Tag: menata rumah

  • 6 Aturan Desain Rumah Anti Ketinggalan Zaman


    Jakarta

    Tren selalu berubah setiap waktu, termasuk dalam hal desain rumah. Namun, ada beberapa aturan desain yang ternyata tidak akan pernah lekang oleh waktu. Aturan ini diaplikasikan oleh orang yang tidak ingin repot menggonta-ganti desain rumah agar tidak ketinggalan zaman.

    Melansir The Spruce, Jumat (22/12/2023), berikut 6 aturan desain rumah anti ketinggalan zaman yang harus kamu ketahui.

    Gunakan Desain yang Simetris

    Saat ingin menciptakan tampilan rumah yang anti ketinggalan zaman, salah satu hal utama yang harus dipertimbangkan adalah pola simetris. Mata manusia cenderung tertarik pada sesuatu yang simetris dan seimbang.


    Bagaimana mencapainya? Duplikasi item-item tertentu untuk menciptakan kesamaan di kedua sisi ruangan. Penting untuk diingat bahwa tidak semua elemen harus berpasangan. Namun, titik fokus utama perlu ditetapkan dan didekorasi dengan elemen-elemen berpasangan di sekitarnya. Pola yang simetris memberikan rasa keseimbangan alami dan membiarkan mata menentukan di mana setiap unsur seharusnya berada.

    Ciptakan Titik Fokus

    Setiap ruangan memerlukan titik fokus yang kuat. Titik fokus memberikan mata tempat untuk beristirahat dan menyajikan tatanan yang memikat.

    Poin menarik seringkali hadir secara alami, seperti sofa atau jendela besar. Namun, jika tidak ada, ciptakan titik fokus dengan seni, elemen arsitektur, atau furnitur tertentu. Tentukan tempat di ruangan mana mata kamu ingin beristirahat dan bangunlah titik fokus di sekitar area tersebut.

    Pastikan semua furnitur diatur dengan memperhatikan titik fokus ini. Penting untuk memastikan hanya ada satu titik fokus agar tidak menciptakan kekacauan visual yang membingungkan.

    Gunakan Pola Klasik

    Rahasia ruangan yang anti ketinggalan zaman lainnya terletak pada penggunaan pola klasik, seperti garis-garis, motif bunga, dan kotak-kotak. Hindari cetakan tren yang mungkin cepat basi, seperti motif binatang dan geometris yang kuat.

    Penting untuk menggunakan setidaknya tiga pola dalam satu ruangan dan bervariasi dalam ukurannya. Gunakan pola secara merata di seluruh ruangan untuk menghindari ketidakseimbangan visual.

    Jangan Ikut-Ikutan Tren

    Tren adalah sesuatu yang tidak pernah abadi. Ruangan yang didesain mengikuti tren cenderung cepat ketinggalan zaman dalam beberapa tahun. Meskipun demikian, kamu masih bisa mengadopsi tren dalam porsi yang kecil, seperti menggunakan warna yang sedang tren dalam aksesori yang bisa diganti dengan mudah.

    Sembunyikan Alat-Alat Elektronik

    Alat-alat elektronik yang terlihat bisa mengganggu estetika ruangan. Meskipun ukuran alat-alat elektronik semakin kecil, TV tetap menjadi tantangan tersendiri. Belajarlah untuk menyembunyikannya atau mendekorasi sekitarnya agar tidak menjadi fokus utama yang mengganggu pandangan mata.

    Gunakan Barang Berkualitas

    Tanpa diragukan lagi, penggunaan perabot, kain, dan aksesori berkualitas tinggi adalah langkah utama menuju ruangan yang anti ketinggalan zaman. Barang-barang berkualitas tentu akan tahan lama sehingga bisa digunakan selama bertahun-tahun.

    Demikianlah aturan desain yang bisa kamu aplikasikan untuk menciptakan ruang yang anti ketinggalan zaman. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Panduan Menata Rumah dengan Halal Way Sesuai Nilai-nilai Agama Islam


    Jakarta

    Dekorasi rumah biasanya mencerminkan identitas, kepribadian, dan nilai yang dianut oleh pemiliknya. Seorang muslim pun bisa membuat rumah yang merepresentasikan agamanya dengan mendekorasi rumah menggunakan cara yang halal dan dianjurkan dalam ajaran Islam.

    Selain untuk menambah nilai estetika, menggunakan dekorasi rumah dengan unsur-unsur Islami juga bisa menunjang gaya hidup penghuninya. Seorang muslim bisa lebih produktif beribadah dan menjalankan sunnah serta senantiasa mengingat Allah SWT.

    Kamu bisa menciptakan suasana rumah yang mencerminkan nilai-nilai Islam kepada siapapun yang memasukinya. Untuk itu, berikut ini cara mendekorasi rumah dengan gaya Islami, dikutip dari laman The Halal Times.


    Buat Area Salat

    Ibadah salat lima waktu sangat penting dan wajib dilakukan oleh muslim, sehingga ada baiknya menyediakan area salat terbaik di dalam rumah untuk mengakomodir kebutuhan itu. Kamu bisa menggunakan kamar atau ruang khusus sebagai musala di dalam rumah. Ketika mendesain area salat, jangan lupa mempertimbangkan arah kiblat.

    Sediakan sajadah, mukena, dan keperluan ibadah lainnya tersimpan rapi di sebuah lemari atau wadah khusus. Kamu juga bisa meletakan Al-Qur’an dan buku-buku Islami di rak dinding untuk akses yang mudah.

    Hiasi dengan Seni Islami

    Mendekor rumah dengan cara yang halal bisa dengan menggunakan tema desain yang banyak ditemukan dalam seni bernuansa Islami. Penting untuk diingat adalah larangan menggunakan karya seni yang menggambarkan sosok manusia atau hewan atau apa pun yang memiliki jiwa.

    Kamu bisa memakai motif geometrik, dinding kayu untuk memisahkan ruangan, menggunakan permadani, serta menghiasinya dengan lampu dan vas yang menampilkan kerajinan kaca tradisional muslim.

    Gunakan Desain Kaligrafi

    Di antara bentuk ekspresi artistik terbaik dalam Islam adalah kaligrafi karena dapat memunculkan ayat-ayat suci dari Al-Qur’an dalam tulisan hias yang indah. Ada banyak cara dan desain kaligrafi yang bisa digunakan untuk menghiasi rumah.

    Kamu bisa memilih kaligrafi yang berisi ayat atau surah favoritmu. Selain indah, kaligrafi bisa senantiasa mengingatkan penghuni untuk membaca dan mengamalkannya.

    Furnitur Arab

    Furnitur yang terlalu mewah sebenarnya tidak dianjurkan dalam ajaran Islam karena terkesan materialistik, terlebih bila dibandingkan dengan kesejahteraan masyarakat. Di samping itu, kebersihan sangat ditekankan dalam Islam.

    Sebagai solusi untuk kedua hal tersebut, kamu bisa menggunakan dekor berupa karpet, permadani, bantal yang empuk, dan sajadah yang indah, sederhana, serta tetap menjaga kebersihan ruang gerak di dalam rumah.

    Area Duduk di Lantai

    Sesuai dengan kebiasaan Nabi Muhammad SAW, muslim secara tradisional tidur dan duduk di lantai menggunakan alas. Sebab, memamerkan kekayaan dilarang dalam islam, maka menjalankan hidup dengan kesederhanaan lebih diutamakan daripada kemewahan.

    Itulah beberapa cara mendekorasi rumah dengan cara Islami supaya menciptakan suasana yang tenang dan nyaman sekaligus mensyukuri anugerah dari Allah SWT. Semoga bermanfaat!

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Menata Rumah Bernuansa Islami Bikin Suasana Syahdu


    Jakarta

    Desain rumah mencerminkan identitas penghuninya. Bagi kaum muslimin, bisa banget mengekspresikan nilai-nilai yang dianutnya lewat dekorasi rumah bernuansa Islami.

    Ada cara menata rumah yang halal dan dianjurkan dalam ajaran Islam. Bukan sekadar penampakan, rumah bernuansa Islami bisa membantu penghuni lebih produktif dan nyaman dalam beribadah, menjalankan sunnah, dan mengingat Allah SWT.

    Lalu, bagaimana cara menciptakan suasana rumah yang syahdu ala Islami? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari The Halal Times.


    Tips Menata Rumah Bernuansa Islami

    Inilah cara menata rumah yang mengikuti nilai-nilai Islam.

    1. Tempat Salat

    Salat lima waktu merupakan ibadah yang sering dilakukan seorang muslim. Sebaiknya kamu menyediakan tempat salat terbaik di rumah agar lebih nyaman.

    Kamu bisa menggunakan kamar atau ruang khusus sebagai musala di dalam rumah. Jangan lupa mempertimbangkan arah kiblat ketika membuat musala ya.

    Lalu, kamu dapat melengkapi musala dengan sajadah, mukena, dan keperluan ibadah lainnya tersimpan rapi di sebuah lemari atau wadah khusus. Letakkan juga Al-Qur’an dan buku-buku Islami di rak dinding atau lemari.

    2. Hiasan Seni Islami

    Mendekor rumah bisa dengan menggunakan tema desain yang banyak ditemukan dalam seni bernuansa Islami. Kamu bisa memakai motif geometrik, dinding kayu untuk memisahkan ruangan, menggunakan permadani, serta menghiasinya dengan lampu dan vas yang menampilkan kerajinan kaca tradisional muslim.

    Namun, perlu kamu ketahui karya seni yang menggambarkan sosok manusia, hewan atau apa pun yang memiliki jiwa dilarang dalam Islam. Oleh karena itu, pastikan hiasan di rumah tidak mengandung unsur tersebut.

    3. Desain Kaligrafi

    Di antara bentuk ekspresi artistik terbaik dalam Islam adalah kaligrafi karena dapat memunculkan ayat-ayat suci dari Al-Qur’an dalam tulisan hias yang indah. Ada banyak cara dan desain kaligrafi yang bisa digunakan untuk menghiasi rumah.

    Kamu bisa memilih kaligrafi yang berisi ayat atau surah favoritmu. Selain indah, kaligrafi bisa senantiasa mengingatkan penghuni untuk membaca dan mengamalkannya.

    4. Furnitur Arab

    Furnitur yang terlalu mewah sebenarnya tidak dianjurkan dalam ajaran Islam karena terkesan materialistik. Selain itu, kebersihan sangat ditekankan dalam Islam.

    Untuk menyiasati kedua hal tersebut, kamu bisa menghias rumah menggunakan karpet, permadani, bantal yang empuk, dan sajadah. Cara ini indah dan sederhana, serta tetap menjaga kebersihan ruang gerak di dalam rumah.

    5. Area Duduk di Lantai

    Nabi Muhammad SAW punya kebiasaan tidur dan duduk di lantai menggunakan alas. Memamerkan kekayaan dilarang dalam Islam, maka menjalankan hidup dengan kesederhanaan lebih diutamakan daripada kemewahan. Untuk itu, kamu bisa menyiapkan area duduk di lantai agar rumah bergaya Islami.

    Itulah beberapa cara mendekorasi rumah dengan cara Islami. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com