Tag: menabung

  • Mau Bangun Rumah Sendiri? Ini Cara Menabung dan Tips Pilih Kontraktor


    Jakarta

    Menabung untuk membangun rumah merupakan salah satu cara untuk memiliki rumah. Namun, ketika menabung tentu ada saja godaan-godaan untuk membelanjakan uang di tabungan.

    Untuk mengatasi hal tersebut, Novianti, seorang pegawai pemerintahan sekaligus content creator masak dan home decor, membagikan beberapa tips menabung untuk membangun rumah. Dari pengalamannya, ia menabung selama 11 tahun untuk membangun rumah yang terbilang cukup mewah dan nyaman untuk ditinggali bersama keluarganya.

    Novi dan suaminya memang sudah berencana untuk memiliki rumah sendiri sejak menikah pada 2005 lalu. Kala itu, Novi dan suaminya masih tinggal bersama dengan orang tua suaminya. Dari situ, mereka berdua berkomitmen untuk menabung dengan tujuan membangun rumah impiannya. Saat menabung, Novi dan suaminya benar-benar menghemat pengeluaran, bahkan jarang untuk jajan, misalnya membeli kopi atau nongkrong-nongkrong di kedai kopi.


    “Saya sama pak suami mulai kerja sama, bersinergi menabung untuk mewujudkan rumah impian itu, yaudah kita kerja keras, berdoa, sedekah. Yang penting gaya hidup kita itu harus sederhana ya, kita mengenyampingkan rasa gengsi lah, terus juga tidak berlebihan dalam mengeluarkan uang,” kata Novi kepada detikProperti, Jumat (9/2/2024).

    Novi menuturkan, biasanya ia dan suaminya langsung menyisihkan uang di awal bulan setelah menerima gaji bulanan. Novi dan suami menyisihkan 50% pendapatannya untuk menabung, dan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini dilakukan untuk menggapai cita-cita mereka yaitu memiliki rumah sendiri.

    “Kita menabung, misalnya menyisihkan uang dari pendapatan di awal bulan, secara rutin dan disiplin kita sisihin 50% untuk menabung, misalkan 50% untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau misalkan dari kebutuhan sehari-hari, misalnya dari 50% itu hanya terpakai 40%, maka 10%-nya masuk ke tabungan. Tapi yang rutin untuk dilakukan adalah menyisihkan 50% untuk menabung,” ungkapnya.

    Tak hanya itu, Novi juga mencatat seluruh pengeluaran uangnya. Hal itu untuk memonitor penggunaan uang dengan baik.

    Dengan menabung selama itu, akhirnya pada 2017 Novi bisa membangun rumah impiannya. Untuk membangun rumah tersebut, ia pun mulai mencari kontraktor.

    Untuk menemukan kontraktor yang cocok juga tidaklah mudah. Novi sudah beberapa kali mencari kontraktor, mulai dari kenalan keluarganya hingga kenalan teman-temannya. Namun, kontraktor tersebut masih dirasa kurang cocok. Sampai akhirnya ia menemukan kontraktor yang sedang membangun rumah tetangganya, yang akhirnya juga membangun rumah Novi.

    Saat mencari kontraktor, Novi membandingkan satu kontraktor dengan kontraktor lainnya untuk mendapatkan jasa yang bagus dan sesuai dengan budget yang dimiliki. Untuk desain rumahnya, Novi menyarankan sudah memiliki rancangannya atau sudah tahu desain rumah yang diinginkan seperti apa. Kepada detikProperti, Novi memberikan beberapa tips memilih kontraktor dan membangun rumah.

    1. Cari Kontraktor yang Amanah

    Novi mengatakan, mencari kontraktor yang amanah sangat penting karena belakangan banyak kasus rumah mangkrak. “Cari kontraktor itu harus yang amanah dan bisa dipercaya. Karena itu kan istilahnya yang utama,” kata Novi.

    2. Sering Diskusi dengan Kontraktor

    Agar bangunan rumah tidak mangkrak, Novi menyarankan untuk terus berdiskusi dengan kontraktor. Selain untuk memastikan pembangunan tetap berlanjut, hal itu juga untuk memastikan bangunan sesuai dengan keinginan dan masih sesuai budget.

    “Diskusi, coba kerja sama yang baik dengan kontraktornya biar tidak mangkrak,” tuturnya.

    3. Pintar-pintar Cari Bahan

    Dengan mengetahui bahan-bahan bangunan cukup penting agar material yang digunakan sesuai dengan keinginan dan budget yang ada. “Kita juga harus pintar-pintar cari bahan yang lebih murah tapi bisa sesuai dengan budgetnya tapi sesuai dengan keinginan kita,” pungkasnya.

    Jadi, untuk membangun rumah memerlukan beberapa hal, seperti uang, desain rumah yang diinginkan, hingga memilih kontraktor.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Masih Mahasiswa Mau Punya Rumah? Begini Tips Nabungnya



    Jakarta

    Memiliki rumah merupakan impian bagi kebanyakan orang. Untuk bisa memiliknya, kamu bisa mulai menabung untuk membeli rumah. Siapapun bisa mulai melakukan hal tersebut, termasuk mahasiswa.

    Bagi kamu mahasiswa yang sudah mempunyai mimpi untuk memiliki rumah bisa mulai menabung dari sekarang. Cara menabungnya bisa menggunakan uang saku yang diberikan oleh orang tua apabila kamu tidak punya penghasilan tambahan.

    Lantas, bagaimana caranya?


    Perencana Keuangan Nadia Harsya mengatakan hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengalokasikan kebutuhan prioritas saat pertama kali mendapatkan uang saku. Misalnya, kebutuhan mahasiswa seperti uang fotokopi, makan, hingga biaya transportasi.

    “Pertama kalau dapat uang jajan sampai uang jajan berikutnya. Jadi, step satu dapat gajian dapat uang, bereskan dulu tuh bayar kosan beli token,” kata dia di d’Preneur detikcom acara ini berkolaborasi dengan BANK JAGO, di Untar, Jakarta, Selasa (5//3/2024).

    Kemudian, Nadia bilang perlu mengalokasikan anggaran yang tersisa secara mingguan. Sebab, kalau dilihat secara bulanan, kita akan merasa mempunyai banyak uang.

    Dengan alokasi mingguan, kamu dapat mempunyai kontrol diri yang lebih disiplin. Nadia menilai kontrol diri ini menjadi hal penting supaya tidak mengambil dana yang lain. Selain itu, dengan alokasi mingguan ini juga dapat menumbuhkan kebiasaan menghabiskan uang sesuai dengan besaran.

    “Paling penting disiplin sama self-control ya. Dengan pengingat ini, aku merasa punya jatah dan batasnya tiap Minggu segini. Misalnya, seminggu Rp 500 ribu operasionalnya. Jadi, punya habit menghabiskan yang jatahnya,” jelasnya.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com