Tag: material

  • Kisaran Harga Besi Beton Ulir Terbaru 2025 Sesuai Ukuran


    Jakarta

    Besi beton ulir merupakan salah satu material yang penting dalam konstruksi bangunan. Sebelum membeli material ini, sebaiknya ketahui dulu harga terbarunya di toko bangunan.

    Dikutip dari e-Jurnal um.ac.id, besi beton punya fungsi untuk menarik serta menahan gaya tekan, sehingga bangunan dapat berdiri kokoh dan kuat. Maka dari itu, besi beton dimanfaatkan untuk rangka utama serta pondasi penyusun struktur bangunan.

    Sebagai informasi, besi beton terbagi ke dalam dua jenis, yakni besi beton polos dan besi beton ulir. Besi beton polos berfungsi untuk tulangan utama pada struktur beton bertulang, lalu permukaannya juga halus dan licin.


    Sedangkan besi beton ulir umumnya digunakan untuk tulangan sekunder pada struktur beton bertulang. Fungsi ulir pada besi beton ini dapat meningkatkan daya lekat antara besi dan beton sehingga lebih kokoh.

    Dalam artikel ini, detikProperti akan membahas kisaran harga besi beton ulir terbaru 2025. Harga bisa berbeda-beda tergantung dari ukuran ketebalan. Cek selengkapnya di bawah ini.

    Kisaran Harga Besi Beton Ulir Terbaru 2025

    Besi beton ulir memiliki ketebalan yang berbeda-beda, mulai dari 10-16 milimeter (mm), tapi ada juga yang 19 mm. Harga besi beton ulir juga beragam karena tergantung dari lokasi toko bangunan.

    Biasanya, toko bangunan punya aturan khusus dalam pembelian besi beton ulir, seperti minimal pembelian harus 50-100 buah. Selain itu, pastikan kamu membeli besi beton ulir yang sudah mengusung Standar Nasional Indonesia (SNI).

    Dari pantauan detikProperti di sejumlah e-commerce, Senin (30/6/2025), berikut kisaran harga besi beton ulir terbaru 2025 sesuai ukuran:

    • Besi beton ulir 10 mm full SNI: Rp 60.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI: Rp 71.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI TS 280: Rp 70.000/batang
    • Besi beton ulir 10 mm SNI TS 420: RP 72.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm standar SNI: Rp 90.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm full SNI: Rp 115.000/batang
    • Besi beton ulir 13 mm full SNI TS 420: Rp 118.000/batang
    • Besi beton ulir 16 mm SNI: Rp 139.500/batang
    • Besi beton ulir 16 mm SNI Krakatau Steel: Rp 196.500/batang
    • Besi beton ulir 19 mm SNI: Rp 265.000/batang
    • Besi beton ulir 22 mm SNI: Rp 358.000/batang.

    Sebagai catatan, harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari ketentuan pihak toko bangunan. Selain itu, besi beton ulir dengan merek ternama punya harga yang sedikit lebih mahal meskipun ukurannya sama.

    Besi beton ulir yang dijual umumnya memiliki panjang 12 meter sehingga yang berbeda hanya ukurannya saja. Pastikan kamu juga sudah berkonsultasi dengan kontraktor yang membangun rumah agar dapat membeli besi beton sesuai kebutuhan.

    Demikian kisaran harga terbaru besi beton ulir 2025 sesuai ukuran. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biang Kerok Kanopi Baja Ringan Mudah Berkarat dan Solusinya



    Jakarta

    Salah satu material kanopi yang banyak dipakai adalah baja ringan. Biasanya baja ringan dipakai sebagai kerangka karena strukturnya yang kokoh, tahan terhadap perubahan cuaca, pembuatannya yang mudah, dan bobotnya yang ringan.

    Namun, baja ringan juga memiliki kekurangan, material ini mudah berkarat terutama pada bagian simpul pertemuan antar baja dan bagian bawah. Ternyata alasannya tidak melulu karena faktor luar seperti cuaca, suhu, dan air, melainkan bisa disebabkan kesalahan pada pemasangannya.

    Kontraktor Albert Lim menjelaskan karat atau korosi pada baja ringan kebanyakan justru disebabkan karena cairan semen yang mengenai baja ringan. Campuran semen dengan air untuk menyangga baja ringan menimbulkan reaksi kimia yang merusak lapisan Aluminum Zinc (AZ). Lapisan ini sangat penting bagi baja ringan, yakni untuk melindungi korosi.


    “Penggunaan baja ringan kebanyakan salah pakainya ketanam sama beton aja. Itu kalau ketanam sama beton sudah tinggal tunggu umur aja sebenarnya. Mungkin akan bertahan beberapa waktu tapi lama-lama korosi, makin habis (baja ringannya),” kata Albert kepada detikcom, Minggu (7/4/2024) lalu.

    Banyak orang memakai semen untuk membantu kerangka kanopi baja ringan tetap berdiri karena menyamakan material tersebut sebagai pengganti besi. Padahal kedua material tersebut memiliki sifat yang berbeda.

    “Waktu dibikin kanopi, orang-orang itu lupa kalau baja ringannya dianggap seperti penggantinya besi atau penggantinya semen, sehingga waktu ditanam (ke dalam beton) selalu bagian bawah itu mengalami korosi,” jelasnya.

    Oleh karena itu, banyak kerangka kanopi baja ringan yang rapuh dan keropos akibat karat di bagian bawah atau di bagian simpul.

    Kerangka baja ringan yang sudah keropos bisa diperbaiki dengan ditambal. Namun, tampilannya tentu berbeda. Solusi yang paling tepat adalah mengganti satu tiang tersebut dengan yang baru dan mengganti bahan penyangga kerangka tersebut.

    Albert menyarankan untuk membuat kolom beton yang agak naik sebelum menanam kanopi baja ringan. Kolom beton yang sudah kering tidak akan bereaksi pada permukaan baja ringan.

    “Jadi baja ringannya nggak dicampur sama semennya. Kering dulu semennya baru di-baja ringan-in. Itu baru benar atau ya pakai material lain,” pungkasnya.

    Albert mengingatkan jangan sekali-sekali menyepelekan baja ringan yang berkarat. Apabila terus didiamkan, akan sangat berisiko ambruk dan menimpa barang atau membahayakan penghuni rumah yang berada di bawahnya.

    “Kalau orangnya lupa ganti (pilar kanopi), kebiasaan kan kita take it for granted, bikin penggunaan sudah, ditinggal-tinggalin terus lupa di-maintain. Nah, baja ringan kayak gini itu kalau sudah berkarat dibiarin terus-terusan ya bahaya buat yang ninggalin,” terang Albert.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Kerangka Kanopi Baja Ringan dan Besi Hollow Beserta Harganya


    Jakarta

    Saat ingin memasang kanopi, banyak sekali komponen yang harus disiapkan, salah satunya adalah jenis kerangka kanopi. Biasanya atap kanopi dengan kerangka bisa dipesan bersamaan, tetapi pembeli tetap memiliki hak untuk memilih jenisnya.

    Jenis kerangka kanopi yang banyak dipakai dan dikenal cukup tahan lama adalah baja ringan dan besi hollow. Bagi orang awam dua jenis kerangka ini terlihat mirip dari segi wujudnya, padahal keduanya berbeda.

    Perbedaan Kanopi Baja Ringan dan Besi Hollow

    1. Kanopi Baja Ringan

    Kanopi baja ringan merupakan material kerangka kanopi yang memiliki bobot ringan dan tipis. Namun, baja ringan tidak rapuh, justru material ini banyak dipakai karena daya tahannya. Warna baja ringan adalah abu-abu metalik, abu-abu gelap, hingga berwarna. Baja ringan mudah untuk disambung dengan cara dilas sehingga mudah untuk dibentuk. Untuk dipotong pun tidak susah. Baja ringan juga disebut kuat berdiri di daerah bencana seperti yang sering gempa bumi.


    Model kanopi baja ringan cukup beragam, dengan pilihan rangka single atau double dan pilihan penutup atap mulai dari atap go-green, genteng metal hingga atap spandex dan UPVC. Kelebihan dari baja ringan adalah harganya yang ekonomis.

    Jenis baja ringan sendiri cukup banyak, biasanya yang dipakai untuk membuat kanopi adalah jenis baja ringan Truss dan Reng yang memang memiliki daya tahan yang baik terhadap beban berat. Berikut kisaran harga baja ringan Truss dan Reng dilihat detikcom dari e-commerce, Senin (30/6/2025).

    • Baja Ringan Truss

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,45 mm: Rp 65.000

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,50 mm: Rp 70.000

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,55 mm: Rp 75.000

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,60 mm: Rp 80.000

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,65 mm: Rp 85.000

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,70 mm: Rp 92.000

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,75 mm: Rp 95.500

      Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 1 mm: Rp 120.000

    • Baja Ringan Reng

      Reng baja ringan per batang (6 m) tebal 0,40 mm: Rp 28.000

      Reng baja ringan per batang (6 m) tebal 0,45 mm: Rp 35.000

    2. Kanopi Besi Hollow

    Kanopi besi hollow adalah jenis kerangka kanopi yang juga terbuat dari baja ringan yang sering disebut dengan pipa hollow. Jenis besi hollow yang banyak dipakai untuk kanopi adalah hollow givalum. Perbedaan antara besi hollow dengan baja ringan terletak pada rongga-rongga di tengah-tengah permukaannya.

    Kelebihan dari besi hollow mirip dengan baja ringan biasa yakni memiliki daya tahan yang kuat, meskipun tidak sekuat baja ringan. Kemudian, bobotnya juga ringan, tetapi besi hollow lebih tebal. Bentuk besi hollow juga mirip dengan baja ringan pada umumnya yakni berwarna abu-abu metalik, ada pula yang berwarna lebih gelap, dan berwarna.

    Berikut kisaran harga besi hollow dilihat detikcom dari e-commerce.

    Hollow baja ringan per batang (400 cm) tebal 0,30 mm, mulai dari Rp 19.000

    Hollow baja ringan per batang (400 m) tebal 0,35 mm, mulai dari Rp 27.500

    Hollow baja ringan per batang (400 cm) tebal 0,40 m, mulai dari Rp 36.000

    Harga baja ringan dan besi hollow di atas akan berubah tergantung penjual, ketebalan, ukuran, dan merek produk.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Pasir Beton per Meter Kubik Terbaru 2025


    Jakarta

    Pasir merupakan salah satu bahan material yang digunakan dalam membangun rumah. Pasir untuk konstruksi bangunan terdiri dari berbagai macam jenis, salah satunya adalah pasir beton.

    Pasir beton atau disebut juga pasir cor memiliki karakteristik warna kehitaman, tekstur sedikit kasar, serta bersifat tidak mudah menggumpal. Sesuai namanya, jenis pasir bangunan ini digunakan jadi campuran bahan beton, kolom balok, dan pelat lantai.

    Karakteristik pasirnya dinilai sangat pas digunakan untuk membuat bangunan lebih kokoh dan tahan lama, sehingga kualitas pasir beton dapat dikatakan sangat baik dan sering digunakan dalam konstruksi.


    Jika ingin menggunakan pasir beton untuk konstruksi rumah, sebaiknya cari tahu dulu kisaran harganya di toko bangunan. Untuk lebih jelasnya, simak dalam artikel ini.

    Kisaran Harga Pasir Beton Terbaru 2025

    Sebagai informasi, harga pasir beton dapat berbeda-beda tergantung dari lokasi penjualan. Umumnya, pasir beton dijual dalam hitungan per meter kubik (m3).

    Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Selasa (1/7/2025), banyak juga toko bangunan yang menjual pasir beton dalam satuan dump truk. Untuk satu dump tuck dapat memuat sekitar 6-6,5 m3 kubik pasir beton.

    Soal harga, tidak ada perbedaan yang begitu signifikan antara sejumlah toko bangunan. Meski begitu, harga pasir beton bisa berbeda-beda tergantung lokasi pengiriman juga, misalnya harga di Jakarta Selatan bisa berbeda dengan di Tangerang.

    Berikut kisaran harga pasir beton per m3 yang telah dirangkum dari berbagai toko bangunan:

    • Pasir beton grade A wilayah Bekasi-Cikarang: Rp 320.000/m3
    • Pasir beton grade A wilayah Jakarta: Rp 380.000/m3
    • Pasir beton grade A wilayah Bogor: Rp 300.000/m3.

    Jika detikers berminat membeli pasir beton dalam satuan dump truk, berikut kisaran harganya sesuai wilayah:

    • Pasir beton grade A wilayah Tangerang: Rp 1.830.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Jakarta Barat dan Selatan: Rp 2.030.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Jakarta Pusat, Timur, dan Utara: Rp 2.080.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Depok: Rp 2.080.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Bekasi: Rp 2.230.000/dump truk
    • Pasir beton grade A wilayah Kabupaten Bekasi: Rp 2.630.000/dump truk.

    Sebagai catatan, harga di atas bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tergantung dari kebijakan toko bangunan. Selain itu, harga yang tertera di atas merupakan estimasi, sehingga bisa saja terjadi perbedaan di sejumlah wilayah.

    Itu dia kisaran harga pasir beton terbaru per m3 dan per dump truk di 2025. Sebelum membelinya, pastikan detikers sudah berkonsultasi dengan kontraktor agar bisa membeli pasir sesuai kebutuhan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bangun Rumah Minimalis 2 Lantai Tipe 60, Kamu Tertarik?


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang kini memilih membangun rumah minimalis dua lantai. Salah satu alasannya karena hunian ini dinilai cocok untuk mereka yang sudah berkeluarga.

    Selain itu, rumah minimalis juga sedang tren di masyarakat karena terlihat sederhana, tapi tetap nyaman dan estetis. Dengan mengusung konsep minimalis, maka material yang dipilih juga bukan kelas atas sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya mahal.

    Kalau kamu tertarik untuk membangun rumah minimalis dua lantai, sebaiknya ketahui dulu estimasi biayanya. Dengan begitu, kamu dapat membangun hunian sesuai keinginan serta mencegah over budget dari yang telah diperhitungkan.


    Ingin tahu berapa estimasi biaya untuk membangun rumah minimalis dua lantai? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Minimalis 2 Lantai Tipe 60

    Membangun rumah minimalis dua lantai bisa menjadi pilihan terbaik bagi yang sudah berkeluarga. Dengan begitu, kamu masih memiliki ruang yang cukup untuk membuat tiga kamar tidur dan dua kamar mandi.

    Wildan selaku tim konstruksi Rebwild Construction mengatakan, biaya bangun rumah minimalis standar dua lantai sekitar Rp 4,8 juta hingga Rp 5 juta per m2. Namun, harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi pembangunan.

    “Kalau untuk bangun rumah 2 lantai itu sekarang Rp 5 jutaan, paling mentok Rp 4,8 juta per m2, itu yang paling murah,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

    Dengan banderol Rp 4,8 juta per m2 sudah termasuk seluruh bahan material yang digunakan, mulai dari pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat. Biaya tersebut juga sudah termasuk upah tukang borongan.

    Meski begitu, Wildan mengatakan harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari keinginan pemilik rumah. Misalnya, penggunaan bata ringan diganti menjadi bata merah untuk dinding.

    Selain itu, material yang digunakan adalah tipe standar. Apabila kamu ingin menggunakan material terbaik, maka biayanya bisa lebih bertambah.

    “Kalau materialnya sudah include semua, cuma nggak bisa pilih modelnya gitu. Jadi kayak plafon rumah sudah model flat, enggak yang drop ceiling, enggak yang pakai PVC. Keramiknya juga standar bukan yang asli punya jadi pakai yang KW 1,” ujarnya.

    Selain pemilihan material, Wildan mengatakan harga membangun rumah minimalis dua lantai juga bisa berbeda-beda tergantung tipenya. Membangun rumah dua lantai tipe 36 tentu biayanya berbeda dengan tipe 60.

    Tak hanya mempersiapkan biaya membangun rumah, penting juga untuk menyisihkan dana darurat. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizki mengimbau agar menyediakan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

    Sebagai contoh, kamu akan membangun rumah minimalis dua lantai tipe 60 dengan kisaran Rp 5 juta per m2. Maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

    • Biaya konstruksi: 120 m2 x Rp 5.000.000 per m2 = Rp 600.000.000
    • Biaya instalasi listrik: Rp 1.000.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 90.000.000.

    Kini, detikers tinggal hitung seluruh biaya konstruksi + biaya instalasi listrik + biaya tak terduga: Rp 600.000.000 + Rp 1.000.000 + Rp 90.000.000 = Rp 691.000.000.

    Jadi, detikers perlu menyiapkan dana sekitar Rp 691 juta untuk membangun rumah minimalis dua lantai tipe 60. Jika kamu ingin mengusung konsep hunian modern atau Japandi style, kemungkinan dana yang dibutuhkan jadi lebih besar.

    Perlu diingat juga, biaya perhitungan di atas merupakan estimasi. Jika kamu memilih material dengan kualitas terbaik, maka biayanya bisa membengkak.

    Demikian estimasi biaya bangun rumah minimalis dua lantai tipe 60. Apakah kamu tertarik?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pintu Kayu Seret Sampai Gesek Lantai, Begini Cara Perbaikinya



    Jakarta

    Pintu berbahan dasar kayu sering digunakan di rumah-rumah. Bahan kayu memang terkenal bagus sebagai pintu rumah.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan banyak orang memakai material kayu, terutama jenis merbau, jati, dan ulin. Ketiga jenis kayu ini memiliki ketahanan yang baik, sehingga cocok untuk pintu utama rumah.

    “Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Meski terkenal kuat, bahan ini tetap memiliki kekurangan. Salah satunya pintu kayu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Hal seperti itu tentu membuat repot penghuni rumah.

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Bahan kayu menjadi memuai dan membuat pergerakan kayu tidak mulus, bahkan menggesek lantai.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves, Justin Brown, dikutip dari Better Homes and Gardens, Selasa (1/7/2025).

    Ia pun menyebutkan beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, seperti kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, ketiga jenis kayu ini tergolong cukup mahal.

    Bagaimana cara mengatasi pintu kayu seret? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

    Inilah cara memperbaiki pintu kayu yang susah dibuka dan ditutup.

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Faktor pertama yang bisa menyebabkan pintu seret adalah bagian kusen pintu sudah kotor. Coba periksa kalau ada kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu. Bersihkan kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret dapat disebabkan oleh sejumlah sekrup yang longgar. Pemilik rumah bisa mengatasinya cukup dengan mengencangkan engsel pintu.

    Apabila sekrup berputar namun tidak kencang, sebaiknya ganti sekrup dengan ukuran yang lebih besar. Selain itu, pemilik juga bisa mengatur posisi pelatnya agar membantu mengatasi pintu yang seret.

    3. Pangkas Bagian Bawah Pintu

    Jika pintu masih seret setelah mengencangkan engsel, kemungkinan pintu kayu memuai akibat kelembapan. Pemilik rumah dapat memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut. Lalu, amplas bagian pintu yang baru diserut agar tampak rapi.

    Itulah informasi seputar pintu seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana 2 Lantai Tipe 36


    Jakarta

    Membangun rumah dua lantai jadi salah satu opsi yang banyak dipilih masyarakat untuk tempat tinggal. Sebab, rumah ini memiliki ruang yang cukup besar sehingga tidak terasa sumpek.

    Namun, keterbatasan lahan di sejumlah kota membuat sebagian orang memilih membangun rumah sederhana dua lantai, salah satunya tipe 36. Tipe ini dinilai sudah cukup sebagai tempat tinggal bagi keluarga kecil yang tinggal di perkotaan.

    Jika detikers tertarik membangun rumah dua lantai tipe 36, sebaiknya ketahui dulu estimasi biayanya. Langkah ini dilakukan agar dapat membangun hunian sesuai dana serta mencegah terjadinya over budget.


    Ingin tahu berapa estimasi biaya bangun rumah sederhana dua lantai tipe 36? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana 2 Lantai Tipe 36

    Sebelum membangun rumah dua lantai tipe 36, pastikan detikers sudah menghitung biayanya terlebih dahulu. Saat membangun rumah biaya yang dikenakan adalah per meter persegi (m2).

    Wildan selaku tim konstruksi Rebwild Construction mengatakan, membangun rumah dua lantai dapat menelan dana sekitar Rp 4,8 juta hingga Rp 5 juta per m2. Namun, harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi pembangunan.

    Dengan biaya tersebut sudah termasuk seluruh material konstruksi dalam membangun rumah, mulai dari pasir, semen, genteng, bata ringan (hebel), hingga cat. Biaya tersebut juga sudah termasuk upah tukang borongan.

    Akan tetapi, harga tersebut masih bisa lebih murah tergantung dari keinginan pemilik rumah. Misalnya, penggunaan keramik lantai asli diganti menjadi kualitas KW 1 agar lebih terjangkau.

    “Kalau misalkan atapnya pakai yang genteng keramik tuh lebih mahal lagi, karena dia per pieces-nya sudah Rp 12 ribu, beda dengan atap spandek karena lembaran,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

    Selain itu, biaya tersebut hanya untuk membangun rumah dan pemasangan material standar. Untuk instalasi listrik, membuat taman, pagar rumah, atau pemasangan kanopi maka dikenakan biaya tambahan lagi. Besar kecilnya anggaran yang dibutuhkan juga tergantung dari material serta luasnya.

    Di sisi lain, kamu juga perlu mempersiapkan dana darurat sekitar 10-15% dari total biaya bangun rumah. Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Konstruksindo Utama Panggah Nuzhulrizki mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya lebih saat membangun rumah.

    Sebagai contoh, kamu akan membangun rumah sederhana dua lantai tipe 36 dengan kisaran Rp 4,8 juta per m2. Maka estimasi biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

    • Biaya konstruksi: 72 m2 x Rp 4.800.000 per m2 = Rp 345.600.000.
    • Biaya instalasi listrik: Rp 1.000.000
    • Biaya tak terduga 15%: Rp 51.840.000

    Setelah itu, kamu perlu menjumlahkan biaya konstruksi + biaya instalasi listrik + biaya tak terduga 15% = Rp 398.440.000.

    Dengan begitu, kamu perlu menyiapkan dana sekitar Rp 398 jutaan untuk membangun hunian sederhana dua lantai tipe 36. Untuk menekan biaya, maka kamu bisa memilih material sederhana tapi punya kualitas yang baik.

    Kembali diingatkan, rincian biaya di atas hanya merupakan estimasi saja. Apabila kamu mengusung konsep hunian modern atau skandinavia, maka anggaran yang dibutuhkan bisa lebih banyak.

    Demikian estimasi biaya bangun rumah sederhana dua lantai tipe 36. Tertarik untuk membangunnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Hanya Biaya, Bangun Rumah Juga Perlu Siapkan 4 Hal Ini



    Jakarta

    Membangun rumah adalah salah satu keputusan yang besar. Tak hanya soal mempersiapkan biayanya, tapi ada dua hal lain yang kerap luput dari banyak orang.

    Seperti kita tahu, membangun rumah membutuhkan dana yang besar, meski tergantung juga dari pemilihan material dan tipe rumahnya. Belum lagi jika detikers menginginkan konsep rumah tertentu, seperti minimalis, modern, atau skandinavia.

    Meski sudah memiliki anggaran yang besar, tapi ternyata hal tersebut masih belum cukup bagi kamu untuk membangun sebuah rumah. Kenapa?


    Menurut Wildan selaku tim konstruktor dari Rebwild Construction, membangun tempat tinggal tidak hanya menghitung biaya yang keluar. Ada empat hal lain yang menurutnya tak kalah penting, yakni soal mentalitas, komunikasi, mengetahui material, dan memiliki konsep yang kuat.

    “Yang paling penting mesti punya konsep. Karena kalau enggak punya konsep, sudah pasti bakal ke mana-mana (konsep rumahnya). Nanti mau minta ini, mau minta itu, tapi akhirnya jadi nggak ketemu,” kata Wildan saat dihubungi detikcom, Senin (30/6/2025).

    Soal mentalitas, banyak orang yang membangun rumah tetapi memutuskan untuk berhenti di tengah jalan. Hal ini karena orang tersebut selalu berpikir dari sisi negatif (negative thinking), sehingga proses pembangunan rumah jadi terhambat dan akhirnya mangkrak.

    Menurut Wildan, komunikasi antara suami dan istri dalam membangun sebuah rumah juga tak kalah penting. Sebab, rumah ini akan dihuni oleh mereka bersama anak-anaknya, sehingga perlu menyatukan dua pemikiran menjadi satu agar tidak mementingkan kepentingan sendiri atau muncul kekhawatiran satu sama lain.

    Apabila salah satu dari mereka tidak ada yang mengalah, maka bisa saja rumah tersebut gagal dibangun. Bahkan, hunian yang seharusnya menjadi tempat tinggal mereka bisa mangkrak bertahun-tahun hanya karena tidak terjalin komunikasi yang baik.

    Satu lagi hal yang wajib dimiliki seseorang saat akan membangun rumah, yakni mengetahui material dan struktur bangunannya. Meski pada akhirnya rumah dibangun oleh tukang, tapi bukan berarti kamu tidak mengetahui jenis material yang digunakan.

    “Yang mesti diketahui adalah knowledge dari sifat struktur itu sendiri. Kalau misalkan benar-benar ingin membangun rumah yang paling gampang mengetahui dari strukturnya, karena itu investasi untuk masa depan,” ujar Wildan.

    Sebagai contoh, Wildan menyebut jika tahap pengecoran membutuhkan waktu tunggu yang tidak sebentar, yakni sekitar satu bulan. Hanya saja, karena tukang borongan harus menyelesaikan pekerjaan dengan cepat ditambah pemilik rumah yang sudah tidak sabar, maka biasanya diakali dengan obat cor agar beton lebih cepat keras.

    Pemahaman soal material yang digunakan untuk membangun rumah juga tak kalah penting sehingga tak asal beli. Misalnya, kamu memilih memasang granit untuk lantai agar terlihat bagus dan mewah daripada keramik biasa.

    “Terus kita juga mesti tahu tentang material, jadi bisa tahu material apa nih yang digunakan untuk rumah yang kita tempati nanti,” pungkasnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Kayu buat Pintu Rumah, Mana yang Paling Kuat?


    Jakarta

    Kayu menjadi bahan andalan masyarakat Indonesia untuk pintu rumah. Tampilan kayu yang alami menjadikannya masih sering digunakan di Indonesia.

    “Kayu sebenarnya sudah merupakan pintu yang ideal karena nggak semudah itu jebol pintu kayu,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikProperti, Selasa (1/7/2025).

    Denny mengatakan kayu mudah untuk dibentuk dan diukir sesuai dengan keinginan si pemilik rumah. Namun, kayu cenderung rentan terhadap cuaca ekstrem, sehingga bisa mengalami proses muai-susut dan pelapukan. Belum lagi, kayu punya rayap, sehingga penting melakukan proses pengolesan anti rayap buat pintu.


    Ia pun mengingatkan kalau pemilik rumah perlu memperhatikan jenis kayu yang digunakan. Sebab, beberapa pintu kayu lebih cocok dipasang indoor atau outdoor.

    “Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” katanya.

    Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

    Lantas, apa saja jenis kayu yang cocok menjadi pintu rumah? Berikut ini ulasannya.

    Jenis-jenis Kayu buat Pintu

    Inilah deretan kayu yang cocok dibikin pintu menurut Kontraktor Wildan.

    1. Kayu Mahoni

    Wildan mengatakan pintu rumah bisa terbuat dari mahoni. Bahan ini tahan terhadap pelapukan serta cukup stabil menahan kelembapan.

    2. Kayu Oak

    Kayu oak termasuk bahan yang kuat, sehingga bisa jadi pilihan yang bagus untuk pintu. Tak hanya itu, kayu ini bersifat kedap air.

    3. Jati

    Wildan menyebut jati memiliki warna coklat keemasan yang kaya, anggun, dan memberi kesan hangat untuk ruangan. Jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding pohon lainnya.

    “Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucap Wildan.

    4. Kayu Kenari

    Selanjutnya, pemilik juga bisa mempertimbangkan kayu kenari sebagai pintu. Kayu tersebut tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

    5. Kayu Kamper

    Lalu, ada kayu kamper yang aromanya seperti kapur barus. Kayu ini dikenal memiliki daya tahan yang kuat.

    “(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus dan dikenal dengan daya tahannya dari serangan rayap alias anti rayap,” tuturnya.

    6. Kayu Merbau

    Kayu merbau juga dikenal sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Bahan ini bisa menjadi pilihan buat pintu rumah.

    7. Kayu Pinus

    Terakhir, ada kayu pinus sebagai pintu. Bahan ini termasuk paling murah dibandingkan material lainnya. Untungnya, jenis kayu ini tidak mudah menyusut atau mengembang.

    Itulah informasi seputar bahan kayu untuk pintu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisaran Harga Pasir Bangka per 1 Truk Terbaru 2025


    Jakarta

    Pasir merupakan salah satu bahan material yang digunakan dalam membangun rumah. Pasir untuk konstruksi bangunan terdiri dari berbagai macam jenis, salah satunya adalah pasir bangka.

    Sesuai namanya, pasir ini berasal dari Kepulauan Bangka Belitung. Pasir bangka memiliki tekstur halus dan lembut serta disebut punya kualitas yang sangat baik sehingga ideal digunakan dalam konstruksi.

    Warna pasir bangka cukup beragam karena tergantung dari tempat galian serta kondisi cuaca saat penggalian pasir. Ada pasir yang berwarna putih bersih, cokelat, cokelat keputihan, dan kuning kecokelatan. Namun, lebih banyak ditemukan pasir bangka berwarna putih.


    Dalam konstruksi, pasir bangka kerap digunakan untuk pembuatan beton, plester, cor, dan lain sebagainya. Apabila kamu ingin membeli pasir jenis ini sebaiknya ketahui dulu kisaran harganya di toko bangunan.

    Untuk lebih lengkapnya, cek kisaran harga pasir bangka terbaru per 1 truk dalam artikel ini.

    Kisaran Harga Pasir Bangka per 1 Truk

    Ada banyak toko bangunan yang menjual pasir bangka. Sejumlah toko bahkan menyediakan pasir ini dalam berbagai warna, yakni putih, krem, dan kuning kecokelatan.

    Secara umum, pasir bangka dijual dalam hitungan per truk. Dalam satu truk dapat mengangkut sekitar 6,5-7 meter kubik (m3) pasir bangka.

    Untuk harga pasir bangka dapat berbeda-beda tergantung kualitas, ada yang menjual kualitas premium hingga super. Selain itu, perbedaan harga juga tergantung dari wilayah penjualan.

    Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Rabu (2/7/2025), berikut kisaran harga pasir bangka per 1 truk di 2025:

    • Pasir bangka super wilayah Jakarta-Tangerang: Rp 2.850.000/truk
    • Pasir bangka super wilayah Depok-Bekasi: Rp 2.950.000/truk
    • Pasir bangka super wilayah Cibitung-Bogor: Rp 3.000.000/truk.
    • Pasir bangka premium putih: Rp 1.930.000/truk
    • Pasir bangka grade A cokelat: Rp 1.845.000/truk
    • Pasir bangka super krem: Rp 1.900.000/truk
    • Pasir bangka super kuning kecokelatan: Rp 2.675.000/truk.

    Sebagai catatan, harga di atas bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tergantung dari kebijakan toko bangunan. Selain itu, harga yang tertera masih berupa estimasi, sehingga bisa terjadi perbedaan di sejumlah wilayah.

    Itu dia kisaran harga pasir bangka terbaru per 1 truk di 2025. Sebelum membelinya, pastikan detikers sudah berkonsultasi dengan kontraktor agar bisa membeli pasir sesuai kebutuhan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com