Tag: memudar

  • Mau Beli Rumah Bekas? Ketahui 5 Tanda Bangunan yang Lama Tak Diurus


    Jakarta

    Tidak semua orang mampu untuk membeli rumah karena harganya yang mahal. Solusinya, beberapa orang lebih memilih membeli rumah bekas yang harganya biasanya lebih rendah dari pasaran.

    Namun, jangan mudah tergiur dengan harga yang rendah karena bisa jadi perlu adanya banyak perbaikan yang nilainya lebih besar daripada membeli rumah baru.

    Seperti halnya di Eropa, banyak rumah dijual seharga secangkir kopi yakni Rp 17 ribu, tetapi pemerintah setempat mengharuskan pemilik barunya melakukan renovasi yang nilainya mencapai miliaran.


    Untuk menghindari hal seperti ini, sebaiknya sebelum membeli rumah bekas, konsumen harus mengecek kondisi rumah terlebih dahulu. Usahakan membeli rumah yang terawat. Sebab, rumah yang tak terawat biasanya berpotensi harus direnovasi.

    Dilansir Bluenote Painting, berikut ciri-ciri rumah yang kurang terurus dan membutuhkan perawatan.

    1. Pekarangan Ditumbuhi Rumput Liar Tinggi

    Tanda paling meyakinkan jika rumah tersebut telah lama tidak diurus adalah di halaman rumahnya banyak rumput liar tumbuh. Rumah yang terawat setidaknya sebulan sekali bagian halaman akan dibersihkan. Kondisi pekarangan rumah bisa mencerminkan bagaimana perawatan rumah.

    2. Cat Eksterior Rumah Memudar atau Mengelupas

    Tanda kedua dapat dilihat dari kondisi cat eksterior pada fasad rumah. Jika kondisinya memudar dan mengelupas berarti kualitasnya cat yang dipakai kurang baik, terlalu lembap, ada kebocoran, dan tidak terurus.

    3. Cat Interior Rumah yang Rusak

    Kemudian, konsumen juga perlu mengecek interior rumah terutama kondisi catnya. Cat interior biasanya lebih tahan lama daripada cat eksterior karena kondisinya yang berada di dalam bangunan. Apabila kondisi cat interior sama buruknya dengan eksterior, maka perlu ada perbaikan besar-besaran pada rumah.

    4. Bagian Rumah Tak Berfungsi

    Cek juga bagian penting pada rumah seperti sistem kelistrikan, air, dan pembuangan. Apabila ketiga sistem tersebut tidak berfungsi dengan baik, maka nantinya perlu ada perbaikan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui 7 Tanda Handuk Sudah Harus Diganti yang Baru


    Jakarta

    Handuk memiliki fungsi penting agar seluruh badan bisa kering setelah mandi. Handuk yang umumnya terbuat dari bahan katun juga perlu diganti dengan yang baru agar tetap nyaman saat dipakai.

    Kain handuk yang sudah tipis, kotor, dan bolong tentu kurang efektif dalam menyerap air sehingga tubuh akan tetap basah walau sudah dikeringkan. Namun, masih banyak yang tidak tahu tanda-tanda kalau handuk sudah perlu diganti.

    Agar tetap nyaman dan efektif menyerap air, ketahui ciri-ciri handuk yang harus diganti dengan yang baru dalam artikel ini.


    Tanda-tanda Handuk Perlu Diganti

    Ada beberapa tanda handuk perlu diganti dengan yang baru. Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut penjelasannya.

    1. Handuk Tidak Mampu Menyerap Air

    Tanda yang pertama dan mudah diketahui adalah handuk tidak dapat menyerap air secara optimal. Jika penghuni rumah merasa badan masih tetap basah meski sudah dikeringkan dengan handuk, itu tandanya handuk sudah perlu diganti.

    “Tanda-tanda yang menunjukkan sudah waktunya mengganti handuk Anda adalah ketika handuk tersebut sudah kehilangan sifat lembut dan kurang menyerap air,” kata pendiri dan CEO Weezie Towels Lindsey Johnson.

    2. Mengeluarkan Bau Tidak Sedap

    Handuk dapat mengeluarkan bau tak sedap seiring penggunaan. Bau tersebut bisa muncul karena handuk terlalu lembap akibat tidak dijemur di bawah matahari.

    Namun jika handuk sudah dicuci sampai bersih dan masih tercium aroma tidak sedap, itu tandanya sudah harus diganti dengan yang baru.

    3. Sudah Dipakai Selama Bertahun-tahun

    Handuk yang tidak diganti selama bertahun-tahun akan lebih cepat kotor dan bau. Lindsey menyebut batas waktu penggunaan handuk maksimal selama dua tahun setelah dibeli.

    “Jika dirawat dengan baik dan benar, handuk berkualitas tinggi dapat bertahan hingga dua tahun, tapi semua itu tergantung dari penggunaan,” ucapnya.

    4. Handuk Terasa Kasar

    Jika kain handuk sudah terasa kasar saat menyentuh kulit, bisa menandakan kalau handuk sudah perlu diganti dengan yang baru. Selain faktor penggunaan, handuk bisa terasa kasar akibat residu minyak tubuh.

    “Handuk bisa terasa kasar akibat residu minyak tubuh dan detergen yang menumpuk di dalam kain. Penumpukan ini dapat menyebabkan rasa kasar yang bikin tidak nyaman,” ujar Daelin Arney dan Cozy Earth.

    5. Warna Handuk Memudar

    Selain kain yang terasa kasar di kulit, tanda lainnya adalah warna handuk sudah mulai pudar. Jika handuk warnanya tidak secerah dulu, mungkin saatnya untuk membeli handuk baru.

    Namun jika handuk berwarna putih dan terlihat sudah kusam, cobalah untuk mengembalikan warnanya lagi dengan pemutih pakaian. Perlu diingat, cara ini akan berhasil jika handuk belum terlalu pudar dan kotor.

    6. Ada Bercak Jamur

    Beberapa orang terkadang tidak sadar jika ada jamur pada handuk yang digunakan setiap hari. Kalau menemukan ada bercak jamur yang cukup banyak, segera buang handuk tersebut dan beli yang baru.

    Jamur bisa muncul karena handuk sudah terlalu lembap. Cobalah menjemur handuk di bawah matahari setelah digunakan untuk mengeringkan badan.

    7. Handuk Sudah Robek

    Ciri-ciri terakhir adalah muncul sobekan atau lubang pada kain handuk. Pada dasarnya, handuk memang tidak dirancang untuk waktu yang lama sehingga cepat atau lambat bisa muncul lubang di beberapa sisi.

    Itulah tanda-tanda handuk sudah harus diganti dengan yang baru. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/dhw)



    Sumber : www.detik.com