Tag: masalah kelistrikan

  • Buruan Cek! Begini Cara Periksa Kebocoran Listrik di Rumah


    Jakarta

    Masalah kelistrikan di rumah tidak sesederhana kelihatannya. Ada beberapa masalah seputar listrik yang tidak diketahui jika dilihat dari fisiknya saja. Kamu perlu mengeceknya langsung dari meteran listrik. Salah satunya adalah kebocoran listrik.

    Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya hingga bisa menyengat manusia dan tidak akan mati meskipun meteran listrik atau kWh meter sudah dalam kondisi mati.

    SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan kebocoran listrik dapat berbahaya bagi penghuni rumah. Terutama pada aliran listrik yang bocor di dekat besi dan air karena listrik dapat dengan mudah menyambar ke sekitarnya.


    “Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti ditulis Jumat (1/11/2024).

    “(Aliran dekat air) Itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

    Cara Mengetahui Ada Kebocoran Listrik

    Untuk mengecek ada kebocoran atau tidak pada listrik, caranya cukup mudah. Kamu bisa mengeceknya di meteran listrik yang biasanya terpasang di depan rumah. Namun, ini hanya berlaku pada meteran listrik pra bayar yang memiliki tombol. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa mengikuti cara berikut.

    1. Matikan dan cabut semua kabel perangkat elektronik di rumah

    2. Matikan meteran listrik

    3. Tekan angka ’44’ lalu enter

    4. Lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0 (nol)’ yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, apabila ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda listrik di rumah bocor.

    “Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” jelasnya.

    Penyebab Kebocoran Listrik

    1. Kabel Listrik Sudah Tua

    Risiko kebocoran listrik bisa terjadi pada kabel listrik yang periode pemakaiannya sudah lama.

    “Dari kabel yang sudah usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik,” sebut Yudhi.

    2. Pemasangan Kabel yang Tidak Sesuai

    Meskipun bentuk kabel sama, ternyata setiap besaran arus listrik jenis kabel yang digunakan berbeda lho. Yudhi menuturkan penyambungan kabel yang sembarangan dan tidak sama besarannya dapat menyebabkan arus listrik bocor.

    “Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting,” tuturnya.

    3. Kabel Stop Kontak Berbeda Dipakai Bersambung

    Pemakaian kabel stop kontak yang disambung begitu banyak dapat menyebabkan kebocoran listrik. Jika didiamkan dari kabel tersebut bisa muncul percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Tahu Ada Kebocoran Listrik di Rumah dan Penyebabnya


    Jakarta

    Kebocoran listrik harus diketahui sejak awal karena apabila terlambat bisa menimbulkan sengatan listrik dan membahayakan keselamatan penghuni rumah.

    Ada pun, kebocoran listrik adalah kondisi arus listrik yang mengalir di luar jalur. Listrik yang mengalir di luar jalur ini tidak bisa dicegah meskipun token listrik telah dalam kondisi mati.

    Kebocoran listrik adalah kondisi saat arus listrik mengalir di luar jalur yang seharusnya hingga bisa menyengat manusia dan tidak akan mati meskipun meteran listrik atau kWh meter sudah dalam kondisi mati.


    SPV Teknik PLN ULP Sawangan Depok, Yudhi Maharsa Jaya mengungkapkan kondisi listrik dapat lebih berbahaya apabila lokasi yang bocor berada di dekat besi dan air karena listrik dapat dengan mudah menyambar ke sekitarnya.

    “Misalkan jalur kabel itu melewati besi. Nah itu mungkin ada sedikit sengatan, (meskipun) kebocorannya masih kecil, bisa tersetrum lah bahasa kasarnya,” kata Yudhi kepada detikProperti pada Jumat (1/11/2024) lalu.

    “(Aliran dekat air) itu ngaruh juga karena kalau setahu saya, saya pernah kejadian terkait instalasi yang bocor ke arah pemanas kamar mandi. Air itu kan pengantar yang bagus untuk listrik,” lanjutnya.

    Lantas, bagaimana cara mengetahui ada kebocoran listrik di rumah? Berikut penjelasannya.

    Cara Mengetahui Ada Kebocoran Listrik

    Kebocoran listrik di rumah bisa diketahui dengan mengecek meteran listrik atau token, terutama yang memakai meteran pra bayar. Selanjutnya lakukan hal ini:

    1. Matikan dan cabut semua kabel perangkat elektronik di rumah

    2. Matikan meteran listrik

    3. Tekan angka ’44’ lalu enter

    4. Lihat angka yang tertera pada meteran listrik. Apabila angka ‘0 (nol)’ yang muncul maka tidak ada kebocoran. Namun, apabila ada angka 1, 2, atau angka dengan koma, itu pertanda listrik di rumah bocor.

    “Harusnya kan itu menunjukkan angka 0. Tapi misalkan ada angka 1, 2, atau 1,3, nah itu kan ada kebocoran di sisi instalasi,” jelasnya.

    Penyebab Kebocoran Listrik

    Kebocoran listrik bisa disebabkan oleh beberapa hal, berikut di antaranya.

    1. Kabel yang Dipakai Tak Sesuai

    Kabel yang dipasang di rumah harus menyesuaikan dengan besaran listrik di rumah. Sebab, setiap besaran arus listrik memiliki jenis kabel berbeda. Apabila memakai kabel asal-asalan dan tak layak pakai, kebocoran listrik mudah terjadi

    “Dari sisi pemasangan mungkin ada sambungan atau kabel yang masih terbuka, tidak terisolasi dengan baik, itu juga bisa menyebabkan kebocoran atau korsleting,” tuturnya.

    2.Kabel Listrik Sudah Tua

    Usahakan memakai kabel baru dan yang memiliki kondisi yang baik. Banyak kejadian kebocoran listrik terjadi karena periode pemakaiannya sudah lama.

    “Dari kabel yang sudah usianya sudah lama. Kabel di instalasi kita, lampu, stop kontak, dan peralatan elektronik,” sebut Yudhi.

    3. Pemakaian Stop Kontak Bersambung

    Pemakaian kabel stop kontak yang disambung begitu banyak dapat menyebabkan kebocoran listrik. Jika didiamkan dari kabel tersebut bisa muncul percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Masalah Listrik yang Sering Terjadi di Rumah


    Jakarta

    Bukan cuma maling, masalah pada kelistrikan di rumah juga bisa menimbulkan bahaya baik dari harta dan keselamatan jiwa. Penting untuk mengetahui apa saja kemungkinan kecelakaan yang terjadi akibat masalah pada kelistrikan di rumah.

    Umumnya masalah kelistrikan di rumah yang sering terjadi adalah korsleting. Benar, itu salah satunya. Ada masalah-masalah lain yang mungkin tidak disadari dan tidak disangka akan menjadi ancaman bagi keselamatan.

    Spesialis keselamatan listrik sekaligus Dosen Kelistrikan di Politeknik Negeri Jakarta, A Damar Aji, menyebutkan beberapa masalah pada kelistrikan yang sering ditemukan di rumah, yaitu:


    1. Masalah pada Instalasi Kelistrikan yang Sudah Tua

    Instalasi listrik di rumah perlu rutin dicek dan dirawat. Apabila tidak, banyak bagian dari instalasi listrik di rumah yang akan rusak seperti kabel terkelupas atau kabel sobek. Hal ini dapat menyebabkan aliran listrik tidak stabil dan memicu korsleting listrik.

    2. Cara Penyambungan Kabel yang Tak Benar

    Cara pemasangan kabel pada instalasi listrik di rumah harus tertutup atau terisolasi dengan material yang tidak menghantarkan listrik. Kemudian, setiap kabel tidak ada yang tergencet apalagi tertumpuk. Semua dipasang dengan dengan rapi dan tertata.

    Pemasangan kabel yang menumpuk dan berantakan dapat menimbulkan panas. Hal ini dapat menyebabkan lapisan isolasi meleleh seiring waktu.

    Damar mengatakan pemakaian kabel dengan stop kontak lebih dari satu atau extension socket juga tidak dianjurkan. Misalnya dalam satu extension socket digunakan untuk kulkas, oven, dan penanak nasi, cara penggunaan kabel seperti ini dapat menyebabkan kebocoran arus.

    “Kebocoran arus itu akibat isolasinya gagal. Nah kita harus tahu isolasi itu seperti kita pakai sepatu nih karena tegangan dengan lantai itu ada beda potensial. Itu bisa lewat kita (kasih efek) kalau kita tanpa alas kaki. Jadi sebaiknya kalau di rumah, pakai alas kaki (sebagai isolator),” jelas Damar saat ditemui di Talkshow dan Peluncuran Alat Kerja Kelistrikan dari Bosch Power Tools, Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (17/9/2025).

    3. Korsleting Listrik

    Korsleting listrik umumnya disebabkan karena adanya kerusakan pada isolasi kabel, ada sambungan listrik yang longgar, dan terjadi lonjakan arus pendek.

    “Kalau yang cepat itu ada yang korslet. Korslet itu ada yang ketemu kabel dengan kabel. Itu bisa bikin kebakaran,” kata Damar.

    4. Listrik Turun

    Kejadian listrik tiba-tiba mati tetapi setelah MCB dinyalakan, listrik akan kembali seperti semula disebut dengan listrik turun atau jepret. Penyebabnya adalah isolasi kabel yang tidak baik atau sudah rusak dan kelebihan beban pemakaian. Listrik yang turun berulang kali dalam waktu yang berdekatan juga bisa menyebabkan korsleting listrik.

    Itulah masalah-masalah pada kelistrikan di rumah yang harus diwaspadai, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com