Tag: material

  • Perkiraan Biaya Bangun Kolam Renang Ukuran 3×5 Meter Kedalaman 2 Meter


    Jakarta

    Adanya kolam renang di rumah bisa menambah nilai properti serta berguna bagi pemiliknya yang memiliki hobi berenang. Tak heran, banyak orang yang membangun kolam renang di rumah.

    Jika ingin membangun kolam renang di rumah, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan salah satunya terkait biaya. Sebab, biaya yang digunakan untuk membangun kolam renang tidaklah sedikit.

    Kira-kira, berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat kolam renang di rumah?


    Misalnya, kamu ingin membangun kolam renang ukuran 3×5 meter dengan kedalaman 2 meter, begini simulasi perhitungannya.

    Biaya Material

    Semen: Rp 57.000 per sak. Jumlah kebutuhan 50 sak. Total biaya : Rp 2.850.000

    Biaya konstruksi lainnya (besi, kerikil untuk campuran beton, dsb): Rp 5.000.000

    Pasir: 1 truk, total biaya sekitar Rp 2.200.000. Sebagai informasi, harga pasir di setiap kota berbeda, tergantung jenis dan wilayahnya.

    Untuk keramik, misalnya menggunakan keramik mozaik. Dalam satu dus ada keramik mozaik ukuran 30 x 30 dengan total satu meter persegi, harganya sekitar Rp 199.000.

    Nah, untuk menghitung kebutuhan keramik kolam renang ukuran 3×5 dengan kedalaman 2 meter yaitu:

    Panjang x tinggi x 2 = 5 x 2 x 2 = 20 m2

    Lebar x tinggi x 2 = 3 x 2 x 2 = 12 m2

    Panjang x lebar = 5 x 3 = 15 m2

    Totalnya: 47 m2

    Untuk membeli keramik untuk kebutuhan 47 m2 dibutuhkan sebanyak 47 dus. Maka: Rp 199.000 x 47 = Rp 9.353.000

    Pipa air 1 set: Rp 10.000.000

    Pompa air: 20.000.000

    Tangga kolam renang: Rp 1.500.000 per buah.

    Total biaya material: Rp 40.853.000

    Biaya Tukang

    Untuk membuat kolam renang pribadi berukuran 3 x 5 x 2 meter membutuhkan sekitar 4 tukang dengan waktu pengerjaan paling lama 3 bulan atau 120 hari. Anggap saja biaya 1 tukang sekitar Rp 200.000 per orangnya. Berikut ini biaya pembuatan kolam renang dari segi upah tukang:

    4 x 120 x Rp 200.000 = Rp 96.000.000

    Biaya Pengisian Air Kolam

    Volume kolam renang berbentuk persegi panjang tersebut adalah 3 x 5 x 2 meter = 30 m3. Volume air yang dibutuhkan untuk mengisi kolam per m3 yaitu 1.000 liter.

    Sehingga, hitungannya menjadi:

    30 x 1.000 liter: 30.000 liter

    Bila membeli air sendiri lewat perusahaan air tangki, harganya rata-rata sekitar Rp 800.000 per 8.000 liter. Karena volume air kolam renang 30.000 liter, maka dibutuhkan 4 truk tangki. Jadi biayanya Rp 800 ribu x 4 = Rp 3.200.000.

    Sehingga total perkiraan biaya pembuatan kolam renang ukuran 3 x 5 x 2 meter adalah:

    Rp 40.853.000 + Rp 96.000.000 + Rp 3.200.000 = Rp 140.053.000.

    Perlu dicatat bahwa biaya tersebut adalah perkiraan. Biaya material, tukang hingga air bisa berbeda-beda di setiap lokasi. Biaya juga belum termasuk perawatan kolam renang.

    Itulah perkiraan biaya bangun kolam renang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bosan Sama Ruangan di Rumah? Cobain 6 Ide Dekorasi Modern Ini



    Jakarta

    Memadukan dekorasi modern ke dalam rumah, memiliki banyak cara untuk mengaplikasikannya agar terlihat indah. Palet warna netral, material alami, jendela yang terbuka lebar, dan dekorasi minimalis, dapat memberikan tampilan yang menarik.

    Sebelum memulai dekorasi, kamu harus memahami ornamen-ornamen untuk memberikan ruangan bernuansa yang benar-benar segar.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, Selasa (12/11/2024), berikut beberapa ide dekorasi modern untuk mendapatkan ruangan yang segar.


    Dekorasi Dinding Modern

    Dinding putih bersih memiliki daya tarik modern, tetapi dapat terasa kaku jika tidak ditata dengan tepat. Menambahkan koleksi keranjang anyaman menciptakan kesan menarik di atas bufet bergaya vintage dengan daya tarik abad pertengahan.

    Dekorasi Modern Sederhana

    Kamar tidur modern yang cantik ini mengusung tema terang dan lapang. Jendela yang terbuka lebar, palet warna yang bersih, dan karya seni abstrak yang digantung tepat di atas kepala tempat tidur menciptakan suasana yang modern.

    Menambahkan dan untuk menghangatkan ruangan, karpet bertekstur dan semburat warna di tempat tidur akan menjadi pilihan yang tepat.

    Desain Modern dengan Warna Kontras

    Dekorasi modern bisa menjadi contoh yang kontras. Ubin coklat dengan berbagai corak membentang dari meja dapur hingga ke langit-langit, sementara perlengkapan yang dipasang di dinding memberikan daya tarik gaya ekstra.

    Lantai kayu terang dan dinding berpanel putih membuat seluruh ruangan tampak cerah dan lapang, yang memberikan keseimbangan sempurna.

    Dekorasi Modern Eklektik

    Kamu dapat membuat ruangan yang lebih kecil dengan semua furniture modern. Gunakan palet warna kontemporer yang digunakan di seluruh rumah atau yang dapat dengan mudah beralih dari ruang modern ke ruang yang terhubung untuk mempertahankan kesan menarik.

    Palet Warna Modern Terinspirasi Alam

    Warna netral sangat penting untuk memberikan kesan modern di ruangan kamu, tetapi memilih palet yang tetap terasa hangat dan menarik akan membuat ruangan lebih menarik.

    Pilih warna yang terinspirasi alam untuk mencapai tujuan kamu. Detail seperti kayu pirang, meja dapur dengan air terjun, dan lampu gantung hitam yang mencolok adalah pilihan terbaik untuk dapur.

    Detail Kayu Alami

    Membawa detail dekorasi modern ke dalam ruangan dapat memberikan sentuhan hangat dan alami, namun tetap terasa modern. Rak kayu dan meja kopi tanpa noda memberikan elemen hangat namun tidak mencolok di ruang tamu yang didominasi warna putih.

    Itulah dia beberapa ide dekorasi modern untuk inspirasi rumah kamu, Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Biang Kerok Fasad Rumah Bisa Kusam dan Rusak!


    Jakarta

    Fasad adalah bagian terluar rumah atau wajah dari bangunan yang terlihat dari luar. Tentu, bagian ini harus terlihat bagus dan terawat.

    Namun, bagian ini juga rentan rusak, kusam, atau bahkan berjamur. Risiko-risiko seperti itu mungkin saja terjadi mengingat fasad sering terpapar sinar matahari, lembap karena air hujan, dan lain sebagainya. Ternyata, selain hal-hal itu, ada hal lain yang bisa menyebabkan fasad rumah cepat rusak, kusam, dan berjamur. Melansir dari Building Transformation, berikut di antaranya.

    1. Susunan Fondasi Yang Rusak

    Celah pada fondasi dapat menjadi akses air masuk ke dalam susunan fondasi rumah. Perlu diingat, dalam fondasi rumah, tidak hanya terdiri dari batu, ada pula besi yang rentan terkena air karena dapat menyebabkan korosi. Apabila ada celah di antara fondasi, air dapat mudah masuk ke bagian dalam. Air tersebut juga bisa menyebabkan bocor atau rembesan. Seiring waktu akan muncul jamur dan bekas jalan air yang dapat merusak tampilan fasad rumah.


    2. Batu yang Dicat

    Batu bata yang dicat bisa menyebabkan material ini tidak dapat bernapas dan mencegah keluarnya air di dinding. Alhasil karena terlalu sering terjadi pengendapan air, jamur dengan mudah tumbuh sehingga lapisan cat akan berubah warna dan jadi lebih kusam. Selain itu, bentuk fasad juga bisa berubah karena pengeroposan pada batu bata.

    3. Talang Air Rusak

    Biasanya pada bagian fasad akan dilengkapi dengan talang air sehingga jalan keluarnya air lebih rapi. Apabila fasad tidak memiliki talang air atau jalur tersebut rusak, air akan jatuh ke bawah tanpa arah. Bahkan bisa saja, air justru menggenang di atas fasad rumah. Lembap dapat menyebabkan pertumbuhan jamur, air yang mengalir pada fasad rumah secara terus menerus juga akan meninggalkan bekas sehingga tampilan rumah jadi kusam dan bernoda.

    4. Tidak Dilapisi Cat Anti Bocor

    Biasanya untuk bagian outdoor, cat yang digunakan berbeda dan ditambah pelindung yakni lapisan anti bocor. Cat ini dapat mencegah kemungkinan rusak dan menyebabkan masalah serius pada fasad, pondasi, bahkan struktur bangunan. Tanpa ada lapisan cat anti bocor, warna dari fasad akan cepat berubah dan berubah jadi kusam.

    5. Meletakkan Tanaman Rambat di Fasad

    Bagi kamu yang meletakkan tumbuhan rambat di rumah, perlu berhati-hati karena akar yang menempel dapat merusak cat dinding. Selain itu, air yang mengenai cat saat menyiram juga dapat menodai fasad. Lebih baik tambahkan media rambatan di depan dinding fasad rumah agar lebih aman.

    6. Asap dan Polusi

    Rumah yang berada di dekat jalan raya atau lokasi proyek lebih mudah kotor karena debu atau kotoran kecil yang melayang dan menempel di fasad rumah. Kondisi fasad yang kusam karena asap, debu, atau polisi bisa saja dibersihkan hanya dengan air, tetapi jika terdapat noda yang cukup tebal, memerlukan pelindung anti air.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Material Talang Air Awet Tahan Lama, Kokoh hingga Puluhan Tahun


    Jakarta

    Talang air termasuk bagian vital pada sebuah hunian. Fungsinya untuk mengalirkan air hujan dari atap ke tanah melalui pipa pembuangan. Dengan begitu, air tidak akan menggenang maupun membuat atap rusak.

    Saat akan memasang talang air, penting untuk mempertimbangkan material yang digunakan. Tujuannya agar talang tidak mudah jebol dan tahan lama. Lantas, seperti apa material yang awet untuk talang air?

    Material Talang Air yang Tahan Lama

    Dilansir This Old House, berikut deretan bahan talang air yang masa pakainya awet bertahun-tahun:


    1. Aluminium

    Aluminum roof gutterTalang air aluminium Foto: Getty Images/Luis Diaz Devesa

    Aluminium jadi material yang banyak digunakan untuk talang air. Bahannya ringan, harganya terjangkau, dan cenderung mudah dipasang. Materialnya juga tahan terhadap berbagai cuaca dan iklim.

    Aluminium tahan korosi dan dapat bertahan hingga 20 tahun. Material satu ini kuat menahan benturan cukup keras tanpa menimbulkan pecah atau retak. Namun, aluminium rentan penyok dan bengkok terutama jika terkena benda atau peralatan berat.

    2. Baja

    Talang air baja galvanisTalang air baja galvanis Foto: Getty Images/michael1959

    Baja termasuk material talang air yang paling kokoh. Terdapat dua bahan baja yang kerap dipakai: galvanis dan tahan karat (stainless).

    Baja galvanis berlapis seng di permukaannya sehingga meningkatkan daya tahannya terhadap cuaca dan mencegah karat. Masa pakainya hingga 20 tahun, pemasangannya lebih mudah, dan harganya tidak terlalu mahal.

    Namun jika lapisan sengnya terkikis, baja akan mulai berkarat. Apalagi jika rumah di wilayah dekat laut, air asin yang menguap di udara mampu merusak lapisan baja lebih cepat.

    Sementara baja stainless mengandung paduan 10-30% kromium, sehingga lebih tahan karat. Jenis baja ini dapat bertahan hingga 25 tahun. Ketahanannya akan cuaca lebih baik, tetapi biayanya cenderung mahal dan lebih sulit dipasang.

    3. Tembaga

    Tembaga juga banyak dipilih untuk talang air dan atap. Materialnya tahan cuaca dan korosi serta bisa awet sampai 50 tahun jika dirawat dengan baik. Tembaga memiliki sifat algisida dan fungisida alami sehingga mencegah pertumbuhan jamur dan lumut pada talang.

    Talang dari tembaga memiliki nilai estetika tinggi. Saat pemasangan biasanya akan dipoles dengan pelapis untuk mempertahankan kilau metaliknya. Dengan begitu mampu menambah kesan megah pada rumah.

    Sayangnya, tembaga termasuk material talang paling mahal. Bahannya tidak sekuat baja dan memerlukan pemeliharaan rutin khusus.

    4. Seng

    Talang Air SengTalang air seng Foto: Getty Images/OceanProd

    Talang air dapat dibuat dari seng. Bahannya tahan korosi dan dapat bertahan lama. Patina seng membuat permukaan luarnya terlindungi dari pelapukan.

    Namun lapisan seng rentan rusak akibat udara pantai. Pemasangan seng juga tidak boleh dibarengi dengan atap kayu karena limpasan asamnya bisa merusak atap.

    5. Kayu

    Mengutip Leafguard Gutters, kayu juga bisa dipakai untuk material talang air tapi penggunaannya cukup jarang. Materialnya cukup awet namun harganya mahal karena umumnya terbuat dari kayu cedar tua.

    Nah, itu tadi sederet material talang air yang tahan lama. Talang air logam cenderung lebih awet dibanding terbuat dari plastik yang biasanya rentan rusak.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Warna Cat Pagar yang Sebaiknya Dihindari!



    Jakarta

    Pagar merupakan salah satu bagian rumah yang terlihat dari luar. Untuk itu, pagar harus terselihat cantik dan menarik. Memilih warna yang menarik adalah suatu keharusan, faktanya halaman depan adalah pemandangan pertama saat ke rumah.

    Pagar yang cantik dan menarik dapat memperindah halaman rumah kamu. Namun, harus diketahui tidak semua warna cocok untuk pagar halaman rumah.

    Melansir Livingetc, berikut beberapa warna pagar halaman rumah yang sebaiknya dihindari agar tetap terlihat menarik dan cantik.


    Warna Hitam

    Jika material pagar yang digunakan adalah pagar logam, hitam menjadi warna yang populer. Namun, untuk pagar kayu menggunakan warna hitam dapat membuat pembatas yang berlebihan dan menyesakkan terutama jika memiliki halaman belakang yang kecil.

    Warna hitam dapat menyerap panas yang dapat membuat ruang luar terasa lebih panas di musim panas. Sebaiknya gunakan warna abu-abu yang sedikit lebih lembut, yang menjadi latar belakang yang bagus di antara hijaunya dedaunan taman.

    “Jika kamu ingin mendapatkan tampilan hutan atau ingin memamerkan tanaman kamu, warna yang lebih gelap seperti abu-abu antrasit yang sedang tren dapat memberikan ilusi kedalaman dan membuat tanaman serta bunga kamu menonjol,” kata Michael Rolland, pakar cat di The Paint Shed.

    Warna Hijau Tua

    Warna hijau tua tampak menjadi pilihan yang alami karena menyatu dengan lingkungan sekitar, sehingga mencegah pagar kamu terlihat tidak serasi. Namun, pagar taman yang menyatu dengan lingkungan sekitarnya menjadi pilihan yang praktis maupun estetis.

    “Meskipun penting untuk mempertimbangkan estetika dan gaya keseluruhan yang ingin kamu capai, sebaiknya hindari warna yang terlalu menyatu dengan elemen di sekitarnya,” jelas Tash Bradley, direktur desain interior di Lick.

    Untuk alternatif yang terlihat jelas, hijau sage adalah pilihan yang aman. Warna yang menenangkan membantu menciptakan ruang luar yang ramah saat digunakan sebagai pagar. Hal ini sekaligus membuat taman tampak lebih besar.

    Warna Merah Muda

    Warna merah muda cerah cocok untuk interior rumah, tetapi jika menggunakannya dalam ruangan yang luas warna ini bisa terlihat terlalu mencolok. Sebagai warna pagar, warna ini bisa menciptakan tampilan yang tidak wajar dan mencolok.

    “Warna ini tidak akan menyatu dengan baik dengan lingkungan luar dan bisa membuat taman kamu terasa kurang tentram dan damai. Selain itu, warna cerah ini bisa menarik serangga yang mengganggu,” jelas Tash.

    Kamu bisa memilih warna krem atau kelabu kecoklatan yang lembut. Warna yang lebih hangat, namun bersahaja adalah salah satu pilihan terbaik untuk ruang luar.

    Pagar yang dicat dengan salah satu warna ini akan memaksimalkan warna hangat yang menerangi taman.

    Warna Ungu Berpigmen

    Warna ungu berpigmen memiliki alasan yang jauh lebih praktis daripada alasan estetika. Hal ini karena mengecat pagar dengan warna ungu dapat menandakan kepemilikan pribadi.

    Ungu tua juga bisa menjadi warna yang mencolok dan tidak alami jika digunakan di luar ruangan. Disarankan untuk menggunakan biru tua yang merupakan warna yang lebih disukai.

    Namun, jika pagar terlalu tinggi, sebaiknya hindari warna biru langit atau biru kehijauan yang terang karena dapat menyatu terlalu sempurna dengan langit di hari cerah dan membuat pagar terlihat kusam.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Lumutan? Begini Cara Membersihkannya



    Jakarta

    Alga atau yang sering disebut lumut, dapat menjadi masalah yang mengganggu bagi atap rumah kamu. Tidak hanya merusak estetika, lumut juga berpotensi menyebabkan kerusakan struktural. Kehadiran lumut dapat mengakibatkan penumpukan air dan mempercepat proses degradasi material atap.

    Pahami artikel ini yang akan menjelaskan metode efektif untuk membersihkan alga dari atap kamu serta memberikan tips pencegahan agar atap tetap bersih dan terlindungi dari pertumbuhan yang tidak diinginkan. Dengan langkah-langkah yang tepat, kamu dapat menjaga keindahan dan daya tahan atap kamu dalam jangka panjang.

    Apa itu Alga?

    Melansir This Old House, Sabtu (30/11/2024), alga merupakan kumpulan organisme kecil yang memproduksi makanan dengan memanfaatkan sinar matahari. Di atap, alga biasanya terlihat sebagai noda dan garis-garis yang mirip dengan jamur.


    Meskipun alga dapat tumbuh di berbagai iklim, mereka paling sering ditemukan di daerah yang memiliki musim panas hangat dan lembap. Walaupun alga mungkin terlihat seperti masalah kosmetik, keberadaannya dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di atap, yang dapat merusak sirap dan struktur di bawahnya.

    Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengakibatkan kebocoran dan menurunkan efisiensi energi rumah kamu.

    Cara DIY untuk Menghilangkannya

    Jika kamu merasa percaya diri untuk melakukan proyek do-it-yourself atau DIY, ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan alga dari atap. Setiap metode ini sebaiknya dilakukan pada hari yang tenang dan mendung.

    Produk Pembersih Atap Komersial

    Terdapat berbagai produk komersial yang dirancang khusus untuk membersihkan atap. Produk-produk ini biasanya mengandung algaesida dan dapat lebih efektif dibandingkan dengan solusi buatan sendiri dalam mengatasi pertumbuhan alga yang sulit dihilangkan.

    Pastikan untuk membaca label dengan teliti dan mengikuti petunjuk dari produsen agar tidak merusak sirap dan lingkungan sekitarnya. Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan kami tentang biaya pembersihan atap.

    Cuka dan Air

    Cuka tidak sekuat pemutih, namun jika kamu menghadapi masalah alga ringan di atap, cuka dapat menjadi pilihan yang baik dan relatif ramah lingkungan. Caranya adalah campur cuka putih dengan air dalam proporsi yang sama, semprotkan pada area yang terinfeksi, diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas dengan air.

    Air dan Pemutih

    Campuran air dan pemutih dengan perbandingan 50-50 dapat secara efektif membunuh alga. Semprotkan larutan ini pada area yang terinfeksi, biarkan selama 15-20 menit, kemudian bilas hingga bersih dengan air.

    Meskipun metode ini sangat efektif, perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, pastikan untuk menggunakan perlengkapan keselamatan dan melindungi tanaman di sekitarnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencegah dan Mengatasi Atap Logam yang Berkarat


    Jakarta

    Atap logam menawarkan daya tahan dan estetika yang menarik. Namun tanpa perawatan yang tepat, atap logam rentan terhadap karat dan korosi. Karat tidak hanya mengurangi umur atap, tetapi juga dapat menyebabkan kebocoran dan kerusakan struktural yang lebih serius.

    Simak panduan ini yang akan membahas langkah-langkah efektif untuk mencegah atap logam berkarat, mulai dari pemilihan bahan yang tepat hingga teknik perawatan rutin. Dengan informasi ini, kamu dapat menjaga atap logam tetap dalam kondisi prima dan melindungi rumah.

    Cara Mencegah dan Mengatasi Atap Logam Berkarat

    Melansir RPS Metal Roofing, pada (30/11/2024), langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah memeriksa atap kamu untuk mencari tanda-tanda karat. Mulailah dengan mencuci atap logam untuk menghilangkan kotoran atau debu.


    Perhatikan apakah ada ring atau sekrup yang berkarat dan segera gantilah. Kamu bisa menggunakan sikat kawat untuk menghapus noda karat yang terlihat. Jika terdapat panel yang berkarat, mungkin sudah saatnya untuk meminta bantuan profesional agar dapat memeriksa dan menggantinya. Jika karat dibiarkan menyebar, hal ini dapat menyebabkan kerusakan total pada seluruh atap dan penampilannya.

    Lakukan Pengecatan

    Mengaplikasikan lapisan cat baru dapat memberikan perlindungan tambahan pada atap logam kamu dari korosi. Kamu juga mungkin ingin mempertimbangkan untuk menggunakan lapisan primer yang mengandung setidaknya 80% seng, karena seng efektif dalam mencegah timbulnya karat.

    Pastikan untuk membersihkan atap secara menyeluruh sebelum menerapkan cat atau primer agar tidak ada kotoran yang terperangkap dalam hasil pengecatan. Sebagai aturan umum, sebaiknya cat atap setiap tiga tahun sekali untuk menjaga perlindungannya seiring waktu.

    Gunakan Panel Logam Berkualitas

    Saat memasang atap, penting untuk memastikan bahwa kamu menggunakan panel logam yang berkualitas tinggi. Sebaiknya, panel tersebut mengandung sejumlah seng yang dapat membantu mencegah karat pada atap logam. Seng berfungsi melindungi tepi yang terpotong, jadi pastikan panel yang kamu pilih mengandung elemen ini.

    Gunakan Beberapa Jenis Pelapis

    Salah satu metode yang terbukti efektif untuk mencegah karat pada atap logam adalah dengan menggunakan pelapis elastomer, silikon, atau akrilik, masing-masing memiliki keunggulannya sendiri.

    Misalnya, pelapis elastomer tersedia dalam berbagai warna, sehingga dapat menjadi pilihan menarik. Pelapis ini juga berfungsi untuk mencegah masuknya udara dan kelembapan ke dalam atap.

    Dengan adanya lapisan pelindung, korosi dan penyebaran karat pada atap dapat dihentikan, membentuk penghalang yang membantu mencegah kerusakan lebih lanjut. Kamu selalu dapat berkonsultasi dengan profesional untuk menentukan jenis pelapis yang paling sesuai untuk atap logam. Pastikan juga untuk membersihkan atap dengan baik sebelum menerapkan pelapis apapun.

    Atap Galvanis

    Salah satu langkah penting yang harus dilakukan untuk perawatan atap logam adalah melakukan galvanisasi. Untuk melakukannya, kamu perlu merawat atap dengan seng cair, yang memberikan lapisan perlindungan tambahan agar atap terhindar dari karat atau korosi.

    Mengaplikasikan lapisan pelindung ini memiliki banyak keuntungan, alasan utama untuk melakukan ini adalah untuk mencegah karat pada atap logam kamu. Namun, ada manfaat lain, seperti meningkatkan kekuatan dan daya tahan atap.

    Jika kamu sudah melihat tanda-tanda karat, galvanisasi dapat menghentikan penyebarannya. Sebaiknya aplikasikan material tersebut langsung pada area yang berkarat untuk menghentikan penyebaran karat di atap logam kamu.

    Galvanisasi dengan seng juga akan memperpanjang umur atap, menjadikannya lebih tahan terhadap berbagai kondisi cuaca seperti pada musim hujan dan panas ekstrem.

    Pemeliharaan dan Perawatan Rutin

    Jika kamu ingin mencegah karat pada atap logam, penting untuk berinvestasi dalam perawatan rutin. Salah satu keuntungan dari atap logam adalah bahwa mereka tidak memerlukan perhatian dan perawatan sebanyak beberapa alternatif lainnya.

    Namun, tetap penting untuk melakukan perawatan tahunan. Pertimbangkan untuk meminta tukang atap setempat memeriksa dan menunjukkan area yang mungkin berkarat kepada kamu.

    Dengan cara ini, kamu dapat segera menangani masalah tersebut dan mencegah karat menyebar ke bagian lain dari atap. Menemukan titik-titik karat lebih awal dapat menghindarkan kamu dari masalah dan biaya yang lebih besar di kemudian hari. Jangan lupa juga untuk mengecat atap yang seharusnya menjadi bagian dari perawatan rutin atap logam.

    Kamu perlu melapisi atap dengan pelindung. Setelah itu, kamu dapat melanjutkan dengan perawatan rutin, dan pastikan untuk menjauhkan cabang pohon dari atap logam, karena ini akan membantu mencegah goresan.

    Jika atap tergores, logam akan terpapar udara, yang memungkinkan terjadinya penumpukan air yang dapat menyebabkan karat dengan cepat. Elemen lain seperti tanah, serpihan, dan daun juga dapat menahan air di sekitar logam.

    Oleh karena itu, pastikan untuk menghilangkan semua benda ini saat membersihkan atap sebagai bagian dari perawatan rutin. Memeriksa atap juga memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi area lain yang mungkin mulai berkarat sehingga kamu dapat segera mengambil tindakan.

    Jika Atap Sudah Berkarat

    Hilangkan Semua Karat

    Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menghilangkan karat sebanyak mungkin, bertindaklah segera, karena karat dapat dengan cepat menyebar ke area lain di atap. Jika kamu membiarkannya, kerusakan yang lebih parah mungkin akan terjadi.

    Perbaiki bagian-bagian yang karatnya dapat ditangani dengan cepat untuk menghentikan proses korosi. Sebaiknya, hubungi perusahaan atap setempat yang dapat datang untuk mengevaluasi kerusakan dan merawat area yang berkarat.

    Gunakan Lapisan Pelindung

    Jika atap kamu berkarat, penting untuk mengaplikasikan lapisan pelindung. Ini akan membantu mencegah masalah karat yang lebih lanjut dengan memberikan penghalang yang lebih efektif antara atap dan lingkungan serta elemen cuaca.

    Sebelum memilih pelapis, periksa berbagai opsi yang tersedia, karena beberapa pelapis menawarkan daya tahan dan ketahanan yang lebih baik dibandingkan yang lain.

    Itulah cara mencegah atap logam berkarat. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 3 Bahan Ini Saat Bersihkan Noda di Kayu, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kayu adalah salah satu material yang pasti ditemukan di rumah. Mulai dari fondasi, perabotan, hingga hiasan di rumah, pasti ada yang terbuat dari kayu. Hal ini dikarenakan tampilannya yang indah dan masa pakainya yang lama.

    Namun, perawatan kayu berbeda dengan material lain. Kamu perlu berhati-hati jika menggunakan bahan pembersih tambahan. Sebab, kayu rawan keropos dan lembap.

    Melansir dari The Spruce, terdapat beberapa bahan yang sebaiknya dihindari saat akan membersihkan kayu, berikut di antaranya.


    1. Minyak Zaitun

    Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan MenyimanMinyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan Menyiman Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Mungkin jarang di antara kalian mendengar minyak zaitun bisa digunakan sebagai bahan pembersih. Padahal minyak satu ini banyak manfaatnya. Minyak satu ini bisa untuk membersihkan peralatan masak hingga noda menempel.

    Kamu harus ingat, minyak zaitun tidak bisa untuk membersihkan permukaan kayu. Minyak ini merupakan minyak non-kering yang akan tetap basah di lemari sehingga akan menarik debu dan membuat kayu cepat rusak.

    Sebagai gantinya kamu bisa memakai minyak jeruk, kenari, dan biji rami yang disebut lebih aman untuk membersihkan kayu. Saat minyak mengering, mereka membentuk lapisan pelindung yang keras pada kayu.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue merupakan bahan yang terkenal dapat membersihkan noda yang cukup jitu. Namun, untuk material kayu, justru akan menimbulkan goresan kecil dan warna kusam pada lapisannya. Lama-lama dapat mengikis lapisan kayu kemudian menjadi keropos dan rusak.

    3. Cuka

    white vinegar on wood table topwhite vinegar on wood table top Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Meskipun cuka adalah bahan alami yang ampuh membersihkan noda, jangan lupa bahwa cuka bersifat asam. Jika dipakai tanpa diencerkan atau dicampur dengan air, cuka dapat merusak lapisan kayu jika bersentuhan.

    Cara Efektif Membersihkan Noda pada Kayu

    Jika kamu ingin menggunakan bahan-bahan alami, kamu bisa menggunakan air panas dan sabun cuci piring.

    Caranya dengan mencampurkan satu atau dua tetes sabun cuci piring ke dalam ember berisi air panas. Gunakan sabut gosok nilon untuk menghilangkan noda. Bilas dan keringkan lemari setelah selesai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sofa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Tampilan Menarik



    Jakarta

    Dengan mengetahui bahan sofa terbaik tidak hanya akan mempengaruhi sofa, tetapi juga seberapa lama sofa tersebut akan bertahan. Bahan sofa mengacu pada pelapis sofa, menentukan bahan sofa adalah langkah untuk menemukan sofa terbaik.

    Hal ini pastinya akan membantu mempersempit pilihan dan memastikan memilih bahan sofa sesuai dengan yang kamu inginkan.

    Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan bahan sofa yang bisa menjadi panduan kamu untuk memilih bahan sofa yang tepat.


    Serat Alami

    Linen, katun, wol menjadi beberapa bahan sofa yang umum digunakan. Linen sering dianggap mewah, mudah dicuci, dibersihkan, dan disedot debu. Bahan linen mudah kusut dan melar sehingga cocok digunakan dalam suasana yang sangat kasual.

    Katun adalah pilihan lain yang sangat baik karena lembut, mudah menyerap keringat, dan terjangkau sehingga cocok untuk suasana kasual atau tradisional. Namun, katun dapat kusut dan kurang tahan lama kecuali dicampur dengan bahan sintetis.

    Bahan sofa wol ideal untuk iklim dingin. Namun, bahan ini bisa jadi agak kasar, sebaiknya pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih bahan ini.

    Beludru

    Bahan yang elegan dan seringkali berwarna-warni, beludru adalah pilihan yang nyaman sehingga akan menambah sentuhan elegan pada setiap ruangan di rumah. Pilih warna netral untuk tampilan yang lebih kalem.

    “Beludru modern memiliki tumpukan yang lebih pendek, sehingga memberikan tampilan yang ramping dan kontemporer sekaligus sangat tahan lama dan anti noda. Bahannya lembut, dan ramah anak menjadikannya pilihan yang praktis namun mewah,” kata Thea Bloch-Neal, pendiri dan desainer Curated by Thea.

    Kain Chenille

    Chenille adalah bahan sofa alternatif yang bagus daripada linen yang juga merupakan pilihan yang sangat nyaman. Bahan ini cocok dengan kebangkitan gaya tahun 1970-an yang anggun di dunia desain interior.

    Namun pertimbangkan tekstur pada bahan sofa ini, bahan ini rentan tersangkut. Meski begitu, detail tekstur adalah cara yang sangat baik untuk menambahkan lebih banyak daya tarik visual ke ruangan kamu.

    Material ini dapat dilihat sebagai perpaduan yang pas antara beludru dan bounclé.

    Kulit

    Tambahkan sentuhan berkelas ke ruangan dengan menambahkan sofa kulit. Kulit menjadi pilihan yang tidak lekang oleh waktu dan serbaguna, menawarkan berbagai pilihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Bahan kulit juga mudah dibersihkan.

    Perlu diingat bahwa ada berbagai jenis kulit, seperti kulit asli yang memberikan kesan alami dan mewah sehingga membentuk patina seiring waktu dan kulit sintetis yang menawarkan alternatif yang terjangkau, meskipun kurang tahan lama.

    Bahan sofa yang diwarnai anilin memiliki warna yang kaya, kulit ini menarik bagi penggemar desain tetapi lebih rentan terhadap noda karena kurangnya lapisan pelindung.

    “Namun, tidak ada yang lebih baik daripada sofa kulit berwarna cerah,” kata Cheryl, seorang desainer.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Perbaiki Kitchen Set Berjamur Gegara Lembap, Mudah!


    Jakarta

    Dapur masa kini banyak yang dilengkapi dengan kitchen set yang berguna sebagai tempat penyimpanan barang di dapur. Bentuknya seperti lemari atau rak dan kitchen island. Lokasinya berada di atas kompor atau di bawahnya.

    Ada yang perlu kamu tahu saat ingin memasang kitchen set, yakni tempat penyimpanan ini berpotensi berjamur. Penyebabnya adalah permukaannya yang mudah lembap sehingga jamur mudah berkembang di sana. Salah satu bahan kitchen set yang biasanya rentan berjamur adalah kayu.

    Penyebab Kitchen Set Berjamur

    Melansir dari laman JMT Kitchens and Bedrooms, kitchen set yang berjamur biasanya disebabkan karena faktor luar seperti tidak adanya ventilasi untuk mengurangi kelembapan di dapur, adanya kebocoran pipa yang menyebabkan sekitar kitchen set lembap dan basah, dan terpapar uap saat memasak.


    Meningkatnya kelembapan di sekitar kitchen memicu pertumbuhan jamur. Tandanya dengan timbulnya noda berwarna, saat dilihat dari dekat terdapat serabut halus di permukaannya. Lama kelamaan warna tersebut menghitam dan makin jelas.

    Apabila didiamkan, jamur ini dapat membuat kualitas kayu menurun, bahayanya jika kitchen set sampai rusak atau ambruk pada saat kamu tengah memasak di dapur.

    Namun, tidak perlu khawatir, tidak semua kitchen set berbahan kayu seperti ini. Biasanya juga dari pihak penjual, permukaannya sudah dilapisi dengan cat khusus anti jamur dan rayap.

    Namun, apabila kamu sudah menemukan tanda pertumbuhan jamur, kamu bisa mengatasinya dengan cara berikut.

    Cara Mengatasi Jamur di Kitchen Set

    1. Bersihkan jamur menggunakan larutan pembersih jamur dan sikat scrub.

    2. Pastikan area yang dibersihkan kering. Kamu bisa menggunakan kipas angin atau dehumidifier.

    3. Perbaiki kebocoran dan tambah ventilasi untuk mencegah pertumbuhan jamur kembali.

    4. Gunakan cat tahan jamur. Cat dinding dan langit-langit dapur dengan cat tahan jamur untuk mencegah pertumbuhan jamur di masa depan.

    Bahan Kitchen yang Aman dari Jamur

    Kitchen set memiliki beragam warna, bentuk, dan material yang digunakan. Kamu bisa memiliki material lain yang lebih aman dari jamur dan rayap seperti HPL, Multiplek, Decosheet, Medium Density Fiberboard (MDF), Poly Vinyl Chloride (PVC), dan Blockboard.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com