Tag: melansir

  • Jangan Dibuang! Ini 5 Cara Cerdas Manfaatkan Handuk Bekas di Rumah



    Jakarta

    Handuk menjadi salah satu tempat berkembang biak bakteri karena sering digunakan. Oleh karena itu, kebersihan handuk harus tetap dijaga.

    Menurut Wakil Direktur Pusat Kebersihan dan Kesehatan Universitas Simmons, Elizabeth Scott, seperti yang dikutip oleh BBC, pada Senin (14/04/2025), ia menyarankan mencuci handuk setiap seminggu sekali.

    Namun, jika handuk sudah terasa kasar, warnanya usang, dan tidak lagi nyaman dipakai, kamu bisa mengganti dengan handuk baru untuk kenyamanan. Lalu, bagaimana dengan handuk yang sudah tidak terpakai?


    Melansir dari situs The Spruce, pada Senin (14/04/2025), handuk yang sudah tidak terpakai bisa kamu manfaatkan sebagai benda-benda berikut ini.

    Menjadi Lap

    Banyak orang memotong handuk menjadi potongan kecil untuk dijadikan lap, seperti lap dapur dan sebagainya. Handuk bisa menyerap noda atau cairan akibat tumpahan sehingga cocok dijadikan lap.

    Sebagai Kepala Pel

    Kamu juga bisa memanfaatkan handuk untuk mengepel. Jika kamu punya gagang pel, kamu bisa potong handuk menjadi seukuran kepala pel lalu ikat sehingga kain handuk menempel dengan kepala pel.

    Penghambat Udara Dingin

    Ketika sedang hujan dan udara dingin, kamu bisa meletakkan handuk yang tidak terpakai ke bagian bawah pintu. Dengan begitu, angin, air, dan udara dingin tidak bisa masuk ke dalam ruangan.

    Handuk Hewan Peliharaan

    Handuk yang sudah tidak terpakai bisa kamu gunakan untuk hewan peliharaan. Bisa jadi kain buat pengering bulu hewan, hingga menjadi pelapis kandang atau wadah di bawah kandang untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi hewan.

    Itu dia beberapa tips memanfaatkan handuk tidak terpakai. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Jangan Langsung Pakai Kamar Mandi Usai Direnovasi



    Jakarta

    Merenovasi pada kamar mandi menjadi hal yang kadang membuat jengkel. Apalagi, jika renovasi tersebut dilakukan pada lantai atau ubin kamar mandi. Hal ini dapat membuat penghuninya harus sabar menunggu hingga ubin kering dan renovasinya selesai untuk bisa menggunakannya.

    Setelah renovasi selesai, sebaiknya kamar mandi tidak langsung dipakai. Biarkan terlebih dahulu, apalagi jika ada perbaikan pada bagian lantai kamar mandi.

    Melansir dari situs Home Building, pengeringan nat pada ubin tergantung pada area yang dikerjakan. Nat atau semen pada ubin umumnya membutuhkan waktu 48-72 jam atau sekitar 2-3 hari untuk mengering. Namun, perlu diperhatikan juga proses pencampuran nat. Jika terlalu banyak air yang ditambahkan, tentu akan butuh waktu lebih lama dan tidak dapat berfungsi dengan baik.


    Waktu pengeringan nat ubin bervariasi sebab tergantung dengan lingkungan seperti suhu dan kelembapan ruangan. Kamar mandi biasanya memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi daripada ruangan lain di rumah. Artinya, perlu waktu yang lebih lama untuk nat ubin mengering.

    Jadi, untuk bisa mandi setelah pemasangan ubin pada kamar mandi, biasanya minimal 72 jam atau sekitar 3 hari. Selama itu, bisa dipastikan bahwa nat ubin sudah mengeras dengan baik dan tidak rusak saat terkena air. Jangan lupa aplikasikan pelapis jika nat sudah kering dan biarkan selama 24 jam lagi.

    Salah satu metode sederhana untuk mengetahui nat ubin sudah kering adalah melihat warnanya. Jika nat basah, warnanya akan cenderung lebih gelap. Lapisan pertama nat akan lebih cepat kering daripada lapisan terakhir. Maka, lapisan pertama akan lebih cepat terang daripada lapisan terakhir.

    Pastikan nat benar-benar kering. Sebab, jika nat terkena air, maka akan hancur dan bahkan bisa rontok. Ubin juga akan melemah dan terlepas satu sama lain jika nat tidak berfungsi dengan baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Rumah 2 Lantai? Coba Trik Ini Agar Lantai Atas Tidak Panas



    Jakarta

    Membangun rumah lebih dari satu lantai memang menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Rumah yang memiliki 2 lantai lebih memungkinkan dapat dihuni oleh lebih banyak. Selain itu, rumah banyak lantai juga menyediakan banyak ruang untuk diisi.

    Namun, memiliki rumah 2 lantai atau lebih juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan yang sering dirasakan oleh penghuni adalah udara yang terasa lebih panas di lantai atas dibandingkan dengan di lantai dasar.

    Hal tersebut bisa terjadi karena pencahayaan matahari yang langsung mengenai isi rumah. Oleh karena itu, udara panas menjadi masalah yang kerap dirasakan di lantai dua rumah. Namun sebenarnya masalah ini bisa diatasi dengan cara yang mudah.


    Melansir dari situs The Spruce, terdapat berbagai cara untuk membuat lantai 2 rumah terasa lebih adem serta mengurangi hawa panas sebagai berikut.

    Pasang Kipas Langit-langit

    Memasang kipas pada langit-langit merupakan cara mudah sekaligus cepat untuk membantu mendinginkan ruangan. Hal ini disebabkan oleh kipas dapat meningkatkan sirkulasi udara dengan cepat. Disarankan juga untuk memutar kipas langit berlawanan dengan arah jarum jam.

    Kipas Portabel

    Selain kipas langit-langit, bisa juga meletakkan kipas portabel di beberapa tempat yang strategis. Hal ini dapat membantu mendorong udara panas dan membawa udara dingin dari lantai bawah ke atas sehingga lantai atas menjadi lebih sejuk.

    Biarkan Pintu Terbuka

    Pintu-pintu di lantai atas juga disarankan untuk dibuka. Sebab, jika pintu ditutup, maka udara panas dapat terperangkap di dalamnya.

    Tutup Tirai Jendela

    Walau pintu dibuka, sebaiknya tirai jendela justru ditutup agar melindungi ruangan dari panas matahari.

    Matikan Lampu

    Bola lampu memiliki sifat melepaskan panas. Jadi, sebaiknya mematikan lampu saat tidak digunakan dapat membantu menjaga suhu agar tetap rendah dan ruangan tetap sejuk.

    Periksa Loteng

    Salah satu penyebab lantai atas lebih panas adalah karena udara panas bergerak naik. Periksa loteng, jika ada ruangan dalam loteng bisa dipasangkan kipas untuk membantu mengeluarkan udara yang terperangkap.

    Itu dia beberapa cara mudah membuat lantai atas rumah menjadi lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diamkan Cucian Basah di Mesin Cuci, Ini Risikonya!



    Jakarta

    Adanya mesin cuci tentu membuat kegiatan mencuci pakaian jadi jauh lebih mudah. Namun karena kemudahan itu, terkadang membuat pemakainya terlalu bersantai hingga lupa menjemur pakaian yang sudah dicuci di mesin.

    Kalaupun tidak lupa, mungkin sering kali pengguna mesin cuci membiarkan pakaian hasil cuci di mesin semalaman dalam keadaan basah. Padahal hal itu harusnya dihindari.

    Melansir dari situs Apartment Therapi, Pemilik perlengkapan linen dari Pioneer Linens, Marisa Murphy mengatakan hindari membiarkan cucian basah lebih dari 8 hingga 12 jam. Sebab hal itu akan membuat cucian menjadi bau.


    “Jika meninggalkan pakaian basah, bau tak sedap dapat muncul, bahkan sebelum dicuci,” kata Murphy.

    Menurutnya jika pakaian sudah basah atau lembap, lebih baik digantung. Pakaian basah yang digantung gunanya agar terkena udara dan membantu mencegah pakaian berjamur. Selain itu, jika memang akan dibiarkan semalaman, buka tutup mesin cuci agar mengurangi risiko kelembapan.

    Namun, ada hal yang juga harus diperhatikan. Jika sudah mencium bau tak sedap pada cucian basah di mesin cuci, maka itu sudah terlalu lama atau lembap. Bau tersebut diakibatkan dari penumpukan kelembapan dan kurangnya aliran udara yang menyebabkan pertumbuhan bau. Maka, kamu perlu mencuci ulang untuk menghindari pakaian semakin bau.

    Ketika mencuci, hindari juga memasukkan pakaian berlebih. Cucian yang menumpuk terlalu banyak dapat membuat mesin cuci penuh sehingga kesulitan berputar, bergerak, dan meresap detergen. Hal ini dapat menimbulkan beberapa cucian akan terasa berbau. Sebaiknya, cuci seprai atau pakaian olahraga secata terpisah untuk mengurangi penumpukkan cucian.

    Selain itu, jika kamu sering membiarkan cucian basah di mesin cuci dalam beberapa jam juga akan merusak mesin cuci itu sendiri. Mesin tidak akan bisa bernapas karena kelembapan yang berlebih dalam jangka waktu yang lama.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah dan Ampuh! 3 Cara Bersihkan Sarang Laba-Laba di Plafon Rumah



    Jakarta

    Langit-langit rumah jadi sarang laba-laba? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak orang sering menyepelekan sarang laba-laba yang menempel di sudut-sudut atap rumah karena sulit dijangkau dan biasanya berada di area gelap.

    Padahal, kalau dibiarkan, sarang laba-laba bisa terus menumpuk dan bikin kualitas udara dalam rumah jadi nggak sehat. Belum lagi tampilannya yang bikin rumah terlihat kotor dan kurang terawat.

    Nah, biar rumah tetap bersih dan bebas jaring laba-laba, ada 3 cara simpel dan efektif yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Melansir dari Herzindagi, ini dia langkah-langkahnya!


    1. Gunakan Penyedot Debu Panjang

    Punya penyedot debu (vacuum cleaner) dengan ujung fleksibel dan panjang? Ini bisa jadi senjata andalan. Cukup arahkan ke langit-langit dan sudut-sudut ruangan tempat sarang laba-laba biasa muncul. Selain praktis, cara ini juga minim kontak langsung dengan tangan-lebih higienis.

    2. Semprot dengan Campuran Sabun & Air

    Kalau kamu ingin metode yang lebih menyeluruh, coba buat larutan pembersih sendiri. Campurkan 2 cangkir air hangat dan 1 cangkir deterjen cair. Masukkan ke dalam botol semprot, kocok rata, lalu semprotkan ke area yang terkena jaring laba-laba. Selain membersihkan sarangnya, cairan ini juga bisa membantu mengangkat noda yang menempel di langit-langit rumah.

    3. Desinfeksi dengan Pemutih

    Butuh efek pembersih maksimal sekaligus mencegah jamur? Campuran 2 cangkir air + ½ cangkir pemutih bisa jadi solusi. Masukkan ke dalam botol semprot dan aplikasikan ke area yang kotor. Tapi ingat, pakai sarung tangan ya! Karena pemutih bisa membuat kulit iritasi.

    Bonusnya, larutan ini nggak cuma bersihin sarang laba-laba, tapi juga bikin langit-langit rumah lebih bersih dan bebas jamur.

    Jadi, dari pada sarang laba-laba makin menumpuk dan bikin rumah terasa pengap, yuk luangkan sedikit waktu untuk bersih-bersih langit-langit rumah! Rumah rapi, udara bersih, suasana pun makin nyaman.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Dekorasi Rumah Kecil Biar Terasa Luas, Triknya Simpel Banget!



    Jakarta

    Punya rumah atau ruangan kecil bukan berarti harus merasa sempit dan sumpek. Dengan trik yang tepat, ruang mungil bisa terlihat lebih luas, nyaman, dan tetap estetik.

    Bukan cuma soal memilih furnitur, warna cat, dan pencahayaan juga punya peran besar. Melansir The Spruce, berikut tips dekorasi rumah kecil yang bisa kamu coba.

    1. Manfaatkan Cahaya Alami dan Lampu Malam

    Cahaya alami bikin ruangan terlihat lebih lapang. Biarkan jendela terbuka tanpa penutup, atau gunakan tirai tipis supaya sinar matahari tetap masuk tapi tidak menyilaukan.


    Di malam hari, pasang lampu gantung dengan fitur dimmer untuk mengatur kecerahan. Lampu dinding yang memancarkan cahaya ke atas dan bawah juga bisa memberi kesan ruangan lebih tinggi.

    2. Gantung Cermin

    Cermin bisa jadi trik jitu membuat ruangan terasa lebih luas. Pilih cermin berukuran besar dan letakkan di posisi strategis agar memantulkan cahaya. Selain fungsional, cermin juga bisa jadi elemen dekorasi yang mempercantik ruangan.

    3. Biarkan Dinding Kosong

    Dinding penuh hiasan bisa membuat ruangan kecil terasa sesak. Sisakan area dinding yang kosong untuk memberi kesan lega. Pilih dekorasi secukupnya agar ruang tetap terasa lapang dan rapi.

    4. Pilih Furnitur Kompak dan Multifungsi

    Untuk rumah kecil, furnitur multifungsi adalah kunci. Misalnya, meja yang bisa dilipat atau sofa dengan laci penyimpanan. Hindari furnitur terlalu besar yang bisa membuat ruangan terasa gelap dan penuh.

    5. Gunakan Warna dengan Bijak

    Warna dinding berpengaruh besar pada kesan ruang. Warna gelap bisa membuat ruangan terasa sempit, sementara warna terang yang hangat memberi efek lapang dan nyaman. Kamu tetap bisa bermain warna, asal tetap memperhatikan keseimbangan dan pencahayaan.

    Intinya, ruangan kecil bisa tetap terasa lega dengan kombinasi pencahayaan, pilihan warna, dan furnitur yang tepat. Nggak perlu renovasi besar, trik-trik simpel ini sudah cukup bikin rumah mungil jadi terasa lebih luas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com