Tag: menata

  • 5 Cara Menata Tanaman Bunga di Teras Biar Rumah Segar dan Menawan


    Jakarta

    Tanaman bunga menjadi hiasan rumah alami yang banyak disukai orang-orang. Rumah yang tampak biasa saja, bisa terlihat lebih indah dan segar dengan bunga.

    Namun, jangan sembarangan menaruh tanaman bunga di teras rumah. Penampilan rumah menjadi lebih estetik kalau kamu menata tanaman bunga dengan memerhatikan komposisinya.

    Lalu, bagaimana cara menata tanaman bunga di teras? Yuk, simak caranya berikut ini yang dilansir dari Cleanipedia, Senin (12/8/2024).


    Cara Menata Tanaman Bunga di Teras

    1. Kelompokkan Berdasarkan Jenis

    Cara pertama, Kamu dapat mengelompokkan tanaman bunga berdasarkan jenisnya. Susun tanaman sejenis di satu sudut atau bagian teras, dan beri jarak dengan jenis tanaman yang lain. Penataan seperti ini akan menciptakan kesan serasi dan tidak berantakan.

    Bila luas taman Kamu terbatas, Kamu dapat memanfaatkan rak untuk memajang tanaman secara lebih rapi. Dengan cara ini, taman Kamu tetap dapat diramaikan oleh beraneka jenis tanaman, meski lahan sempit. Terdapat juga pilihan rak estetik, mulai dari rak susun, gantung, dinding, dan lain sebagainya, yang tentu dapat memperindah area teras Kamu.

    2. Tentukan Tatanan Tanaman

    Kamu dapat menata tanaman bunga kamu sesuai keinginan kamu. Kamu bisa dengan cara disejajarkan, dikumpulkan dalam bentuk lingkaran, dikumpulkan dalam bentuk persegi, atau diletakkan secara acak.

    Kamu juga bisa menerapkan penataan campuran, misalnya di satu area tanaman ditata secara melingkar, sementara di area lain tanaman cukup dibariskan.

    Cara menata bunga di teras rumah yang juga dapat Kamu coba adalah memakai pot gantung. Pot gantung berukuran kecil dan berwarna-warni dapat menghidupkan sekaligus menyegarkan suasana teras yang asri.

    3. Ciptakan Titik Pusat

    Kamu dapat memilih satu jenis tanaman bunga yang terlihat menonjol dibandingkan tanaman lainnya. Letakkan tanaman tersebut di tengah taman atau hiasi sekelilingnya dengan batu hias atau ornamen hias lain.

    Cara lainnya adalah meletakkan tanaman tersebut di pot berbentuk unik yang menarik perhatian. Dengan adanya titik pusat ini, pandangan orang akan langsung tertuju pada tanaman tersebut saat melihat taman teras kamu.

    4. Atur Posisi Tanaman

    Pengaturan ini bisa berdasarkan ukuran tanaman. Misalnya, tanaman yang berukuran kecil jangan ditaruh di belakang tanaman berukuran besar karena nanti jadi tidak kelihatan.

    Cara menata bunga di teras rumah yang lain yaitu dengan meletakkan tanaman pot kecil di atas batu tinggi sehingga sejajar dengan tanaman yang berukuran besar. Kamu juga dapat meletakkan tanaman pot di atas bangku kayu atau besi untuk menciptakan variasi.

    5. Bersihkan Teras dari Daun Kering atau Layu

    Dalam merawat tanaman, kamu juga perlu rajin membersihkannya dari daun atau bunga yang sudah layu, kering, atau mati. Kumpulkan rontokan daun dan bunga di satu tempat untuk kemudian dijadikan kompos yang dapat menyuburkan tanah halaman kamu.

    Jangan dibiarkan berserakan karena akan mengurangi nilai estetika pada tampilan rumah kamu.

    Demikian cara menata tanaman bunga di teras. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Dihindari saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rak buku di rumah bisa digunakan sebagai partisi antar-ruangan. Agar tampak menarik, rak buku harus ditata dengan baik.

    Menata rak buku tidak bisa dilakukan asal karena bisa jadi membuatnya tampak berantakan. Butuh waktu untuk menatanya supaya tampak pas dan tidak berlebihan.

    Nah, saat menata rak buku, ada beberapa hal yang harus dihindari. Dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (22/8/2024), berikut ini informasinya.


    1. Hanya Ada Buku Saja

    Isi dari rak buku tidak hanya buku saja. Kamu juga bisa menambahkan barang-barang dekoratif lain, misalnya bingkai foto, vas bunga, dan lainnya.

    Memasukkan barang lain pada rak buku tidak hanya memberikan kesan personal, tapi juga menciptakan tampilan yang lebih menyeluruh.

    2. Mengatur Barang Terlalu Dekat

    Untuk menata rak buku yang ‘sempurna’ kamu bisa meletakkan barang-barang dengan jarak yang cukup agar bisa ‘bernapas’. Dengan adanya jarak juga bisa membuat barang-barang tampak harmonis. Jika rak buku terlalu penuh atau jarak antar-barang terlalu dekat, maka akan tampak terlalu penuh.

    3. Menata Rak Buku Secara Berlebihan

    Kamu bisa menata rak buku dimulai dari barang-barang yang kamu suka dan ingin menjadi pusat perhatian agar fokus. Setelah itu baru tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit. Jika ada yang dirasa kurang pas, segera singkirkan.

    4. Salah Mengukur Skala

    Ukuran penting dalam menata barang. Sebab, barang yang ukurannya tidak pas akan tampak mencolok. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, menemukan keseimbangan yang tepat adalah kunci. Untuk barang-barang berukuran besar, kamu bisa meletakkannya dengan memberikan jarak.

    5. Tidak Memperhatikan Bagian Belakang Rak Buku

    Tak hanya apa yang ada di rak buku saja, tetapi bagian belakangnya juga penting. Wallpaper, papan kayu, atau cat dapat menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu.

    Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan. Kamu bisa menggunakan lampu kecil, lampu perpustakaan, atau bahkan lilin untuk menunjukkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Itulah beberapa hal yang harus dihindari saat menata rak buku. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Trik Menata Rumah agar Selalu Terlihat Rapi dan Bersih


    Jakarta

    Menata rumah agar selalu tampak rapi dan bersih sepanjang waktu menjadi tantangan tersendiri, terlebih bagi orang yang terlalu sibuk. Pasalnya, merapikan rumah tak jarang membutuhkan tenaga ekstra dan banyak waktu.

    Namun jangan khawatir, terdapat trik agar rumah terus terlihat bersih dan rapi. Sejumlah trik ini sangat berguna bagi detikers yang sulit meluangkan waktu untuk membersihkan hunian. Apa saja? Cek di bawah ini.

    Cara Menata Rumah agar Terlihat Rapi dan Bersih

    Mengutip Better Homes & Gardens, Shark, dan Forbes, berikut sederet tips menata rumah agar terus tampak bersih dan rapi setiap harinya:


    1. Sortir Barang yang Tak Lagi Digunakan

    Orang umumnya akan membeli barang baru jika yang lama tidak bisa lagi digunakan. Daripada disimpan dan membuat rumah berantakan, barang lama yang sudah tak terpakai lebih baik disingkirkan.

    Kamu dapat meluangkan satu waktu untuk menyortir semua barang yang dimiliki di rumah. Buat daftar atau pisahkan antara barang masih digunakan maupun yang tidak. Lebih baik buang barang yang tak lagi dipakai dan jangan menumpuknya di suatu area, karena bisa bikin rumah terlihat acak-acakan.

    2. Bersihkan Rumah Secara Rutin

    Kamu dapat membuat jadwal mingguan atau bulanan untuk membersihkan bagian-bagian rumah. Misalnya, membersihkan debu-debu yang menempel di permukaan dilakukan tiga hari sekali dan mengganti sprei satu kali setiap minggunya.

    Detikers bisa juga langsung membersihkan area rumah yang telah kotor sebelum jadwal pembersihannya. Dengan begitu, hunian bisa terlihat selalu bersih setiap harinya.

    3. Minimalisir Perabot

    Terlalu banyak kursi, lemari, sofa, dan barang lainnya dapat membuat rumah tampak berantakan dan terasa sempit. Dengan menempatkan sejumlah furnitur saja di tiap-tiap ruangannya, hunian tidak terasa penuh dan menyesakkan.

    Namun, detikers perlu menyesuaikan pula dengan ruangannya. Karena perabot yang terlalu sedikit juga tidak bagus bagi estetika ruangan maupun hunian secara menyeluruh.

    Kalau memiliki terlalu banyak perabot yang masih bagus dan jarang terpakai, kamu mungkin dapat memberikannya kepada orang lain yang membutuhkan daripada membuangnya.

    4. Gunakan Furnitur Multifungsi

    Furnitur multiguna bisa jadi salah satu solusi menata rumah dengan ruangan kecil agar selalu terlihat rapi. Seperti penjelasan sebelumnya, hunian yang memiliki terlalu banyak perabot akan tampak berantakan dan sempit.

    Contoh furnitur multifungsi adalah, meja makan yang berfungsi ganda sebagai rak dan sofa bed. Contoh lainnya adalah bangku ottoman yang di dalamnya terdapat ruang penyimpanan.

    5. Laci sebagai Tempat Penyimpanan

    Rak terbuka atau rak apung untuk menyimpan perlengkapan dapur dan dekorasi lainnya mungkin tampak bagus untuk estetika rumah. Namun, furnitur tersebut memerlukan perawatan intens karena debu-debu yang menempel di permukaannya akan terlihat jika tidak dibersihkan selama beberapa waktu.

    Sementara bila mengandalkan laci sebagai penyimpanan, detikers mungkin lebih jarang membersihkannya karena tempatnya yang tertutup tidak terlalu terpapar debu. Selain itu, barang yang berantakan di dalam laci juga tidak terlalu terlihat karena tertutup.

    Di sisi lain, detikers dapat membangun gudang sebagai ruang khusus untuk menyimpan furnitur besar yang jarang terpakai.

    6. Rapikan Area Rumah yang Paling Menonjol

    Jika kedatangan tamu secara mendadak sedangkan rumah masih berantakan, kamu dapat memprioritaskan untuk merapikan dan membersihkan bagian-bagian rumah yang menonjol dan paling mungkin dilihat orang. Dengan begitu, hunianmu setidaknya tampak rapi dan bersih.

    7. Segera Rapikan Barang Setelah Dipakai

    Setelah memakai suatu barang, sebaiknya segera rapikan dan letakkan kembali pada tempatnya. Detikers jangan sampai menunda-nunda, karena berisiko menciptakan tumpukan yang membuat rumah berantakan. Jika dilakukan secara konsisten, maka akan membuat rumah tertata rapi dan tampak terus bersih.

    8. Biarkan Sinar Matahari Masuk ke Rumah

    Pencahayaan yang baik dapat memberi kesan rumah yang lebih bersih dan luas. Detikers dapat membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah dengan membuka gorden dan jendela. Pastikan juga area jendela sudah bersih dari debu dan kotoran lain yang mungkin menempel.

    9. Gunakan Pengharum Ruangan

    Setelah membersihkan dan merapikan tiap-tiap sudut hunian, selanjutnya kamu dapat menyemprotkan pengharum ruangan, menyalakan lilin aroma, atau meletakkan minyak esensial di sekitar rumah. Aroma harum yang mengisi hunian akan menciptakan kesan bersih, nyaman, dan tenang.

    Nah, itu tadi sederet cara menata rumah agar terlihat terus rapi dan bersih setiap harinya. Rumah rapi bikin penghuninya betah, bisa beristirahat, dan memiliki kontrol emosi yang baik.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Diulang! 5 Kesalahan saat Menata Rak Buku di Rumah


    Jakarta

    Dalam menata rak buku memerlukan usaha lebih dari sekedar menaruh hiasan dan buku di satu tempat. Setelah kamu menata buku dengan baik, hasilnya akan membuat barang-barang atau buku kamu terlihat rapi dan tertata.

    Namun, terkadang kamu tidak menyadari ada beberapa kesalahan yang dilakukan saat menata rak buku di rumah. Melansir Better Homes & Gardens, Jumat (25/10/2024), berikut beberapa kesalahan yang harus kamu hindari saat menata rak buku kamu di rumah.

    Rak Hanya Digunakan untuk Buku

    Rak buku memang diutamakan untuk menaruh buku-buku yang kamu miliki agar tertata rapi di rumah. Namun, barang-barang dekoratif seperti foto dan koleksi pribadi menjadi kunci untuk menata rak buku.


    Memasukkan benda-benda lain di rak buku kamu tidak hanya memberi rak lebih banyak kepribadian tetapi juga menciptakan tampilan yang lebih lengkap. Seperti vas bunga kecil, lampu bertenaga baterai, dan karya seni berbingkai bisa kamu gunakan.

    Salah Memilih Ukuran

    Ukuran rak buku adalah hal penting dalam menata barang. Meskipun sebaiknya barang-barang memiliki ukuran yang bervariasi, namun barang yang ukurannya tidak pas membuatnya akan mencolok.

    Untuk memberi bobot lebih pada barang-barang yang lebih kecil, kelompokkan semuanya. Untuk barang-barang yang besar, beri banyak ruang agar tidak terasa terlalu sesak.

    Tidak Mempertimbangkan Bagian Belakang Rak Buku

    Wallpaper, papan kayu, atau cat yang akan menambah kepribadian di balik koleksi buku dan dekorasi kamu. Pencahayaan yang baik juga dapat membantu menonjolkan detail-detail yang mungkin tidak diperhatikan.

    Terangi rak-rak kamu dengan lampu perpustakaan, lampu kecil, dan bahkan lilin untuk memamerkan detail-detail di bagian belakang rak.

    Menata Barang Terlalu Berdekatan

    Satu hal yang penting untuk diingat saat menata dengan rak terbuka adalah batas tipis antara penataan yang sempurna dan jauh dari kekacauan. Menciptakan ruang di seluruh rak memungkinkan tampilan kamu terasa lebih harmonis.

    Hal ini juga dapat memastikan setiap barang atau pengelompokan mendapatkan bagiannya sendiri. Saat rak kamu menjadi terlalu penuh, saat itulah kamu tidak akan dapat menghargai barang-barang istimewa yang ingin kamu pajang.

    Menata Rak Secara Berlebihan

    Membuat rak buku yang tampak ditata dengan sempurna memerlukan pengendalian. Mulailah dengan barang-barang yang kamu suka, tambahkan barang-barang tambahan sedikit demi sedikit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Agar Warna Lantai Kayu Tahan Lama dan Tak Cepat Pudar


    Jakarta

    Lantai kayu menjadi pilihan yang bisa digunakan untuk lantai rumah kamu. Namun, perawatan lantai kayu berbeda dengan permukaan lantai yang lain. Kamu perlu lebih hati-hati agar permukaan tidak cepat rusak.

    Tanda lantai kayu di rumah mengalami kerusakan adalah warnanya yang memudar. Kualitasnya yang menurun dapat mengurangi daya tarik lantai karena warnanya menjadi pucat dan tidak seperti kayu lagi.

    Kamu tidak perlu khawatir, melansir The Spruce, Jumat (1/11/2024), berikut beberapa cara mencegah lantai kayu di rumah memudar.


    1. Bersihkan Secara Rutin

    Menyapu lantai secara rutin merupakan salah satu cara menjaga kualitas dari lantai kayu. Kotoran yang lepas saat diinjak akan mengikis lapisan cat dan lama-kelamaan akan membuat lantai terkikis.

    Saat ingin mengepel, wajib untuk memeriksa ulang produk pembersih karena banyak bahan kimia rumah tangga yang dapat melarutkan lapisan paling luar. Beberapa bahan yang harus dihindari adalah amonia, cuka, dan pemutih. Selain itu, pakai kain pel yang lembut untuk menggosok ubin.

    2. Jangan Biarkan Lantai Kayu Terlalu Lembap

    Pastikan ruangan yang memakai lantai kayu tidak terlalu lembap. Hal ini menyebabkan pemuaian dan penyusutan termal sehingga menimbulkan lengkungan. Lama-lama tidak hanya akan membuat lantai kayu menjadi kusam dan rusak, tetapi juga akan memudarkan warna dari lantai kayu tu sendiri.

    3. Sering Menata Ulang Furniture dan Melapisi Karpet

    Cara mencegah lantai kayu rusak karena paparan matahari di rumah adalah menata ulang furniture sesekali. Cara ini bisa mencegah bercak-bercak pada permukaannya hilang.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan karpet di area lantai kayu dan merotasi furniture setiap satu atau dua tahun sekali. Dengan begitu tidak terjadi pemudaran warna yang tidak merata.

    4. Batasi Paparan Matahari

    Lantai kayu secara alami akan teroksidasi saat terkena sinar matahari, sehingga mengubah corak warna kayu. Coba pakai tirai untuk membatasi intensitas sinar matahari.

    5. Pertimbangkan Bahan Sebelum Membeli

    Pertimbangkan untuk memilih spesies kayu yang tidak mudah pudar. Sebagai produk alami, kayu memang berubah warna seiring waktu dan ini dapat membuat lantai kamu tampak lebih lembut dan bahkan lebih indah dengan kedalaman warna yang ditambahkan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Sofa dan TV di Ruang Sempit, Biar Nggak Sumpek!



    Jakarta

    Meletakkan sofa dan televisi (TV) di ruangan yang sempit harus cermat. Sebab, jika salah posisi justru bisa membuat ruangan semakin sempit atau tidak nyaman.

    Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur sofa dan TV di ruang keluarga yang sempit. Salah satunya adalah meletakkan TV dengan ketinggian yang pas dengan sofa. Hal ini agar penghuni rumah bisa menonton TV dengan nyaman.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk meletakkan sofa dan TV yang pas pada ruangan sempit. Dilansir dari Ideal Home, berikut ini informasinya.


    Tips Meletakkan Sofa di Ruang Keluarga yang Sempit

    Jika ruangan keluarga di rumahmu berbentuk persegi atau persegi panjang, posisikan dua sofa berukuran sama yang saling berhadapan dengan meja kopi di antaranya. Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk.

    Pastikan selalu memberikan sedikit jarak di sekitar furniture agar orang rumah dapat berjalan dengan nyaman.

    Sebenarnya, tidak ada aturan pasti dan tepat yang mengatakan kamu tidak dapat memasangkan furnitur dengan ukuran berbeda, seperti tiga tempat duduk dan dua tempat duduk, atau sofa panjang dengan tempat duduk. Ukuran yang bervariasi dapat menciptakan dinamika yang berbeda di dalam ruang keluarga kecil tersebut.

    Tips Meletakkan TV di Ruang Keluarga yang Sempit

    TV biasanya diletakkan di area ruang keluarga agar penghuni rumah bisa menonton bersama. Untuk posisi menonton yang optimal, idealnya TV diletakkan di bagian depan tengah sofa.

    Kamu juga bisa meletakkan TV di sudut ruangan jika menaruhnya di tengah ruangan merusak estetika. Selain itu, TV harus berada pada ketinggian yang tepat dalam kaitannya dengan sofa sehingga terasa nyaman untuk dilihat dan kamu tidak perlu melihat ke atas atau meninggikan leher untuk menontonnya.

    Itulah beberapa tips meletakkan sofa dan TV di ruangan sempit. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Menata Kamar Tidur Sesuai Ajaran Islam, Simak Anjurannya!



    Jakarta

    Kamar tidur merupakan salah satu ruangan penting dalam sebuah rumah. Ruangan ini digunakan untuk penghuninya beristirahat. Oleh karena itu kamar tidur perlu dibuat senyaman mungkin.

    Bagi umat muslim, sebenarnya ada anjuran dalam menata kamar tidur. Seperti misalnya meletakkan kasur menghadap ke arah kiblat.

    Nabi Muhammad SAW juga menyarankan posisi tidur sebaiknya tubuh menghadap ke arah kanan dan kaki menghadap berlawanan dari kiblat.


    “Jika engkau hendak menuju tempat tidurmu (untuk tidur), maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu (bagian tubuhmu) sebelah kanan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

    Posisi geografis Indonesia yang berada di bagian timur Ka`bah atau Mekah, maka arah kiblat Salat menghadap ke arah barat. Namun, bukan berarti tempat tidur dihadapkan ke arah barat, melainkan arahkan tempat tidur ke arah sebaliknya agar kaki tidak menghadap kiblat.

    Posisi tempat tidur yang baik menurut Islam pertama adalah dengan mengarah ke selatan. Jangan letakkan posisi tempat tidur tepat menghadap pintu kamar yang langsung mengarah ke ruang tamu atau ruang keluarga.

    Kriteria kamar tidur lainnya menurut Islam adalah tidak boleh memiliki perabotan yang terlalu mewah dan nyaman yang dapat menyebabkan tidur berlebihan dan membuat penghuninya menjadi malas.

    “Keadaan kamar tidur di rumah (umat) Muslim dan perabotannya harus mendorong dan memfasilitasi tradisi Islam untuk tidur lebih awal dan bangun lebih awal dalam keadaan segar dan segar untuk salat Subuh, dan bahkan lebih awal untuk salat malam sunnah,” tulis Islami City seperti yang dikutip pada Selasa (19/3/2024).

    Hindari melengkapi Kamar tidur dengan gaya perabotan atau aksesori yang memperlihatkan elemen hiburan. Hal ini dikhawatirkan dapat menghambat penghuninya untuk lebih produktif dan beribadah.

    Buat kamar tidur yang dapat membantu penghuninya lebih cepat beristirahat dan merasa aman ketika beribadah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menata Isi Kulkas agar Muat Banyak dan Nggak Berantakan


    Jakarta

    Selama perayaan lebaran, pasti kamu kebanjiran hampers yang isinya berbagai macam makanan. Beberapa makanan tersebut ada yang harus disimpan di kulkas agar tahan lama. Namun, kulkas juga memiliki kapasitas, tidak bisa terlalu banyak menampung barang.

    Lantas, bagaimana menyusun isi kulkas agar muat lebih banyak?

    Cara menyusun isi kulkas tentu ada triknya. Selain untuk membantu menyediakan ruang kosong lebih banyak, trik ini juga dapat mencegah makanan cepat basi lebih cepat karena kamu bisa menyimpan lebih lama di dalam kulkas.


    Dilansir Insider, berikut cara menyusun isi kulkas agar bisa lebih banyak ruang penyimpanannya.

    1. First In, First Out

    Saat menyusun makanan atau barang di dalam kulkas, kamu perlu menerapkan prinsip makanan yang tanggal kedaluwarsanya cepat atau mudah basi sebaiknya diletakkan di area depan yang mudah dijangkau. Hal ini untuk mengingatkan kamu untuk segera mengonsumsi makanan tersebut atau memasaknya.

    Sementara itu, makanan atau minuman yang kedaluwarsanya masih lama bisa diletakkan di belakang karena masih lama akan dikonsumsi.

    2. Kelompokkan Barang

    Setiap seni untuk merapikan atau menata selalu diajarkan untuk selalu mengelompokkan barang agar mudah untuk digunakan. Pengelompokkan ini bisa berdasarkan tanggal kadaluarsa, jenis makanan atau minuman, paling sering dipakai atau tidak.

    3. Pakai Kotak Penyimpanan

    Agar tampilannya lebih rapi dan mudah diambil, lebih baik siapkan kotak penyimpanan tambahan yang sesuai dengan isi makanan dan minuman yang akan diisi di dalamnya. Kamu juga bisa menuliskan jenis makanan dan minuman yang ingin diisi di dalamnya. Selain kotak, coba tambahkan alas yang biasa disebut dengan fridge liner agar keadaan kulkas bisa tetap bersih.

    4. Atur Isi Rak Atas dan Tengah

    Selanjutnya adalah makanan dan minuman apa saja yang cocok diletakkan per bagian kulkas. Untuk rak atas dan tengah, sebaiknya dipakai untuk menyimpan makanan siap saji, makanan ringan, seluruh produk yang mengandung susu seperti keju, yogurt dan krim asam, makanan penutup, dan sisa makanan. Telur dan buah-buahan beri juga bisa disimpan di rak atas dan tengah. Hal ini dikarenakan area ini cukup dingin.

    5. Atur Isi Rak Bawah

    Untuk bagian rak bawah bisa digunakan untuk menaruh barang-barang yang bermuatan besar dan berat seperti bir atau kaleng soda. Daging dan ikan juga bisa diletakkan di sini untuk mencegah kontaminasi jika terjadi kebocoran pada kemasannya.

    Bagian ini bisa ditambahkan kotak penyimpanan tambahan agar penyusunannya lebih rapi dan tak tercampur.

    6. Laci

    Laci ini dirancang untuk mengurangi kelembapan dan mengontrol masuknya suhu sehingga penyimpanan ini cocok untuk buah dan sayuran secara terpisah. Makanan yang mudah busuk atau berubah bentuk dan rasa bisa juga diletakkan di sini. Sebaiknya beri pemisah antara sayur dan buah karena keduanya tidak bisa disimpan bersamaan.

    7. Pintu

    Di bagian pintu terdapat rak penyimpanan yang ukurannya lebih kecil, tetapi bisa menahan beban yang berat. Biasanya bagian ini digunakan untuk menyimpan telur, air, susu, dan lainnya.

    Selain itu, bagian pintu juga bisa digunakan sebagai penyimpanan bumbu, selai, dan makanan lain memiliki ketahanan paling lama terhadap pembusukan. Herba seperti peterseli, daun ketumbar, dan adas juga lebih baik taruh di bagian pintu dengan cara menyiapkan toples berisi air dan memasukkan setiap bungkusan herba ke dalamnya untuk memperpanjang kesegarannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Menata Kamar Tidur Agar Barang Tak Berjatuhan Saat Gempa


    Jakarta

    Rumah yang diguncang gempa membuat barang-barang berjatuhan, termasuk di kamar tidur. Hal ini bisa membahayakan penghuni rumah, apalagi kalau lengah saat tidur.

    Barang-barang di kamar tidur bisa jatuh dan menimpa penghuni saat terjadi gempa. Untuk mencegah hal itu terjadi, penghuni rumah bisa menata kamar tidur agar barang-barang aman ketika gempa.

    Lantas, bagaimana cara menata kamar tidur agar aman saat gempa? Simak tipsnya berikut ini yang dikutip dari Apartment Therapy.


    Cara Menata Kamar Tidur yang Aman Saat Gempa

    Inilah cara menata kamar tidur agar aman dari barang yang jatuh ketika gempa.

    1. Terapkan Minimalisme

    Cegah barang berjatuhan saat gempa dengan mengurangi barang-barang di kamar. Semakin sedikit barang yang kamu punya di kamar akan lebih baik.

    Penghuni rumah bisa menerapkan konsep minimalisme di kamar tidur. Sebab, mempunyai sedikit barang akan mengurangi kemungkinan kejatuhan barang.

    2. Posisikan Tempat Tidur Jauh dari Jendela

    Sebaiknya letakkan tempat tidur jauh dari jendela. Biasanya gempa bumi yang besar membuat kaca jendela pecah karena dinding bergoyang.

    Namun kalau tidak punya ruang yang cukup, coba pasang film kaca jendela yang bisa mencegah pecahan kaca bercecer di mana-mana.

    3. Hindari Menggantung Benda Berat di Atas Tempat Tidur

    Jangan gantung benda-benda berat di area kepala tempat tidur, terutama saat malam hari. Benda itu bisa jatuh menimpa penghuni rumah saat terjadi gempa.

    Kalau mau mendekor kamar dengan lebih aman, bisa memakai bingkai gambar yang kecil dan ringan. Selain itu, bisa juga menggantung dekorasi dari bahan kain, misalkan bendera.

    4. Amankan Furniture Besar ke Tembok

    Furniture besar yang rawan terjatuh atau bergeser, seperti rak buku dan lemari pakaian, harus dikaitkan ke dinding. Kamu bisa menggunakan sekrup atau pengait khusus untuk mengamankan furniture. Dengan begitu, kamar tidur akan lebih aman saat terjadi gempa bumi.

    Itulah beberapa tips untuk menata kamar tidur yang aman menghadapi gempa bumi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bagian-bagian Penting Kitchen Set dan Fungsinya di Dapur



    Jakarta

    Kitchen set lahir dari adanya kebutuhan fasilitas yang dapat mewadahi penyimpanan, pencucian, hingga pekerjaan yang ada di dapur. Fasilitas penyimpanan terwujud dalam lemari kabinet dan kulkas, fasilitas cuci terwadahi dalam kitchen sink, sedangkan fasilitas kerja terakomodasi melalui table top, kompor, dan microwave.

    Tingkat kesehatan, keamanan, dan kenyamanan pun bisa meningkat jika menggunakan kitchen set. Selain berfungsi membuat dapur lebih rapi, kitchen set juga dapat didesain semenarik mungkin sehingga dapur bisa terlihat lebih indah dan menawan.

    Melansir dari buku ’46 Inspirasi Desain Kitchen Set’ karya Yunus Aryanto yang terbit pada tahun 2008, kitchen set terdiri dari beberapa bagian yakni:


    Lemari Kabinet

    Lemari kabinet merupakan bagian dari kitchen set yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan berbagai peralatan dapur serta kebutuhan memasak lainnya. Berdasarkan letaknya, lemari kabinet terbagi menjadi dua, yaitu lemari kabinet atas dan lemari kabinet bawah.

    Table Top/Counter Top

    Table top atau counter top merupakan bagian dari kitchen set yang berfungsi sebagai meja kerja untuk melakukan pekerjaan persiapan memasak sebelu diolah dengan kompor. Table top harus memiliki bahan atau material yang kuat, bersifat antigores, tahan panas dan air, serta mudah dibersihkan.

    Adapun merujuk pada buku berjudul “Menata Dapur Minimalis” karya Anita Rahmatia dan Putri Dwimirnani, terdapat standar internasional ketinggian counter yang berada di antara 85 – 90 cm. Namun, menurut Gilly Love pada bukunya berjudul “Membuat Dapur Idaman”, ukuran 90 cm mungkin tidak cocok bagi orang jangkung atau pendek yang membuat mereka tidak nyaman bekerja di dapur. Maka,solusinya adalah menerapkan furnitur custom-built atau unit yang bagian dudukannya bisa diatur ketinggiannya.

    Sementara itu, jarak antara top counter dengan kabinet di atasnya pastikan berada pada kisaran 45 – 50 cm.

    Kitchen Sink

    Kitchen sink merupakan salah satu elemen penting pada kitchen set karena berfungsi sebagai tempat mencuci, baik itu bahan makanan ataupun peralatan memasak. Sink memiliki banyak jenis, misalnya sink mangkuk tunggal, sink ganda, sink permanen, maupun sink nonpermanen (yang dapat dilepas).

    Cookerhood

    Cookeerhood merupakan bagian kitchen set yang memiliki fungsi sebagai alat pengisap asap maupun uap dari hasil memasak. Fungsi cookerhood adalah menjadikan udara di ruang dapur lebih bersih dan segar.

    Kulkas

    Kitchen set ada yang memiliki ruang untuk kulkas yang berfungsi sebagai tempat menyimpan sekaligus mendinginkan makanan dan minuman sehingga lebih tahan lama dan tidak cepat busuk.

    Kompor

    Kompor termasuk elemen penting pada kitchen set yang memiliki fungsi sebagai alat memasak. Terdapat dua jenis kompor, yakni kompor portable dan kompor tanam. Selain itu, ada juga kompor induksi yang lagi tren karena tidak menggunakan api.

    Microwave

    Microwave termasuk alat pendukung kitchen set berupa alat elektronik yang digunakan untuk menghangatkan makanan. Penggunaan microwave juga harus diperhatikan karena butuh energi listrik yang besar. Walau demikian, microwave tidak harus selalu ada pada kitchen set.

    Sebagai salah satu fasilitas di dapur yang sering digunakan, pemilihan material pada kitchen set juga harus diperhatikan. Terlebih lagi jika itu dapur kotor atau dapur basah yang sangat rentan dengan kotoran, asap, dan minyak tentu memerlukan material dan finishing yang berbeda dengan dapur kering yang jarang terjadi kegiatan memasak.

    Masih merujuk pada buku yang sama, terdapat beberapa pilihan material dan finishing untuk bagian-bagian kitchen set, yaitu:

    Pilihan Material Dasar Lemari Kabinet

    • Kayu solid
    • Multipleks
    • Teakwood
    • Medium Density Fiberboard (MDF)
    • Particle board

    Pilihan Finishing Tempel Lemari Kabinet

    • Tacon
    • Formika
    • Veneer
    • Decosheet
    • High Pressure Laminate (HPL)
    • Akrilik
    • High gloss panel

    Pilihan Finishing Oles Lemari Kabinet

    • Politur
    • Melamik
    • Cat duko
    • Cat kayu

    Pilihan Material Alas Table Top

    • Keramik
    • Stainless steel
    • Kaca
    • Solid surface
    • Granit
    • Marmer

    Itu dia penjelasan mengenai kitchen set yang berguna untuk memaksimalkan dapur kamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com