangat penting untuk menjaga kamar mandi tetap kering. Kerak sabun dan jamur tidak dapat menempel pada permukaan bak mandi atau shower jika tidak ada air yang bisa digunakan,” ujar pakar kebersihan dan founder Clean My Space Melissa Maker.

    Membersihkan Lantai Kamar Mandi

    Action of a human's hand is using floor brush to cleaning toilet marble tile floor. Close-up and selective focus at hand part.Ilustrasi membersihkan lantai kamar mandi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thank you for your assistant

    Untuk lantai kamar mandi sebaiknya dibersihkan secara rutin. Hal itu karena bagian lantai sering ada penumpukan bakteri, debu hingga sabun. Apalagi, kalau lantai kamar mandi jarang dibersihkan bisa jadi licin dan berbahaya bagi penggunanya.

    “Secara umum, disarankan untuk membersihkan lantai kamar mandi setidaknya seminggu sekali sebagai bagian dari rutinitas pembersihan rutin Anda untuk mencegah penumpukan kotoran, debu, rambut, dan cipratan dari perlengkapan mandi,” kata Sokolowski.

    Membersihkan Wastafel

    Kalau di kamar mandi ada wastafel, bersihkan setidaknya seminggu sekali. Hal itu supaya mencegah penumpukan sisa sabun, pasta gigi, maupun air yang bisa menjadi sarang bakteri.

    Itulah waktu yang tepat untuk membersihkan kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Masa Simpan Cat Berdasarkan Jenis dan Ciri-ciri Kedaluwarsa


    Jakarta

    Sisa cat dinding yang sudah dipakai masih bisa digunakan lagi lho. Tapi, harus diperhatikan dulu karena cat dinding memiliki ‘umur’ alias masa simpan yang aman untuk digunakan.

    Umur cat dinding ini tergantung dari beberapa hal, salah satunya cara penyimpanannya. Kalau disimpan sembarangan, masa simpannya bisa semakin pendek.

    Menurut superintendent dari ASAP Restoration, Brandon Walker, cat dinding bisa bertahan beberapa tahun jika belum dibuka dan disimpan dengan baik.


    “Jika kaleng-kaleng ini dibuka, atau disimpan di tempat yang tidak memiliki pengaturan suhu dan kelembaban, maka masa pakainya akan berkurang secara signifikan,” katanya, dikutip dari Martha Stewart, Selasa (4/11/2025).

    Berikut ini masa simpan cat berdasarkan jenisnya.

    Cat latex: 2-5 tahun
    Cat akrilik: 5-10 tahun
    Cat berbahan dasar minyak: 5 tahun hingga lebih dari 10 tahun
    Cat berbahan dasar air: 1-2 tahun

    Kualitas cat, warna, dan hasil akhir tidak memengaruhi masa simpan, tetapi jika perlu menyimpan cat di garasi atau gudang, cat berbahan dasar minyak mungkin lebih tahan lama daripada cat berbahan dasar air, termasuk cat akrilik dan lateks.

    “Jika cat disimpan di lingkungan yang suhunya berfluktuasi, seperti suhu beku dan mencair, cat berbahan dasar air lebih rentan mengalami degradasi dalam bentuk cair dibandingkan dengan cat berbahan dasar minyak,” kata senior project manager di Behr, Ed Edrosa.

    Walau demikian, setiap merek cat dinding memiliki panduannya tersendiri untuk masa simpan kaleng cat yang sudah dibuka maupun yang belum dibuka.

    Tanda Cat Sudah Kedaluwarsa

    Ada beberapa tanda cat yang sudah kedaluwarsa dan sebaiknya tidak dipakai lagi. Berikut ini informasinya masih dilansir dari Martha Stewart.

    Cat Menggumpal

    Menurut Edorsa, seharusnya cat yang sudah diaduk, konsistensinya halus dan tidak boleh ada gumpalan atau bertekstur.

    Bau Tak Sedap

    Cat yang sudah kedaluwarsa memiliki ciri-ciri bau tengik. Jadi kalau cat dinding di rumah sudah mengeluarkan bau, sebaiknya ganti dengan yang baru.

    “Cat yang sudah melewati masa simpannya dapat menimbulkan bau tengik, terkadang seperti telur busuk,” kata Edrosa.

    Perubahan Warna dan Hasil Akhir

    Cat yang disimpan terlalu lama juga dapat menunjukkan perubahan warna atau hasil akhir. Jika cat tampak berubah warna, menguning, atau kilapnya tidak merata setelah diaduk, itu pertanda cat telah rusak. Cat yang lebih lama ini kemungkinan besar tidak akan sama dengan warna atau hasil akhir aslinya saat diaplikasikan.

    Cara Menyimpan Cat Agar Awet

    Jaga Cat Tetap Bersih

    Untuk mencegah bakteri masuk ke dalam cat, selalu tuang ke dalam wadah sebelum mengecat, dan buang sisa cat alih-alih menuangkannya kembali ke dalam kaleng. Hal itu karena cat bisa terkontaminasi dan menyebabkan kerusakan dini.

    “Jangan celupkan kuas dan rol langsung ke dalam kaleng, dan jangan pernah meninggalkan kuas dan penutup rol di dalam kaleng atau wadah,” kata Edrosa.

    Penyimpanan yang Tepat

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, pastikan untuk menyimpan cat di lokasi yang sejuk dan kering. Tempatkan kaleng cat di tempat yang tidak terkena fluktuasi suhu ekstrem, seperti gudang yang tidak terisolasi.

    Penutup yang Kedap Udara

    Pastikan kaleng cat tertutup dengan baik. Segel kedap udara bisa mengurangi risi pertumbuhan jamur dan lumut. Untuk menciptakan penutup yang kedap udara, tutup kaleng, lalu balikkan sehingga cat cair mendorong penutup ke dalam dengan kuat.

    Itulah informasi mengenai masa simpan cat dan ciri-ciri cat kedaluwarsa.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cuma Modal Lemon dan Soda Kue, Noda di Wastafel Langsung Hilang Total!


    Jakarta

    Stainless steel sering dipilih sebagai material tempat cuci piring atau wastafel. Alasannya stainless steel lebih tahan lama daripada baja dan besi, mudah dibersihkan, dan tidak mudah berkarat.

    Meskipun mudah dibersihkan, wastafel stainless steel tidak menjamin bebas dari noda bekas sabun. Penampakan noda tersebut seperti bentuk tidak beraturan berwarna putih atau titik-titik putih. Noda ini tidak dapat dibersihkan hanya karena digosok dan disiram air, perlu ada bahan tambahan lainnya agar bisa kembali kinclong.

    Dilansir Martha Stewart, berikut cara ampuh membersihkan noda bekas sabun di tempat cuci piring berbahan stainless steel.


    1. Taburkan Baking Soda

    Pertama, bersihkan tempat cuci piring dari barang-barang agar seluruh permukaannya benar-benar bisa dibersihkan. Lalu, siram sekali seluruh permukaannya dengan air hangat.

    Taburkan soda kue ke beberapa titik di tempat cuci piring yang basah tersebut. Gosok perlahan permukaannya dengan sikat atau spons dan diamkan beberapa menit.

    2. Bilas dengan Air Hangat

    Bilas permukaannya hingga bersih dengan air hangat. Pakai kain mikrofiber atau spons untuk memastikan semuanya kering.

    3. Gosok dengan Lemon

    Untuk memberikan aroma yang segar pada permukaannya, coba pakai lemon yang sudah dibelah menjadi dua. Gosokkan lemon tersebut ke seluruh permukaan wastafel. Air lemon yang keluar mengandung asam yang dapatmembantu membersihkan noda di permukaan tersebut dan menambah aroma segar.

    4. Tuangkan Cuka ke Wastafel

    Tuangkan sedikit cuka putih ke kain mikrofiber atau spons. Gosok permukaan tempat cuci piring dengan lembut.

    “Cuka akan bereaksi dengan sisa soda kue dan membantu menghilangkan endapan mineral,” kata Alicia Sokolowski, presiden dan co-CEO AspenClean, seperti yang dikutip pada Rabu (5/11/2025).

    5. Bilas Hingga Kering

    Bilas sekali lagi dengan air hangat untuk menghilangkan sisa cuka tersebut. Jika masih ada noda atau bercak yang tersisa, bisa ulangi cara yang sama hingga noda benar-benar menghilang.

    Itulah tahapan membersihkan tempat cuci piring berbahan stainless steel agar kembali kinclong, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Beli Lagi, Begini Cara Tanam Jahe di Rumah


    Jakarta

    Menanam jahe tidak perlu memiliki lahan yang luas, tanaman herba ini bisa tumbuh subur bahkan di dalam ruangan. Jadi, nggak ada lagi alasan nggak punya jahe di rumah karena kelupaan beli, kan bisa ditanam sendiri di rumah.

    Kenapa kita harus punya persediaan jahe di rumah? Manfaat jahe sangat banyak, mulai dari sebagai obat herbal, bahan masakan, bisa menyerap bau tak sedap pada makanan, tubuh, dan ruangan, hingga memiliki sifat anti-bakteri dan jamur.

    Manfaatnya yang banyak dan bisa untuk segala macam kebutuhan, jahe perlu tersedia setiap minggu di dapur. Oleh karena itu, daripada membeli di pasar dengan harga mahal, lebih baik menanam sendiri di rumah.


    Dilansir dari Martha Stewart, Jahe dapat ditanam dari akar yang dorman (rimpang). Cara jahe tumbuh mirip dengan kentang yang tumbuh dari tunas. Berikut langkah-langkah menanam jahe di dalam rumah.

    1. Beli Jahe Sehat

    Untuk menggandakan jahe, tentu membutuhkan jahe dahulu. Bukan dari bibit kecil. Ukuran jahe yang dibutuhkan tidak boleh kecil. Satu potong jahe seberat 230 gram sudah cukup.

    “Jahe itu pasti organik karena beberapa jahe non-organik telah diradiasi atau disemprot dengan inhibitor pertumbuhan, yang dapat mencegah jahe bertunas,” kata Ian Jerolmack, pemilik dan pengelola Stonecipher Farm, dikutip dari Martha Stewart, Kamis (13/11/2025).

    2. Rendam Jahe

    Langkah kedua adalah rendam jahe di dalam air selama satu hari sebelum ditanam di tanah untuk mempercepat perkecambahan. Sebagai catatan, cara ini tidak menjamin pertumbuhan akan sehat atau subur.

    3. Tanam Jahe

    Masukkan jahe ke dalam wadah yang sudah diisi tanah. Tanam sekitar 5 cm di bawah permukaan tanah. Alasannya agar jahe tidak cepat mengering.

    4. Simpan Jahe di Tempat Hangat

    Ini bagian yang penting. Jahe dapat tumbuh cepat di tempat yang hangat, seperti di atas kulkas (yang menghasilkan panas) atau ruangan yang minim ventilasi.

    Hindari menanam jahe di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Kuncinya adalah jahe perlu berada di sekitar area yang panas bukan yang tersiram sinar matahari. Sebab, sinar matahari tidak terlalu penting sampai tanaman menumbuhkan daun.

    “Hal terpenting saat menanam jahe adalah menjaga suhu pada 21 derajat Celcius atau lebih hangat, bahkan hingga 32 derajat Celcius,” ujar Jerolmack.

    5. Waktu Penyiraman

    Setelah itu, siram jahe seminggu sekali, tetapi air yang digunakan jangan terlalu banyak. Air di sini hanya untuk membantu tunas tumbuh karena bagian tersebut harus lembap di dalam tanah.

    6. Pindahkan ke Pot Baru

    Waktu tunggu untuk tunas Jahe rimbun sekitar 6-8 minggu, tetapi proses ini terkadang memakan waktu berbulan-bulan (terutama jika suhu tidak cukup hangat). Setelah daun jahe tambah tinggi dan besar pindahkan ke pot permanen.

    Itulah langkah-langkah menanam jahe di dalam ruangan, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tanaman Bisa Mati Gegara Kutu Putih! Begini Cara Basminya


    Jakarta

    Pernahkah melihat noda atau serangga putih di tanaman? Kemungkinan besar itu adalah kutu putih, serangga perusak tanaman.

    Kutu putih suka meninggalkan residu putih pada tanaman. Hama ini biasanya muncul karena ada kadar nitrogen dan pertumbuhan lunak pada tanaman. Nah, kondisi itu bisa diakibatkan oleh pemberian pupuk yang terlalu banyak pada tanaman.

    Serangga putih tersebut juga tertarik dengan tanaman yang memiliki banyak sari buah karena itulah sumber makanan mereka. Contoh tanaman yang banyak sarinya seperti tanaman mangga dan jeruk.


    Penghuni rumah harus waspada kalau tanaman diserang kutu putih. Hama ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Lebih parahnya lagi, mereka bisa mematikan tanaman dengan cara mengisap sarinya.

    Sayang banget kalau tanaman kesayangan rusak karena kutu putih kan. Oleh karena itu, pemiliknya harus tahu cara membasminya.

    Jika tanaman sudah terlanjur diserang kutu putih, sebaiknya segera diatasi. Temukan cara membasmi kutu putih berikut ini.

    Cara Basmi Kutu Putih

    Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan kutu putih pada tanaman, dilansir dari Martha Stewart dan The Spruce.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Cara mudah untuk membasmi kutu putih adalah memotong bagian tanaman yang terserang. Langkah tersebut cocok buat serangan kutu putih yang tergolong berat. Dengan begitu, pemilik juga mencegah kutu putih menyebar ke bagian lain.

    2. Siram Air

    Jika serangan kutu putih masih terbilang ringan, siram saja tanaman dengan air. Pegang tanaman di bawah keran, dan alirkan air pada bagian yang terserang kutu.

    3. Semprot Larutan Minyak Nimba

    Selain itu, pemilik bisa pakai larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 teh sabun cuci piring dan larutkan ke dalam air 3,7 liter. Tempatkan cairan tersebut di dalam botol semprot.

    Selanjutnya, semprotkan cairan insektisida itu ke tanaman yang terinfeksi kutu putih. Lakukan langkah ini di pagi dan sore hari. Jika belum teratasi, coba ulangi penyemprotan selama 1-2 minggu.

    4. Sebarkan Serangga Predator

    Cara lain bisa dengan menyebarkan serangga predator, seperti Tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Mereka dapat membasmi kutu putih, tetapi prosesnya memakan waktu cukup lama.

    5. Semprot Cairan Anti Kutu Putih

    Pemilik juga bisa menyemprotkan cairan anti kutu putih selama beberapa hari. Cairan ini bisa dibuat dari bawang putih, bawang bombai, dan bubuk cabai.

    Blender bahan-bahan tersebut menjadi pasta lalu campurkan 1 liter air. Diamkan campuran tersebut selama satu jam, lalu saring dengan kain tipis. Tambahkan sabun cuci piring dan aduk hingga rata.

    Masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot. Setelah menyemprot, cairan ini bisa disimpan selama seminggu di kulkas.

    Itulah cara membasmi kutu putih di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com