Tag: matikan

  • 7 Cara Bikin Rumah Sejuk Tanpa Harus Beli AC


    Jakarta

    Penggunaan AC bisa membuat ruangan di rumah terasa sejuk. Namun, penggunaannya secara berlebihan terkadang bisa membuat tagihan listrik membengkak.

    Ada beberapa cara untuk membuat ruangan di rumahmu terasa sejuk tanpa menggunakan AC. Salah satu caranya adalah menggunakan kipas angin.

    Selain itu, masih ada beberapa cara lainnya untuk menyejukkan ruangan tanpa menggunakan AC. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    Buka Jendela saat Suhu Turun

    Dilansir dari Real Simple, membuka jendela saat sedang panas di luar bisa membawa angin panas ke dalam rumah. Kamu bisa membuka jendela ketika suhu di luar lebih rendah daripada suhu di dalam ruangan agar angin segar masuk.

    Pakai Exhaust Fan

    tinted glass in the house. window dimming by dark film. hands apply tint film to the window. tint film on sky background. sky view through tinted glassIlustrasi exhaust fan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Menggunakan exhaust fan di kamar mandi dan dapur bisa mengeluarkan udara panas dari kamar mandi dan peralatan dapur. Kamu juga bisa menggunakannya bersamaan dengan membuka jendela pada malam hari untuk mengeluarkan air panas dan membawa udara sejuk ke dalam rumah.

    Pasang Tirai

    Ilustrasi bukan jendelaIlustrasi penggunaan tirai Foto: Getty Images/Pongtep Chithan

    Menggunakan tirai bisa menahan sinar matahari masuk ke dalam rumah. Kamu bisa memilih tirai dengan warna terang karena dapat memantulkan cahaya.

    Pasang Kaca Film Surya

    Dilansir CNN Indonesia, kamu bisa menggunakan kaca film surya untuk menghalau sinar matahari agar ruangan tidak panas. Jika memasang tirai terasa mengganggu pemandangan, pertimbangkan untuk membeli kaca film surya dan tempelkan ke jendela. Ini dirancang untuk memantulkan atau menyerap panas tanpa menghalangi pandangan.

    Matikan Alat Elektronik yang Tidak Terpakai

    Matikan atau cabut alat elektronik seperti lampu, charger, dan lainnya yang sudah tidak dipakai. Alat-alat elektronik cenderung menghasilkan energi panas.

    Hias Ruangan dengan Tanaman

    Ilustrasi tanaman meja kerjaIlustrasi tanaman meja kerja Foto: Getty Images/iStockphoto/Tanya Paton

    Ruang hijau kerap terasa jauh lebih sejuk karena tanaman menyerap panas secara alami untuk fotosintesis. Coba pertimbangkan untuk mendandani ruangan Kamu dengan sejumlah tanaman hias.

    Pilih tanaman tinggi dengan daun besar dan lebat serta tanaman yang menyukai banyak sinar matahari sehingga Kamu dapat menemukannya di dekat jendela untuk memberikan keteduhan ekstra. Tanaman yang menyukai matahari termasuk lidah buaya dan tanaman monstera yang populer.G

    Gunakan Seprai Katun atau Linen

    Tips menyejukkan ruangan tanpa AC terakhir, hindari sutra atau bahan poliester lainnya ketika harus memilih bahan seprai tempat tidur karena ini memerangkap panas dan kelembapan (keringat).

    Gunakan bahan seperti katun dan linen, yang lebih adem dan memungkinkan panas menghilang, serta membuat kamu merasa sejuk sepanjang malam.

    Itulah beberapa cara menyejukkan ruangan di rumah tanpa menggunakan AC. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 12 Cara Hemat Listrik Biar Tagihan Nggak Membengkak


    Jakarta

    Tagihan listrik menjadi salah satu pengeluaran yang harus diemban pemilik rumah setiap bulannya. Jika penggunaan listrik boros, maka tagihan bisa makin melonjak. Tentu kamu nggak mau pusing karena tagihan listrik yang melonjak tinggi bukan?

    Nah, oleh karena itu kamu perlu melakukan upaya menghemat listrik. Lalu, seperti apa ya cara menghemat penggunaan listrik di rumah?

    Dalam Modul Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kemdikbud oleh Haris Danial dan Ismiyati Ano, menghemat listrik berarti sikap yang tidak membuang listrik secara percuma, dan mematikan sebagian listrik yang tidak terpakai. Perilaku itu terlihat sepele, namun membawa dampak besar untuk lingkungan kita.


    Mengutip dari detikJabar, Selasa (2/9/2024), berikut ini cara untuk menghemat penggunaan listrik di rumah.

    Tips Hemat Listrik di Rumah

    1. Menyambung Daya Listrik PLN Sesuai Kebutuhan

    Melansir dari anjuran Kementerian ESDM, rumah tangga kecil rata-rata membutuhkan daya listrik yang sedikit. Maka, cukup dengan menyambung listrik berdaya 450 VA atau 900 VA. Sedangkan untuk rumah tangga sedang cukup menyambung 900 – 1.300 VA.

    2. Menyesuaikan Perabot Elektronik Sesuai Kebutuhan

    Kamu bisa lebih efisien memakai listrik dengan menyesuaikan barang elektronik sesuai kebutuhan, seperti memilih kulkas dengan ukuran yang sesuai. Jika rumah tangga kecil maka cukup pilih kulkas satu pintu dengan ukuran kecil, namun jika untuk industri usaha barulah menggunakan pendingin dengan kapasitas yang lebih besar.

    Bisa juga dengan mengatur jumlah kepemilikan perabotan, seperti untuk rumah tangga kecil tak perlu menggunakan pendingin ruangan atau AC pada setiap ruangan. Kemudian untuk ruangan yang memiliki cukup ventilasi tak perlu menggunakan AC.

    3. Mengatur Suhu Sesuai Kebutuhan

    Selain itu, pantau juga suhu barang-barang elektronik seperti kulkas dan AC. Tak perlu dengan suhu yang maksimal, pastikan dengan suhu yang cukup. Contohnya seperti mengatur serta sesuaikan suhu AC berdasar luas ruangan, pertahankan suhu pendingin sekitar 25°C.

    Berdasar anjuran dari dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur melalui lamannya, masyarakat juga bisa mengatur daya pencahayaan maksimum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai berikut:

    • Untuk ruangan kerja gunakan penerangan 12 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 350 lux.
    • Untuk tempat parkir, lobi, dan koridor gunakan penerangan 4 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 100 lux.
    • Untuk ruang arsip gunakan penerangan 6 watt/m² dengan tingkat pencahayaan 150 lux.

    4. Gunakan Elektronik Hemat Energi

    Kamu bisa mulai menggunakan setrika yang memiliki pengatur panas otomatis. Gunakan lampu LED sebagai penerangan, sebab lebih terang sehingga mampu menghemat hingga 90% listrik di rumah.

    Untuk komputer, tentunya sekarang nyaris semua pengguna monitor sudah menggunakan LCD atau LED karena lebih hemat listrik daripada menggunakan monitor tabung. Kemudian bisa juga menggunakan saklar otomatis, pengatur waktu (timer), atau sensor cahaya (photocell) untuk lampu taman dan teras.

    5. Nyalakan Barang Elektronik Hanya Saat Diperlukan

    Kamu bisa lebih hemat listrik dengan mulai membiasakan matikan barang elektronik yang tidak digunakan. Contohnya seperti jangan nyalakan televisi saat tidak ingin menonton televisi, nyalakan televisi ketika ingin menonton. Jadi, jangan dibiasakan TV menyala ketika tertidur, ya!

    Kemudian matikan lampu saat pagi dan siang hari, hingga matahari mulai terbenam barulah nyalakan kembali lampu. Kemudian, mulai kurangi ;ampu pada setiap armateur (kotak lampu) dari tiga menjadi dua atau satu lampu saja.

    6. Hindari Penggunaan Listrik Bersamaan

    Sebaiknya menghindari penggunaan benda elektronik secara bersamaan. Misalnya kamu terburu-buru akan pergi, kemudian ingin menggunakan hair dryer. Maka sebelum mulai memasang hair dryer matikan televisi dan AC. Nyalakan listrik seperlunya saja, selebihnya dimatikan.

    7. Beli Tangki Penampungan Air

    Selain listrik, penggunaan air pun kita harus berhemat. Sebaiknya mulai gunakan tangki air untuk menghemat penggunaan pompa air listrik. Buatlah tandon air dan gunakan mesin pompa air jika benar-benar membutuhkan.

    8. Cabut Aliran Listrik

    Pastikan mencabut aliran listrik barang-barang elektronik yang sudah penuh dayanya, seperti handphone, kabel komputer, printer, dispenser, jika tidak dibutuhkan lagi maka cabut dari stop kontak (plug) setelah selesai digunakan atau setelah jam kerja berakhir.

    Kabel listrik peralatan elektronik yang masih menancap, meski sedang tidak digunakan juga akan tetap membuat aliran listrik mengalir. Hal itu juga akan membuat tagihan listrik semakin melonjak. Contoh lainnya, jangan biarkan kabel televisi tersambung ke saklar apabila ingin bepergian berhari-hari dari rumah.

    9. Mengganti Keran yang Bocor

    Terkadang kita tahu ada keran yang bocor pada salah satu titik, namun kita biarkan karena tidak sempat mengganti atau bahkan malas. Keran yang bocor meskipun hanya mengeluarkan setetes demi tetes air juga merupakan bentuk pemborosan.

    Air juga termasuk sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Untuk itu gunakan air secukupnya. Apabila kita sering menyalakan pompa air, maka biaya listrik pun akan tinggi. Segera ganti keran jika memang bocor.

    10. Mempersingkat Penggunaan Listrik

    Persingkat penggunaan listrik sebisa mungkin, contohnya ketika ingin memasak nasi dengan rice cooker kamu sudah menggunakan air panas, cara ini dapat mempersingkat waktu memasak sehingga pemakaian listrik dapat dihemat.

    11. Membuat Rumah dengan Ventilasi Udara

    Cara menghemat listrik adalah dengan membuat rumah yang memiliki cukup ventilasi. Hal ini akan membuat aliran udara dari luar bisa masuk ke dalam rumah. Selain itu, membuat sirkulasi udara di dalam rumah juga bisa mengurangi penggunaan pendingin ruangan atau kipas angin. Lebih utamakan untuk membuka jendela agar ada sirkulasi udara daripada menggunakan pendingin ruangan di pagi dan siang hari.

    12. Manfaatkan Ventilasi Rumah

    Fungsi dari ventilasi tak hanya untuk sirkulasi udara, namun kamu juga bisa memanfaatkan cahaya alami (matahari) pada siang hari dengan membuka tirai jendela secukupnya agar tingkat cahaya memadai untuk melakukan kegiatan. Mulailah untuk mengurangi penggunaan lampu pada ruangan kerja.

    Itulah cara menghemat listrik di rumah. Semoga bermanfaat ya detikers!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Wajib Tahu! 5 Kode Penting Meteran Listrik Beserta Fungsinya


    Jakarta

    Biasanya pengguna layanan listrik prabayar akan memencet tombol angka pada kWh meter untuk memasukkan token buat isi pulsa. Tak hanya isi pulsa, tombol tersebut juga bisa digunakan untuk memasukkan kode-kode khusus, lho.

    Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Barat Nurmalitasari mengatakan ada dua jenis layanan listrik di Perusahaan Listrik Nasional (PLN), yaitu pascabayar dan prabayar. Keduanya menggunakan kWh meter, tetapi khusus prabayar ada tambahan tombol-tombol angka.

    “Kalau yang pascabayar biasanya nggak ada angkanya, satu-dua yang biasa kita pencet itu nggak ada. Kalau yang prabayar itu kan ada angkanya,” kata Nurmalita kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Lalu, kode apa saja yang bisa digunakan buat meteran listrik prabayar atau lebih dikenal dengan token listrik? Berikut ini penjelasannya.

    Daftar Kode pada Meteran Listrik

    Inilah sejumlah kode penting yang bisa pelanggan masukkan ke kWh meter.

    1. Kode 456XX untuk Mengatur Alarm

    kWh meter mengeluarkan bunyi saat sisa pulsa mencapai batas tertentu. Pelanggan dapat mengganti pengaturan alarm tersebut dengan menekan kode 456 diikuti dengan angka minimal kWh yang diinginkan.

    Misalnya pelanggan ingin meteran listrik berbunyi saat tersisa 10 kWh, maka kode yang dimasukkan adalah ‘45610’. Contoh lain, kalau mau batas pulsa menjadi 5 kWh, pencet tombol untuk memasukkan angka ‘45605’.

    2. Kode 812 untuk Matikan Bunyi untuk Sementara

    Selain itu, pelanggan bisa menghentikan bunyi alarm untuk sementara dengan memasukkan kode ‘812’. Bunyi alarm dari kWh meter akan terhenti selama beberapa menit. Maksudnya untuk mengulur waktu sejenak buat pulsa sebelum alat kembali berbunyi.

    3. Kode 37 untuk Cek Sisa Pulsa

    Lalu, pelanggan dapat memeriksa sisa pulsa menggunakan kode ’37’. Walaupun pelanggan bisa melihat sisa pulsa yang tertera pada meteran, tampilannya belum tentu dan terkadang berganti-ganti.

    4. Kode 41 untuk Cek Tegangan Listrik

    Pelanggan juga bisa mengecek tegangan listrik dengan memasukkan kode ’41’. Kode tersebut berguna kalau pelanggan mau memastikan tegangan listrik sudah sesuai batasan.

    “Contohnya kalau lampunya redup-redup, coba cek tegangannya. Tegangannya kok bagus? Berarti bukan dari PLN, bisa jadi lampunya yang sudah habis,” katanya.

    5. Kode 44 untuk Cek Arus Listrik

    Pelanggan juga dapat memeriksa arus listrik kalau memasukkan kode ’44’. Langkah itu untuk memastikan arus listrik berada dalam batas wajar. Jika arus listrik terlalu tinggi, berarti pelanggan perlu menambah daya buat menyesuaikan kebutuhan listriknya.

    Itulah kode bermanfaat yang bisa pengguna token listrik pakai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Penanganan Pertama Mobil Overheat



    Jakarta

    Saat cuaca sedang panas-panasnya, mobil yang bermasalah bisa mengalami overheat. Mesin overheat dapat berdampak fatal. Kalau tidak ditangani dengan benar, biaya perbaikannya bisa membengkak.

    Situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk overheat pada mobil. Untuk itu, penting bagi setiap pengemudi untuk memiliki pengetahuan dan kesiapan yang memadai dalam menangani situasi tersebut.

    Overheat pada mobil bisa terjadi kapan saja ketika suhu mesin mengalami kenaikan di atas rata-rata. Apabila tiba-tiba muncul asap dari kap mesin, bisa saja dikarenakan mesin yang overheat. Jika indikator temperatur mobil menunjukkan panas berlebih (overheat), mobil akan mengalami kehilangan tenaga. Biasanya akan terdengar bunyi ping atau ketukan keras, hal ini bisa saja terjadi karena mesin terlalu panas (overheating).


    Dealer resmi Hyundai Gowa memberikan tips menangani mobil yang overheat. Tak perlu panik, ini dia tujuh langkah pengecekan yang bisa dilakukan ketika mesin overheat, seperti dikutip dari siaran pers Hyundai Gowa.

    1. Menepi dan berhenti segera setelah cukup aman untuk melakukannya.

    2. Pindahkan gear ke posisi P (Parkir, untuk mobil matic) atau ke Netral (untuk kendaraan bertransmisi manual) dan terapkan rem parkir. Jika A/C aktif, matikan.

    3. Jika ada tetesan air pendingin mesin (coolant) di bawah kendaraan atau uap keluar dari kap mesin, matikan mesin. Jangan buka kap mesin hingga pendingin berhenti bekerja atau penguapan berhenti. Jika tidak terlihat adanya kebocoran air pendingin mesin dan tidak ada uap, biarkan mesin hidup dan periksa untuk memastikan kipas pendingin mesin beroperasi. Jika kipas tidak bekerja, matikan mesin.

    4. Periksa kebocoran air pendingin mesin dari radiator, selang atau di bawah kendaraan. Jika A/C telah digunakan, air dingin akan menetes saat Anda berhenti, itu adalah hal normal.

    5. Jika air pendingin mesin bocor, segera matikan mesin.

    6. Jika Anda tidak dapat menemukan penyebab overheating, tunggu hingga temperatur mesin kembali normal. Kemudian, jika air pendingin mesin menyusut/habis, tambahkan air pendingin mesin ke reservoir dengan hati-hati untuk menaikkan level air pendingin mesin di reservoir hingga tanda setengahnya.

    7. Lanjutkan dengan hati-hati, waspada terhadap tanda-tanda terlalu panas/overheating lebih lanjut. Jika terjadi lagi overheating, segera hubungi bengkel.

    (rgr/dry)

    Sumber : oto.detik.com

    Alhamdulillah mobil Otomotif اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / obi