Tag: masalah listrik

  • Alat Token Listrik Bunyi? Begini Penyebab dan Cara Matikannya Menurut Orang PLN



    Jakarta

    Token listrik adalah istilah masyarakat buat menyebut layanan listrik prabayar. Saat menggunakan layanan ini, alat KWH meter sewaktu-waktu bisa mengeluarkan bunyi.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan KWH meter berfungsi untuk mengukur penggunaan listrik di rumah. Alat ini mengeluarkan bunyi untuk memberikan peringatan bagi pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) prabayar.

    “Sebenarnya token bunyi itu sebagai warning saja ke pelanggan,” ujar Nurmalita kepada detikProperti belum lama ini.


    Lantas, apa saja yang menyebabkan token listrik bunyi? Berikut ini penjelasannya.

    Penyebab Alat Token Listrik Bunyi

    Inilah beberapa kondisi yang membuat alat token listrik bunyi.

    1. Pulsa Listrik Mau Habis

    Biasanya alat token listrik berbunyi untuk menandakan pulsa listrik tinggal sedikit. KWH meter akan mengeluarkan bunyi ketika mencapai batas minimal KWH.

    “Berbunyi itu untuk warning-warning, salah satunya adalah terkait pulsa listrik yang mau habis,” ucapnya.

    Sistem peringatan tersebut sebenarnya untuk kenyamanan pelanggan. Dengan adanya peringatan, pelanggan tahu kapan harus mengisi pulsa sebelum listrik padam.

    Cara mematikan bunyi adalah dengan mengisi token listrik. Pelanggan juga dapat mematikan bunyi sementara untuk beberapa menit dengan memasukkan kode ‘812’.

    Selain itu, pelanggan bisa mengatur ulang kapan KWH meter bunyi dengan memasukkan kode ‘456’ beserta nominal batas KWH yang diinginkan. Misalnya kode ‘45610’ untuk mengatur alat berbunyi saat sisa pulsa 10 KWH.

    2. Masalah Listrik

    Selain pulsa mau habis, bunyi alat token listrik dapat menandakan masalah pada rangkaian listrik di rumah. Tak hanya berbunyi, ada tulisan ‘periksa’ yang tertera pada KWH meter.

    “Kalau ada bunyi tapi tulisannya ‘periksa’, itu segera laporkan aja ke PLN Mobile,” tuturnya.

    Pelanggan perlu melaporkan kalau KWH meter bunyi di PLN Mobile. Nanti petugas PLN akan segera datang dan memeriksa perangkat listrik di rumah.

    Masalah listrik bisa berupa pemasangan kabel yang tidak tepat, kebocoran listrik, bahkan KWH meter yang diotak-atik. Bunyi alat akan mati setelah ada penanganan dari petugas PLN.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Masalah Listrik yang Sering Terjadi di Rumah


    Jakarta

    Bukan cuma maling, masalah pada kelistrikan di rumah juga bisa menimbulkan bahaya baik dari harta dan keselamatan jiwa. Penting untuk mengetahui apa saja kemungkinan kecelakaan yang terjadi akibat masalah pada kelistrikan di rumah.

    Umumnya masalah kelistrikan di rumah yang sering terjadi adalah korsleting. Benar, itu salah satunya. Ada masalah-masalah lain yang mungkin tidak disadari dan tidak disangka akan menjadi ancaman bagi keselamatan.

    Spesialis keselamatan listrik sekaligus Dosen Kelistrikan di Politeknik Negeri Jakarta, A Damar Aji, menyebutkan beberapa masalah pada kelistrikan yang sering ditemukan di rumah, yaitu:


    1. Masalah pada Instalasi Kelistrikan yang Sudah Tua

    Instalasi listrik di rumah perlu rutin dicek dan dirawat. Apabila tidak, banyak bagian dari instalasi listrik di rumah yang akan rusak seperti kabel terkelupas atau kabel sobek. Hal ini dapat menyebabkan aliran listrik tidak stabil dan memicu korsleting listrik.

    2. Cara Penyambungan Kabel yang Tak Benar

    Cara pemasangan kabel pada instalasi listrik di rumah harus tertutup atau terisolasi dengan material yang tidak menghantarkan listrik. Kemudian, setiap kabel tidak ada yang tergencet apalagi tertumpuk. Semua dipasang dengan dengan rapi dan tertata.

    Pemasangan kabel yang menumpuk dan berantakan dapat menimbulkan panas. Hal ini dapat menyebabkan lapisan isolasi meleleh seiring waktu.

    Damar mengatakan pemakaian kabel dengan stop kontak lebih dari satu atau extension socket juga tidak dianjurkan. Misalnya dalam satu extension socket digunakan untuk kulkas, oven, dan penanak nasi, cara penggunaan kabel seperti ini dapat menyebabkan kebocoran arus.

    “Kebocoran arus itu akibat isolasinya gagal. Nah kita harus tahu isolasi itu seperti kita pakai sepatu nih karena tegangan dengan lantai itu ada beda potensial. Itu bisa lewat kita (kasih efek) kalau kita tanpa alas kaki. Jadi sebaiknya kalau di rumah, pakai alas kaki (sebagai isolator),” jelas Damar saat ditemui di Talkshow dan Peluncuran Alat Kerja Kelistrikan dari Bosch Power Tools, Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (17/9/2025).

    3. Korsleting Listrik

    Korsleting listrik umumnya disebabkan karena adanya kerusakan pada isolasi kabel, ada sambungan listrik yang longgar, dan terjadi lonjakan arus pendek.

    “Kalau yang cepat itu ada yang korslet. Korslet itu ada yang ketemu kabel dengan kabel. Itu bisa bikin kebakaran,” kata Damar.

    4. Listrik Turun

    Kejadian listrik tiba-tiba mati tetapi setelah MCB dinyalakan, listrik akan kembali seperti semula disebut dengan listrik turun atau jepret. Penyebabnya adalah isolasi kabel yang tidak baik atau sudah rusak dan kelebihan beban pemakaian. Listrik yang turun berulang kali dalam waktu yang berdekatan juga bisa menyebabkan korsleting listrik.

    Itulah masalah-masalah pada kelistrikan di rumah yang harus diwaspadai, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mesin Cuci Mati Mendadak Saat Dipakai? Cek 4 Penyebab Umumnya Ini!



    Jakarta

    Mesin cuci adalah salah satu peralatan rumah tangga yang paling penting untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. Namun, ada kalanya mesin cuci berhenti di tengah program tanpa alasan yang jelas, meninggalkan cucian masih basah.

    Dilansir dari situs Checkatrade, masalah ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor teknis yang perlu diperhatikan. Beberapa mesin cuci modern dilengkapi dengan sensor dan fitur pengaman untuk melindungi motor dan komponen internal. Fitur ini kadang membuat mesin otomatis berhenti saat mendeteksi ada masalah, misalnya pintu tidak tertutup rapat atau motor mengalami panas berlebih.

    Selain itu, kondisi listrik dan sensor air juga dapat mempengaruhi jalannya mesin. Jika ada gangguan pada pasokan listrik atau sensor tidak berfungsi dengan baik, mesin cuci bisa berhenti secara tiba-tiba. Mengetahui penyebabnya dapat membantu mengatasi masalah dan menjaga mesin tetap awet.


    Penyebab Mesin Cuci Berhenti di Tengah Program

    Masalah Listrik

    Sumber listrik yang tidak stabil atau tiba-tiba terputus dapat langsung menyebabkan mesin cuci berhenti bekerja di tengah program pencucian. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kabel yang longgar, stop kontak yang sudah aus atau rusak, hingga gangguan daya dari jaringan listrik rumah. Jika masalah ini dibiarkan, bukan hanya proses mencuci yang terganggu, tetapi juga dapat berisiko merusak komponen elektronik pada mesin cuci.

    Sensor Pintu Bermasalah

    Mesin cuci modern umumnya dilengkapi dengan saklar pengaman yang otomatis menghentikan proses mencuci saat pintu dibuka, sebagai langkah perlindungan bagi pengguna. Namun, jika sensor pintu mengalami aus, kotor, atau tidak terpasang dengan benar, sistem ini bisa mendeteksi kondisi pintu terbuka secara keliru, sehingga mesin cuci berhenti bekerja secara tiba-tiba meski pintu sebenarnya tertutup rapat. Kondisi ini seringkali menjadi penyebab umum gangguan yang membuat program mencuci terhenti mendadak.

    Motor Overheating

    Motor mesin cuci dilengkapi dengan sistem proteksi yang akan otomatis menghentikan operasinya saat mengalami panas berlebih. Fitur ini dirancang untuk mencegah kerusakan pada motor, terutama ketika mencuci beban berat atau terlalu banyak pakaian sekaligus. Dengan demikian, meskipun proses mencuci terhenti, mekanisme ini justru membantu memperpanjang umur mesin dan menjaga kinerjanya tetap optimal.

    Sensor Air Bermasalah

    Sensor air yang tidak mampu membaca volume air dengan akurat dapat menyebabkan mesin cuci berhenti di tengah program secara mendadak. Penyebab umumnya antara lain filter yang kotor sehingga aliran air terganggu atau kerusakan pada sensor itu sendiri. Gangguan seperti ini tidak hanya menghentikan proses mencuci, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas pencucian jika tidak segera diperbaiki.

    Solusi Agar Mesin Cuci Kembali Normal

    Periksa Listrik

    Pastikan mesin cuci terhubung ke stop kontak yang berfungsi dengan baik dan stabil untuk menghindari gangguan listrik saat mencuci. Hindari penggunaan kabel ekstensi yang panjang, karena dapat menurunkan tegangan listrik dan meningkatkan risiko mesin berhenti mendadak atau kerusakan pada komponen elektronik.

    Pastikan Pintu Tertutup Rapat

    Periksa kondisi pengunci pintu pintu mesin cuci secara rutin. Jika ditemukan kerusakan atau aus, segera ganti komponen tersebut agar mesin dapat beroperasi dengan normal dan menghindari berhentinya program mencuci secara tiba-tiba.

    Berikan Waktu untuk Pendinginan

    Jika motor mesin cuci terasa panas, beri waktu istirahat selama 30-60 menit sebelum melanjutkan proses pencucian. Langkah ini membantu mendinginkan motor, mencegah kerusakan akibat panas berlebih, dan memastikan mesin dapat beroperasi kembali dengan aman.

    Servis Sensor Air

    Bersihkan filter air secara rutin atau ganti sensor jika sudah tidak berfungsi dengan baik. Langkah ini penting agar mesin cuci dapat membaca volume air dengan akurat, mencegah berhentinya program pencucian, dan menjaga hasil cucian tetap optimal.

    Itulah penyebab mesin cuci mati secara tiba-tiba beserta solusinya. Semoga membantu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com