Tag: mencuci

  • Begini Cara Menghilangkan Noda Tinta di Baju, Mudah dan Cepat


    Jakarta

    Noda tinta yang menempel pada pakaian sering kali sulit dihilangkan dengan cara biasa. Misalnya, karena terkena spidol ataupun tinta pulpen.

    Hal tersebut bisa masalah menjengkelkan, karena baju bakal nggak enak dipandang. Namun, ada kok beberapa cara sederhana untuk menghilangkannya dengan efektif.

    Alasan Noda Tinta Baju Susah Dihapus

    Umumnya, ada 2 jenis tinta yakni yang berbasis air dan minyak. Tinta berbasis air biasanya ada pada pena gel, spidol, maupun jenis pulpen tertentu. Sementara itu, tinta berbasis minyak seperti yang ada pada tinta sablon.


    Menurut laman Better Homes & Gardens, tinta berbasis air akan lebih mudah dibersihkan dibandingkan dengan yang berbasis minyak.

    Noda tinta pulpen atau bolpoin memang agak sudah untuk dihilangkan. Pasalnya, tintanya berbasis minyak sehingga bersifat hidrofobik (tidak menyatu dengan air).

    Menghilangkan Noda Tinta di Pakaian

    Dikutip dari laman Good Housekeeping, berikut adalah cara menghilang kan bekas pulpen di baju agar hilang:

    1. Cara Hilangkan Noda Tinta Bekas Pulpen di Baju

    Menghapus tinta pulpen di baju bisa dengan alkohol. Berikut langkah-langkahnya:

    • Taruh handuk di bawah noda tinta, lalu teteskan alkohol dengan pipet.
    • Pakailah tisu bersih untuk menyerap tinta yang terangkat.
    • Kemudian bilas dengan air dingin, aplikasikan pembersih noda sebelum mencuci.
    • Cuci baju seperti biasa setelah memastikan noda tinta telah hilang.

    2. Cara Membersihkan Noda Tinta Spidol atau Felt-tip Pen di Baju

    • Bilas noda tinta spidol dengan air dingin. Tujuannya untuk menghilangkan sebanyak mungkin tinta.
    • Segera rendam pakaian dalam campuran air panas, detergen cair tanpa pemutih, dan amonia.
    • Gosok dengan lembut noda, lalu rendam sekitar 30 menit sampai 1 jam.
    • Cuci pakaian dengan detergen yang sama, lalu pastikan noda hilang sebelum mengeringkannya.

    3. Cara Menghilangkan Noda Spidol Permanen

    Tinta spidol permanen bisa dihilangkan, namun kita perlu usaha ekstra untuk melakukannya. Simak langkah-langkah untuk membersihkannya:

    • Taruh handuk di bawah noda, lalu gunakanlah pipet untuk mengoleskan alkohol.
    • Ganti handuk, apabila terlalu kotor sambil terus oleskan alkohol sampai tinta terangkat.
    • Bilas pakaian
    • Cek lagi apakah noda hilang. Jika masih ada, ulangi langkah sebelumnya jika perlu.
    • Cuci pakaian setelah memastikan noda benar-benar hilang.

    Sebagai informasi, menghilangkan noda tinta di kulit sebaiknya menggunakan kapas yang dicelupkan dalam alkohol. Jangan mencoba metode tersebut pada pakaian yang hanya boleh dicuci kering.

    Jika noda tinta di pakaian sudah mengering, pertimbangkan untuk menggunakan pembersih noda khusus. Semoga cara menghilangkan bekas pulpen hingga tinta spidol tadi bermanfaat. Selamat mencoba!

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 7 Kesalahan Sepele Ini Saat Mencuci Pakaian



    Jakarta

    Mencuci tidak hanya sekadar memasukkan pakaian ke dalam mesin dan mengeluarkannya ketika sudah bersih. Mencuci butuh persiapan dan kehati-hatian, seperti takaran deterjen dan hal lainnya agar pakaian serta mesin cuci tidak rusak.

    Beberapa kesalahan ketika mencuci mungkin wajar dilakukan, tapi beberapa kesalahan ada yang bisa fatal dan merusak pakaian atau mesin cuci itu sendiri. Untuk itu, melansir dari situs Better Homes & Gardens, berikut deretan kesalahan mencuci yang harus dihindari.

    Menggunakan Terlalu Banyak Deterjen

    Menggunakan terlalu banyak deterjen bukan berarti pakaian jadi lebih bersih, justru sebaliknya. Menambahkan deterjen dalam jumlah banyak dapat menghasilkan busa tambahan sehingga pakaian tidak dapat terbilas secara menyeluruh. Akibatnya, pada pakaian masih ada residu lengket yang menarik lebih banyak kotoran, debu, dan bakteri. Oleh karena itu, gunakan deterjen secukupnya.


    Tidak Memilah Jenis Pakaian

    Tidak semua jenis pakaian dapat dicuci secara bersamaan, seperti pakaian warna terang harus dipisah dengan pakaian warna gelap. Bahan pada pakaian tertentu seperti jins, sweater, dan kemeja juga harus dipisah. Handuk, seprai, dan kain tebal juga harus dicuci terpisah.

    Tidak Mengosongkan Kantong

    Pastikan kantong-kantong pada baju atau celana dikosongkan sebelum dicuci. Tisu menjadi salah satu benda yang cukup sering ditemukan pada kantong. Maka, buang semua apa yang ada di kantong untuk menghindari kerusakan pakaian.

    Tidak Menutup Ritsleting

    Ritsleting pada celana dapat tersangkut pada pakaian lain di dalam mesin cuci. Hal ini sangat berisiko menimbulkan kerusakan baik bagi pakaian itu sendiri atau mesin cuci. Oleh karena itu, tutup ritsleting sebelum memasukkannya ke dalam mesin cuci. Pada bra, kencangkan kaitnya agar tidak tersangkut.

    Tidak Membuka Kancing Kemeja

    Kemeja harus dibuka seluruh kancingnya sebelum dicuci. Hal ini agar menghindari kemeja robek. Selain itu, kancing dibuka agar mencegah benang kancing mengendur saat dicuci.

    Tidak Membersihkan Noda Sebelum Mencuci

    Terkadang beberapa pakaian memiliki noda membandel yang tidak mudah hilang jika dicuci hanya dengan mesin cuci. Oleh karena itu, sebelum mencuci, periksa seluruh pakaian khususnya yang memiliki noda. Kemudian, hilangkan dulu nodanya bisa dengan air panas, tepuk-tepuk agar kain tidak rusak, baru setelah noda hilang bisa dicuci kembali di mesin cuci.

    Tidak Membuka Pintu Mesin Cuci

    Setelah selesai mencuci sebaiknya buka pintu mesin cuci agar tidak membuat udara di dalamnya terjebak sehingga jadi lembap. Biarkan terbuka sampai mesin cuci mengering dengan sendirinya. Hal ini agar mesin cuci bebas dari bakteri dan bau.

    Itulah beberapa kesalahan umum saat mencuci. Perhatikan dan jangan diulangi lagi, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Sederet Kesalahan Ini saat Membersihkan Noda pada Pakaian



    Jakarta

    Saat membersihkan noda pada pakaian harus dilakukan dengan benar. Sebab, jika dilakukan asal-asalan justru bisa membuat noda tidak hilang.

    Misalnya, membersihkan noda dengan air panas dianggap efektif. Padahal, tidak semua noda bisa dihilangkan dengan air panas. Justru bisa saja noda malah semakin membandel dan sulit dihilangkan jika dibersihkan dengan air panas. Bahkan membersihkan noda pakai air panas juga berisiko membuat pakaian kisut.

    Selain itu, masih ada kesalahan-kesalahan lainnya yang sebaiknya dihindari saat membersihkan noda pada pakaian. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Menambahkan Terlalu Banyak Pembersih Pakaian

    Menambahkan banyak detergen atau pembersih pakaian bisa saja dianggap bisa mengangkat noda. Hal itu tidak sepenuhnya benar, justru bisa berbahaya bagi pakaian dan mesin cuci. Terlalu banyak menggunakan detergen bisa mengurangi gesekan yang membantu menghilangkan kotoran dan noda dari pakaian.

    “Selain itu, saat Anda menggunakan terlalu banyak detergen, detergen akan menumpuk dan meninggalkan lapisan yang tidak terlihat, yang menjebak kotoran dan mineral air sadah, sehingga pakaian tampak pudar,” kata associate brand manager Swash, Zack Kuthcma dikutip dari The Spruce.

    Tak hanya itu, banyaknya detergen yang digunakan juga bisa menyebabkan penumpukan dalam mesin cuci yang bisa memengaruhi kinerjanya.

    Membiarkan Noda Begitu Saja

    Banyak orang yang tak langsung membersihkan noda pakaian melainkan membiarkannya begitu saja. Semakin cepat dibersihkan, semakin mudah menghilangkan noda.

    Sebab, jika noda sudah kering dan meresap ke serat kain maka akan lebih sulit untuk membersihkannya.

    Tidak Membersihkan Noda Sebelum Mencuci Pakaian

    Sebelum pakaian dicuci, sebaiknya noda dibersihkan terlebih dahulu. Dengan begitu, noda membandel bisa hilang.

    Masalah lain yang bisa terjadi jika noda tidak segera ditangani dan langsung memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci dengan pakaian lainnya yaitu noda bisa berpindah ke pakaian lain.

    Nah ketika membersihkan noda, sebaiknya lakukan dengan lembut. Jangan menggosok noda terlalu keras karena bisa memengaruhi tekstur pakaian serta menyebabkan noda menyebar semakin dalam.

    Itulah beberapa kesalahan saat membersihkan noda pada pakaian. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Pakar Sebut 5 Benda Ini Jangan Dibersihkan Pakai Spons, Kenapa?


    Jakarta

    Spons memiliki fungsi utama untuk membersihkan alat makan dan peralatan masak agar kembali kinclong. Selain itu, spons juga banyak dipakai untuk membersihkan benda-benda di rumah.

    Walau dapat mengangkat kotoran secara efektif, tapi tidak semua perabotan di rumah dapat dibersihkan pakai spons. Alih-alih menjadi bersih, tapi justru dapat merusak permukaannya.

    Ingin tahu apa saja perabotan di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Benda Ini Jangan Dibersihkan Pakai Spons

    Dilansir situs The Spruce, berikut benda-benda di rumah yang jangan dibersihkan menggunakan spons menurut ahli kebersihan:

    1. Cermin dan Permukaan Kaca

    Banyak orang yang terbiasa membersihkan cermin atau permukaan kaca menggunakan spons. Padahal, kebiasaan ini justru membuat kaca jadi kusam dan muncul goresan halus.

    “Tekstur spons bertindak seperti amplas halus, sehingga jika dipakai di permukaan kaca dapat menciptakan goresan kecil dan jadi terlihat buram pada permukaan yang seharusnya bening,” kata pakar kebersihan dari MaidPro Temecula Trish Duarte.

    Daripada menggunakan spons, Trish menyarankan memakai kain halus atau kain microfiber untuk membersihkan cermin dan permukaan kaca di rumah.

    2. Segel Pintu Kulkas

    Segel pintu kulkas atau disebut gasket berfungsi untuk menyegel pintu lemari es agar udara dingin tidak keluar. Bagian ini memang wajib dibersihkan agar pintu selalu tertutup rapat, tapi sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons.

    “Alih-alih membersihkan kotoran, penggunaan spons justru mendorong kotoran semakin dalam ke lipatan segel pintu kulkas, tempat ditemukan ada jamur dan bakteri tumbuh,” ujar ahli kebersihan dari Spekless Karina Toner.

    Karina lebih menyarankan menggunakan sikat gigi bekas saat membersihkan segel pintu kulkas. Agar efektif mengangkat kotoran, buat cairan dari cuka putih dan air hangat, lalu gosokkan sikat gigi ke setiap lipatan dengan perlahan.

    3. Pisau

    Sering membersihkan pisau yang kotor dengan spons? Ternyata pakar menyebut cara ini justru dapat mengikis ujung pisau sehingga jadi tidak tajam. Selain itu, mencuci pisau dengan spons sangat berbahaya karena berisiko melukai tangan akibat tertusuk secara tidak sengaja.

    Agar lebih aman, cukup bersihkan pisau dengan kain lap kering. Lakukan secara hati-hati agar pisau tidak mengiris tangan.

    4. Perabotan Kayu

    Membersihkan perabotan kayu seperti talenan ternyata tidak dianjurkan menggunakan spons. Sifat spons yang dapat mengikis ternyata berisiko merusak lapisan kayu, sehingga menimbulkan celah yang besar pada serat kayu.

    “Spons dapat menimbulkan kelembapan pada serat kayu yang berpori, sehingga bisa cepat rusak dan menjadi tempat bertumbuhnya bakteri,” ungkap Trish.

    Untuk membersihkan perabotan kayu, sebaiknya gunakan sikat gigi atau kain lap khusus yang tidak menyerap air berlebih. Setelah dicuci bersih, segera dilap dan dikeringkan agar kelembapan tidak masuk ke serat kayu.

    5. Panci dan Wajan Anti Lengket

    Satu lagi benda di rumah yang sebaiknya jangan dibersihkan pakai spons, yakni panci dan wajan anti lengket. Permukaannya yang halus dan tipis dapat menimbulkan goresan jika terus dibersihkan pakai spons.

    “Lapisan wajan anti lengket sangat tipis dan halus, sedangkan spons dapat menciptakan goresan yang tidak terlihat, tapi seiring waktu dapat merusak lapisannya,” sebut Trish.

    Sebagai alternatif, Trish menyarankan menggunakan kain lap khusus atau sikat bambu yang dirancang untuk permukaan panci dan wajan anti lengket.

    Itulah lima benda yang sebaiknya jangan dibersihkan dengan spons menurut sejumlah pakar. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com