Tag: membersihkan dinding

  • Debu dan Jamur di Dinding Bisa Bikin Alergi, Ini Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Dinding juga bisa berdebu, sama seperti perabotan rumah tangga lainnya. Dinding yang berdebu dan kotor bisa terjadi karena faktor cuaca dan kebiasaan dari penghuninya.

    Dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka biasanya akan cepat kotor dan kusam. Begitu pula dengan dinding yang jarang dibersihkan juga membuat debu menumpuk.

    Debu pada dinding dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Selain itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang membuat warna cat juga jadi cepat kusam.


    Nah, kamu bisa membersihkannya untuk menghilangkan debu dan mencegah tumbuhnya jamur. Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya.

    Apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bersihkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Itulah cara membersihkan dinding berdasarkan bahan dasarnya. Semoga bermanfaat detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Bersihkan Dinding Biar Nggak Gampang Debu dan Jamuran



    Jakarta

    Sama seperti perabotan di rumah, dinding juga bisa berdebu dan menimbulkan jamur. Hal ini bisa terjadi karena tidak dirawat dan faktor cuaca.

    Biasanya dinding yang cepat kotor dan kusam adalah bagian dinding yang dekat dengan ventilasi udara atau ruang terbuka. Penumpukan debu pada dinding juga bisa lebih parah jika jarang dibersihkan.

    Padahal Debu di dinding bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti alergi. Tak hanya itu, dinding yang banyak debu juga mudah ditumbuhi jamur dan lumut, bisa membuat warna cat jadi cepat kusam.


    Nah, kamu bisa membersihkannya untuk menghilangkan debu dan mencegah tumbuhnya jamur. Sebelum membersihkan dinding kamu harus tau jenis cat yang digunakan. Ada cat berbahan dasar minyak dan air atau lateks.

    Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Mengutip dari Spruce, berikut cara membersihkan dinding rumah berbahan minyak atau lateks.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Pertama, bersihkan dinding memakai kain bersih. Lalu siapkan satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih ke dalam air hangat. Siapkan wadah lain berisi air bersih untuk membilas.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Ambil kain bersih lain atau spons. Celupkan ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya.

    Apabila ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Bersihkan debu yang menempel dengan kemoceng atau penyedot debu. Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih.

    Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga hampir kering. Bilas sisa sabun saat Anda bergerak ke bawah dinding.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Itulah cara membersihkan dinding berdasarkan bahan dasarnya. Semoga bermanfaat detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini 5 Kesalahan Mengecat yang Bikin Dinding Rumah Jadi Kotor


    Jakarta

    Menjaga dinding tetap bersih merupakan salah satu hal yang harus kamu lakukan untuk menciptakan tampilan rumah yang indah. Sebab, dinding juga tak lepas dari kotoran, debu, lecet, dan noda yang membuat tampilannya kotor. Padahal, mengecat ulang dinding tidak bisa dilakukan setiap saat karena membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang besar.

    Namun, tidak perlu khawatir. Untuk menjaga dinding rumah tetap bersih, kamu bisa melakukan pencegahan di awal saat proses pengecatan. Teknik mengecat dinding yang tepat dapat memaksimalkan tampilan dinding. Untuk itu, kamu perlu perhatikan bahwa terdapat 5 kesalahan dalam mengecat yang bisa membuat dinding rumah terlihat kotor dilansir oleh situs Better Homes & Garden, pada Kamis (10/04/2025).

    Warna Cat Terlalu Terang

    Jika kamu tidak ingin dinding terlihat cepat kotor, maka hindari warna cat terlalu terang seperti putih. Hal ini karena noda atau bercak dapat terlihat dengan jelas pada dinding berwarna terang. Menurut Manajer Pemasaran Merek Cat PPG, Dee Schlotter, cari warna cat netral berona sedang untuk menyembunyikan kotoran dan ketidaksempurnaan.


    “Warna yang direkomendasikan misalnya abu-abu hangat karena membantu menyembunyikan kotoran terutama di ruangan yang sering dilalui seperti dapur,” ucap Schlotter.

    Beli Cat Terlalu Murah

    Untuk hasil akhir yang bagus, sebaiknya hindari membeli cat yang terlalu murah sebab berkaitan dengan kualitas cat. Penggunaan cat yang berkualitas tinggi biasanya harganya memang lebih mahal. Menurut Manajer Pengembang Lapang Benjamin Moore, Mike Mundwiller, ada perbedaan antara cat kaleng mahal dan murah.

    “Kualitas produk yang digunakan akan memengaruhi hasil akhir, seperti bagaimana produk bekerja, bagaimana produk bisa menyembunyikan kotoran, dan juga berkaitan dengan ketahanan produk,” kata Mundwiller.

    Selain itu, dianjurkan juga membeli cat berkualitas untuk area yang membutuhkan ketahanan seperti dapur atau kamar mandi. Hal ini supaya hasilnya lebih maksimal dan tahan lama.

    Hindari Kilap Cat Susah Dibersihkan

    Kilap atau kilauan cat merupakan lapisan yang memberikan hasil akhir mengkilau pada dinding. Secara umum, tampilan yang kilap nya tinggi lebih mudah dibersihkan dan tahan lama jika dibersihkan setiap saat jadi cocok untuk lemari dapur. Sebaliknya, jika dinding tidak dilapisi kilap cat maka hasil akhirnya matte dan butuh digosok lebih kuat untuk membersihkannya. Lapisan yang matte lebih cocok untuk area yang jarang dilalui orang karena minim lecet atau cipratan.

    Akan tetapi, cat kilap memang tidak bisa menutupi kesempurnaan seperti lubng paku, penyok, retakan, atau bercak dibanding cat matte. Hal ini karena cat kilap memantulkan cahaya dan bisa menonjolkan noda. Jadi, jika dinding rumah ingin terlihat bersih dan kotoran tersamarkan, maka pilih cat yang hasilnya matte.

    Bersihkan Dinding

    Hal yang tak kalah penting adalah membersihkan dinding sebelum mengecat. Gunakan larutan trisodium fosfat (TSP) untuk mengelap dinding sehingga bersih dari debu dan kotoran sebelum mengecat. Kamu juga bisa mengaplikasikan cat dasar terlebih dahulu untuk menutupi noda gelap. Lapisan cat dasar membantu menciptakan permukaan yang bersih sehingga warna cat tidak bertabrakan dengan noda di bawahnya.

    Kuas Cat Tidak Tepat

    Perhatikan alat mengecat yaitu kuas. Kuas atau rol yang direkomendasikan adalah setebal 1,9 cm pada dinding plester yang halus untuk menciptakan tekstur seperti kulit jeruk yang susah dibersihkan. Secara umum, permukaan yang halus butuh rol dengan bulu tipis sementara permukaan kasar seperti dinding bata butuh rol dengan anyaman tebal untuk menampung lebih banyak cat dan masuk ke celah-celah.

    Demikian 5 kesalahan mengecat yang harus kamu hindari agar dinding rumah tidak cepat kotor. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Bersihkan Noda, Goresan, dan Warna Kusam di Dinding Putih


    Jakarta

    Saat memakai cat putih pada dinding, tampilan rumah pasti terlihat lebih elegan, bersih, dan menyejukkan. Namun, di balik tampilan yang indah, seiring waktu warna dinding tersebut dapat berubah seperti menjadi lebih pudar, banyak coretan, goresan, hingga terlihat kotor.

    Hal tersebut merupakan salah satu risiko memakai dinding putih pada rumah, terutama untuk cat eksterior. Cat putih juga bisa berubah lebih cepat apabila rumah tersebut sehabis pembangunan, renovasi, atau memiliki anak kecil di rumah.

    Apabila dinding di rumah sudah terlihat ada tanda-tanda warna memudar dan banyak coretan, ternyata bisa lho diperbaiki dengan dibersihkan. Jadi pemilik rumah tidak perlu mengeluarkan dana untuk membeli cat dinding mahal.


    Dilansir The Spruce berikut membersihkan dinding putih dari kotoran dan noda.

    1. Pakai Spons dan Sabun Cuci Piring

    Spons dan sabun cuci piring adalah dua peralatan kebersihan yang pasti ada di rumah. Ternyata selain membersihkan noda pada piring, sabun cuci piring juga bisa menghilangkan noda pada dinding putih tanpa membuat cat rusak.

    Cara sama seperti hendak mencuci piring yakni memasukkan sabun cuci piring pada air, kemudian celupkan spons. Namun, pastikan airnya tidak begitu basah hingga air berjatuhan ke lantai. Hal ini untuk menghindari agar tidak terpeleset ketika membersihkan dinding.

    Setelah semua permukaan di usap, siapkan air bersih untuk membilas dinding bersabun tersebut. Apabila belum ada perubahan coba gosok ulang hingga dinding putih bersih.

    2. Bersihkan Area Langit-langit Rumah

    Biasanya dinding putih kotor karena banyak debu yang menempel pada permukaan tersebut. Debu tersebut ada yang berasal dari langit-langit rumah. Cara membersihkannya tidak perlu memakai sabun, pemilik rumah bisa mengarahkan sapu atau kemoceng ke atas. Cara

    3. Gunakan Soda Kue

    Soda kue bukan hanya bisa digunakan untuk membuat kue, bahan ini juga bisa membersihkan noda membandel. Sebab, di dalamnya terdapat kandungan natrium bikarbonat yang memiliki sifat abrasi ringan. Cara untuk memakai soda kue adalah memasukkan bahan ini ke dalam air dengan perbandingan 3:1. Setelah tercampur, kamu bisa merendam spons di dalam cairan tersebut lalu mengusap cat putih yang kotor. Jangan lupa didiamkan beberapa saat dan dibersihkan kembali dengan air bersih selama beberapa kali hingga tidak kotor dan basah lagi.

    4. Magic Spons

    Menurut Daily Express, terdapat 1 barang yang sering disebut magic spons yang dapat menghilangkan noda di berbagai tempat. Cara menggunakan spons ini juga mudah yakni hanya direndam ke air, lalu peras hingga tak ada air lagi. Bahkan bagian terkecil dari magic spons tetap bisa membersihkan noda. Saat memakai bahan ini disarankan tidak mencampurkan dengan pembersih pemutih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Mengatasi Warna Dinding Kusam Tanpa Cat Ulang


    Jakarta

    Warna cat rumah dari waktu ke waktu bisa berubah kusam. Penyebab dinding menjadi kusam beragam, tergantung pada lokasinya. Biasanya warna cat yang mudah berubah berada di luar bangunan karena area ini cat mudah terpapar matahari, air hujan, hingga kotoran yang terbang bersama angin. Ada pula penyebab lain, seperti aktivitas dari penghuni rumah.

    Melihat dinding yang kusam pasti rasanya ingin sekali memperbaikinya agar tampilan rumah terasa seperti baru dan indah kembali. Ternyata caranya mudah lho dan tidak harus melakukan pengecatan ulang.

    Cara mengembalikan warna cat dinding agar kembali kinclong dan bersih berbeda-beda tergantung pada jenis cat yang digunakan. Begini karakteristik 2 jenis cat dinding.


    – Cat Berbahan Dasar Minyak

    Biasa digunakan pada area dengan kelembapan tinggi. Kualitasnya lebih bagus dan lebih tahan lama dibandingkan cat lateks. Keunggulannya lain adalah tahan meskipun sering dibersihkan.

    – Cat Berbahan Dasar Air atau Lateks

    Biasa digunakan untuk dinding di dalam rumah. Lebih tahan terhadap retak dan tidak mudah terkelupas dibandingkan yang berbahan dasar minyak. Namun, saat membersihkannya jangan gunakan pembersih cairan.

    Dilansir The Spruce, berikut cara membersihkan dinding yang kusam.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Dasar Minyak

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Tips ketika membersihkan dinding adalah menyiapkan larutan pembersihnya. Bahannya bisa dibuat sendiri dan harganya murah. Bahan yang dibutuhkan adalah satu sendok teh sabun pencuci piring dan 1/2 sendok teh cuka putih, serta air hangat. Campurkan ketiga. Kemudian, siapkan satu wadah lagi berisi air bersih untuk air bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Diusap

    Cara membersihkan dinding yang kusam adalah dengan menggosok lembut permukaannya. Disarankan untuk menggunakan kain bersih lain atau spons.

    Celupkan spons ke wadah berisi cairan lalu peras. Jika tidak ada noda membandel seperti kotoran cicak atau bekas coretan tidak perlu ditekan saat membersihkannya. Jika ada noda membandel, kamu bisa menambahkan 2 sendok makan boraks ke larutan pembersih. Bila sudah dibersihkan bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih.

    Cara Membersihkan Dinding Dicat Berbahan Lateks

    1. Siapkan Larutan Pembersih

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan debu yang mungkin menempel pada permukaan dinding. Bahan lateks yang mengkilap biasanya sering menjadi tempat menempelnya debu. Cara membersihkannya bisa dengan kemoceng atau kain bersih biasa.

    Setelah itu siapkan larutan pembersih terdiri dari satu sendok teh pembersih serbaguna yang dicampur dengan 1 liter air hangat. Siapkan ember kedua dengan air bersih untuk bilasan.

    2. Bersihkan Dinding dengan Gerakan Melingkar

    Siapkan spons atau kain bersih. Celupkan ke dalam larutan tadi dan peras hingga tidak ada air yang menetes. Bersihkan mulai dari atas agar tidak mengotori area yang sudah bersih. Celupkan spons atau kain kedua ke dalam air bersih dan peras hingga tidak ada air yang menetes.

    Hati-hati saat membersihkan area dekat stopkontak atau sakelar listrik, jangan terlalu basah pada area ini. Apabila sudah dibersihkan, bilas dengan kain baru yang dibasahkan dengan air bersih. Jika ada goresan atau noda yang sulit hilang, celupkan spons basah ke dalam soda kue dan gosok perlahan area tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Kotor? Begini Cara Membersihkan Tanpa Merusak Cat



    Jakarta

    Dinding yang kotor tentu bisa membuat rumah tampak tak elok. Penghuni rumah juga mungkin berpikir dua kali untuk membersihkannya karena bisa membuat cat rusak.

    Namun, ada cara untuk membersihkan dinding yang kotor tanpa merusak catnya. Bagaimana caranya?

    Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    Cara Membersihkan Dinding Tanpa Merusak Cat

    • Bersihkan debu dengan kemoceng maupun penyedot debu.
    • Buat sabun pembersih dengan mencampurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam ember yang berisi air hangat.
    • Celupkan lap bersih ke cairan tersebut dan bersihkan dinding dengan lembut dengan gerakan memutar.
    • Peras lap di atas ember kosong, biarkan air bersih tetap bersih. Ulangi dengan mencelupkan kembali kain ke dalam ember sabun dan terus gosok perlahan dengan gerakan memutar yang konsisten. Bersihkan seluruh dinding dengan cara ini, pastikan untuk melakukannya secara menyeluruh dan memberikan tekanan yang merata selama proses pembersihan.
    • Setelah selesai, keringkan dinding sepenuhnya dengan lap bersih, pastikan untuk menghindari noda air atau area basah yang tidak dirawat.

    Kalau masih ada noda membandel di dinding, bisa juga dibersihkan dengan baking soda atau soda kue. Berikut ini caranya.

    • Campurkan 1/2 cangkir soda kue dengan 1/4 cangkir air hingga membentuk pasta yang lengket.
    • Celupkan ujung kain bersih ke dalam pasta dan gosok noda membandel. Pastikan untuk melakukannya dengan lembut, karena metode ini lebih abrasif daripada sabun cuci piring.
    • Berhati-hatilah agar cat tidak ikut terkelupas bersama noda. Jika noda masih membandel, coba metode ini lagi, tetapi oleskan pasta langsung ke dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibersihkan.

    Itulah beberapa cara membersihkan dinding tanpa merusak cat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com