Tag: membersihkan rumah

  • 5 Manfaat Kulit Jeruk untuk Membersihkan Rumah


    Jakarta

    Jika kamu suka mengonsumsi buah jeruk, sebaiknya kulitnya jangan langsung dibuang. Meski terlihat tidak berguna, ternyata kulit jeruk bisa dimanfaatkan untuk membersihkan rumah lho!

    Lalu, kira-kira apa saja manfaat dari kulit jeruk untuk membersihkan rumah? Dikutip dari Reader’s Digest, Jumat (2/2/2024), berikut beberapa manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah.

    1. Membersihkan dan Menyegarkan Kulkas

    Bau tak sedap muncul dari kulkas milikmu? Kamu bisa mengatasinya dengan memasukkan kulit jeruk ke dalam kulkas. Hal ini terbukti dapat menciptakan wangi aroma jeruk dalam waktu singkat.


    Meg Roberts, ketua layanan kebersihan Molly Maid, menyarankan untuk mengisi kulit jeruk dengan garam dan meletakkannya di dalam kulkas. “Garam akan menyerap bau dan kelembapan udara di dalam kulkas, sedangkan kulit jeruk akan meninggalkan aroma jeruknya,” kata Roberts.

    Setelah garam menjadi lembap, keluarkan kulit jeruk dan ganti dengan yang baru sesuai kebutuhan.

    2. Membersihkan Furnitur kayu

    Kulit jeruk juga bisa dijadikan bahan pembersih berbagai permukaan furnitur kayu. Tak hanya membuat permukaan furnitur jadi bersih dan kinclong, kulit jeruk bisa membuatnya jadi harum.

    Caranya, kamu cukup campurkan sisa kulit jeruk dengan cuka. Lalu, isi setengah bagian toples dengan kulit jeruk, lalu tuangkan cuka di atasnya sampai toples terisi. Kemudian diamkan campuran tersebut setidaknya selama dua minggu.

    Setelah meresap, saring larutan cuka yang direndam dengan kulit jeruk dan tuangkan ke dalam botol semprot. Gunakan larutan tersebut untuk membersihkan permukaan kayu.

    3. Membersihkan Peralatan Stainless Steel

    Larutan pembersih dari kulit jeruk dan cuka juga dapat menghilangkan noda air sadah di permukaan benda baja tahan karat atau stainless steel. Agar permukaan stainless steel terlihat seperti baru, semprotkan dengan larutan cuka dan kulit jeruk, lalu gosok-gosok menggunakan kain bersih secara perlahan.

    4. Menjaga Lemari Tetap bersih dan Tidak Bau Apak

    Jika lemari pakaian kamu mulai mengeluarkan bau apek, Roberts menyarankan untuk memasukkan kulit jeruk ke dalam stoking bekas dan menempelkannya dengan pakaianmu. “Seperti bunga rampai, kulit jeruk dapat ditempatkan di mana saja di dalam lemari, baik di rak maupun di laci,” kata Roberts.

    Agar lemarimu tetap harum, ganti kulit jeruk apabila kondisinya sudah mengering.

    5. Membersihkan dan Menghilangkan Bau di Wastafel Dapur

    Jika kamu memiliki wastafel dapur yang bau, kamu bisa atasi dengan menggunakan kulit jeruk. Cukup buang beberapa kulit jeruk ke tempat pembuangan pada wastafel untuk menghilangkan bau tak sedap. Menurut Roberts, kulit jeruk secara alami mengandung minyak yang dapat menyingkirkan minyak dan kotoran yang dapat menumpuk di pembuangan sampah, membuat saluran pembuangan wastafel bersih dan harum.

    Demikian 5 manfaat kulit jeruk untuk membersihkan rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Beberes Rumah buat Sambut Tamu Pas Libur Panjang



    Jakarta

    Momen libur panjang sering dimanfaatkan banyak orang untuk bersilaturahmi. Mulai dari tetangga, kerabat dan sanak saudara datang berkunjung saat libur tiba.

    Sebagai tuan rumah pastinya kamu ingin menyambut tamu dengan baik. Maka dari itu, kamu harus pastikan rumah kamu selalu rapi dan bersih agar tamu merasa nyaman saat datang berkunjung.

    Membersihkan seluruh bagian rumah memang akan sedikit merepotkan. Pasalnya, membutuhkan tenaga dan waktu yang tak sedikit. Nah, biar terasa ringan kamu bisa ikuti tips beberes rumah yang dikutip dari BHG, Rabu (7/2/2024), berikut pemaparannya.


    Membersihkan Bagian Pintu Masuk dan Halaman Depan

    Agar mendapat kesan pertama yang baik, kamu dapat mulai membersihkan pintu masuk. Dengan memastikan area ini bersih dari kotoran dan rapi akan membuat tamu betah. Kamu bisa ikuti langkah berikut untuk membersihkan bagian pintu masuk.

    • Bersihkan kotoran dekat pintu dan area teras
    • Berikan rak sepatu untuk menyimpan alas kaki tamu, lalu letakkan juga keset
    • Cat dinding untuk menghilangkan lecet dan bekas
    • Gunakan pembersih kaca untuk menghilangkan sidik jari dari jendela dan pintu
    • Bersihkan juga halaman depan dari daun yang berserakan dan rumput liar

    Membersihkan Ruang Tamu dan Ruang Keluarga

    Biasanya tamu akan berkumpul sekitar ruang tamu utama atau ruang keluarga. Jadi pastikan ruang tersebut selalu rapi dan bersih dengan melakukan cara berikut.

    • Sapu dan pel lantai dengan bersih
    • Bersihkan noda pada karpet atau furnitur
    • Bersihkan permukaan furnitur yang berdebu dengan kemoceng microfiber atau kain lembab
    • Singkirkan barang-barang yang sudah tidak digunakan
    • Bersihkan bantalan sofa dari debu

    Membersihkan Bagian Dapur

    Jika perayaan liburan kamu ada acara makanan bersama, kemungkinan dapur akan sering dilalui tamu. Untuk membersihkan dapur dengan muda, fokuslah pada area masalah yang paling terlihat berantakan.

    • Mulai dengan merapikan dan bersihkan meja makan
    • Vakum atau sapu lantai, pastikan tidak ada noda membandel
    • Bersihkan cucian piring kotor dari wastafel dan bersihkan baskom
    • Bersihkan perabotan dapur
    • Cuci dan ganti handuk tangan dapur
    • Beri ruang di lemari es untuk sisa makanan

    Membersihkan Area Kamar Mandi

    Tamu juga mungkin akan menggunakan kamar mandi untuk buang air atau wudhu untuk ibadah sholat. Jadi, pastikan untuk menjaga kebersihan kamar mandi. Selain itu cek persediaan, seperti handuk ekstra dan perlengkapan mandi.

    • Bersihkan cermin untuk menghilangkan goresan dan noda air
    • Bersihkan wastafel dari noda membandel
    • Sediakan handuk tangan yang bersih
    • Membersihkan dan menyikat lantai agar bersih dari kotoran dan lumut
    • Sikat toilet untuk menghilangkan noda menguning
    • Siapkan perlengkapan mandi ekstra seperti sabun atau sikat gigi

    Demikian tips beberes rumah buat sambut tamu pas libur panjang. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hayo, Seberapa Sering Kamu Mencuci Seprai? Begini Anjurannya


    Jakarta

    Seberapa sering kamu mencuci seprai? Apakah seminggu sekali, dua minggu sekali, atau mungkin sebulan sekali? Hal ini penting karena menyangkut kebersihan diri agar tidak terserang penyakit.

    Simak dulu artikel ini untuk mengetahui bagaimana anjuran terbaik tentang mencuci seprai, mulai dari seberapa sering mencuci seprai, faktor yang harus dipertimbangkan, serta alasan mengapa kamu harus mencuci seprai secara rutin.

    Seberapa Sering Mencuci Seprai

    Dilansir dari Better Homes & Garden, waktu terbaik mencuci seprai adalah seminggu sekali. Hal ini memastikan agar seprai yang digunakan dalam kondisi segar dan bersih.


    Meski secara umum seminggu sekali adalah waktu terbaik, ada kondisi yang memungkinkan kamu bisa mencuci seprai lebih lama maupun lebih cepat. Menurut The Spruce, jangan sampai mencuci seprai lebih dari dua minggu.

    Kamu bisa mencuci seprai hingga dua minggu sekali jika kasur tersebut jarang digunakan, misalnya karena kamu sering bepergian. Kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur dan selalu mengenakan pakaian saat tidur juga bisa menunda kamu untuk mencuci seprai.

    Sebaliknya, kamu harus mencuci seprai sekitar 3-4 hari sekali jika kasur berpotensi lebih cepat kotor. Misalnya kamu selalu berkeringat saat tidur, atau kamu berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

    Faktor yang Dipertimbangkan

    Ada sejumlah alasan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menentukan seberapa sering harus mencuci seprai. Dilansir dari Real Simple, berikut ini dua faktor yang bisa kamu pertimbangkan:

    1. Masalah Kebersihan

    Yang pertama adalah masalah kebersihan. Ini tentu menjadi hal utama yang biasanya dipertimbangkan setiap orang. Selain bersih, seprai juga terasa segar jika secara rutin diganti.

    Seperti yang dijelaskan di atas, beberapa faktor yang mempengaruhi kebersihan yaitu kebiasaan membersihkan badan sebelum tidur, kebiasaan mengenakan pakaian saat tidur, apakah kulit berkeringat, apakah menggunakan pendingin ruangan, ataukah kamu berbagi tempat dengan hewan peliharaan, dan sebagainya.

    2. Bahan Seprai

    Selain masalah kebersihan, bahan seprai juga bisa menjadi pertimbangan seberapa sering kamu harus mencucinya. Jika kamu memakai bahan katun, maka kamu bisa mengikuti petunjuk umum di atas.

    Akan tetapi, jika kamu menggunakan seprai berbahan linen, maka ini bisa tahan lebih lama. Bahan kain linen dapat dapat dibersihkan dengan mudah hanya dengan mengibaskannya atau menyikatnya dengan tangan.

    Alasan Rutin Mencuci Seprai

    Dikutip dari situs Cleveland Clinic, berikut ini beberapa hal yang menjadi alasan mengapa kamu harus rutin mencuci seprai:

    1. Kulit Mati

    Orang rata-rata melepaskan 1,5 gram keratinosit yang sebagian besar terdiri dari protein keratin setiap hari. Ini hampir setengah sendok teh penuh kulit mati. Lapisan kulit ini bisa terlepas ketika kulit bergesekan dengan seprai.

    2. Bakteri

    Ketika sel-sel kulit mati menempel di seprai, bakteri akan berkembang biak lebih banyak. Sel-sel kulit akan menjadi tempat berkembang biak yang baik untuk bakteri.

    3. Bulu Hewan

    Hewan yang sering naik ke tempat tidur juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri atau jamur. Bakteri dan jamur dari hewan ini bisa menyebabkan masalah kulit, termasuk infeksi seperti kurap dan kudis.

    4. Tungau Debu

    Tungau debu adalah hewan yang sangat kecil sehingga tidak terlihat mata telanjang. Mereka memakan sel kulit mati kamu. Mereka mungkin tidak menggigit atau bersarang di bawah kulit, tetapi mereka bisa menyebabkan beberapa masalah kulit.

    5. Hal Lainnya

    Ada hal lain yang membuat seprai kotor, antara lain keringat, sisa produk kecantikan yang menempel, remah-remah makanan, hingga kotoran hewan.

    Nah, telah kita ketahui sebaiknya kamu mencuci seprai seminggu sekali. Namun tetap pertimbangkan berbagai faktor yang mungkin mengharuskan kamu mencucinya 3-4 hari sekali.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Trik Membersihkan Rumah dengan Cepat Meski Waktu Libur Singkat


    Jakarta

    Memiliki waktu libur sehari bertepatan dengan hari pemilihan suara Pemilu 2024 adalah kesempatan bagus untuk membersihkan rumah.

    Meski tidak akan ada tamu yang berkunjung di hari libur nasional ini, tetapi memastikan rumah bersih dan rapih memberikan rasa aman jika besok kembali sibuk di luar rumah.

    Waktu yang singkat bukan alasan untuk menunda pekerjaan rumah karena sekarang ada banyak cara mempermudah membersihkan rumah. Melansir dari Nationwide pada Rabu (14/2/2024) berikut tips membersihkan rumah dengan cepat.


    Kumpulkan Semua Alat Pembersih yang Akan Digunakan

    Sebelum memulai membersihkan rumah cek terlebih dahulu alat pembersih yang akan digunakan. Jika menggunakan robot pembersih pastikan alat tersebut berfungsi. Begitu pula jika menggunakan alat pembersih konvensional, pastikan pengharum lantai atau cairan pembersih kaca tersedia.

    Ajak Anggota Keluarga

    Membersihkan rumah akan terasa ringan jika dilakukan bersama-sama. Apalagi jika memiliki anak yang sudah bisa diandalkan untuk melakukan pekerjaan berat. Bagi tugas per ruangan yang harus dibersihkan masing-masing. Agar suasana bersih-bersih terasa menyenangkan bisa menghidupkan music agar bisa bernyanyi bersama sembari bekerja.

    Kembalikan Benda Pada Tempatnya

    Setelah semua orang mengetahui area yang harus dibersihkan, minta mereka untuk meletakkan benda yang berserakan kembali ke tempatnya. Jika menemukan benda yang sudah tidak digunakan bisa dipisahkan untuk dibuang.

    Benda-benda yang menghalangi lantai sebaiknya dipindahkan agar lantai mudah saat disapu misalnya meja lipat, kipas angin, karpet, kursi, dan benda ringan yang bisa dipindahkan.

    Bersihkan Debu yang Menempel

    Sebelum membersihkan debu di lantai, sebaiknya bersihkan debu-debu di benda atau interior yang keras di rumah. Debu yang berjatuhan setelah dilap bisa sekaligus dikumpulkan saat disapu. Untuk benda yang berbahan kain seperti sofa, karpet, hingga gorden bisa menggunakan penyedot debu agar lebih efektif.

    Cermin dan kaca sebaiknya dibersihkan menggunakan air bersih yang hangat dengan kain lembut dan tidak berbulu.

    Menyapu dan Mengepel Lantai

    Setelah semua benda bersih dari debu, sapu semua lantai dan area yang jarang dijangkau. Kumpulkan debu tersebut di sudut yang sama agar mudah dibuang. Lanjutkan dengan mengepel lantai dari pintu masuk mundur ke dalam rumah. Bilas kain pel setiap 2 meter agar lantai tidak berbau dan meninggalkan debu di lantai lain.

    Bersihkan Kamar Mandi

    Kamar mandi bisa dibersihkan setelah bagian dalam di rumah selesai. Cara ini lebih efektif karena sudah tidak ada air kotor pel yang perlu dibuang. Untuk membersihkan kamar mandi andalkan cairan pengangkat noda dan kotoran untuk mempermudah saat lantai dan permukaan digosok.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 7 Kebiasaan yang Bikin Rumah Jadi Makin Kotor


    Jakarta

    Membersihkan rumah perlu dilakukan agar tetap terawat. Namun, siapa sangka ada beberapa kebiasaan yang bikin rumah justru semakin kotor.

    Kebiasaan tersebut tentunya harus diubah agar tidak membuat rumah semakin kotor. Salah satu kebiasaan yang bikin rumah semakin kotor adalah memakai sepatu dari luar ke dalam rumah.

    Apabila kamu sering menggunakan sepatu dari luar ke dalam rumah, segera hentikan kebiasaan ini. Sebab, sepatu dari luar biasanya kotor, terdapat berbagai kuman dan bakteri yang apabila masuk ke dalam rumah bisa saja membuat penghuninya sakit.


    Tentunya tak hanya itu saja, masih ada kebiasaan-kebiasaan lainnya yang harus dihindari agar rumah tidak kotor. Dilansir dari Better Homes & Gardens, Jumat (22/3/2024), berikut ini beberapa kebiasaan yang harus dihindari agar rumah tidak kotor.

    Kebiasaan tidak menutup toilet saat menyiramnya atau mem-flush-nya ternyata bisa membuat rumah menjadi kotor. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa mem-flush toilet tanpa menutupnya bisa menyebarkan partikel aerosol yang terkontaminasi sejauh 1,5 meter, jadi harus membersihkan atau mendisinfeksi kamar mandi lagi agar tidak ada partikel berbahaya. Maka dari itu, pastikan tutupan toilet sudah tertutup sebelum menyiramnya.

    2. Membersihkan Rumah dengan Alat yang Kotor

    Membersihkan rumah dengan alat-alat yang kotor tentu saja tidak membuat rumah jauh lebih bersih. Kamu juga perlu membersihkan alat-alat kebersihan, seperti sapu, pel, vacuum cleaner, mesin cuci, dan lainnya. Jika sudah rusak, alangkah baiknya segera mengganti alat kebersihan.

    3. Tidak Membersihkan Rumah Secara Rutin

    Menunda-nunda pekerjaan bersih-bersih justru bisa membuat rumah tampak kotor. Maka dari itu, kamu perlu membuat daftar ruangan yang harus dibersihkan setiap harinya agar rumah tetap bersih dan rapi.

    4. Pakai Sepatu dari Luar ke Dalam Rumah

    Memakai sepatu dari luar ke dalam rumah bisa saja membuat rumah menjadi kotor. Belum lagi kuman dan bakteri yang ikut terbawa dari sepatu yang kotor.

    5. Tidak Mencuci Handuk Dapur

    Handuk dapur atau kitchen towel biasanya digunakan untuk mengeringkan tangan sesudah mencuci tangan. Namun, benda yang satu ini terkadang luput dari perhatian dan jarang dicuci. Apabila handuk dapur tidak rutin dicuci bisa saja menyebarkan bakteri yang ada di sana membuat permukaan kotor karena membersihkan dengan handuk dapur yang kotor. Maka dari itu, kamu perlu mencuci handuk dapur sesering mungkin, apalagi jika habis digunakan untuk memasak daging atau ikan.

    6. Tidak Baca Instruksi secara Utuh

    Sebaiknya jika ingin membersihkan sesuatu pastikan sudah membaca Instruksinya secara utuh. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya kesalahan yang bisa merugikan kamu.

    7. Mempercayai Semua Tips secara Online

    Tips membersihkan yang viral secara online memang menarik, namun tidak semuanya memberikan hasil seperti yang diharapkan. Jadi, berhati-hatilah saat ingin mencoba tips tersebut. Jika kamu menemukan tips yang menarik, cobalah dengan hati-hati sebelum melakukannya secara menyeluruh.

    Itulah 7 kebiasaan buruk yang bisa membuat rumah semakin kotor. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 13 Cara Mengusir Serangga dari Rumah, Dijamin Ampuh!


    Jakarta

    Serangga yang masuk rumah sering kali membuat penghuninya tidak nyaman. Mereka antara lain nyamuk, lalat, hingga laron. Serangga tak hanya mengganggu, terkadang mereka juga bisa membawa penyakit.

    Simak 13 cara mengusir serangga dari rumah berikut ini. Kamu bisa mencobanya satu per satu untuk mengetes apakah efektif di rumah kamu.

    Cara Mengusir Serangga dari Rumah

    Berikut ini 13 cara mengusir serangga atau cara mencegah nyamuk masuk rumah:


    1. Gunakan Minyak Esensial

    Dikutip dari Ideal Home, minyak esensial memiliki fungsi utama membuat ruangan beraroma wangi. Minyak ini juga bisa mengusir serangga, seperti minyak esensial serai atau lavender yang bisa mengusir nyamuk.

    Semprotkan minyak ke sudut rumah, jendela, dan pintu. Kamu juga bisa menggunakan diffuser untuk membuat aroma lebih menyebar.

    2. Nyalakan Kipas Angin

    Kipas angin selain memberikan udara sejuk juga membuat serangga seperti lalat dan nyamuk tak mau mendekat. Serangga ini tak menyukai udara bergerak, sehingga memilih pergi dari area yang terkena kipas angin.

    3. Letakkan Tanaman Pengusir Serangga

    Letakkan tanaman pengusir serangga di dekat jendela agar serangga enggan masuk rumah. Tanaman ini seperti rosemary atau lavender. Kamu bisa juga meletakkannya di tempat tidur.

    4. Bersihkan Kamar

    Biasakan untuk membersihkan kamar setiap hari. Serangga tak suka tempat yang bersih. Hindari makan di kamar dan buang sampah di kamar secara rutin. Jangan lupa untuk selalu menutup tempat sampah agar tidak mengundang serangga.

    5. Menghilangkan Genangan Air

    Dikutip dari situs Tips Bulletin, genangan air disukai oleh laba-laba dan nyamuk karena bisa digunakan sebagai tempat bertelur.

    Tutuplah tempat air dan selalu cek apakah ada jentik-jentik nyamuk di dalamnya. Jika ada, segera buang jentik-jentik tersebut.

    6. Gunakan Perangkap

    Ada berbagai perangkap yang berbeda-beda bentuknya, tergantung jenis serangganya. Lalat bisa diperangkap dengan kertas lem. Atau gunakan lampu perangkap nyamuk yang menggunakan cahaya biru.

    7. Tutup Celah Pintu dan Jendela

    Kebanyakan serangga masuk lewat celah di pintu, jendela, maupun lubang angin. Tutuplah celah ini untuk mencegah berbagai serangga.

    Pada saat tertentu, serangga akan muncul di pemukiman warga. Pada waktu tersebut, waspadai kedatangan mereka, terutama pada waktu petang.

    8. Buat Terang Atau Gelap

    Serangga tertentu menyukai tempat terang dan serangga lainnya menyukai tempat gelap. Lakukan pilihan cara ini sesuai jenis serangga yang ingin kamu usir.

    Dari situs Terminix, nyamuk menyukai sesuatu yang gelap. Jadi jangan pakai warna gelap dan buat ruangan menjadi terang untuk mencegah nyamuk datang.

    Sementara hewan yang suka cahaya adalah laron. Mereka suka berputar-putar di sekitar lampu, hingga masuk rumah yang terang. Tutuplah celah rumah dan jika perlu matikan lampu untuk sementara.

    9. Memasang Kelambu

    Memasang kelambu juga menjadi cara efektif untuk mencegah serangga mendekati kita, terutama saat tidur. Meski mungkin serangga bisa menerobos rumah, mereka tak akan mengganggu kita saat tidur.

    10. Taburkan Bubuk Kopi

    Dikutip dari Livspace, bubuk kopi menghasilkan nitrogen untuk tanaman di sekitarnya, serta bisa mengusir nyamuk maupun semut.

    Taburkan bubuk kopi ke beberapa titik, misalnya di tempat genangan air untuk membunuh telur nyamuk.

    11. Gunakan Cairan Antiserangga

    Banyak antiserangga yang dijual di toko, seperti cairan antiserangga yang digunakan untuk menyemprot ruangan agar wangi sekaligus mengusir nyamuk. Atau gunakan antiserangga bakar untuk mengusir nyamuk. Jika menggunakan semprot, pastikan untuk tidak mengenai makanan dan jauhkan dari anak-anak.

    12. Atur Kelembapan Udara

    Serangga seperti kecoa dan nyamuk menyukai tempat lembap. Maka jagalah sirkulasi udara dengan baik agar rumah selalu bersih dan kering. Mereka tak akan betah tinggal di rumah kamu.

    13. Gunakan Kapur Anti Serangga

    Kapur antiserangga dapat digunakan di tempat-tempat di mana serangga muncul. Serangga seperti kecoa dan semut tidak suka dengan kapur ini.

    Nah, demikian tadi 13 cara mengusir serangga dari rumah dan cara mencegah serangga masuk rumah. Kalian bisa memadukan beberapa cara sekaligus agar lebih efektif.

    (bai/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Hal yang Harus Dilakukan di Rumah Usai Mudik Lebaran


    Jakarta

    Bagi kamu yang menghabiskan waktu Lebaran di luar kota, tentunya meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tentu akan kotor.

    Setelah kembali liburan, tentunya harus mulai membersihkan rumah agar nyaman dipakai. Nah, berikut ini adalah hal-hal yang harus kamu lakukan setelah mudik Lebaran di kampung halaman.

    Dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini hal-hal yang harus kamu lakukan setelah pulang ke rumah usai mudik Lebaran, yaitu:
    – Kosongkan koper dan pisahkan pakaian kotor


    – Taruh peralatan mandi kembali di kamar mandi

    – Simpan koper

    – Cuci, keringkan, dan simpan baju kotor usai mudik Lebaran

    – Beli makanan atau bahan belanja secara online agar lebih mudah

    Selain itu, ada beberapa bagian rumah yang bisa kamu bersihkan terlebih dahulu. Dilansir dari HN Magazine, berikut ini bagian-bagian rumah yang harus diperiksa setelah pulang mudik.

    1. Dapur

    Kamu harus membersihkan dapur terlebih dahulu karena bagian ini digunakan untuk mempersiapkan makanan. Kamu bisa membuang sisa makanan yang ada agar tidak mengundang serangga maupun tikus.

    2. Kulkas

    Periksa makanan basi yang ada di kulkas dan buang jika ada. Pastikan bahan makanan di kulkas tidak berjamur atau berlendir dan masih layak untuk dimakan.

    Bersihkan rak-rak yang ada di kulkas dengan sabun dan air atau pembersih khusus. Setelah itu, bilas dengan air bersih sebelum dikeringkan.

    3. Ruang Keluarga

    Selanjutnya adalah ruang keluarga. Bersihkan semua permukaan dari debu yang menumpuk, baik di perabotan rumah, lantai, maupun meja.

    Jika rumah kamu menggunakan karpet, sebaiknya segera sedot debu pada karpet dengan vacuum cleaner. Lalu, bersihkan jendela dan gorden.

    4. Cek Alat Elektronik

    Pastikan alat elektronik seperti TV, komputer, charger handphone, maupun remote kontrol masih berfungsi dengan baik. Jika baterai yang digunakan habis, segera ganti dengan yang baru agar tidak menimbulkan masalah nantinya.

    Setelah mengecek itu semua, kamu bisa mulai mengecek kamar tidur. Kamu bisa mengganti seprai dengan yang baru karena sudah lama tidak ditempati.

    Lalu, kamu juga bisa mengecek bagian kamar mandi. Kamu bisa membersihkannya juga sembari mengisi peralatan mandi yang sudah habis.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Langkah Membersihkan Rumah Sesuai Urutan Agar Lebih Efisien


    Jakarta

    Membersihkan rumah memang penting buat menjaga hunian tetap terawat. Akan tetapi, aktivitas ini bisa memakan waktu dan tenaga, apalagi kalau harus mengulanginya lagi karena ternyata belum bersih juga.

    Kalau permukaan sekitar rumah kotor lagi padahal baru dibersihkan, mungkin kamu membersihkan rumah tidak sesuai urutan. Nah, ikuti langkah berikut ini untuk membersihkan rumah dengan efisien, dilansir dari Simply Spotless, Jumat (10/5/2024).

    Tips Membersihkan Rumah

    1. Tuang dan Diamkan Cairan Pembersih

    Mulai membersihkan rumah pada area yang mengharuskan kamu menuangkan dan mendiamkan cairan pembersih. Misalkan mendiamkan cairan pembersih beberapa menit pada WC, oven, dan pakaian di mesin cuci.


    Sebab, cairan tersebut membutuhkan waktu untuk meresap sekaligus melemahkan kotoran dan bakteri. Nah, sambil menunggu kamu bisa melakukan pekerjaan lainnya.

    2. Rapikan Barang-barang

    Membersihkan setiap kamar di rumah akan lebih mudah kalau sebelumnya dirapikan terlebih dulu. Pinggirkan dan rapikan barang-barang supaya tidak menghalangi permukaan yang akan dibersihkan.

    Selain itu, kamu juga bisa sekalian menyortir barang-barang yang tidak dibutuhkan agar nggak menumpuk di rumah. Kembalikan barang-barang ke tempat asalnya dan pastikan ada tempat penyimpanan buat setiap barang.

    3. Bersihkan dari Atas ke Bawah

    Pastikan membersihkan rumah dari atas ke bawah. Soalnya, saat kamu membersihkan debu-debu di sekitar rumah, kemungkin debu tersebut akan jatuh ke meja, atas laci, ataupun lantai.

    Oleh karena itu, bersihkan rumah sesuai tarikan gravitasi, mulai dari plafon hingga lantai. Kalau rumah terdiri dari dua lantai, kamu bisa mulai dari lantai atas dulu, baru lantai bawah.

    4. Bersihkan Area Basah

    Kamar mandi dan dapur termasuk area yang basah, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkannya. Nah, mumpung tenaga kamu masih banyak di awal, sebaiknya bersihkan kedua area itu duluan.

    Setelah selesai langkah 1 dan 3, bersihkan debu-debu, lalu bersihkan kamar mandi dan dapur. Cairan pembersih di awal kemungkinan sudah cukup lama didiamkan, sehingga sudah siap dibersihkan.

    5. 5. Bersihkan Lantai Terakhir

    Langkah terakhir seharusnya paling mudah dilakukan, yakni bersihkan lantai dengan menyedot debu, menyapu, dan mengepel. Debu-debu pasti sudah menumpuk di lantai, maka sebaiknya dibersihkan di akhir.

    Begitulah cara membersihkan rumah sesuai urutan biar nggak makan terlalu banyak waktu dan tenaga. Semoga membantu!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Kebiasaan yang Bisa Hilangkan Sumpek di Rumah


    Jakarta

    Kenyamanan rumah sangat dipengaruhi oleh kebersihan dan kerapihan isi rumah. Maka dari itu, sebaiknya saat kamu merasa suatu ruangan di rumah mulai terlihat berantakan, bereskan sesegera mungkin.

    Ternyata, ada beberapa kebiasaan kecil yang berdampak besar pada kebersihan dan kerapihan rumah. Dilansir dari The Spruce, Senin (3/6/2024) berikut kebiasaan yang bikin rumah antisumpek.

    Buang Barang yang Tidak Perlu

    Kebiasaan menumpuk barang adalah masalah utama dari kebanyakan orang. Hal ini disampaikan oleh seorang organisator profesional, Laura Cattano.


    “Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah menyingkirkan apapun yang tidak membantu. Belilah barang yang membantumu dalam melakukan sesuatu,” kata Cattano.

    Jika ragu saat mau membuang, pikirkan juga bagaimana kamu akan menyimpan semua barang yang menumpuk di rumah. Misalnya, kamu tak akan membutuhkan 10 pembuka kaleng di rumah, jadi sebaiknya kamu buang saja barang yang sudah tidak digunakan.

    Bijak Sebelum Membeli

    Kebiasaan berbelanja impulsif adalah penyebab kedua rumahmu penuh barang dan sumpek. Jadinya, barang tersebut tidak terpakai sebagaimana seharusnya dan hanya memenuhi rumah.

    Agar tidak terjadi penumpukan barang di rumah, disarankan untuk berpikir dengan bijak sebelum membeli suatu barang. Pikirkan secara cermat apakah kamu benar-benar memerlukan barang tersebut di rumah.

    Penyimpanan yang Tepat

    Kamu bisa menyimpan barang di rak terkunci atau menaruhnya di atas meja. Pilah terlebih dahulu barang mana yang mau disimpan di ruang terbuka dan mana yang mau ditaruh di dalam lemari tertutup. Pakai rak dekoratif guna menyamarkan barang-barang agar ruangan terlihat kian rapi.

    Bikin Jadwal Rutin Beberes

    Pembuatan jadwal ini mencegah rumah agar tidak berantakan. Disarankan untuk dibagi menjadi dua jadwal, yakni pagi dan sore.

    Mengingat saat sore waktunya lebih panjang, kamu bisa melakukan pembersihan secara menyeluruh. Kamu bisa membereskan meja, mengatur ulang ruangan, atau menyortir barang untuk disimpan di tempat tertutup. Saat pagi, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Bersihkan Rumah dengan Cepat Biar Nggak Malu Pas Banjir Tamu


    Jakarta

    Musim liburan sebentar lagi tiba. Saat liburan biasanya saudara dan keluarga banyak yang datang berkunjung ke rumah. Oleh karena itu, rumah harus selalu bersih dan rapi.

    Membersihkan rumah sering dianggap sebagai pekerjaan yang menguras waktu dan tenaga. Padahal, membersihkan rumah bisa dilakukan dalam waktu singkat, loh. Caranya, sebelum mulai bersih-bersih rumah, siapkan semua produk pembersih dn alat-alat yang akan digunakan, seperti kanebo, sapu, pel.

    Setelah semuanya siap, barulah kamu bisa mulai membersihkan rumah. Ikuti tips di bawah ini untuk membersihkan rumah dengan cepat dan efektif, melansir dari Cleaning Institute.


    Tips Membersihkan Rumah Secara Cepat dan Efektif

    1. Mulailah dengan Membereskan Barang-barang

    Sebelum memulai pekerjaan yang berat, mulailah dengan mengambil dan membereskan barang-barang yang ada di rumah. Kamu bisa fokus ke barang-barang di satu ruangan dulu, lalu dilanjut dengan barang-barang di ruangan lain.

    Saat membersihkan kamar tidur atau kamar mandi, kamu bisa mengumpulkan seprai dan handuk untuk cucian. Untuk dapur, masukkan piring kotor ke dalam wastafel dan cuci. Selain itu, kamu juga bisa mengosongkan tempat sampah dan menggantinya dengan yang baru, atau mengumpulkan barang-barang lain untuk dibuang.

    2. Bekerja dari Atas ke Bawah

    Bekerja dari atas ke bawah maksudnya adalah membersihkan debu di barang barang atau yang ada di atas dulu baru membersihkan lantai. Misalnya, bersihkan langit-langit rumah atau debu di ventilasi dulu sebelum kamu menyapu seluruh rumah. Mulai lah dari satu sudut rumah ke sudut yang lain. Saat membersihkan lantai, mulailah dari sudut terjauh dan kembali ke arah pintu masuk.

    3. Prioritaskan Dapur dan Kamar Mandi

    Dapur dan kamar mandi adalah ruangan di rumah yang akan memakan waktu paling lama untuk dibersihkan. Sebelum membersihkan kamar mandi, kamu bisa tuangkan cairan pembersih keramik atau kerak yang biasanya harus ditunggu selama beberapa menit dulu. Jadi, sambil menunggu kamu bisa mengerjakan yang lain.

    Sekali lagi, kerjakan dari atas ke bawah dan jangan lupa untuk membersihkan peralatan kamar mandi. Untuk lantai halus seperti ubin atau lantai kayu yang rentan tergores, sapu terlebih dahulu sebelum mengepel.

    4. Gunakan Desinfektan Jika Diperlukan

    Jika semua bagian rumah sudah bersih, kamu bisa gunakan disinfektan agar rumah lebih steril. Untuk memakainya, gunakan semprotan atau lap. Fokus pada tempat di mana kebersihan penting, seperti permukaan yang sering disentuh, contohnya gagang pintu, sakelar lampu, meja, dan keran. Ikuti instruksi pabrik untuk membersihkan alat-alat elektronik.

    5. Lakukan Secara Rutin

    Mengatur jadwal untuk membersihkan rumah sangat penting. Jika kamu rutin membersihkan, kotoran di rumah tidak akan terlalu menumpuk dan kamu akan lebih cepat dan mudah membersihkannya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com